Senin, Juli 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 8

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026: Wabup Syaiful Tegaskan Kebijakan Publik Harus Melindungi dan Berpihak kepada Rakyat Kecil

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang dipusatkan di Lapangan Korpri, Kalianda, pada Senin (1/6/2026).

Prosesi upacara tahunan ini berlangsung khidmat dengan mengusung tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 421-04 Kalianda, Kapten Inf Tatang Sulaiman.

Suasana sakral menyelimuti Lapangan Korpri saat Komandan Upacara memberikan laporan kepada Inspektur Upacara, yang segera diikuti dengan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Setelah momen mengheningkan cipta, Wabup Syaiful Anwar memimpin pembacaan teks Pancasila. Langkah ini disusul dengan pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Jenggis Khan Haikal.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran penting daerah, di antaranya Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah beserta unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, serta para kepala perangkat daerah.

Turut hadir pula Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Rheny Apriyani dan Ketua DWP Lampung Selatan Ratna Yanuana Supriyanto, serta ratusan peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Pramuka, pelajar, hingga mahasiswa.

Dalam amanatnya, Wabup M. Syaiful Anwar menekankan pentingnya memaknai tema peringatan tahun ini. Menurutnya, nilai-nilai luhur Pancasila memiliki gaung yang luas, tidak hanya untuk internal bangsa, tetapi juga menawarkan konsep perdamaian bagi dunia internasional. Peringatan 1 Juni harus menjadi momentum krusial untuk memperkuat komitmen seluruh elemen dalam mengingat dan mengamalkan ideologi bangsa.

“Nilai-nilai Pancasila harus kita jadikan landasan utama dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan selamat Hari Lahir Pancasila. Semoga momen ini semakin memperkuat persatuan kita,” ujar Syaiful.

Lebih lanjut, Syaiful juga menyoroti tantangan pembangunan di era modern, khususnya pada sektor ekonomi dan teknologi. Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus diarahkan secara tepat agar membawa manfaat nyata, sekaligus memastikan Pancasila tetap hadir sebagai ideologi yang hidup di tengah masyarakat.

“Oleh karena itu, setiap kebijakan publik yang dilahirkan oleh pemerintah harus berpihak kepada rakyat dan mampu melindungi mereka yang lemah. Seluruh komponen bangsa wajib menjaga komitmen ini,” tegasnya.

Menutup arahannya, Wabup Syaiful mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai pemantik semangat kebersamaan demi kemajuan daerah.

Upacara yang berlangsung tertib ini kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa yang dipimpin oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Indra Zul Qodri. (Kmf-Gil)

 

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

0

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali mengukuhkan komitmennya dalam transparansi anggaran dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ini sekaligus menandai keberhasilan Kabupaten Lampung Selatan dalam mempertahankan predikat bergengsi tersebut selama sepuluh tahun berturut-turut.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo, kepada Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar.

Prosesi penyerahan ini berlangsung bersamaan dengan 14 pemerintah kabupaten/kota lainnya di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung, pada Jumat (29/5/2026).

Merespons pencapaian satu dekade ini, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran perangkat daerah.

Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, sinergi, dan komitmen bersama dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. “Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapatkan opini WTP dari BPK Perwakilan Provinsi Lampung yang ke-10,” ujar Bupati Radityo Egi.

Bupati Egi menambahkan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pencapaian di atas kertas, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pihaknya berkomitmen menjadikan momentum ini sebagai pemacu inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Tentunya ini menjadi sebuah motivasi buat kami. Penghargaan ini juga menjadi dorongan untuk terus berinovasi, bagaimana memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan keuangan negara untuk kebermanfaatan masyarakat banyak melalui program-program yang berdampak positif serta berkelanjutan,” kata Egi.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan, Rini Ariasih, menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP selama satu dekade berturut-turut merupakan hasil dari komitmen pimpinan daerah, sinergi seluruh perangkat daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan.

Menurutnya, penguatan sistem pengendalian internal dan konsistensi dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK juga menjadi faktor krusial.

“Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan daerah turut mendukung terciptanya tata kelola yang lebih efektif dan akuntabel,” tambah Rini.

Dengan raihan WTP kesepuluh ini, Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar membuktikan konsistensinya dalam menjaga akuntabilitas publik, sekaligus memastikan setiap rupiah APBD dialokasikan demi kesejahteraan masyarakat. (Kmf/*/red)

Golkar Lampung Selatan Kurban 2 Sapi, 1 Kambing. Sekretaris DPD Golkar Lamsel Herman Hanafiah: Mudah-mudahan Kedepan jumlahnya akan bertambah

0

KALIANDA, (Ltc):

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan memotong 2 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H yang dilaksanakan pada Kamis (28/5/2026).

Hebatnya lagi, 2 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing itu di lakukan pemotongan langsung oleh Ketua Harian Partai Golkar Lamsel Hi Ahmad Al-Akhran dan disaksikan oleh pengurus teras Partai, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Lampung Selatan.

Sekretaris DPD Golkar Lampung Selatan, Hi Herman Hanafiah, yang didampingi Bendahara Didiansyah, SH mengatakan dua ekor sapi yang di potong itu, yang pertama dari Fraksi Golkar, dan Kedua dari Pribadi Anggota DPR-RI Lampung 1 Hi Rycko Menoza SZP dan 1 ekor Kambing dari Bupati Egi.

“Saya mengucapkan Alhamdulillah dan banyak terima kasih kepada semua panitia yang telah maksimal berkerja dalam mengolah sapi kurban hingga dikemas menjadi 450 paket untuk di bagikan kepada pengurus partai dan PK Partai, serta Pimdes dan Masyarakat sekitar sekretariat Partai Golkar Lamsel,” kata Herman Hanafiah yang mengaku selaku mewakili Ketua DPD Golkar Lampung Selatan, Agus Sutanto, S.T., yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Atas nama DPD Partai Golkar, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M , mohon maaf lahir dan batin. Sekali lagi terima kasih kepada panitia dan pengurus yang sudah bekerja ikhlas dan tuntas. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan hari ini kelak menjadi amal baik kita semua di hadapan Allah SWT,” ujar Herman Hanafiah.

Ia juga berharap momentum kurban ini dapat mempererat kebersamaan internal partai. “Saya berharap kekompakan hari ini akan terus terjaga dan semakin mempererat hubungan silaturahmi, baik sesama pengurus maupun anggota di semua tingkatan,” tegasnya.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Lampung Selatan, Sidik Maryanto menyampaikan permaklumannya bahwa Fraksi Golkar hanya menyumbang 1 Ekor sapi untuk tahun ini, meski demikian Fraksi Golkar selalu istiqomah setiap tahunnya bisa berkorban. Sidik, mengapresiasi dan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Lampung , Rycko Menoza SZP, yang telah menyumbangkan satu ekor sapi kurban untuk DPD Golkar Lampung Selatan. “Semoga apa yang telah di berikan menjadi berkah, dan rejekinya berlimpah, aamiin.” Katanya.

450 paket daging kurban yang telah dikemas akan disalurkan secara tepat kepada Pengurus Partai Golkar tingkat DPD Lampung Selatan. Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Lampung Selatan. Warga masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan kantor DPD Golkar Lampung Selatan.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai, di antaranya Wakil Ketua II DPRD Lampung Selatan A. Benni Raharjo, serta anggota fraksi lainnya seperti , Derri Kusuma, H. Ahmad Al Akhran, Ahmad Muslim, Syaiful Azumar.(*/Ltc/red)

FIFGROUP Kalianda Tebar Kepedulian Melalui Program Tebar Qurban Nusantara 2026

0

KALIANDA, (Ltc):

Semangat berbagi dalam momentum Iduladha 1447 H kembali diwujudkan oleh FIFGROUP melalui program sosial bertajuk FIFGROUP Peduli Tebar Qurban Nusantara 2026.

FIFGROUP Cabang Kalianda menyerahkan seekor kambing kurban kepada Masjid Al-Muttaqin yang berada di sekitar lingkungan kantor. Pada Selasa (26/5/2026),

Penyerahan hewan kurban dilakukan langsung oleh Gortap Zulfikar selaku Branch Manager FIFGROUP Cabang Kalianda dan diterima oleh Hendra, SE Ketua RT 03 LK 06 Patriot Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda sebagai perwakilan pengurus masjid serta warga sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Gortap Zulfikar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur perusahaan sekaligus komitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. “Melalui program Tebar Qurban Nusantara ini, kami berharap dapat mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta menghadirkan keberkahan dan kebahagiaan bagi warga sekitar,” ujarnya.

Program ini juga menjadi bagian dari kegiatan nasional FIFGROUP Peduli Tebar Qurban Nusantara 2026 yang dilaksanakan serentak oleh FIFGROUP di seluruh Indonesia. Pada tahun ini, FIFGROUP menyalurkan total 4 ekor sapi dan 498 ekor kambing kepada masyarakat di kantor pusat serta 262 cabang yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus bentuk implementasi nilai keberlanjutan dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya dalam momentum Hari Raya Iduladha. Program Tebar Qurban Nusantara juga menjadi agenda rutin FIFGROUP dalam memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

Sementara, Ketua RT 03 Patriot Hendra, SE selaku mewakili pengurus Masjid Al-Muttaqin Patriot mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi/kepercayaan FIF yang telah menyerahkan 1 Ekor Kambing untuk disembelih di hari raya kurban 1447H tahun 2026 masjid Al-Muttaqin. Semoga kegiatan nasional FIFGROUP Peduli Tebar Qurban Nusantara 2026 yang dilaksanakan serentak oleh FIFGROUP di seluruh Indonesia, akan terus berlanjut, dan masyarakat akan kembali merasakan kehadiran FIF dalam kegiatan sosialnya. Semoga FIF kedepan akan tetap mendapatkan posisi istimewa dihati masyarakat.(*)

Hi Rycko Menoza SZP Anggota DPR-RI Lampung 1 Serahkan satu Ekor Sapi Qurban ke DPD Partai Golkar Lampung Selatan

0
oppo_2
Hi Rycko Menoza SZP saat menyerahkan satu ekor Sapi ke ketua Panitia Qurban DPD Partai Golkar Lamsel Hi Ahmad Al-Akhran didampingi oleh sekretaris DPD Partai Golkar Lamsel Hi Herman Hanafiah yang berlangsung di depan Kantor DPD Partai Golkar Lamsel pada Selasa (26/5/2026). (Poto:Ltc)

KALIANDA, (Ltc):

Anggota DPR-RI Lampung 1 Partai Partai Golkar Hi Rycko Menoza SZP menyerahkan satu ekor Sapi ke Panitia qurban DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan pada Selasa (26/5/2026). Bahkan rencananya Rycko Menoza bukan DPD Golkar Lamsel saja yang ketiban rejeki dari Anggota DPR-RI Lampung 1 ini, Golkar Pringsewu, Golkar Pesawaran dan Golkar Kotamadya beberapa Kabupaten lainnya juga bakal di realisasikan sapi.

Sapi dengan postur tubuh gagah dan besar untuk DPD Partai Golkar Lamsel diserahkan secara simbolis Rycko Menoza SZP itu, langsung diterima oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Lamsel Hi Ahmad Al-Akhran, didampingi oleh sekretaris DPD Golkar Hi Herman Hanafiah dan pengurus teras lainnya; Mandala Putera, Djayusman, Hidayatullah Dkk.

Rycko Menoza SZP mengatakan dirinya secara pribadi Anggota DPR-RI mewakili DP Lampung 1 menyerahkan satu ekor Sapi ke Panitia qurban DPD Golkar Lamsel, seperti tahun sebelumnya. “Saya serahkan 1 ekor sapi kekepada panitia qurban DPD Golkar Lamsel agar dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya, untuk di sembelih di hari raya qurban,” kata Rycko.

Rycko Menoza SZP berharap dengan adanya kegiatan qurban ini semua dapat maknai dan bisa sama sama pahami dari sejak tahun lalu, setiap orang yang mempunyai kelebihan tentunya bisa berbagi dengan keluarga keluarga khususnya Partai Golkar, namun yang mungkin belum berkecukupan dan pengharapannya mereka juga bisa menikmati qurban dan bisa berqurban. “inilah sebagai suatu profesi sendiri, bagaimana kita sebagai politikus tidak hanya selalu memikirkan masalah kegiatan politik, namun kegiatan-kegiatan sosial pun perlu juga, hal tersebut menandakan bahwa kita adalah umat muslim yang beriman, sehingga dapat merayakan hari raya qurban bersama masyarakat,” tutupnya.

oppo_2

Sementara Ketua Harian DPD Golkar Lamsel Hi Ahmad Al-Akhran mengucapkan Alhamdulillah telah menerima satu ekor Sapi dari Hi Rycko Menoza SZP Anggota DPR-RI Lampung 1 dan satu ekor lagi dari Fraksi Partai Golkar Lamse, dan 1 ekor Kambing dari Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang kesemuanya insyallah akan disembelih pada Kamis (28/5/2026). “Semua sapi dan kambing itu akan disembelih pada Kamis hari kedua idul Adha, semoga dapat memberikan manfaat bagi intern partai Golkar Lamsel,” kata Ahmad Al-Akhran.

Menurut Ahmad Al-Akhran daging sapi itu akan di distribusikan untuk warga sekitar dan pengurus partai Golkar Lamsel, sepertiganya untuk pemilik qurban. “Tahun ini selain PK Se-Lamsel, untuk Pengurus Desa sekecamatan Kalianda akan mendapatkan kupon qurban, semoga semuanya dpat berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan bersama,” tutupnya.(Ltc/*/red)

Di Tengah Hingar Bingar Indonesian Drift Series 2026, Bupati Egi Sempatkan Jajan Dagangan Pelaku UMKM

0

KALIANDA, (Ltc):

Di tengah riuh suara mesin dan atraksi para drifter nasional dalam gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama justru memilih menyusuri area tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Way Handak Expo, Kalianda, pada Minggu (24/5/2026).

Di sela kemeriahan ajang otomotif nasional tersebut, Egi menyempatkan diri berbelanja sekaligus menyapa langsung para pelaku usaha lokal yang turut meramaikan acara.

Sore itu, kawasan Way Handak Expo yang biasanya tenang berubah menjadi pusat perhatian pencinta otomotif dari berbagai daerah. Namun, di balik gemuruh lintasan drift, denyut perekonomian lokal justru terasa hidup di area UMKM yang dipadati pengunjung.

Dengan gaya yang santai dan tanpa sekat, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tampak berjalan menyusuri satu per satu lapak pedagang.

Ia tidak hanya lewat, melainkan berhenti, berbincang, dan sesekali mencicipi jajanan yang dihidangkan. Langkah kakinya kerap terhenti bukan karena barikade pengawal, melainkan karena antusiasme warga yang berebut ingin menyapa dan meminta foto bersama.

“Gimana, seru nggak acaranya? Ramai ya hari ini?” sapa Egi hangat kepada salah satu warga yang tengah mengantre di lapak kuliner.

Sapaan sederhana itu disambut senyum lebar dan antusiasme masyarakat yang menikmati suasana acara.

Bagi Egi, menghadirkan event sekelas IDS di Lampung Selatan memiliki misi yang jauh lebih besar daripada sekadar hiburan otomotif. Ada tanggung jawab ekonomi yang dititipkan di atas roda-roda mobil yang berputar di sirkuit. “Kami ingin event seperti ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga membawa manfaat dan kebahagiaan untuk masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi di sela-sela kunjungannya.

Ia menekankan bahwa dampak perputaran uang dari puluhan tenant UMKM lokal, mulai dari kuliner hingga kerajinan khas daerah, adalah indikator utama keberhasilan acara ini.

Dampak positif ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran ajang ketangkasan berkendara tingkat nasional ini dinilai berhasil menghidupkan kembali kawasan Way Handak Expo, Kalianda, menjadi ruang publik yang produktif.

Rahmat (25), seorang pengunjung asal Kecamatan Penengahan, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Sebagai pemuda daerah, ia melihat Lampung Selatan kini mulai diperhitungkan dalam kalender event nasional. “Seru banget acaranya, ramai dan beda dari biasanya. Semoga event seperti ini sering diadakan di Lampung Selatan,” tutur Rahmat dengan mata berbinar.

Kebahagiaan yang sama, namun dalam versi yang lebih polos, terpancar dari wajah Abbad. Bocah berusia 11 tahun asal Kalianda ini datang bersama keluarganya untuk melihat dari dekat mobil-mobil sport yang biasanya hanya ia lihat di layar kaca.

Hari itu menjadi ganda bahagianya, bisa melihat mobil keren, sekaligus membawa pulang kenangan digital di ponselnya. “Senang, mobilnya keren-keren. Tadi juga foto sama Pak Bupati,” ucap Abbad polos sembari memamerkan senyumnya.

Gelaran IDS Sumatra 2026 menjadi bukti konkret. Ketika daerah berani mengambil peluang event besar dan pemimpinnya tetap merakyat, kesuksesan yang diraih bukan lagi sekadar angka di atas kertas, melainkan senyuman di wajah para pedagang kecil. (Kmf/*/red)

Putri Kalianda Tantang Drifter Nasional di IDS 2026, Widyya Turro Buktikan Lampung Selatan Punya Talenta Balap Nasional

0

KALIANDA, (Ltc):

Sorak penonton memenuhi arena Way Handak Expo, Kalianda, pada Sabtu (23/5/2026). Di antara deru mesin dan kepulan asap ban yang membakar aspal, ada satu nama yang menyita perhatian publik Lampung Selatan: Widyya Turro.

Bukan karena ia datang sebagai unggulan nasional. Justru sebaliknya, Widyya hadir sebagai wajah baru, talenta muda lokal yang untuk pertama kalinya dipercaya tampil di Indonesian Drift Series (IDS) 2026, kompetisi drift bergengsi tingkat nasional.

Bagi perempuan muda asal Kalianda itu, ini bukan sekadar lomba. Ini adalah panggung pembuktian.

Untuk pertama kalinya, seorang putri daerah Lampung Selatan mendapat dukungan sponsor untuk turun langsung di lintasan resmi, beradu kemampuan dengan para drifter nasional yang selama ini hanya ia lihat dari kejauhan. “Ini pertama kali saya ikut lomba drift. Rasanya sangat menegangkan, tapi sekaligus bangga karena bisa mewakili Lampung Selatan di event nasional,” ujar Widyya.

Sebelum tampil di IDS, Widyya menjalani latihan intensif selama dua bulan. Setiap sesi latihan ia jalani dengan satu tekad, membuktikan bahwa pembalap lokal juga layak berdiri sejajar dengan nama-nama besar di dunia drifting nasional.

Tantangan itu tidak ringan. Drift bukan sekadar memacu kendaraan cepat, tetapi soal keberanian, presisi, dan kendali penuh di tengah tekanan.

Namun justru di sanalah Widyya menemukan gairahnya.

Menariknya, dunia drift bukanlah arena pertama yang ia kenal.

Widyya sebelumnya lebih akrab dengan balap drag, lintasan lurus yang menuntut kecepatan murni. Namun sebuah ajakan untuk mencoba drifting justru mengubah arah perjalanannya. “Aku awalnya memang suka drag race. Tapi waktu ditawari latihan drift, ternyata rasanya berbeda. Lebih menantang, lebih seru,” katanya.

Meski baru setahun terjun di dunia balap dan baru sekali mengikuti kompetisi drag race, Widyya mengaku langsung jatuh cinta pada atmosfer motorsport.

“Memang seseru itu dunia balap mobil,” ucapnya sambil tersenyum.

Keikutsertaan Widyya di IDS 2026 membawa pesan yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil di lintasan.

Ia menjadi simbol bahwa Kabupaten Lampung Selatan tidak kekurangan talenta muda, termasuk di cabang olahraga otomotif yang selama ini kerap didominasi nama-nama besar dari kota besar.

Di tengah geliat sport tourism yang sedang dibangun melalui ajang IDS di Way Handak Expo, kehadiran Widyya memberi dimensi baru, bahwa event nasional ini bukan hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga membuka ruang lahirnya atlet lokal.

Dan bagi banyak anak muda di Kabupaten Lampung Selatan, kisah Widyya adalah pesan sederhana namun kuat, mimpi besar bisa dimulai dari daerah sendiri.

Di lintasan Way Handak, Widyya mungkin sedang belajar menghadapi lawan-lawan besar. Namun bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, ia sudah memenangkan sesuatu yang jauh lebih penting: kebanggaan.

Seorang dara muda dari Kalianda kini berdiri di lintasan nasional, membuktikan bahwa putri daerah pun mampu melaju kencang, berani, dan percaya diri di panggung Indonesia. (Kmf/*/red)

Berkah IDS Sumatra 2026: Saat Raungan Mesin Drift Menggerakkan Roda Ekonomi Pedagang Kecil di Way Handak Expo

0

KALIANDA, (Ltc):

Di balik suara mesin yang meraung dan ban yang berdecit di lintasan Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026, ada cerita lain yang tak kalah menarik. Bukan tentang pembalap atau mobil-mobil bertenaga besar, melainkan tentang para pedagang kecil yang mendadak kebanjiran pembeli.

Sejak ajang balap drift nasional itu digelar di Lapangan Way Handak Expo, Lampung Selatan, Kalianda, denyut ekonomi di sekitar arena ikut meningkat.

Ribuan pengunjung yang datang untuk menyaksikan IDS Sumatra 2026 ternyata membawa berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari pedagang bakso, pecel, es minuman, hingga warung-warung kecil di sekitar venue.

Di sela ramainya penonton yang lalu-lalang, Malik, pedagang mie ayam bakso yang sehari-hari berjualan di depan Gedung Olahraga Way Handak (GWH), tampak sibuk melayani pembeli. Wajahnya terlihat semringah.

Baginya, IDS Sumatra 2026 bukan sekadar tontonan otomotif, melainkan harapan baru bagi para pedagang kecil seperti dirinya.

“Harapan kami, mudah-mudahan acara IDS ini ramai sehingga pengunjung juga bisa singgah ke tempat kami. Karena pedagang bukan hanya di dalam venue, tetapi juga ada yang berjualan di luar area acara. Semoga rezekinya bisa dirasakan bersama,” ujar Malik.

Tak jauh dari lokasi Malik, Eli, pedagang soto, pecel, dan minuman dingin di kantin GWH mengaku omzet dagangannya meningkat dibanding hari-hari biasa. Menurutnya, kehadiran ribuan penonton IDS membawa dampak langsung terhadap penjualan.

“Alhamdulillah pembeli jadi lebih ramai dari biasanya. Harapannya ke depan semakin banyak kegiatan di area GWH supaya kami para pedagang juga terus merasakan peningkatan penjualan,” kata Eli.

Cerita Malik dan Eli menjadi potret kecil dari efek domino yang dihadirkan IDS Sumatra 2026.

Ajang yang untuk pertama kalinya digelar di Pulau Sumatra ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi drift nasional, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal. Perputaran uang tidak hanya terjadi di dalam arena, melainkan menjalar hingga ke warung-warung kecil, transportasi lokal, penginapan, hingga destinasi wisata sekitar.

Momentum ini sekaligus membuka ruang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal Lampung Selatan. Ribuan penonton dari berbagai daerah menjadi pasar potensial yang memperkenalkan wajah daerah, bukan hanya melalui sport tourism, tetapi juga melalui kuliner dan keramahan masyarakatnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memang menaruh harapan besar pada penyelenggaraan IDS Sumatra 2026.

Bagi pemerintah daerah, event ini bukan semata hiburan otomotif berskala nasional, melainkan strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM, kuliner, transportasi, hingga pariwisata.

Dan kini, harapan itu mulai terlihat nyata. Di tengah deru mesin dan asap ban yang mengepul, ada senyum para pedagang kecil yang pulang dengan penghasilan lebih baik dari biasanya.

Karena bagi mereka, IDS Sumatra 2026 bukan hanya soal siapa tercepat di lintasan, tetapi tentang bagaimana sebuah event besar bisa menghadirkan berkah yang benar-benar terasa hingga ke lapak-lapak sederhana di pinggir arena. (Kmf/*/red)

Geliat Ekonomi IDS Sumatra 2026: Ikhsanudin Kaget, Baru Datang Jualan Dagangannya Langsung Ludes, “Biasanya Sampai Sore”

0

KALIANDA, (Ltc):

Di tengah deru mesin dan semarak Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Lampung Selatan, pada Sabtu (23/5/2026), terselip satu kisah sederhana yang justru paling membekas.

Adalah Ikhsanudin (68), pedagang asongan asal Kecamatan Candipuro, yang pagi itu datang sendiri dengan sepeda motornya. Seperti hari-hari biasa, ia membawa dagangan sederhana untuk dijajakan kepada pengunjung. Namun kali ini, hari itu terasa berbeda.

Belum lama tiba di lokasi, dagangannya justru langsung ludes diserbu pembeli. Bagi sebagian orang, mungkin itu sekadar transaksi biasa. Namun bagi Ikhsanudin, itu adalah berkah yang tak disangka.

Dengan wajah haru yang sulit disembunyikan, pria lanjut usia itu mengaku sangat terbantu oleh hadirnya event nasional yang digelar di Kabupaten Lampung Selatan tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati. Dengan adanya acara ini saya sangat merasa terbantu sekali. Biasanya saya jualan sampai sore baru habis, tapi hari ini baru datang sudah langsung ludes dagangan saya,” ujar Ikhsanudin dengan suara bergetar menahan syukur.

Kalimat sederhana itu menjadi potret paling nyata bahwa sebuah event besar tidak hanya soal hiburan atau prestise daerah, tetapi juga tentang dampak langsung yang dirasakan masyarakat kecil.

Bagi Ikhsanudin, IDS Sumatra 2026 bukan sekadar ajang balap drifting nasional. Event itu telah menghadirkan ruang harapan, bahwa rezeki bisa datang lebih cepat, lebih baik, bahkan dari tempat yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan.

Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus hadir di Lampung Selatan. “Sering-sering ya Pak Bupati ngadain acara kayak gini. Ini pasti sangat membantu sekali, apalagi orang seperti saya,” tambahnya.

Kisah Ikhsanudin hanyalah satu dari banyak cerita yang lahir dari gelaran Indonesia Drift Series Sumatra 2026.

Di balik lintasan yang dipenuhi mobil drift dan atraksi para drifter nasional, ada denyut ekonomi yang ikut bergerak.

Puluhan pelaku UMKM lokal diberi ruang untuk berjualan di area kegiatan. Pedagang kecil, tukang parkir, hingga pelaku usaha di sekitar Kalianda ikut merasakan dampaknya.

Ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah membawa efek berantai bagi ekonomi lokal.

Warung-warung ramai, lapak-lapak kecil hidup, dan warga merasakan langsung bahwa event nasional seperti ini bukan hanya milik penyelenggara atau peserta, tetapi juga milik masyarakat.

Momentum ini sekaligus menegaskan arah pembangunan Kabupaten Lampung Selatan yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana menghadirkan kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat dari bawah.

Dan di antara riuh ban berdecit di lintasan drift itu, senyum Ikhsanudin menjadi simbol paling jujur, bahwa keberhasilan sebuah event sesungguhnya diukur dari seberapa besar manfaatnya sampai ke tangan masyarakat kecil.

Hari itu, Ikhsanudin pulang lebih cepat. Bukan karena lelah. Melainkan karena dagangannya telah habis terjual. Dan itu, baginya, adalah kebahagiaan yang sederhana, namun sangat berarti. (Kmf/*/red)

Dipuji Langsung Menko Zulhas, Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatra 2026 Jadi Sorotan Nasional

0

KALIANDA, (Ltc):

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Sabtu (23/5/2026), menjadi lebih dari sekadar kunjungan pejabat negara.

Di tengah riuh suara mesin drift dan antusiasme ribuan warga yang memadati arena, kehadiran Zulhas menjadi simbol pengakuan pemerintah pusat terhadap keberanian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menghadirkan event olahraga otomotif nasional untuk pertama kalinya di Pulau Sumatra, tanpa menggunakan APBD.

Momentum itu terasa kuat ketika Zulhas secara terbuka memberikan apresiasi kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, atas terobosan tersebut.

“Acara yang dilaksanakan dengan 0 APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah. Mantap Bupati Lampung Selatan,” ujar Zulhas, disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat.

Sebelumnya, Menko Zulhas juga menyampaikan rasa bangganya melihat Lampung Selatan dipercaya menjadi tuan rumah ajang drift nasional bergengsi tersebut.

Menurutnya, IDS Sumatra 2026 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya ajang drift berskala nasional digelar di Pulau Sumatra.

“Senang ada acara ini? Acara yang luar biasa, baru pertama kali di Sumatra dan diadakan di Lampung Selatan. Mari kita dukung, kita sukseskan bersama acara ini,” katanya.

Kedatangan Zulhas pun langsung disambut antusias warga. Ribuan pengunjung yang memadati arena tampak berebut menyapa, bersalaman, hingga menerima merchandise yang dibagikan langsung oleh Menko, mulai dari kaos, handuk, hingga berbagai suvenir.

Namun di balik kemeriahan itu, ada pesan yang lebih besar, daerah kini bisa bergerak maju dengan pola pembangunan yang kreatif dan kolaboratif.

Gelaran IDS Sumatra 2026 menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas otomotif mampu menghadirkan event nasional tanpa membebani keuangan daerah.

Bagi Pemkab Lampung Selatan, ajang ini bukan hanya soal balap drift. Lebih jauh, IDS menjadi pintu masuk untuk mendorong sektor pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, menghidupkan UMKM, sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke panggung nasional.

Apresiasi dari pemerintah pusat melalui kehadiran Zulhas pun mempertegas bahwa langkah yang diambil Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bukan sekadar agenda hiburan, melainkan strategi pembangunan daerah berbasis inovasi.

Di tengah tantangan fiskal daerah, Lampung Selatan menunjukkan satu pesan penting: keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti menghadirkan lompatan besar. (Kmf/*/red)