Minggu, Desember 7, 2025
spot_img
Beranda blog

Serah Terima Jabatan Sekretaris DPRD Lampung Selatan, Dari Thomas Amrico Kepada Luluk Tantri Elvandari

0

KALIANDA, (Ltc):

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Sekretaris DPRD yang berlangsung di ruang sidang Badan Anggaran (Banggar) DPRD setempat, pada Senin (10/2/2025).

Acara tersebut di tandai dengan agenda pergantian kepemimpinan di lingkungan Sekretariat DPRD sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja lembaga legislatif daerah.

Pejabat Sekretaris DPRD Thomas Amirico, S.STP. MH secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Plt Sekretaris DPRD yang baru yakni Luluk Tantri Elvandari 

Thomas mengatakan apresiasi kepada seluruh jajaran DPRD dan staf sekretariat atas kerja sama yang telah terjalin selama masa jabatannya. “Saya berharap Sekretaris DPRD yang baru dapat melanjutkan program kerja yang sudah berjalan serta membawa inovasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan di Sekretariat DPRD,” ujarnya.

Sementara itu Plt Sekertaris DPRD Lampung Selatan, Luluk Tantri Elvandari, menyampaikan komitmennya untuk mendukung tugas-tugas DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. 

“Saya siap bekerja sama dengan seluruh elemen di DPRD untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” kata dia dalam sambutannya.

Acara Sertijab ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan yang disaksikan para Kasubag dan sejumlah staf di lingkungan Sekretariat DPRD setempat.

Penunjukan Luluk sebagai Sekwan DPRD Lampung Selatan berdasarkan Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor : 800.1.11.1/54/V.05/2025.

Untuk menggantikan Thomas Amirico sebagai Sekretaris DPRD Lampung Selatan, sebelumnya telah dilantik oleh Pj Gubernur Lampung sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung pada Jumat 7 Februari 2025, pukul 13.30 WIB di Balai Keratun lantai III Komplek Kantor Gubernur Lampung.

Demikian juga dengan SK tersebut langsung diserahkan Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Intji Indriati, telah menyerahkan SK Bupati Lampung Selatan kepada Luluk Tantri Elvandari yang di tunjuk sebagai Plt Sekwan diruang kerja Sekda dengan didampingi Kepala BKD Tirta Saputra dan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Dulkahar. 

Dan untuk diketahui bersama bahwa Luluk Tantri Elvandari merupakan Kabag Program dan Keuangan di Sekretariat DPRD Kabupaten Lampung Selatan. (Rilis Humas DPRD/*/red)

Penumpang Lompat ke Laut dari KMP Dorothy, Petugas Gelar Pencarian di Perairan Sangiang

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Seorang penumpang pria berusia sekitar 27–30 tahun dilaporkan melompat ke laut dari KMP Dorothy saat posisi kapal tengah melintas di perairan Pulau Sangiang, di alur penyeberangan Merak–Bakauheni, pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 11.15 WIB. Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan pencarian intensif.

Peristiwa itu diketahui melalui rekaman CCTV KMP Dorothy, yang memperlihatkan seorang penumpang bus Dua Putra meloncat ke sisi lambung kapal sesaat setelah kapal bertolak dari Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni pada pukul 10.31 WIB.

Pihak kapal sempat melakukan manuver putar dan penyisiran sejauh satu hingga dua mil dari titik dugaan jatuhnya korban. Pencarian dilakukan hingga pukul 12.30 WIB, sebelum kapal melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Merak.

Setelah menerima laporan resmi dari pihak kapal, Sat Polair Polres Lampung Selatan bersama Ditpolairud Polda Lampung dan Basarnas Wilayah Bakauheni langsung bergerak menuju titik koordinat kejadian di 05°54’228″ S – 105°50’931″ E.

Kasat Polair Polres Lampung Selatan, IPTU Panpan Hermayadi, mengatakan bahwa tim gabungan menggunakan RIB 02 Basarnas untuk melakukan penyisiran di sekitar area jatuhnya korban, dengan pola melingkar mengikuti arus permukaan dan angin.
“Kami menerima informasi adanya penumpang yang terjun ke laut dari KMP Dorothy. Saat ini Sat Polair bersama unsur SAR gabungan sedang melakukan pencarian di lokasi. Faktor arus dan kecepatan angin cukup berpengaruh sehingga area pencarian kami perluas,” ujar IPTU Panpan.

Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan pihak kapal, Basarnas, dan navigasi ASDP terus dilakukan secara real-time agar pencarian dapat dilakukan tepat sasaran.

Menurut IPTU Panpan, pola pencarian dilakukan dengan mengacu pada standar operasi SAR, termasuk memperhatikan arus permukaan, jarak hanyut, serta kondisi gelombang di sekitar Pulau Sangiang yang kerap berubah cepat. “Kami tetap berupaya maksimal. Setiap informasi tambahan dari saksi, awak kapal, hingga rekaman CCTV kami jadikan acuan untuk menguatkan dugaan posisi terakhir korban,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat pengguna jasa penyeberangan maupun nelayan yang sedang melintas di sekitar lokasi agar melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban. “Jika ada masyarakat yang melihat sesuatu di perairan sekitar Sangiang, segera informasikan ke petugas. Ini sangat membantu proses pencarian,” kata Panpan.

Hingga sore hari, pencarian masih berlanjut dan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca serta keamanan petugas di lapangan. Polisi memastikan perkembangan terbaru akan disampaikan setelah ada informasi resmi dari tim SAR gabungan.(Rilis Polres Ls/*/red)

Perayaan HUT Golkar ke-61 Di lampung Selatan diwarnai doa dan refleksi sejarah

0

KALIANDA, (Ltc):

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golongan Karya (Golkar) ke-61 tahun 2025, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan menggelar doa dan istighosah bersama yang berlangsung khidmat di Aula DPD Golkar setempat, pada Jumat malam (05/12/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT Golkar yang dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia. Acara puncak nasional HUT ke-61 Golkar sendiri dipusatkan di Istora Senayan, Jakarta, dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pelaksanaan doa bersama dilakukan secara hybrid, yakni luring dan daring.

Doa dan istighosah di Lampung Selatan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan, Hi Tony Eka Candra. Lima Ratusan jamaah dari berbagai pelosok wilayah Bumi Khagom Mufakat turut hadir untuk memanjatkan doa bersama, khususnya bagi masyarakat di wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi Golkar, Agus Sutanto, para Anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung Selatan, serta tokoh-tokoh lintas organisasi keagamaan. Tampak pula Ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Selatan KH. Abdul Haris, Ketua PD Muhammadiyah Lampung Selatan Drs. H. Nasrul Sani, Ketua LDII Lampung Selatan Drs. Sugiono, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Meski diguyur hujan, acara tetap berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan.

“Terima kasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran seluruh jamaah dan kader Partai Golkar. Acara doa bersama ini digelar serentak di seluruh provinsi di Indonesia, dan puncaknya dihadiri langsung oleh Bapak Presiden,” ujar Tony Eka Candra dalam sambutannya.

Menurut Tony, peringatan HUT Golkar tahun ini terasa berbeda karena dipusatkan untuk doa bersama bagi saudara-saudara di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang saat ini tengah mengalami musibah banjir dan longsor.

Dalam kesempatan tersebut juga, Tony Eka Candra juga mengulas sejarah lahirnya Golkar. Ia menjelaskan, tepat 61 tahun lalu, pada Kamis malam Jumat sekitar pukul 00.00 WIB, lahirlah Sekretariat Bersama (Sekber) Golkar dengan dua tujuan utama, yakni mempertahankan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, serta mewujudkan tujuan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

“Sekber Golkar lahir sebagai respons sejarah untuk membendung pengaruh komunisme. Kalau Golkar tidak lahir, Indonesia bisa menjadi negara komunis terbesar ketiga di dunia,” tegas Tony Eka Candra.

Ia juga menyampaikan bahwa Partai Golkar telah tujuh kali memenangkan kontestasi pemilu nasional berkat partisipasi dan kepercayaan masyarakat.

“Insyaallah, dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang didukung Partai Golkar sebagai partai pengusung utama, Indonesia akan maju menuju kejayaan dan masa keemasan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Lampung Selatan, Brigjen TNI (Purn) Agus Haryono. Ia mengaku kagum terhadap kepemimpinan Tony Eka Candra dan berharap ke depan Lampung Selatan dapat dipimpin oleh figur yang amanah demi kemajuan daerah.

“Harapan kita, Partai Golkar mampu memajukan daerah kita agar menjadi makmur, sentosa, dan berdaulat sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Agus Haryono.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu, rukun, dan saling bahu-membahu dalam membangun serta memajukan Kabupaten Lampung Selatan. (*)

Menko bidang pangan RI Zulkifli Hasan serahkan 3.000 bibit kopi dan kakao kepada 10 KUPS Desa Way Kalam, Zulhas: pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di Kawasan Gunung Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

0

 

PENENGAHAN, (Ltc):

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan menegaskan soal pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di Kawasan Gunung Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Pesan tegas itu ia sampaikan saat berdialog dengan 200 petani dari 10 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Integrated Area Development (IAD) Perhutanan Sosial, Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, pada Selasa (2/12/2025).

Di hadapan para petani yang menggantungkan hidup dari hutan, Zulkifli Hasan mengingatkan bahwa kawasan Gunung Rajabasa adalah benteng ekologis yang tidak boleh disentuh sembarangan. “Hutan lindung ini tidak boleh diapa-apakan. Boleh dimanfaatkan, tetapi tidak boleh dijadikan lahan pertanian sayuran,” tegasnya. Ia menambahkan, penggundulan hutan akan membuat wilayah bawah rentan banjir dan bencana ekologis lainnya. Kegiatan dialog tersebut berlangsung hangat dan interaktif, sekaligus dirangkai penanaman simbolis bibit kopi dan kakao.

Pada kesempatan itu, diserahkan pula 3.000 bibit kopi dan kakao kepada 10 KUPS Desa Way Kalam.

Bantuan bibit tersebut berasal dari United Nations Development Programme (UNDP) sebagai dukungan program keberlanjutan kawasan perhutanan sosial. “Teman-teman dari UNDP ini konsen agar bumi ini dirawat dengan baik,” ujar Zulkifli Hasan, menegaskan kembali komitmen kerja sama global dalam menjaga kawasan konservasi.

Acara ini turut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Supriyanto, jajaran Forkopimda, serta Duta Besar Norwegia, Belgia, Jerman, dan Belanda yang tergabung dalam Amsterdam Declarations Partnership (ADP).

Kehadiran perwakilan negara-negara tersebut sekaligus menandai kuatnya dukungan internasional terhadap upaya penyelamatan kawasan Gunung Rajabasa.

Dengan adanya bantuan bibit dan pendampingan lingkungan, pemerintah pusat berharap masyarakat sekitar hutan dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem. Gunung Rajabasa, ditegaskan Zulkifli Hasan, harus tetap menjadi kawasan hijau yang memberi manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. (lmhr-Kmf/*/red)

Polisi Tangani Kasus di Rajabasa, Pelaku Cemburu Serahkan Diri setelah Tikam Korban

0

RAJABASA, (Ltc):

Polres Lampung Selatan bergerak cepat menangani kasus dugaan penusukan yang menewaskan HF (41) di Dusun III, Desa Banding, Kecamatan Rajabasa. Minggu (30/11/2025) Pukul 09.30 WIB. Pelaku berinisial HS (41) langsung menyerahkan diri ke Polsek Kalianda tak lama setelah kejadian yang berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Indik Rusmono mengatakan pihaknya langsung melakukan identifikasi usai pelaku datang menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya. “Begitu pelaku tiba dan mengakui tindakan yang dilakukan, kami langsung mengambil langkah-langkah penyelidikan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga pengamanan barang bukti,” jelas Indik.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku sempat terlibat cekcok dengan korban yang saat itu sedang duduk di rumah seorang warga. Pelaku memanggil korban, namun korban tetap duduk hingga situasi memanas.

Pelaku kemudian menghampiri korban dan keduanya terlibat adu mulut. Pelaku mengaku sempat memukul korban, tetapi korban membalas dan mendorong pelaku. Di momen itu, pelaku mencabut pisau yang diselipkan di pinggangnya dan menusukkan satu kali ke dada kiri korban.
“Modusnya adalah penyerangan langsung dengan senjata tajam yang sudah dibawa pelaku dari awal. Pelaku menggunakan pisau bergagang plastik hijau yang diselipkan di pinggangnya,” kata Indik.
Setelah kejadian, korban ambruk di teras rumah dan berlumuran darah. Pelaku kemudian pergi menuju Polsek Kalianda dan menyerahkan diri. Dari hasil pemeriksaan, motif yang mendorong pelaku melakukan penikaman adalah rasa dendam dan kecemburuan karena menuduh korban memiliki hubungan dengan mantan istrinya.

Barang bukti yang telah diamankan meliputi sebilah pisau bergagang plastik hijau, satu kaos berlumuran darah milik pelaku, serta pakaian korban.
HS kini ditahan dan dijerat Pasal 351 ayat (3) atau 338 KUHP terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“atas perbuatan tsk di ancaman hukumannya bisa mencapai 15 tahun penjara. Kami akan tuntaskan penyidikan dan segera berkoordinasi dengan jaksa untuk tahap selanjutnya,” tegas Indik.(*)

Pemkab Lamsel: Percepat Kinerja ASN sebagai agenda utama jelang penutupan tahun anggaran.

0

KALIANDA, (Ltc):

Memasuki bulan terakhir Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan percepatan kinerja seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai agenda utama jelang penutupan tahun anggaran.

Penekanan itu disampaikan saat apel mingguan perdana bulan Desember yang digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemkab Lampung Selatan, Senin (1/12/2025).

Apel dipimpin Pelaksana tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, yang menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan.

Di hadapan kepala perangkat daerah, pejabat administrator, fungsional, serta seluruh ASN, mulai dari PNS, PPPK hingga THLS, Edy menegaskan bahwa Desember merupakan fase evaluasi sekaligus penentu keberhasilan program daerah sepanjang tahun.

“Ini bulan terakhir di Tahun 2025. Fase memastikan seluruh target RPJMD, Renstra, dan Renja dapat kita tuntaskan tepat waktu,” ujarnya.

Ia menekankan percepatan realisasi anggaran, terutama pada program prioritas seperti infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, layanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.

Edy mengingatkan tidak boleh ada kegiatan yang tertunda atau mengendap menjelang penutupan tahun anggaran.

“Kita tutup tahun dengan prestasi, bukan dengan alasan,” tegasnya. Selain aspek anggaran, Edy juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk memperkuat layanan publik, termasuk administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya.

Ia mengingatkan bahwa digitalisasi kerja melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) harus terus digenjot demi pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan transparan.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Pelayanan harus mudah diakses masyarakat,” imbuh Edy.

Menjelang akhir tahun, ia turut meminta jajarannya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan angin kencang, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat. Koordinasi cepat tanggap dengan BPBD, kecamatan, dan desa dinilai menjadi langkah penting menjaga kondusivitas wilayah.

Edy menutup amanat dengan menekankan pentingnya soliditas aparatur pemerintahan sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Kabupaten Lampung Selatan hanya bisa maju bila pemerintahannya disiplin, bekerja cepat, dan berjiwa melayani. Mari tingkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. (dul/*/red)

Fun Run TARKAM Kementerian Pemuda dan Olahraga 2025 di Sanggar Beach Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Embun pagi belum sepenuhnya mengering ketika ribuan peserta berdesakan memenuhi garis start FUN RUN Kejuaraan Antar Kampung (TARKAM) Kementerian Pemuda dan Olahraga 2025 di Sanggar Beach Kalianda, Minggu (30/11/2025).

Suasana pantai yang biasanya tenang sontak berubah menjadi lautan manusia yang antusias mengikuti agenda olahraga terbesar di Lampung Selatan tahun ini.

Tepat pukul 06.15 WIB, Ketua Umum KONI Lampung Selatan, Zulhaidir, bersama Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Lampung Selatan, Yespi Cory, melepas 3.700 peserta.

Para pelari langsung melesat menyusuri rute Bundaran Kalianda-Jalan Veteran-Jalan Way Urang dan kembali lagi ke garis finis di Sanggar Beach.

Sekitar 20 menit setelah start, pelari tercepat mulai menembus garis akhir. Sorakan warga yang menonton di sepanjang lintasan terus membahana, menyambut setiap peserta yang tiba di garis finis.

Di antara peserta, M. Danendra Azumar-Juara Umum II asal Desa Kedaton yang kini duduk di kelas XII SMA Negeri 1 Kalianda, mengaku bangga dan berharap kegiatan ini terus berlanjut.

“Semoga TARKAM Kemenpora semakin maju, bisa diadakan setiap tahun, dan membuat para peserta semakin semangat,” ujarnya. Ketua Umum KONI Lampung Selatan, Zulhaidir, melaporkan bahwa Kejuaraan TARKAM tahun ini diikuti peserta dari 17 kecamatan diperkuat dengan Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) dengan total mencapai 5.000 peserta.

Mereka bertanding pada empat cabang olahraga: voli diikuti 476 peserta, fun run 3.700 peserta, gerak jalan 374 peserta, dan senam 119 peserta.

“Alhamdulillah Kejuaraan TARKAM diikuti antusias masyarakat. Kegiatan ini merupakan program Kementerian Pemuda dan Olahraga, yang berlangsung sejak 27 November hingga puncaknya pada 30 November 2025,” kata Zulhaidir.

Mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Kadispora Yespi Cory menyebut bahwa empat cabang olahraga tersebut menjadi ruang awal bagi atlet lokal untuk menunjukkan potensi terbaik.

“Kegiatan ini bukan hanya menjaga kesehatan masyarakat, tetapi juga mencari bibit-bibit unggul,” ujarnya.

Yespi juga menegaskan bahwa agenda ini selaras dengan arah pembangunan yang tengah digencarkan Pemkab Lampung Selatan.

“Kegiatan ini memberi semangat kepada masyarakat dan menjadi ajang silaturahmi. Tujuan kita yaitu fokus menerapkan program bupati tentang agroeduwisata,” tuturnya.

Kegiatan juga dihadiri Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Bella Jayanti, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Camat Kalianda, Kapolsek Kalianda, serta jajaran pengurus KONI dan KOK Lampung Selatan. (Gil-Kmf/*/red)

Bupati egi ikuti Ijtima Ulama Dunia 2025: Tabligh Akbar Indonesia Berdoa di Kota Baru

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Kota Baru berubah menjadi lautan manusia ketika ratusan ribu jemaah dari berbagai penjuru Indonesia bahkan mancanegara memadati kawasan tersebut untuk mengikuti Ijtima Ulama Dunia 2025: Tabligh Akbar Indonesia Berdoa, Jumat (28/11/2025).

Di tengah suasana yang penuh kekhidmatan itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Supriyanto, hadir menyambut para ulama dan jemaah yang sejak pagi telah memadati lokasi.

Selama tiga hari, 28-30 November 2025, Kawasan Kota Baru di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi pusat perjumpaan, doa, dan tausiah bagi umat Islam.Rangkaian acara pada hari pertama dimulai dengan pelaksanaan salat Jumat berjamaah. Tampak Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, berdiri di saf depan bersama Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, serta Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar didaulat menjadi khatib salat Jumat. Dalam khutbahnya, ia mengajak umat Islam menjadikan momen ini sebagai ruang memperkokoh persaudaraan dan doa bersama demi keselamatan bangsa.

“Kita berkumpul di sini bukan sekadar memenuhi agenda, tetapi memohon keselamatan negeri, memperbaiki diri, dan mempererat ukhuwah,” ujarnya di hadapan jemaah yang memenuhi area salat.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan Tabligh Akbar sebagai momentum memperkuat nilai keislaman di tengah dinamika sosial dan tantangan zaman. Kota Baru Hidup Sampai Malam, Warga Rasakan Dampak Ekonomi

Tak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, Ijtima Ulama Dunia 2025 juga memberi dampak nyata bagi perekonomian warga sekitar. Ribuan jemaah yang datang membuat kawasan Kota Baru kembali hidup hingga malam.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi menyambut positif gelaran internasional ini. Selain memperkuat persatuan umat melalui doa dan zikir, kegiatan berskala besar seperti Ijtima Ulama Dunia dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Lampung Selatan.

Wanda (36), warga Kota Baru, mengaku perputaran ekonomi langsung terasa sejak hari pertama kegiatan berlangsung. “Yang tadinya bukan pedagang jadi berdagang. Mau beli ini dan itu ada. Yang tadinya sepi, sekarang ramai sampai malam,” tuturnya.

Pemerintah daerah mencatat lonjakan aktivitas ekonomi, mulai dari sektor UMKM, penyedia transportasi, hingga perhotelan. Ribuan jemaah yang berdatangan juga turut menggerakkan usaha kecil warga yang sebelumnya jarang tersentuh pengunjung. (Gil-Kmf/*/red)

BPS Lampung Selatan serahkan secara simbolis publikasi potret kemeskinan di Lamsel ke Pemkab Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Selatan menyerahkan secara simbolis Publikasi Potret Kemiskinan Kabupaten Lampung Selatan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan sebagai bagian dari Kampanye Publik Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Penyerahan berlangsung di pelataran Gedung Olahraga Way Handak Kalianda saat kegiatan senam rutin bersama BPS dan jajaran Pemkab Lampung Selatan, Jumat (28/11/2025), yang turut dihadiri Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution.

Kegiatan tersebut menjadi strategi BPS dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya SE2026, yang akan menjadi pendataan ekonomi terbesar di Indonesia dan dilaksanakan tahun depan.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menegaskan bahwa keberhasilan SE2026 membutuhkan dukungan luas berbagai elemen.

“Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan potret menyeluruh mengenai kondisi perekonomian nasional, mulai usaha besar, menengah, kecil, hingga mikro. Kesuksesan ini tidak bisa hanya mengandalkan BPS, tetapi memerlukan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama. “BPS akan mati gaya bila tidak mendapat dukungan banyak pihak. Karena itu kami sangat menghargai kehadiran dan kolaborasi dalam kegiatan hari ini,” tambahnya.

Ahmadriswan juga menyebut Lampung Selatan sebagai lokasi ketiga pelaksanaan senam publisitas SE2026 setelah Lampung Tengah dan Kota Metro.

Mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Plt Asisten Administrasi Umum Edy Firnandi menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh penyelenggaraan SE2026.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran, namun juga sarana memperkuat dukungan publik terhadap pendataan ekonomi nasional.

“Data yang lengkap dan akurat akan membantu pemerintah merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran, baik untuk penguatan UMKM, peningkatan investasi, maupun penciptaan lapangan kerja baru,” jelas Edy.

Ia menegaskan bahwa keamanan data masyarakat terjamin sepenuhnya. “Hasil sensus dipublikasikan dalam bentuk angka agregat, sehingga identitas pelaku usaha tetap terlindungi,” tegasnya.

Edy juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Lampung Selatan turut berpartisipasi. “SE2026 bukan hanya sensus, tetapi inisiatif bersama untuk pertumbuhan ekonomi. Mari berpartisipasi dan memberikan dukungan penuh bagi masa depan ekonomi Lampung Selatan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan senam sehat bersama sebagai simbol sinergi antara BPS dan Pemkab Lampung Selatan dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. (Nsy/*/red)

TP PKK Kabupaten Muara Enim Study Banding ke Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana hangat menyambut rombongan Tim Penggerak Pemberdyaan Kesejahteran Keluarga (TP PKK) Kabupaten Muara Enim saat melakukan studi banding ke Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (28/11/2025).

Kunjungan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kolaborasi antarorganisasi pemberdayaan perempuan di dua daerah.

Rombongan TP PKK Muara Enim yang dipimpin Ketua TP PKK, Heni Pertiwi Edison, disambut langsung Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan, Reni Apriyani, bersama Ketua DWP Lampung Selatan Ratna Yanuana Supriyanto, beserta jajaran pengurus TP PKK Lampung Selatan di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Reni Apriyani, mewakili Ketua TP PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai kesempatan berharga untuk memperkuat gerakan PKK di kedua daerah.

“Kami merasa terhormat sekaligus berbahagia bisa menyambut ibu-ibu hebat dari Muara Enim. Studi banding ini penting, bukan hanya untuk melihat program daerah lain, tetapi juga bertukar gagasan, inovasi, dan praktik terbaik,” ujar Reni. Ia menjelaskan, Lampung Selatan terus mendorong sejumlah inovasi, mulai dari pengembangan ekonomi keluarga berbasis UMKM, penguatan kapasitas kader melalui pelatihan digital, peningkatan gizi anak, hingga ruang kreatif bagi perempuan inovator desa.

Menurutnya, transformasi sistem kerja PKK Kabupaten Lampung Selatan juga dilakukan agar seluruh program berjalan lebih terukur dan efektif.

“Kami berharap apa yang kami lakukan dapat memberi gambaran tambahan bagi ibu-ibu sekalian, sebagaimana kami pun siap belajar dari praktik terbaik yang diterapkan di Kabupaten Muara Enim,” kata Reni.

Reni menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen bersama untuk terus belajar dan tumbuh sebagai organisasi pemberdayaan keluarga.

“Masa depan keluarga Indonesia ada di tangan perempuan-perempuan yang kuat, cerdas, dan penuh empati. Karena itu, pertemuan ini harus menjadi langkah nyata untuk memperluas jaringan dan membangun kerja sama,” tuturnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Heni Pertiwi Edison, menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan mempelajari langsung pelaksanaan 10 program pokok PKK di Lampung Selatan, yang dinilai berhasil dan dapat menjadi contoh bagi pengembangan program di Muara Enim.

“Kami ingin menduplikasi pengalaman baik dari Lampung Selatan. Pengetahuan dan praktik yang kami pelajari di sini sangat berharga untuk meningkatkan kualitas program PKK di daerah kami,” ujar Heni.

Heni turut menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pihak Lampung Selatan. Ia berharap pertemuan itu menjadi awal kolaborasi yang berkelanjutan antar kedua daerah.

“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan TP PKK Lampung Selatan. Kami yakin dapat belajar banyak dari pengalaman ini,” tambahnya.

Kegiatan studi banding tersebut diakhiri dengan pertukaran cendera mata, diskusi program, pemaparan materi, dan rencana tindak lanjut kerja sama antardaerah sebagai upaya memperkuat peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. (dul/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Kominfo Lamsel menggelar FGD review SPBE & penyusunan arsitek data

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Review Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Penyusunan Arsitektur Data di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Jumat (28/11/2025).

Kegiatan ini digelar untuk mengevaluasi kesesuaian arsitektur SPBE dengan kondisi aktual di pemerintah daerah, sekaligus memastikan penerapan empat prinsip Satu Data Indonesia, yaitu standar data, metadata, interoperabilitas data, serta kode referensi dan data induk.

FGD diikuti jajaran pejabat administrator Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan dan perwakilan perangkat daerah yang terlibat dalam implementasi SPBE. Kepala Bidang Tata Kelola SPBE Dinas Kominfo Lampung Selatan, Delfarizy, menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi ruang identifikasi kebutuhan integrasi layanan, perbaikan, dan rencana pengembangan sistem.

Delfarizy juga menambahkan bahwa output utama kegiatan ini meliputi tersusunnya dokumentasi evaluasi arsitektur SPBE dan arsitektur data saat ini, rekomendasi pengembangan sistem, serta roadmap tindak lanjut yang terstruktur. “Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat integrasi sistem, keamanan, dan efisiensi layanan SPBE di Lampung Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Achmad Herry, menegaskan bahwa birokrasi tidak lagi boleh berjalan lambat, manual, atau terkotak-kotak. Ia menekankan pentingnya SPBE sebagai blueprint penyatuan sistem pemerintahan daerah. “SPBE bukan sekadar memasukkan data ke komputer. Ini tentang memberikan layanan terpadu dan kemampuan pemerintah mengambil keputusan secara real time,” tegasnya.

Achmad Herry juga menyampaikan tiga fokus utama Pemkab Lampung Selatan ke depan, yakni integrasi total sistem data, efisiensi anggaran terutama menghindari pembelian aplikasi yang berulang, serta peningkatan indeks SPBE.

Pada 2024, indeks SPBE Lampung Selatan berada di angka 3,08 dengan predikat baik dan menempati posisi ke-7 dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. “Capaian ini patut diapresiasi, tetapi harus menjadi pemacu untuk mencapai hasil lebih baik. Target kita bukan hanya tetap baik, tapi menjadi yang terbaik di Provinsi Lampung,” tambahnya.

Melalui FGD ini, Pemkab Lampung Selatan berharap percepatan transformasi digital dapat semakin optimal dan terarah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan terintegrasi. (ptm/*/red)