Senin, Juli 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 6

Bedah Buku Babad Alas di Lampung Selatan, Bima Arya dan Bupati Radityo Egi Dorong Lahirnya Pemimpin Masa Depan Indonesia Emas 2045

0

Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (lmhr-Kmf/*/red)

Bupati Egi Apresiasi Pentas Seni Budaya Helau, Dorong Ekonomi Lokal dan Kreativitas Seniman Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Pentas Seni Budaya Helau yang kembali digelar di Bundaran Tugu Khagom Mufakat, Kalianda, pada Jumat (19/6/2026), tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman lokal, tetapi juga berhasil menarik kunjungan masyarakat dan wisatawan serta menggerakkan roda perekonomian daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan bekerja sama dengan Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) itu menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mempublikasikan Program Lampung Selatan HELAU melalui pendekatan seni dan budaya.

Ratusan pengunjung tampak memadati area Bundaran Tugu Khagom Mufakat untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan.

Kehadiran masyarakat tidak hanya memberikan ruang apresiasi bagi para pelaku seni, tetapi juga membawa dampak positif bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Pentas Seni Budaya Helau sendiri bertujuan melestarikan dan mengembangkan seni budaya daerah, menyediakan ruang kreativitas bagi seniman dan generasi muda, sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap kekayaan budaya lokal yang dimiliki Kabupaten Lampung Selatan.

Selain menjadi wadah pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menghidupkan ruang publik, memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, serta menjadi daya tarik wisata berbasis budaya yang berkelanjutan.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang hadir langsung pada kegiatan tersebut mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat dan kreativitas generasi muda yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

“Saya senang melihat kreativitas anak-anak muda yang ada seperti ini. Saya berharap acara seperti ini akan terus dilaksanakan. Yang paling penting adalah kebersihan, kerapihan, keindahan, kenyamanan, dan keamanan. Itu yang harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.

Menurut Egi, Pentas Seni Budaya Helau memiliki peran penting sebagai sarana promosi budaya sekaligus penguatan sektor pariwisata daerah.

Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkembang menjadi salah satu agenda unggulan Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Egi menegaskan, pengembangan sektor pariwisata akan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat apabila mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang dan menikmati berbagai potensi yang dimiliki Lampung Selatan.

“Saya ingin menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai destinasi pariwisata. Kalau banyak wisatawan yang datang, maka yang merasakan manfaatnya adalah masyarakat Lampung Selatan. Pariwisata sangat identik dengan kebersihan, kerapihan, kenyamanan pengunjung, dan keramahan tuan rumah,” katanya.

Suasana semakin meriah ketika Bupati Egi berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pelaku seni yang hadir. Bahkan, orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan itu turut menyumbangkan beberapa lagu di atas panggung yang disambut antusias pengunjung.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Egi juga mengajak masyarakat untuk terus mengimplementasikan semangat Program HELAU yang merupakan akronim dari Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul.

Melalui program itu, masyarakat didorong untuk menjaga kebersihan, keindahan, kenyamanan, keamanan, dan keramahan lingkungan sebagai modal utama dalam pengembangan pariwisata daerah.

“Kalau masyarakat yang datang membawa pulang cerita baik tentang Lampung Selatan, maka itu akan menjadi promosi terbaik bagi daerah kita. Karena itu mari kita jaga kebersihan, kerapihan, kenyamanan, keamanan, dan keramahan bersama-sama,” kata Egi.

Melalui Pentas Seni Budaya Helau, Pemkab Lampung Selatan berharap seni dan budaya dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat, sekaligus menjadi kekuatan strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. (Nsy-Kmf/*/red)

Kunker ke Lampung Selatan, Kapolda Lampung Disambut Langsung Bupati Radityo Egi Pratama

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis (18/6/2026).

Kehadiran jenderal bintang dua ini untuk memimpin konferensi pers pengungkapan kasus besar peredaran gelap narkotika jaringan antarpulau yang berhasil digagalkan jajaran Polres Lampung Selatan di Area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Kapolda Lampung tiba di Lampung Selatan menggunakan helikopter NBO-105 Polairud Polri yang mendarat di kawasan UPPKB Way Urang, Kecamatan Kalianda.

Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav. Mochammad Nuril Ambiyah, serta sejumlah pejabat utama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Setelah mendarat dengan aman, rombongan Kapolda Lampung melanjutkan perjalanan menuju Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lampung Selatan untuk menghadiri agenda utama berupa konferensi pers pengungkapan jaringan narkotika lintas daerah yang selama ini beroperasi melalui jalur penyeberangan antarpulau.

Pengungkapan tersebut menjadi salah satu capaian terbesar aparat penegak hukum di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2026. Dalam kurun waktu Februari hingga Juni 2026, jajaran Polri berhasil menggagalkan berbagai upaya penyelundupan narkotika di Area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni dengan total nilai barang bukti mencapai Rp235,1 miliar.

Dari hasil operasi yang dilakukan, petugas berhasil menyita berbagai jenis narkotika dalam jumlah besar, meliputi sabu-sabu sebanyak 179,5 kilogram, ganja 58 kilogram, pil ekstasi 44.128 butir, ketamine 11,4 kilogram, pil erimin 5 atau happy five sebanyak 20.000 butir, serta cairan etomidate sebanyak 3.148 cartridge dan 5.000 mililiter liquid.

Keberhasilan tersebut menunjukkan peran strategis Lampung Selatan sebagai salah satu pintu gerbang utama pengawasan peredaran narkotika dari dan menuju Pulau Sumatera. Melalui pengawasan yang diperkuat di kawasan Pelabuhan Bakauheni, aparat kepolisian berhasil memutus sejumlah jalur distribusi narkoba yang melibatkan jaringan antarpulau.

Kunjungan Kapolda Lampung juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyambut baik koordinasi dan kolaborasi yang terus terjalin dengan unsur Forkopimda. Dengan sinergi yang semakin solid, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan serta situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lampung Selatan tetap terjaga secara kondusif. (Kmf-ptm/*/red)

Respons Harapan Tokoh Adat, Bupati Egi Siap Jadikan Situs Makam Puyang Singa Langkung sebagai Aset Daerah

0

PENENGAHAN, (Ltc):

Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menjaga warisan budaya dan sejarah daerah kembali ditegaskan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Saat berziarah ke Makam Keramat Leluhur Puyang Singa Langkung di kawasan Marga Dantaran, Kecamatan Penengahan, pada Rabu (17/6/2026), Bupati Egi menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mewujudkan pengelolaan situs bersejarah Keramat Cangkuang sebagai aset daerah demi menjamin kelestariannya.

Kehadiran Bupati yang menyandang gelar adat (adok) Khadin Sampurna itu disambut hangat melalui prosesi adat oleh Pangeran Naga Beringsang, Dalom Singa Langkung, Silom Singa Langkung, serta jajaran kakhya dan punggawa adat Marga Dantaran.

Dalam sambutan adat yang diawali dengan penyampaian sekapur sirih, perwakilan masyarakat adat, Dalom Kusuma Ratu, menyampaikan rasa haru sekaligus kebanggaan atas kunjungan perdana Bupati Lampung Selatan tersebut.

Menurutnya, sejak Kabupaten Lampung Selatan berdiri pada era 1950-an, baru kali ini seorang bupati datang langsung mengunjungi situs keramat yang menjadi bagian penting sejarah masyarakat adat Marga Dantaran. “Suatu kehormatan bagi kami. Baru kali ini kami disambangi seorang bupati. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang dengan kerendahan hati berkenan hadir langsung ke tempat yang sangat bersejarah bagi kami,” ujar Dalom Kusuma Ratu.

Pada kesempatan itu, tokoh adat dan keluarga besar Marga Dantaran menyampaikan harapan agar Makam Keramat Puyang Singa Langkung atau yang dikenal sebagai Keramat Cangkuang dapat dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Langkah tersebut dinilai penting agar situs bersejarah tersebut mendapatkan perlindungan, perawatan, dan pelestarian yang lebih optimal secara berkelanjutan.

Selain menyampaikan aspirasi, para tokoh adat juga memaparkan sejarah singkat Puyang Singa Langkung yang memiliki gelar adat Ratu Gusti Sakti. Tokoh tersebut diyakini sebagai salah satu leluhur yang berperan dalam pembentukan tatanan masyarakat di kawasan Gunung Rajabasa, khususnya wilayah adat Marga Dantaran.

Masyarakat setempat meyakini Puyang Singa Langkung tiba di wilayah tersebut sekitar abad ke-14 dan menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah masyarakat Lampung Selatan. Situs makam yang diziarahi juga berada di kawasan pemakaman kuno yang dahulu dikenal sebagai Keramat Cangkuang, merujuk pada keberadaan Pohon Cangkuang berukuran besar yang pernah tumbuh di lokasi tersebut.

Menanggapi aspirasi masyarakat adat, Bupati Egi menyatakan bahwa pelestarian budaya dan sejarah daerah merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga lintas generasi.

Ia mengaku kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mengenal lebih dekat sejarah para leluhur Lampung Selatan, terlebih setelah dirinya menerima adok dari Marga Dantaran. “Saya selama di Lampung Selatan mungkin belum banyak mengetahui tentang para leluhur di sini. Namun melalui momentum 1 Muharam kemarin, hal itu mulai terbuka. Dan secara qadarullah saya telah dianugerahi adok dari Marga Dantaran. Maka sudah menjadi keharusan bagi saya untuk datang berziarah ke sini,” kata Bupati Egi.

Terkait permohonan pengelolaan Makam Keramat Leluhur Puyang Singa Langkung oleh pemerintah daerah, Bupati Egi menegaskan komitmennya untuk merealisasikan harapan tersebut sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah. “Harapan saya, seluruh masyarakat dapat terus merawat budaya dan menjaga kerukunan antarmarga. Saya juga memohon doa agar selalu diberikan perlindungan dalam menjalankan amanah memimpin Lampung Selatan,” tegasnya.

Egi juga mengingatkan pentingnya memperkenalkan sejarah dan identitas leluhur kepada generasi muda agar mereka memiliki pijakan yang kuat dalam menghadapi masa depan.

Menurutnya, Lampung Selatan memiliki kekayaan budaya dan adat istiadat yang sangat bernilai sehingga perlu diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi penerus. “Generasi muda harus memahami sejarah dan mengenal siapa leluhurnya. Dengan begitu mereka memiliki pegangan yang kuat dalam menggapai cita-cita. Lampung Selatan sangat kaya akan budaya dan adat istiadat yang bernilai tinggi, dan menjadi tugas kita bersama untuk mewariskannya kepada anak cucu,” pungkasnya.

Prosesi ziarah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Temunggung Sangon Dia, Drs. H. Hariri Usman, dalam suasana khidmat dan penuh penghormatan terhadap warisan leluhur Marga Dantaran. (Gil-Kmf/*/red)

Dulu Rusak dan Sering Banjir, Jalan Bandar Agung-Kuala Jaya Kini Mulus, Warga Sragi Bersyukur

0

SRAGI, (Ltc):

Harapan masyarakat Kecamatan Sragi untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya terwujud.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan ruas Jalan Bandar Agung-Kuala Jaya, pada Rabu (17/6/2026) sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Peresmian jalan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi warga, terutama masyarakat yang selama ini harus menghadapi kondisi jalan rusak dan kerap tergenang banjir saat beraktivitas.

Kini, akses yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kecamatan Sragi itu telah dibangun dengan konstruksi yang lebih baik sehingga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga.

Ruas Jalan Bandar Agung-Kuala Jaya memiliki panjang total 6.350 meter. Pada tahun 2026, Pemkab Lampung Selatan melakukan penanganan sepanjang 2.410 meter menggunakan konstruksi rabat beton dengan ketebalan 15 sentimeter dan lebar jalan 3,5 meter.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Anasrullah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Agnatius Syahrizal, Camat Sragi Wayan Susana, serta jajaran terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan ruas jalan yang menjadi salah satu harapan masyarakat. Mudah-mudahan dengan dibangunnya jalan ini dapat meningkatkan aktivitas perekonomian, memudahkan aktivitas sosial masyarakat, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Egi.

Menurut Egi, keberadaan infrastruktur yang baik tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk turut menjaga jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya titip jalannya untuk dijaga. Harapannya jalan ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Egi.

Rasa syukur juga disampaikan Herlina, salah seorang warga setempat. Ia mengaku pembangunan jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat karena sebelumnya kondisi jalan menuju wilayah Umbul Besar hingga Kuala Jaya mengalami kerusakan cukup parah dan sering terendam banjir.

Menurutnya, kondisi tersebut selama bertahun-tahun menghambat aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah dan mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Egi. Dulu jalan ini rusak parah dan sering banjir. Akses anak-anak sekolah dan masyarakat sangat sulit, terutama warga yang tinggal di Umbul Besar, Sumber Jaya, dan Kuala Jaya. Alhamdulillah sekarang jalan sudah dibangun sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar,” ungkap Herlina.

Dengan selesainya pembangunan ruas Jalan Bandar Agung-Kuala Jaya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap konektivitas antarwilayah di Kecamatan Sragi semakin baik. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, keberadaan jalan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, mempercepat pemerataan pembangunan, dan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan warga. (Ech/*/red)

HUT ke-98 DesaDesa Trimomukti Jadi Penopang Ketahanan Pangan, Bupati Egi Apresiasi Peran Petani dalam Mendorong Ekonomi Lampung Selatan

0

CANDIPURO, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menilai Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Dengan luas lahan pertanian mencapai sekitar 1.400 hektare, desa tersebut menjadi salah satu sentra produksi pertanian yang turut menopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Selatan.

Hal itu disampaikan Bupati Egi saat menghadiri Tasyakuran Pertemuan Petani dan Ruwatan (Doa Bersama) yang diselenggarakan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur di Desa Trimomukti, pada Selasa (16/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian desa maupun daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Egi mengawali dengan menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada masyarakat yang hadir.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para petani yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi Kabupaten Lampung Selatan.

Menurut Egi, capaian pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan yang mencapai 5,71 persen pada tahun 2025 atau tertinggi di Provinsi Lampung tidak terlepas dari peran sektor pertanian sebagai salah satu penyumbang terbesar perekonomian daerah.

“Alhamdulillah, Lampung Selatan menjadi kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Lampung pada tahun 2025. Salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar adalah sektor pertanian,” ujar Egi.

Ia mengatakan, Desa Trimomukti menjadi salah satu contoh wilayah yang menunjukkan kuatnya kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan daerah. Dengan hamparan lahan pertanian yang luas dan produktif, desa tersebut berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Egi juga mengapresiasi sejumlah program pemerintah pusat yang dinilai semakin mendukung aktivitas pertanian, mulai dari kemudahan akses pupuk hingga kebijakan penyerapan gabah yang memberikan kepastian bagi petani.

Menurutnya, berbagai kebijakan tersebut mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan serta menjaga produktivitas sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Selain pertanian, Egi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia berharap pembangunan jalan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“Kalau hari ini jalannya bagus, harapannya manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Bukan hanya memudahkan akses transportasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Egi menilai Desa Trimomukti tidak hanya memiliki potensi sebagai lumbung pangan, tetapi juga berpeluang berkembang menjadi destinasi wisata berbasis pedesaan. Hamparan lahan pertanian yang luas, lingkungan yang asri, serta kuatnya budaya gotong royong masyarakat dinilai menjadi modal besar untuk pengembangan wisata desa.

“Trimomukti bukan hanya lumbung pangan, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan. Saya yakin desa ini akan semakin cantik, semakin indah, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Egi.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Egi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan mendukung pembangunan daerah secara bersama-sama.

Ia berharap Desa Trimomukti dapat terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan menjadi salah satu contoh nyata semangat HELAU dalam pembangunan Kabupaten Lampung Selatan. (Nsy-Kmf)

 

Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Lampung Selatan Resmi Ditetapkan Sebagai Desa Bebas Narkoba

0

CANDIPURO, (Ltc):

Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, resmi ditetapkan sebagai Desa Bebas Narkoba (Desa Benar), pada Senin (15/6/2026).

Program tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.

Peresmian Desa Trimomukti sebagai Desa Benar dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, bersama Wakapolres Lampung Selatan Kompol Made Silpa Yudiawan dan Kepala Desa Trimomukti, Sutrisno, yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya program Desa Bebas Narkoba di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut turut disaksikan unsur Forkopimda Lampung Selatan, Kalapas Kelas IIA Kalianda Beni Nurrahman, perwakilan BNNK Lampung Selatan, Kepala Badan Kesbangpol Martoni Sani, Camat Candipuro Sumiyati, serta para kepala desa di Kecamatan Candipuro.

Program Desa Benar di Desa Trimomukti merupakan inisiatif Polres Lampung Selatan yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kehadiran program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, aman, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Dalam sambutannya, Wabup Syaiful menyampaikan apresiasi kepada Polres Lampung Selatan, BNNK Lampung Selatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan Desa Benar di Desa Trimomukti.

Menurut Syaiful, upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh unsur masyarakat agar upaya tersebut dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Program ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Syaiful.

Ia menegaskan, keberadaan Desa Benar bukan sekadar simbol atau predikat semata. Lebih dari itu, program tersebut merupakan komitmen bersama untuk membangun lingkungan yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Syaiful berharap Desa Trimomukti dapat menjadi pelopor sekaligus inspirasi bagi desa-desa lain di Lampung Selatan dalam membangun ketahanan sosial masyarakat terhadap bahaya narkoba.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memulai langkah pencegahan dari lingkungan keluarga melalui penguatan pendidikan karakter, penanaman nilai-nilai moral, serta peningkatan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak dan generasi muda.

“Mari kita bersama-sama menjaga keluarga, lingkungan, dan generasi muda kita dari bahaya narkoba demi terwujudnya Kabupaten Lampung Selatan yang aman, sehat, maju, dan sejahtera,” kata Syaiful.

Melalui program Desa Benar, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama aparat penegak hukum berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam melindungi generasi muda sebagai aset masa depan daerah. (Kmf-Nsy/*/red)

Pengurus Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan Intens Lakukan Pengajian. Ketua Dewan Penasehat Hidayatullah: Ini Tanda Al-Hidayah Istiqomah

0

KALIANDA, (Ltc):
Pengurus Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan kembali menggelar Pengajian rutin Al-Hidayah yang di laksanakan di Masjid Nurul Islam Desa Kesugihan Kecamatan Kalianda Lampung Selatan pada Minggu (14/6/2026).

Ketua Panasehat Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan Hidayatullah M.Pd MM mengucapkan Alhamdulillah kegiatan pengajian Al-Hidayah Kabupaten Lamsel konsisten dilaksanakan dari masjid ke masjid, hal tersebut pertanda pengurus Al-Hidayah baik di Kabupaten atau di Kecamatan Kecamatan Istiqomah dalam melaksanakan amanah yang di emban sebagai pengurus. “Hal ini tidak mudah dilaksanakan, karena banyak hal yang musti di korbankan, selain waktu, tenaga juga pikiran pun tercurah bagaimana cara untuk terus mensukseskan acara agar dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan bersama,” kata Hidayatullah.

Hi Hidayatullah M.Pd MM Ketua Dewan Penasehat Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan saat memberikan sambutan di acara pengajian Al-Hidayah di Masjid Nurul Islam Desa Kesugihan yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026), di kegiatan itu juga beliau memberikan santunan bagi anak yatim piatu. (Poto:ist)

Terkait hal itu, sebagai Ketua Penasehat pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada pengurus Al-Hidayah yang sudah meluangkan segenap waktu dan tenaganya untuk melancarkan kegiatan yang rutin dilaksanakan ini. “Semoga apa yang telah di perbuat/dilakukan oleh ibu/ibu atau bapak bapak sebagai pengurus serta semua hadirin pengajian/yang hadir, dapat dijadikan sebagai ladang pahala oleh Allah SWT, dan kita semua insyallah akan mendapatkan syafaat insyallah dari nabi kita, nabi Muhammad SAW, aamiin,” terang Hidayatullah.

Hidayatullah berharap kegiatan rutin pengajian Al-Hidayah ini dapat terus dilaksanakan, dengan mengutamakan komunikasi intens agar semua dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan bersama, dan tentunya tujuan utama dalam mengadakan pengajian ini yakni untuk pembentukan moral dan karakter menuju Masyarakat Madani,” tambahnya.

Sementara DR Hj Endang Prasetyawati sebagai ketua Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan mengatakan kegiatan pengajian Al-Hidayah hari ini Minggu 14 Juni 2026 dilaksanakan di dua tempat dengan waktu yang berbeda, yakni yang pertama dilaksanakan pada saat ini, di masjid Nurul Islam Desa Kesugihan dan nanti pukul 13.00 s/d selesai akan dilakukan/dilaksanakan di salah satu Masjid di Kecamatan Ketibung. “Hal ini tentunya terlaksana atas koordinasi yang baik antara pengurus Al-Hidayah Kabupaten dan pengurus Al-Hidayah Kecamatan, Alhamdulilah selalu baik komunikasinya, semoga kedepan akan terus Istiqomah,” kata Hj Endang.

Endang berharap peserta pengajian yang hadir dapat berinteraktif, memahami apa yang disampaikan oleh petausiah, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga kita semua selalu mendapatkan bimbingannya (Allah SWT) dalam menuntut ilmu, mendapatkan ilmu agama yang dibutuhkan oleh rohani kita dan semoga setiap langkah kita dihitung amal ibadah oleh Allah SWT, aamiin,” tutupnya.(Ltc/*/red)

Sukses Jadi Tuan Rumah Borneo Flasher Tour 2026, Lampung Selatan Pecahkan Rekor 500 Teknisi Ponsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Kabupaten Lampung Selatan kembali menjadi pusat perhatian komunitas teknologi Nasional.

Road Show Borneo Flasher Indonesia Tour 2026 Edisi Provinsi Lampung yang digelar di GOR Way Handak, Kalianda, Sabtu (14/6/2026), sukses menarik sekitar 500 teknisi ponsel dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung maupun luar daerah.

Jumlah peserta tersebut menjadikan Lampung Selatan sebagai lokasi dengan peserta terbanyak dalam rangkaian Borneo Flasher Indonesia Tour 2026.

Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu ajang pengembangan kompetensi teknisi ponsel terbesar yang pernah digelar di Provinsi Lampung.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, CEO Borneo Flasher Indonesia Rizal Arsyad Dini, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Hasrul Baki Hasibuan, Ketua Testpoint DPW Lampung Dwi Wahono, Ketua Panitia Pendi, serta sejumlah sponsor dan komunitas teknisi dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung Selatan sebagai lokasi penyelenggaraan Borneo Flasher Indonesia Tour 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang yang sangat strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi sekaligus memperkuat jejaring antarpelaku usaha dan komunitas digital.

“Perkembangan teknologi digital berlangsung sangat cepat dan membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif serta kompeten. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mendukung penuh kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat di bidang teknologi dan industri kreatif digital,” ujar Syaiful.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini diharapkan mampu melahirkan inovasi baru, meningkatkan profesionalisme teknisi, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, CEO Borneo Flasher Indonesia, Rizal Arsyad Dini, mengatakan bahwa Lampung menjadi kota ketiga yang disinggahi dalam rangkaian Borneo Flasher Indonesia Tour 2026 setelah Palu dan Padang.

Menurut Rizal, tingginya antusiasme peserta di Lampung menjadi bukti besarnya semangat komunitas teknisi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengikuti perkembangan teknologi. “Lampung saat ini memegang rekor peserta terbanyak. Alhamdulillah ada sekitar 500 peserta yang terdaftar. Event ini kami buat untuk kembali menyapa teman-teman teknisi di berbagai daerah sekaligus berbagi ilmu dan pengalaman,” kata Rizal.

Rizal juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan Borneo Flasher Schematic yang kini telah dikenal hingga berbagai negara, mulai dari kawasan Amerika Latin, Timur Tengah hingga Eropa. Menurutnya, karya anak bangsa di bidang teknologi perlu terus didukung agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Hasrul Baki Hasibuan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas teknisi, dan dunia usaha menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor teknologi.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini karena mampu melahirkan inovasi lokal dan meningkatkan rasa percaya diri anak bangsa untuk bersaing di dunia internasional,” ujar Hasrul.

Selain menghadirkan workshop dan pelatihan teknologi, kegiatan juga diisi dengan sesi motivasi bisnis, penguatan jejaring komunitas teknisi, pembagian doorprize, hingga kegiatan sosial yang ditujukan untuk membantu keluarga teknisi yang membutuhkan.

Melalui kegiatan tersebut, Borneo Flasher Indonesia Tour 2026 diharapkan terus menjadi wadah pengembangan kompetensi teknisi Indonesia sekaligus memperkuat ekosistem industri servis ponsel yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing di era digital. (Ech-Kmf/*/Red)

 

Jumat Sehat di GWH Kalianda, ASN Lampung Selatan Kompak Jaga Kebugaran Demi Pelayanan Prima

0

KALIANDA, (Ltc):

Semangat kebersamaan dan budaya hidup sehat terus dibangun Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui kegiatan senam bersama yang rutin digelar setiap Jumat pagi.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, pada Jumat (12/6/2026), kembali diikuti para pejabat utama dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Sejak pagi hari, ratusan peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu instruktur. Suasana penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang telah menjadi salah satu agenda favorit ASN sebelum memulai aktivitas kerja.

Kegiatan senam bersama tersebut merupakan program rutin yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan sebagai upaya menjaga kebugaran jasmani dan meningkatkan kualitas kesehatan aparatur pemerintah daerah.

Selain untuk menjaga kondisi fisik agar tetap sehat dan bugar, senam rutin juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis antarpegawai.

Interaksi yang terjalin dalam suasana santai diharapkan mampu memperkuat soliditas dan kerja sama di lingkungan pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Lampung Selatan juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Aparatur yang memiliki kondisi fisik prima diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Komitmen tersebut terus diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan pemerintahan.

Dengan tubuh yang sehat dan semangat kerja yang terjaga, ASN diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lampung Selatan. (ptm-Kmf/*/red)