Minggu, Mei 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 32

Senja di Menara Siger, Penurunan Sang Saka Merah Putih Berjalan Dengan Hikmat

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Senja di Menara Siger, Lampung Selatan, menjadi saksi khidmatnya prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Minggu (17/8/2025).

Bendera Merah Putih yang sejak pagi berkibar gagah di ujung Pulau Sumatera itu diturunkan penuh penghormatan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Lampung Selatan.

Upacara sakral ini dipimpin Ipda Rika Wijaya, Kanit Reskrim Polsek Katibung, sebagai Komandan Upacara. Prosesi disaksikan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat umum.

Tepuk tangan hangat undangan berpadu dengan semilir angin Selat Sunda, menghadirkan suasana syahdu nan sakral. Dalam formasi petugas Paskibraka, Galuh Ajeng Prasmesti (SMA Swadipa Natar) dipercaya sebagai pembawa baki. Rian Fadli Raja Siregar (SMA Kebangsaan Penengahan) bertugas sebagai Danpok 8, sedangkan Gabriel Alexander Gaibida Mote (SMA Kebangsaan Penengahan) sebagai Danpok 17.

Tugas penggerek bendera dijalankan Uspo Atila Wijaya (SMA Negeri 1 Kalianda), sementara pembentang bendera diemban Iqbal Maulana Febriano (SMA Negeri 1 Kalianda).

Wajah-wajah muda itu memancarkan disiplin, kebanggaan, sekaligus haru, seakan mengingatkan bahwa api perjuangan harus terus menyala di dada generasi penerus bangsa.

Usai diturunkan, bendera dilipat rapi dan diserahkan dengan penuh kehormatan, menandai berakhirnya seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di Menara Siger.

Selaku Inspektur Upacara, Bupati Egi, yang tampil gagah dengan setelan jas dipadu kain tapis dan hanuang bani bermotif tapis, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan masyarakat. Sejak pagi hingga sore, warga hadir dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, yang menurutnya menjadi cerminan nyata persatuan bangsa. “Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Menara Siger adalah simbol kebanggaan sekaligus identitas masyarakat Lampung Selatan,” tegas Bupati Egi.

Tak hanya sakral, suasana sore itu juga dihiasi penampilan seni. Marching band SMP Negeri 2 Merbau Mataram membuka hiburan, disusul tarian “Mutiara Khatulistiwa”, serta penampilan marching band dari SMP Negeri 1 Bakauheni dan SMA Kebangsaan Penengahan.

Riuh musik, langkah serentak para pelajar, dan tepuk tangan masyarakat menambah semarak suasana di kaki Menara Siger.

Banyak warga mengabadikan momen lewat kamera ponsel, menjadikannya kenangan berharga. Senja di ufuk barat pun menjadi penutup indah, meninggalkan jejak haru, rasa syukur, dan harapan agar Indonesia terus maju dan berjaya. (Nsy-Kmf/*/red)

Raihan Diaz Rinawai, siswa SDN 1 Way Muli diganjar Apresiasi Bupati Egi Atas Aksi Heroiknya Panjat Tiang Bendera

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Suasana hening bercampur panik sempat menyelimuti upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Merpati, Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Minggu (17/8/2025).

Tali pengait Sang Saka Merah Putih tiba-tiba putus tepat saat pasukan pengibar bendera hendak melaksanakan tugas. Lagu Indonesia Raya terus berkumandang, namun bendera kebanggaan itu tertahan di dasar tiang, tak mampu berkibar.

Di tengah detik-detik genting itu, seorang bocah dengan seragam sekolah dasar berlari maju. Tanpa ragu, ia memanjat tiang bendera setinggi 12 meter demi memperbaiki tali yang terputus. Aksi heroik itu dilakukan Raihan Diaz Rinawai, siswa SDN 1 Way Muli, yang sontak membuat ratusan pasang mata tertegun lalu memberi tepuk tangan meriah.

Berkat keberanian Raihan, prosesi pengibaran kembali dilanjutkan. Sang Merah Putih pun akhirnya berkibar gagah di langit Way Muli, diiringi suasana penuh bangga dan haru.

Keberanian bocah itu tak hanya menyelamatkan momen sakral upacara, tetapi juga menarik perhatian Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Usai prosesi penurunan bendera di Menara Siger Bakauheni pada sore harinya, Bupati Egi secara khusus menghadirkan Raihan bersama keluarganya. “Saya apresiasi Raihan, keren, hebat, berani,” ucap Egi sambil menyalami Raihan dengan bangga.

Tak hanya memberikan ucapan selamat, Bupati Egi juga berjanji menghadiahkan beasiswa penuh untuk Raihan di SMA Kebangsaan serta tabungan pendidikan, bahkan untuk adik Raihan. “Saya terima kasih ya bu sudah mendidik ananda sehingga tumbuh menjadi anak yang berani dan membanggakan,” tutur Egi kepada Yunita Sari, ibu dari Raihan.

Mendapat apresiasi tersebut, Yunita tak kuasa menahan air mata. “Terima kasih banyak Pak Bupati,” ucapnya lirih dengan wajah haru.

Aksi heroik bocah kecil ini pun menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan dapat lahir dari siapa saja, bahkan dari keberanian seorang anak yang tulus mencintai Merah Putih. (az/*/red)

41 Anggota Paskibraka dikukuhkan Bupati Lampung Selatan Egi

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak 41 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 resmi dikukuhkan oleh Bupati Radityo Egi Pratama. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, pada Sabtu (16/8/2025).

Ke-41 putra-putri terbaik daerah ini akan mengemban tugas mulia mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu 17 Agustus 2025, di Tugu Menara Siger, Kecamatan Bakauheni.

Dalam prosesi pengukuhan, para anggota Paskibraka dengan lantang mengucapkan Ikrar Putra Indonesia, menegaskan tekad dan kesiapan mereka dalam menjalankan amanah negara. “Hari ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 yang akan bertugas di Tugu Menara Siger pada tanggal 17 Agustus 2025.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ujar Bupati Egi dalam upacara pengukuhan. Usai pengukuhan, Bupati Lampung Selatan menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi simbol amanah sekaligus kehormatan bagi para pengibar bendera.

Acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Bupati Egi, didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda, dan tamu undangan.

Sebelumnya, para anggota Paskibraka telah melalui seleksi ketat dan menjalani pelatihan intensif. Proses panjang ini menjadi bekal mereka untuk tampil maksimal pada momen bersejarah peringatan kemerdekaan di Menara Siger, ikon Lampung Selatan sekaligus gerbang Sumatera.

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penghargaan bagi generasi muda Lampung Selatan yang terpilih untuk membawa Sang Saka Merah Putih berkibar dengan penuh kebanggaan. (ptm-Kmf/*/red)

DPRD Lamsel Gelar Sidang Paripurna Dalam Rangka Mendengarkan Pidato Presiden RI Merupakan Rangkaian HUT RI ke-80

0

KALIANDA, (Ltc):

DPRD Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Jumat (15/8/2025).

Agenda utama rapat paripurna adalah mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, dihadiri Bupati Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Forkopimda, Sekretaris Daerah, pejabat Pemkab, serta perwakilan organisasi seperti Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Ikada, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para veteran.

Melalui siaran langsung dari Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemerdekaan sejatinya bertujuan membebaskan rakyat dari kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan.

Ia menyoroti keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan delapan bulan, memberikan manfaat bagi 20 juta anak dan ibu, menciptakan 290 ribu lapangan kerja, serta menggerakkan ekonomi desa. “MBG bukan sekadar program sosial, melainkan pondasi bagi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Ini adalah investasi terbaik yang dapat dilakukan sebuah bangsa,” ujar Prabowo Subianto.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan melalui pembukaan jutaan hektare lahan sawah baru. “Saya yakin, dengan semangat persatuan dan gotong royong, serta penerapan demokrasi dan ekonomi sesuai jati diri bangsa, Indonesia akan semakin kuat dan sejahtera,” kata Presiden Prabowo.

Rapat paripurna ini menjadi momentum bagi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Lampung Selatan untuk memperkokoh semangat persatuan dalam mewujudkan Indonesia yang semakin kuat dan sejahtera. (lmhr-Kmf/*/red)

Gebyar Sholawat dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, di Tanjung Sari Kecamatan Palas

0

PALAS, (Ltc):

Ratusan warga memadati halaman Desa Tanjung Sari, Kecamatan Palas, pada Jumat malam (15/8/2025) untuk mengikuti Gebyar Sholawat dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Suasana khidmat berpadu dengan semangat kebangsaan ketika lantunan sholawat menggema hingga larut malam.

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, yang hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa sholawat tidak sekadar ritual keagamaan. Menurutnya, sholawat merupakan kekuatan moral dan spiritual yang mampu menggerakkan kemajuan bangsa.

“Sholawat membentuk jiwa tangguh, sabar, berakhlak. Inilah fondasi utama bangsa yang ingin maju,” ujarnya di hadapan jamaah.

Syaiful menilai, di tengah derasnya arus teknologi, krisis identitas, hingga pengaruh algoritma digital, sholawat dapat menjadi benteng menghadapi “penjajahan baru”—penjajahan pikiran dan nilai. Ia mengingatkan, generasi muda memerlukan karakter yang kuat agar tidak tergerus budaya instan.

Mengusung tema “Dengan Gebyar Sholawat, Semangat Baru Menuju Indonesia Maju”, acara ini memiliki makna memperkuat spiritualitas, menjaga ruh kebangsaan, memaknai kemerdekaan sebagai amanah untuk berkarya, sekaligus mempersatukan umat.

“Mari kita jadikan sholawat sebagai penggerak semangat membangun desa, menjaga akhlak, memperkuat keluarga, dan membawa Indonesia menjadi lebih maju. Dari Tanjung Sari untuk Indonesia, dari Lampung Selatan untuk dunia,” tegasnya.

Gebyar Sholawat ini turut dihadiri tokoh masyarakat, ulama, aparat desa, serta warga lintas usia. Malam ditutup dengan lantunan doa dan sholawat, menghadirkan suasana penuh keberkahan, sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan sejati bermula dari hati yang bersih dan akhlak yang tinggi. (Nsy/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Lakukan MOU Tugas Fungsi Keuangan & Memperkuat Sinergi Dengan Kejati Lampung

0

METRO, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara bupati/wali kota dengan kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Provinsi Lampung di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Kota Metro, Provinsi Lampung, pada Kamis (14/8/2025).

Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi pengelolaan keuangan desa antara pemerintah daerah dan kejaksaan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI Yandri Susanto, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal beserta Forkopimda Proivinsi Lampung, seluruh kepala daerah 15 kabupaten/kota dan Kajari se-Provinsi Lampung

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama turut didampingi Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Kepala Bagian Hukum Kabupaten Lampung Selatan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sejak 2014 pemerintah mengalokasikan Rp1 miliar per desa untuk mempercepat pembangunan.

Namun, dalam 10 tahun pelaksanaannya, masih ditemukan desa yang mengalami hambatan, baik karena permasalahan teknis maupun kekhawatiran kepala desa dalam mengambil langkah pembangunan. “Desa adalah garis terdepan pembangunan. Program Jaga Desa ini bukan hambatan, melainkan peluang agar kepala desa lebih leluasa membangun,” ujar Gubernur.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan kejaksaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dalam memantau penggunaan dana desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI Yandri Susanto turut memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung atas inisiasi program ini.

Menurutnya, dana desa secara nasional mencapai Rp71 triliun, dengan alokasi untuk Lampung sebesar Rp2,3 triliun yang penggunaannya diarahkan untuk ketahanan pangan, penurunan stunting, pengembangan SDM, dan program prioritas lainnya. “Kepala desa harus dibimbing dan didampingi agar penggunaan anggaran tepat sasaran. Jika 2.000 desa di Lampung kita bangun kesejahteraannya, maka Lampung akan maju,” kata Yandri Susanto. (Gil-Kmf/*/red)

POLRI Bersama Forum Bulog Laksanakan Gerakan Pangan Murah

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di 475 lokasi seluruh Indonesia, Kamis (14/8/2025). Kegiatan dipusatkan di Bulog Kanwil Banten dan diikuti secara daring oleh jajaran kepolisian di daerah, termasuk Polres Lampung Selatan.

Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan dilaksanakan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SKP) Polres Lampung Selatan serta 11 Polsek jajaran. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setdakab Lampung Selatan Dulkahar, dan jajaran instansi terkait.

Ketua Pelaksana Gerakan Pangan Murah Polri, Edy Nurbowo, mengatakan program ini bertujuan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah kenaikan harga pasar. “Pemerintah hadir untuk melindungi daya beli masyarakat dan menstabilkan harga beras. Beras yang dijual berkualitas dan sesuai ketentuan harga resmi Bulog,” ujarnya.

Di Lampung Selatan, program ini menyalurkan beras SPHP Bulog ke setiap 11 Polsek dan 1 KSPK Polres Lampung Selatan, masing-masing mendapatkan alokasi 2 ton.

Penjualan telah berlangsung sejak Senin dengan harga Rp11.000 per kilogram atau Rp55.000 per kemasan 5 kilogram, jauh lebih murah dari harga pasar yang berkisar Rp14.000–Rp19.000 per kilogram.

Secara nasional, program ini menargetkan penyaluran 2 juta kilogram beras SPHP Bulog dengan harga resmi Rp11.000 per kilogram. Bulog memiliki stok sekitar 4 juta ton beras dan berencana menyalurkan 1,3 juta ton ke pasar, dengan target distribusi 7.000 ton per hari.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang memantau langsung pelaksanaan program menyampaikan bahwa inflasi secara umum masih terkendali. “Pada Juni lalu inflasi sebesar 1,87 persen, kini naik menjadi 2,37 persen. Angka ini masih baik bagi produsen dan tetap terjangkau bagi konsumen. Namun, perlu diwaspadai andil inflasi dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,08 persen, yang dipicu kenaikan harga beras,” jelasnya.

Dengan dukungan Polri, diharapkan harga beras dapat turun dan daya beli masyarakat meningkat dalam beberapa minggu ke depan. (ptm-Kmf/*/red)

Kepulauan Sebuku Bupati Lampung Selatan Egi dan Wakil Bupati Syaiful Kunjungi Makam Tentara Belanda Yang Tewas Saat Perang di Selat Sunda Tahun 1842

0

RAJABASA, (Ltc):

Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Rajabasa, Rabu (13/8/2025), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful dan rombongan menyempatkan diri mengunjungi Pulau Sebuku.

Agenda ini tak hanya soal pemerintahan, tetapi juga menapaki jejak sejarah yang tersimpan di sebuah sudut sunyi: makam tentara Belanda yang gugur pada abad ke-19.

Di ujung pulau yang dikelilingi lautan biru dan ombak yang berkejaran, berdiri nisan-nisan tua yang menjadi saksi bisu pertempuran di Selat Sunda pada tahun 1842.

Menurut penuturan warga setempat, kala itu terjadi bentrokan di laut yang melibatkan kapal milik Amerika dan Belanda. Dua kapal tenggelam di sekitar Pulau Suak, tidak jauh dari Pulau Sebuku.

Salah satu tentara Belanda yang gugur dalam peristiwa tersebut dimakamkan di lokasi ini. Kini, makam tersebut nyaris terlupakan, tertutup oleh riwayat panjang dan perubahan zaman.

Usai berziarah, Bupati Egi mengungkapkan bahwa Kementerian terkait telah memiliki rencana untuk memindahkan makam tentara Belanda tersebut. “Nanti akan ada pemindahan makam yang dilakukan oleh kementerian, tentu dengan memperhatikan nilai sejarah dan menghormati para almarhum,” jelasnya.

Bagi sebagian orang, Pulau Sebuku identik dengan wisata bahari berpasir putih dan panorama laut yang memukau. Namun, bagi Bupati dan rombongan, kunjungan ini menjadi pengingat bahwa di balik pesona alam, tersimpan fragmen sejarah yang membentuk identitas Lampung Selatan. (Gil/*/red)

Tegaskan Komitmennya, Bupati Lampung Selatan Egi Kunjungi Pulau Sebuku

0

RAJABASA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku, Kecamatan Rajabasa.

Rabu pagi itu (13/8/2025), Bupati Egi datang bukan sekadar berkunjung, tetapi membawa janji perubahan nyata bagi masyarakat kepulauan. Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmennya untuk memeratakan pembangunan hingga ke wilayah terluar.

Didampingi Wakil Bupati Syaiful, Sekretaris Daerah, Wakapolres Lampung Selatan, Kepala ATR/BPN, serta sejumlah pejabat perangkat daerah, rombongan berangkat dari Dermaga Bom Kalianda sekira pukul 09.00 WIB menggunakan speedboat Polairud. Perjalanan laut memakan waktu sekitar 1,5 jam sebelum akhirnya merapat di Dermaga Pulau Sebesi.

Kegiatan dimulai dengan peninjauan pelayanan pembuatan KTP oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Balai Desa Tejang. Bupati Egi mengimbau kepala desa agar aktif menyebarkan informasi layanan administrasi kependudukan kepada warganya. “Kalau ada warga yang kurang sehat, bila perlu kita jemput supaya tetap mendapat pelayanan,” ujar Bupati Egi.

Usai meninjau layanan administrasi, Bupati Egi bergerak ke Puskesmas Pembantu (PUSTU) yang berada di sebelah balai desa. Ia menyoroti ruang pemeriksaan yang pengap karena tidak memiliki ventilasi, dan memastikan renovasi akan dilakukan pada 2026, termasuk perbaikan fasilitas kamar mandi yang saat ini tidak berfungsi.

Egi meminta camat dan kepala desa melibatkan warga dalam perbaikan fasilitas umum dengan konsep ABRI (Aman, Bersih, Rapi, Indah) dan BKW (Bersih, Kering, Wangi).

Kunjungan berlanjut ke SDN 1 Tejang Pulau Sebesi. Egi mengaku prihatin melihat kondisi ruang kelas yang dinilai tidak layak pakai. Ia memastikan perbaikan dilakukan tahun ini, meliputi pembangunan ruang kelas baru, ruang UKS, dan toilet. Kepala SDN 1 Tejang Pulau Sebesi, Rustam Nawawi menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Kegiatan ditutup dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan ruang kelas tambahan. “Mudah-mudahan lulusan dari sekolah ini menjadi generasi yang jujur dan mampu memimpin di masa depan,” kata Egi. (Gil-Kmf/*/red)

Menara Siger Bakauheni dijadikan Tempat Pengibaran Bendera Pusaka HUT RI ke-80 Kabupaten Lampung Selatan

0

PENENGAHAN, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 akan digelar megah di Menara Siger, Bakauheni.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyebut momen itu akan menjadi upacara pengibaran bendera dengan panorama terbaik di Indonesia. “Bismillah, ini jadi upacara pengibaran bendera dengan view terindah se-Indonesia. Itu pengennya kita,” kata Egi saat rapat koordinasi pejabat pemerintah daerah di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Selasa (12/8/2025).

Menurut Egi, upacara ini akan melibatkan lebih dari 4.000 peserta dan undangan, mulai dari ASN, TNI-Polri, mantan kepala daerah, pimpinan DPRD, Forkopimda, ketua partai politik, pimpinan organisasi, tokoh adat, tokoh agama, insan pers, hingga masyarakat umum. Setiap perangkat daerah diminta berkontribusi penuh sesuai tugas yang telah diatur dalam Surat Keputusan (SK) panitia.

Egi menegaskan, setiap detail acara harus dipersiapkan secara matang agar rangkaian kegiatan berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak.

Ia juga menyampaikan bahwa momen peringatan kemerdekaan ini akan menjadi sarana promosi potensi wisata Lampung Selatan, khususnya konsep Agro Eduwisata yang telah disepakati sebagai ciri khas daerah. “Kita optimalkan momentum ini untuk mengekspose keindahan alam Lampung Selatan. Satu Indonesia akan memberi atensi pada upacara 17 Agustus ini,” ujarnya.

Dengan latar megah Menara Siger dan hamparan laut Selat Sunda, peringatan HUT RI tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi momen nasionalisme, tetapi juga ikon pariwisata yang akan dikenang. (az/*/red)