Minggu, Mei 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 33

Kampus Universitas Indonesia Mandiri – SMA Kebangsaan di jadikan Ajang Lomba HUT RI ke 80 tahun 2025 Bagi ASN Satker se-lamsel

0

PENENGAHAN, (Ltc):

Suasana riang dan penuh semangat mewarnai halaman Kampus Universitas Indonesia Mandiri – SMA Kebangsaan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (12/8/2025).

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan memadati lokasi untuk mengikuti Perlombaan Olahraga Tradisional dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten sekda, kepala OPD, camat, dan jajaran organisasi perempuan daerah, ia mengajak seluruh masyarakat untuk melestarikan kekayaan budaya olahraga tradisional di tengah arus modernisasi. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Olahraga tradisional harus kita lestarikan. Kalau bukan kita, siapa lagi?” ujar Bupati Egi dalam sambutannya.

Ia menegaskan, meski berbentuk perlombaan, ajang ini harus mengedepankan sportivitas serta menjadi sarana mempererat tali silaturahmi. “Harapan saya, yang mengikuti lomba ini happy. Pasti ada kalah dan menang, tapi yang terpenting kita menjalin persaudaraan,” tambahnya.

Sejumlah lomba seperti bakiak, balap karung, dan tarik tambang berlangsung meriah. Sorak-sorai penonton, tawa lepas peserta, dan semangat juang yang terpancar dari setiap gerakan menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tak hanya soal mengenang masa lalu, tetapi juga menjaga budaya dan kebersamaan.

Bupati Egi menutup kegiatan dengan harapan perlombaan olahraga tradisional ini dapat menjadi agenda tahunan di Lampung Selatan, sehingga tradisi dan persatuan masyarakat terus terjaga dari generasi ke generasi. (Gil-Kmf/*/red)

Lapas Kalianda–Kejari Lampung Selatan: Langkah Bersama Memperkuat Kerja Sama

0

KALIANDA, (Ltc):

Lapas Kelas IIA Kalianda menerima kunjungan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan, pada Senin (11/8/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat koordinasi dan kerja sama antar-instansi penegak hukum.

Kunjungan dilakukan langsung oleh jajaran Kejari Lampung Selatan dan disambut hangat oleh Kalapas Kalianda, Beni Nurrahman, beserta pejabat struktural. Dalam kegiatan ini, jajaran kejari meninjau fasilitas Lapas dan berdiskusi mengenai sinergi pelaksanaan tugas di bidang hukum dan pemasyarakatan.

Kalapas Kalianda mengapresiasi kunjungan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi. “Hubungan baik antara Lapas dan Kejari adalah kunci kelancaran proses hukum dan pembinaan warga binaan. Sinergi ini akan terus kita tingkatkan demi pelayanan publik yang optimal,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar, penuh keakraban, dan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam membangun penegakan hukum yang profesional dan humanis. (HumasPaskal)

 

di hadapan 4.929 Mahasiswa Baru ITERA, Bupati Lampung Selatan Egi Berikan Orasi Ilmiah

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memotivasi ribuan mahasiswa baru Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam Sidang Penerimaan Mahasiswa Baru 2025, Senin sore (11/8/2025).

Dalam orasi ilmiah Sidang Penerimaan Mahasiswa Baru ITERA yang bertajuk “Peran Generasi Muda Dalam Membangun Kota Yang Maju, Inklusif, dan Berdaya Saing”, Bupati Egi menekankan pentingnya memiliki tujuan hidup (purpose), mengenali talenta diri, serta mampu melihat peluang dan tantangan di era perkembangan teknologi. “Masa depan Anda bukan hanya tergantung pada angka saja, tapi juga tergantung pada skill yang Anda punya,” tegas Bupati Egi di hadapan 4.929 mahasiswa baru yang memadati Pelantaran Laboratorium Teknik OZT ITERA, di Kecamatan Jati Agung.

Selain itu, Bupati Egi mengajak mahasiswa ITERA untuk bijak menggunakan media sosial, bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana belajar berbagai soft skill yang tidak diajarkan di bangku kuliah. Menurutnya, mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan kemampuan diri secara mandiri. Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeng Aryantha, menyambut baik kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Ia menilai, sosok bupati muda tersebut mampu menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi milenial dan Gen Z.

Hadir pula Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum ITERA, Ir. Arif Rohman, ST., MT., yang mengungkapkan kebanggaannya karena dirinya dan Bupati Egi merupakan satu almamater, yaitu S1 Teknik Geodesi ITB. “Selain ITERA berada di wilayah Lampung Selatan, usia Bupati Egi juga relatif dekat dengan mahasiswa, sehingga pesan-pesannya bisa lebih mudah diterima,” kata Arif Rohman.

Sidang penerimaan mahasiswa baru ITERA tahun ini diwarnai antusiasme tinggi. Pertanyaan dari mahasiswa tidak hanya datang dari peserta asal Lampung, tetapi juga dari luar daerah, termasuk Provinsi Jambi, yang aktif berdialog dengan Bupati Egi. (Kmf/*/red)

PLT Asisten Asdum Edi Firnandi: Disiplin Adalah Fondasi Dari Semua Pekerjaan.

0

KALIANDA, (Ltc):

Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Edy Firnandi, memimpin apel mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, pada Senin (11/8/2025).

Kegiatan ini diikuti kepala perangkat daerah, pejabat administrator dan fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS, PPPK, maupun Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan, Edy menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas atau formalitas. Menurutnya, kegiatan ini adalah momentum mempertegas komitmen ASN sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat. “Disiplin adalah fondasi dari semua pekerjaan. Ia bukan sekadar aturan, tapi wujud tanggung jawab kita. Seperti orkestra, jika satu pemain tidak disiplin, melodi akan sumbang. Begitu pula di pemerintahan,” ujarnya. Edy mengajak seluruh ASN untuk menjaga kedisiplinan dari hal-hal sederhana seperti datang tepat waktu, berpakaian rapi, dan menyelesaikan tugas dengan baik. Kedisiplinan, katanya, bukan hanya soal absensi, melainkan integritas dan profesionalisme.

Selain itu, Edy mengingatkan setiap perangkat daerah untuk memastikan program kerja memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar membuat laporan. Ia juga mendorong inovasi dalam pelayanan publik agar semakin cepat, efisien, dan tepat sasaran. “Jangan terjebak rutinitas. Pikirkan cara baru agar pelayanan makin menyentuh kebutuhan masyarakat. Dengan kerja cerdas dan kebersamaan, kita bisa membangun Lampung Selatan yang lebih baik, maju, dan berdaya saing,” kata Edy Firnandi. (dul/*/red)

Warga Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi Tangkap Terduga Pencuri Yang meresahkan

0
Oplus_131072
Tsk AN tak berkutik saat di amankan oleh warga di dusun Kuwala Jaya Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi.(Poto dok warga)

SRAGI, (Ltc):

Warga desa Bandar Agung Kecamatan Sragi Lampung Selatan berhasil mengamankan 1 orang pelaku curhat bernama Andin (20) warga dusun Bunut Selatan Sragi yang biasa beroperasi di area desa sekitarnya, pada Kamis (6/8/2025) pukul 19.30 WIB. Kini tsk diamankan di Mapolres Lamsel guna proses hukum selanjutnya.

Edi Santori Tokoh Masyarakat/Pemuda desa Bandar Agung Kecamatan Sragi di hubungi Ltc pada Sabtu (9/8/2025) pukul 08.30 WIB membenarkan adanya penangkapan oleh warga terhadap tsk Andin warga dusun Bunut Selatan desa Bandar Agung Tersebut. “Andin di tangkap/di grebek warga saat berada di rumah tunangannya di dusun Kuwala Jaya desa Bandar Agung, tertangkapnya Andin karena diduga mencuri Paralon Tambak milik warga sepanjang 3 meter, tertujunya warga ke tsk, karena ada info dari teman tsk berinisial DV yang membocorkan ke warga bahwa Andin lah pelaku pencurian pipa milik warga itu, atas info itulah warga langsung menjemput tsk di dusun Kuwala Jaya, dugaan pencurian lainnya terhadap tsk dkk juga ada, tinggal petugas saja yang mengungkap/yang mengoreknya nanti prihal benar atau tidaknya,” ungkap Edi.

Edi berharap aparat hukum dapat tegas dalam menindak pelaku pencurian yang sering terjadi di area desa Bandar Agung Sragi Lamsel yang telah bertarap sangat menghawatirkan tersebut. “Masa sih warga mengalami kemalingan hampir setiap malam, banyak warga yang kehilangan, seperti ayam, tabung gas, motor brandong, dan masih banyak lagi yang mengalami terjadi pencurian didesa Bandar Agung ini, kita berharap polisi (Babinkamtibmas) lebih aktif dalam pengamanan desa Bandar Agung ini,” kata Edi geram.

Hal ini bukan masalah pemberantasan maling saja didesa Bandar Agung ini, tapi juga prihal menyangkut untuk masa depan remaja remaja yang ada, miris saya melihat kondisi saat ini. Penyimpangan penyimpangan prilaku remaja banyak terjadi, “bukan menjelek jelekkan daerah sendiri, tapi demi kebaikan bersama, semua memang harus tegas ditindak, biar ada efek jera,” tutup Edi.

Sementara Shapri Yadi Kades Bandar Agung Kecamatan Sragi di hubungi Ltc via WhatsApp pada Sabtu (9/8/2025) pukul 9.35 WIB membenarkan peristiwa penangkapan terhadap tsk Andin tersebut dan pihaknya telah serahkan ke Mapolres Lamsel untuk proses hukum selanjutnya. “Tsk kami serahkan ke Mapolresta Lamsel agar tsk aman dari amuk massa, dan dapat disegerakan proses hukumnya,” kata Kades Shapri.

Shapri juga mengakui bahwa hampir setiap malam warganya mengalami pencurian.

Dia berharap dengan tertangkapnya tsk akan membawa efek jera, dan kehatian hatian bagi oknum pelaku lain agar tidak beraksi lagi di desa Bandar Agung. Intinya kami aparat desa dengan warga tegas, tidak main main akan tetap memproses hukum prilaku pencurian yang terjadi didesa Bandar Agung,” tutupnya. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian baik dari sektor atau Mapolres Lamsel (*/red)

Menko Pangan Zulkifli Hasan Kunjungi KMP Way Urang Kecamatan Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, memberikan apresiasi tinggi kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Koperasi ini dinilai sebagai yang terbaik se-Indonesia dalam pengelolaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja bersama Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada Sabtu (9/8/2025). Selain meninjau KDMP Way Urang, rombongan juga mengunjungi KDMP Desa Pisang Kecamatan Penengahan.

Menurut Zulkifli Hasan, KDMP Way Urang memiliki potensi besar untuk menjadi pusat layanan terpadu masyarakat. Layanan yang dapat dikembangkan antara lain pangkalan gas elpiji, agen pupuk, penyedia sembako, hingga fasilitas klinik.

Ia juga berencana menambahkan fasilitas cold storage serta satu unit truk untuk mendukung mobilisasi produk, khususnya hasil perikanan. “Dengan sistem distribusi langsung dari pusat, masyarakat bisa mendapatkan gas elpiji, pupuk, beras, dan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Zulkifli Hasan menegaskan, setiap koperasi ke depan akan diperkuat dengan tiga tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang digaji pemerintah. Salah satunya adalah bidan yang bertugas di apotek KDMP Way Urang, yang rencananya akan diangkat menjadi PPPK. Skema ini akan diterapkan di seluruh KDMP se-Indonesia.

Terkait pengelolaan, ia menyebut pengurus koperasi tidak akan menerima gaji tetap, melainkan pembagian keuntungan. “Keuntungannya dibagi: 20 persen untuk desa, 30 persen untuk kebutuhan lain, dan 50 persen sebagai tambahan modal agar usaha koperasi terus berkembang,” jelasnya.

Menutup kunjungannya, Zulkifli Hasan memberikan motivasi kepada para pengurus koperasi untuk bekerja dengan sungguh-sungguh demi kemajuan desa. Ia juga menyapa para pedagang di sekitar lokasi KDMP Way Urang dan menyerahkan bantuan modal usaha. “Koperasi ini dari rakyat, untuk rakyat, dan dari desa, untuk desa,” tegasnya. (lmhr-Kmf/*/red)

Plt Kadis Pendidikan Lamsel Darmawan Buka Perkemahan HUT Pramuka ke-64

0

KALIANDA, (Ltc):

Lebih dari seribu Pramuka dari berbagai tingkatan memadati Lapangan Agrowisata Way Handak, Kecamatan Kalianda, pada Jumat (8/8/2025).

Meski matahari siang terik menyengat, semangat kebangsaan tetap membuncah dalam Upacara Pembukaan Perkemahan Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwartir Ranting Kalianda.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Darmawan, yang bertindak sebagai pembina upacara.

Turut hadir Camat Kalianda, para pembina pramuka, serta sejumlah tamu undangan yang memberikan dukungan penuh terhadap acara tersebut.

Dalam amanatnya, Darmawan menyampaikan rasa bangganya melihat antusiasme lebih dari 1.200 peserta yang terdiri dari Pramuka Penggalang, Penegak, hingga Pramuka Dewasa.

“Saya bangga melihat semangat luar biasa dari adik-adik dan kakak-kakak Pramuka. Ini menandakan bahwa Lampung Selatan memiliki generasi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Lebih dari sekadar seremoni, Darmawan menekankan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah pembinaan karakter bangsa yang telah berakar kuat sejak 64 tahun silam.

“Hari ini kita tidak hanya memperingati angka ke-64. Kita sedang menghidupkan kembali semangat perjuangan, kedisiplinan, dan kepedulian. Seorang Pramuka sejati tidak boleh hanya jago teori, tetapi harus mampu berkontribusi nyata bagi negeri,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengamalkan nilai-nilai Trisatya dan Dasadarma dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut adalah pondasi moral yang akan membentuk pribadi bertanggung jawab dan siap berbakti kepada masyarakat.

Sebagai penanda dimulainya perkemahan, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Darmawan kepada perwakilan peserta. Dalam penutup sambutannya, ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan dan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

“Selamat berkemah. Jaga kekompakan, jaga kesehatan, dan jadilah Pramuka yang membawa perubahan. Dengan ini, Perkemahan Hari Pramuka ke-64 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah.

Selama beberapa hari ke depan, perkemahan ini akan diisi dengan beragam kegiatan edukatif, pelatihan keterampilan, hingga aksi sosial. Semua itu dirancang untuk menumbuhkan karakter generasi muda yang nasionalis, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan. (Gil-Kmf)

Kabupaten Lampung Selatan Kembali Raih KLA Tingkat Nasional Dengan Skor Penilaian Naik

0

JAKARTA, (Ltc):

Kabupaten Lampung Selatan kembali mencatat prestasi membanggakan di ajang Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025. Meski mempertahankan peringkat kategori Nindya seperti tahun sebelumnya, skor Verifikasi Administrasi Lampung Selatan naik dari 763,37 pada 2023 menjadi 764,92 tahun ini.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang diwakili Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, pada Acara Penganugerahan KLA 2025 di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025).

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama didampingi Kepala Bappeda Aryan Saruhian dan Plt Kepala Dinas PPPA Nessi Yusnita saat menerima penghargaan tersebut. Dalam keterangannya, Bupati Egi menyebut, capaian itu adalah buah kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh warga Lampung Selatan. Ini bukti komitmen kami menjadikan daerah ini ramah anak, melindungi hak mereka secara terencana dan berkelanjutan,” ujar Egi.

Plt Kepala Dinas PPPA Lampung Selatan, Nessi Yusnita, menjelaskan bahwa seluruh 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung telah menyelesaikan tahap Evaluasi Mandiri KLA 2024 dan melewati benchmark nilai di atas 500, sehingga layak lanjut ke tahap Verifikasi Administrasi oleh Tim KLA Provinsi Lampung.

Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, Lampung Selatan berhasil meningkatkan skor meski tetap di peringkat kategori Nindya. “Skor kita naik dari 763,37 menjadi 764,92, sesuai petunjuk teknis KLA 2024 yang ditetapkan Kementerian PPPA RI,” kata Nessi.

Dengan capaian ini, Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan program ramah anak, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup anak-anak di daerah tersebut. (dul)

Tekab 308 Polsek Palas Tangkap Pencuri Mesin Traktor di Lampung Selatan

0

PALAS, (Ltc):

Tim Tekab 308 Presisi Polsek Palas meringkus seorang petani bernama YH (36), warga  Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas Lampung Selatan. Ia ditangkap atas kasus pencurian mesin traktor milik warga Desa Sukaraja pada Februari 2025.

Kapolsek Palas Iptu Suyitno membenarkan penangkapan tersebut. Dia menjelaskan bahwa Pelaku pihaknya amankan di wilayah Palas Pasemah beserta barang bukti dua unit mesin traktor hasil curian. Tsk bernama Yudi telah mengakui perbuatannya dan menyebut masih ada satu pelaku lain yang kini pihaknya sedang buru/dilakukan pengejaran.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 00.45 WIB. Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Aipda Muhyi  mendatangi rumah pelaku setelah mendapat informasi keberadaannya. Petugas langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap Yudi tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku mencuri mesin traktor merk Kubota 8.5 PK warna oranye pada Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi dilakukan bersama rekannya bernama Prana (35), warga Desa Palas Pasemah, yang kini masih buron.

Pelaku melepaskan empat baut pengikat mesin dari kerangka traktor, kemudian menurunkannya dan membawa kabur menggunakan sepeda motor. Pencurian dilakukan saat mesin traktor terparkir di depan rumah korban, Suyatno (61), petani warga  Desa Sukaraja.

Selain kasus ini, pelaku juga mengaku mencuri mesin traktor merk Yanmar warna merah di Dusun Sukabangun Desa Sukamulya, Kecamatan Palas. Kedua mesin hasil curian disembunyikan di gudang milik seseorang berinisial Ngabit alias Abib di Desa Palas Pasemah.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit mesin traktor Kubota warna oranye beserta kerangka, 1 unit mesin traktor Yanmar warna merah beserta kerangka dan Pasal dan Ancaman Hukuman

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara. “Kami masih memburu satu pelaku lain dan memeriksa kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus serupa di wilayah Palas,” tutup Kapolsek.(HMS Polres Ls/*/red)

Kepala Desa se-Lamsel Hati-hati Dalam Pengelolaan Anggaran, Jangan Sampai Menjadi ‘pasien’ dikorsi Perakitan

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Sarasehan Hukum bertema “Penguatan Pemahaman Hukum bagi Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Selatan”, di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati, pada Jumat (8/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala desa dan lurah se-Kabupaten Lampung Selatan, dengan menghadirkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Lampung, Danang Suryo Wibowo, sebagai narasumber utama. Ia didampingi Kajari Lampung Selatan, Suci Wijayanti.

Kegiatan ini menjadi panggung edukatif sekaligus preventif bagi seluruh kepala desa dan lurah di Kabupaten Lampung Selatan agar kian bijak dalam menjalankan amanah. Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kajati Lampung di Bumi Khagom Mufakat, yang menurutnya mencerminkan pendekatan hukum yang bersifat preventif dan edukatif.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi menekankan pentingnya pemahaman hukum sebagai fondasi utama dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan tugas kepala desa.

“Anggaran desa jumlahnya besar dan risikonya tinggi. Saya tidak ingin ada kepala desa yang tersandung masalah hukum karena kurangnya pemahaman,” tegas Bupati Egi.

Ia mengingatkan bahwa kepala desa dan lurah adalah figur sentral dalam pembangunan desa. Karena itu, integritas, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama.

“Gunakan sarasehan hukum ini dengan baik. Mari kita jadikan desa sebagai zona bebas korupsi, bukan sekadar slogan, tapi komitmen nyata bersama,” lanjutnya. Kajati Lampung: Jangan Sampai Dana Negara Dipakai untuk Diri Sendiri

Dalam sesi utama, Kajati Lampung, Danang Suryo Wibowo menyampaikan materi dengan gaya yang santai namun tegas. Ia mengingatkan bahwa menjadi kepala desa adalah amanah besar yang penuh sorotan dan tanggung jawab hukum.

“Kami ini jaksa, seperti dokter, kalau ada gejala-gejala korupsi, kami jaksa punya banyak ‘metode’ penanganan. Tapi ingat, jangan sampai kami harus pakai Pasal 2, Pasal 3, atau Pasal 4,” ucap Danang, disambut gelak tawa peserta.

Ia mengingatkan bahwa penegakan hukum akan dilakukan berdasarkan bukti yang ada. Menurutnya, Dana desa yang digunakan untuk kepentingan pribadi adalah pelanggaran serius.

Danang juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran berbasis data dan manajemen risiko yang matang. Karena itu, ia mengimbau para kepala desa untuk memahami dasar hukum pengelolaan dana serta melakukan analisis risiko dalam setiap program.

“Jangan asal buat program. Kadang ada yang salah perencanaan, malah jadi program ganda. Ini bukan sekadar soal administrasi, tapi juga soal tanggung jawab,” tambahnya.

Sarasehan ini diharapkan menjadi momentum refleksi dan peningkatan kapasitas bagi seluruh kepala desa dan lurah di Kabupaten Lampung Selatan. Pemerintah kabupaten menegaskan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, bebas dari praktik korupsi, serta berpihak pada kepentingan rakyat. (ptm-Kmf/*/red)