Minggu, Mei 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 30

HUT ke-56 Desa Margorejo Kecamatan Jati Agung dihadiri Bupati Egi

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Desa Margorejo, Kecamatan Jati Agung, berlangsung meriah pada Selasa malam (9/9/2025).

Ratusan masyarakat memadati Dusun VI untuk menyaksikan acara yang tak hanya penuh hiburan, tetapi juga sarat makna.

Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Dalam kesempatan itu, masyarakat juga dihibur dengan pagelaran seni tradisi wayang kulit yang menambah suasana semakin khidmat sekaligus hangat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa peringatan ulang tahun desa tidak boleh hanya dianggap sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang desa sekaligus menyusun langkah masa depan. “Malam ini, kita bukan sekadar merayakan ulang tahun sebuah desa. Kita sedang menyaksikan perjalanan sejarah 56 tahun Desa Margorejo berdiri, tumbuh, dan memberi makna bagi warganya, bagi kecamatan, bahkan bagi kabupaten,” ucapnya.

Menurut Bupati Egi, Desa Margorejo memiliki beragam potensi unggulan yang patut terus dikembangkan, mulai dari sektor pertanian dan perkebunan, peternakan rakyat yang produktif, hingga kerajinan khas seperti sulam usus dan wisata desa yang mulai bertumbuh.

Potensi tersebut, katanya, adalah aset besar yang harus dikelola dengan berkelanjutan serta terintegrasi.

Bupati Egi juga menyoroti tantangan baru yang harus dihadapi desa, seperti literasi digital, penguatan ekonomi kreatif, menjaga keseimbangan ekologi, hingga meningkatkan daya saing produk lokal. “UMKM tidak boleh jalan di tempat. Produk lokal jangan hanya laku di pasar desa, tetapi harus tampil di etalase nasional dan digital,” tegasnya. Lebih jauh, ia menekankan bahwa desa adalah masa depan Indonesia.

Dengan menerapkan konsep ekonomi hijau (green economy), ekowisata, dan ekonomi digital berbasis komunitas, desa dapat tumbuh sebagai pusat inovasi sekaligus penopang pembangunan berkelanjutan. “Desa Margorejo harus menjadi contoh. Bukan hanya sebagai desa yang bertahan, tapi desa yang memimpin. Bismillah Bisa,” ujar Egi penuh semangat.

Di penghujung sambutannya, Bupati Egi mengajak seluruh masyarakat Margorejo untuk menjaga persatuan, memperkuat ekonomi desa, merawat nilai budaya, serta mendorong inovasi agar desa terus melaju. “Mari kita jadikan Margorejo desa yang makin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya. (Gil-Kmf/*/red)

Bupati Radityo Egi Pratama di Apresiasi oleh Mendagri atas aksi komunikasi aktifnya menjaga Stabilitas Kamtibmas di Wilayahnya

0

KALIANDA, (Ltc):

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, atas peran aktifnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya.

Apresiasi itu disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Selasa (2/9/2025). Dalam forum tersebut, Mendagri menilai Lampung Selatan tampil menonjol karena dinilai berhasil membangun komunikasi dan konsolidasi lintas sektor secara efektif.

“Di Lampung, selain Pak Gubernur, yang paling aktif juga adalah Lampung Selatan. Terima kasih banyak Pak Bupati, Pak Egi, karena telah melakukan koordinasi dengan sangat baik bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat,” ujar Tito melalui siaran zoom meeting.

Menurut Tito, seorang kepala daerah harus mampu menjadi komunikator yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Kunci keberhasilan menjaga stabilitas daerah terletak pada kemampuan membaca situasi, merawat komunikasi dengan aparat keamanan, serta merangkul tokoh masyarakat. Apresiasi Mendagri ini semakin relevan setelah Lampung Selatan menghadapi aksi demonstrasi pada 1 September lalu. Berkat koordinasi intensif antara pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat, situasi dapat terkendali. Aspirasi warga tersampaikan dengan tertib, tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Bupati Egi sendiri menegaskan, menjaga kondusivitas daerah adalah tanggung jawab bersama. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung langkah pemerintah dalam meredam potensi konflik sekaligus memastikan ruang aspirasi tetap terbuka. “Kami berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Aspirasi tentu boleh disampaikan, tapi kami berharap semuanya dilakukan dengan cara yang damai dan tertib,” kata Egi, saat rakor lintas sektor, di Mapolres Lampung Selatan (1/9).

Bagi Pemkab Lampung Selatan, apresiasi Mendagri bukan sekadar penghargaan, tetapi juga dorongan semangat untuk terus memperkuat konsolidasi lintas sektor. Sinergi yang terjaga diyakini mampu menciptakan rasa aman sekaligus menopang pembangunan berkelanjutan di Bumi Khagom Mufakat. (ptm/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tetap Memperkuat strategi Untuk Atasi Insflasi & Ketangahan Pangan di daerah

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat langkah pengendalian inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pada Selasa (2/9/2025).

Rakor yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diikuti jajaran Pemkab Lampung Selatan dari Aula Krakatau, kantor bupati setempat.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang memaparkan situasi pangan nasional serta strategi percepatan swasembada.

Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa Indonesia kini berada dalam posisi surplus produksi pangan. Produksi nasional mencapai sekitar 33 juta ton gabah per tahun, sementara kebutuhan domestik hanya 30 juta ton. “Tahun ini kita surplus lebih dari 3 juta ton. Tahun lalu kita impor banyak, tetapi tahun ini tidak ada. Upaya Bulog dalam pengadaan juga demi menjaga ketersediaan dan stabilitas harga untuk masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan.

Menko Pangan juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan di daerah. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat pilar ketahanan pangan, termasuk melalui koperasi desa. Disisi lain, Pemkab Lampung Selatan telah mengambil langkah konkret dengan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 17 titik kecamatan pada Sabtu (30/8/2025).

Program yang bekerja sama dengan Bulog ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. “Kegiatan GPM ini terbukti meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok. Kami optimis, dengan berbagai upaya yang dilakukan, Lampung Selatan bisa berkontribusi menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung swasembada pangan nasional,” kata Asisten Ekobang Setdakab Lampung Selatan, Dulkahar, usai mengikuti rakor.

Dengan strategi tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap inflasi tetap terkendali, ketahanan pangan terjaga, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. (ptm-Kmf/*/red)

Sekda Lamsel Supriyanto: ASN diharapkan bisa Hadir ditengah Masyarakat sebagai peneduh bukan pemicu perpecahan

0

KALIANDA, (Ltc):

Aparatur Sipil Negara (ASN) Lampung Selatan diminta hadir di tengah masyarakat sebagai peneduh, bukan pemicu perpecahan.

Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, saat memimpin Apel Mingguan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, di Lapangan Korpri, kompleks perkantoran Pemkab setempat, pada Senin (1/9/2025).

Apel rutin yang digelar tepat di awal September ini diikuti oleh jajaran pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat administrator dan fungsional, serta seluruh ASN, baik PNS, PPPK, maupun Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS).

Dalam arahannya, Sekda Supriyanto menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah kondisi bangsa yang dinamis. “Mari kita hindari polarisasi serta tetap teguh berdiri dalam bingkai NKRI, Pancasila, dan UUD 1945. Kondusivitas sosial dan keamanan harus selalu menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan, ASN sebagai keluarga besar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memiliki tanggung jawab moral untuk memberi teladan. “Kita hadir sebagai jembatan, bukan sekat. Sebagai peneduh, bukan pemicu. Maka, mari kita menahan diri, tidak memprovokasi, serta mendorong suasana damai di masyarakat,” tambahnya.

Lebih jauh, Supriyanto juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan optimisme dan harapan di tengah tantangan zaman. Menurutnya, masyarakat tidak menuntut ASN sempurna, melainkan cepat, tanggap, dan tidak mempersulit pelayanan. “Semua itu hanya bisa dicapai dengan etos kerja tinggi, leadership yang kuat, serta budaya kerja yang bersih dan kolaboratif. Saya percaya, ASN Lampung Selatan mampu menjadi garda depan dalam memajukan daerah,” kata dia.

Menutup arahannya, Supriyanto mengajak ASN menjaga disiplin, integritas, dan kebersamaan. “Jika kita mampu menahan diri dan terus bekerja dengan semangat, insya Allah situasi apapun yang dihadapi bangsa ini dapat kita lalui dengan baik,” katanya. (az/*/red)

Bupati Radityo Egi Pratama: Penyampaian Aspirasi Tidak boleh mengganggu Pembangunan & Pelayanan Publik yang Sedang berlangsung

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi masyarakat tidak boleh mengganggu pembangunan dan pelayanan publik yang sedang berjalan.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda membahas situasi kamtibmas terkini di Aula GWL Mapolres Lampung Selatan, pada Senin (1/9/2025).

“Sejak awal saya tegaskan, jabatan ini amanah untuk melayani rakyat, bukan untuk dilayani. Lampung Selatan sedang kita bangun bersama, jangan sampai karena aksi satu hari, kerja keras kita kembali ke titik awal,” ujar Bupati Egi.

Ia menambahkan, iklim daerah yang kondusif sangat penting untuk menarik investasi dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. “Terkait aspirasi, saya terbuka. Kalau saya berhalangan, ada wakil saya yang akan menerima. Mari kita bangun Lampung Selatan maju dengan cara damai, tertib, dan penuh tanggung jawab,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menekankan bahwa aksi unjuk rasa adalah hak warga negara, namun harus dilakukan secara tertib tanpa anarkis. Ia mengingatkan adanya potensi pihak luar yang menunggangi aksi sehingga berisiko merugikan masyarakat.

“Silakan unjuk rasa, tapi jangan anarkis. Kita khawatir ada penumpang gelap. Presiden sudah membatalkan kenaikan tunjangan DPR. Jadi aspirasi sudah ditindaklanjuti,” jelas Kapolres.

Rakor ini dihadiri Forkopimda Lampung Selatan, aparat keamanan, mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya. Seluruh pihak sepakat menjaga keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utama, sembari tetap menghargai hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. (ptm-Kmf/*/red)

Demo Mahasiswa Lamsel bersama Masyarakat berlangsung Damai

0

KALIANDA, (Ltc):

Mahasiswa yang tergabung dari berbagai Organisasi Kemahasiswaan di Lamsel melakukan Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Tugu Adipura Kalianda, pada Senin (1/9/2025) sore. Aksi UNRAS ini langsung direspon oleh jajaran pimpinan daerah.

Ketua DPRD Lampung Selatan bersama Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, dan Dandim 0421/LS turun langsung menemui massa aksi.

‎Langkah tersebut diambil untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.

Di hadapan pejabat daerah, pendemo menyuarakan tuntutan mereka dengan pengawalan aparat keamanan.

Atas aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan UNRAS, ‎Ketua DPRD Lampung Selatan menegaskan bahwa lembaga legislatif akan menampung dan menindaklanjuti setiap aspirasi. “Apa yang disampaikan hari ini akan kami bawa ke forum resmi. Aspirasi masyarakat adalah bagian penting dalam menjalankan fungsi kami di parlemen,” tegasnya. ‎

Sedangkan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di depan kerumunan pendemo, menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu terbuka terhadap kritik maupun masukan. “Kami hadir di sini bukan hanya mendengar, tetapi juga mencari jalan terbaik untuk kepentingan masyarakat luas,” ucapnya.

‎Sementara Kapolres dan Dandim 0421/LS mengimbau agar unjuk rasa tetap berlangsung aman dan tertib. Mereka menekankan bahwa penyampaian pendapat harus tetap sesuai aturan agar situasi kondusif tetap terjaga.

‎Aksi berjalan damai. Setelah berdialog masa aksi pun menggelar Do,a bersama untuk almarhum Affan korban tragedi yang terjadi pada Kamis 28 Agustus 2025 di Jakarta dan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan yang lebih baik. Setelah itu masa membubarkan diri dengan tertib. (*)

Temui Unjuk rasa Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda duduk di aspal

0

KALIANDA, (Ltc):

Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Selatan Bersatu melakukan aksi damai dengan penuh ketertiban, di Tugu Adipura, Kalianda, pada Senin (1/9/2025) siang menjelang sore.

Di tengah kerumunan, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memilih langkah sederhana namun sarat makna: duduk bersila di atas aspal, berbaur dengan massa aksi tanpa jarak.

Tanpa pengawalan ketat, Bupati Egi hadir bersama Wakil Bupati, Kapolres, Dandim 0421/LS, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, dan sejumlah anggota dewan.

Kehadirannya bukan untuk berpidato panjang, melainkan mendengar langsung suara rakyat yang disampaikannya dengan lantang namun damai. “Saya senang sekali kalian semua hari ini bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib, damai, dan dewasa. Ini adalah ciri-ciri masyarakat yang maju,” ujar Bupati Egi, disambut tepuk tangan peserta aksi.

Aksi itu tak sekadar menjadi ruang penyampaian tuntutan, melainkan juga momen yang menumbuhkan simpati. Bupati Egi menegaskan, semua masukan—baik isu nasional maupun daerah—telah didengar dan akan ditindaklanjuti.

Ia juga mengungkap kabar gembira, salah satu tuntutan terkait beasiswa sudah diusulkan dalam Anggaran 2026 dan mendapat lampu hijau dari DPRD. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Jadilah masyarakat yang maju, cerdas, dan dewasa. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan,” lanjutnya.

Suasana semakin hangat saat Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, turut angkat bicara. Ia menegaskan, lembaga legislatif akan menampung dan membawa aspirasi itu ke forum resmi. “Aspirasi masyarakat adalah bagian penting dalam menjalankan fungsi kami di parlemen. Saya mengapresiasi semangat mahasiswa yang menyampaikan pendapat dengan tertib dan kondusif,” kata Erma.

Dibalik teriknya aspal siang itu, terlihat sebuah harapan baru: bahwa ruang demokrasi di Lampung Selatan bisa hadir dengan wajah humanis, dimana pemimpin dan rakyat duduk sejajar, berbagi suara, tanpa sekat. (az/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Mengapresiasi Dukungan Muhammadiyah Untuk membangun Lamsel Lebih maju

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menerima audiensi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Selatan di ruang kerjanya, pada Kamis (28/8/2025).

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

Ketua PDM Lampung Selatan, Nasrul Sani, menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya bertujuan tidak hanya menjaga hubungan baik, tetapi juga menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam mendukung program-program Pemkab Lampung Selatan, khususnya di bidang olahraga dan kesenian. “Kami hadir hari ini sebagai bentuk kesiapan untuk mendukung program-program dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati, terutama dalam bidang olahraga dan kesenian,” ujar Nasrul.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Syaiful memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih. Ia menegaskan bahwa dukungan Muhammadiyah sangat berarti dalam upaya membangun Kabupaten Lampung Selatan yang lebih baik. “Kami juga mohon doa agar dalam menjalankan tugas dan program ke depan, Bapak Bupati senantiasa diberikan kesehatan dan amanah dalam memimpin,” tutur Syaiful.

Lebih lanjut, Wabup Syaiful menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat. Menurutnya, kerja sama dengan Muhammadiyah akan memperkuat langkah pembangunan di berbagai sektor. “Saya mewakili Bupati dan jajaran Pemerintah Daerah siap untuk berkolaborasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama membangun Kabupaten Lampung Selatan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Audiensi ini diakhiri dengan semangat kebersamaan, mencerminkan harapan agar sinergi Pemkab Lampung Selatan dan Muhammadiyah dapat terus terjalin erat dalam mendukung program pembangunan daerah. (lmhr-Kmf/*/red)

Bupati Lampung Selatan Egi Menerima Penghargaan Bergengsi Dari iNews TV Dalam Ajang Pemimpin Daerah Awards 2025

0

JAKARTA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini, ia menerima penghargaan bergengsi dari iNews TV dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2025.

Penghargaan diberikan atas dedikasinya sebagai pemimpin muda yang terbuka terhadap kritik serta menolak adanya batasan sosial dalam pelayanan publik.

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Pratikno, M. Soc. Sc., pada Kamis malam (28/8/2025) di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, MNC Center, Jakarta Pusat.

Momentum ini menjadi catatan penting bagi Lampung Selatan, karena penghargaan tidak diberikan sembarangan dan melalui penilaian ketat sejumlah indikator.

Usai menerima penghargaan, Bupati Egi menyampaikan rasa syukur serta mendedikasikan capaian itu untuk masyarakat yang ia pimpin. “Alhamdulillah, penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Lampung Selatan. Terima kasih juga kepada seluruh tim yang selalu bekerja keras memberikan pelayanan terbaik dari hati,” ujar Egi.

Bupati Egi juga menyampaikan apresiasinya kepada iNews Media Group yang dinilainya mampu memberikan ruang apresiasi bagi kepala daerah di seluruh Indonesia. “Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik lagi,” tambahnya. Dalam sesi wawancara, Bupati Egi memaparkan sejumlah program prioritas, termasuk pengembangan Agro Eduwisata yang ditargetkan menjadi destinasi pariwisata unggulan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional, program Presiden Prabowo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Selatan, Anasrullah, mengungkapkan bahwa tidak semua kepala daerah masuk dalam nominasi penghargaan ini.

Salah satu alasan Egi terpilih adalah konsistensinya dalam meniadakan diskriminasi pelayanan publik, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun politik. “Pak Bupati dikenal sebagai pemimpin muda yang tidak alergi kritik dan anti batasan sosial. Bahkan beliau sering merespons kritik dengan cara positif. Salah satu contohnya, saat menerima kritik soal jalan rusak, beliau justru mengajak warga mancing bersama sembari berdialog santai,” jelas Anasrullah.

Penghargaan dari iNews TV ini menambah deretan apresiasi yang diterima Radityo Egi Pratama sejak dilantik sebagai Bupati Lampung Selatan.

Figur muda ini dinilai membawa warna baru kepemimpinan daerah dengan gaya yang egaliter dan terbuka, sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat akan hadirnya pelayanan publik yang benar-benar tanpa batas. (KMF/*/red)

Bupati Egi Lantik Pejabat Eselon III, Radityo Egi Pratama: Hal ini tidak ada kaitannya Dengan timses, Murni lantaran penilaian secara profesional

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak delapan Pejabat Administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan resmi dilantik oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di Aula Rajabasa, Kantor Bupati pada Rabu (27/8/2025).

Pelantikan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 800.1.3.3/892/V.05/2025 tentang Pemberhentian, Pemindahan, dan Pergantian ASN di lingkup Pemkab Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa pelantikan tidak ada kaitannya dengan kepentingan tim sukses (timses), melainkan murni berdasarkan penilaian profesional dan kinerja aparatur. “Jabatan yang diberikan bukan hadiah, bukan karena timses Egi–Syaiful, tetapi melalui penilaian yang berbasis pada pelayanan kepada masyarakat,” tegas Egi.

Ia berpesan agar pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan bekerja dengan hati demi kepentingan masyarakat Lampung Selatan.

Lebih lanjut, Egi menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang profesional, adaptif, serta mampu merespons perkembangan zaman.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk fokus pada program strategis, diantaranya pengembangan agro eduwisata dan digitalisasi layanan publik. “Kerja sama yang solid akan membawa hasil positif dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya.Adapun delapan pejabat yang dilantik yaitu:

Ricky Randa Belpama, S.I.Kom., M.M. – Camat Kecamatan Merbau Mataram

Rizwan Effendi, S.K.M., M.M. – Camat Kecamatan Jatiagung

Andi Sopiyan, S.H., M.H. – Camat Kecamatan Katibung

Fran Sinatra Adung, S.P., M.M. – Camat Kecamatan Sidomulyo

Ns. Rosalina, M.Kep – Camat Kecamatan Palas

Gunawan, S.T., M.T. – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda

Ta’at Tafsiri, S.E. – Kabid Pengembangan Pegawai BKD

Abdul Rahman, S.Kom., M.M. – Kabid Energi Disdagperin

Dengan pelantikan ini, Bupati Egi berharap para pejabat dapat segera beradaptasi dengan jabatan barunya dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Lampung Selatan. (ptm/*/red)