Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 28

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan lakukan pelatihan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan kerja

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) membuka peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan kerja yang bertempat di Aula Rimau Bappeda, pada Kamis (18/9/2025).

Diluncurkannya program pelatihan tersebut mencakup di tiga bidang sekaligus, yakni barista, waiter/waitress, dan komputer.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Yanny Munarwaty. Turut hadir sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Kepala UPTD BLK Kalianda, Direktur LPK Institut Harapan Bangsa, Ketua DPC HILLSI Lampung Selatan, dan Ketua LKS Penyandang Disabilitas, Triyanto.

Kepala Disnakertrans Lampung Selatan, Badruzzaman, menegaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan digital dan pelayanan semakin meningkat seiring tumbuhnya sektor pariwisata daerah. “Perkembangan pariwisata membuka peluang kerja baru. Karena itu, dibutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing,” ujarnya.

Adapun pelatihan yang digelar meliputi pelatihan komputer selama satu bulan di BLK Kalianda dengan 16 peserta. Lalu pelatihan barista selama lima hari (21–26 September) dengan 30 peserta, serta pelatihan waiter/waitress selama lima hari (29 September–3 Oktober) dengan 20 peserta di Aula Rimau. Total peserta yang terlibat mencapai 66 orang. Mewakili Bupati Lampung Selatan, Yanny Munarwaty mengapresiasi kolaborasi antara Disnakertrans, UPTD BLK Kalianda, dan LPK Institut Harapan Bangsa.

Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah nyata dalam mencetak tenaga kerja profesional. “Pelatihan ini menjembatani kesenjangan keterampilan tenaga kerja. Jika konsisten dilakukan, Kabupaten Lampung Selatan akan melahirkan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sunggarwati (59), warga Sidomulyo yang mengantar cucunya penyandang disabilitas untuk ikut serta, menyampaikan harapannya. “Saya berharap cucu saya yang baru lulus bisa segera mendapat pekerjaan melalui keterampilan yang diperoleh di sini,” ujarnya penuh harap.

Dengan adanya pelatihan ini, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat menekan angka pengangguran, mengurangi kemiskinan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Gil-Kmf/*/red)

Kejuaraan Olahraga Multi Event dan Single Event Tingkat Pelajar Tahun 2025 di Buka Oleh Wakil Bupati Lampung Selatan M Syaiful Anwar

0

KALIANDA, (Ltc):

Sorak-sorai pelajar menggema di Gedung Olahraga Way Handak (GWH), Kelurahan Wai Lubuk Kalianda pada Kamis (18/9/2025).

Ratusan siswa SD dan SMP dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan bersemangat mengikuti Kejuaraan Olahraga Multi Event dan Single Event Tingkat Pelajar Tahun 2025 yang resmi dibuka Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar.

Pembukaan kejuaraan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, jajaran kepala perangkat daerah, serta camat dari seluruh kecamatan.

Antusiasme peserta kian terasa dengan hadirnya dukungan penuh dari guru dan pendamping yang memenuhi tribun sejak pagi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syaiful menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan. “Yang menang jangan sombong, yang kalah jangan sedih. Semuanya juara,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah peserta. Syaiful juga berpesan agar kejuaraan ini dijadikan pengalaman berharga untuk menempa mental dan karakter generasi muda. “Menang itu penting, tapi menjunjung sportivitas jauh lebih berharga. Bertandinglah dengan semangat,” tambahnya.

Kejuaraan yang berlangsung 18–19 September 2025 ini mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni bulutangkis, bola voli putra-putri, tenis meja, dan karate.

Ajang ini digelar kembali setelah sempat vakum, dengan tujuan menjaring bibit atlet potensial yang kelak dapat bersaing di tingkat provinsi.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan, Yespi Cory, menegaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya wadah menyalurkan minat dan bakat, tetapi juga sarana membentuk karakter disiplin, dan sportivitas. “Kami ingin menyiapkan atlet potensial masa depan bagi Lampung Selatan maju,” ujarnya.

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar secara resmi membuka kejuaraan, menandai dimulainya pertandingan seru antar-pelajar di empat cabang olahraga tersebut. (ptm-Kmf/*/red)

Bupati Egi: Upacara Bulanan bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi kinerja seluruh aparatur

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memimpin langsung upacara bulanan di Lapangan Korpri, Kalianda pada Rabu (17/9/2025).

Upacara diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten, Supriyanto, para pejabat utama, kepala perangkat daerah, ASN, hingga tenaga honorer di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam amanatnya, Bupati Egi menegaskan bahwa upacara bulanan bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi kinerja seluruh aparatur.

Ia menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, serta semangat kolektif seluruh aparatur dalam membangun pemerintahan yang kuat.

“Tidak boleh ada celah untuk kelalaian, tidak ada tempat bagi sikap masa bodoh, dan tidak ada toleransi untuk kemalasan. Lampung Selatan harus menjadi contoh, bukan pengikut,” tegasnya.

Memasuki akhir triwulan ketiga 2025, Bupati Egi meminta seluruh kepala perangkat daerah meningkatkan capaian sesuai rencana kerja tahunan.

Menurutnya, hasil kinerja pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh ASN untuk menjadikan disiplin dan ketepatan waktu sebagai budaya kerja. Bekerja, kata Egi, bukan hanya kewajiban, tetapi ibadah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Kita harus paham setiap program, apa tujuan dan sasarannya. Semua harus dijalankan dengan semangat ‘Bismillah Bisa’ sebagai prinsip, bukan sekadar jargon,” ujarnya.

Bupati Egi juga menekankan perlunya inovasi dan adaptasi di tengah perubahan zaman. Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya menunggu program, tetapi menuntut manfaat nyata dan dampak langsung. “Masyarakat tidak lagi bertanya apa programnya, tetapi apa manfaat dan dampaknya. ASN harus menjawab dengan kerja nyata, data terbuka, dan komunikasi transparan,” kata Egi.

Menutup amanatnya, Bupati Egi mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja dengan hati, keberanian, serta satu visi dalam membangun Lampung Selatan. “Kita semua adalah wajah pelayanan publik. Jadilah cermin yang baik bagi masyarakat. Tidak ada tantangan yang tidak bisa kita taklukan. Selamat bekerja dan tetap semangat,” kata Egi menutup amanatnya. (az/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Paparkan Konsep city branding untuk memperkuat Identitas dan Daya Saing Daerah

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai merumuskan konsep city branding untuk memperkuat identitas dan daya saing daerah.

Sosialisasi yang digelar secara luring dan daring pada Rabu (17/9/2025) ini berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, dibuka Bupati Radityo Egi Pratama dan diikuti berbagai pemangku kepentingan.

Para camat, kepala desa, dan lurah mengikuti kegiatan secara daring. Sementara itu, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Instansi Vertikal, serta Kepala Badan/Dinas hadir langsung di lokasi acara.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa kabupaten ini memiliki kekayaan geografis dan sumber daya alam yang besar, namun belum tergarap optimal.

“Karena itu kami menghadirkan konsep city branding agar Lampung Selatan bisa tampil dengan citra positif dan meningkatkan daya tarik wisatawan,” ujarnya. Yusuf menekankan, keberhasilan city branding hanya bisa dicapai melalui peran aktif seluruh pihak. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan pentingnya membangun citra daerah yang kuat.

“Ini bukan sekadar seremonial. Kehadiran bapak ibu semua hari ini bisa menentukan masa depan Lampung Selatan. Kita hidup di era kompetisi yang menuntut kita bergerak cepat dan beradaptasi,” kata Egi.

Ia menekankan, city branding bukan hanya soal dikenal, tetapi juga soal dipercaya.

“Kabupaten kita memiliki lebih dari 90 destinasi wisata dan 16.725 pelaku UMKM. Sebagai pintu gerbang Sumatera, semua potensi ini harus membawa dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Bupati Egi juga menyoroti pentingnya memperkuat identitas daerah di tingkat nasional. “Branding bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Ini cara kita berbicara kepada dunia,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Lampung Selatan berharap tercipta kesepahaman bersama dalam menyusun city branding yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi. (ptm-Kmf/*/Red)

Bupati Lampung Selatan Egi Berkomitmen Berantas Pungli di Dunia Pendidikan

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan.

Hal ini ia sampaikannya dalam agenda silaturahmi bersama para Kepala Satuan Pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dinia (PAUD) se-Kabupaten Lampung Selatan, yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (17/9/2025).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Supriyanto, Plt Kepala Dinas Pendidikan M. Darmawan, para camat, serta jajaran pejabat terkait itu, Bupati Egi menegaskan sikap tegasnya terhadap oknum pelaku pungli. “Baik pungli yang berasal dari dalam sekolah maupun dari luar, jika ada oknum dari dinas atau sekolah yang terbukti melakukan pungli, saya akan berhentikan saat itu juga,” tegas Bupati Egi.

Lebih jauh, Egi menginstruksikan agar seluruh satuan pendidikan menyusun program yang tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga berdampak luas dan berkelanjutan. Dua indikator utama yang ia tekankan adalah impactful (memberi dampak) dan sustainable (berkelanjutan).

Menurutnya, setiap program harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mampu bertahan untuk jangka panjang. “Program pendidikan harus bisa dinikmati hingga generasi mendatang,” jelasnya. Selain itu, Egi memperkuat peran camat sebagai perpanjangan tangan kepala daerah di lapangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara camat dan dinas dalam memantau kondisi pendidikan di wilayah. “Dinas adalah mitra camat, bukan bekerja sendiri. Semua laporan sekolah kepada dinas harus diketahui camat. Saya minta camat rutin turun ke lapangan,” katanya.

Dalam arahannya, Bupati Egi juga menyinggung program unggulan Kabupaten Lampung Selatan, yakni Agro Eduwisata.

Melalui konsep tersebut, sekolah didorong untuk menghadirkan pusat edukasi kreatif yang unik, seperti taman kupu-kupu yang bukan hanya mendukung pembelajaran, tetapi juga menarik minat siswa sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. “Sekolah harus punya ciri khas yang membanggakan. Hal ini akan menumbuhkan daya tarik sekaligus membuka peluang kesejahteraan baru bagi masyarakat,” ujar Egi.

Menutup arahannya, ia berpesan agar tenaga pendidik bekerja dengan sepenuh hati dan menjunjung keadilan. “Tidak boleh ada murid yang diistimewakan. Semua harus diperlakukan sama,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi, integritas, dan keberlanjutan, Bupati Egi optimistis pembangunan pendidikan di Lampung Selatan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mencetak generasi penerus yang unggul. (lmhr-Kmf/*/red)

Apel Besar HUT Pramuka ke-64 di Gelar Dilapangan Trimurjo

0

MERBAU MATARAM, (Ltc):

Lapangan Desa Triharjo, Kecamatan Merbau Mataram, menjadi saksi semangat kebersamaan ribuan anggota Pramuka dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwartir Cabang Lampung Selatan, Selasa (16/9/2025). Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bertindak sebagai pembina upacara.

Apel tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Supriyanto beserta pejabat daerah, Ketua Kwartir Cabang Pramuka Lampung Selatan, Ketua Kwartir Ranting, kepala desa, hingga para pembina Gugus Depan se-Kecamatan Merbau Mataram. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana peringatan hari lahir Gerakan Pramuka ke-64.

Dalam amanatnya, Bupati Egi menyampaikan pesan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Ia menegaskan bahwa Hari Pramuka bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka. “Momentum ini adalah pengingat agar Gerakan Pramuka konsisten membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ucap Bupati Egi.

Adapun tema peringatan tahun ini, “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, diharapkan mampu membangkitkan semangat Pramuka agar tetap menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI sekaligus memperkuat jati diri sebagai insan Pancasila. Pesan Ketua Kwarnas juga menyoroti berbagai tantangan generasi muda, mulai dari disrupsi teknologi informasi, maraknya judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, hingga lunturnya semangat gotong royong.

Gerakan Pramuka didorong hadir sebagai solusi strategis melalui pendidikan karakter, penguatan life skill, hingga kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik.

Tak hanya itu, Pramuka juga diharapkan aktif dalam kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, hingga mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk HKTI dan Food and Agriculture Organization (FAO).

Rangkaian acara kian bermakna dengan penanaman pohon Merbau oleh Bupati Egi sebagai simbol penghijauan, penganugerahan tanda penghargaan kepada tokoh Pramuka seperti Kak H. Bono, S.H., dan Kak Amin Wahyo, S.Pd., serta penyerahan 68 penghargaan Pramuka Garuda. Berbagai hadiah lomba keterampilan, piagam Karya Bakti Pramuka Lebaran, hingga cendera mata juga turut diserahkan.

Puncak acara ditutup dengan pertunjukan seni dari para peserta, menandai peringatan Hari Pramuka ke-64 yang bukan hanya penuh makna, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Gil-Kmf/*/*/red)

Terima kasih Bupati Egi, Jembatan Way Buatan Dusun Kelapa Tiga Desa Suak Sudah Jadi

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Warga Kecamatan Sidomulyo akhirnya bisa bernapas lega. Setelah bertahun-tahun bergantung pada jembatan gantung yang sempit dan rawan, kini Jembatan Way Buatan di Dusun Kelapa Tiga, Desa Suak, Lampung Selatan, resmi rampung dibangun dan sudah dapat digunakan masyarakat.

Jembatan baru dengan panjang sekitar 15 meter dan lebar 3 meter ini dikerjakan Dinas PUPR Lampung Selatan melalui Bidang Bina Marga.

Proyek tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah lantaran jembatan lama sebelumnya terputus total dan masyarakat tak memiliki jalan alternatif. Kondisi itu sempat mengganggu aktivitas harian, distribusi ekonomi, hingga menimbulkan ancaman keselamatan warga.

Kesulitan kian terasa saat musim hujan. Lokasi jembatan berada di pertemuan tiga aliran sungai dengan arus deras yang kerap memicu banjir. Kini, dengan konstruksi yang lebih kokoh, warga dapat melintas dengan aman tanpa dihantui rasa was-was. Darmaji (31), warga Kota Dalam, mengaku lega dengan hadirnya jembatan baru. “Terbantu benar, lebih enak lewat dari bawah. Sebelumnya jembatan gantung, ngeri,” tuturnya sambil tersenyum, Senin (15/9/2025).

Senada dengan itu, Nur Hayati (30), warga Dusun Buatan, menyampaikan rasa syukurnya. “Sangat terbantu dengan adanya jembatan baru ini. Kalau banjir dulu nggak bisa lewat, jadi harus muter jauh. Sekarang lebih mudah. Untuk Pak Bupati terima kasih banyak sudah membantu kami, sehat selalu dan makin sukses,” ujarnya.

Kepala Dusun Kelapa Tiga, Desa Suak, juga mengapresiasi perhatian Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, serta Dinas PUPR yang merespons cepat kebutuhan masyarakat. “Sekarang kami bisa melintas dengan aman, akses perekonomian masyarakat pun kembali normal,” katanya.

Jembatan Way Buatan kini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan warga Sidomulyo. Lebih dari sekadar infrastruktur, jembatan ini menjadi penopang utama mobilitas dan denyut perekonomian masyarakat di wilayah rawan banjir. (ptm-Kmf/*/red)

Lapas Kalianda Panen mantang Di Kebun Area Lapas, Hal tersebut sebagai dukungan program ketahanan pangan Nasional

0

KALIANDA, (Ltc):

Kalapas Kalianda dan jajaran melakukan panen Mantang di area kebun Lapas Kalianda pada Senin (15/9/2025). Dengan adanya panen mantang tersebut, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan Nasional.

Kalapas Kalianda Beni Nurrahman mengatakan panen ubi mantang tersebut merupakan bagian dari upaya nyata Lapas dalam mewujudkan program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, terkait ketahanan pangan. “Panen ubi mantang ini adalah salah satu bentuk nyata ketahanan pangan di Lapas Kalianda. Kami berharap program pertanian seperti ini dapat terus berlanjut, bahkan berkembang lebih luas, sehingga Lapas Kalianda dapat menjadi lapas produksi yang mandiri dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Kalapas.

Menariknya, hasil panen ubi mantang kali ini juga mendapat dukungan dari pihak pendor yang siap membeli hasil produksi tersebut. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah, baik dari segi ekonomi maupun kesinambungan program pertanian di Lapas Kalianda.

Program pertanian ini tidak hanya bermanfaat dalam mendukung kemandirian pangan, tetapi juga memberikan pembinaan positif kepada warga binaan. Melalui kegiatan bercocok tanam dan panen, para warga binaan dilatih untuk mengembangkan keterampilan di bidang pertanian yang kelak dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Dengan adanya program berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak, Lapas Kalianda optimis mampu menjadi salah satu lapas produktif yang mandiri, sekaligus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan panen mantang tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat Lapas Kalianda.(*/*/Red)

Wakil Bupati Lampung Selatan M Syaiful Anwar Buka Rangkaian Kegiatan HAORNAS

0

KALIANDA, (Ltc):

Senam pagi, sorak sorai voli, hingga riuh futsal mewarnai peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 di Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (12/9/2025).

Ratusan peserta dari kalangan pejabat daerah, ASN, hingga komunitas senam Ok Gas tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).

Acara peringatan Haornas dimulai dengan senam bersama, dilanjutkan lomba bola voli putri dan futsal putra yang diikuti perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Tahun ini, Haornas ke-42 mengusung tema “Mempersatukan Indonesia melalui Olahraga” dengan tagline “Olahraga Satukan Kita”. Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory, menjelaskan bahwa Haornas bukan sekadar momentum olahraga, melainkan ajang untuk memperkuat persatuan bangsa.

“Olahraga tidak hanya berkaitan dengan kekuatan fisik, tetapi juga menjadi wadah prestasi nasional maupun internasional yang mampu mempererat persatuan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, olahraga memiliki makna lebih dari sekadar menang atau kalah. “Olahraga adalah ruang membangun karakter, disiplin, kerja sama, serta semangat kebersamaan dalam keberagaman,” tegas Wabup Syaiful.

Ia menambahkan, olahraga juga menjadi strategi penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). “Kesehatan, kebugaran, dan semangat kompetitif yang sehat adalah fondasi lahirnya aparatur dan masyarakat yang produktif, tangguh, dan inovatif,” kata Syaiful.

Dengan semangat itu, Haornas di Lampung Selatan bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, meningkatkan kebugaran, serta menumbuhkan nilai persatuan melalui olahraga. (dul/*/red)

Disnakertrans Kabupaten Lampung Selatan Tutup Tiga Program Pelatihan

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi menutup tiga program pelatihan tenaga kerja, Jumat (12/9/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rajabasa, kantor bupati ini, ditutup langsung oleh Supriyanto Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto.

Tiga program yang ditutup meliputi Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) bekerja sama dengan Bintang Indo Corpora yang diikuti 7 peserta, Pelatihan Food and Beverage Product (F&B Product) bersama Captain’s Club yang melibatkan 10 peserta, serta Pelatihan Housekeeping bekerja sama dengan Indonesia Hotel School yang diikuti 10 peserta. Masing-masing berlangsung antara satu hingga dua bulan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman, menjelaskan pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal sekaligus membuka akses lebih luas ke pasar kerja dalam maupun luar negeri. “Dengan meningkatnya keterampilan masyarakat, diharapkan dapat membantu mengurangi pengangguran, menanggulangi kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan kesejahteraan,” jelas Badruzzaman saat menyampaikan laporan kegiatan.

Sementara itu, Sekda Supriyanto dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan generasi muda untuk menghadapi persaingan global.

Ia menyebut, para pekerja migran maupun tenaga di sektor food and beverage dan hospitality merupakan representasi Lampung Selatan di kancah dunia. “Yang kita siapkan bukan hanya keterampilan teknis, tapi juga karakter, mentalitas, dan integritas,” tegas Supriyanto.

Ia juga memberi motivasi agar peserta terus belajar dan menjadikan pelatihan ini sebagai langkah awal. “Pelatihan ini bukanlah akhir, tapi awal dari perjuangan. Tunjukkan bahwa generasi muda Lampung Selatan bisa menjadi tenaga kerja profesional yang dibanggakan, dimana pun kalian berada,” pesannya.

Suasana acara berlangsung khidmat namun penuh semangat, ditutup dengan apresiasi Sekda kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya program. “Terima kasih atas kerja sama, dedikasi, dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik,” tutupnya. (lmhr-Kmf/*/red)