Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 27

Bupati Egi berjanji menindaklanjuti laporan warga Desa Hara Banjar Manis sesuai mekanisme hukum

0

KALIANDA, (Ltc):

Keresahan warga Desa Hara Banjar Manis, Kecamatan Kalianda, terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan kepala desa (Kades) akhirnya sampai ke telinga Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Dalam audiensi resmi bersama perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Hara (MPH), pada Selasa (23/9/2025), Bupati Egi berjanji menindaklanjuti laporan warga Desa Hara Banjar Manis sesuai mekanisme hukum.

Pertemuan di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, itu turut dihadiri jajaran Forkopimda, Inspektur Kabupaten dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Di hadapan Bupati, perwakilan MPH, Ridwan Kusuma, memaparkan dugaan pelanggaran yang dilakukan Kades Hara Banjar Manis Syahrudin, termasuk indikasi pemotongan hak aparat desa sejak 2022. “Kami sudah dua kali menyampaikan laporan resmi ke Kejaksaan Negeri Kalianda dan Inspektorat, lengkap dengan data pendukung. Namun belum ada tindak lanjut. Karena itu, kami datang agar Bapak Bupati dapat memberi langkah tegas,” ungkap Ridwan. Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi mengapresiasi sikap kritis warga yang dinilainya sebagai wujud masyarakat demokratis. Ia menegaskan, aspirasi warga akan diproses sesuai peraturan daerah yang mengatur kewajiban kepala desa dalam melaporkan kinerjanya.

“Apabila kepala desa tidak melaporkan kepada BPD maupun Bupati melalui camat, maka pemerintah daerah berhak mengeluarkan surat teguran. Jika teguran tidak direspons dalam waktu yang ditentukan, kami bisa mengambil langkah lebih lanjut, termasuk pemberhentian sementara,” jelas Egi.

Meski membuka opsi sanksi tegas, Bupati muda itu mengingatkan agar seluruh pihak tetap menghormati prosedur hukum dan menjaga suasana desa tetap kondusif.

“Saya minta masyarakat jangan sampai terjebak dalam euforia berlebihan. Aspirasi sudah masuk, proses hukum akan berjalan, dan pemerintah daerah akan menindak sesuai aturan,” tandasnya. (Nsy-Kmf/*/red)

Workshop Pelatihan Tari Tuping 12 Wajah di Aula SMA Negeri 2 Kalianda, Dihadiri oleh Zita Anjani utusan Presiden bidang Pariwisata

0

KALIANDA, (Ltc):

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni tradisional daerah.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Workshop Pelatihan Tari Tuping 12 Wajah di Aula SMA Negeri 2 Kalianda, Selasa (23/9/2025).

Dihadapan ratusan pelajar peserta pelatihan, Zita mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme generasi muda dalam mempelajari seni tari yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Lampung Selatan.

“Tari Tuping 12 Wajah dan Tari Kiamat merupakan aset budaya Lampung Selatan yang harus kita jaga bersama. Saya bangga sekali melihat semangat adik-adik hari ini,” ujar Zita. Kehadirannya makin meriah saat ia ikut menari Bedana bersama 200 siswi SMA Negeri 2 Kalianda. Zita juga menyaksikan langsung pertunjukan Tari Tuping 12 Wajah dan menyerahkan bantuan berupa Tuping kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan pengembangan seni tradisional.

Menurut Zita, pelatihan ini menjadi fondasi penting menuju Festival HUT Kabupaten Lampung Selatan pada 14 November 2025. Ia menargetkan festival tersebut menjadi event budaya terbaik di Indonesia dengan melibatkan sedikitnya 1.000 penari.

“Tahun ini kita mulai dengan pelatihan di sekolah-sekolah. Tahun depan kita wajibkan pelatihan lebih besar lagi agar seni tari kita bisa ditampilkan spektakuler di perayaan HUT Lampung Selatan dan dikenal luas, bahkan hingga mancanegara,” tegasnya. Zita juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk aktif mempersiapkan siswa menghadapi festival budaya tersebut.

“Waktu ke bulan November sudah tidak lama lagi. Saya minta sekolah-sekolah mulai melatih siswanya agar bisa berpartisipasi penuh. Kita akan buktikan bahwa Lampung Selatan pantas menjadi kabupaten dengan festival daerah terbaik di Indonesia,” ucapnya penuh semangat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan, Intji Indriati, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan yang berlangsung 22–24 September 2025 ini merupakan bagian dari program Agro Eduwisata yang dicanangkan Bupati Lampung Selatan.

Program tersebut menekankan pelestarian budaya sekaligus penguatan pariwisata berbasis edukasi dan kearifan lokal.

“Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan menari, tetapi juga diharapkan menularkan pengetahuan kepada teman-temannya. Dengan begitu, seni tari Tuping akan semakin luas dikenal dan tetap hidup di kalangan generasi muda,” kata Intji.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal kebangkitan kesenian tradisional Lampung Selatan. Dengan dukungan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat, Tari Tuping 12 Wajah diyakini akan terus hidup serta menjadi ikon wisata budaya yang mengangkat citra Lampung Selatan di tingkat nasional hingga internasional.

Sedangkan Kepala Sekolah SMAN 2 Kalianda Herwansyah merasa sangat sedang dan bahagia, merasa mendapatkan apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Lamsel Ibu Zita Anjani yang juga merupakan utusan Presiden bidang kepariwisataan di acara workshop pelatihan tari tuping 12 yang digelar di SMAN 2 Kalianda. “Ini suatu kehormatan bagi kami, kedepan kamipun tetap terbuka menerima suatu momen sekaligus edukasi baik untuk siswa maupun masyarakat umumnya,” katanya.

Herwansyah berharap kegiatan serupa bisa terulang lagi, dan berkesinambungan demi untuk kemajuan Adat/kearipan lokasi yang musti dipertahankan untuk generasi emas dimasa yang akan datang.(Nsy/*/red)

Bunda PAUD Lampung Selatan Zita Anjani Kukuhkan Pengurus Paud

0

KALIANDA, (Ltc):

Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, secara resmi mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan dalam acara Lokakarya Bunda PAUD Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan, pada Selasa (23/9/2025).

Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian insentif kepada tenaga pendidik PAUD. Masing-masing guru honorer TK Negeri menerima Rp400 ribu, sementara guru honorer PAUD mendapatkan Rp300 ribu.

Dalam sambutannya, Zita Anjani menekankan bahwa jabatan Bunda PAUD bukan sekadar simbol atau selempang yang dikenakan, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Paling penting adalah kita memberikan contoh terbaik bagi ibu-ibu di Kabupaten Lampung Selatan. Contoh itu lebih penting dari kata-kata atau pencitraan,” ujar Zita.

Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD Kecamatan yang baru dilantik agar menjadi teladan di wilayah masing-masing. Menurutnya, keteladanan dan keikhlasan dalam mengelola program akan membawa kemajuan bagi daerah. “Saya yakin masyarakat Lampung Selatan adalah pekerja keras dengan hati yang baik. Semua anggaran yang ada harus kembali ke masyarakat. Jika kita mengelola dengan niat yang ikhlas, kabupaten ini pasti bisa maju,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Darmawan, menegaskan pentingnya peran PAUD dalam mencetak sumber daya manusia unggul sejak dini. Dengan lebih dari 706 lembaga PAUD yang tersebar di Lampung Selatan, ia optimistis generasi cerdas dan berdaya saing dapat lahir dari daerah tersebut. “HIMPAUDI telah menjadi rumah besar yang berkontribusi menciptakan anak-anak cerdas dan kreatif. Usia 0–6 tahun adalah periode krusial pembentukan moral dan kecerdasan anak. Di sinilah peran HIMPAUDI sangat penting,” ungkapnya. Darmawan juga menekankan bahwa lokakarya ini menjadi bukti komitmen Pemkab Lampung Selatan untuk meningkatkan kapasitas para Bunda PAUD.

Ia berharap para penggerak pendidikan anak usia dini mampu mengembangkan inovasi pembelajaran serta menyiapkan generasi emas menghadapi bonus demografi.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan, Reni Apriyani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, serta Ketua HIMPAUDI Lampung Selatan, Dyah Atik Citra Rukmini. (ptm/*/red)

HIMPAUDI Lampung Selatan Peringati HUT Ke-20 di Pantai Kedu

0

KALIANDA, (Ltc):

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lampung Selatan berlangsung meriah di Pantai Kedu, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, pada Selasa (23/9/2025).

Acara ini dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Reni Apriyani Syaiful Anwar, yang hadir mewakili Bunda PAUD Lampung Selatan.

Hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan M. Darmawan, Ketua DWP Ratna Yanuana Supriyanto, Ketua HIMPAUDI Lampung Selatan Dyah Atik Citra Rukmi, serta para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Reni Apriyani menegaskan bahwa 20 tahun perjalanan HIMPAUDI bukanlah waktu singkat. Selama dua dekade, organisasi ini dinilai berhasil menjadi wadah kolaborasi dan pengembangan bagi para pendidik PAUD. “HIMPAUDI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Lampung Selatan,” ujar Reni. Ia menekankan pentingnya PAUD sebagai fondasi awal bagi tumbuh kembang anak. “Disinilah karakter mereka dibentuk, kecerdasan diasah, dan mental dipersiapkan,” tambahnya.

Reni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan PAUD atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Selamat ulang tahun ke-20 untuk HIMPAUDI. Semoga semakin solid, profesional, dan terus menjadi bagian penting dalam memajukan pendidikan anak usia dini,” ucapnya.

Melalui momentum peringatan ini, Reni berharap seluruh pihak semakin berkomitmen mencetak generasi emas yang siap membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa. (lmhr-Kmf/*/red)

Zita Anjani Bersih-bersih Pantai Minang Rua

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Semangat kebersamaan menyelimuti sore hari di Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, pada Selasa (23/9/2025).

Ratusan peserta dari pemerintah daerah (ASN, Honor Daerah) akademisi, hingga masyarakat bersatu dalam aksi bersih-bersih pantai yang dipimpin langsung oleh Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani.

Kegiatan itu diikuti Wakil Ketua TP PKK, Ketua DWP, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para kepala perangkat daerah, Camat Bakauheni, serta Kepala Desa Kelawi.

Dari unsur akademisi, hadir rektor Universitas UIM, An-Nur, Muhammadiyah, hingga ITERA. Kebersamaan lintas sektor ini menegaskan tekad bersama menjaga kelestarian destinasi wisata Lampung Selatan. Dalam apel pembukaan, Zita menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk merawat pantai. “Pantai ini harus kita jaga hari ini, besok, dan seterusnya. Dengan kerja sama semua pihak, Lampung Selatan bisa maju. Pantai dan destinasi wisata harus kita jadikan sumber pemasukan,” ujarnya.

Zita juga mengungkapkan rencana besar menyambut HUT Lampung Selatan pada 14 November mendatang yang akan dirangkai dengan Festival Lampung Selatan. Agenda itu mencakup pawai budaya berskala besar, ribuan penari dengan tarian khas daerah seperti Tari Tuping, serta atraksi budaya lainnya.

Lebih jauh, pemerintah daerah bersama UKP berkomitmen melakukan revitalisasi enam objek wisata unggulan. Pantai Minang Rua menjadi salah satu prioritas, disusul situs sejarah Makam Keratuan Darah Putih. Upaya ini diyakini dapat memperkuat daya tarik wisata sekaligus meningkatkan ekonomi daerah. Usai apel, Zita bersama rombongan turun langsung memunguti sampah di bibir pantai hingga ke area Goa Minang Rua. Meski matahari terik, ia tetap bersemangat. “Tahun depan kita sudah minta peralatan yang lebih modern untuk mendukung kebersihan pantai,” tambahnya.

Di penghujung kegiatan, Zita menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. “Saya bangga dan berterima kasih atas kerja sama semua pihak,” tutupnya. (Gil-Kmf/*/red)

Masjid Al-muttaqin Patriot Bakal Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW Dengan Mendatangkan Kyai Bewok dari Serang Banten

0

KALIANDA, (Ltc):
Pengurus Masjid Al-Muttaqin gang Patriot Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan bakal mendatangkan Ust Khairul Wafa Zamzami (kyai Bewok) pengasuh Ponpes Darul Ibtida Serang Propinsi Banten dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah yang bakal di gelar pada Senin 22 September 2025 malam.

Ketua Panitia Pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW Masjid Al-Muttaqin Patriot Yudi Mardiyanto mengatakan rangkaian kegiatan Maulid Nabi yang akan dilaksanakan di Masjid Al-Muttaqin Patriot diantaranya ;

1.Minggu 21/09/2025. Pagi PKL 8-selesai bergotong royong bersih bersih lingkungan masjid. Malamnya dilanjutkan dengan kegiatan
Doa bersama (BESEKAN) )di masjid Al-muttaqin waktu pkl 19°°30 WIB.

2.Senin 22/09/2025
Pawai Maulid yakni arak arakan TELOR waktu pkl. 13°°00 WIB s/d selesai.

3 .Senin 22/09/2025
TABLIG AKBAR waktu pkl. 19°°30 WIB s/d selesai Penceramah
Kyai Khairul Wafa Zamsami (ki bewok) Pimpinan PONPES DARUL IBTIDA SERANG BANTEN.

Berkaitan dengan hal itu pihaknya bersama pengurus masjid mengajak seluruh warga dan undangan untuk menghadiri, meramaikan serta memeriahkannya. “Semoga dengan menghadiri dan mensukseskan acara maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kita akan dilancarkan semua urusan dan tentu kita berharap safa’atnya di akhirat kelak. Aamiin,” tutup Yudi.(*/*/Red)

Hadirkan Wakil Bupati & Al Habbib Umar Al-Haddad Warga Sinar Laut Way Urang Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar, menghadiri peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 12 Rabi’ul Awwal 1447 H/2025 M sekaligus Sholawat bersama Al Habbib Umar Al-Haddad.

Acara digelar Majelis Tarbiyatul di markasnya, Jalan Sinar Laut, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Jumat malam (19/9/2025).

Dalam sambutannya, Syaiful menegaskan bahwa Maulid bukan sekadar seremonial, melainkan wujud cinta umat kepada Rasulullah SAW serta tekad untuk meneladani akhlaknya di tengah tantangan zaman.

“Cinta kepada Nabi bukan sekadar kata, tapi harus jadi cara hidup. Ini yang kita perkuat malam ini,” ujar Wabup Syaiful, seraya mengutip hadis riwayat Bukhari: “Barang siapa mencintaiku maka ia akan bersamaku di surga.”

Syaiful juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Sholawat Tarbiyatul Habib yang dinilainya konsisten membina umat melalui dakwah yang sejuk. Ia menyambut kedatangan Al Mukarom Habib Umar Al-Haddad di bumi Khagom Mufakat dengan harapan kehadirannya membawa berkah dan pencerahan bagi masyarakat Lampung Selatan. Menurut Wabup Syaiful, peringatan Maulid merupakan momentum rekonstruksi akhlak umat. Rasulullah SAW, katanya, tidak hanya menyampaikan wahyu tetapi juga menyempurnakan akhlak manusia. “Pertanyaannya, sudahkah akhlak kita sebagai umat mencerminkan ajaran beliau?” ungkapnya.

Ia menambahkan, peringatan Maulid mengandung tiga unsur penting, yakni tarbiyah (pendidikan dan sejarah), tazkiyah (penyucian jiwa), dan tatsqif (penguatan wawasan). Tiga hal tersebut, menurutnya, sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman modern. “Hari ini umat membutuhkan panduan moral, akal sehat, dan keteladanan. Rasulullah SAW adalah jawaban itu semua,” tegasnya.

Syaiful juga mengingatkan bahaya arus informasi di era digital yang seringkali lebih cepat menyebarkan fitnah ketimbang kebenaran. Ia menekankan pentingnya meneladani Rasulullah sebagai role model untuk melawan kebodohan dengan ilmu, kebencian dengan cinta, dan ketidakadilan dengan keberanian.

Menutup sambutan, ia mengajak masyarakat menjadikan Maulid bukan sekadar nostalgia, tetapi energi untuk membangun karakter, keluarga, dan masyarakat beradab. “Mari kita jaga ukhuwah, rawat toleransi, dan kuatkan pendidikan anak-anak kita. Dari Kalianda, kita kobarkan cahaya Islam rahmatan lil‘alamin,” kata Wabup Syaiful. (ptm-Kmf/*/red)

Didampingi Wabup Lamsel M Syaiful Anwar, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi ziarah ke Makam Raden intan II

0

PENENGAHAN, (Ltc):

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, mendampingi Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi, dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (19/9/2025).

Kunjungan diawali dengan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Radin Inten II di Desa Gedungharta, Kecamatan Penengahan.

Didampingi Ketua Persit KCK Daerah, Asti Kristomei Sianturi, rombongan Pangdam bersama jajaran pejabat utama, Forkopimda Lampung Selatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga keluarga besar Radin Inten II, larut dalam suasana khidmat.

Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto berserta sejumlah pejabat daerah terkait. Prosesi ziarah berlangsung penuh penghormatan, ditandai dengan doa bersama dan tabur bunga di pusara sang pahlawan.

Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya melestarikan nilai-nilai perjuangan Radin Inten II yang gigih melawan kolonial Belanda pada abad ke-19, serta memperkokoh identitas sejarah Lampung sebagai daerah yang sarat warisan perjuangan bangsa. Usai berziarah, rombongan melanjutkan kunjungan ke SMA Kebangsaan di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan.

Kehadiran Pangdam di sekolah tersebut menjadi ruang strategis dalam mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat.

Wabup M. Syaiful Anwar menekankan, kunjungan ini bukan hanya seremoni, melainkan sarana untuk menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda. Melalui keteladanan sejarah perjuangan para pahlawan, Wabup Syaiful berharap anak-anak didik di SMA Kebangsaan mampu meneladani nilai keberanian, kebersamaan, dan cinta tanah air.

Kegiatan itu mendapat perhatian luas, tidak hanya karena dihadiri pejabat tinggi, tetapi juga karena menjadi simbol nyata bagaimana sejarah dan pendidikan berjalan beriringan membentuk karakter bangsa. (Gil-Kmf/*/red)

Sat Polair Polres Lampung Selatan Salurkan Beras SPHP untuk Nelayan, Disertai Himbauan Kamtibmas

0

KALIANDA, (Ltc):

Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Lampung Selatan menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat nelayan di Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, pada Kamis (18/9/2025).

Sebanyak 50 sak beras kemasan 5 kilogram dengan harga tebus Rp11.000 per kilogram disediakan bagi nelayan, petani, dan pedagang kecil di daerah pesisir.

Bantuan ini langsung diserbu warga, mengingat kebutuhan pangan yang tinggi di wilayah tersebut.
Penyaluran beras SPHP akan terus berlanjut dengan menyasar masyarakat nelayan di beberapa titik pesisir, termasuk Kecamatan Bakauheni.

Kasat Polair Polres Lampung Selatan, AKP Fathul Arif, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Polisi Air Humanis, di mana Polair tidak hanya bertugas menjaga keamanan laut dan perairan, tetapi juga hadir memberikan pelayanan sosial bagi masyarakat pesisir. “Kami ingin memastikan bantuan pangan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini sejalan dengan tugas Polisi Air dalam memberikan perlindungan, pelayanan, sekaligus bantuan kemanusiaan di wilayah pesisir,” ujar AKP Fathul Arif.

Di sela-sela distribusi, AKP Fathul Arif juga menyampaikan himbauan kamtibmas kepada para nelayan dan warga pesisir. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah persatuan, serta terus menjaga keamanan lingkungan, khususnya di kawasan pelabuhan dan wilayah tangkapan ikan. “Kami berharap masyarakat ikut berperan menjaga keamanan, baik di perairan maupun di darat. Jika ada informasi terkait tindak kejahatan, penyelundupan, atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada kami. Dengan kebersamaan, situasi di pesisir akan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain menjaga keamanan laut, Polair juga mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat pesisir benar-benar merasakan manfaat kehadiran Polri. Dengan langkah ini, Polres Lampung Selatan berharap dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.(*/*/Red)

Kalapas Kalianda Ikut Rapat Pembahasan Persiapan Pengadaan Bama di Kanwil Ditjenpas Lampung

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, didampingi oleh Pejabat Pembuat Komitmen dan Staf Keuangan, menghadiri rapat pembahasan persiapan pengadaan bahan makanan (bama) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Lampung untuk Tahun Anggaran 2026. Rapat ini dilaksanakan di Ruang Akuntabilitas Kanwil Kementerian Hukum Lampung.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Pedoman Pengadaan Bahan Makanan Warga Binaan Pemasyarakatan Lampung kepada Pejabat Pembuat Komitmen UPT Ditjenpas Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan persamaan persepsi, meminimalisir kesalahan, dan mempercepat penyebaran informasi terkait pedoman pengadaan bahan makanan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kalapas Kalianda, Beni Nurrahman, berkomitmen untuk terus mewujudkan transparansi dalam pengelolaan bahan makanan untuk WBP dan menyediakan makanan yang layak disajikan untuk WBP. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala. (HumasPaskal/*/red)