Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 26

Polres Lampung Selatan Gelar Panen Raya Jagung, Dipimpin Langsung Kapolres Toni Kasmiri

0

KETAPANG, (Ltc):

Polres Lampung Selatan melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 di Dusun Bangundana, Desa Bangunrejo, Kecamatan Ketapang, pada Sabtu (27/9/2025) pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H.

Kapolres Lampung Selatan memimpin langsung prosesi panen bersama Pemkab Lamsel yang hadir Sekda Supriyanto, Forkopimda, pejabat daerah, dan kelompok tani. Masyarakat pun turut hadir menyaksikan dan merasakan kebersamaan dalam mendukung program swasembada pangan. “Panen jagung hari ini adalah wujud nyata sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan petani,” ujar AKBP Toni Kasmiri.

Dalam kesempatan itu, Kapolres beserta jajaran juga mengikuti siaran interaktif via Zoom yang menghubungkan seluruh lokasi panen raya di Indonesia. Acara puncak dipusatkan di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, yang dihadiri langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pimpinan kementerian dan lembaga.
Secara nasional, panen raya serentak kali ini digelar dengan luasan mencapai 1.788,26 hektare dan estimasi produksi sebesar 7.153,04 ton jagung. Angka ini menunjukkan kontribusi besar Polri dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Lampung Selatan menegaskan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan semua pihak, baik TNI, pemerintah daerah, maupun kelompok tani. “Kita ingin hasil panen tidak hanya memberi manfaat bagi petani lokal, tapi juga memperkuat Lampung Selatan sebagai lumbung pangan,” tegasnya.

Kegiatan yang juga di hadiri oleh Wakapolres Kompol Made Silpa Yudiawan, serta sejumlah pejabat Pemkab dan DPRD Lampung Selatan. Dari sektor pertanian, tampak Kepala Dinas Pertanian Mugiyono dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Eka Riantinawati, yang memberikan dukungan teknis bagi peningkatan hasil produksi jagung.

Dan akhirnya, Panen raya ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara aparat, pejabat daerah, dan masyarakat. Kegiatan berlangsung aman, kondusif, dan penuh kekeluargaan, mempertegas bahwa Polres Lampung Selatan senantiasa hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra pembangunan.(Hms Polres/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tegaskan sikap tanpa kompromi terhadap praktik pungli di lingkungan pendidikan

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan pendidikan. Ia menekankan, tidak akan memberi ampun bagi siapa pun yang terbukti melakukan pungli, terutama jika merugikan masyarakat.

Pesan itu disampaikan saat Rapat Koordinasi dan Silaturahmi dengan Kepala Satuan Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Lampung Selatan di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (26/9/2025).

“Saya larang keras adanya pungli, saya tidak izinkan. Nggak ada ampun. Apalagi ngambilnya dari masyarakat. Kalau ketahuan, saya akan berhentikan kepala sekolah dengan tidak terhormat,” tegas Bupati Egi.

Kegiatan tersebut dihadiri para camat, koordinator pengawas, kepala bidang, serta ratusan kepala sekolah dasar. Secara keseluruhan, terdapat 506 kepala sekolah yang tergabung, meliputi 469 SD negeri dan 37 SD swasta, yang dibagi dalam dua sesi.

Bupati Egi menekankan, pendidikan di Lampung Selatan hanya bisa maju jika dikelola secara bersih dan profesional. Menurutnya, pendidikan yang bebas pungli akan memberi ruang lebih luas bagi siswa, guru, dan orang tua untuk berfokus pada peningkatan mutu belajar.

“Saya ingin pendidikan di Lampung Selatan maju, unggul, dan berdaya saing. Itu hanya bisa terwujud kalau kita bekerja jujur, tanpa pungli, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam arahannya, Egi meminta para kepala sekolah menerjemahkan visi dan misi daerah dalam proses pembelajaran. Menurutnya, sekolah tidak hanya mencetak lulusan dengan intelektual tinggi, tetapi juga harus membekali siswa dengan kecerdasan emosional (EQ) dan spiritual (SQ).

Bupati Egi juga memaparkan data pendidikan Lampung Selatan, di mana 34 persen penduduk hanya berpendidikan SD, 25 persen SMP, dan 21 persen SMA. Kondisi ini dinilai belum sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang menuntut minimal lulusan SMA.

Ketimpangan tersebut, kata Egi, menjadi salah satu faktor penyumbang pengangguran yang perlu ditangani serius.

Untuk itu, ia meminta kepala sekolah segera menentukan skala prioritas program dengan metode diagram Eisenhower (do, decide, delegate, delete). Hasil perencanaan tersebut harus dilaporkan ke Dinas Pendidikan sebagai dasar penyusunan program tahun depan.

Selain itu, penyusunan program akan diintegrasikan dengan aspirasi dari masyarakat di tingkat kecamatan melalui camat, agar lebih tepat sasaran. “Program yang disusun harus impactful dan sustainable,” tegasnya.

Rakor ini menitikberatkan pada dua hal utama, yakni penguatan mutu pendidikan yang selaras dengan nilai moral dan budaya, serta pemberantasan praktik pungli. Bupati mengakhiri arahannya dengan pesan agar seluruh elemen pendidikan bekerja sama membangun Lampung Selatan yang maju dan berdaya saing. (ptm-Kmf/*/red)

*Polisi Tangkap Pelaku Pemerasan di Jalinsum Natar Usai Pengintaian Panjang*

0

NATAR, (Ltc):

Upaya panjang polisi membuahkan hasil. Tim Tekab 308 Polsek Natar berhasil meringkus seorang pelaku pencurian dengan kekerasan atau pemerasan yang kerap beraksi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya depan Pabrik Aspal Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, pada Jumat (26/9/2025) siang.

Pelaku yang ditangkap berinisial Rojali alias Jali (32), warga Desa Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran saat sedang melakukan aksinya, sementara seorang rekannya masih dalam pengejaran polisi (DPO).
Korban dalam peristiwa itu adalah Mukmin warga Lampung Tengah. Ia sempat ditodong dengan senjata tajam dan dipukul sebelum pelaku berusaha merampas barang-barangnya.

Kapolsek Natar, AKP Budi Howo mewakili Kapolres AKBP Toni Kasmiri menjelaskan, keberhasilan penangkapan pelaku merupakan hasil pengintaian berhari-hari. Timnya melakukan hunting crime di jalur lintas karena laporan masyarakat menunjukkan kawasan itu rawan aksi perampasan disampaikan saat konferensi pers Sabtu (27/9/2025).

“Kami sudah melakukan pengintaian, mengikuti pola pergerakan pelaku, dan menunggu saat yang tepat. Begitu ada momentum, tim langsung bergerak dan berhasil meringkus salah satu pelaku,” ujarnya.
Dalam penangkapan tersebut, satu pelaku berhasil kabur, sementara Rojali ditangkap di tempat. Dari tangannya, polisi menyita sepeda motor Vega R warna hijau hitam tanpa pelat, sebilah badik, serta ponsel milik korban.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di jalur lintas dengan modus menodong, memukul, dan merampas barang korban. Ia mengaku terdesak kebutuhan ekonomi dan membeli narkoba.

AKP Budi Howo, menegaskan bahwa kasus ini memang sempat meresahkan masyarakat. “Kami menerima laporan baik langsung maupun melalui media sosial. Ini membuktikan bahwa kolaborasi polisi dan masyarakat sangat penting. Informasi dari warga menjadi bahan bagi kami dalam proses penyelidikan,” kata Budi.

Ia menambahkan, proses pengungkapan membutuhkan waktu dan kesabaran. “Polisi tidak bisa asal tangkap tanpa bukti. Kami harus memastikan dulu siapa pelakunya, bagaimana modusnya, baru kemudian bergerak. Jadi, penangkapan ini adalah buah dari kerja penyelidikan yang serius,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan serta pasal 368 KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada ketika melintas di jalur rawan. “Hindari bepergian sendirian di jam sepi, gunakan kunci ganda saat parkir, jangan membawa barang berharga secara mencolok, dan segera laporkan jika melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan,” imbau AKP Budi Howo.

Menurutnya, keamanan tidak hanya tugas polisi semata, tetapi hasil dari kerja sama semua pihak. “Kami akan terus berupaya hadir di lapangan, namun partisipasi masyarakat tetap menjadi kunci utama menciptakan rasa aman,” tegasnya.(HMS Polres/*/red)

Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Polres Lampung Selatan Santuni Anak Yatim

0

KALIANDA, (Ltc):

Polres Lampung Selatan menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Gedung Lalu Lintas Polres Lampung Selatan, Jumat (26/9/2025) pukul 11.00 WIB. Acara penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri dan dihadiri para pejabat utama, personel Satlantas, Bhayangkari, serta tokoh masyarakat.

Rangkaian acara diawali doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Korps Lalu Lintas Bhayangkara. Momen tersebut juga disertai pemberian santunan kepada anak yatim, yang menjadi simbol kepedulian Polres Lampung Selatan terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya inovasi dan sinergi dalam menghadapi tantangan lalu lintas ke depan. “Mari kita terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat sinergi dengan instansi terkait, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Sebagai simbol peringatan, Kapolres memberikan potongan tumpeng kepada personel Satlantas. Acara juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan bagi polisi berprestasi, termasuk tim polisi cilik (pocil) Polres Lampung Selatan yang berhasil meraih Juara 1 Kategori Madya pada lomba tingkat Polda Lampung.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, IPTU I Made Agus Dwi Dayana, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan lalu lintas selama ini. “Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat dan semua pihak. Harapan kami, jajaran lalu lintas bisa bekerja semakin profesional, humanis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lampung Selatan,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa peringatan HUT ke-70 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian. “Semoga seluruh personel Satlantas tetap solid, disiplin, dan mampu menjadi teladan dalam berlalu lintas. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat di jalan raya,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, serta foto bersama yang penuh keakraban, menandai semangat baru jajaran lalu lintas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung Selatan.(HMS Polres/*/Red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Terima BPK Perwakilan Lampung

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung dalam agenda Exit Meeting pemeriksaan sektor pendidikan di ruang kerjanya, pada Jumat (26/9/2025).

Pertemuan ini menjadi penutup rangkaian pemeriksaan oleh Tim BPK Perwakilan Provinsi Lampung yang telah berlangsung selama 25 hari, sejak 2 hingga 26 September 2025.

Ketua Tim Pemeriksa BPK Lampung, Redy Ardiansyah, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari program nasional BPK dengan fokus pada ketahanan pangan, kesehatan, dan pendidikan.

Untuk Lampung Selatan, sektor pendidikan menjadi perhatian utama, terutama terkait peningkatan sarana dan prasarana sekolah Tahun Anggaran 2024 dan Semester I Tahun 2025.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan perlu lebih fokus menentukan skala prioritas agar pembangunan benar-benar menyentuh sekolah yang paling membutuhkan,” kata Redy. Selain itu, ia juga mengingatkan terkait adanya dana revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat yang mulai disalurkan pada 2025. Dana tersebut masuk langsung ke rekening satuan pendidikan tanpa melalui APBD, namun tetap harus diawasi dengan ketat.

“Meski bukan dari APBD, penggunaannya tetap harus dipertanggungjawabkan. Kami berharap ada pendampingan dari Inspektorat agar tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi kepada BPK atas masukan yang diberikan.

Ia menilai pemeriksaan ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang pendidikan.

“Beberapa poin dari BPK sejalan dengan kebijakan kami, terutama soal skala prioritas pembangunan sarana pendidikan. Kami juga akan memperkuat peran Inspektorat dalam mengawasi dana revitalisasi agar tepat sasaran,” ujar Bupati Egi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum perbaikan dan penguatan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan infrastruktur yang lebih terarah dan transparan. (lmhr-Kmf/*)

Putri Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka Sosialisasi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir di Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri Deputi Pengawasan Ketenaganukliran (PKN) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Hendra Subekti, Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Bela Jayanti, jajaran pejabat daerah, serta diikuti 150 peserta yang mayoritas berasal dari kalangan Gen Z dan milenial.

Dalam paparannya, Putri menekankan bahwa pengawasan ketenaganukliran bukan hanya tanggung jawab BAPETEN, melainkan memerlukan dukungan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Antusiasme warga Lampung Selatan, terutama anak muda, menjadi modal penting untuk memperkuat pengawasan bersama. Keterlibatan mereka akan memastikan pemanfaatan tenaga nuklir benar-benar aman dan bertanggungjawab,” ujarnya. Sementara itu, Deputi PKN BAPETEN, Hendra Subekti menjelaskan bahwa kegiatan bertajuk Bakti Pengawasan ini bertujuan menyebarkan informasi, meningkatkan pemahaman, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan. “Seluruh pemanfaatan tenaga nuklir, baik untuk energi, kesehatan, industri, maupun pertanian, wajib berada dalam pengawasan ketat demi keselamatan dan keamanan,” tegas Hendra.

Selain sosialisasi, forum ini juga membahas dua isu strategis, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, serta perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenaganukliran yang masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026.

BAPETEN berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran publik. “Kami ingin masyarakat menjadi mitra strategis dalam mengawal pemanfaatan nuklir agar tetap aman, selamat, dan bertanggung jawab demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Hendra menutup kegiatan. (Gil-Kmf/*/red)

Wakil Bupati M Syaiful Anwar Terima Kunker Ketua MPR-RI

0

KALIANDA, (Ltc):

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis (25/9/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Dinas Wakil Bupati itu tidak hanya sebatas Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil), tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bumi Khagom Mufakat.

Muzani menekankan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang perlu terus diperkuat agar lebih berdaya saing. Kehadirannya di Lampung Selatan diharapkan dapat menjadi momentum bagi pengembangan UMKM lokal sehingga mampu berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, serta anggota DPRD Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi Gerindra. Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua MPR RI yang menurutnya membawa semangat baru bagi pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Ia menegaskan, sektor UMKM di Lampung Selatan terbukti mampu bertahan di tengah tantangan global, meski masih menghadapi persoalan klasik seperti keterbatasan permodalan, akses digital, hingga rendahnya daya saing produk. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Karena itu Pemkab Lampung Selatan terus menghadirkan program-program unggulan untuk mendukung pertumbuhan sektor ini,” ujar Wabup Syaiful.

Salah satu program yang tengah dikembangkan adalah Agro Eduwisata, yang memadukan pertanian, pendidikan, dan pariwisata. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja baru, sekaligus memberi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. “Melalui Agro Eduwisata, kami ingin menjadikan Lampung Selatan sebagai lumbung pangan sekaligus destinasi wisata edukatif berbasis pertanian. Dengan begitu, UMKM juga akan mendapatkan dampak positif dari pengembangan produk hilirisasi pertanian,” jelas Syaiful.

Syaiful berharap kehadiran Ketua MPR RI dapat membawa dukungan kebijakan nyata bagi UMKM, baik dari sisi regulasi maupun akses pengembangan pasar. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Nsy-Kmf/*/red)

30 Karyawan dari 30 Perusahaan di Lampung Selatan Ikuti Bimtek

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Kegiatan ini berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Kamis (25/9/2025).

Sebanyak 30 peserta dari 30 perusahaan di wilayah bumi Khagom Mufakat mengikuti bimtek yang menghadirkan narasumber dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Sariyo, S.Sos.

Forum ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong terciptanya hubungan industrial yang sehat dan kondusif.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lampung Selatan, Badruzzaman, mengungkapkan bahwa hingga September 2025 pihaknya masih menangani mediasi di 20 perusahaan. Sebagian besar kasus muncul lantaran belum adanya PP dan PKB yang bisa dijadikan dasar hukum bersama. “Penyusunan PP dan PKB sangat penting untuk memberikan kepastian hukum, meminimalkan perselisihan hubungan industrial, serta menciptakan hubungan kerja yang harmonis dan produktif,” jelas Badruzzaman.

Ia menegaskan, kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan tidak hanya menghindarkan konflik, tetapi juga meningkatkan daya tarik investasi. “Kalau suasana kondusif, orang akan senang berinvestasi di Lampung Selatan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya bimtek yang memasuki tahun kedua. Ia berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan maksimal oleh peserta. “Saya harap komunikasi bisa lebih aktif lagi. Kita buat suasana nyaman, santai, tapi substansinya tetap. Hubungan yang baik adalah kunci utama keberhasilan perusahaan,” ujarnya.

Supriyanto menambahkan, bimtek ini perlu membahas secara mendalam hak dan kewajiban kedua belah pihak, sehingga dapat menjadi payung hukum yang menjamin keadilan sekaligus mencegah perselisihan. “Iklim kerja yang kondusif akan mendukung terciptanya iklim investasi yang baik di Lampung Selatan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Supriyanto mengaitkan keberhasilan hubungan industrial dengan program unggulan daerah. Ia menyebut konsep Agro Eduwisata sebagai motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Program Agro Eduwisata bukan sekadar wisata, melainkan upaya mengolah potensi daerah untuk menjadi daya tarik investasi dan kunjungan. Dengan konsep ABRI BKW, kita ingin semua tempat bisa jadi tempat wisata,” tutupnya. (ptm-Kmf/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Leading sektor PUPR Rakor persiapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi sekaligus penandatanganan kontrak secara simbolis bersama para penyedia jasa.

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi sekaligus penandatanganan kontrak secara simbolis bersama para penyedia jasa.

Acara yang berlangsung di Grand Elty Krakatoa Resort, Kalianda, pada Rabu (24/9/2025), dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Selatan, Supriyanto, perwakilan aparat kepolisian dan kejaksaan, serta para kontraktor dan konsultan pelaksana.

Sekretaris Dinas PUPR Lampung Selatan, Adolf Chepy Bahuga, menyebut rakor ini menjadi tonggak awal pelaksanaan konstruksi tahun anggaran 2025.

Ia menegaskan pentingnya penyamaan persepsi antara pemerintah daerah dan para penyedia jasa demi kepatuhan kontrak dan keselamatan konstruksi.

“Kegiatan ini bukan hanya simbolis, melainkan upaya membangun komitmen bersama agar pelaksanaan konstruksi berjalan sesuai aturan dan bebas dari permasalahan di lapangan,” jelas Adolf Chepy Bahuga.

Sekda Supriyanto dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan strategis tersebut. Ia menekankan kontrak kerja sebagai dasar hukum yang wajib dipatuhi semua pihak. “Kontrak adalah pedoman kerja kita. Kepatuhan terhadapnya menjadi kunci keberhasilan pembangunan,” tegas Supriyanto.

Ia meminta seluruh kontraktor melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab: tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Pembangunan infrastruktur, katanya, bukan sekadar menghabiskan anggaran, tetapi investasi besar untuk meningkatkan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

Supriyanto juga mengingatkan agar kontraktor mengedepankan integritas dan profesionalisme, serta menghindari praktik yang merugikan masyarakat, seperti mengurangi volume atau menurunkan kualitas material.

“Kehadiran aparat penegak hukum dalam rakor ini, menjadi pengingat bahwa seluruh pekerjaan harus dijalankan secara transparan dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” tambahnya.

Lebih jauh, Supriyanto menyinggung capaian pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar.

Hingga kini, Pemkab Lampung Selatan telah merealisasikan pembangunan dan perbaikan 105 ruas jalan, jaringan sumber daya air, serta 12 unit jembatan yang menghubungkan sentra-sentra ekonomi di berbagai wilayah. “Pembangunan ini bukan hanya membangun fisik, tetapi juga masa depan. Infrastruktur yang baik akan membuka peluang ekonomi baru dan mendorong kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan,” tandasnya.

Melalui momentum rakor dan penandatanganan kontrak konstruksi ini, Pemkab Lampung Selatan berharap seluruh pekerjaan tahun anggaran 2025 dapat berjalan lancar, berkualitas, dan tepat waktu demi terwujudnya Lampung Selatan yang maju dan sejahtera. (Nsy/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Hadir di Acara Klompencapir TVRI Sabah Balau Tanjung Bintang

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Semangat kedaulatan pangan kembali mendapat sorotan saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, hadir dalam acara Bantuan Dukungan Inspirasi Tani (Klompencapir) bersama TVRI yang digelar di Horti Park Lampung, Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Rabu (24/9/2025).

Acara yang dikemas dalam format taping (rekaman) tersebut tidak hanya menjadi ruang inspirasi bagi petani muda, tetapi juga dirangkaikan dengan Kick Off Launching penyaluran beras serentak di seluruh Provinsi Lampung.

Dalam momen itu, Polda Lampung bersama jajaran menyalurkan 413.990 kilogram beras kepada 41.399 penerima manfaat di 15 kabupaten/kota.

Secara nasional, program distribusi beras ini menargetkan penyaluran 3,93 juta ton hingga 31 Desember 2025, dengan realisasi sementara mencapai 158.823 ton atau sekitar 40 persen dari target.

Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno, menyebut bahwa program Inspirasi Tani bukan sekadar tayangan televisi, melainkan gerakan untuk menampilkan inovasi pertanian, terutama yang digerakkan generasi muda.

Menurutnya, langkah ini juga selaras dengan program swasembada pangan nasional. “Kami ingin tayangan ini menjangkau lebih luas, tidak hanya di daerah, tapi juga secara nasional agar dampaknya nyata bagi petani,” ujar Iman.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa daerahnya terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui pengembangan Agro Eduwisata dan rencana pembangunan Kawasan Tani Nusantara seluas 1.335 hektare di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro. Kawasan ini digadang sebagai proyek percontohan smart farming dengan penerapan teknologi pertanian modern.

Selain fokus pada kawasan percontohan, Pemkab Lampung Selatan juga mendorong peningkatan infrastruktur dan menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pertanian dalam penyediaan alat mesin pertanian (alsintan). Hal ini, kata Egi, menjadi prioritas untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.

“Lampung Selatan memiliki 4.569 gabungan kelompok tani yang menjadi kekuatan utama produksi pangan kita. Tantangan terbesar bukan hanya soal hasil, tetapi juga bagaimana gabah hasil panen bisa terserap dengan baik. Untuk itu, kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar kesejahteraan petani semakin terjamin,” kata Egi.

Acara yang berlangsung di tengah hijaunya hamparan Agropark Lampung ini menghadirkan suasana optimisme. Program televisi, penyaluran beras, hingga gagasan smart farming seakan merangkai pesan yang sama: pangan bukan sekadar kebutuhan, melainkan masa depan bangsa. (Gil-Kmf/*/red)