Senin, Juli 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 18

Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM) Propinsi Lampung Berikan Santunan Kepada 52 Anak Panti Asuhan Tunas Bangsa Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):
Komite Nasiona Masyarakat Madani (KNMM) Propinsi Lampung berkunjungan ke UPTD Panti Sosial Anak Asuhan (PSAA) Tunas Bangsa Kalianda di Jalan Lettu Rochani Desa Kedaton Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan pada Senin (30/03/2026) siang.

Selain berkunjung dan bersilahturahmi ke pengurus dan penghuni Panti KNMM juga memberikan santunan kepada 52 anak yatim piatu dan anak asuh yang ada di Panti Asuhan Tunas Bangsa Kalianda tersebut.

Ketua Komite Nasional Masyarakat Madani Propinsi Lampung Hi Hidayatullah M.Pd MM mengatakan hal ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak yatim, selain itu juga untuk memotivasi anak yatim agar kedepannya bisa meraih masa depan yang lebih baik dan bisa membangkitkan rasa semangat kemandirian dalam menempuh pendidikan dan tetap semangat untuk menjalani kehidupan sehari hari. “Anak yatim yang ada dipanti asuhan ini, kebanyakan sedang menempuh/menjalani sekolah, SMA, SMK, SMP, SD dan bahkan ada yang belum sekolah. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini bisa membantu mereka, memotivasi mereka bahwa mereka banyak yang memperhatikan, menyayangi mereka dengan tulus, iklas,” kata Hi Hidayatullah di dampingi oleh Ketua KNMM Lamsel dan pengurus.

Menurut Hi Hidayatullah siapapun bisa berkunjung di UPTD PAA Tunas Bangsa Kalianda, mudah mudahan dengan belaian kita bersama anak anak yang ada di Panti Asuhan Kesuma Bangsa ini akan tambah besar hatinya untuk menggapai cita cita yang di inginkan, “tentu kita semua berharap mereka bisa mengabdi kepada Agama, Bangsa dan Negara,” tutup Hi Hidayatullah.

Sementara Ketua Komite Nasional Masyarakat Madani Kabupaten Lampung Selatan Hj Emidarti, Spd, Mpd, yang juga menjabat Kepala SMAN 1 Penengahan mengatakan Program Peduli di Lampung akan diagendakan/diprogram dengan realisasi secara berkala terhadap Anak Yatim yang berada di Propinsi Lampung. Mudah mudahan hal ini tidak hanya seremonial saja,” kilahnya.

Menurutnya Komite Masyarakat Madani Lampung Selatan kedepannya akan terus berkiprah, agar bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk kebaikan dan kemaslahatan anak anak bangsa. “Intinya, Kiprah kita bagaimana bermanfaat untuk kebaikan dan kemaslahatan anak Bangsa dalam arti yang luas,” tutupnya.(Ltc/*/red)

 

Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Sekda Supriyanto: ASN Terus Bersemangat Baru, Jadilah Pelayan Publik

0

KALIANDA, (Ltc):

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali berkumpul di Lapangan Korpri, Kalianda, pada Senin (30/3/2026), mengikuti apel Mingguan yang menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan secara penuh.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dan diikuti pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga seluruh ASN baik PNS, PPPK, maupun PPPK paruh waktu.

Dalam amanatnya, Supriyanto mengingatkan bahwa momentum pasca-Ramadan dan Idulfitri seharusnya tidak berhenti pada perayaan semata, melainkan menjadi titik awal perubahan dalam etos kerja.

Menurutnya, bulan Ramadan yang telah dilalui merupakan fase pembinaan diri, melatih disiplin, kejujuran, dan pengendalian diri, yang seharusnya tercermin dalam kinerja sehari-hari setelah kembali bekerja. “Maknai kemenangan ini sebagai titik awal kebangkitan kinerja, bukan sekadar perayaan seremonial,” ujar Supriyanto menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan.

Ia juga menekankan bahwa hari pertama masuk kerja pasca cuti bersama merupakan fase konsolidasi penting bagi seluruh perangkat daerah. Karena itu, ia meminta seluruh ASN untuk segera menyesuaikan ritme kerja dan tidak kehilangan momentum.

Supriyanto secara tegas mengingatkan agar tidak ada lagi kebiasaan lama yang menghambat produktivitas. “Tidak ada ruang untuk menunda. Tidak ada ruang untuk bekerja setengah hati. Tidak ada ruang untuk kembali ke pola lama yang tidak produktif,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa target pembangunan Kabupaten Lampung Selatan yang maju, sejahtera, dan berintegritas bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

Komitmen tersebut, kata dia, hanya bisa dicapai jika seluruh ASN bekerja dengan kesungguhan, keberanian mengambil langkah, serta soliditas dalam kebersamaan. Ia pun mengajak seluruh aparatur untuk mengubah cara pandang dalam bekerja, tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi menjadi bagian dari perubahan. “Jadilah aparatur yang berpikir besar, bekerja cepat, dan bertindak tepat. Jadilah pelayan publik yang menghadirkan kepercayaan,” katanya.

Menutup arahannya, Supriyanto mengajak seluruh ASN untuk menjadikan momen ini sebagai langkah awal dengan semangat baru, sekaligus memastikan setiap pekerjaan yang dilakukan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kita kuatkan tekad, kita rapatkan barisan, dan kita pastikan setiap kerja kita memberi manfaat bagi masyarakat Lampung Selatan,” tutupnya. (Mhr/*/red)

OJK Imbau Waspada Investasi Ilegal, Bupati Egi: Jangan Terbuai Untung Instan

0

KALIANDA, (Ltc):

Ancaman penipuan investasi dan kejahatan digital kian nyata di tengah masyarakat. Merespons hal itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.

Hal ini sejalan dengan imbauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus investasi ilegal dan scam digital.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Oktofitriady, menegaskan maraknya penawaran investasi ilegal saat ini kerap dibungkus dengan janji keuntungan tinggi yang tidak masuk akal, proses instan, serta promosi agresif melalui media sosial.

Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebelum memutuskan berinvestasi. “Jangan mudah tergiur janji manis keuntungan besar dalam waktu singkat. Jika tidak memiliki legalitas yang jelas, maka risikonya sangat tinggi,” ujar Oktofitriady dalam Siaran Pers OJK, yang diterima pada Selasa (17/3/2026).

Data Indonesia Anti Scam Centre (IASC) menunjukkan skala ancaman yang tidak kecil. Dalam periode 22 November 2024 hingga 28 Februari 2026, tercatat 479.587 laporan pengaduan masyarakat terkait penipuan transaksi keuangan.

Dari jumlah tersebut, terdapat 812.496 rekening yang dilaporkan terlibat aktivitas ilegal, dan 438.609 rekening berhasil diblokir.

OJK pun mengimbau masyarakat yang menjadi korban agar segera melapor melalui kanal resmi IASC di laman https://masc.ojk.go.id/ atau melalui perbankan masing-masing, guna mempercepat penanganan dan pemblokiran rekening pelaku.

Selain itu, OJK juga meminta seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat manajemen risiko, termasuk risiko operasional, likuiditas, hingga perlindungan konsumen di tengah meningkatnya kejahatan berbasis teknologi.

Tak hanya itu, OJK Lampung turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penawaran penghapusan utang yang dilakukan oleh Golden Eagle International UNDP (Golden Eagle) maupun entitas ilegal lainnya.

Pasalnya, entitas tersebut tidak memiliki legalitas yang sah dan diduga menyampaikan informasi menyesatkan yang berpotensi merugikan masyarakat.

Satgas PASTI telah menyebarluaskan informasi penghentian kegiatan Golden Eagle karena tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Masyarakat dapat mengecek legalitas entitas keuangan atau melaporkan dugaan aktivitas ilegal melalui situs resmi sipasti.ojk.go.id, Contact Center OJK 157, WhatsApp OJK 081-157-157-157, atau melalui website resmi OJK di https://www.ojk.go.id.

Di tingkat daerah, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menilai ancaman ini bukan sekadar angka statistik, melainkan persoalan nyata yang dapat merusak stabilitas ekonomi keluarga. “Jangan pernah membiarkan diri kita terbuai oleh tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat,” tegas Bupati Egi.

Ia menekankan bahwa iming-iming keuntungan tinggi tanpa dasar yang jelas sering kali menjadi pintu masuk penipuan yang dapat menguras tabungan masyarakat.

Menurutnya, kewaspadaan harus dimulai dari hal sederhana, yakni bersikap kritis terhadap setiap informasi yang diterima, baik melalui pesan singkat, media sosial, maupun telepon dari pihak yang tidak dikenal. “Mari kita lebih teliti. Verifikasi sebelum percaya, karena penipuan digital sering kali datang dengan topeng yang sangat rapi,” ujarnya.

Egi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melakukan pengecekan legalitas lembaga keuangan melalui kanal resmi OJK sebelum mengambil keputusan finansial.

Sinergi antara imbauan OJK dan pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus menekan angka kejahatan digital.

Kewaspadaan, verifikasi, dan tidak mudah tergiur keuntungan instan menjadi kunci utama agar masyarakat terhindar dari jebakan investasi ilegal. (ptm-Kmf/*/red)

Heboh UU HKPD, Pemkab Lampung Selatan Tegaskan Tak Ada PHK Massal PPPK

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan tidak ada kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menyusul kekhawatiran yang berkembang akibat penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan, Rini Ariasih, meminta para pegawai tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.

Menurut Rini, isu tersebut mencuat seiring adanya ketentuan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dalam UU HKPD. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan itu perlu dipahami secara utuh dalam konteks pengelolaan fiskal daerah.

“Pembatasan belanja pegawai merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan fiskal daerah, bukan kebijakan yang secara langsung mengarah pada pengurangan tenaga kerja, termasuk PPPK paruh waktu,” ujar Rini dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan, setiap kebijakan terkait kelanjutan kontrak PPPK tidak dilakukan secara sepihak. Evaluasi dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kinerja pegawai, kebutuhan organisasi, serta kemampuan keuangan daerah.

Dalam praktik penganggaran, Pemkab Lampung Selatan juga memastikan skema pembiayaan gaji telah disusun sesuai regulasi.

Gaji CPNS dan PPPK penuh waktu dialokasikan dalam belanja pegawai, sedangkan PPPK paruh waktu masuk dalam belanja barang dan jasa.

Rini menambahkan, mengacu pada regulasi Kementerian Dalam Negeri, penganggaran PPPK paruh waktu tidak termasuk dalam komponen belanja pegawai.

Skema ini dinilai memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan APBD, sehingga tidak terdampak langsung oleh batas maksimal belanja pegawai.

Di sisi lain, kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di Lampung Selatan tetap mengalami penyesuaian, terutama karena adanya pegawai yang memasuki masa pensiun.

“Pengisian kebutuhan ASN tetap dilakukan melalui mekanisme pengadaan, baik CPNS maupun PPPK, termasuk PPPK paruh waktu, berdasarkan hasil analisis beban kerja guna mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipatif, Pemkab Lampung Selatan mengimbau seluruh PPPK untuk terus menjaga etos kerja, meningkatkan kinerja, serta mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan fiskal tanpa mengganggu kualitas pelayanan publik, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan teknis pengelolaan ASN. “Seluruh PPPK diimbau tetap tenang, tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan tetap menjalankan tugas secara profesional,” tegas Rini.

Pemkab memastikan setiap kebijakan akan dijalankan secara hati-hati, terukur, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Kmf/*/Red)

Pengajian Al-Hidayah di Desa Betung Kecamatan Rajabasa. Hi Hidayatullah Penasehat: Ajari Anak Pendidikan Agama, ajak Sholat.

0
Ketua dewan penasehat Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan Hi Hidayatullah MPd MM saat memberikan sambutan pada acara pengajian rutin Al-Hidayah yang berlangsung di Masjid Baiturohim Betung Dalam desa Betung Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung pada Sabtu (28/03/2026). (Poto;ist)

RAJABASA, (Ltc):
Dewan Pimpinan Cabang Pengajian Al-Hidayah Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan pengajian rutin bulanan yang berlangsung di Masjid Baiturohim Betung Dalam desa Betung Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu (28/03/2026).

Hi Hidayatullah MPd, MM selaku ketua penasehat Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan mengatakan pengajian rutin Al-Hidayah merupakan wadah penting untuk mengasah ilmu agama. Dengan niat ibadah lillahi ta’ala insyallah semua akan menjadi amal ibadah kelak di akhirat, “karena hidup tak selamanya, kita didunia ini hanya tempat berteduh.” kata Hi Hidayatullah mengaku pasca pensiun dari ASN kini aktif di keagamaan dan kegiatan sosial.

Menurutnya Agama Islam mengajarkan banyak hal, termasuk belajar mengaji, bersedekah, menuntut ilmu, peduli terhadap sesama/ termasuk peduli untuk mengajak dalam hal kebaikan. “Jangan sampai kita tidak peduli dengan anggota keluarga kita dalam hal kebajikan, contoh anak kita semestinya kita bangunkan untuk sholat, jangan kasihani anak kita untuk tidak sholat. Bila kita biarkan anak kita tidak sholat maka, di akhirat kelak akan menjadi beban kita. Demikian juga sesama muslim muslimat harus saling mengingatkan karena kita sesama muslim itu saudara kita,” terangnya.

Hi Hidayatullah berharap kedepannya pengajian Al-Hidayah terus berjalan karena hidayah itu harus dikejar dan direbut.

Sementara ketua Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan DR Endang Prasetyo mengucapkan banyak terima atas terselenggaranya pengajian Al-Hidayah Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung. Dan terima kasih juga kepada Camat Rajabasa dan aparatur desa yang telah hadir.

Menurutnya Endang berdirinya Pengajian Al-hidayah di bentuk pada tahun 1978 oleh tokoh ulama, Agama, Pemerintah dan tokoh perempuan pada saat itu.

Al-Hidayah kepengurusannya terstruktur dari pusat sampai desa hingga sampai ke dusun.

Tujuannya untuk meningkatkan ukhwah Islamiyah ada di Indonesia. Dan semua itu/pergerakan Al-Hidayah mendukung program Pemerintah termasuk bidang Kebersihan lingkungan, ekonomi dan lain sebaginya. Al-Hidayah besar hingga kini karena belajar iklas dan sabar dii dalam menjalani lingkungan sosial Masyarakat,” DR Endang P.

Ketua Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan DR Hj Endang Prasetyo saat memberikan sambutan pada acara pengajian Al-Hidayah di masjid Baiturohman Desa Betung Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu 28 Maret 2026.

Sementara dalam tauziahnya singkatnya Ust Muhamad Sofian Pimpinan Ponpes Nurul Huda Lebung Buluh Desa Merak Belantung mengajak seluruh umat Islam untuk saling memaafkan. Karena Saling memaafkan anjuran oleh Allah SWT, demikian juga do’a do’a kebajikan untuk anak anak agar di panjatkan oleh orang agar anak kedepannya akhlaq baik, masa depan anak baik sesuai harapan dan keinginan orang tua. Sebaliknya demikian juga anak anaknya mendo’akan orang tuanya, baik yang sudah meninggal atau orng tua yang masih hidup. Saling mendo’akan itu hal yang sangat istimewa di hadapan Allah SWT. “Insyaallah do’a yang baik di ijabah oleh Allah SWT,” tutup Ust Muhammad Sofyan.

Pengajian tersebut diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Sofyan dan dilanjutkan dengan penyantunan secara pribadi oleh Hi Hidayatullah Mpd MM ketua penasehat Al-Hidayah Kabupaten Lampung Selatan terhadap 12 anak yatim.(Ltc/*/red)

DPD Partai Golkar Lampung Selatan Gelar Halal Bihalal 1447 H, Jalin Silaturahmi berkesinambungan dan Pererat Soliditas Kader

0

KALIANDA, (Ltc):

Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lampung Selatan menggelar Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Aula Sekretariat DPD Golkar Lampung Selatan, pada Jumat (26/03/2026) siang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Lamsel Agus Sutanto dan seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Golkar Lampung Selatan. Turut hadir sebagai penceramah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Dr. H. Firmansyah, yang sekaligus menyampaikan tausiyah dalam acara tersebut.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an,
Selanjutnya, sambutan Ketua DPD Golkar Lampung Selatan, Agus Sutanto, S.T., yang menyampaikan bahwa Halal Bihalal tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan di antara anggota Fraksi Golkar dan seluruh pengurus serta kader. “Tujuan utama halal bihalal ini adalah memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Melalui momen ini, kita bisa saling mengenal lebih dekat satu sama lain. Makna Halal Bihalal sangat luas, dan insya Allah akan terus kita laksanakan setiap tahun,” ujar Agus.

Agus Sutanto mengibaratkan momentum Halal Bihalal sebagai titik awal yang bersih bagi seluruh kader. “Kalau diibaratkan pertandingan, hari ini kita mulai dari skor 0-0. Kita satukan langkah, satu komando, dan memperkuat soliditas Partai Golkar di semua tingkatan kepengurusan,” tegasnya.

Sedangkam memasuki sesi inti, tausiyah disampaikan oleh Dr. H. Firmansyah dalam tauziahnya menyampaikan bahwa tradisi Halal Bihalal merupakan kekhasan budaya Indonesia yang sarat nilai luhur. “Halal Bihalal adalah tradisi khas Indonesia yang mengandung makna saling memaafkan. Memaafkan itu jauh lebih sulit daripada meminta maaf. Oleh karena itu, kita harus mampu menyelesaikan hubungan antarmanusia (habluminannas), tidak hanya hubungan dengan Allah (habluminallah),” jelasnya.

Nilai-nilai Halal Bihalal yang diangkat dalam kegiatan ini antara lain pentingnya keikhlasan, kerendahan hati, serta komitmen untuk menjaga persatuan. Momen ini juga menjadi sarana refleksi diri untuk memperbaiki hubungan sosial dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah dinamika kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan antar peserta. Suasana haru dan penuh kehangatan begitu terasa, mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat di antara seluruh kader.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DPD Partai Golkar Lampung Selatan berharap dapat terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dalam setiap langkah perjuangan politik ke depan.(Asop/*/red)

986 Mahasiswa Poltekkes Tanjung Karang Turun ke 25 Desa di Lampung Selatan, Pemkab Dorong Kolaborasi Percepat Program Kesehatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak 986 mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tanjung Karang (Poltekkes Tanjung Karang) akan diterjunkan langsung ke 25 desa di Kecamatan Sidomulyo dan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai 5 April 2026. Kehadiran ratusan mahasiswa lintas jurusan ini diharapkan menjadi energi baru dalam mempercepat berbagai program kesehatan daerah.

Program bertajuk Praktik Kolaborasi Semua Jurusan tersebut tidak hanya menjadi ajang pembelajaran lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga diarahkan untuk bersinergi dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Rencana pelaksanaan kegiatan itu terungkap dalam audiensi antara Pemkab Lampung Selatan dan Poltekkes Tanjung Karang di ruang Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, pada Kamis (26/3/2026).

Dari pihak Pemkab, hadir Sekretaris Daerah Supriyanto didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Darmawan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Devi Arminanto, perwakilan BRIDA, serta Bagian Kerja Sama.

Sementara itu, dari Poltekkes Tanjung Karang hadir Wakil Direktur I Ns. Martini Fairus, M.Sc., Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Gustop Amatiria, S.Kp., M.Kes., beserta jajaran. Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Poltekkes Tanjung Karang, Gustop Amatiria menjelaskan, kegiatan ini akan melibatkan seluruh jurusan yang ada di Poltekkes Tanjung Karang dalam satu skema kolaboratif di lapangan. “Persiapan dimulai 30 Maret hingga 4 April. Kemudian pelaksanaan di desa dimulai 5 April sampai 22 April 2026, atau sekitar 17 hari penuh di lokasi,” jelas Gustop.

Ia menambahkan, untuk tahap awal, kegiatan difokuskan di dua kecamatan, yakni Sidomulyo dan Katibung, dengan total 25 desa sebagai lokus intervensi. “Untuk tahun ini kita mulai dari dua kecamatan dulu. Ke depan tidak menutup kemungkinan akan diperluas,” katanya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, menyambut positif kegiatan tersebut.

Ia menilai, kehadiran mahasiswa dapat menjadi katalis dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan kesehatan di daerah.

Menurut Darmawan, kolaborasi ini diharapkan dapat terintegrasi dengan program-program strategis Pemkab Lampung Selatan, seperti penanganan stunting, open source testing, zero dose, serta program kesehatan lainnya. “Keberadaan mahasiswa ini kita harapkan bisa membantu percepatan penanganan masalah kesehatan di Lampung Selatan,” ujar Darmawan.

Tak hanya itu, Darmawan juga menekankan pentingnya peran edukasi kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung. “Mereka juga diharapkan bisa memberikan edukasi langsung kepada masyarakat di desa, sehingga kesadaran dan derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat,” tambahnya.

Dengan skala yang cukup besar dan melibatkan lintas disiplin ilmu kesehatan, program ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat di tingkat desa. (Mhr/*/red)

Efektifitas Makan Bergizi (MBG) sebagai Fondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia Tangguh dan Berkwalitas di Provinsi Lampung

0

Oleh: H. Hidayatullah, MPd., MM.
Ketua Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM) Propinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

Pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal melalui Program Makan Bergizi (MBG) menjadi salah satu strategi krusial dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan berkwalitas. Hal ini menjadi semakin penting mengingat tantangan gizi yang masih dihadapi Provinsi Lampung, seperti data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang menunjukkan prevalensi konsumsi pangan tidak cukup (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Lampung rata-rata lebih tinggi dari rata-rata nasional, dengan Kota Metro sebagai wilayah dengan PoU terendah (8,23%) dan Kabupaten Lampung Timur sebagai yang tertinggi (11,54%).

Peran MBG dalam Meningkatkan Kualitas SDM

Program MBG, baik yang berbasis sekolah maupun skala masyarakat, dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang yang meliputi karbohidrat kompleks, protein hewani/nabati, sayuran, buah-buahan, serta lemak sehat. Asupan gizi yang tepat memiliki dampak langsung pada perkembangan fisik dan kognitif, terutama pada anak-anak dan remaja. Kajian ilmiah menunjukkan bahwa individu dengan asupan gizi yang cukup memiliki konsentrasi lebih tinggi, kemampuan belajar yang optimal, serta daya tahan tubuh yang baik – semua ini menjadi dasar untuk membentuk SDM berkualitas.

Di tingkat nasional, Sekretaris Kabinet Merah Putih Teddy Indra Wijaya juga menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Hal ini sejalan dengan pandangan KNMM Provinsi Lampung yang menganggap MBG sebagai langkah strategis untuk mewujudkan generasi emas 2045 dari tingkat daerah.

Dampak MBG terhadap Kesehatan dan Ekonomi Lokal

Selain manfaat bagi kesehatan dan pendidikan, implementasi MBG juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal. Seperti yang diterapkan dalam sosialisasi program MBG di Bandar Lampung pada September 2025, dapur MBG menggunakan bahan baku dari petani, peternak, dan UMKM lokal, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan pangan berkualitas.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dalam peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tahun 2026 juga menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan pangan lokal untuk pemenuhan gizi seimbang. Pangan lokal tidak hanya lebih terjangkau dan segar, tetapi juga membantu mengatasi masalah gizi ganda (triple burden of malnutrition) yang meliputi kekurangan nutrisi, kelebihan berat badan, dan kekurangan zat gizi mikro.

Komitmen KNMM Provinsi Lampung dalam Mendukung MBG

Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM) Propinsi Lampung berkomitmen untuk mendukung percepatan implementasi dan penyebaran program MBG di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Langkah yang akan dilakukan meliputi:

1. Penyelenggaraan penyuluhan gizi berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat.
2. Kerjasama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi terkait untuk mengoptimalkan pelaksanaan program MBG.
3. Pendukung penggunaan pangan lokal dalam menu MBG sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

“Pembangunan SDM yang tangguh dan berkwalitas tidak dapat tercapai tanpa dasar kesehatan yang kuat, yang dimulai dari pemenuhan kebutuhan gizi. Melalui kolaborasi seluruh pihak, kita yakin program MBG akan menjadi katalisator perubahan positif bagi masa depan Provinsi Lampung,” tutup H. Hidayatullah.(*)

Tanpa Sekat di Hari Raya, Egi-Zita Salami Warga Satu per Satu di Lamban Rakyat

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Lamban Rakyat, Kalianda, pada Sabtu (21/3/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Lampung Selatan memadati lokasi untuk mengikuti halalbihalal bersama pemerintah daerah dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Di balik ramainya acara, ada satu hal yang paling membekas, kedekatan tanpa jarak antara pemimpin dan masyarakat. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama sang istri, Zita Anjani, tampak membaur di tengah warga.

Keduanya menyapa, tersenyum, dan menyalami masyarakat satu per satu, menciptakan suasana akrab yang jarang ditemui dalam agenda formal pemerintahan.

Kesederhanaan justru menjadi kekuatan dalam kegiatan ini. Tanpa panggung megah maupun pembatas, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan pemimpinnya. Momentum tersebut seakan menghapus sekat antara pemerintah dan rakyat, menjadikan halalbihalal sebagai ruang pertemuan yang hangat dan penuh makna.

Sejak pagi, antusiasme warga sudah terlihat. Mereka datang bersama keluarga, bahkan rela mengantre demi bisa bersalaman dan berbincang langsung dengan Bupati Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, serta jajaran pemerintah daerah.

Aisyah, warga Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, mengaku momen ini selalu dinantikan setiap Lebaran.

“Senang sekali, ini sudah yang kedua kalinya Lebaran ke Lamban Rakyat. Bisa halalbihalal langsung dengan Pak Bupati. Semoga beliau dan jajaran selalu sehat, berkah, dan dapat membangun Lampung Selatan lebih baik lagi,” ujarnya dengan wajah semringah.

Hal serupa disampaikan Iis Miyati, warga Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, yang datang bersama anaknya. Menurutnya, kehadiran langsung pemimpin daerah di tengah masyarakat menjadi kebahagiaan tersendiri.

“Alhamdulillah, senang sekali bisa bertemu Pak Bupati, Bu Zita, dan pejabat lainnya. Harapannya, acara seperti ini terus ada setiap tahun,” ungkapnya.

Di tengah suasana penuh kehangatan itu, Bupati Egi menegaskan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui momen ini, kita perkuat silaturahmi dan kebersamaan. Insyaallah, dengan kebersamaan, kita bisa membangun Lampung Selatan lebih maju,” ujarnya singkat.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, kegiatan ini menjadi simbol kedekatan, ruang interaksi, sekaligus pengingat bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang kehadiran dan empati.

Dengan nuansa hangat dan penuh kekeluargaan, halalbihalal di Lamban Rakyat tahun ini meninggalkan kesan mendalam, di Lampung Selatan, pemimpin dan rakyat dapat berdiri sejajar, saling menyapa, dan bersama-sama menatap masa depan dengan optimisme. (Kmf/*/red)

Halalbihalal di Lamban Rakyat Jadi Berkah UMKM, Dagangan Ludes Diborong dan Dibagikan Gratis

0

KALIANDA, (Ltc):

Kegiatan halalbihalal yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Lamban Rakyat, pada Sabtu (21/6/2026), tak hanya menghadirkan suasana silaturahmi, tetapi juga membawa dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam kegiatan itu, dagangan pelaku UMKM ludes setelah diborong oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Momentum ini menjadi lebih dari sekadar perayaan Lebaran. Di balik kebersamaan yang terjalin, terbuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha kecil yang ikut berpartisipasi.

Dampaknya pun terasa seketika. Para pedagang tidak perlu menunggu lama untuk menjual dagangan mereka. Bahkan, sebelum sore hari, hampir seluruh lapak telah habis terjual.

Kiki, penjual pempek, mengaku dagangannya ludes dalam waktu singkat. Ia menyebut kondisi ini sangat berbeda dibanding hari biasa. “Biasanya bisa habis berhari-hari, tapi hari ini langsung habis. Sangat membantu kami,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Mama Omam, penjual siomay. Ia mengatakan seluruh dagangannya terjual jauh lebih cepat karena diborong dalam kegiatan tersebut. “Biasanya sampai sore, ini cepat sekali habis. Terima kasih Pak Egi,” katanya.

Sementara itu, Saleh, penjual pecel, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil. Ia mengapresiasi kesempatan yang diberikan pemerintah daerah, tidak hanya untuk berjualan tanpa biaya, tetapi juga adanya kepastian dagangan terjual.

Kegiatan halalbihalal ini menjadi bukti bahwa program pemerintah daerah dapat dirancang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya sektor UMKM. Tidak hanya mempererat silaturahmi di momen Lebaran, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi rakyat secara konkret.

Langkah yang dilakukan Bupati Lampung Selatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan UMKM. Kebersamaan yang terbangun pun tidak berhenti pada seremoni, melainkan hadir dalam bentuk aksi nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas. (Kmf/*/red)