Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 17

Pemkab Lamsel bersinergi dengan Kementerian pertanian & UBL Gelar Pelatihan Pilot Drone

0

CANDIPURO, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersinergi dengan Kementerian Pertanian dan Universitas Bandar Lampung (UBL) menggelar pelatihan pilot drone bagi petani di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (19/12/2025) ini, menjadi bagian dari penerapan teknologi pertanian cerdas (smart farming) berbasis Jaringan Private 5G.

Pelatihan tersebut difasilitasi oleh PT Corbec Communication dengan menghadirkan solusi jaringan Private 5G untuk mendukung pengelolaan pertanian modern yang lebih presisi, efisien, dan terintegrasi secara digital.

Inovasi ini juga sejalan dengan program prioritas Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang menitikberatkan pada pengembangan sektor agroduwisata berbasis teknologi dan peningkatan daya saing pertanian daerah.

Chief Technology Officer (CTO) PT Corbec Communication, Hufadil As’ari, menjelaskan bahwa infrastruktur Jaringan Private 5G yang dipasang meliputi satu unit antena pemancar (gNB) tipe Omni, Apeiroon private 5G network core system dengan kapasitas hingga 200 pelanggan, 1 unit Outdoor Customer Premises Equipment (CPE) sebagai perangkat penerima sinyal, serta 2 unit perangkat ruggedized cellphone untuk komunikasi antar petani.

“Teknologi ini memberikan konektivitas penuh bagi seluruh perangkat precision farming. Sensor-sensor di lahan dapat terkoneksi secara online, sehingga petani bisa memantau kondisi lahan bahkan hewan ternak dari rumah, meski berada pada jarak hingga empat kilometer,” jelas Hufadil usai kegiatan uji coba.

Salah satu keunggulan utama uji coba ini adalah pemanfaatan drone yang dipasangi 5G CPE. Drone tersebut mampu mengirimkan data, seperti tayangan video kamera, secara real-time melalui jaringan 5G ke perangkat seluler petani. Hal ini memungkinkan pemantauan lahan pertanian secara cepat dan akurat tanpa hambatan jaringan. Selain untuk sektor pertanian, solusi jaringan Private 5G ini juga memiliki latensi ultra-rendah dan kontrol jaringan penuh yang berpotensi dikembangkan untuk Jaringan Private Pemerintah, mendukung layanan e-Government, konektivitas antarinstansi, hingga pengawasan Smart City berbasis CCTV yang lebih stabil.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan, Mugiyono, yang ikut menyaksikan uji coba terebut berharap penerapan teknologi ini dapat menjadi titik balik kemajuan pertanian di wilayah Candipuro.

“Mudah-mudahan cita-cita kita mewujudkan smart farming di Trimomukti bisa terwujud. Dengan teknologi ini, pengawasan irigasi maupun gangguan di lahan dapat dilakukan secara real-time langsung dari rumah,” ujar Mugiyono.

Melalui penerapan teknologi Smart Farming berbasis Private 5G, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan optimistis mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus menjadikan Desa Trimomukti sebagai desa percontohan nasional, bahkan internasional, dalam integrasi teknologi digital di sektor pertanian.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Ir. Hermansyah, dan Kepala Pusat Studi Mekatronik dan Otomasi UBL, Dr. Ir. Riza Muhida, S.T., M.Eng. (Gil-Kmf/*/red)

Tim audit lapangan dari PPPA RI usulkan RBRA TK IT Mumtaza Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Tim Audit Lapangan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) mengusulkan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) TK IT Al Mumtaza Kalianda untuk memperoleh Surat Keputusan Anugerah Peringkat RBRA setelah meraih skor 556 dalam penilaian standardisasi nasional.

Penilaian tersebut dilaksanakan selama tiga hari, sejak 15 hingga 17 Desember 2025, dan hasilnya disampaikan dalam Exit Meeting Penilaian Standardisasi RBRA TK IT Al Mumtaza Kalianda yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (17/12/2025).

Lead Auditor Tim Audit Lapangan RBRA Kementerian PPPA RI, Hamid Patilima, menyampaikan bahwa RBRA TK IT Al Mumtaza Kalianda memiliki potensi besar untuk dikembangkan serta direplikasi sebagai model ruang bermain ramah anak di daerah lain.

“Dalam proses penilaian, kami menemukan tiga aspek utama, yaitu temuan positif, rekomendasi perbaikan, serta temuan ketidaksesuaian yang perlu segera ditindaklanjuti,” ujar Hamid.

Ia menegaskan, seluruh rekomendasi perbaikan wajib dipenuhi paling lambat 31 Januari 2026. Apabila tenggat waktu tersebut tidak terpenuhi, maka status “Ramah” pada RBRA TK IT Al Mumtaza Kalianda tidak dapat diberikan.

“Temuan ketidaksesuaian ini menjadi perhatian penting. Jika tidak diselesaikan sesuai batas waktu, maka Anugerah Peringkat RBRA tidak bisa ditetapkan,” jelasnya.

Salah satu temuan positif yang disoroti Tim Auditor adalah tingginya komitmen Bupati Lampung Selatan dalam mendukung pemenuhan standar RBRA, termasuk menjadikan pengembangan ruang bermain ramah anak sebagai agenda prioritas pembangunan daerah.

Selain itu, Tim Auditor berharap pemenuhan seluruh rekomendasi dapat meningkatkan nilai RBRA TK IT Al Mumtaza hingga 595, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Lampung Selatan sebagai daerah yang konsisten mewujudkan lingkungan ramah anak. Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Anton Carmana, menyampaikan apresiasi kepada Tim Auditor Kementerian PPPA RI atas penilaian yang dilakukan secara komprehensif dan objektif. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Auditor Kementerian PPPA RI. Penilaian ini menjadi langkah strategis untuk memastikan ruang bermain yang disediakan benar-benar memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan edukasi bagi tumbuh kembang anak,” kata Anton.

Anton menjelaskan, hasil penilaian juga mencatat sejumlah poin positif, antara lain ketersediaan sarana kebersihan yang memadai, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta keterlibatan aktif perangkat daerah terkait. Hal tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Lampung Selatan.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh temuan dan rekomendasi perbaikan yang disampaikan Tim Auditor. “Temuan dan rekomendasi ini menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti. Kami berkomitmen menjadikan RBRA TK IT Al Mumtaza sebagai model ruang bermain yang aman, ramah anak, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menyusun rencana aksi jangka pendek dan jangka menengah yang terukur, serta melaporkan progres pelaksanaannya secara berkala kepada Kementerian PPPA RI. (Nsy-Kmf/*/red)

DPD Partai Golkar Lamsel Gelar Musda XI di GSG Mustafa Kamal Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI Tahun 2025 di GOR Mustafa Kemal, Kalianda, pada Rabu (17/12/2025).

Musda ini menjadi momentum strategis konsolidasi organisasi sekaligus pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan periode 2025–2030.

Musda dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Razak, didampingi Ketua Harian Riza Mirhardi dan Sekretaris Aprozi Alam, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Sejumlah tokoh daerah turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, Pelaksana Tugas Ketua Golkar Lampung Selatan ,Tony Eka Candra, serta jajaran pengurus Partai Golkar.

Selain agenda pemilihan ketua, Musda XI juga mengagendakan pengesahan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya sebagai bentuk komitmen partai terhadap prinsip transparansi dan tata kelola organisasi yang baik.

Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Razak, menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan ruang pengambilan keputusan strategis guna memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Melalui Musda ini, kita menegaskan kembali posisi Partai Golkar sebagai kekuatan utama dalam pelayanan publik serta memperkuat konsolidasi struktural organisasi,” ujar Hanan.

Ia menekankan tiga agenda utama yang harus dijalankan oleh kepengurusan terpilih. Pertama, membangun struktur kelembagaan partai yang rapi, solid, dan militan.

Kedua, mendorong kader untuk aktif turun ke masyarakat guna meningkatkan elektabilitas Partai Golkar di Lampung Selatan. Ketiga, menjalankan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, seperti penguatan ekonomi UMKM, pemberdayaan pemuda dan perempuan, serta memastikan kehadiran Golkar di ruang-ruang sosial.

“Partai Golkar Lampung Selatan harus tampil sebagai role model organisasi politik yang dekat dengan rakyat, responsif terhadap persoalan sosial, dan mampu memberikan solusi nyata,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar yang hadir mewakili Bupati Radityo Egi Pratama menilai Musda sebagai bagian penting dari ekosistem demokrasi daerah, bukan semata agenda internal partai

“Musda merupakan forum kedaulatan organisasi, sarana konsolidasi, sekaligus ruang regenerasi kepemimpinan politik yang sah dan bermartabat,” kata Syaiful.

Menurutnya, Partai Golkar memiliki pengalaman panjang dan kontribusi signifikan dalam pembangunan daerah, sehingga diharapkan terus menghadirkan praktik politik yang menyejukkan, solutif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Syaiful juga berharap, siapa pun yang terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Lampung Selatan dapat menjaga soliditas organisasi, memperkuat kepercayaan publik terhadap politik, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Sebelum pelaksanaan Musda, jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Lampung bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Lampung Selatan melaksanakan Gerakan Lampung Menanam (Gelam) di area GOR Mustafa Kemal.

Penanaman pohon buah-buahan seperti alpukat, durian, jambu, kelengkeng, belimbing, dan mangga dilakukan secara simbolis dan serentak di seluruh Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se-Kabupaten Lampung Selatan. (Kmf/*/red)

Proses Seleksi Calon Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Tirta Jasa Lampung Selatan memasuki tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan.

0

KALIANDA, (Ltc):

Proses Seleksi Calon Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Jasa Lampung Selatan memasuki tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Kegiatan pembukaan UKK digelar di Aula Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan, pada Rabu (17/12/2025).

Mewakili Bupati Lampung Selatan, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Yanny Munawarty, menegaskan bahwa UKK merupakan seleksi kelayakan publik yang bertujuan menjaring figur pimpinan terbaik, bukan sekadar prosedur administratif pengisian jabatan struktural di tubuh Perumda.

“Ini bukan soal posisi, tetapi soal amanah masyarakat. Proses ini harus dijalani dengan niat yang lurus dan semangat yang sama,” tegas Yanny saat memberikan sambutan di hadapan para peserta UKK.

Menurutnya, air bersih merupakan urat nadi kehidupan sekaligus indikator kehadiran negara dalam pelayanan dasar. Ketika distribusi air tidak berjalan optimal, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan langsung dipertanyakan.

Yanny mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi Perumda Tirta Jasa ke depan tidak lagi sebatas pemenuhan regulasi, melainkan peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin tinggi. Hal tersebut menuntut kepemimpinan yang kuat, responsif, dan berorientasi pada hasil.

“Masyarakat hari ini tidak lagi menerima alasan. Yang mereka tunggu adalah hasil nyata,” ujarnya. Ia menekankan bahwa karakter, integritas, dan kapasitas kepemimpinan calon pimpinan akan menjadi faktor penentu arah organisasi, di tengah kompleksitas pengelolaan air bersih yang kian berat.

Lebih lanjut, Yanny menyampaikan bahwa Perumda Tirta Jasa membutuhkan pemimpin yang berani melakukan perubahan dan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman, mulai dari dampak perubahan iklim, potensi krisis air bersih global, hingga tuntutan digitalisasi pelayanan publik.

“Selain adaptif terhadap teknologi dan sensitif terhadap isu lingkungan, calon pimpinan juga harus memiliki keteguhan moral agar pelayanan air bersih tetap berpijak pada kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Di akhir sambutannya, Yanny menyampaikan pesan tegas kepada seluruh peserta UKK. Ia menekankan bahwa jabatan bukanlah hadiah, melainkan tanggung jawab besar yang melekat pada kepercayaan publik.

“Jika kehadiran saudara di sini hanya untuk mengejar posisi, lebih baik berhenti dari sekarang,” ujarnya.

Pelaksanaan UKK ini diharapkan dapat melahirkan pimpinan Perumda Tirta Jasa Lampung Selatan yang berintegritas, visioner, dan mampu menjawab tuntutan pelayanan air bersih yang adil, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (ptm/*/red)

Agus Sutanto ST Ketua DPD Partai Golkar 2025-2030 hasil Musda XI Golkar Lamsel

0

 

KALIANDA, (Ltc):
Agus Sutanto Sekretaris Fraksi Golkar Provinsi Lampung akhirnya secara aklamasi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Lamsel periode 2025-2030 pada acara Musda XI Partai Golkar yang digelar di GSG Mustafa Kamal Kalianda pada Rabu (17/12/2025).

Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi Partai Golkar hasil pemilu legislatif tahun 2024 lalu tersebut melenggang Tampa ada riak riak di tunjuk oleh 17 PK, Organisasi sayap dan hasta karya, sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan.

Pemilihan secara aklamasi tersebut mencerminkan soliditas dan semangat persatuan kader Partai Golkar Lampung Selatan, setelah seluruh pemilik suara sepakat memberikan dukungan penuh kepada Agus Sutanto untuk memimpin partai berlambang pohon beringin itu lima tahun ke depan.

Musda XI Partai Golkar Lampung Selatan dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Ir. H. Hanan A. Rozak, M.S, jajaran pengurus DPD Provinsi, unsur Forkopimda, Syaiful Anwar Wakil Bupati Lampung Selatan, Ketua DPRD Lampung Selatan, pimpinan partai politik, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat, OKP se-Lamsel.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Agus Sutanto secara aklamasi. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan kedewasaan politik dan kematangan kader Golkar Lampung Selatan dalam mengedepankan musyawarah mufakat. “Terpilihnya Saudara Agus Sutanto secara aklamasi menandakan soliditas organisasi yang kuat. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat desa dan kelurahan, serta menyiapkan Golkar menghadapi agenda politik tahun 2029 yang akan datang,” ujar Hanan.

Sementara itu, Agus Sutanto, S.T ketua DPD Golkar terpilih, mengatakan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader dan pengurus Partai Golkar Lampung Selatan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan serta membawa Partai Golkar Lampung Selatan semakin dekat dengan masyarakat. “Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh kader untuk bersatu, solid, dan bekerja bersama. Ke depan, Partai Golkar Lampung Selatan harus hadir dengan karya nyata, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta menjadi kekuatan politik yang solutif dan responsif,” kata Agus.

Agus juga menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi, kaderisasi berkelanjutan, serta peningkatan peran Golkar dalam pembangunan daerah. Ia berharap kepengurusan yang akan dibentuk mampu mengakomodir seluruh potensi kader, termasuk generasi muda dan perempuan.

Dengan terpilihnya Agus Sutanto sebagai Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan periode 2025–2030, Musda XI Partai Golkar Lampung Selatan diharapkan menjadi titik awal konsolidasi yang lebih solid dan progresif dalam menghadapi tantangan politik serta mendukung pembangunan Kabupaten Lampung Selatan. “Setelah Musda ini, tidak ada lagi kubu kubuan, yang ada satu bendera, satu simbol dan satu Organisasi Politik yakni Partai Golkar,” pungkasnya.

Untuk diketahui bersama sebelum dilaksanakannya Musda XI Partai Golkar Lamsel. Pengurus Partai Golkar Lamsel bersama Pengurus DPD Partai Provinsi Lampung, Forkopimda Lamsel melakukan penanaman bibit buah buahan seperti; Kelengkeng, mangga, Alpukat, dan durian di area Musda. Hal tersebut dilaksanakan sebagai kepedulian partai Golkar terhadap lingkungan. Gerakan Golkar menanam ini di gagas oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Hanan A Rozak sebagai bentuk kepedulian lingkungan, karena kondisi alam saat ini cukup memprihatinkan, banyaknya terjadi musibah bencana alam diduga karena rusaknya lingkungan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan tersebutlah Golkar berperan melakukan gerakan menanam.(Ari.H/*/red)

Musda Golkar ke XI Lampung Selatan semarak, di ikuti 4 kader Senior. TEC: Golkar Partai Terpimpin

0
Agus Sutanto Wakil Ketua bidang OKK DPD Partai Golkar Lamsel yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung, saat menyerahkan berkas pencalonan dirinya sebagai ketua DPD Partai Golkar Lamsel 2025-2030 yang berkasnya diterima langsung oleh Ketua Penjaringan Mandala Putera dan rekan, dengan didampingi oleh Plt Ketua DPD Golkar Lamsel Hi Toni Eka Candra. (Poto Lct)

KALIANDA, (Ltc):
Musyawarah Daerah (Musda) ke XI DPD Partai Golkar Lampung Selatan semakin dekat waktunya dan semakin menarik untuk disimak.

Pasalnya dari 8 calon Ketua, yang seluruhnya merupakan kader senior Partai Golkar Lamsel, pekembangan politik di DPD Golkar terkini telah mengerucut menjadi 4 calon saja yang muncul kepermukaan dan dianggap oleh panitia SC syaratnya telah memenuhi syarat untuk di ajukan sebagai calon ketua di ajang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Lampung Selatan pada Rabu (17/12/2025).

Keempat calon tersebut adalah Agus Sutanto yang tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung, yang juga Wakil Ketua bidang OKK DPD Partai Golkar Lamsel. Lalu, A. Beni Raharjo Ketua DPD Partai Golkar Lamsel periode 2020-2025, kini pengurusan DPD Golkar Provinsi Lampung dan tercatat sebagai Wakil Ketua II DPRD Lampung Selatan. Selanjutnya, Syaiful Azumar yang tercatat sebagai anggota DPRD Lamsel dan Sekretaris DPD Golkar Lamsel periode 2020-2025, dan yang ke-4 adalah Ahmad Muslim yang tercatat sebagai anggota komisi 3 DPRD Lamsel, telah 3 periode menjabat dan juga masih sebagai pengurus teras DPD Golkar Lamsel.

Ketua SC Musda XI Partai Golkar Lamsel Drs Mandala Putera didampingi DR S. Endang membenarkan bahwa 4 kader senior bakal berkopetisi secara sehat di Musda XI Partai Golkar Lamsel pada Rabu (17/12/2025) lusa. Dia berharap para kader yang bakal mengikuti Musda tersebut tetap berkomitmen bercita cita membesarkan partai Golkar kedepannya.

“Yang terakhir mendaftar pada malam ini Senin (15/12/2025) sekiranya pukul 20.10 WIB adalah bapak Agus Sutanto Wakil Ketua bidang OKK DPD Partai Golkar Lamsel, yang juga kini menjabat sebagai sekretaris Fraksi DPRD Provinsi Lampung. Dan berkasnya telah dinyatakan lengkap oleh kami sebagai panitia penjaringan (SC) Musda XI Partai Golkar Lamsel. Visi misi Agus Sutanto bila terpilih nanti, akan menguatkan struktur partai sampai akar rumput/Pimdes. Kemenangan peraihan pileg 10 kursi di DPRD Lamsel, dan menjaga soliditas partai.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Golkar Lampung Selatan Hi Tony Eka Candra mengatakakan partai Golkar merupakan partai yang terbuka dan demokratis. “artinya, semua anggota dan pengurus partai Golkar bagi yang memenuhi persyaratan dan berkasnya lengkap di perbolehkan untuk mengikutinya pencalonan. Hanya saja perlu diingat bahwa Partai Golkar itu merupakan partai demokrasi terpimpin. Artinya, manakala sudah ditetapkan dan diputuskan tingkatan setingkat di atasnya yakni (DPD Partai Golkar Provinsi), maka semua kader harus tegak lurus mengikuti, wajib taat dan patuh pada keputusan tersebut,” jelas Plt Ketua DPD Golkar Lamsel H. Tony Eka Candra, di sekretariat Partai Golkar pada Senin (15/12) pukul 21.00 WIB.

Lebih jauh Hi Tony Eka Candra menyebutkan sebelum dilaksanakan Musda XI tahun 2025, terlebih dahulu pengurus DPD Partai Golkar Lampung Selatan dan kader akan melakukan gerakan Lampung Menanam, dalam hal ini penanaman bibit pohon buah di setiap PK (Pimpinan Kecamatan) se-Lamung Selatan. Dan secara simbolis penanaman juga akan di lakukan oleh ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Hanan A. Rozak dan pengurus DPD Partai Golkar Lamsel dan aparat desa setempat. “Ini sebagai bentuk kepedulian dari Partai Golkar di bidang lingkungan dan penghijauan, semoga dengan adanya penanaman tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitanya” tambah Plt Ketua DPD Golkar Lamsel H. Tony Eka Candra di ruang kerjanya. (*)

Sekda Lamsel Resmi Melepas 6 Kepala Keluarga Calon Transmigrasi ke daerah Sulawesi & Maluku

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, secara resmi melepas enam Kepala Keluarga (KK) calon transmigran asal Kabupaten Lampung Selatan yang akan diberangkatkan ke sejumlah wilayah tujuan transmigrasi, pada Senin (15/12/2025).

Prosesi pelepasan berlangsung di ruang rapat Sekda Kabupaten Lampung Selatan. Para calon transmigran tersebut akan ditempatkan di tiga provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahun 2025 ini Pemkab Lampung Selatan memberangkatkan enam KK beserta keluarga inti sebagai peserta program transmigrasi.

“Setelah dilepas oleh Pak Sekda hari ini, besok pada 16 Desember 2025 para calon transmigran juga akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Lampung yang didampingi oleh Bupati Lampung Selatan,” ujar Badruzzaman.

Ia menjelaskan, sebelum diberangkatkan, para calon transmigran telah mendapatkan pembekalan berupa pelatihan pengelolaan lahan, peningkatan keterampilan, serta penguatan kemandirian ekonomi agar mampu beradaptasi dan berkembang di lokasi tujuan.

“Insyaallah ilmu yang diberikan sudah cukup. Hari ini juga para calon transmigran menjalani tes kesehatan di tingkat Provinsi Lampung, pembagian koper, serta penyerahan pakaian seragam,” tambahnya. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Lampung Selatan juga memberikan uang saku sebesar Rp2.500.000 per Kepala Keluarga. Bantuan tersebut disalurkan melalui transfer dan diserahkan secara simbolis oleh Sekda Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto berpesan agar para calon transmigran mampu mengelola lahan secara kreatif dan produktif, sehingga dapat menghasilkan komoditas pertanian yang bernilai ekonomi dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Saya berharap bapak dan ibu mampu mengelola lahan secara kreatif dan produktif, sehingga kesejahteraan yang diharapkan dapat tercapai,” ujar Supriyanto.

Ia juga berharap para transmigran asal Lampung Selatan dapat menjadi contoh keberhasilan bagi peserta transmigrasi lainnya di masa mendatang.

“Mudah-mudahan kehidupan ke depan menjadi lebih baik dan bapak ibu semua bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain serta generasi yang akan datang,” katanya. (lmhr-Kmf/*/red)

Melalui BKD Lamsel Pemerintah Kabupaten siap berikan hak Pensiun Bagi ASN

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam memberikan kepastian hak pensiun bagi aparatur sipil negara. Melalui Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Pemkab Lampung Selatan menggelar Sosialisasi Layanan Pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) Terpadu Tahun 2025 di Aula Sebesi, Gedung PKK Lampung Selatan, pada Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan proses kepensiunan PNS berjalan tepat waktu, tertib administrasi, serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi aparatur yang akan memasuki masa purna tugas.

Sekretaris BKD Lampung Selatan, Dharma Kurniawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan mewujudkan layanan kepensiunan yang tepat sasaran. Mulai dari ketepatan waktu, ketepatan orang, jumlah, tempat, hingga administrasi.

“Target kami, enam bulan sebelum Tanggal Mulai Terhitung Batas Usia Pensiun, Surat Keputusan Pensiun sudah terbit dan diterima oleh PNS yang bersangkutan,” ujar Dharma.

Ia menjelaskan, peserta sosialisasi merupakan PNS yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) pada periode 1 Januari hingga 1 Desember 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 15 hingga 16 Desember 2025, dengan jumlah peserta mencapai 366 orang dari berbagai golongan dan jabatan. Sementara itu, Pelaksana tugas Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, dalam sambutan yang dibacakannya mewakili Bupati Lampung Selatan, menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian seorang aparatur.

“Masa pensiun bukan masa untuk berhenti berkarya, melainkan fase transisi. Dari melayani sistem pemerintahan menuju pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat,” kata Edy.

Ia menambahkan, penyelenggaraan sosialisasi ini merupakan bentuk penghormatan pemerintah daerah kepada ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun. Pemkab Lampung Selatan, kata dia, tidak ingin hak-hak pensiun menjadi beban psikologis di akhir masa bakti.

“Bapak dan Ibu berhak mendapatkan ketenangan dan kepastian di masa purna tugas. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan hal itu,” tegasnya.

Edy Firnandi juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan sosialisasi secara optimal, tidak hanya untuk memahami administrasi kepensiunan, tetapi juga sebagai bekal dalam perencanaan keuangan dan kehidupan pasca pensiun.

“Pastikan seluruh informasi dipahami dengan baik, sehingga tidak ada lagi kegelisahan terkait hak dan kewajiban pensiun,” pesannya.

Dalam sosialisasi tersebut, BKD Lampung Selatan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Bandar Lampung, Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Kalianda, Kepala BKD Lampung Selatan, serta pejabat teknis BKD yang membidangi layanan kepensiunan.

Pemkab Lampung Selatan juga mengapresiasi sinergi PT Taspen (Persero) dan BSI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjamin hak-hak kepensiunan PNS. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan kepastian, kenyamanan, serta penghargaan yang layak bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (Nsy-Kmf/*/red)

Dinas PUPR leading sektor Bidang Bina Marga realisasikan jalan mulus kwalitas bagus pagu APBD 2025

0
Kepala KUPT PUPR Kalianda Munadi saat sedang meninjau pembangunan jalan hotmik, rapat beton di jalan pengayoman komplek perumahan hakim di lingkungan 03 Way Urang Kecamatan Lampung Selatan. (Poto ist)

KALIANDA, (Ltc):

Dinas PU Lampung Selatan leading sektor Bidang Bina Marga kembali mewujudkan jalan mulus kwalitas bagus yang terealisasi di jalan Pengayoman Komplek perumahan Kehakiman Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Anugrah Kontruksi Pratama sebagai rekanan pelaksana pekerjaan proyek oleh Dinas PUPR Lampung Selatan sumber APBD Tahun 2025, dengan Nilai Pekerjaan sebesar Rp, 992.288.070.00,- (Sembilan ratus sembilan puluh dua juta dua ratus delapan puluh delapan ribu rupiah) itu, dengan realisasi fisik rekontruksi Hotmix 475 Meter dan Rabat Beton sepanjang 108 Meter total seluruhnya 583 Meter.

Kepala KUPT PUPR Kalianda Munadi selaku pengawas pekerjaan hingga tuntas sesuai arahan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama ST, MBA, untuk mengutamakan kwalitas.
”Jalan ini sudah masuk sesuai kriteria yang disampaikan yakni sudah sepuluh tahun tidak tersentuh pembangunan, komplek rumah pejabat kehakiman dan penduduk sekitar sudah lama menanti keberadaannya tengah-tengah kota Kalianda, maka sangatlah layak mendapat pembangunan sesuai arahan Pak Bupati,” ungkap Munadi.

Sementara dari pihak rekanan selaku vendor pelaksana pekerjaan yakni Ersan Hadi atau lebih dikenal dengan nama Bung Toink. Menyatakan item pertama Rabat Beton dengan Panjang 108 M’, Lebar 3.5 M. Dengan Ketebalan 0.15 Cm sudah rampung dan pengerjaan Hotmix dengan Panjang 471 M’ ketebalan 4 CM Lebar 4,5, Meter,” ungkapnya Bung Toink.

Sedangkan Warga jalan pengayoman komplek perumahan kehakiman mengucapan rasa syukur dan terimakasih kepada Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang sudah merealisasikan perbaikkan jalan tersebut. ”Sebagai warga saya sangat senang sekali karena jalan pengayoman ini sudah kami ajukan beberapa tahun lalu, alhamdulilah tahun ini ada respons dari PUPR Lampung Selatan, sebagai Ketua RT mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Bupati Egi, karena baru ini Jalan kami dapat di bangun dengan mulus, ucap Prabowo Ketua RT Pengayoman 2 Lingkungan lll Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.(*/*/Red)

997 Peserta ikuti Ajang sport tourism Grand Elty Krakatoa Trail Run 2025, di lepas oleh Wakil Bupati Lampung Selatan Syaiful Anwar

0

KALIANDA, (Ltc):

Ajang sport tourism Grand Elty Krakatoa Trail Run 2025 mencatatkan antusiasme tinggi dengan diikuti 977 peserta, jauh melampaui target awal 500 pelari.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Grand Elty Krakatoa, Kecamatan Kalianda, Minggu (14/12/2025), ini menjadi bukti meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga berbasis wisata alam di Lampung Selatan.

Lonjakan jumlah peserta tersebut menegaskan keberhasilan sinergi antara pengelola destinasi wisata dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam mempromosikan potensi daerah melalui kegiatan olahraga lintas alam.

Ajang Grand Elty Krakatoa Trail Run 2025 dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, bersama Direktur Krakatoa Lampung Tourism Development sekaligus Direktur Grand Elty Resort, Resza Adikreshna.

Wabup Syaiful menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar perlombaan lari, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah.

“Kegiatan ini merupakan selebrasi energi, kreativitas, pariwisata, dan kebangkitan ekonomi Lampung Selatan,” ujar Syaiful dalam sambutannya.

Menurutnya, Grand Elty Krakatoa Trail Run menjadi manifestasi semangat petualangan dan keberanian generasi muda Lampung untuk menembus batas kemampuan diri.

Melalui lintasan alam yang menantang, para peserta tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga menikmati panorama pesisir dan bentang alam khas Lampung Selatan.

“Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus mengembangkan sport tourism sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkenalkan Lampung Selatan sebagai destinasi wisata unggulan yang sehat dan berkelas, baik nasional maupun internasional,” tegasnya.Sementara itu, Direktur Krakatoa Lampung Tourism Development, Resza Adikreshna, mengaku terkejut sekaligus bangga atas capaian jumlah peserta yang hampir menyentuh angka seribu orang.

“Target awal kita hanya 500 peserta. Ini Trail Run, bukan Fun Run. Medannya naik gunung turun gunung, tapi pesertanya sampai 977 orang, bahkan ada yang datang dari luar Lampung. Ini luar biasa,” kata Resza.

Ia menambahkan, tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meramaikan dan mempromosikan Lampung Selatan melalui sport tourism sebagai daya tarik baru daerah.

Resza juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemkab Lampung Selatan, termasuk rencana perbaikan dan penataan akses jalan di sekitar lokasi acara.

“Pemerintah daerah support-nya luar biasa. Bahkan Wakil Bupati menyaksikan langsung kegiatan ini, dan minggu depan akses jalan di sekitar lokasi akan mulai diperbaiki dan diperindah. Dengan dukungan ini, tahun depan kami menargetkan 1.500 peserta, Insyaallah,” ujarnya.

Keberhasilan Grand Elty Krakatoa Trail Run 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan posisi Lampung Selatan sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism di Indonesia. (Gil-Kmf/*/red)