Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 132

Nanang Pimpin Upacara Harkitnas Tahun 2022

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto memimpin Upacara Bulanan dilingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (17/5/2022).

Upacara ini dirangkai dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-114 yang akan jatuh pada tanggal 20 Mei 2022 mendatang.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Nanang mengingatkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS), terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

Menurut Nanang, kedisiplinan dan kebersamaan merupakan langkah awal yang harus diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, untuk mencapai target dan tujuan pembangunan serta pengembangan potensi yang ada. “Kita telah sama-sama melaksanakan kegiatan Upacara Bulanan dan disatukan dengan Hari Kebangkitan Nasional, yang mana telah sama-sama kita simak pesan-pesan dari Menteri RI. Kita dibutuhkan kedisiplinan dan kebersamaan, dengan keduanya capaian-capaian untuk kepentingan rakyat dapat kita laksanakan dengan baik,” katanya.

Nanang mengungkapkan, banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat digali dan dikembangkan. Namun, hal ini juga harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pengunaan teknologi yang memadai.

Oleh karenanya, Nanang beserta jajaran terus berupaya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dengan melakukan pemerataan pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan. “Potensi lampung selatan sangat luar biasa, potensi ini dibutuhkan ilmu dan teknologi, bilamana potensinya ada tapi tidak dikembangkan dengan ilmu dan teknologi, Lampung Selatan akan tertinggal dengan kabupaten lainnya,” ujarnya.

“Mari kita tingkatkan terus kebersaam dan gotong royong kita, untuk menjaga Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai. Ini merupakan modal untuk majunya lampung selatan yang kita cintai,” ujarnya lebih lanjut.

Nanang juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Pemkab Lampung Selatan, yang telah bekerja keras dalam berupaya membangun dan membantu dalam memajukan kabupaten Lampung Selatan yang sehingga membuahkan prestasi-prestasi yang membanggakan. “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran dari tingkat pejabat sampai THLS. Yang mana dengan kebersamaan selama ini, capaian-capaian dan prestasi-prestasi kerja kita semua mendapatkan penghargaan. Kemarin kita baru saja mendapatkan penghargaan WTP kembali untuk Lampung Selatan,” ungkapnya. (ptm/lmhr Kominfo/*/red).

Winarni Resmikan Sekretariat KJS Seroja Candipuro

0

CANDIPURO, (Ltc):

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto meresmikan Sekertariat Klub Jantung Sehat (KJS) Seroja di Kecamatan Candipuro, Minggu (15/5/2022).

Berlokasi di Desa Beringin Kencana Kecamatan Candipuro, kegiatan tersebut di awali dengan senam bersama dengan pengurus KJS Beringin Kencana dan para masyarakat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan Ariswandi, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Jhoniyansyah, Plt Camat Candipuro Ahmad Solatan Nurohman, Sekertaris Yayasan Jantung Sehat Indonesia Lampung Selatan Rosdiana.

Nining Ketua Klub Jantung Sehat Seroja Candipuro selaku Ketua Kegiatan dalam sambutannya mengungkapkan, pembuatan sekertariat ini adalah sebagai pusat koordinasi kegiatan.

Dirinya juga mengatakan untuk menjalankan program kegiatan KJS dan menambah keanggotaan KJS yang dia pimpin. “Terkait banyaknya pengurangan anggota KJS yang disebabkan minimnya kegiatan maka itu sekertariat ini di adakan,” katanya.

Sementara, Winarni selaku Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan, dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan akan berimbas positif terhadap kegiatan olahraga di Candipuro. “Semoga kegiatan ini bisa menambah kegiatan olahraga khususnya senam di Desa Beringin Kencana,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Winarni, kegiatan seperti ini juga bisa membantu sektor ekonomi para warga yang ada di Beringin Kencana.

Terkait keanggotaan KJS Seroja, winarni menyarankan agar pengurus menyusun dan melaksanakan program kegiatan, dengan konsisten yang positif mengajak masyarakat untuk berolahraga. “Susun program dan dilaksanakan dengan konsisten biar anggota KJS ini bisa terus bertambah dan membawa hal positif di masyarakat,” kata Winarni.

Menurutnya, kegiatan hari ini adalah suatu aspirasi untuk menunjukan potensi-potensi yang ada di Desa. “Ini salah satu bentuk apresiasi dari Desa untuk menunjukan potensi yang dimiliki setiap Desa,” ujarnya.

Untuk diketahui bersama, peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum Yayasan Jantung Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto.

Pada kesempatan itu, dilakukan juga pembagian santunan kepada 20 anak yatim secara simbolis yang diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan.

Tak hanya itu, pada kegiatan tersebut diilaksanakan Launching Gantangan Candipuro Bird Club dan Winarni menerima piagam penghargaan atas partisipasinya dalam membuka lounching tersebut. (KMF/*/red)

Nanang Ermanto dan Hendry Rosyadi Kompak Hadiri Halal Bi Halal Pengeran Kebandaran Marga Legun

0

Kalianda, (Ltc)

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto dan Ketua DPRD Hendry Rosyadi kompak menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal Marga Legun Kebandaran Way Urang Kalianda bersama para penyimbang adat se-Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (15/5/2022).

Bertempat di Lamban Balak Marga Legun, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, acara halal bihalal tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan saling memaafkan baik antar jajaran pemerintah daerah maupun para tokoh adat Marga Legun.

Tradisi halal bihalal yang biasanya menjadi kegiatan tahunan itu sempat dua tahun tidak terlaksana lantaran akibat adanya virus Covid-19 di Indonesia. “Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi tali persaudaraan, karena sudah lama tidak pernah bertemu, yaitu selama 2 tahun karena pandemi Covid_19,” ungkap Kekhiya Pikulun yang merupakan perwakilan Paksi (pihak panitia) dalam laporannya.

Dirinya menambahkan, terjalinnya silaturahmi ini sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga kelestarian adat dan budaya khususnya Marga Legun baik dalam keadaan susah maupun senang. “Kami seluruh keluarga Sangun Khatu Ya Bandakh II, niat dari dalam hati yang pertama rindu dengan seluruh keluarga karena kita sudah lama tidak bertemu, alhamdulilah hari ini kita bertemu di sini, duduk berhadapan susah senang bersama itulah tanda persaudaraan,” tambahnya.

Sementara pada moment kebersamaan itu, Pangeran Sangun Khatu Ya Bandakh II Rudi Setiawan, selain menjadikan momen untuk bersilaturahmi namun ia juga mengajak semua hadirin untuk bersinergi dan ikut berperan dalam mendukung program pemerintah di Lampung Selatan. “Aturan adat sudah ada sejak dahulu, karena setelah adanya pemerintah kita semua diatur oleh aturan pemerintahan, sebelum adanya pemerintahan masyarakat ini diatur oleh adat istiadat,” ucapnya.

“Oleh sebab itu, saya ingin semua memahami posisi kita masing-masing, yang harus kita lakukan adalah harus bersinergi bersama pemerintah yang mengatur kita sekarang, kita harus mendukung semua program-program pemerintah dan kita harus bisa hidup di pemerintahan ini,” ujar Rudi Setiawan yang juga Wakapolda Sumatera Selatan itu.

Ia menyebut, masyarakat adat harus bisa tetap hidup didalam pemerintahan, jika pemerintahan maju ekonomi akan baik dan ikut berdampak pada kemajuan adat itu sendiri, sehingga peran dan dukungan para tokoh adat harus benar-benar bisa diwujudkan. “Tadi pak Bupati Lampung Selatan bilang, kalau ada Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) dan banyak program-program lain yang bisa mendukung pelestarian adat, nah ini yang harus bisa kita wujudkan,” tambahnya.

Rudi Setiawan juga mengajak semua yang hadir terutama Marga Legun, untuk bisa menjadi pelopor dalam kebaikan, ikut andil mengambil peran sesuai pada bidangnya masing-masing. “Kalau pemerintah punya program vaksin atau program apapun apalagi yang baru ini program mudik, harus ikut terlibat pake-pakean simbol-simbol adatnya, buktikan bahwa masyarakat adat ikut mengambil bagian dan bangga terhadap daerahnya dan siap memajukan daerahnya,” pungkas Rudi Setiawan.

Terpantau Lampungtik.com banyak kalangan tokoh adat, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda yang ikut hadir dalam acara halal bi halal yang di prakarsai oleh Pengikhan Sangun gelar Adat Marga Legun Kebandaran Way Urang Brigjen Pol Rudi Setiawan itu.(Nsy/Hy Kominfo/*/red)

Nanang Ermanto Resmikan Pasar Kuliner Podomoro Candimas Natar

0

NATAR, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto meresmikan Pasar Kuliner Podomoro, yang terletak di Desa Candimas, Kecamatan Natar. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan pemotongan tumbeng oleh Bupati Lampung Selatan, pada Sabtu (14/5/2022).

Nampak hadir dalam peresmian, para pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Camat beserta Uspika, Kepala Desa beserta aparatur, Tokoh masyarakat dan warga masyarakat Desa Candimas acara tersebut berlokasi di Dusun Candimas IV, RT 011, RW 005 Desa Candimas, Kecamatan Natar.

Nanang Ermanto mengatakan, Pasar merupakan tempat transaksi antara pedagang dengan pembeli. Yang mana, interaksi antar keduanya akan berdampak pada perputaran ekomi pada suatu wilayah.

Oleh karenanya, Nanang meminta agar para pedagang maupun pengelola pasar lebih memperhatikan fasilitas umum, guna meningkatkan kenyamanan para pengunjung pasar. Dengan begitu, pembeli akan meningkat serta perekonomian masyarakat pun akan terus berkembang.

“Berdirinya Pasar Kuliner ini juga harus memperhatikan sarana dan prasarananya, harus dipersiapkan secara matang fasilitas seperti toilet, tempat sampah dan tempat parkirnya. Hal kecil seperti ini jangan dianggap sepele, karena ini bisa mengurangi pengunjung ketika mereka tidak merasakan kenyamanan,” ujar Nanang.

Selaku Pemerintah Daerah, Nanang menyatakan siap mendukung secara penuh kegiatan desa dalam upaya menggali potensi-potensi yang ada, dengan tujuan untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat di desa itu sendiri.

Menurutnya, dengan adanya inovasi Pasar Kuliner Podomoro Desa Candimas dapat dijadikan sebagai langkah strategis oleh masyarakat, dalam memanfaatkan peluang bisnis pada sektor perdagangan.

“Desa harus berkreasi dan berinovasi untuk meningkatkan pendapatan asli desa, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa tersebut,” ujarnya.

Dikesempatan itu, tak lupa Nanang juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Desa Candimas dan seluruh pihak, yang telah turut andil dalam menyukseskan pembuatan Pasar Kuliner Podomoro.

Ia berharap, Pasar Kuliner yang baru diresmikan ini dapat difungsikan sebagaimana mestinya, serta masyarakat juga bisa menjaga kebersihan lingkungan pasar. Sehingga, masyarakat desa setempat dan para pembeli dapat merasa nyaman dan bersih.

“Gunakan Pasar ini sesuai dengan fungsinya, jaga terus kebersihan. Kalau  Pasar Kuliner ini bersih, masyarakat sekitar, penjual dan pembeli juga nyaman,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Candimas Andre Suwaldi dalam laporan nya mengatakan, pembuatan Pasar Kuliner Podomoro yang terletak di Dusun Candimas IV, RT 011, RW 005 Desa Candimas, terletak diatas lahan milik Pemerintah Desa dan atas prakasa bersama antara masyarakat dengan pemerintah desa Candimas serta biaya yang digunakan pun merupakan swadaya murni para aparatur desa dan masyarakat.

“Pembuatan kios dagangnya pun disesuaikan dengan kebutuhan bersama antara aparatur desa dengan masyarakat. Saat ini, kios yang sudah tersedia sebanyak 21 kios sudah terisi penuh, pasar mulai dibuka pada pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 20:00 WIB. Pembangunan pasar kuliner podomoro ini merupakan upaya pemerintah desa, untuk menguatkan ekonomi kerakyatan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Desa Candimas,” jelasnya.

Sementaraitu, Handayani salah seorang pedagang Pasar Kuliner Podomoro mengaku, sangat bersyukur dan bahagia dengan adanya Pasar Kuliner ini. Dirinya berharap, dengan adanya Pasar Kuliner ini, dapat meningkatkan penghasilan para pedagang.

“Alhamdulillah bisa buat menambah penghasilan, setidak nya bisa buat tambah-tambah kebutuhan keluarga, dari hasil jualan di pasar kuliner yang sudah berjalan dari sebelum puasa ramadhan kemaren,” ucapnya. (Ant/*/red).

DPRD Sidang Paripurna Ranperda Tentang Fasilitasi Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Nartotika.

0

KALIANDA, (Ltc):

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan menggelar rapat paripurna secara virtual yang dipusatkan di ruang sidang utama gedung DPRD setempat, pada Jum’at (13/5/2022).

Rapat paripurna ini digelar dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Lampung Selatan, tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Nartotika.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi, S.H., MH. dan didampingi oleh Wakil Ketua I Agus Sartono, A.Md., Wakil Ketua II Agus Sutanto, S.T., Wakil Ketua III Waris Basuki, S.H.

Sementara, Rapat Paripurna yang digelar secara hybrid itu dihadiri oleh 38 anggota DPRD Lampung Selatan dengan rincian, 18 orang hadir secara fisik dan 20 orang hadir secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Terpisah, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Thamrin, serta Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti rapat paripurna secara virtual dari Aula Rajabasa, Setdakab setempat.

Mengawali rapat paripurna itu, Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi menyebutkan, Ranperda yang berasal dari DPRD maupun Badan harus dibahas bersama-sama, oleh DPRD maupun Kepala Daerah untuk mendapatkan persetujuan bersama.

Hal tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan khusunya Pasal 9 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 Tantang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota. “Ranperda yang disampaikan pada hari ini sudah termasuk dalam program pembentukan peraturan daerah tahun 2022. Berkaitan dengan hal tersebut maka Ranperda akan dibahas bersama-sama dan diharapkan dapat menambah kepastian hukum,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengungkapkan, tujuan dari penyusunan Ranperda ini yaitu, sebagai upaya perlindungan kepada masyarakat dan pencegahan, serta penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. “Membangun partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif  lainnya serta menciptakan ketertiban dalam tata kehidupan bermasyarakat, sehingga dapat memperlancar pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya,” ungkap Bupati Lampung Selatan.

Kemudian, Nanang juga menambahkan mengenai substansi materi yang diatur dalam Ranperda Kabupaten Lampung Selatan, tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. “Penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, yang meliputi sebagai berikut, antisipasi dini, pencegahan, penanggulangan, rehabilitasi, pendanaan, Tim terpadu/satgas narkotika, rencana aksi daerah, partisipasi masyarakat, kemitraan dan kerjasama, monitoring, evaluasi, dan pelaporan, dan desa bersinar (bersih narkoba),” pungkas Nanang. (ptm/Nsy Kominfo/*/red)

Bupati dan Ketua DPRD Lamsel kompak Hadir Di Kantor BPK Pada Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021.

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hi Hendry Roshadi, menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021.

Penyerahan LHP LKPD yang digelar secara bersamaan dengan Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Mesuji ini, berlangsung di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Kamis (12/5/2022).

Sementara, penyerahan LHP LKPD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021 diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung Andri Yogama Kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto serta Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 6 kali berturut-turut, sejak tahun anggaran 2016 lalu.

Dalam sambutannya, Ketua BPK Perwakilan Provinsi Lampung Andri Yogama mengungkapkan, penyerahan LHP kepada lembaga perwakilan dan pimpinan entitas merupakan amanat dari Pasal 17 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004.

Dirinya menjelaskan, pemeriksaan terhadap laporan keuangan ini bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran informasi keuangan, yang disajikan dalam laporan keuangan daerah. “Pemeriksaan keuangan tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan adanya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan. Meski demikian, jika pemeriksa menemukan adanya penyimpangan, kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan, maka hal ini harus diungkap dalam LHP,” katanya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengucapkan terimakasih kepada tim BPK Perwakilan Provinsi Lampung, yang telah melakukan pemeriksaan atas LKPD Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021. “Terimakasih kepada tim BPK Perwakilan Lampung, mudah-mudahan hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi koreksi dan perbaikan untuk kami lakukan ke depannya, dalam rangka akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah,” kata Nanang.

Nanang menjelaskan, pemeriksaan LKPD merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja atas efektivitas pengelolaan keuangan daerah, yang berpegang teguh pada prinsip akuntabilitas dan transparansi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Oleh karena itu, dengan diserahkannya LHP LKPD Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021, bisa menjadi masukan dalam penyusunan Laporan Keuangan Daerah kedepan. Dengan demikian, diharapkan akan memudahkan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. “Kami menyadari masih perlu perbaikan-perbaikan  dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk itu Laporan Hasil Pemeriksaan ini menjadi masukan untuk perbaikan kedepannya, serta besar harapan kami untuk dapat kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2021,” pungkasnya. (ptm Kominfo/*/red)

PO

Pemkab Lampung Selatan Gelar Upacara Hardinas, Seluruh Peserta Berpakaian Adat Istiadat

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 yang bertempat di Lapangan Korpri, Pemkab setempat, Jum’at, 13 Mei 2022.

Upacara yang dipimpin Langsung Oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Inspektur Kabupaten serta Kepala Badan dan Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah serta Ketua TP PKK Hj. Winarni Nanang Ermanto dan Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin .

Upacara yang seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2022 lalu tersebut ditunda sehubungan dengan Hari Raya Idulfitri 1443 H dan cuti bersama tahun 2022.

Dengan Tema Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 adalah “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”, Upacara peringatan ini menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada para penerima penghargaan yang telah saya berikan secara simbolis kepada 3 Orang Kepala Sekolah berprestasi dan berdedikasi, 3 Orang Guru berprestasi dan 1 Orang Guru Daerah Terpencil.

“Saya menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya bagi guru secara simbolis. Dimana untuk Penghargaan Satya Lencana Karya Satya ini ada total 120 orang guru di Kabupaten Lampung Selatan yang akan menerima mulai dari masa pengabdian 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun,”ucapnya.

“Saya berharap dengan pemberian penghargaan ini akan meningkatkan kinerja saudara-saudara semua dan menjadi penyemangat yang akan memotivasi saudara untuk terus berkarya dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan,” tambahnya.

Selanjutnya, Bupati Lampung Selatan membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim.Dalam amanatnya Mendikbud menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus di hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

“Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ucap Bupati membacakan amanat Mendikbud.

Mendikbud mengungkapkan kurikulum merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa Pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. “Kini kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hal ini berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,” tambahnya. (lmhr/hy Kominfo/*/red)

Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti Apel Siaga Secara Virtual Dengan Tim Stunting Pusat

0

KALIANDA, (Ltc):

Tim Pendamping Keluarga (TPK) Bergerak dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti Apel Siaga secara virtual dari Aula Rajabasa, Setdakab setempat, pada Kamis (12/5/2022).

Hadir dari Kabupaten Lampung Selatan, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Adapun acara yang dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat ini, turut dihadiri oleh Kepala BKKBN RI Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Gubernur Provinsi Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, ST., M.Ud, Bupati Kabupaten Subang H. Ruhimat, S.Pd., M.Si. beserta Wakil Agus Maskur Rosyadi, S.Si.

Pada kesempatan itu, turut dilaksanakan juga pernyataan ikrar komitemen Pemerintah Daerah dalam rangka percepatan penurunan stunting secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Subang H. Ruhimat, S.Pd., M.Si. Kemudian, membaca pernyataan ikrar dilanjutkan oleh Pemerintah tingkat Kecamatan dan Kantor Urusan Agama dan Tim TPK di seluruh Kabupaten/Kota Se-Indonesia.

Deputi ADPIN BKKBN Drs. Sukaryo Teguh Santoso mengungkapkan, M.Pd., mengungkapkan, tujuan dari Apel Siaga ini adalah untuk meningkatkan komitmen TPK dalam sebuah gerakan pendamping keluarga, sebagai upaya dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. “Apel siaga bertema Apel Siaga TPK Bergerak Untuk menumbuhkan semangat kepada pendamping dalam melakukan pendampingan kepada keluarga dan calon pengantin secara masif. Mereka sudah siap memberikan informasi untuk mencegah lahirnya stunting baru,” ujarnya.

Lebih lanjut Santoso mengungkapkan, Apel Siaga TPK Bergerak yang digelar secara hybrid ini juga merupakan momentum, dimulainya Kegiatan verifikasi dan validasi data keluarga membahayakan pengerdilan secara serentak di seluruh Provinsi se-Indonesia.

“Hari ini kurang lebih 950 hadir secara memikat, subang. Diikuti oleh 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia baik melalui zoom maupun channel Youtube. Saya mengucapkan terima kasih kepada Menko PMK, Kementerian dan Lembaga, Gubernur Bupati/Walikota yang telah hadir dalam kegiatan ini. Dengan apel siaga pada hari ini, ikhtiar dalam semoga mencegah stunting dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Jendral (Purn) Moeldoko menuturkan, program anti stunting merupakan program Nasional yang harus dikawal dalam pelaksanaannya, strategi yang dijalankan saat ini dalam rangka penuntasan stunting dirasa dapat sesuai dengan target presiden yakni 14% pada tahun 2024 bisa tercapai. Akan ditunjukkan kepada dunia, ada 600 ribu aktor utama tim pendampingan keluarga dalam rangka anti stunting dengan 600 ribu itu jumlah yang tidak sedikit diantaranya adalah Bidan, Tim Penggerak PKK dan Kader KB,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Drg. Agus Suprapto, M.Kes menambahkan, didesa adalah subjek utama dalam menyukseskan program penurunan stunting, maka diharapkan tim pendamping yang merupakan motor dan merupakan aktor-aktor penting yang harus bergerak untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia untuk mencapai Indonesia bebas stunting Tahun 2024. “Melalui memperkuat dan memberdayakan tim pendamping desa dan kelurahan sebagai ujung tombak penurunan stunting, saya berharap kepada pemerintah kabupaten/kita untuk terus melakukan penguatan kelembagaan TPPS yang telah dibentuk membantu dan memfasilitasi pelaksanaan tugas pendamping keluarga melalui dukungan sarana dan prasarana dan pembiayaan kegiatan,” berakhir. (ptm/lmhr Kominfo/*/red)

Upaya Deteksi Dini di Lapas, Optimalisasi Fungsi Pengamanan Program “Back to Basic” Petugas Razia Hunian Lapas Kalianda

0

KALIANDA (Ltc):

Petugas Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Kalianda melakukan Razia kepada sejumlah Napi di beberapa blok ruangan lingkungan Lapas Kalianda pada Kamis (12/5/2022). Penggeledahan/razia tersebut dilaksanakan oleh Tim Satopspatnal, Seksi Kamtib, KPLP dan Regu Pengamanan Lapas Kelas II A Kalianda dan petugas berhasil mengamankan barang barang yang dilarang beredar di Lapas.

Kalapas Kalianda Dr. Tetra Destorie mengatakan Pelaksanaan Kegiatan Razia/Penggeledahan dibagi menjadi 4 Tim, dimana setiap tim menggeledah masing-masing Blok Hunian A, B, C dan D Lapas Kalianda.

Kegiatan dilakukan dengan tetap mematuhi standar protokol kesehatan yang aman. Petugas memakai masker dan menggunakan sarung tangan Latex pada pelaksanaan. Pada saat penggeledahan, petugas menggunakan pendekatan persuasif yang humanis serta menjunjung tinggi hak warga binaan pemasyarakatan. Sehingga kegiatan  berlangsung aman dan kondusif sampai dengan selesainya kegiatan. “Program dan komitmen berantas narkoba adalah upaya kami yang terus tanpa henti dilaksanakan meski dengan segala keterbatasan, yang salah satunya melalui kegiatan Penggeledahan ini,” terangnya.

Menurutnya, tidak ditemukan adanya barang terlarang berupa Narkoba dan Alat Komunikasi ilegal, namun Petugas berhasil menyita sejumlah barang yang dilarang beredar di Blok Hunian. “Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar sampai dengan selesai. Barang yang disita petugas akan kami data terlebih dahulu kemudian dimusnahkan.” lanjutnya.

“Kegiatan ini merupakan upaya Deteksi Dini di Lapas, serta optimalisasi fungsi pengamanan program “Back to Basic” dalam  menciptakan Lapas Kelas IIA Kalianda Bersih dari Narkoba, serta aman dan tertib dibawah kendali Petugas,” tutupnya. (Humas Lapas/*/red)

 

Hj Winarni Nanang Selaku Ketua TP PKK Berikan Bantuan Ke Warga Yang Membutuhkan

0

PALAS, (Ltc):

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto sambangi dan berikan bantuan kepada warganya yang membutuhkan di kecamatan Palas pada Rabu (11/05/2022).

Warga yang diberikan bantuan oleh Bunda Winarni itu adalah Fauzi (12) putra pertama dari pasangan Wahyudi dan Pujiati, warga desa Pulau Jaya Kecamatan Palas yang mengalami pembekuan darah dibagian otaknya.

Pujiati selaku ibu kandung Fauzi mengatakan, putranya tersebut mengalami pembekuan darah, sejak usia 40 hari pasca dilahirkan.

Dirinya mengatakan, Fauzi langsung menjalani operasi hingga 2 kali namun setelah operasi pun fauzi tidak juga kunjung membaik. Kemudian, dokter akhirnya menyimpulkan ada saraf dibagian otak tersebut yang tidak bisa berkembang. “Lahirnya normal tapi setelah 40 hari, dokter memeriksa ada pembekuan darah di bagian otaknya dan harus segera dilakukan operasi,” katanya.

Beranjak dari rumah Fauzi, Winarni menuju kediaman bapak Karyanto yang putrinya juga mengalami gagal tumbuh. Yang mana, lokasi rumahnya tak jauh dari rumah Fauzi.

Karyanto mengungkapkan, putrinya yang bernama Anita (13) mengalami gagal tumbuh atau stunting sejak lahir dan kondisinya sekarang hanya bisa berbaring diatas tempat tidur.

Dirinya mengungkapkan, Anita sudah beberapa kali mendapatkan pengobatan namun tidak kunjung membaik. Bahkan, untuk mengunyah makanan saja, anaknya kesulitan hingga harus dimasak menjadi bubur. “Kalau untuk makan nasi gak bisa harus dimasak jadi bubur, biar bisa langsung ditelan karena gak bisa mengunyah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Winarni juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan untuk Fauzi dan Anita. Dirinya juga berdo’a agar Fauzi dan Anita segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. “Ini kami dari pemerintah kabupaten memberikan support, semangat dan sedikit bantuan, semoga bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Bapak dan ibu mohon bersabar ya ini semua ujian dari Allah, tetap semangat dan ikhtiar semoga ada keajaiban, sehingga anak kita bisa sembuh,” ujar Winarni.

Turut mendampingi Ketua TP PKK Lampung Selatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, Kepala Dinas Kesehatan Jhoniyansyah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bibit Purwanto, serta Camat Palas Rosalina. (KMF/*/red)