Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 131

Sekda Thamrin Hadiri Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin menghadiri Acara Pengajian Akbar dan Do’a Bersama menjelang keberangkatan jamaah Calon Haji Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2022 serta Pelantikan Pegurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2021-2026 yang di lantik oleh Khailani Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Lampung yang berlangsung di Masjid Agung Kalianda, pada Rabu (25/5/2022).

Maksud dan tujuan acara tersebut dilaksanakan agar memberikan kekuatan, kesabaran, kesehatan serta ketabahan kepada calon jamaah haji selama melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.

Thamrin selaku mewakili Bupati Lampung Nanang Ermanto yang berhalangan hadir, mengucapkan selamat kepada atas dilantiknya Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Lampung untuk Masa Bakti 2021-2026. “Semoga kepengurusan yang baru ini dapat lebih membawa perubahan yang lebih baik lagi dan bekerja amanah serta penuh tanggung jawab dan akan membawa kamajuan bagi organisasi yang dipimpinnya,” ucapannya.

Menurut Thamrin, seluruh jama’ah Calon Haji patut bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan, karena pada tahun ini kita para jemaah haji mendapatkan kesempatan untuk diberangkatkan ke tanah suci setelah beberapa waktu tertunda akibat pandemi covid-19. “Oleh karenanya momentum  pengajian akbar ini harus menjadi sarana bagi kita semua untuk meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT serta kita sama- sama berdoa agar semua para calon jemaah haji diberikan kesehatan dan kemudahan serta keselamatan sebelum berangkat ataupun setelah sampai ke baitullah nanti,” pintanya.

Akhirnya Acara yang dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Hi Ashari SE M.Pdi, Kepala MUI Lampung Selatan, para tamu undangan serta para calon jamaah haji Kabupaten Lampung Selatan itu berjalan lancar sesuai harapan.( Kominfo/*/red)

Nanang Kembali Lakukan Bedah Rumah Warga Terdampak Musibah

0

PALAS (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kembali memberikan bantuan bedah rumah, untuk warganya yang membutuhkan, Rabu (25/5/2022).

Kali ini, giliran rumah milik Suyetno (60) warga RT. 18 RW. 5 Dusun Tanjung Rasa Desa Tanjung Jaya Kecamatan Palas, yang kondisi rumahnya sudah tidak layak huni yang mendapatkan bantuan tersebut.

Usai mengunjungi rumah Suyetno, Nanang Ermanto beserta rombongan beralih menuju ke rumah Suripno (50), yang lokasi rumahnya masih berada di Kecamatan Palas tepatnya di RT. 12 RW. 4 Dusun Simarogoh.

Pada kesempatan itu, Nanang Ermanto yang didampingi jajaran Kepala  Pemerintah Daerah (PD) Lampung Selatan, turut memberikan bantuan, berupa karpet, selimut, kompor, bantal serta bahan pokok sembako.

Tak hanya itu, Nanang juga memberikan bantuan uang tunai senilai Rp. 20 juta kepada masing-masing Keluarga, yang diperuntukkan untuk membantu dalam pembangunan rumah. “Gotong royong untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bantuan ini bantuan untuk membantu keluarga. Dana gotong royong dari pejabat, ada 20 juta untuk membangun. Tapi ini yang megang bu Camat sebagai koordinator pembangunan,” kata Nanang.

Nanang menjelaskan, bantuan ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap warganya yang membutuhkan. Yang mana, dana bantuan ini merupakan hasil dari gotong royong para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. “Wilayah kita ini kan termasuk wilayah yang ekstrim, banyak bencana. Sedangkan APBD kita terbatas, tetapi dengan mempunyai suatu kesadaran merubah pola pikir seluruh pejabat, untuk mengatasi persoalan masyarakat Lampung Selatan,” jelasnya.

“Oleh karenanya, kami semua setiap bulan ada angsuran seiklasnya, sedekah dari para pejabat untuk membantu masyarakat kita yang memang benar-benar membutuhkan bantuan kita semua,” tambahnya.

Nanang mengungkapkan, bantuan bedah rumah ini telah dilaksanakan sejak tahun 2020 lalu. Hingga saat ini terdapat lebih dari 100 rumah yang telah terbangun dari hasil dana gotong royong para pejabat dilingkungan Pemkab Lampung Selatan. “Hingga saat ini, sudah mencapai 100 lebih rumah yang sudah dibantu. Kegiatan ini akan terus kita lakukan, untuk terus membantu masyarakat kita di Lampung Selatan ini,” ungkap Nanang.

Kemudian, Nanang juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama bergotong-royong membantu membangun rumah yang rusak, sehingga proses pembangunan dapat segera terselesaikan. “Inilah yang kita bangun dari Kabupaten sampai dengan kecamatan, untuk bergotong-royong hingga sampai ketempat desa dan dari desa nanti menyediakan tenaga kerjanya untuk membantu membangun rumah,” ungkapnya lebih lanjut.

Sementara, Camat Palas Ns. Rosalina, M. Kep mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Lampung Selatan beserta jajaran, yang telah memberikan bantuan bedah rumah untuk warganya.

“Terimakasih kepada bapak bupati lampung selatan H. Nanang Ermanto beserta jajaran, atas bantuan serta kepedulian yang diberikan kepada kami. Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan ini,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Suyetno Warga RT. 18 RW. 5 Dusun Tanjung Rasa Desa Tanjung Jaya Kecamatan Palas, dirinya merasa sangat bersyukur dan terbantu atas bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. “Makasih pak Nanang atas bantuannya untuk keluarga kami, semoga bapak sehat selalu, murah rezeki dan diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas, Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini,” ungkapnya. (ptm/Nsy Kominfo/*/red).

Winarni Terima Penghargaan Sebagai Kabupaten Terbaik & Terinovatif, Pada Penanganan Aksi Konvergensi Stunting se-Provinsi Lampung.

0

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

Lampung Selatan berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten terbaik dan terinovatif, dalam penanganan aksi konvergensi stunting se-Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Lampung Selatan meraih dua penghargaan sekaligus yaitu sebagai Kabupaten terinovatif dan terbaik ke-3 dalam pelaksanaan aksi Konvergensi Penurunan Stunting.

Sedangkan, kabupaten terbaik pertama dalam aksi konvergensi penurunan stunting di Provinsi Lampung diraih oleh Kabupaten Lampung Tengah.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan penilaian kinerja aksi konvergensi penurunan stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Swiss Bell Hotel, Bandar Lampung, Rabu (25/5/2022).

Pada hari ke-2 ini, kegiatan diikuti oleh 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yang menjadi prioritas dalam penurunan stunting. Diantaranya, yaitu Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, Pesawaran, Way Kanan, Tulang Bawang, Pringsewu dan Bandar Lampung.

Pengumuman hasil penilaian kinerja pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting dibacakan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moeloek Provinsi Lampung Dr. Lukman Pura, Sp. PD., K-GH., MHSM.

Kemudian, Dr. Lukman Pura, Sp. PD., K-GH., juga turut menyerahkan Trophy dan Piagam Penghargaan kepada Winarni Nanang Ermanto selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lampung Selatan.

 

Turut mendampingi Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan, Kepala Bappeda Lampung Selatan Aryan Sahurian, Kepala Dinas PMD Erdiansyah, Kepala Dinas Kesehatan Jhoniyansyah, Kepala Dinas Dalduk dan KB Rika Wati serta Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin. (KMF/*/red).

Nanang Ermanto Apresiasi Sosialisasi TV Digital Di Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh TVRI Lampung, dalam menyebarluaskan penggunaan program siaran TV digital di Kabupaten Lampung Selatan.

Hal ini terungkap pada acara penyerahan bantuan 10 alat Set Top Box (STB) secara simbolis oleh Koordinator Program dan Pengembangan Usaha TVRI Lampung Diana Efriyanti SE.M.M kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto di Rumah Dinas Bupati setempat, Senin (23/5/2022).

Nanang Ermanto mengatakan, inisiatif yang dilakukan oleh TVRI Lampung ini merupakan langkah awal yang baik untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, mengenai migrasi siaran TV analog menjadi siaran TV digital sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

Dirinya mengungkapkan guna mendorong program siaran digital di Indonesia, pemerintah akan membagikan sebanyak 6,7 juta STB secara gratis bagi masyarakat miskin mulai tahun 2022 ini.

Adapun, kriteria penerima STB gratis adalah miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),

memiliki TV meskipun keluaran lama serta wilayah yang memiliki jaringan listrik.

“Terimakasih TVRI telah mempunyai inisiatif, pemerintah akan melaksanakan tapi TVRI sudah melaksanakannya, supaya benar-benar TVRI ini dinikmati masyarakat bawah, terutama kan tujuannya seperti itu. Karena informasi dari televisi ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Nanang.

Menurut Nanang televisi menjadi salah satu sarana hiburan dan sumber informasi utama bagi masyarakat indonesia. Sehingga, dengan adanya perubahan digitalisasi dibidang penyiaran televisi ini, tentunya akan berdampak baik terhadap perkembangan teknologi ditengah masyarakat.

“Perubahan digitalisasi ini sangat bagus dan tentunya akan berdampak baik terhadap kemajuan dunia pertelevisian di Indonesia. Banyak sosialisasi-sosialisasi yang disiarkan di televisi, mengenai pembangunan, kesehatan, pendidikan. Apalagi sekarang dengan berubahnya TV analog ke TV digital, gambarnya menjadi lebih jernih,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M. Sefri Masdian menjelaskan, STB merupakan alat yang digunakan untuk mengkonversi signal digital menjadi gambar dan suara yang ditampilkan ke televisi analog (tabung).

Dengan menggunakan alat ini, kata Sefri, masyarakat yang menggunakan TV tabung tetap bisa menikmati siaran TV digital tanpa perlu mengganti ataupun membeli televisi baru. Adapun, salah satu keuntungan yang didapatkan dengan migrasi siaran TV digital ini adalah kualitas tayangan yang ditampilkan lebih jernih, bersih dan canggih.

“Temen-temen dari TVRI Lampung ingin menyerahkan Set Top Box, alat migrasi siaran TV digital. Sebernya dalam rangka penyerahan Set Top Box ini sudah ada program dari pemerintah pusat untuk masyarakat, ini akan diserahkan untuk masyarakat yang kurang mampu. Kemudian, TVRI mempunyai inisiatif untuk mensosialisasikan terlebih dahulu dan ini asli dari mereka sendiri,” jelas Sefri.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Program dan Pengembangan Usaha TVRI Lampung Diana Efriyanti SE.M.M menuturkan, program ini merupakan salah satu upaya dari stasiun televisi daerah, untuk membantu menyukseskan penyiaran digital di Indonesia.

“Kami dari TVRI Lampung berinisiatif untuk mensosialisasikan terlebih dahulu, meskipun tadi disampaikan bahwa sudah ada dari pemerintah. Kami inisiatif dari TVRI memberikan 10 STB kepada masing-masing Kabupaten/Kota yang ada di Lampung,” ungkapnya.

Wanita yang akrab disapa Yanti ini berharap, melalui program yang diusung oleh TVRI Lampung mengenai sosialisasi TV digital, masyarakat Lampung Selatan dapat segera menikmati siaran televisi digital yang telah dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan didalamnya.

“Walaupun masih terbatas ya pak, tapi mudah-mudahan dengan ini (STB) masyarakat Lampung bisa menikmati digitalisasi saat ini, karena TVRI Lampung juga sudah 24 jam siaran dengan sistem digital,” katanya.

Untuk diketahui bersama, suntik mati TV Analog awalnya akan dilakukan pada September 2021. Akan tetapi karena kurangnya sosialisasi akibat pandemi COVID-19, maka suntik mati akan dilakukan pada tahun 2022 melalui 3 tahapan. Tahap pertama pada bulan 30 April 2022, tahap kedua pada 31 Agustus 2022 dan tahap ketiga akan dilakukan pada 2 Nopember 2022. (ptm Kominfo/*/red)

Thamrin: ASN Lamsel Banyak Hal Mesti Diterapkan, Termasuk Disiplin.

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mempimpin apel mingguan dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, pada Senin (23/05/2022).

Apel yang rutin dilaksanakan di Lapangan Korpri itu, diikuti para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta seluruh staf Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Harian Lepas Sukarela ( THLS).

Dalam arahannya, Thamrin menyampaikan terkait informasi Covid-19 saat ini, Kabupaten Lampung Selatan telah berstatus PPKM Level 1 dan telah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen bagi siswa sekolah terhitung tanggal 17 Mei 2022, namun seluruh masyarakat diminta untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan. “Untuk itu saya minta kepada seluruh Pegawai baik PNS maupun THLS agar dapat menjadi contoh yang baik dengan senantiasa menerapkan Protokol Kesehatan di Lingkungan Sekolah dimana putra dan putri kita belajar sampai dengan situasi pandemi berubah menjadi endemi, bukan lagi pandemi,” ujarnya.

Dirinya juga menambahkan, pada tanggal 20 Mei 2022 kemarin, Pemkab Lampung Selatan melaksanakan sosialisasi  tentang Mekanisme Pembayaran TPP ASN sesuai dengan Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 47 Tahun 2021.Dimana dalam Perbup tersebut, pemerintah telah memberikan penghargaan kepada seluruh ASN dengan memberikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di luar gaji kepada seluruh ASN. “Kita telah bahas mengenai pemberian TPP ASN yang bertujuan agar kedepan para ASN dapat lebih meningkatkan kinerja, motivasi dan disiplin kerja dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” tambahnya lagi.

Berkenaan dengan pemberian TPP tersebut, Thamrin menghimbau kepada seluruh kepala perangkat daerah agar dapat melakukan pengawasan terhadap kinerja seluruh pegawai terutama masalah kehadiran dan jam kerja serta memberikan sanksi berupa pengurangan penerimaan Tambahan Penghasilan Pegawai sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Sesuai dengan hasil rapat kemarin, mulai bulan Juni 2022 pemberian TPP tersebut akan disesuaikan dengan jumlah kehadiran ASN, jika ASN tersebut tidak hadir 1 hari akan diberikan sanksi berupa potongan TPP sebesar 3% serta apabila lebih dari 1 hari tetap akan di akumulasikan terhitung berapa jumlah ketidakhadirannya,” tegasnya.

Mengenai mekanisme pemberian TPP tersebut, Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan itu meminta kepada Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Lampung Selatan untuk sesegera mungkin melakukan inovasi dan terobosan terkait penegakkan disiplin ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar amanat Peraturan Bupati Nomor 47 Tahun 2021 dapat segera dilaksanakan. “BKD harus segera melakukan terobosan dan inovasi agar TPP yang diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika tidak masuk kerja, disesuaikan dengan ketentuannya,” kata Thamrin menegaskan.

Pada kesempatan itu, Thamrin juga mengingatkan akan bahaya penyakit DBD dan Hepatitis Akut. Memasuki musim penghujan saat ini, semua harus mewaspadai sekaligus mengantisipasi kemungkinan mewabahnya penyakit DBD. “Kita semua harus waspada dan menjaga keluarga, terutama anak usia balita sampai dengan remaja 16 Tahun dari terjangkitnya penyakit Hepatitis Akut serta DBD yang akhir-akhir ini banyak diberitakan,” ucapnya.

“Untuk itu saya berharap apel mingguan yang kita laksanakan ini dapat memberikan sentuhan semangat bagi kita semua dalam melaksanakan pekerjaan sebagai Aparatur Sipil Negara. Kita semua dituntut terus meningkatkan kinerja masing-masing,” kata Thamrin lagi.

“Banyak aspek yang harus dibenahi, diantaranya tingkat kedisiplinan dalam bekerja mulai dari jam kerja sampai dengan kelengkapan atribut dalam berpakaian yang harus menjadi perhatian bagi seluruh pegawai, apalagi bagi Perangkat Daerah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(lmhr kominfo/*/red)

Sekda Thamrin Hadiri Rakernas FORSESDASI Secara Virtual

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI), secara virtual dari ruang Sekda kantor Bupati setempat, Senin (23/5/2022).

Rapat kerja nasional FORSESDASI ini diselenggarakan langsung dari Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, dengan mengangkat tema “Penguatan Implementasi Reformasi Birokrasi Melalui Transformasi Core Values ASN BerAKHLAK”.

Adapun, acara yang berlangsung secara hybrid ini akan dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, dari tanggal 23 Mei 2022 hingga 24 Mei 2022.

Ketua Umum DPP FORSESDASI, Lalu Gita Ariadi dalam laporannya menyampaikan, berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Nasional per 31 Desember 2021, jumlah ASN di Indonesia yang terdiri dari PNS dan PPPK yaitu sebanyak 4,46 juta lebih. “Dari jumlah tersebut 19 persen diantaranya merupakan ASN yang berusia 45 sampai 60 tahun, yang direkrut angkatan tahun 1990 an. Sebagai lawan dari milenial adalah kolonial yang banyak diantaranya masih gagap teknologi, sementara kita akan berhadapan dengan era 4.0,” ujar Ketua Umum DPP FORSESDASI.

Sebanyak 1,6 juta orang atau 38 persen dari total PNS saat ini menjalankan pekerjaan rutin dan sederhana. Sementara kebutuhan dengan berorientasi pada pelayanan harus akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif untuk menghasilkan sebuah produktifitas yang tinggi. “Untuk menghasilkan produktifitas yang tinggi, tentu diharapkan ASN bekerja secara rutin. Semua dalam sebuah suasana kompetisi supaya dapat menghasilkan produktifitas yang setinggi-tingginya,” ungkap Lalu Gita Ariandi.

Sementara, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro menuturkan, Presiden RI telah memutuskan bahwa budaya kerja itu dijadikan satu, yang ada didalam Core Values ASN yaitu BerAKHLAK. Sehingga jika ada penugasan pindah daerah, nanti tetap akan melakukan budaya kerja yang sama. “BerAKHLAH ini mulai diterapkan pertama kali oleh Kementrian PANRB dan merupakan bagian dari sari pati semua budaya kerja baik daerah maupun Kementrian Daerah. BerAKHLAK itu merupakan BER – Orientasi Pelayanan – Akuntabel – Kompeten – Harmonis – Loyal – Adaptif – Kolaboratif,” tutur Suhajar Diantoro.

Lebih lanjut, Suhajar Diantoro menjelaskan tugas ASN merupakan operator dari Pemerintah itu mewujudkan 4 tujuan bernegara yang ada di pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 3 diantaranya ada dipundak kawan-kawan yang ada didaerah. “Pertama adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, yang kedua memajukan kesejahteraan umum dan yang ketiga adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Suhajar Diantoro lebih lanjut.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri juga menambahkan, Presiden RI juga telah menetapkan cara kita berpemerintahan dan cara mengelola negara yang disebut demokrasi konstitusional. “Demokrasi konstitusional adalah pertemuan antara kedaulatan rakyat dengan kedaulatan hukum, oleh karena itu, negara ini sejak awal adalah menempatkan rakyat itulah yang paling berdaulat. Maka diatur kedaulatan rakyat yang tersebar dari Sabang sampai Merauke itu diatur dan diserahkan kepada negara dan dikelola oleh Pemerintah Pusat,” ucap Suhajar Diantoro. (Nsy Kominfo/*/red)

Buka Acara Manasik Haji, Nanang Ermanto: Titip Do’a Untuk Lampung Selatan.

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak 220 calon jama’ah haji Lampung Selatan mengikuti acara Manasik Haji yang di gelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan di aula kantor Kamenag setempat pada Senin (23/5/2022).

Acara Manasik haji Lampung Selatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto tersebut akan berlangsung selama dua hari berturut-turut dan para peserta di berikan materi pembekalan-pembekalan jama’ah tentang prihal yang akan di alami saat menjalankan ibadah haji di tanah suci nanti.

“Saya nitip do’akan Lampung Selatan ya ibu/bapak, agar Lampung Selatan terhindar dari marabahaya,” kata Nanang disela-sela sambutannya.

Nanang berharap, para jamaah memastikan diri telah bervaksin lengkap, menjaga stamina agar tetap prima dalam menjalankan ibadah haji. ” Karena kondisi iklan Indonesia berbeda dengan di tanah suci, jadi bapak dan ibu harus bisa menjaga kesehatan,” terang Nanang.

PP

Sementara ditempat yang sama, Kepala Kementerian Agama Lampung Selatan Hi Ashari SE M.Pdi dalam laporannya mengatakan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 405 tahun 2022, tentang kuota haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M sebanyak 100.051 jama’ah, terdiri dari jamah reguler 92.825, dan jama’ah haji khusus 7.226 jama’ah.

Sedangkan kuota jama’ah haji Provinsi Lampung yakni 3.198 dan kuota haji Lampung Selatan sebanyak 220 jama’ah. “Provinsi Lampung kuota haji yakni 3.198 dan Lampung Selatan pada tahun 2019 mengundurkan diri 2 dari kuota yang ditetapkan, kuota cadangan yang disiapkan 32 jama’ah dan masuk cadangan itu 3 orang. Jadi jumlah total dari tahun 2019 dikurang 2 ditambah tiga menjadi 220 jama’ah haji Lampung Selatan,” terang H. Ashari.

H. Ashari menambahkan bahwa pelaksanaan bimbingan manasik haji itu akan di laksanakan pada tingkat kabupaten yaitu sebanyak 2 kali dan pada tingkat kecamatan sebanyak 4 kali.

“Kita ini berarti tamu yg belum pernah kita kunjungi sehingga bagaimana haji ini, kita inginkan sukses baik sukses administrasi, suskes diperjalanan berangkat/pulang dan sukses dalam pelaksanaan haji tidak hanya sunnah rukun dan wajib haji saja,” pungkasnya.(*/red)

P3K Guru Lampung Selatan Terima SK

0

KALIANDA (Ltc):

Ratusan guru di Lampung Selatan menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Guru Tahap l dan II Formasi tahun 2021 di lingkungan Kabupaten Lamsel yang berlangsung aula Sebuku Komplek Rumdin Bupati pada Rabu (18/4/2022).

Ratusan SK Guru dengan jumlah 347 guru itu, secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto dan disaksikan oleh pejabat teras di lingkungan Pemkab Lamsel.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Lampung Selatan Agus Hariyanto S.Hut melaporkan lebih rinci pelaksanaan kegiatan itu, diikuti sebanyak 347 orang terdiri dari P3K guru tahap 1 sebanyak 242 orang dan P3K tahap 2 sebanyak 105 orang. “Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan sistem seleksi calon ASN yang efektif, adil, objektif, transparan, bersih, dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme guna memperoleh putra putri terbaik bangsa,” jelas Agus.

Menurut Agus, mengenai lamanya masa perjanjian kontrak P3K guru di Lampung Selatan mengikuti keputusan dari Bupati Lampung Selatan sesuai aturan yang berlaku. “Kemudian mengenai kontrak kerja selanjutnya dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” ucapnya.

Sementara, Nanang Ermanto Bupati Lampung Selatan mengucapkan selamat kepada para guru yang menerima SK P3K yang akan melaksanakan masa perjanjian kontrak selama 5 tahun kedepan. Ia berharap, agar para guru P3K senantiasa dapat memberikan dedikasi terbaik pada dunia pendidikan di Lampung Selatan. “Pada hari ini hujan mendatangkan keberkahan kepada para penerima petikan SK P3K guru, harapan saya setelah SK ini telah ditangan kalian semua, ada tuntutan peran yang berat, tugas kita sebagai guru atau pendidik bahwa ada harapan generasi anak bangsa dipundak bapak ibu sekalian,” kata Nanang.

Nanang menekankan, akan arti dari kesungguhan serta profesionalisme para guru dalam mendidik anak bangsa dengan meningkatkan kualitas belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan. “Kesungguhan dan integritas serta tanggung jawab dalam mendidik anak anak kita, juga cerminan bapak ibu sekalian dalam rangka menyiapkan sumber daya yang unggul dengan kompetensi global,” pungkasnya. (Hy Kominfo/*/red)

Nanang Ermanto Pimpin Apel Konsolidasi Akhir Operasi Ketupat Krakatau 2022

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto menjadi Irup pada apel konsolidasi berakhirnya operasi Ketupat Krakatau 2022 di Basement Parkir Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, pada Rabu (18/5/2022).

Nanang Ermanto didampingi Kapolres Lamsel AKBP Edwin dan Forkopinda Lamsel mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi seluruh jajaran yang telah terlibat dalam pelaksanaan pengamanan maupun pelayanan, pada Operasi Ketupat Krakatau 2022 yang berlangsung selama 12 hari mulai tanggal 28 April 2022 hingga 9 Mei 2022. “Saya sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Krakatau 2022 yang diselenggarakan oleh Polres Lampung Selatan. Dimana saya dalam kegiatan ini sebagai pimpinan apel. Tentunya ini menjadi salah satu kehormatan dan kebanggaan bagi saya sebagai Pimpinan Daerah,” katanya.

Nanang menurutnya, kegiatan apel Konsolidasi ini bertujuan untuk menganalisa dan mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan tugas, yang telah dilaksanakan pada Operasi Krakatau 2022. Dengan begitu, akan tercipta sinergitas dan koordinasi yang lebih baik antara TNI/Polri beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Dan melalui koordinasi dan sinergitas yang baik antara seluruh stakeholder terkait, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pada pelaksanaan arus mudik dan balik serta libur idul fitri tahun 2022 dapat berjalan dengan lancar. “Pelaksanaan Apel Konsolidasi ini merupakan suatu bentuk kebersamaan dan sinergitas  yang baik antara TNI/Polri beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serta instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah,” terang Nanang.

Nanang berharap, sinergitas dan koordinasi yang terjalin dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2022 dapat terus terjaga. Selain mampu mempererat tali silaturahmi, hal ini juga akan berdampak pada meningkatnya pelayananan yang baik kepada masyarakat. “Meskipun pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2022 telah selesai pelaksanaannya, akan tetapi kita semua  tetap berharap koordinasi dan sinergitas antara instansi atau unsur terkait lainnya didalam hal pengamanan daerah tetap harus terjaga dengan baik,” katanya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut  juga dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan dan ucapan terimakasih, oleh Kepala Kepolisian Resor Lampung Selatan AKBP Edwin didampingi Bupati Lampung Selatan kepada jajaran yang telah terlibat pada Operasi Ketupat Krakatau 2022. (ptm Kominfo/*/red)

Sekda Thamrin Gelar Rapat Sosialisasi & Rekonsiliasi Bahas Iuran Korpri 2022

0

KALIANDA, (Ltc)

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Hi Thamrin S.Sos Selaku Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DP KORPRI) menggelar rapat sosialisasi dan rekonsiliasi yang membahas Iuran Korpri Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2022 yang berlangsung di sekretariat Korpri pada Rabu, (17/05/2022).

Rapat yang di hadiri oleh Branch Sales Manager KB Bukopin cabang Kalianda Yulius Rizal Rozi dan para undangan itu juga membahas acara yang akan berlangsung pada tanggal 18-19 Mei 2022.

Ketua pelaksana Eko Junaidi Prabowo selaku Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Lampung Selatan dengan menjelaskan saat ini Korpri telah bertransformasi sebagai organisasi lembaga profesi yang mandiri dan independen.

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi dan rekonsiliasi ini yakni mensosialisasikan surat keputusan dewan pengurus Korpri Nomor 236/4/skdpkls/II/ tahun 2022 tertanggal 22 Februari 2022 tentang sumber penerimaan Korpri dan pengelolaan serta peruntukan dana Korpri di Lingkungan Korpri Lampung Selatan yang didalamnya mengandung program kerja Korpri serta tentang besaran iuran Korpri yang baru.

Lalu mensosialisasikan perjanjian kerjasama yang dilakukan DP Korpri Lampung Selatan dengan PT. KB Bukopin KCU Cabang Lampung yang telah di tandatangani pada tanggal 4 April 2022 tentang penempatan dan pengelolaan dana iuran anggota Korpri dalam rangka mewujudkan pengelolaan dana Korpri yang transparan, tertib, akuntabel, dan kredibel dengan mengoptimalkan layanan transaksi perbankan/payroll atau auto debet. “Kegiatan sosialisasi ini dibagi menjadi 2 hari dengan peserta dihari pertama 18 perwakilan OPD dan 9 kecamatan dan hari kedua dengan peserta 17 OPD dan 8 kecamatan,” ujarnya.

Sementara, ditempat yang sama, Sekretaris Daerah yang juga selaku ketua DP Korpri Lampung Selatan Thamrin menyambut baik kegiatan tersebut. Dirinya juga menjelaskan sejak tanggal 21 Januari 2021 yang bahwasanya Kopri sudah melebur dengan Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Sesuai dengan aturan DPD Korpri Provinsi Lampung ada sedikit kenaikan pada iuran Korpri sesuai dengan pangkat/golongan dengan yang memiliki jabatan eselon II 75rb, Eselon III 50rb, dan eselon IV 25rb,” jelasnya.

Thamrin juga menjelaskan Sekretaris Korpri dan Kopri Lampung Selatan memiliki kegiatan yang dilakukan secara rutin dengan memberikan uang duka kepada setiap anggota Korpri yang meninggal dunia maupun memberikan tali asih kepada anggota Korpri yang sudah memasuki masa purna bakti. “Dengan besaran uang duka sebesar 5 juta rupiah dan satunan tali asin sebesar 1,5 juta rupiah,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Sekda Lampung Selatan itu berpesan, berkenaan dengan seragam Korpri yang baru untuk kiranya dapat dibeli secara mandiri karena Sekretariat Kabupaten Lampung belum dapat menyediakan. (lmhr Kominfo/*/red)