Senin, Juli 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 13

Wabup Syaiful Resmikan Pembangunan Menara Siger Residence I, Dorong Akses Hunian Layak

0

KALIANDA, (Ltc):

Harapan masyarakat Lampung Selatan untuk memiliki hunian layak kian terbuka. Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan perumahan Menara Siger Residence I di Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, pada Kamis (23/4/2026).

Pembangunan kawasan hunian tersebut menjadi penanda dimulainya proyek perumahan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan rumah layak huni, sekaligus mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah.

Perumahan Menara Siger Residence I yang diinisiasi oleh PT Ariyani Jaya Barokah menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menyediakan hunian yang terjangkau dan berkualitas di Kabupaten Lampung Selatan.

Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menegaskan, sektor perumahan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketersediaan hunian yang layak dinilai tidak hanya berdampak pada kualitas hidup, tetapi juga pada pertumbuhan wilayah secara keseluruhan.

“Pembangunan perumahan ini merupakan bagian dari upaya kita dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Kami berharap kehadiran perumahan ini dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi masyarakat maupun bagi perkembangan wilayah Lampung Selatan,” ujar Syaiful.

Selain memenuhi kebutuhan tempat tinggal, proyek ini juga diharapkan mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran pembangunan perumahan diyakini dapat membuka lapangan kerja baru serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi lokal.

Dengan dimulainya pembangunan melalui peletakan batu pertama ini, Menara Siger Residence I diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan wilayah Kalianda dan sekitarnya. (Nsy/*/red)

Taspen Akan Hadir di MPP Lampung Selatan, Akses ASN Lebih Mudah dan Cepat

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama PT Taspen (Persero) memperkuat kerja sama layanan kepesertaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan fokus menghadirkan kemudahan akses melalui pembukaan loket layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan pembaruan perjanjian kerja sama antara Pemkab Lampung Selatan dan PT Taspen (Persero) Cabang Bandar Lampung yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (22/4/2026).

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan ASN melalui layanan yang lebih adaptif, mudah dijangkau, dan komprehensif.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, M. Darmawan, menegaskan pentingnya penyesuaian kebijakan agar selaras dengan perkembangan kebutuhan pegawai.

“Harus ada penyesuaian agar semua kebutuhan bisa terakomodir oleh Taspen. Tujuan utamanya tentu untuk kesejahteraan pegawai. Saat ini kita masih meneliti poin-poin yang perlu diselaraskan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala BKD Lampung Selatan, Dharma Kurniawan, menjelaskan bahwa kerja sama antara kedua pihak sebenarnya telah berjalan sejak nota kesepahaman (MoU) periode 2021-2024. Namun, perpanjangan kerja sama baru dapat direalisasikan pada awal 2026. “Selama ini kerja sama berjalan baik dan lancar. Memang ada beberapa kendala, tetapi komunikasi dengan Taspen selalu terjalin dengan baik,” jelas Dharma.

Ia menambahkan, masih terdapat sejumlah aspek regulasi yang perlu diperjelas, terutama terkait mekanisme penanganan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. “Untuk yang lain pada dasarnya masih berjalan seperti sebelumnya,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pelayanan Taspen Cabang Bandar Lampung, Sony Nur Aldy, mengungkapkan bahwa dalam pembaruan kerja sama ini, Taspen berkomitmen memperluas jangkauan layanan agar lebih dekat dengan peserta.

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah menghadirkan loket pelayanan Taspen di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lampung Selatan.

“Taspen ingin lebih dekat dengan peserta, sehingga layanan bisa diakses dengan lebih mudah dan cepat,” ujarnya.

Sony menjelaskan, kepesertaan Taspen mencakup tiga kategori, yakni ASN aktif, ASN menjelang pensiun, dan pensiunan. Untuk ASN aktif, baik PNS maupun PPPK penuh waktu dan paruh waktu, program yang diberikan meliputi tabungan hari tua, pensiun, jaminan kecelakaan kerja, serta jaminan kematian.

Namun khusus bagi PPPK paruh waktu, manfaat yang saat ini diberikan masih terbatas pada jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Selain itu, Taspen juga akan memperkuat sosialisasi bagi ASN yang mendekati masa purna tugas guna memastikan kesiapan mereka memasuki masa pensiun.

Dengan penguatan kerja sama ini, Pemkab Lampung Selatan dan Taspen optimistis dapat menghadirkan layanan yang semakin optimal, sekaligus memberikan rasa aman dan jaminan kesejahteraan bagi seluruh ASN di daerah tersebut. (ptm/*/red)

Lampung Selatan Jadi Tuan Rumah Jamnas PPAJI 2026, Bupati Egi Siapkan Konsep “Spirit of Krakatoa” untuk Dongkrak Wisata

0

KALIANDA, (Ltc):

Kabupaten Lampung Selatan resmi dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Nasional (Jamnas) ke-XIV Persatuan Penggemar American Jeep Indonesia (PPAJI) Tahun 2026 yang akan digelar pada Oktober 2026 mendatang.

Event otomotif berskala nasional ini merupakan ajang silaturahmi penggemar American Jeep Indonesia yang diperkirakan akan diikuti peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

Kepastian tersebut terungkap dalam audiensi antara Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dengan Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Penggemar Asli Jeep Indonesia (PPAJI) Provinsi Lampung di ruang kerja bupati, Rabu (22/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Ketua Pengda PPAJI Provinsi Lampung, M. Jonas, menyampaikan bahwa penunjukan Lampung Selatan sebagai tuan rumah merupakan hasil kesepakatan bersama komunitas Jeep Willys tingkat nasional.

Ia menyebut, jambore ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi komunitas, tetapi juga berpotensi besar mendorong promosi pariwisata daerah.

“Peserta akan datang dari seluruh Indonesia. Ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Lampung Selatan yang sangat besar,” ujar Jonas.

Ia juga mengusulkan agar pelaksanaan Jamnas dapat dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Selatan guna meningkatkan daya tarik dan kemeriahan acara.

Selain itu, Ketua Willys Lampung Community (WLC) Koordinator Wilayah Lampung Selatan, Nivolin, turut menyampaikan rencana pengukuhan kepengurusan yang akan dilaksanakan pada 25 April 2026. Ia berharap Bupati Lampung Selatan dapat hadir dalam agenda tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut positif rencana penyelenggaraan Jambore Nasional tersebut. Ia bahkan membuka peluang untuk mengintegrasikan kegiatan itu dalam rangkaian Lampung Selatan Fest 2026.

“Kami sangat terbuka dan menyambut baik kegiatan ini. Jika dirangkaikan dengan Lampung Selatan Fest 2026, dampaknya akan jauh lebih luas, baik dari sisi promosi maupun ekonomi,” kata Egi.

Lebih lanjut, Egi menekankan pentingnya konsep yang kuat dalam penyelenggaraan jambore agar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Ia mendorong agar event tersebut mengangkat tema “Spirit of Krakatoa”, dengan menggabungkan unsur sejarah, baik sejarah kendaraan Willys maupun sejarah Kabupaten Lampung Selatan.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional.

Melalui penyelenggaraan Jambore Nasional PPAJI 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap dapat mendorong pengembangan wisata berbasis ekspedisi serta meningkatkan citra daerah sebagai destinasi unggulan.

“Pada prinsipnya, kami mendukung penuh dan siap berkolaborasi untuk menyukseskan kegiatan ini,” tegas Egi. (Kmf-lmhr/*/red)

Miliki Gerai UMKM, Himpunan Wanita Karya (HWK) Golkar Lamsel siap Bantu Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

0

KALIANDA, (Ltc):

Tepat di hari peringatan Pahlawan Nasional Raden Ajeng Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2026, Himpunan Wanita Karya (HWK) salah satu organisasi Sayap Partai Golongan Karya, meresmikan gerai penjualan produk UMKM yang berada ditengah tengah kota Kalianda yakni di jalan Kolonel Makmun Rasyid tepatnya berada didepan jalan/ gang pahlaman lama Lingkungan 01 Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Gerai HWK yang representatif itu berdiri hasil kerjasama HWK dengan pengurus DPD Golkar Lamsel. Gerai dua lantai tersebut diresmikan dengan cara pemotongan tumpeng oleh Ketua HWK Golkar Lamsel itu Rita dan diberikan kepada Sekretaris DPD Golkar Lamsel Hi. Herman Hanafiah SE MM mewakili Ketua DPD Golkar Lamsel Agus Sutanto ST.

Lalu, secara berurut urutan tumpeng dipotong oleh Sekretaris dan bendahara HWK untuk diberikan ke pembina HWK ibu Ida Dinar dan Sekcam Kalianda M Nur mewakili Camat Kalianda yang ikut hadir.

Terpantau, selain pemotongan tumpeng, peresmian gerai HWK, dilakukan dengan pemberian paket sembako dan bingkisan kepada warga sekitar yang dinilai cukup layak dapatkan bantuan paket sembako dan bingkisan. Kemudian, turun diserahkan pula pemberian tali asih kepada warga yang berhak menerimanya.

Sekretaris HWK Golkar Lamsel ibu Ciktin mewakili Ketua HWK Golkar Lamsel ibu Rita mengatakan keberadaan gerai ini memberikan suport dan sebagai tempat pemasaran produk produk UMKM ibu ibu Golkar di Lampung Selatan dalam mengembangkan usahanya. “Setelah ini, seperti yang telah dijelaskan ibu pembina kita, kedepan kita akan turun hingga ke desa-desa mencari produk produk hasil karya dari ibu ibu Golkar untuk kita kembangkan dan pasarkan agar gerai HWK ini tumbuh menjadi ekonomi baru dalam meningkatkan pendapatan ibu ibu Golkar di Lampung Selatan,” jelas Ibu Ciktin seraya menyatakan terima kasih kepada pengurus DPD Golkar Lamsel, Ketua Agus Sutanto, Sekretaris Herman Hanafiah dan Bendahara Didiansyah, sehingga gerai HWK ini dapat terwujud, pada Selasa (21/4).

Sementara, Sekretaris DPD Golkar Lamsel Hi. Herman Hanafiah berharap gerai HWK Golkar ini dapat meningkatkan pendapatan ibu ibu Golkar dalam memasarkan karyanya. “Golkar akan terus mendampingi karya karya ibu ibu Golkar hingga benar benar dapat membantu kesejahteraan dan ekonomi keluarga ibu ibu Golkar di Lampung Selatan,” harap Sekjen DPD Golkar Lamsel H Herman Hanafiah SE MM. (A.Sop/Ltc/*/red)

Komite Nasional Masyarakat Madani Propinsi Lampung Peringati Hari Kartini di Lampung Barat, Tadabur Alam, Arum Jeram ke Danau Ranau

0
Ketua KNMM Propinsi Lampung saat berada di Masjid berornamen Lampung di Lampung Barat
Ketua KNMM Propinsi Lampung saat berada di Masjid Aminatul Jannah berornamen Lampung di di pinggir jalan Raya Lampung Barat. (Poto:ist)

LAMPUNG BARAT, (Ltc):

Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM ) Propinsi Lampung memperingati Hari Kartini yang berlangsung di Masjid Aminatul Jannah Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat pada Selasa (21/04/2026).

Ketua KNMM Propinsi Lampung Hi Hidayatullah, M.Pd., M.M mengatakan peringatan hari pahlawan Kartini mengingatkan Kembali, sosok wanita perjuang kemerdekaan untuk dunia Pendidikan, “dari gelap terbitlah terang”.

Dan Alhamdulillah saat ini sudah jauh lebih maju, sehingga muncullah Kartini-kartini yang merupakan jelmaan seorang Kartini dulu yakni seorang pejuang sejati bidang pendidikan yang betul-betul mengupayakan bagaimana Emansipasi wanita terwujud, dan atas perjuangan beliau lah munculnya Kartini Kartini yang hebat saat ini, dan Emansipasi juga telah ditegak di Republik Indonesia ini. “Jadi kami jauh jauh kemari, selain untuk bersilahturahmi dengan pengurus KNMM se-provinsi Lampung juga kami melakukan Tadabur Alam daerah wisata Danau Ranau, di Danau Ranau nanti akan berjumpa dengan ibu Dra. Erlina Ahid dan Siti khodijah Anis, sekaligus melakukan giat Arum Jeram di sana,” terang Hidayatullah Pensiunan ASN ini.

Menurut Hi, Hidayatullah Kegiatan Tabur Alam tersebut di ikuti 30 peserta, hal ini laksanakan agar kita selalu bersyukur kepada Allah SWT, bahwa kita musti mengagumi alam ciptaannya.

Tadabbur alam juga adalah kegiatan merenungkan, mengamati, dan mengambil pelajaran dari alam semesta sebagai ciptaan Tuhan. Kata tadabbur sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti “memikirkan secara mendalam” atau “merenungkan dengan penuh kesadaran”.

Dalam praktiknya, tadabbur alam melibatkan: Mengamati keindahan dan keteraturan alam (gunung, laut, langit, tumbuhan, dll.) Memikirkan hikmah atau makna di balik ciptaan tersebut. Menyadari kebesaran dan kekuasaan Tuhan Menumbuhkan rasa syukur dan keimanan.

Jadi, tadabbur alam bukan sekadar melihat pemandangan, tetapi juga proses refleksi batin untuk memahami tanda-tanda kebesaran Tuhan yang ada di alam.

Lebih jauh Hidayatullah menjelaskan bahwa manfaat tadabbur alam bagi para pensiunan, karena kami ini rata rata sudah pensiun;

Tadabbur alam punya banyak manfaat khusus bagi para pensiunan, karena fase ini biasanya ditandai dengan perubahan rutinitas dan kebutuhan akan ketenangan batin. Diantaranya;

1. Menenangkan pikiran dan mengurangi stres Berada di alam (seperti taman, kebun, atau pegunungan) sambil merenung membantu menurunkan kecemasan dan memberikan rasa damai.

2. Meningkatkan kesehatan mental
Tadabbur alam memberi ruang untuk refleksi diri, sehingga membantu mengurangi perasaan kesepian, hampa, atau kehilangan tujuan setelah pensiun.

3. Mendekatkan diri kepada Tuhan
Melalui perenungan terhadap ciptaan-Nya, para pensiunan bisa memperkuat keimanan dan merasakan ketenangan spiritual.

4. Menjaga kesehatan fisik ringan
Kegiatan ini sering disertai aktivitas seperti berjalan santai, yang baik untuk menjaga kebugaran tanpa membebani tubuh.

5. Menumbuhkan rasa syukur dan kepuasan hidup
Melihat keindahan alam membantu seseorang lebih menghargai hidup dan menerima kondisi dengan lebih ikhlas.

6. Mengisi waktu luang dengan kegiatan positif
Setelah pensiun, waktu luang lebih banyak. Tadabbur alam menjadi aktivitas yang bermanfaat dan bermakna.

7. Meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan
Kombinasi ketenangan batin, kesehatan mental, dan aktivitas fisik ringan membuat hidup terasa lebih seimbang.

Akhirnya Kegiatan KNMM Propinsi Lampung yang juga di hadiri oleh pengurus KNMM Bandar Lampung Bpk AKP (purn Polri) Salman Polda Lampung, Hj. Rohana,Yunaina Syarf, H.M. Amin, MPd, Idriati, pensiunan TNI AL Bapak Wazir, Meini Ida, Zulkarnain SE, Hj. Dra Yarnita, Syamsidar dan dikawal oleh Bapak Bir Ali Jubir, serta koordinator dari Kabupaten Pesawaran ibu Rumintang Aritonang, berminap di Danau Ranau, kegiatan berjalan lancar sesuai dengan harapan. (Ltc)

Jalan Mulus, Ekonomi Tumbuh: Bupati Egi Resmikan Akses Bumi Daya-Trimomukti, UMKM Singkong Ikut Terdongkrak

0

PALAS, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan ruas jalan kabupaten, Bumi Daya-Bumirestu-Trimomukti (R.051) yang dipusatkan di Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, pada Selasa (21/4/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Ruas jalan tersebut memiliki panjang penanganan sekitar 8 kilometer dengan konstruksi rabat beton selebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Selain itu, bahu jalan juga turut diperkeras guna meningkatkan daya tahan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pembangunan infrastruktur ini menghubungkan tiga desa, yakni Desa Bumi Daya, Desa Bumirestu, dan Desa Trimomukti, di Kecamatan Palas, dengan pagu anggaran tahun 2025 sebesar Rp12,65 miliar.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan jalan yang dinilai memiliki peran strategis bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Palas.

“Alhamdulillah hari ini kami meresmikan jalan ruas Bumi Daya, Bumirestu, dan Trimomukti. Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi di Kecamatan Palas,” ujarnya.

Bupati Egi juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur tersebut secara optimal. “Saya berpesan agar jalan yang sudah dibangun ini dapat dijaga bersama dan dimanfaatkan untuk kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Dampak pembangunan jalan ini mulai dirasakan langsung oleh warga. Salah satunya Caswen, pelaku UMKM di Desa Bumi Daya yang memproduksi olahan singkong seperti tiwul, gaplek, dan tepung mocaf.

Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya sulit dilalui sempat menghambat distribusi hasil produksi. Kini, akses yang lebih baik membuat usahanya semakin berkembang.

“Kami sangat terbantu, baik untuk usaha pertanian maupun perdagangan. Jalan yang dulu sulit dilalui sekarang sudah bagus dan lancar. Terima kasih kepada Pak Bupati atas pembangunan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan akses transportasi yang lebih mudah, produk olahan singkong miliknya kini telah menjangkau pasar yang lebih luas hingga ke luar daerah.

Pemerintah daerah berharap, pembangunan ruas jalan ini tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lampung Selatan. (Nsy/*/red)

Resmikan Jalan Lubuk Dalam-Way Urang, Bupati Egi Dorong Wisata Kalianda dan Dongkrak Ekonomi Masyarakat

0

KALIANDA, (Ltc):

Peresmian ruas jalan Lubuk Dalam-Way Urang di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, menjadi angin segar bagi masyarakat setempat.

Jalan sepanjang 1.075 meter yang diresmikan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada Selasa (21/4/2026) itu, tak hanya memperlancar akses menuju Kawasan Wisata Batu Rame, tetapi juga mulai mendorong peningkatan ekonomi warga.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mengoptimalkan potensi pariwisata.

“Alhamdulillah pembangunan jalan ini telah selesai dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami berharap keberadaan jalan ini dapat meningkatkan kunjungan wisata dan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar,” ujar Egi.

Menurutnya, infrastruktur yang baik menjadi salah satu faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah yang memiliki potensi wisata.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Saya titip kepada masyarakat agar jalan ini dijaga dengan baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Dampak pembangunan jalan tersebut mulai dirasakan langsung oleh warga. Salah satu warga setempat, Dedek, mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelumnya rusak sejak 1998 dan kurang mendapat perhatian.

Kini, setelah diperbaiki, akses menuju kawasan wisata pantai menjadi lebih mudah dan nyaman. Hal itu berdampak pada meningkatnya jumlah pengunjung.

“Sejak jalan ini mulus, pengunjung pantai semakin ramai dan dagangan kami menjadi lebih laris,” ujarnya.

Dedek berharap pembangunan infrastruktur dapat terus dilanjutkan hingga menjangkau kawasan permukiman warga agar manfaatnya semakin luas.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sendiri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur guna memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong kesejahteraan masyarakat. (lmhr/*/red)

Dari UMKM hingga Jurnalis, 13 Wanita Helau Lampung Selatan Diganjar Penghargaan di Hari Kartini 2026

0

KALIANDA, (Ltc):

Suara ombak yang berirama di Pantai Semukuk Indah, Desa Pauh Tanjung Iman, Kalianda, menjadi saksi penghormatan bagi 13 perempuan hebat Lampung Selatan yang telah mengabdikan diri di berbagai bidang.

Pada puncak peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (21/4/2025), mereka dinobatkan sebagai “Wanita Helau” sebuah penghargaan atas kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan secara khusus memberikan apresiasi kepada perempuan-perempuan terpilih yang dinilai mampu menghadirkan dampak konkret, mulai dari sektor pemerintahan, UMKM, pendidikan, hingga jurnalistik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan, Nessi Yunita, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi acara di kawasan pantai bukan tanpa alasan. Selain memperingati semangat perjuangan R.A. Kartini, kegiatan ini juga menjadi strategi untuk mengangkat potensi pariwisata daerah.

Kami mengusung tema ‘Semangat Kartini: Inspirasi Lintas Generasi’. Dengan merayakan di alam terbuka, kami ingin semangat ini menyatu dengan upaya memajukan pariwisata Lampung Selatan menuju terwujudnya Desa Helau,” ujar Nessi.

Peringatan Hari Kartini kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah.

“Hari ini, kita merayakan napas perjuangan Ibu Bangsa, Raden Ajeng Kartini. Saya ucapkan Selamat Hari Kartini untuk perempuan-perempuan hebat,” kata Syaiful.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turut menyapa melalui sambungan virtual. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak ekonomi, khususnya di tingkat keluarga dan komunitas.

“Jadikan Hari Kartini ini sebagai titik balik kemajuan ekonomi lokal. Saya mohon maaf tidak dapat hadir secara fisik, namun hati saya ada bersama kalian semua. Maju perempuannya, Helau desanya,” tegasnya.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 13 perempuan inspiratif dari berbagai bidang. Mereka menjadi representasi sosok Kartini masa kini yang berkiprah nyata di tengah masyarakat.

Di bidang pemerintahan, penghargaan diberikan kepada Camat Palas Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep. Sementara itu, di sektor jurnalistik, Diastuti, Fitriana, dan Roslaini mendapat sorotan atas kontribusi mereka dalam menyuarakan informasi publik.

Dari sektor UMKM, Yusmala Dewi, S.Sos., Rupiani, dan Iis Nurmayanti dinilai berhasil menggerakkan roda ekonomi lokal. Pada bidang akademisi, Mustika Wulandari, S.Pd., dan Nurrohmah Aini, S.Pd.Gr turut menerima penghargaan atas dedikasi mereka di dunia pendidikan.

Peran komunitas diwakili oleh Iis Friyanti Nengsih, S.Pd., dan Ina Yatti, S.Psi., M.Psi. Adapun di ranah digital, Putri Lailawati dan Rulia Irvana dinobatkan sebagai influencer yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain penghargaan individu, peringatan Hari Kartini tahun ini juga mencatat capaian membanggakan di tingkat nasional. TK IT Al Mumtaza berhasil meraih penghargaan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dari Kementerian PPPA RI, memperkuat komitmen Lampung Selatan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada tiga pemenang terbaik dalam Parade Peserta serta tiga pemenang dengan penampilan Kebaya Nasional terbaik.

Pada kategori Parade terbaik, juara pertama diraih oleh Bappeda, disusul BPKAD di posisi kedua, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di posisi ketiga.

Untuk kategori Kebaya Nasional terbaik, juara pertama diraih Agus Restuni (Badan Pertanahan Nasional), juara kedua diraih Yuliana (Kecamatan Sidomulyo), dan juara ketiga diraih Eni Nurdiana (Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan).

Lebih dari sekadar penghargaan, momentum ini menjadi refleksi bahwa semangat Kartini terus hidup dalam berbagai peran perempuan masa kini. Dari ruang kelas hingga pasar, dari layar digital hingga ruang birokrasi, mereka adalah penggerak perubahan yang membawa Lampung Selatan melangkah maju. (Kmf-Gil/*/red)

Rakor Mingguan Pemkab Lampung Selatan Perkuat Sinergi, Siapkan Peluncuran Layanan Halo Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat sinergi antarperangkat daerah melalui rapat koordinasi mingguan yang digelar sebagai instrumen utama menyelaraskan pelaksanaan program strategis pemerintah.

Rakor yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Senin (20/4/2026), dipimpin Sekretaris Daerah Lamsel Supriyanto dan diikuti seluruh pejabat utama serta kepala perangkat daerah.

Dalam forum tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penguatan inovasi daerah, implementasi program Desa Helau, hingga kesiapan peluncuran layanan masyarakat “Halo Lamsel” yang ditujukan untuk meningkatkan responsivitas pemerintah terhadap kebutuhan warga.

Sekda Supriyanto menegaskan, rakor mingguan bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi ruang koordinasi penting untuk memastikan seluruh program berjalan selaras dengan arah kebijakan kepala daerah.

“Rapat ini menjadi media koordinasi antar perangkat daerah. Selain menyampaikan arahan dari Bupati, forum ini juga menjadi ruang bagi kepala perangkat daerah untuk menyampaikan berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti maupun dikoordinasikan,” ujarnya. Ia menjelaskan, melalui komunikasi yang intens dalam forum tersebut, berbagai kendala di lapangan dapat diidentifikasi lebih cepat dan segera dicarikan solusi bersama.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah kesiapan peluncuran layanan “Halo Lamsel”, sebuah platform terpadu yang akan menampung layanan publik, aspirasi, hingga pengaduan masyarakat secara langsung.

Menurut Supriyanto, kehadiran layanan ini menuntut kesiapan seluruh perangkat daerah untuk memberikan respons yang cepat dan tepat.

“Melalui layanan ini masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi maupun pengaduan. Oleh karena itu seluruh perangkat daerah harus siap memberikan respons yang cepat dan tepat,” tegasnya.

Selain itu, Sekda juga menekankan pentingnya implementasi Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Kebersihan dan Keindahan.

Regulasi tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama dalam menjaga lingkungan kerja yang bersih dan tertata.

Melalui rakor mingguan ini, Pemkab Lampung Selatan berharap koordinasi lintas perangkat daerah semakin solid, sehingga pelaksanaan program prioritas dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Nsy/*/red)

Hadapi Ancaman Kekeringan Ekstrem 2026, Bupati Egi Ikut Rakornas Kementan RI

0

 


JAKARTA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI), pada Senin (20/4/2026).

Rakornas yang berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, ini menjadi forum strategis dalam merespons potensi kekeringan ekstrem yang diprediksi terjadi pada 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dan diikuti sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi, khususnya wilayah dengan kerentanan tinggi terhadap kekeringan lahan pertanian.

Dalam forum tersebut, pemerintah pusat bersama daerah membahas langkah konkret mitigasi menghadapi dampak perubahan iklim, termasuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Bupati Egi menyampaikan bahwa kehadirannya dalam Rakornas tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk aktif mengambil langkah antisipatif. “Hari ini saya menghadiri rapat koordinasi nasional yang membahas langkah-langkah mitigasi kekeringan lahan pertanian bersama pemerintah pusat dan sejumlah kepala daerah di Kementerian Pertanian,” ujar Egi.

Ia berharap Rakornas ini mampu menghasilkan kebijakan yang cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi potensi kekeringan ekstrem, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.

Rakornas ini juga menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah lintas sektor guna memastikan sektor pertanian tetap tangguh di tengah tekanan iklim global yang kian tidak menentu. (Nsy-Kmf/*/red)