Senin, Juli 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 11

Kabar Baik! Rumah Subsidi Kini Bisa Dicicil 40 Tahun, Menteri PKP RI Maruarar Sirait Sosialisasi di Lampung Selatan

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Maruarar Sirait, di Lampung Selatan, pada  Kamis, (7/5/2026)

Kunjungan ini membawa angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program pembiayaan rumah subsidi dengan bunga ringan dan tenor kredit hingga 40 tahun.

Kunjungan kerja tersebut dipusatkan pada acara Kredit Program Perumahan (KPP) bertajuk Kolaborasi Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digelar di Gedung Parrona, Jalan Terusan Ryacudu, Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung.

Program tersebut menyoroti kolaborasi pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui dukungan Bank BTN, BP Tapera, PNM, SMF dan sejumlah mitra lainnya.

Masyarakat kini dapat mengakses kredit rumah dengan bunga mulai 5,59 persen per tahun, sekaligus mendapatkan skema cicilan yang lebih ringan.

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap sektor perumahan rakyat sebagai bagian dari pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

“Presiden Prabowo memerintahkan kepada saya untuk mempersiapkan kota-kota baru di sekitar Jakarta, Medan, Makassar, Manado dan berbagai daerah lainnya agar tercipta pusat-pusat pertumbuhan baru,” ujar Maruarar.

Menurut Maruarar, pemerintah juga terus memperluas kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar semakin mudah memiliki rumah layak huni.

Salah satu kebijakan yang disiapkan yakni memperpanjang tenor kredit rumah subsidi dari 20 tahun menjadi 40 tahun.

“Presiden juga memerintahkan agar masa kredit diperpanjang menjadi 40 tahun sehingga cicilan masyarakat menjadi lebih ringan. Selain itu, BPHTB dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk MBR di Lampung juga sudah digratiskan,” katanya.

Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah akibat tingginya cicilan dan biaya administrasi.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama berharap program kolaborasi pembiayaan perumahan itu dapat membuka akses kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat di daerahnya, khususnya kalangan pekerja dan keluarga muda.

Ia juga berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan dan pengembang dapat mempercepat pemerataan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau dan berkelanjutan. (Kmf-lmhr/*/red)

Penutupan MHQ Hari Bhayangkara, Bupati Egi: Al-Qur’an Bukan Sekadar Dihafal, tetapi Menjadi Nilai bagi Generasi Muda

0

 


KALIANDA, (Ltc):

Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai penutupan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar Polres Lampung Selatan di Lapangan Apel Polres setempat, pada Kamis (7/5/2026).

Ajang yang berlangsung selama empat hari itu menjadi momentum sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat dalam membangun generasi Qurani di Kabupaten Lampung Selatan.

Tercatat sebanyak 1.013 peserta mendaftarkan diri pada kegiatan tersebut. Setelah melalui proses verifikasi, sebanyak 645 peserta dinyatakan lolos dan mengikuti perlombaan dalam berbagai kategori, mulai dari juz 30, 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz.

Selain itu, terdapat kategori khusus surat At-Takatsur dan An-Nas bagi anggota Bhayangkara dan Bhayangkari.

Kapolres Lampung Selatan, Toni Kasmiri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Menurutnya, MHQ bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kesejukan dan kedamaian di tengah masyarakat.

“Ribuan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya khususnya kepada ketua panitia, pihak Kemenag, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selama empat hari ini alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik,” ujar Toni Kasmiri.

Ia juga meyakini para peserta MHQ merupakan generasi muda yang mampu membawa nilai-nilai ketenangan dan harmoni sosial di masa mendatang.

“Kami yakin adik-adik ini yang bisa membawa kedamaian dan kesejukan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pondok pesantren yang sudah mengirimkan perwakilannya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara resmi menutup kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Egi menegaskan bahwa MHQ tidak sekadar menjadi ajang kompetisi hafalan Al-Qur’an, tetapi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.

“Hari ini kita menutupnya dengan sebuah keyakinan bahwa nilai yang ditanamkan dalam kegiatan ini akan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Selama pelaksanaan, kita tidak hanya menyaksikan kemampuan mereka, tetapi juga ketekunan, disiplin, serta kesungguhan generasi muda dalam menjaga Al-Qur’an,” kata Egi.

Menurut Egi, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman, daerah membutuhkan generasi yang memiliki pegangan moral kuat dan arah hidup yang jelas.

“Dengan kegiatan ini, kami melihat Lampung Selatan sedang dibangun dalam giat, kesabaran, dan lantunan ayat suci yang dihafalkan. Mereka bukan hanya menjaga ayat, tetapi juga menjaga nilai,” ujarnya.

Egi juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Lampung Selatan yang dinilai hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut merawat harmoni sosial dan spiritual masyarakat.

“Ini lah sosok Kapolres dan jajaran yang kami butuhkan. Hadir dengan ketegasan dan ketertiban sekaligus merawat harmoni,” ucapnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap para peserta, panitia memberikan trophy, piagam penghargaan, uang pembinaan, serta doorprize sepeda bagi para juara.

Juara pertama memperoleh Rp3 juta, juara kedua Rp2,5 juta, dan juara ketiga Rp2 juta. Sementara juara harapan 1 menerima Rp1,5 juta, juara harapan 2 menerima Rp1 juta, dan juara harapan 3 menerima sebesar Rp500 ribu.

Tidak hanya itu, Bupati Egi juga mengumumkan tambahan hadiah sebesar total Rp25 juta bagi peserta yang belum berhasil meraih juara.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Ini menjadi pengingat bahwa dalam membangun daerah dibutuhkan keseimbangan. Kita memastikan langkah pembangunan memiliki moral yang jelas,” kata Egi. (ptm-Kmf/*/red)

Ketua DPRD Lamsel Hadiri MTQ HUT Bhayangkara ke 80 tahun 2026

0

KALIANDA, (Ltc):

Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, yang diwakili oleh anggota komisi III DPRD, menghadiri acara penutupan Musabaqah Hifdzil Qur’an dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar oleh Polres Lampung Selatan, pada Kamis (7/5/2026)

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial.

Dalam kesempatan itu, perwakilan DPRD Lampung Selatan, Nur Arifin menyampaikan apresiasi kepada Polres Lampung Selatan yang telah menginisiasi kegiatan religius melalui Musabaqah Hifdzil Qur’an.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang perlombaan, namun juga sarana membangun generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia. “Momentum Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang bernilai spiritual dan edukatif bagi masyarakat. Ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Acara penutupan berlangsung meriah dengan penyerahan hadiah kepada para peserta terbaik serta dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta Musabaqah Hifdzil Qur’an dari berbagai wilayah di Lampung Selatan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai religius dapat terus terjaga demi terciptanya masyarakat yang harmonis, aman, dan bermartabat di Kabupaten Lampung Selatan. (hms DPRD Lamsel/*/red)

IMI Korwil Lampung Selatan dikukuhkan, Bupati Egi: IMI harus jadi motor penggerak lahirnya talenta otomotif nasional bahkan internasional

0


KALIANDA, (Ltc):

Pelantikan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Koordinator Wilayah Lampung Selatan tak sekadar seremoni. Di balik itu, tersimpan ambisi besar menjadikan daerah ini sebagai lumbung talenta otomotif nasional hingga internasional.

Ketua Umum Pengprov IMI Provinsi Lampung, Handitya Narapati SZP, secara resmi melantik Agnatius Syahrizal sebagai Ketua IMI Korwil Lampung Selatan periode 2026-2028 di Pendopo Agung Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (6/5/2026).

Momentum tersebut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, Ketua KONI Lampung Selatan serta ratusan pecinta otomotif dari berbagai komunitas roda dua dan roda empat.

Dalam sambutannya, Agnatius Syahrizal menyampaikan komitmennya untuk menjadikan IMI sebagai rumah besar bagi seluruh pecinta otomotif di Lampung Selatan.

Ia menegaskan, organisasi yang dipimpinnya akan menaungi berbagai cabang balap, mulai dari road race, grasstrack, hingga drag race.

Tak hanya berorientasi pada prestasi, IMI juga ditargetkan menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan event otomotif.

“Selain prestasi, kami ingin IMI menjadi motor promosi pariwisata dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat lewat event-event otomotif,” ujar Agnatius.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa otomotif bukan sekadar soal kecepatan dan mesin, melainkan juga tentang pembentukan karakter, disiplin, dan keberanian dalam mengambil keputusan.

Lebih jauh, Egi memberikan tantangan terbuka kepada IMI agar mampu melahirkan pembalap-pembalap berkelas nasional hingga internasional.

Ia menilai, IMI harus bertransformasi menjadi ekosistem strategis yang mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan sport tourism.

“IMI harus jadi motor penggerak lahirnya talenta otomotif nasional bahkan internasional. Ini bukan sekadar komunitas, tapi ruang kolaborasi untuk membangun ekonomi kreatif daerah,” tegas Egi.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Lampung Selatan akan menggelar ajang bergengsi Indonesian Drift Series (IDS) pada 23-24 Mei 2026. Event ini menjadi yang pertama kali digelar di Pulau Sumatra dan diproyeksikan menghadirkan sejumlah figur publik nasional.

Nama-nama seperti Revy Vamella, Wendy Walters, Harris Virza, hingga Hassan Alaydrus dijadwalkan hadir, bersama rencana kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Tak berhenti di situ, Egi juga menginstruksikan pengaktifan kembali sirkuit-sirkuit yang ada di Lampung Selatan untuk mendukung pembinaan atlet otomotif, khususnya pada cabang grasstrack dan drag motor.

Ia bahkan menyiapkan program pencarian talenta muda berbakat yang akan diberi kesempatan bertanding di ajang nasional. “Nanti kita seleksi talenta muda untuk ikut lomba di Jogja dan Bali. Kita ingin anak-anak Lampung Selatan tampil dan membuktikan bahwa daerah ini berkelas,” ujarnya.

Menutup arahannya, Egi mengajak seluruh elemen, khususnya IMI dan komunitas otomotif, untuk bergerak secara kolaboratif dalam membangun daerah.

“Kalau bergerak sendiri-sendiri, kita lambat. Tapi kalau bersama, Lampung Selatan akan melesat. Bismillah, BISA,” kata Egi. (Ech-Kmf/*/red)

Layanan Taspen Resmi Diperluas hingga ke MPP, ASN Lampung Selatan Kini Lebih Mudah Akses Pensiun hingga Jaminan Sosial

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memperpanjang kesepakatan kerja sama dengan PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Bandar Lampung dalam rangka peningkatan layanan dan kepesertaan program Taspen Group bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Kepala PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Bandar Lampung, Ovi Novianto, di ruang kerja bupati, Rabu (6/5/2026).

Kepala PT Taspen KC Bandar Lampung, Ovi Novianto, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut mencakup empat bidang utama, termasuk penguatan layanan kepegawaian melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Program yang dikelola meliputi Tabungan Hari Tua (THT), layanan pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), serta Jaminan Kematian (JKM) bagi Pegawai Negeri Sipil termasuk PPPK penuh waktu, hingga PPPK paruh waktu.

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melalui implementasi SIMGAJI Taspen untuk memastikan pembayaran gaji ASN berjalan tepat waktu setiap tanggal 1 setiap bulan.

Sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan kepada peserta, PT Taspen berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan dengan menghadirkan loket layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lampung Selatan.

Tak hanya itu, sinergi juga dilakukan dengan RSUD Bob Bazar Kalianda dalam pelaksanaan program jaminan sosial, khususnya JKK dan JKM. Untuk PPPK paruh waktu, manfaat yang diberikan saat ini masih difokuskan pada dua program tersebut.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada ASN.

“Kerja sama ini diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi ASN di Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Menurut Egi, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, efektif, dan profesional. Ia juga menekankan pentingnya inovasi agar program yang dijalankan benar-benar dirasakan oleh ASN maupun masyarakat. “Dengan sinergi yang baik, layanan akan semakin mudah diakses, transparan, dan mampu mendukung peningkatan kinerja ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Egi. (lmhr-Kmf/*/red)

 

Kemenkeu Pilih Lampung Selatan Jadi Lokus Studi Buku Refleksi 10 Tahun Dana Desa

0

KALIANDA, (Ltc):

Kabupaten Lampung Selatan ditetapkan sebagai lokus kunjungan lapangan dan studi dokumentasi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dalam rangka penyusunan buku “Refleksi Satu Dasawarsa Dana Desa”.

Kunjungan tim Kemenkeu RI tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan, Erdiyansyah, di Kantor Dinas PMD, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini turut dihadiri jajaran Inspektorat serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat.

Analis Kebijakan Ahli Pertama Kemenkeu RI, Sukma Aji, menjelaskan bahwa penyusunan buku ini merupakan amanah nasional yang dipantau langsung oleh Bappenas, dengan tujuan menghasilkan kajian berstandar internasional terkait perjalanan dana desa selama satu dekade terakhir.

“Lampung Selatan dipilih karena memiliki karakteristik wilayah yang lengkap, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir pantai. Selain itu, sebagai gerbang Pulau Sumatra Lampung Selatan memiliki potensi dampak limpahan ekonomi dari Pulau Jawa,” ujarnya.

Ia menambahkan, buku refleksi tersebut akan mengulas lima aspek utama, yakni kondisi desa sebelum adanya dana desa, perkembangan regulasi, ekspektasi pemerintah daerah, capaian output serta dampaknya terhadap kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat.

Dalam penelitian ini, empat desa ditetapkan sebagai sampel utama, yaitu Desa Sidowaluyo, Balinuraga, Kecapi, dan Canggung. Keempatnya dinilai mampu merepresentasikan keberhasilan tata kelola dana desa di berbagai karakter wilayah. “Kami juga melihat adanya sinergi menarik antara kelembagaan ekonomi desa seperti BUMDes dengan KSPP/KDMP,” kata Sukma.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PMD Lampung Selatan, Erdiyansyah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya.

Ia menyebut, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan perkembangan desa di Kabupaten Lampung Selatan yang kini terus didorong sebagai bagian dari identitas daerah “Beranda Sumatra”.

“Empat desa yang menjadi sampel ini memang mencerminkan kondisi wilayah kami, baik dari sektor agraris maupun potensi wisata pesisir,” jelasnya.

Erdiyansyah juga mengungkapkan sejumlah capaian desa, di antaranya Desa Rejo Mulyo yang meraih predikat BUMDes terbaik tahun 2024 serta kerja sama dengan KDMP. Selain itu, KDMP Bumi Sari di Kecamatan Natar juga telah ditetapkan sebagai proyek percontohan nasional.

Ia berharap, kajian yang dilakukan Kemenkeu dapat menjadi pemicu semangat bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dalam pengelolaan dana desa.

“Semoga ini menjadi motivasi bagi desa-desa di Lampung Selatan untuk semakin maju dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Erdiyansyah. (Gil-Kmf/*/red)

 

Bupati dan Wakil bupati kompak lepas calon jama’ah haji Lampung Selatan kloter 17

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Agung Kalianda, di saat 286 jemaah calon haji asal Kabupaten Lampung Selatan resmi dilepas Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati Lamsel M Syaiful Anwar untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah, pada Selasa (5/5/2026),

Pelepasan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 17 itu, dihadiri juga Sekda Supriyanto beserta jajaran pejabat daerah.

Momen tersebut menjadi titik awal perjalanan spiritual yang telah lama dinantikan para jemaah, sekaligus kesempatan untuk memohon doa restu dari keluarga dan masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Selatan, Marwiyah Amin, menjelaskan bahwa total jemaah calon haji asal Lampung Selatan yang tergabung dalam Kloter 17 berjumlah 413 orang, terdiri dari 188 laki-laki dan 225 perempuan.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 286 jemaah mengikuti pelepasan di Masjid Agung Kalianda. Sementara 131 jemaah lainnya telah lebih dulu berada di Asrama Haji dengan pertimbangan tertentu dan menunggu jadwal pemberangkatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, rangkaian perjalanan jemaah dimulai pada 5 Mei 2026 menuju Asrama Haji, dan dijadwalkan bertolak ke Madinah pada 6 Mei 2026.

Adapun jemaah yang dilepas berasal dari sejumlah kecamatan, yakni Kalianda, Rajabasa, Penengahan, Ketapang, Palas, Sragi, Bakauheni, Sidomulyo, Katibung, dan Way Panji.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan bahwa pelepasan jemaah haji selalu menjadi momen penuh emosi, memadukan rasa haru dan kebahagiaan.

“Hari ini adalah momen yang penuh haru dan bahagia. Bapak dan Ibu akan menunaikan niat suci yang telah dipersiapkan sejak lama,” ujarnya.

Bupati Egi mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga ujian kesabaran dan keikhlasan. Ia berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah. “Ibadah haji akan menguji kesabaran dan keikhlasan. Jaga kesehatan, patuhi arahan petugas, dan saling membantu antarjemaah,” pesannya.

Selain itu, ia juga menitipkan nama baik daerah kepada seluruh jemaah. “Saya titip nama baik Lampung Selatan. Jaga sikap, perbanyak dzikir, dan jalankan ibadah dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.

Kepada para petugas pendamping, Bupati Egi meminta agar memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kesabaran selama mendampingi jemaah di Tanah Suci.

Mengakhiri sambutannya, ia berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (Nsy/*/red)

Hasil Pemeriksaan LKPD 2025, Pemkab Lampung Selatan Komit Tindaklanjuti Catatan BPK demi Transparansi Anggaran

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menerima laporan hasil pemeriksaan interim dan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung dalam kegiatan exit meeting yang digelar di ruang kerja bupati, pada Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut menandai berakhirnya proses pemeriksaan yang telah berlangsung selama 30 hari sejak 6 April 2026, dengan tujuan mengevaluasi kewajaran dan kualitas laporan keuangan daerah, sebelum dikeluarkannya opini resmi terhadap LKPD 2025.

Dalam paparannya, Ketua Tim Pemeriksa BPK, Syarif Hidayat, mengungkapkan sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Catatan tersebut mencakup penguatan sistem perpajakan daerah berbasis digital, optimalisasi retribusi yang masih dilakukan secara tunai, serta peningkatan ketelitian dalam belanja modal fisik seperti pembangunan gedung dan infrastruktur jalan.

Selain itu, efektivitas sistem informasi pemerintahan juga menjadi sorotan agar proses pengelolaan keuangan daerah dapat berjalan lebih terintegrasi dan akurat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan bahwa seluruh catatan yang diberikan BPK merupakan masukan konstruktif yang akan segera ditindaklanjuti secara menyeluruh.

“Poin-poin terkait pendapatan, retribusi, hingga evaluasi perjanjian kerja sama agrowisata akan menjadi prioritas tahun ini agar potensi PAD kita tidak hilang,” tegas Egi.

Ia menambahkan, tindak lanjut tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran sekaligus menutup celah kebocoran pendapatan daerah. Pemerintah daerah juga akan meninjau kembali sinkronisasi sistem SIPD, khususnya terkait honorarium, agar sepenuhnya selaras dengan ketentuan peraturan presiden yang berlaku.

Sebagai langkah konkret, Bupati Egi telah menginstruksikan Sekretaris Daerah dan seluruh kepala perangkat daerah untuk segera melakukan koordinasi intensif dalam menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

Pemantauan berkala juga akan dilakukan guna memastikan kualitas laporan keuangan tetap terjaga dan opini keuangan Kabupaten Lampung Selatan dapat dipertahankan pada standar terbaik. (Ech-Kmf/*/red)

Mengabdi Puluhan Tahun, 3 PNS Dinas Pendidikan Lampung Selatan Diganjar Satyalancana Karya Satya di Hardiknas 2026

0

KALIANDA, (Ltc)

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momen penuh kebahagiaan bagi tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.

Mereka menerima anugerah tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian panjang dan dedikasi tanpa henti di dunia pendidikan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Korpri, Kalianda, pada Senin (4/5/2026).

Tiga penerima Satyalancana Karya Satya itu adalah Asikin, S.Pd., M.M., Pengawas Sekolah Ahli Madya yang memperoleh penghargaan 30 tahun pengabdian, Drs. Rohdani, Guru Ahli Madya SMPN 3 Kalianda dengan masa bakti 20 tahun, serta Drs. Akhmad Sanusi, Guru Ahli Muda SMPN Satu Atap 3 Sidomulyo yang menerima penghargaan 10 tahun pengabdian.

Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada PNS yang telah menunjukkan kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta mengabdi dengan penuh kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus dalam kurun waktu tertentu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan dedikasi dalam memajukan dunia pendidikan. “Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan dedikasi dan menjadi penggerak perubahan serta jembatan harapan masyarakat,” ujar Syaiful.

Lebih lanjut, Syaiful menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk merefleksikan dan menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

Menurutnya, pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia yang harus dijalankan dengan ketulusan dan kasih sayang.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh insan pendidikan, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga masyarakat yang peduli terhadap kemajuan pendidikan, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

Upacara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, jajaran pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat struktural dan fungsional, para kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, serta Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (Mhr/*/red)

 

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Selatan Gelar Musabaqah Hifdzil Qur’an, Cetak Generasi Penjaga Kedamaian

0

KALIANDA, (Ltc):

Polres Lampung Selatan menggelar kegiatan Musabaqah Hifdzil Qur’an dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polres Lampung Selatan, pada Senin (4/5/2026), dan diikuti para peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar memiliki karakter religius, berakhlak mulia, serta mampu menjaga kedamaian dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga stabilitas sosial melalui nilai-nilai keagamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi penerus yang mampu membawa kedamaian, serta menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menilai Musabaqah Hifdzil Qur’an memiliki makna strategis karena mengintegrasikan nilai spiritual dengan tanggung jawab kebangsaan.

“Musabaqah Hifdzil Qur’an ini merupakan pertemuan antara kekuatan iman dan tanggung jawab menjaga keamanan. Dari setiap ayat yang dihafal akan lahir generasi yang kuat, tidak mudah terprovokasi, dan memiliki arah hidup yang jelas,” kata Syaiful.

Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan moral dan spiritual masyarakat.

“Daerah yang kuat bukan hanya yang maju secara fisik, tetapi juga yang kokoh secara moral. Para penghafal Al-Qur’an adalah penjaga nilai dan fondasi masa depan daerah,” tambahnya.

Musabaqah Hifdzil Qur’an ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Mei 2026. Adapun kategori yang diperlombakan meliputi hafalan Juz 30, 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, hingga 30 Juz.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan masyarakat serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di Lampung Selatan. (Nsy-Kmf/red)