Jumat, Mei 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 10

Bupati Radityo Egi Pratama Resmikan Akses Jalan Babatan-Umbul Bayur

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meresmikan peningkatan ruas Jalan Babatan-Umbul Bayur (R127) hingga Jalan Tanjungan-Neglasari (R136) di Kecamatan Katibung, pada Jumat (27/2/2026) sore.

Ruas Babatan-Simpang Bayur sepanjang kurang lebih 850 meter yang sebelumnya rusak dan berlubang, kini resmi dibuka dan dapat digunakan masyarakat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, sekitar pukul 17.32 WIB. Dengan mengucap basmalah, ia menandai beroperasinya akses jalan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur dasar di wilayah itu.

“Alhamdulillah pada hari ini, tepat di hari Jumat pukul 17.32, ruas jalan Babatan-Simpang Bayur kurang lebih sepanjang 850 meter sudah selesai dikerjakan. Bismillah ini bisa memberikan dampak baik untuk masyarakat dan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Egi.

Sebelum diperbaiki, kondisi jalan tersebut dikeluhkan warga karena berlubang dan bergelombang. Kerusakan bahkan disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan semakin parah dalam tiga hingga empat bulan terakhir. Kondisi itu kerap menyulitkan aktivitas harian, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat.

Desi (40), salah satu warga yang hadir dalam peresmian, mengaku bersyukur atas pembangunan tersebut.

“Terima kasih Pak Bupati Egi, jalannya sudah diperbaiki, sekarang sudah bagus sekali. Dulu rusak berlubang bertahun-tahun, sekarang lewat jadi enak,” ujarnya. Hal senada disampaikan warga lainnya yang merasakan langsung perubahan kondisi akses transportasi di wilayah tersebut. Dengan jalan yang lebih mulus, mobilitas warga menjadi lebih nyaman dan aman.

Meski demikian, sejumlah warga juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah turut memperhatikan persoalan drainase di sekitar jalan.

Mereka mengeluhkan saluran air dan talud yang dinilai kurang memadai, sehingga saat hujan deras kerap terjadi genangan bahkan banjir.

“Ada satu keluhan, kalau hujan deras banjir. Got-got ini tolong diperbaiki biar airnya lancar. Kayaknya kurang tinggi atau bahkan tidak ada salurannya. Kami minta solusi untuk masyarakat Tanjung Ratu,” kata warga lainnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Egi meminta masyarakat bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun serta menyampaikan bahwa masukan warga akan menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Dengan bismillahirrahmanirrahim, jalannya saya resmikan. Terima kasih, tolong dijaga aksesnya, mohon dijaga bersama-sama supaya apa yang sudah dibangun oleh pemerintah bisa awet dan panjang umurnya. Titip aset ini,” pesannya.

Peningkatan ruas jalan di Kecamatan Katibung ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Peresmian tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam memperbaiki infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. (ptm-Kmf/*/red)

Ruas Jalan Kota Dalam-Budidaya 52 Tahun Tak Direhab, Saat ini Mulus di Zaman Pemerintahan Egi-Syaiful

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Penantian panjang warga Kecamatan Sidomulyo selama lebih dari setengah abad akhirnya berakhir.

Ruas Jalan Kota Dalam-Budidaya (R.092) resmi diresmikan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada Jumat (27/2/2026), di Desa Budidaya.

Jalan yang disebut warga telah rusak sejak 1973 atau sekitar 52 tahun lalu itu kini berubah menjadi akses yang lebih layak dan aman. Peresmian tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi acara.

Secara teknis, ruas jalan Kota Dalam-Budidaya memiliki panjang 2.420 meter dengan lebar 3 meter. Pada tahun 2025, penanganan dilakukan menggunakan konstruksi rabat beton sepanjang 1.350 meter dengan lebar 3,5 meter. Secara total, panjang jalan yang telah ditangani mencapai 2.150 meter dengan konstruksi rabat beton. Bagi warga, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan jawaban atas penantian panjang.

Ratnasih, warga Dusun 4 Desa Budidaya, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia menyebut jalan tersebut terakhir kali tersentuh pembangunan pada 1973.

“Jalan ini dari tahun 1973, jadi sudah 52 tahun baru diperbaiki sekarang ini. Perasaan saya senang sekali. Terima kasih Pak Bupati Radityo Egi Pratama sudah memperbaiki jalan yang sekian lama tidak pernah diperbaiki ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Lili Salamah. Ia mengaku bersyukur karena jalan yang selama puluhan tahun rusak akhirnya dibangun.

“Ini jalannya sudah rusak sekitar 52 tahun. Alhamdulillah sekarang sudah dibangun. Dulu waktu kampanye ada janji untuk membangun jalan ini, dan sekarang ditepati. Senang sekali akhirnya diresmikan,” katanya. Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan hingga akhir masa jabatan.

Ia menyampaikan bahwa pada awal 2025 tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Lampung Selatan berada di kisaran 54 persen.

“Dengan berbagai upaya peningkatan kualitas konstruksi jalan sepanjang 2025, alhamdulillah angka kemantapan jalan meningkat menjadi hampir 62 persen,” jelasnya.

Ia memastikan, program pembangunan dan peningkatan kualitas jalan akan terus dilanjutkan pada 2026 hingga 2027 sebagai bagian dari prioritas pemerintah daerah.

Peresmian jalan ruas Kota Dalam-Budidaya menjadi simbol terpenuhinya janji pembangunan sekaligus penanda perubahan nyata bagi masyarakat Sidomulyo.

Setelah lebih dari lima dekade, akses yang dulu rusak dan sulit dilalui kini berubah menjadi jalan yang lebih representatif, membuka harapan baru bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi warga setempat. (Nsy-Kmf/*/*red)

Bupati Egi Perkenalkan Program Lampung Selatan Betik, ditengah Merebaknya Isu Pemotongan Bansos di Lamsel

0

KATIBUNG, (Ltc):

Di tengah merebaknya isu pemotongan bantuan sosial (bansos) yang sempat viral dan meresahkan masyarakat, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memperkenalkan Program Lamsel Betik.

Program Betik, akronim dari Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi, dirancang sebagai langkah konkret untuk memastikan masyarakat menerima haknya secara utuh tanpa potongan.

Program tersebut disampaikan Bupati Radityo Egi Pratama saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Darul Ulum, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, pada Jumat (27/2/2026).

“Terkait bantuan sosial, sekarang lagi banyak informasi bantuan yang dipotong. Untuk itu, bersama inspektorat tahun ini kami punya program namanya Lamsel Betik yang akan segera diluncurkan. Jadi bapak ibu yang mengalami kejadian harusnya menerima hak 100 persen tapi ada potongan, silakan lapor, akan kami tindaklanjuti. Kami juga bekerja sama dengan kejaksaan,” tegas Egi di hadapan jamaah. Melalui Program Lamsel Betik, pemerintah daerah menegaskan komitmen menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Program ini juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa haknya tidak disalurkan secara penuh, sekaligus memperkuat pengawasan lintas sektor.

Egi menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, mulai dari kepala desa, camat, hingga masyarakat, dalam mengawal penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran dan bebas dari praktik ilegal.

“Saya ingin masyarakat bisa menerima secara penuh. Tolong sama-sama kita pertahankan kebaikan ini, kita layani dengan hati, kita monitoring bersama. Camat juga bantu monitoring. Kita bergandengan tangan mewujudkan Lampung Selatan maju,” ujarnya.

Selain memperkenalkan program antikorupsi tersebut, Safari Ramadan juga menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Tepat pada 20 Februari 2026, keduanya genap satu tahun memimpin Kabupaten Lampung Selatan. Menurut Egi, berbagai capaian yang diraih selama satu tahun terakhir merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk jajaran perangkat daerah, DPRD, Forkopimda, hingga instansi vertikal lainnya.

“Selama satu tahun terakhir kami berupaya semaksimal mungkin memenuhi janji kampanye dan aspirasi masyarakat. Saya tidak bekerja sendiri. Hasil kerja satu tahun ini adalah hasil kolaborasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Egi juga memaparkan realisasi pembangunan di Kecamatan Katibung sepanjang 2025. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp10,57 miliar, yang digunakan untuk penanganan jalan sepanjang kurang lebih 5.824 meter, serta perbaikan drainase dan gorong-gorong sepanjang 61 meter.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap, baik di sektor infrastruktur maupun dalam memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran tanpa penyimpangan.

Peluncuran Program Lamsel Betik di tengah sorotan publik terhadap isu pemotongan bansos dinilai menjadi penegasan arah kebijakan Pemkab Lampung Selatan memperkuat pengawasan, membuka akses pelaporan, dan memastikan hak masyarakat tidak tergerus praktik ilegal. (ptm-Kmf/*/red)

Bupati Egi Safari Ramadhan didesa Sindang Sari Tanjung Bintang Ajak Warga Bersihkan Hati & Semangat Gotong Royong

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk mengajak masyarakat membersihkan hati sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Ajakan itu disampaikan Egi saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Baburrahman, Desa Sindang Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Kamis (26/2/2026).

Dalam sambutannya, Egi menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara tentang infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut pembangunan karakter dan mental masyarakat. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Lampung Selatan harus dimulai dari hati yang baik, adil, dan penuh pikiran positif.

“Kalau kabupaten kita ingin baik, maka saya ingin mengajak masyarakat punya hati yang baik, adil, positif. Itu akan mendatangkan hal yang baik, bukan untuk saya pribadi tapi untuk bapak ibu semua. Mudah-mudahan di bulan suci yang berkah ini, puasa kita bisa membersihkan hati kita,” ujar Egi.

Ia juga mengajak masyarakat memperbanyak rasa syukur dan ucapan terima kasih selama Ramadan. Egi mengibaratkan kehidupan seperti hukum tarik-menarik, di mana setiap kebaikan yang ditanam dari dalam diri akan kembali memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan.

“Apa yang bapak ibu rasakan di dalam hati akan jadi pikiran, kemudian ucapan, tindakan. Tindakan ini akan membentuk kebiasaan, karakter. Nah, karakter ini akan membentuk nasib kita,” katanya. Lebih lanjut, Egi menegaskan bahwa pembangunan Lampung Selatan tidak dapat dilakukan sendiri oleh kepala daerah dan wakilnya. Ia membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat serta sinergi lintas sektoral agar program pembangunan berjalan optimal.

Ia menyebutkan, berkat kerja sama yang solid, pada 2025 pembangunan infrastruktur jalan di Lampung Selatan telah mencapai 270,9 kilometer. Pada 2026, pembangunan tersebut akan terus dilanjutkan guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak semuanya, karena kalau cuma saya dan pak wakil bupati tangannya tidak akan cukup untuk membangun Lampung Selatan. Kita harus kompak dan menguatkan sistem bergotong royong,” tegasnya.

Kegiatan Safari Ramadan yang dihadiri jajaran Forkopimda, perangkat daerah, tokoh agama, dan masyarakat setempat itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah menyampaikan capaian serta arah pembangunan daerah.

Di bulan yang penuh berkah ini, pemerintah berharap terbangun kebersamaan yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat demi Lampung Selatan yang lebih maju. (ptm/*/red)

Anggota DPR-RI DP Lampung 1 Hi Rycko Menoza SZP Menyapa Pengurus DPD Partai Golkar Lamsel

0
oppo_2
oppo_2

KALIANDA, (Ltc):
Anggota DPR-RI Fraksi Golkar dari daerah pemilihan Lampung 1 Hi Rycko Menoza SZP melaksanakan reses dan bertemu dengan konstituen dan Kader simpatisan Partai Golkar Lampung Selatan yang berlangsung di sekretariat Partai Golkar Lamsel pada Rabu (25/02/2026) sore.

Rycko Menoza SZP yang juga mantan bupati Lamsel ini disambut hangat Ketua DPD Partai Golkar Lamsel Agus Sutanto dan sekretaris DPD Partai Golkar Herman Hanafi’ah bersama pengurus serta kader dan simpatisan partai Golkar Lamsel.

Dalam sambutannya Rycko Menoza SZP mengatakan situasi perekonomian disemua sisi kondisi sulit, namun meski demikian Partai Golkar yang dari dulu sudah besar, dari mulai saat ini harus kembali menata untuk mencapai target yang dicita-citakan yakni meningkatkan jumlah kursi di DPRD Lamsel, DPRD Propinsi, dan DPR-RI. Minimal musti mempertahankan prestasi yang ada, “saya hanya memotivasi kader-kader agar lebih bergeliat di ajang besar kedepan yakni di 2029 mendatang, di Partai Golkar alatnya banyak, bagaimana kita bisa menghidupkan alat alat yang ada di partai Golkar ini,” ungkap Rycko Menoza SZP.

oppo_2

Dari segala sisi bisa digerakkan jadi tenaga super power Partai untuk mencapai, dengan tujuan bersama yakni memajukan partai Golkar kedepannya. “Intinya mari kita sama sama menggerakkan komponen di partai Golkar agar tujuan/cita citanya tercapai partai Golkar jadi besar, saya siap mensuportnya,” tegas Rycko Menoza SZP.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Lamsel Agus Sutanto mengucapkan banyak terima kepada Anggota DPR RI bung Rycko Menoza SZP yang sudah menyampaikan motivasinya kepada pengurus DPD Partai Golkar Lamsel. Semoga apa yang telah disampaikan dapat bermanfaat bagi kader, pengurus serta simpatisan partai, untuk mewujudkan cita cita membesarkankan kembali kejayaan partai Golkar Lamsel di tahun 2029 mendatang.

Dalam kesempatan itu juga ketua DPD Partai Golkar Agus Sutanto didampingi sekretaris Herman Hanafi’ah memperkenalkan satu persatu pengurus partai mulai dari Kabupaten hingga Pimpinan Kecamatan yang baru terpilih. Akhirnya kegiatan Reses Anggota DPR RI Rycko Menoza SZP yang dihadiri puluhan pengurus DPD Partai Golkar Lamsel itu, berlangsung dengan baik dan lancar sesuai harapan bersama(*)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjajaki kolaborasi strategis dengan Danantara

0

JAKARTA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjajaki kolaborasi strategis dengan Danantara untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian daerah.

Langkah ini diambil menyusul tingginya angka kunjungan wisata yang belum berbanding lurus dengan dampaknya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan tercatat mencapai 1.647.716 orang. Namun, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB masih berada di kisaran 1,27 persen. Salah satu faktor utama rendahnya dampak ekonomi adalah rata-rata lama tinggal (length of stay) wisatawan yang hanya sekitar tiga jam.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan hal tersebut dalam rapat lanjutan pembahasan pengembangan wilayah bersama Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto serta jajaran kepala perangkat daerah terkait. Hadir pula perwakilan Kemenko Bidang Pangan Irna Narulita dan sejumlah pimpinan BUMN sektor pariwisata, termasuk Direktur Utama dan Komisaris Utama InJourney serta Direktur Utama ITDC.

Bupati Egi menyebut Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar yang belum dikelola secara optimal. Dengan posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatra dan kedekatannya dengan Jakarta, daerah ini dinilai memiliki keunggulan kompetitif untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan. “Lampung Selatan ini seperti hidden paradise. Alamnya indah, posisinya strategis, dan punya ikon dunia seperti Gunung Anak Krakatau. Tantangannya adalah bagaimana kita mengelola dan mengintegrasikan potensi itu agar memberi nilai tambah ekonomi,” ujar Egi.

Menurutnya, kolaborasi dengan Danantara dan BUMN sektor pariwisata menjadi langkah konkret untuk mempercepat pengembangan kawasan wisata berbasis integrasi.

Pemerintah daerah membutuhkan dukungan investasi, transfer pengetahuan, serta perencanaan terpadu agar potensi yang ada dapat dioptimalkan secara berkelanjutan. Pengembangan kawasan terintegrasi dinilai penting guna meningkatkan daya tarik dan memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Dony Oskaria menilai Lampung Selatan memiliki sejumlah destinasi potensial yang sebagian berada dalam ruang lingkup aset BUMN. Ia menekankan pentingnya percepatan pengembangan kawasan wisata terintegrasi untuk meningkatkan daya saing daerah.

“Lampung Selatan dekat sekali dengan Jakarta, apalagi sekarang akses tol sudah memadai. Potensinya luar biasa dan harus dioptimalkan,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga mendorong peningkatan belanja wisatawan, memperpanjang length of stay, dan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat setempat.

Sebagai bagian dari strategi jangka menengah, Pemkab Lampung Selatan menyiapkan sejumlah langkah pendukung, antara lain penyusunan blueprint pengembangan wilayah berbasis potensi pariwisata, penguatan city branding “South Lampung Spirit of Krakatoa”, digitalisasi pelayanan publik melalui HALLO LAMSEL dan Mal Pelayanan Publik.

Kemudian, pengembangan aplikasi virtual tour, kemudahan perizinan, pelibatan masyarakat lokal, serta kolaborasi pentahelix.

Dengan konektivitas yang terus membaik dan posisi strategis sebagai Beranda Sumatra, Lampung Selatan diproyeksikan bertransformasi dari daerah transit menjadi destinasi wisata berbasis kawasan terintegrasi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Nsy-Kmf/*/red)

Di hotmik zaman Bupati Hi Zulkifli Anwar, Warga Patriot Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda minta jalan Mulus

0
oppo_2
Kondisi jalan patriot LK.06 RT.02 Rw.01 sudah 15 tahun lebih tidak tersentuh pembangunan (photo: Ltc)

KALIANDA, (Ltc):
Warga Patriot Lingkungan 06 Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak dan berlobang, selain di rasa tidak nyaman saat berkendara, jalan tersebut juga sering mengakibatkan kecelakaan tunggal, terpeleset, dan bahkan benturkan antar kendaraan karena sama sama menghindari jalan berlubang. “Jalan di Patriot ini yang paling parah di samping toko acaw di RT. 02 RW.01 terus kebelakang lagi yakni di RT.03 Rw.02, cukup parah kondisinya,” kata Ujang Yusmana, pada Rabu (25/2/2026).

Menurut Ujang, jalan dilingkungan patriot ini semestinya cepat direhab dijadikan planing (skala prioritas) karena jalan-jalan dilingkungan patriot terahir direhab di zaman kepemimpinan Bupati Hi Zulkifli Anwar. “Coba bisa anda hitung udah berapa tahun enggak disentuh oleh pembangunan/APBD Pemkab Lamsel. Ya, kami sebagai masyarakat biasa berharap di zaman kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati Syaiful Anwar dapat bemproritaskan jalan ini, karena ini termasuk didalam kota Kalianda Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Ujang.

Ujang berharap kepada pihak yang terkait bisa memperhatikan untuk pembangunan/rehab jalan ini, karena jalan jalan di Patriot ini merupakan jalan utama alternatif jalur perekonomian kedesa-desa tetangga, seperti ke desa Kedaton dan akses ke desa Kesugihan serta sebaliknya akses masyarakat dari berbagai daerah yang akan/tujuan Pasar Inpres Kalianda sering menggunakan jalan Patriot tersebut. “Besar harapan kami kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk segera merealisasikan/rehab jalan di lingkungan 06 patriot ini,” tambah Ujang.

Hal serupa juga di ungkapkan oleh Hi Syaiful Bahri tokoh Lampung/sepuh Patriot mengatakan, dirinya bahkan pernah ikut mengukur jalan jalan yang ada di patriot, namun realisasinya belum terlihat. Malah, ada pembangunan jalan lingkungan hotmik panjang 200 Meter kurang lebih teralokasi di bulan Nopember tahun 2025 lalu yakni di Lorong 1 RT.03 LK.06 bersumber dana bukan dari Pemkab Lamsel, melainkan dari alokasi anggaran Fokir anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDIP yakni ibu Lesty Putri Utami. “Bisa kita bayangkan sudah lebih 15 tahun jalan jalan lingkungan Patriot ini belum di sentuh rehab, semesti dapat prioritas dari pemegang kebijakan. Kita berharap kepada pemimpin Lampung Selatan saat ini bisa merehab jalan yang tentu bukan warga Patriot saja yang mengaksesnya tapi masyarakat selamsel tentu,” terang Syaiful Bahri.

oppo_2

Sementara Ketua Pemuda Patriot Rudi Yanto mengatakan warga patriot sebenarnya sudah sedikit banyak bantu pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam hal rehab jalan. “Seperti sebelum datang bulan Ramadhan, warga patriot dengan suka rela sumbangan untuk nambal jalan Patriot dengan corran semen, di mulai dari jalan tengah (jalan utama) di RT.01, RW. 02 LK.06 dan selanjutnya di RT.02 dan RT.03 bahu membahu nambal jalan seadanya, sungguh inginkan jalan lingkungan sedikit mulus, seluruh material, logistik, konsumsi, dari warga dan alhamdulilah kondisinya sudah sedikit baik dari sebelumnya yang hampir 65% berlobang. “Yang paling parah kondisinya saat ini yakni di samping toko acaw yakni di lingkup RT.02 RW.01 Patriot dan Kota Baru yang sangat ini perlu diprioritaskan karena disitu banyak pengendara jatuh karena hilang keseimbangan berkendara karena jalannya rusak berlubang,” jelas Rudi.

Rudi Yanto Ketua Pemuda Patriot berharap kepada pihak pihak yang berwenang bisa melihat langsung kondisi jalannya, Patriot merupakan salah satu lingkungan dari 10 Lingkungan yang ada di Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, bila di lihat dari peta wilayahnya, Kelurahan Way Urang ini seluas/sama dengan luas peta Kecamatan Way Panji. “Ini Patriot daerah Way Urang yang sebagian kecilnya saja, kita yakin dilingkungan lain lingkup di wilayah Kelurahan Way Urang masih banyak jalan kondisinya pada berlubang, dan belum tersentuh oleh pembangunan, namun kami minta dengan hormat Patriot dapat diprioritaskan,” pungkasnya.

Untuk diketahui bersama, bahwa panjang jalan Patriot LK 06 Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan pasca di ukur oleh salah satu Konsultan sepanjang kurang lebih 2 KM.(Ltc)

DPD Partai Golkar Lamsel Siap Sambut ‘Hangat’ Tim Safari Partai Golkar Provinsi Lampung

0
oppo_2

KALIANDA, (Ltc):
Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat pemantapan dalam rangka gelaran kegiatan Safari Ramadhan partai Golkar Propinsi Lampung yang rencana akan di laksanakan/ tempatkan di sekretariat Partai Golkar Lamsel pada hari Jum’at sore tanggal 27 Februari 2026 mendatang.

Rapat pemantapan yang di pimpin langsung oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Lamsel Hi Herman Hanafi’ah dan dihadiri oleh sejumlah panitia berlangsung di sekretariat Partai Golkar Lampung Selatan pada Selasa (24/02/2026).

Sekretaris Partai Golkar Lamsel Hi Herman Hanafi’ah mengatakan safari Ramadhan propinsi yang berketempatan di DPD Partai Golkar Lamsel akan di hadiri oleh kader dan simpatisan partai Golkar sekaligus di acara itu akan berlangsung juga menyantuni anak yatim piatu. “Kegiatan ini akan sukses terlaksana atas dukungan semua pengurus DPD Partai Golkar Lamsel, dan yang paling bersinergi yakni Himpunan Wanita Karya kerja sama bidang kerohanian, dan Pengurus Al-Hidayah Partai Golkar,” kata Hi Herman.

Menyinggung prihal jumlah anak yatim piatu yang akan di berikan santunan belum final, “tunggu instruksi dari ketua DPD Partai Golkar yang sedang berkordinasi dengan pengurus DPD Partai Golkar Propinsi Lampung”, ujar Hi Herman Hanafi’ah.

Intinya Lanjut Herman, di forum rapat pemantapan kepanitiaan partai Golkar Lamsel ini semua seksi sudah fixed, mudah-mudahan kegiatan yang akan dihadiri 250 pengurus tersebut dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan bersama,” tutupnya.(*)

Tembus Rp3,040 Triliun! Investasi Lampung Selatan 2025 Over Target 115 Persen, Bukti Komitmen Bupati Radityo Egi Permudah Perizinan

0

KALIANDA, (Ltc):

Realisasi investasi Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025 melampaui target yang ditetapkan. Hingga akhir Triwulan IV 2025, nilai investasi tercatat mencapai Rp3,040 triliun atau 115 persen dari target Rp2,64 triliun.

Capaian tersebut menjadi bukti konkret komitmen Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan berusaha di Bumi Khagom Mufakat.

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang dilansir melalui laman resmi data.bkpm.go.id, target investasi 2025 Kabupaten Lampung Selatan yang ditetapkan sebesar Rp2,64 triliun berhasil dilampaui dengan realisasi Rp3,040 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Lampung Selatan, Rio Gismara, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan tren positif pertumbuhan investasi di daerah. “Target investasi 2025 Rp2,64 triliun, realisasi tercapai Rp3,040 triliun atau over target 115 persen,” ujar Rio Gismara saat dikonfirmasi, pada Senin (23/2/2026).

Menurut Rio, komitmen Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama dalam menyederhanakan dan mempercepat proses perizinan menjadi faktor utama meningkatnya minat investor untuk menanamkan modal di Lampung Selatan.

Ia menjelaskan, promosi investasi juga dilakukan secara aktif dengan strategi jemput bola, termasuk memperkenalkan potensi daerah kepada investor nasional. Fokus utama diarahkan pada pengembangan Kota Kalianda dan sekitarnya sebagai wajah ibu kota kabupaten yang akan dibangun menjadi kawasan pariwisata premium.

“Fokus di tahun 2026 tetap mengarah ke sektor pariwisata untuk mengembangkan Kota Kalianda dan sekitarnya sebagai wajah ibukota serta membranding sebagai kawasan pariwisata premium,” kata Rio.

Secara sektoral, realisasi investasi 2025 didominasi sektor listrik, gas dan air, industri makanan, serta perdagangan dan reparasi. Selain itu, potensi industri pengolahan dan sektor hospitality juga terus dipromosikan sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

Dengan capaian tersebut, Lampung Selatan tercatat sebagai kabupaten dengan realisasi investasi tertinggi di Provinsi Lampung pada 2025, meski masih berada di bawah Kota Bandar Lampung yang membukukan nilai investasi sebesar Rp3,835 triliun.

Realisasi investasi tahun 2025 tersebut juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 4.209 orang. Peningkatan investasi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menargetkan peningkatan kualitas investasi yang tidak semata berorientasi pada nilai nominal, tetapi juga pada dampak ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan sektor unggulan daerah, termasuk pengembangan agroeduwisata sebagai program prioritas kepala daerah. (MHR/*/red)

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Dirawat 11 Hari di RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Warga Diminta Bantu Identifikasi

0

KALIANDA, (Ltc):

RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM Kabupaten Lampung Selatan mengumumkan adanya jenazah perempuan tanpa identitas yang hingga kini belum diketahui pihak keluarganya. Informasi ini disebarluaskan sebagai upaya membantu proses identifikasi dan pencarian keluarga.

Perempuan tersebut pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di teras rumah warga dan kemudian diantarkan oleh petugas Puskesmas Penengahan ke RSUD pada 6 Februari 2026.

Sejak saat itu, pasien mendapatkan penanganan medis intensif, termasuk tindakan operasi. Namun setelah menjalani perawatan selama 11 hari, pasien dinyatakan meninggal dunia pada 17 Februari 2026.

Pihak rumah sakit menyampaikan, hingga saat ini belum ada keluarga maupun kerabat yang datang untuk mengonfirmasi identitas korban.

*Ciri-Ciri Jenazah*
Berdasarkan data medis dan hasil pemeriksaan, berikut ciri-ciri jenazah:

*Ciri Umum:*
– Terdapat luka memar dan luka lecet di bagian dahi
– Luka pada pinggang hingga paha sisi luar kiri
– Luka pada lutut kiri
– Patah tulang tertutup di bagian tulang dada bawah

*Ciri Khusus:*
– Tinggi badan sekitar 144 cm
– Bekas luka operasi (sikatrik) di bagian tengah perut sepanjang 15 cm berwarna pucat
– Hidung mancung
– Kulit sawo matang
– Mengenakan sepasang anting berbandul kipas berbentuk segitiga

Perkiraan usia korban antara 25 hingga 45 tahun dengan jenis kelamin perempuan dewasa.

Manajemen rumah sakit mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi pihak RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM Kabupaten Lampung Selatan untuk proses verifikasi lebih lanjut.

Penyebarluasan informasi ini diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi serta memastikan jenazah dapat segera ditangani sesuai prosedur dan diserahkan kepada keluarga yang berhak. (*/*/*/Red)