Selasa, Maret 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 8

PPPK Paruh waktu Kabupaten Lampung Selatan Secara serentak melakukan Tanam Pohon

0

KALIANDA, (Ltc):

Menindaklanjuti terbitnya Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 24 Tahun 2025 tentang Kewajiban Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup, sebanyak 5.792 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Lampung Selatan serentak melakukan aksi penanaman pohon melalui kampanye bertajuk “Pohon Asuh”.

Gerakan hijau yang digagas dari lingkungan birokrasi tersebut menjadi simbol komitmen aparatur pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Bumi Khagom Mufakat.

Aksi penanaman pohon dilakukan usai para PPPK Paruh Waktu menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Selatan tentang pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

Setiap pegawai diwajibkan menanam dan merawat minimal satu pohon di lingkungan kerja masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab personal terhadap lingkungan. Masing-masing pohon kemudian diberi barcode sebagai identitas PPPK Paruh Waktu.

Kampanye “Pohon Asuh” dimulai dari jajaran Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Gerakan ini kemudian diikuti secara serentak oleh seluruh perangkat daerah hingga kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (29/12/2025).

Selain sebagai bentuk implementasi Surat Edaran Bupati, aksi penanaman pohon ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat kesadaran lingkungan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa kampanye “Pohon Asuh” bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dalam mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan program daerah “Lamsel Helau” yang berorientasi pada keindahan wilayah serta pengembangan sektor pariwisata.

Ia menekankan, pohon-pohon yang telah ditanam harus dirawat secara berkelanjutan agar tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

“Ini adalah bentuk komitmen, ungkapan rasa syukur, dan kepedulian kita terhadap alam. Nanti akan saya cek satu-satu,” ujar Bupati Egi saat menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu di Lapangan Radin Inten, Kalianda, Rabu (24/12/2025) lalu.

Lebih lanjut, Bupati Egi menyampaikan bahwa keberhasilan program “Lamsel Helau” harus dimulai dari aparatur pemerintah sebagai teladan bagi masyarakat.

“Kita ingin daerah kita indah, pariwisata kita maju, tata kota kita rapi. Tapi ingat, Helau itu tidak datang dari langit,” tegasnya.

Mengacu pada makna kata Helau yang berarti cantik, Bupati Egi berharap para PPPK Paruh Waktu tidak hanya menunjukkan profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga memiliki kepedulian lingkungan dan integritas yang lahir dari hati.

“Ini adalah buah kerja bersama, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, dalam menghadirkan inovasi agar Kabupaten Lampung Selatan ke depan bisa maju bersama,” kata Bupati Egi.

Kampanye “Pohon Asuh” diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya berdampak pada lingkungan kerja pemerintahan, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk turut menjaga kelestarian alam, dimulai dari lingkungan terdekat. (Kmf/*/*/red)

Sekda Lamsel Supriyanto: Dalam menyongsong Tahun 2026, saya mengajak ASN tetap semangat kerja lebih tinggi

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk menyongsong tahun 2026 dengan semangat kerja yang lebih tinggi, pelayanan publik yang semakin cepat, serta birokrasi yang bersih dan profesional.

Ajakan tersebut disampaikan Supriyanto saat memimpin apel mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (29/12/2025). Apel penutup di penghujung tahun 2025 itu diikuti jajaran pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat administrator, pejabat fungsional, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan, Supriyanto mengatakan bahwa tahun 2025 bukanlah tahun yang biasa. Menurutnya, tahun ini menjadi tahun kerja keras, adaptasi, sekaligus pembuktian bagi seluruh aparatur pemerintah.

“Perubahan memang tidak selalu berjalan nyaman. Namun tanpa keberanian untuk berubah, kita tidak akan pernah bergerak maju,” ujar Supriyanto.

Ia menilai berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2025 telah menempa ASN menjadi aparatur yang lebih tangguh dan siap menghadapi dinamika ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Supriyanto juga menyinggung penyerahan Surat Keputusan pengangkatan sebanyak 5.792 tenaga non-ASN menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Menurutnya, kebijakan tersebut bukan sekadar proses administratif, melainkan bentuk pengakuan negara atas pengabdian dan loyalitas tenaga honorer selama ini. “Saya berharap perubahan status ini diiringi dengan peningkatan kinerja, kedisiplinan, serta semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Selain soal kinerja aparatur, Sekda Supriyanto juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, mulai dari hujan deras, angin kencang, hingga potensi bencana hidrometeorologi. Ia meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Perangkat daerah terkait diminta siaga dan responsif, sementara aparatur di tingkat kecamatan dan desa diimbau aktif memantau kondisi wilayah masing-masing.

“Pemerintah tidak boleh kalah cepat dari bencana. Negara harus hadir lebih awal, sebelum masyarakat terdampak lebih jauh,” tegas Supriyanto.

Menjelang malam pergantian tahun, Supriyanto juga mengimbau seluruh ASN untuk turut menjaga kondusivitas daerah, ketertiban umum, serta memberikan keteladanan kepada masyarakat dengan merayakan pergantian tahun secara sederhana dan penuh rasa syukur.

Menurutnya, akhir tahun merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi diri dan kinerja.

“Mari kita jujur pada diri masing-masing, apa yang telah kita capai, apa yang belum maksimal, serta di bagian mana kita masih dapat bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih berdampak,” ujarnya.

Menutup amanatnya, Supriyanto menyampaikan bahwa tahun 2026 sudah di depan mata dengan tantangan yang semakin besar, namun juga peluang yang semakin terbuka. Ia menekankan pentingnya kebersamaan, kekompakan, dan keberanian untuk terus berbenah.

“Lampung Selatan tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Lampung Selatan harus maju, dan semua itu dimulai dari kita semua,” kata Supriyanto. (Nsy-Kmf/*/red)

H. Tony Eka Candra, Pengurus ICMI dan GRANAT, Meraih Penghargaan BNN Kedua Kali atas Komitmen dan Kontribusi dalam P4GN

0

Oleh: Dr. Susanto, SS, SH, M.Hum, MA, MH, PhD.

Bapak H. Tony Eka Candra (TEC) Wakil Ketua 1 (Bidang Organisasi dan Kelembagaan) ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia) Wilayah Lampung dan Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung, kembali meraih penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI atas dedikasi dan kontribusinya yang luar biasa dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Penghargaan ini merupakan pengakuan yang kedua kalinya diterima oleh beliau, mencerminkan komitmen tak tergoyahkan dan kerja kerasnya dalam P4GN di masyarakat Provinsi Lampung.

Sebagai seorang tokoh masyarakat yang berpengaruh, TEC telah menunjukkan bahwa peran aktif dan kepedulian terhadap masalah narkoba dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Melalui berbagai program edukasi, sosialisasi, penyuluhan, dan rehabilitasi yang dilakukan oleh DPD GRANAT Provinsi Lampung di bawah kepemimpinannya, banyak individu dan keluarga yang berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

TEC yang juga Ketua PD VIII KB FKPPI Provinsi Lampung, tidak hanya bekerja dengan penuh dedikasi di GRANAT, tetapi juga di ICMI dan FKPPI, di mana beliau mendorong pentingnya sinergi antara pengetahuan dan tindakan nyata dalam memerangi narkoba. Kepemimpinan beliau telah menginspirasi banyak orang untuk ikut serta dalam gerakan P4GN, menjadikan upaya ini sebagai tugas bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Penghargaan dari BNN ini tidak hanya merupakan pengakuan atas prestasi individu TEC, tetapi juga simbol dari semangat kolektif untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan komitmen, kerja keras, dan kerjasama yang erat, kita dapat mengatasi tantangan besar ini dan melindungi generasi mendatang dari kehancuran akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Semoga TEC terus diberikan kekuatan dan inspirasi untuk melanjutkan perjuangannya dalam P4GN, dan semoga pencapaiannya ini menjadi teladan bagi kita semua untuk tidak pernah menyerah dalam memerangi narkoba demi kebaikan dan masa depan bangsa yang BERSINAR (Bersih dari Narkoba).(*/*/*/Red)

Pemdes Haduyang Natar Klarifikasi Prihal Jalan Penghubung: Jalan Utama tidak berwujud tanah tapi sudah mulus

0

NATAR, (Ltc):

Pemerintah Desa (Pemdes) Haduyang, Kecamatan Natar, menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebutkan akses jalan penghubung Dusun Puloraya masih berupa jalan tanah dan belum pernah dibangun secara layak,

Kepala Desa Haduyang, Hasani, menjelaskan bahwa akses utama yang digunakan masyarakat Dusun Puloraya dalam aktivitas sehari-hari tidak melalui jalan tanah di kawasan perbukitan atau Gunung Branti sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.

“Mobilitas utama warga Dusun Puloraya justru melalui Dusun Padmosari 1 dan Dusun Padmosari 3. Kondisi jalan di jalur tersebut sudah beraspal dan sebagian telah dicor, sehingga dapat dilalui dengan baik oleh masyarakat,” ujar Hasani, pada Sabtu (27/12/2025).

Ia menegaskan, jalur tersebut menjadi akses utama warga menuju berbagai fasilitas umum, termasuk fasilitas pendidikan. Menurutnya, akses menuju SMP Sriwijaya berada dalam kondisi layak dan tidak menghambat kegiatan belajar-mengajar maupun aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Hasani juga menjelaskan bahwa jalan tanah yang dimaksud dalam pemberitaan berada di jalur lain di kawasan gunung, yang bukan merupakan akses utama masyarakat Dusun Puloraya. Jalur tersebut bersifat alternatif dan mengarah ke wilayah lain, sehingga tidak mencerminkan kondisi infrastruktur yang digunakan warga secara rutin.

Sementara itu, Camat Natar, Eko Irawan, menegaskan bahwa klarifikasi ini bukan berarti pemerintah mengabaikan kebutuhan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tetap berkomitmen melakukan perbaikan jalan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Jangan sampai muncul persepsi seolah-olah jalan tersebut tidak akan diperhatikan. Pemerintah tetap memiliki komitmen untuk melakukan perbaikan, dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat,” kata Eko.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Natar dilakukan secara bertahap, dimulai dari ruas-ruas yang paling dibutuhkan masyarakat.

Setelah prioritas utama terselesaikan, peningkatan kualitas jalan lainnya akan terus didorong sesuai kebutuhan warga.

“Kami berharap masyarakat tetap bersabar dan mendukung proses pembangunan yang sedang dan akan terus berjalan,” ujarnya.

Melalui klarifikasi ini, Pemdes Haduyang dan Pemerintah Kecamatan Natar berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh, berimbang, dan tidak menimbulkan persepsi keliru terkait kondisi infrastruktur jalan di Dusun Puloraya, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan tetap menjadi perhatian pemerintah ke depan. (Kmf/*/*/red)

Menko pangan RI Zulhas & Menteri Perdagangan RI Kunjungi Pasar Inpres Kalianda, Tinjau Kestabilan Harga

0

KALIANDA, (Ltc):

Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia (RI), Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., bersama Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Dr. Budi Santoso, M.Si., melakukan peninjauan langsung aktivitas perdagangan di Pasar Inpres Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Sabtu (27/12/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah pusat untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok pangan menjelang akhir tahun, di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas dan Mendag Budi Santoso menyusuri sejumlah lapak pedagang. Keduanya berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli, sekaligus mengecek harga berbagai komoditas kebutuhan pokok.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, harga bawang merah tercatat berada di kisaran Rp38 ribu per kilogram, sementara daging ayam berada di angka sekitar Rp50 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah, harga relatif stabil dan stok tersedia,” ujar Zulhas usai melakukan pengecekan di beberapa lapak pedagang.

Tak hanya melakukan pemantauan, Zulhas dan Mendag juga membeli sejumlah dagangan pedagang pasar untuk kemudian dibagikan kepada warga yang tengah berbelanja.

Selain itu, Zulhas turut menyerahkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram kepada masyarakat. Kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, Kepala Bulog Kalianda Fedrial Farhan, sejumlah anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PAN, serta jajaran pejabat terkait.

Salah satu warga penerima bantuan, Hermaini (50), warga Desa Kecapi yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah.

“Alhamdulillah, habis gotong royong dapat beras dan ikan dari Pak Zulhas. Senang sekali, semoga ke depan semakin maju,” ujarnya.

Kendati demikian, di sela-sela kunjungan, sejumlah warga juga menyampaikan aspirasi terkait harga bahan pokok yang dinilai masih cukup tinggi. Beberapa warga bahkan secara langsung meminta agar harga kebutuhan pokok dapat lebih ditekan.

Menanggapi hal tersebut, Zulhas menegaskan pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga pangan melalui berbagai kebijakan, termasuk operasi pasar serta distribusi bantuan pangan, agar kebutuhan masyarakat tetap terjangkau dan daya beli tetap terjaga.

Kunjungan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan. (ptm/*/red)

Ngupi Pai Puakhi, Warna Baru Pengamanan Nataru Sapa Penumpang Kapal

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Ada Pemandangan baru dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Warna baru yang tergagas, Polisi tak hanya hadir dengan seragam dan pengamanan ketat, tetapi juga menyapa penumpang dengan cara yang hangat dan bersahabat.

Kapolsek KSKP Bakauheni AKP Ferdo Elfianto memilih pendekatan unik untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Menggunakan sepeda listrik yang dimodifikasi dengan gerobak di bagian depan, ia berkeliling dermaga membagikan kopi dan camilan gratis kepada para penumpang kapal, pada Sabtu (27/12/2025).

Begitu AKP Ferdo menepi di salah satu dermaga, puluhan penumpang langsung menghampiri. Kopi panas, kopi dingin, hingga camilan ringan seperti marning jagung buatan masyarakat lokal menjadi sajian yang dibagikan sambil menyapa penumpang satu per satu.

Aksi sederhana namun berkesan ini menuai respons positif dari para pengguna jasa pelabuhan. Salah satunya Khofifa (48), penumpang asal Lampung yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten.

“Unik banget ya pak caranya. Baru kali ini saya lihat bapak Kapolsek keliling menawarkan kopi dan snack gratis pakai sepeda listrik. Terima kasih ya pak kopinya, semoga sehat selalu,” ujar Khofifa dengan senyum.

Kapolsek KSKP Bakauheni AKP Ferdo Elfianto, didampingi Kanit Intel IPDA Yuyut Panca, menjelaskan bahwa kegiatan kopi gratis tersebut merupakan gagasan pribadi yang mengusung kearifan lokal Lampung dengan slogan “Ngupi Pai Puakhi”, yang berarti Ngopi dulu, saudara.

“Semua penumpang di sini adalah saudara kami. Polisi hadir bukan hanya untuk mengamankan, tetapi juga untuk menyapa dan melayani. Ini adalah wujud nyata slogan ‘Polri Untuk Masyarakat’,” ujar AKP Ferdo.

Ia menambahkan, sepeda listrik berkonsep ramah lingkungan itu akan terus digunakan untuk berkeliling dermaga selama masa pengamanan Natal dan Tahun Baru. Pilihan kopi dan camilan sengaja disediakan beragam agar sesuai dengan selera masyarakat.
“Selain berbagi kopi, kami juga mengimbau penumpang agar selalu berhati-hati dalam perjalanan. Semoga perjalanan mereka aman, lancar, dan membawa kesan yang baik,” katanya.

Pendekatan humanis ini menjadi bukti bahwa di tengah tugas pengamanan yang padat, Polri terus berupaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Dengan sentuhan sederhana seperti secangkir kopi, kehadiran polisi terasa lebih dekat, bersahabat, dan hadir di hati masyarakat.(*/*/Red)

Wakil bupati Lamsel M Syaiful Anwar Hadir di Apel Siaga Nataru

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik serta balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, dalam Apel Siaga Nataru yang digelar di Rest Area 87 B Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Kecamatan Jati Agung, pada Kamis (25/12/2025).

Apel siaga tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari unsur TNI-Polri, Basarnas, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga pengelola jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari penguatan koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam menghadapi lonjakan arus kendaraan selama masa libur akhir tahun.

Apel dipimpin oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Hakaaston, M. Rozi Rinjayadi, yang bertindak sebagai pembina apel. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol selama periode Nataru, khususnya di titik-titik strategis dengan tingkat mobilitas tinggi.

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menyampaikan bahwa Kabupaten Lampung Selatan memiliki posisi vital sebagai pintu masuk dan keluar Pulau Sumatra, sehingga kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan menjadi hal mutlak.

“Lampung Selatan merupakan wilayah strategis dalam arus mudik dan balik Nataru. Sinergi antara pengelola jalan tol, aparat keamanan, dan pemerintah daerah menjadi kunci agar arus lalu lintas berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Wabup Syaiful. Usai mengikuti apel, Syaiful juga menyempatkan diri menyapa para pemudik yang tengah beristirahat di rest area. Ia berdialog langsung dengan para pengguna jalan, menanyakan kondisi perjalanan, serta mendoakan agar seluruh pemudik selamat sampai tujuan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan Operasi Simpatik Nataru, berupa pembagian bingkisan kepada pengendara dan wisatawan yang melintas.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian serta pendekatan humanis kepada masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Melalui Apel Siaga Nataru ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap koordinasi dan kesiapsiagaan lintas sektor dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman, nyaman, dan tertib. (Nsy-Kmf/*/red)

Kado akhir tahun 2025, 5.792 Tenaga honor non ASN Terima SK

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana bahagia dan haru menyelimuti Lapangan Radin Inten, Kalianda, Rabu (24/12/2025), saat 5.792 tenaga non-Aparatur Sipil Negara (ASN) menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Selatan tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Senyum lega dan air mata syukur tampak di wajah para penerima SK yang telah menanti pengakuan status kerja selama belasan bahkan puluhan tahun.

Bagi para tenaga non-ASN tersebut, penyerahan SK bukan sekadar seremoni administratif, melainkan awal baru setelah masa pengabdian panjang yang penuh ketidakpastian.

Di wajah-wajah mereka tergambar kelegaan, kebanggaan, dan rasa syukur yang sulit disembunyikan, sebuah kado akhir tahun yang sangat berarti, bukan hanya bagi mereka, tetapi juga bagi keluarga yang setia mendampingi perjuangan panjang tersebut.

Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dan Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, serta disaksikan unsur Forkopimda, pejabat utama, kepala perangkat daerah, dan para camat di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Ribuan penerima SK tampak kompak mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Nuansa khidmat semakin terasa dengan sentuhan aksesoris adat daerah, seperti Tukus bagi laki-laki dan selendang tapis bagi perempuan, sebagai simbol kebanggaan identitas dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan ketekunan para tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Ia bahkan menyapa langsung beberapa peserta yang mengaku telah menunggu pengangkatan hingga lebih dari 20 tahun, disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Bupati Egi menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu merupakan awal perjalanan baru yang mengandung amanah besar. Ia berharap kebahagiaan yang terpancar hari itu dapat terus terjaga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Lebih lanjut, Bupati Egi menekankan pentingnya membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas melalui semangat “Betik”, akronim dari Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi. Menurutnya, budaya anti korupsi tidak hanya menyangkut penyalahgunaan materi, tetapi juga disiplin waktu, etos kerja, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

“Saya ingin ASN di Lampung Selatan adalah pegawai yang bersih, disiplin tanpa diawasi, serta melayani masyarakat dengan senyum tulus,” tegasnya.

Ia juga mendorong para PPPK Paruh Waktu untuk menjadi aparatur yang adaptif, inovatif, dan bekerja dengan hati, menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah.

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini didasarkan pada Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor 800.1.2.5/1185/V.05/2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu. Dari total 5.792 tenaga non-ASN yang diangkat, terdiri atas 2.299 tenaga guru dengan TMT 1 November 2025, 474 tenaga kesehatan dengan TMT 1 November 2025, serta 3.019 tenaga teknis dengan TMT 1 Oktober 2025.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam memberikan kepastian status kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan publik di daerah. (Az/*/*/red)

Lesty Putri Utami Anggota DPR Provinsi Lampung Reses di Patriot Way Urang Kalianda Lampung Selatan, “Lesty Datang Masyarakat sangat Senang”

0
oppo_2
Lesty Putri Utami SH, M.Kn Anggota DPR Provinsi Lampung melakukan reses di RT.03 LK. 06 Patriot Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan. Terlihat Lesty Putri Utami didampingi oleh Wakil Ketua 1 DPRD Lamsel Merik Hafid. (Poto: Ltc)

KALIANDA, (Ltc):
Anggota DPRD Provinsi Lampung dari fraksi PDIP Lesty Putri Utami SH M.Kn melakukan Reses ke-4 yang berlangsung di kediaman bapak Temunggung Rusli Rt. 03 LK. 06 Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan pada Selasa (23/12/2025).

Selain sengaja menemui konstituen sosok Lesty yang merupakan putri kesayangan Mukhlis Basri politikus PDIP kini anggota DPR-RI, melakukan turun kebawah untuk mengerap aspirasi dari warga masyarakat setempat. “Saya sengaja datang kesini untuk menjalin komunikasi dan silahturahmi dengan masyarakat, agar apa yang dibutuhkan masyarakat (prihal kepentingan umum) bisa di bantu direalisasikan baik itu Insprastruktur atau lain sebagainya. PDIP kedepan memiliki program program terutamanya bagaimana bisa sekretariat DPC PDIP kedepan menjadi rumah rakyat. Pokoknya dari mulai sajadah, hingga haram jadah akan kita urusi selama itu hal yang menyangkut kepentingan masyarakat,” kata Lesty dihadapan kurang lebih 80 peserta.

oppo_2

Menurut Lesty dirinya kini menjabat sebagai ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Lampung berencana akan merealisasikan program pemerintah baik bidang program insprastruktur jalan pariwisata, Pamsimas, Sanitasi, sumur bor. Tentunya hal itu akan direalisasikan dimana terdapat banyaknya konstituen PDIP, serta masyarakat siapapun yang benar-benar memerlukan program tersebut. “PDIP partai wong cilik, siap membantu wong cilik yang susah. Baik di bidang kesehatan atau hal lainnya, untuk itu jangan segan untuk tegor saya, komunikasikan apa yang bisa di bantu, insyallah di bantu bila hal itu hal yang krusial untuk masyarakat umum/luas, semoga kedepan Fraksi PDIP Lamsel tambah banyak anggotanya,” terang Lesty yang kini juga menjabat sebagai ketua DPC PDIP Kabupaten Lampung Selatan.

Sementara itu, sekretaris DPC PDIP Lampung Selatan yang juga menjabat wakil ketua I DPRD Kabupaten Lampung Selatan Merik Hafid SH MH juga ikut mendampingi acara reses Lesty Putri Utami mengatakan suara PDIP Lampung Selatan harus dipulihkan secara maksimal dengan melakukan aksi simpatik dengan masyarakat yang memerlukan. “BBHR yang selalu ada di hati masyarakat yang mengalami kesusahan, dulu ada beberapa kendaraan yang stembay untuk masyarakat yang memerlukan, namun kini tinggal satu kendaraan saja yang tersisa, diharapkan Kedepan ketua DPC PDIP Lamsel bisa membantu 1 unit kendaraan (ambulance) lagi untuk kegiatan sosial masyarakat,” ucap Merik.

oppo_2

Menurut Merik, masyarakat kini harus melek siapa yang bisa bantu masyarakat, untuk kepentingan masyarakat, itulah sosok yang musti di bantu untuk suara pemilu kedepannya. “Banyak yang sudah tahu kalau Patriot ini adalah basis PDIP dan pernah mendulang suara untuk Hi Mukhlis Basri ke DPR-RI, dan sejarah itu akan kembali di mulai dengan hadirnya sosok titisannya Mukhlis Basri yang kini di dapok sebagai ketua DPC PDIP Kabupaten Lampung Selatan yakni mbak Lesty Putri Utami,” pungkasnya.

Sedangkan Kapala Lingkungan 06 Slamet ST mengucapkan banyak terima kasih kepada Lesty Putri Utami yang sudah merekomendasikan/merealisasikan jalan hotmik pagu anggaran 2025 di lingkungan RT.03 LK. 06. Semoga jalan yang sudah terealisasikan dapat bermanfaat bagi warga dan pengguna jalan yang melewatinya. Dan menjadi amal jariyah dunia dan akhirat bagi mbak Lesty yang meromnya,” tutup Kaling 06 Way Urang.

Setelah berdialog dengan para aparat lingkungan, sepuh Patriot Way Urang Kalianda, dan menyerap aspirasi Lesty Putri Utami SH M.kn Ketua Fraksi PDIP Provinsi Lampung, berencana akan membantu merealisasikan kebutuhan warga baik hal pembangunan insprastruktur jalan maupun drainase, dan pengadaan yang bersifat kepentingan umum masyarakat. Acara reses yang berlangsung singkat itu berlangsung dengan baik, lancar sesuai harapan bersama.(*/*/Red)

Lesty Putri Utami Ketua Fraksi PDIP Provinsi Lampung ‘Reses’ manjakan Warga Patriot Way Urang

0
oppo_2
oppo_2

KALIANDA, (Ltc):
Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami tampung berbagai usulan aspirasi dari warga Patriot Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan pada acara reses yang di gelar di salah satu rumah warga Patriot Kalianda Lampung Selatan pada Selasa (23/12/2025).

Berbagai usulan aspirasi yang ditampung oleh Lesty Putri Utami tersebut diantara permintaan warga agar di bangun jalan poros dari komplek makam hingga alternatif jalan desa di desa Kesugihan yang berbatasan dengan lingkungan Patriot Kelurahan Way Urang, Drainase sepanjang 50 meter di komplek makam, pengadaan korsi dan rehab jalan utama patriot.

Mendengar aspirasi warga tersebut, sosok Lesty Putri Utami langsung memberikan respon positif, menurutnya nya semuanya akan direalisasikan secara mudah selama koordinasi antara pemerintah Kabupaten dan Provinsi bisa berkolaborasi. Dan yang paling sulit itu adalah mengawal program yang sedang tahap di usulkan, karena disitulah akan terjadi tarik menarik bagi yang berkepentingan untuk bisa merealisasikan program tersebut. “Prihal jalan poros dari komplek makam hingga tembus ke jalan alternatif desa akan disurvey terlebih dahulu, demikian juga dengan Drainase yang ada di komplek makam akan kita survey apakah memenuhi syarat atau tidak untuk direalisasikan di tahun 2026 mendatang,” terang Lesty.

Lesty berharap masyarakat dapat sabar untuk realisasi tentang apa apa yang diusulkan tersebut, karena proses untuk merealisasikan hal itu butuh waktu lumaian lama.

Lebih jauh Lesty memaparkan bahwa, pasca dirinya terpilih sebagai ketua DPC PDIP Lamsel memiliki misi kedepan untuk menjadikan sekretariat DPC PDIP merupakan rumah rakyat. Jadi di DPC itu bisa diadakan kegiatan apapun, selama untuk kepentingan umum Monggo, DPC siap menampung aspirasi masyarakat yang ada di Lamsel.

oppo_2

Sementara itu, Merik Hafit Wakil Ketua 1 DPRD Lampung Selatan yang juga sebagai Sekretaris DPC PDIP Lamsel menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan tidak semua akan dikafer secara keseluruhan oleh Mbak Lesty Putri Utami sebagai ketua DPC PDIP Lamsel, namun usulan usulan dari warga Patriot tersebut sebagian akan dirinya kafer. “Sebagai orang Patriot saya yang sebagian akan kafer, usulan usulan warga, intinya kami sebagai pengurus DPC akan berkolaborasi dalam bahu membahu memenuhi aspirasi warga Patriot tersebut. Mudah mudahan dengan hal ini suara partai akan pulih seperti semula, “kita bukan janji janji saya tapi bukti yang terealisasi,” tutup Merik. (Ltc/*/red)