Senin, Mei 4, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 52

Bupati Lamsel Tepis Isu Jual-Beli Jabatan dan Pekerjaan, Radityo Egi: Laporkan!

0

 KALIANDA, (Ltc):

Kabar tak sedap soal jual beli jabatan kembali menerpa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. 

Tak hanya posisi jabatan strategis sekelas kepala dinas (kadis), bahkan jabatan office boy (OB) juga diperjual-belikan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Berdasarkan sumber terpercaya media ini, belakangan beredar informasi jika ada oknum yang mengaku orang dekatnya Bupati Lamsel, Radityo Egi Pratama berinisial RE dan WA menawarkan kepada masyarakat yang ingin menjadi OB di rumah dinas bupati. “Modusnya nawar-nawarin ke yang mau jadi OB di rumah dinas. Kan parah itu merusak citra bupati kita yang baru dilantik,” ujar sumber yang mewanti namanya ditulis di media ini, Minggu (2/3/2025).

Sumber melanjutkan, tawaran untuk menjadi seorang OB itu juga bervariasi. Mulai dari Rp2 juta hingga Rp5 juta per orang dengan iming-iming bisa bekerja sebagai OB di rumah dinas Bupati Lamsel.  “Angka segitu cukup besar bagi masyarakat. Kan kasihan masyarakat. Belum lagi berapa (orang) kalinya yang sudah percaya dengan iming-iming itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Lamsel Radityo Egi meradang mendengar kabar tersebut. Bahkan, dia me-warning masyarakat untuk tidak percaya kepada siapapun yang mengatasnamakan orang dekatnya dalam hal jabatan maupun pekerjaan.

“Saya ingatkan jangan terkecoh oknum yang menjual-beli jabatan dan pekerjaan. Kalau ada modus seperti ini saya minta dilaporkan. Kasihan masyarakat,” tegas Egi.

Radityo Egi juga menegaskan, siapapun orang yang terlibat dan terduga dalam janji dan jual beli jabatan, pihaknya tidak akan bertanggungjawab dikemudian hari. “Tolong sebarkan ini semua ke publik. Saya tidak pernah menyuruh. Saya tidak bertanggungjawab jawab dikemudian hari. Ini saya lakukan dalam rangka mewujudkan birokrasi bersih di Lamsel,” tandasnya. (*/*/Red)

 

 

 

BNN dan GRANAT Berkolaborasi Dalam Penanganan P4GN Untuk Desa Bersih Narkoba

0

KALIANDA, (Ltc):

Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) DPC Lam-Sel bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Selatan terus berkolaborasi dalam penanganan dan pencegahan peredaran narkoba dari kalangan pelajar hingga ditengah Masyarakat desa.

Hal itu diketahui setelah Ketua GRANAT DPC Lam-Sel Rusman Efendi beserta para kepengurusannya melakukan kunjungan ke Kantor BNNK Lampung Selatan yang berada di di Jalan lintas Sumatra, Desa Merak Blantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten setempat, Pada Jumat, 28 Februari 2025. 

Kunjungan tersebut dalam rangka Sosialisasi tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kedatangan rombongan GRANAT di sambut baik oleh Ketua BNN Lampung Selatan AKBP R. Hidayat, Kasubag umum W. Suartha A beserta jajaran. 

Dalam kesempatan itu Rusman Efendi mengatakan, pertemuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat lampung selatan terutama dalam permasalahan P4GN. Menurutnya langkah-langkah yang akan dilakukan adalah meminta pemerintahan kabupaten kembali merevisi perda yang sudah ada terutama dalam anggaran untuk penanganan P4GN. “Kedepan saya ingin mengusulkan kepada pemerintah kabupaten dan mengajak ketua-ketua partai supaya perda tersebut kembali di revisi, terutama untuk memberikan sedikit anggaran supaya program-program BNN banyak. Dan langkah-langkah yang sudah kami lakukan adalah bermitra dengan para kepala desa yang memiliki keperdulian dan dapat melakukan penyuluhan dengan menggunakan anggaran dari dana desa,” katanya. 

Rusman juga mengatakan saat ini peredaran narkoba sudah hampir ada disemua desa-desa plosok, sehingga kegiatan penanganan penyuluhan tentang P4GN harus giatkan. “Karena sekarang ini penyalahgunaan narkoba banyak kita temui bahkan hampir ada di setiap desa dan sekolah-sekolah,” lanjutnya. 

Sementara menurut Kepala biro Lampung Post wilayah Lampung Selatan H Herwansyah SH.MH, pihaknya juga sangat meresfon terhadap penanganan P4GN. “Untuk penangannya salah satu langkah yang kami lakukanadalah memberikan pendidikan terhadap anak-anak sekolah dangan menjalankan program reporter cilik. Program ini sudah lama di lakukan lampung post di sekolah-sekolah serta di pemerintahan desa,” katanya. 

Kepala BNN Lampung Selatan AKBP R. Hidayat mengaku dalam penanganan narkoba ditengah masyarakat, pihaknya sudah lama bermitra dengan ormas GRANAT terutama dalam kegiatan penanganan narkoba. 

“Yang artinya tugas kami dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan akses kita adalah pak prabowo dimana poin 7 bahwa pencegahan dan pemberantasan narkoba. Dan kami juga tau bahwa di GRANAT ini kerjanya sudah terstruktur bahkan di setiap daerah ada timnya. Jadi intinya kedepan kami mohon bantuannya dan bermitra dalam kerja kedepan untuk bersama-sama,” katanya. 

Ia berharap kedepan generasi muda di lampung selatan dapat menjadi penerus generasi emas di tahun 2025. “Dilampung selatan ini kalau kita lihat luar biasa nerkobanya, jadi kita tidak bisa hanya bekerja sendirian untuk membuat kampung tersebut tidak ada narkobanya sehingga kita harus melibatkan banyak intansi untuk menangannya dengan harapan kedepen bisa membuat generasi muda emas,” tutupnya.(Rilis/*/red)

 

Berbasis “SIKAMLAS” Kerjasama Kominfo, Lebih Efektif, Efisien, Tranparansi, dan akuntabilitas.

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah S.Sos MM pastikan penerapan kerja sama media berbasis aplikasi digital SIKAMLAS (Sistem Kerjasama Media Lampung Selatan) dapat meningkatkan peforma pelayanan diskominfo kepada perusahaan media selaku mitra kerja. Dengan online sistem ini, kata Anas, service kepada publik tentunya akan berjalan lebih efektif, efisien, transparan dan juga akuntabilitas.

“Pemanfaatan teknologi informasi tentunya sangat membantu, baik itu dari segi waktu, biaya, jarak tempuh dan pastinya transparan serta akuntabel. Selain sistematis, penggunaan aplikasi berbasis web memiliki rekam jejak digital yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat pengguna aplikasi,” kata Anasrullah, Jumat 28 Februari 2025.

Menurut Anasrullah, penerapan teknologi informasi dalam proses seleksi administrasi kerja sama media di Lampung Selatan ini terbilang cukup terlambat dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Provinsi Lampung, apalagi daerah kabupaten lain di Indonesia. Menurut Anas, perubahan sistem pelayanan ini akan mereduksi banyak hal positif, terutama dari sisi waktu dan biaya bagi para pelaku usaha.

Tetapi kendati demikian, Anas tak menampik jika pada awalnya masih sering terjadi resistensi dari sebagian pelaku usaha media karena adaptasinya terhadap kemajuan teknologi yang tidak bisa secara tiba-tiba. Namun, sambung dia, tuntutan era globalisasi dan industri 4.0 baik secara bertahap maupun sifatnya segera, pemanfaatan teknologi informasi tak bisa dielakkan lagi.

“Alhamdulillah, berkat kreatifitas serta inovasi kawan-kawan di Diskominfo, aplikasi SIKAMLAS ini secara swadaya dapat terwujud dalam rangka meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan. Karena target kami, pelaksanaan pendaftaran kerja sama media tanpa banyak mata rantai proses. Seperti tidak harus ngantri, menunggu hari dan waktu jam kerja, paper less, bisa register dimana dan kapanpun serta tidak harus face to face atau tatap muka langsung dengan pegawai,” imbuhnya.

Diungkap Anas, pelayanan berbasis aplikasi SIKAMLAS tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dimana SPBE diperlukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta berkualitas dan juga terpercaya.

“Dengan informasi yang disajikan secara terbuka melalui teknologi informasi, masyarakat umum bisa secara bersama-sama mengakses dan mudah mengetahui informasi yang tercantum, baik itu SOP, persyaratan, anggaran maupun jangka waktu yang dibutuhkan. Hal ini bertujuan untuk dapat mencegah terjadinya maladministrasi berupa penyimpangan prosedur, penundaan berlarut serta potensi terjadinya pungli,” pungkas Anasrullah seraya menambahkan bahwa perubahan sistem dari konvensional ke online system ini sejatinya tidak merubah apapun dari esensi pelayanan itu sendiri, karena tetap dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku.(BDK/*/red)

 

Senam Bersama Tiap Jum’at, Anton Carmana: Perkuat Kebersamaan dan Kesehatan ASN

0

KALIANDA, (Ltc):

Kegiatan senam bersama yang rutin dilaksanakan setiap Jumat pagi di Lapangan Korpri, komplek perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan dan kesehatan pegawai.

Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Pemkab Lampung Selatan, Anton Carmana, usai melaksanakan senam pagi bersama, pada Jumat (28/2/2025).

Kegiatan senam tersebut juga diikuti para Kepala Perangkat Daerah, beserta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan THLS di lingkup Pemkab Lampung Selatan.

“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga ajang untuk mempererat kebersamaan antar pegawai,” ujar Anton Carmana.

Anton Carmana menyampaikan, tujuan utama dari senam tersebut adalah untuk menjaga kesehatan para pegawai, dengan tubuh yang sehat, pikiran menjadi lebih segar dan semangat kerja pun semakin meningkat.

Selain itu, senam bersama tiap Jumat pagi itu juga diharapkan mampu menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi, serta membangun kekompakan antar pejabat dan staf.

“Mari kita tetap menjaga kesehatan dan kebugaran. Melalui senam bersama ini, selain sehat diharapkan senam ini juga membuat kita semakin kompak dan solid,” kata Anton Carmana.

Dalam senam tersebut, para pegawai baik ASN maupun THLS nampak sangat bersemangat mengikuti gerakan yang dipimpin oleh instruktur senam. Tawa renyah dan teriakan semangat mewarnai kebersamaan di pagi hari tersebut. (ptm/*/red)

Penentuan 1 Ramadhan 1446 H, Hilal Tidak Terlihat di Stasiun Pengamat Bulan (OZT-ALTS) Taman Alat MKG Kampus ITERA

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung bersama Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) menggelar pengamatan hilal Ramadan 1446 Hijriah, pada Jumat (28/2/2025).

Pemantauan hilal berlangsung di Kompleks Stasiun Pengamat Bulan (OZT-ALTS) Taman Alat MKG Kampus Itera, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Berdasarkan hasil pengamatan menggunakan Teleskop Robotik OZT-ALTS, keberadaaan hilal tidak terlihat sejak sore hari hingga matahari terbenam, tepatnya pukul 18.17 WIB.

Adapun, salah satu faktor yang membuat hilal tidak tampak dikarenakan kondisi cuaca yang berawan disekitar lokasi pengamatan, sehingga visibilitas hilal menjadi sangat terbatas.

Plt. Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, H. Erwinto, S.Ag., M.Kom.I, menyampaikan rukhiyatul hilal merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya untuk menentukan 1 Ramadan.

“Pelaksanaan rukhiyatul hilal merupakan tugas dan fungsi kementerian agama menjelang Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak se-Indonesia,” ungkapnya.

Erwinto mengatakan, hasil pemantauan hilal akan dilaporkan kepada Kementerian Agama RI sebagai salah satu referensi dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Keputusan resmi mengenai awal bulan akan diumumkan setelah sidang isbat yang mempertimbangkan hasil pemantauan dari berbagai lokasi di Indonesia.

“Pemantauan hilal dilaksanakan di 125 titik lokasi pemantauan hilal di indonesia. Hasil pemantauan akan disatukan dalam sidang isbat, Kementerian Agama RI,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setdakab Lampung Selatan, Firmansyah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Tim Rukhiyatul Hilal, atas dedikasi dan kontribusinya dalam pemantauan hilal demi kepentingan umat Islam.

Firmansyah mengungkapkan, kegiatan rukhiyatul hilal ini sangat penting karena menjadi bagian dari syiar Islam dan penentuan awal bulan hijriah.

“Sangat penting bagi kita untuk menentukan tanggal awal Ramadan dengan akurat, ketepatan dalam penentuan waktu ibadah. Semoga Ramadan tahun ini lebih baik, lebih hikmat dan penuh makna,” kata Firmansyah.

Sementara itu, berdasarkan hasil sidang isbat, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah atau awal puasa di Indonesia jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. (ptm/*/red)

Tekan Harga Sembako saat Ramadhan, Bupati Lampung Selatan Radytio Egi Pratama Lakukan OP di 17 Kecamatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menggelar kegiatan pasar murah di 17 kecamatan pada bulan Ramadan.

Upaya itu sebagai bagain dari langkah antisipatif menekan lonjakan harga kebutuhan pokok saat bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan dan pemantapan kegiatan pasar murah guna merancang strategi distribusi bahan pokok yang lebih merata dan terjangkau bagi masyarakat, yang berlangsung di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Jumat (28/2/2025).

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk respons terhadap fluktuasi harga yang berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan dan perayaan hari besar lainnya. Pasar murah ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi warga dalam mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Oleh karena itu, program pasar murah ini akan digelar di seluruh kecamatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujar Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Dulkahar, saat memberikan arahan.

Dulkahar juga menyampaikan, dalam kegiatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan akan bekerjasama dengan distributor dan para pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya dengan harga subsidi.

“Pemantauan ketat juga akan dilakukan untuk memastikan bahwa barang-barang yang dijual tetap berkualitas baik dan tidak mengalami kelangkaan,” kata Dulkahar.

Dulkahar juga menyampaikan, selain untuk menstabilkan harga, pasar murah tersebut juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Dengan adanya pasar murah di seluruh kecamatan, pemerintah daerah berharap dapat membantu menekan kenaikan harga yang sering terjadi akibat tingginya permintaan di pasaran.

“Kegiatan ini akan berlangsung secara bertahap di setiap kecamatan, dengan jadwal yang telah disusun agar seluruh masyarakat bisa memperoleh manfaat dari program ini. Dengan berbagai langkah strategis ini, stabilitas ekonomi daerah diharapkan tetap terjaga dan masyarakat dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka,” ujar Dulkahar.

Pasar murah akan mulai dilaksanakan pada Senin, 3 Maret 2025. yang akan berlangsung di Lapangan Voli Pemda Lampung Selatan. Dilanjutkan pada 5 Maret hingga 24 Maret 2025 yang akan digelar secara bertahap di 17 kecamatan.

Dalam pasar murah tersebut, nantinya akan menyediakan berbagai bahan produk seperti beras, minyak, gula, telur, daging, ikan, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gas LPG dan produk lainnya. (Nsy/*/red)

Cipta Kondisi Jelang Ramadhan, Selama Tiga Minggu Ungkap 43 Kasus Kriminal.

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap 42 kasus tindak kriminal dan 1 kasus Narkoba dalam operasi penegakan hukum yang berlangsung selama tiga minggu terakhir. 

Dalam press release yang digelar pada Jumat (28/2/2025), kepolisian juga melakukan pemusnahan ratusan botol minuman keras (miras) sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, menyampaikan bahwa dari 12 kasus yang berhasil diungkap, delapan di antaranya merupakan kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta pencurian dengan kekerasan (curas). “Kami telah mengamankan sebanyak 23 tersangka dengan berbagai kasus, termasuk kepemilikan senjata api (senpi) ilegal, senjata tajam (sajam), Narkoba 2,5 Kg Shabu serta kasus penggelapan dalam jabatan,” ujar Kapolres dalam konferensi pers.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa para tersangka melakukan berbagai modus kejahatan. Beberapa di antaranya adalah sindikat curanmor di Kalianda, Penengahan dan Sragi dengan 32 TKP, pencurian kabel, pencurian hewan ternak, hingga perampokan terhadap agen BRILink. 

Salah satu kasus yang menyita perhatian adalah Curanmor yang selamai ini beraksi di puluhan lokasi yang terserbar di Tiga Kecamatan yakni Kalianda, Penengahan dan Sragi. Disamping itu terdapat kasus pemilikan senjata api dan Permapokan BRILink di Sidomulyo serta mengagalkan penyelundupan 2,5 Milyar Shabu di Bakauheni.

Untuk Kasus pencurian kendaraan bermotor Kecamatan Kalianda dan Ketapang menjadi lokasi utama pencurian sepeda motor dari 32 kasus pencurian yang terungkap, dengan Kalianda mencatat angka tertinggi, yakni 17 kasus yang banyak terjadi di perumahan, kantor pemerintahan, dan toko.

Sementara itu, Ketapang mencatat 11 kasus, mayoritas terjadi di halaman rumah warga dan gang kecil  Jalur  Bakauheni lampung timur juga menjadi lokasi rawan yang sering dimanfaatkan oleh pelaku.

“Selain Kalianda dan Ketapang, Kecamatan Bakauheni mencatat 3 kasus,  dan  Kecamatan Palas mencatat 1 kasus” pungkas Kapolres.

Keberhasilan penindakan hukum tentunya dengan bantuan koordinasi masyarakat dan aparat kepolisian Timsus Sikat Rajabasa di lapangan untuk mengungkap aksi pencurian yang meresahkan.  

Dalam operasi ini, berbagai barang bukti yang berhasil disita yakni 6 unit sepeda motor, 1 unit mobil, serta peralatan seperti obeng, gunting besi, dan kunci T yang biasa digunakan untuk membobol kendaraan. 

Selain itu, polisi juga mengamankan satu pucuk senjata api ilegal, empat senjata tajam berupa pedang, celurit, pisau, dan golok. Barang bukti ini akan digunakan dalam proses penyelidikan lebih lanjut sebelum akhirnya dimusnahkan atau dikembalikan kepada pemilik sah.

Kapolres Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kriminal dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.(Rilis Humas Polres Lamsel/*/red)

Zita Anjani Lantik Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Masa Bhakti 2025-2030

0

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lampung Selatan, Zita Anjani Radityo Egi, S.Sos., M.Sc., resmi melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Masa Bhakti 2025-2030.

Pelantikan yang dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, beserta jajaran kepala perangkat daerah setempat, berlangsung di Ruang Abung Balai Keratun, Kantor Gubenur Lampung, Rabu (26/2/2025).

Pelantikan Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor : B/204/IV.13/HK/2025 tentang Pembentukan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Periode 2025-2030.

Dalam keputusan tersebut, menerangkan Zita Anjani sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan dan Reni Apriani Syaiful Anwar sebagai Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan.

Usai melantik, Zita Anjani menekankan pentingnya peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan keluarga. “Ini bukan hanya sekedar prosesi seremonial tapi juga amanah yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” kata Zita Anjani.

Dalam kesempatan itu, Zita Anjani juga menyatakan TP PKK harus berperan aktif dan menjadi bagian dari tujuh misi strategis pembangunan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.  

Oleh karenanya, Zita Anjani mengajak Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan untuk bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam menjalankan program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Saya mengajak seluruh TP PKK Kecamatan dan Desa untuk bekerja dengan bersinergi melalui program yang berdampak langsung kepada masyarakat, terutama mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan zero stunting,” imbuh Zita Anjani.

Sementara itu, Pj. Sekda Lampung Selatan, Intji Indriati, menyampaikan selamat kepada pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan yang baru saja dilantik.

Intji yakin kepengurusan TP PKK yang baru ini akan membawa Lampung Selatan menjadi kabupaten yang lebih maju dan sejahtera, serta masyarakat yang berakhlak mulia.

“Selamat kepada saudara-saudara sekalian, saya percaya saudara-saudara sekalian mampu menjalankan tupoksi dengan baik sebagai pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Intji Indriati mewakili Bupati Lampung Selatan.

Intji Indriati juga menyampaikan, TP PKK merupakan garda terdepan dalam membangun keluarga yang kuat, sejahtera, berkarakter, berakhlak mulia dan bahagia.

“Dua hal yang perlu diperhatikan, di kecamatan dan desa, menggerakkan ekonomi keluarga dengan kemampuan dan kemauan. Kita harus kreatif dan inovatif,” kata Intji. (ptm/*/red)

 

Zita Anjani Radytio Egi Resmi Dikukuhkan Sebagai Pembina Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Zita Anjani Radityo Egi, S.Sos., M.Sc resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Pembina Posyandu Lampung Selatan periode 2025-2030.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., di Ruang Abung Balai Keratun, Kantor Gubenur Lampung, pada Rabu (26/2/2025).

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari menyampaikan ucapan selamat kepada Zita Anjani atas amanah baru yang yang akan diemban di Kabupaten Lampung Selatan.

Dirinya menyatakan, keberadaan PKK bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam berbagai program pemberdayaan keluarga. “Hari ini kita menempa amanah, kewajiban yang tidak hanya besar, tapi juga mulai bersama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa, memperdayakan keluarga. Itu adalah kodrat kita sebagai keluarga,” kata Purnama Wulan Sari.

Dibawah kepemimpinan Zita Anjani, Purnama Wulan Sari berharap, TP PKK Kabupaten Lampung Selatan bisa terus berinovasi dan bersinergi dengan semua pihak, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Purnama Wulan Sari menyadari pentingnya TP PKK sebagai ujung tombak dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan keluarga. Seperti, meningkatkan kualitas hidup keluarga, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. “Bersama keluarga kita bisa membangun generasi emas. Sebagai ibu kita mengambil peran penting. Bagaimana kita bisa memanfaatkan momen ini, memanfaatkan teknologi untuk memajukan bangsa,” ujar Purnama Wulan Sari.

Selain prosesi pelantikan, acara tersebut juga dirangkai dengan serah terima jabatan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lampung Selatan. Serah terima tersebut menandai transisi kepemimpinan dalam organisasi PKK di Kabupaten Lampung Selatan.

Usai dilantik, Zita Anjani kemudian langsung melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Masa Bhakti 2025-2030, yang diharapkan dapat membawa semangat baru dalam melaksanakan program kerja TP PKK ke depan. (ptm/*/red)

Komisi III DPRD Lamsel Kunjungi PT Ciomas Adisatwa, Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan melakukan kunjungan kerja ke PT. Ciomas Adisatwa Unit Lampung yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, pada Senin (24/2/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai respons terhadap aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran sungai Way Katibung akibat limbah perusahaan.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan Yuti Rama Yanti, Wakil Ketua Komisi III Polmal Sinaga, Sekretaris Komisi III Suhar Pujianto, serta anggota Komisi III lainnya, termasuk Waris Basuki, Bayu Prasetya, Bowo Edy Anggoro, Hendri Gunawan, Ismail, Yudi Suprayoga, Gilang Satria Riandy, dan Rusdianti. Selain itu, hadir pula Kabid Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Sidomulyo, Rohidin, Kepala UPT Puskesmas Sidomulyo Bambang Priyanto, serta Kepala Desa Talang Baru.

Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Yuti Rama Yanti, menyampaikan bahwa hasil pengecekan langsung ke lokasi menunjukkan bahwa proses pembuangan limbah PT. Ciomas Adisatwa telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. “Memang betul, air yang dibuang ke sungai sudah memenuhi standar baku mutu, jadi tidak ada limbah berbahaya seperti yang dikhawatirkan masyarakat. Kami bersama Komisi III, Dinas Lingkungan Hidup, dan Puskesmas setempat sudah memastikan hal ini,” ujar Yuti saat diwawancarai di kantor PT. Ciomas Adisatwa.

Sekretaris Komisi III DPRD Lampung Selatan, Suhar Pujianto, juga menegaskan bahwa air di saluran sungai yang diperiksa aman berdasarkan hasil uji laboratorium. “Kami sudah menjalankan tugas kami dengan mengecek laporan masyarakat, dan hasilnya air di sungai tersebut masih dalam kategori aman,” kata Suhar.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rudy Yunianto, juga memastikan bahwa limbah PT. Ciomas Adisatwa tidak menimbulkan pencemaran. “Untuk limbah PT. Ciomas, kami pastikan aman,” tuturnya singkat.

Selain meninjau limbah, dalam kunjungan ini juga dibahas mengenai tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). PT. Ciomas Adisatwa berkomitmen untuk membantu masyarakat sekitar dengan menyediakan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor. “Pihak PT. Ciomas Adisatwa akan memberikan bantuan sumur bor untuk masyarakat setempat. Lokasi dan tempatnya sudah disiapkan oleh pihak desa, dan tadi sudah dikonfirmasi langsung oleh kepala desa,” jelas Yuti. (Rilis Humas DPRD/*/red)

Poto; istimewa