Jumat, Maret 13, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 51

Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto Terima BBPOM Bandar Lampung

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menerima audiensi jajaran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung, yang berlangsung di ruang kerja bupati setempat, pada Senin (16/12/2024).

Selain disambut Bupati Lampung Selatan, kedatangan rombongan yang dipimpin Kepala BBPOM di Bandar Lampung, Ani Fatimah Isfarjanti turut diterima Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten, Intji Indriati, dan Plt Asisten Administrasi Umum, Muhadi.

Dalam audiensi tersebut, Kepala BBPOM di Bandar Lampung, Ani Fatimah Isfarjanti menyampaikan, pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas upaya peningkatan pengawasan obat dan makanan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Ani menyebut, BBPOM memiliki beberapa program nasional yakni, desa pangan aman, pasar pangan aman berbasis komunitas dan intervensi keamanan pangan jajanan anak usia sekolah.

“Di tahun 2025, tiga program tingkat nasional ini akan dilakukan di Lampung Selatan. Jadi kami akan mengintervensikan tiga desa, satu pasar dan 20 sekolah,” ungkap Ani.

Lebih lanjut Ani menyampaikan, pada tahun 2025 mendatang, BBPOM akan  turut bergabung dan membuka gerai di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami akan bergabung di dalam pelayanan publik yang berada di Lampung Selatan yakni di MPP tahun depan. Sehingga nantinya kami bisa lebih dekat dengan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Ani.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut baik dan mendukung kegiatan yang akan di lakukan oleh BBPOM di Bandar Lampung.

“Kami pemerintah kabupaten tentunya sangat mendukung. Dengan sinergi yang baik ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengawasan obat dan makanan di wilayah Lampung Selatan, sehingga masyarakat dapat mengkonsumsi produk yang aman dan berkualitas,” kata Nanang. (Nsy/*/*/Red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Satu Satunya Kabupaten Yang Bergerak Cepat Dalam Penyusunan R-APBD 2025

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjadi satu-satunya kabupaten yang dinilai gerak cepat dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2025.

Atas kerja keras itu, Tim Evaluasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sangat mengapresiasi kinerja Pemkab Lampung Selatan dalam menyusun R-APBD 2025.

Evaluasi terhadap Rancangan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2025 telah dilaksanakan pada Selasa, 10 Desember 2024 di Ruang Rapat BPKAD Provinsi Lampung, Kemarin. Pemkab Lampung Selatan dinilai gerak cepat untuk memastikan ketepatan waktu dalam penyusunan APBD 2025 dengan kualitas yang baik.

Tim Evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung, Dr. Senen Mustakim, S.Sos, M.Si, dn terdiri dari unsur BPKAD, BAPPEDA, BAPPENDA dan Inspektorat Provinsi Lampung, serta Biro Hukum Setdaprov Lampung.

Kegiatan evaluasi itu turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Dra. Injti Indriati, MH, mewakili Bupati Lampung Selatan bersama anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lampung Selatan dan Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Hadir juga, Jenggis Khan Haikal, SH, MH selaku anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Lampung Selatan mewakili Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan Wahidin Amin mengatakan, evaluasi R-APBD bertujuan untuk menguji kesesuaian Ranperda dan Ranperkada APBD dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Kemudian ketentuan kepentingan umum, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Wahidin Amin juga memaparkan terkait hasil evaluasi terhadap RAPBD Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025. Diantaranya, seluruh tahapan penyusunan RAPBD Lampung Selatan Tahun 2025 telah sesuai dengan peraturan, mulai dari tahapan penyusunan dokumen perencanaan sampai dengan penyampaian dokumen RAPBD bahan evaluasi.

“Dan tim menyatakan sampai saat ini Kabupaten Lampung Selatan adalah satu-satunya daerah di Provinsi Lampung yang tepat waktu pada seluruh tahapan penyusunan RAPBD. Sehingga mereka memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto,” kata Wahidin Amin dalam keterangannya.

Selanjutnya, Pemkab Lampung Selatan juga telah mengalokasikan belanja untuk mendukung prioritas pembangunan nasional dengan persentase belanja sebesar 79,10 persen dari total anggaran belanja daerah. Serta, telah mengalokasikan belanja untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimum bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, permukiman, ketentraman dan ketertiban umum serta bidang sosial.

“Lalu, alokasi belanja pendidikan sebesar 27,29 persen. Sehingga telah memenuhi aturan mengenai belanja pendidikan yang harus dianggarkan minimal sebesar 20 persen. Adapun belanja infrastruktur pelayanan publik sebesar 32,60 persen dari belanja daerah diluar belanja transfer, sehingga belum memenuhi ketentuan persentase minimal BIPP sebesar 40 persen,” ungkap Wahidin Amin

Namun demikian, lanjut Wahidin Amin, masih ada waktu untuk meningkatkan porsi belanja infrastruktur secara bertahap demi memenuhi ketentuan mengenai belanja infrastruktur sebesar minimal 40 persen pada tahun anggaran 2027.

Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dengan didukung proyeksi peningkatan pendapatan pada masa mendatang, terutama dengan adanya kebijakan pendapatan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Disamping itu, belanja pegawai pada RAPBD Kabupaten Lampung Selatan sebesar 28,94 persen, lebih rendah dibanding batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari total belanja daerah, dan merupakan satu-satunya daerah yang telah memenuhi ketentuan mengenai belanja pegawai.

“Lalu, alokasi belanja pengawasan sebesar 0,62 persen dari total belanja daerah, melampaui ketentuan sebesar minimal 0,5 persen dari total belanja daerah dan merupakan daerah pertama di Provinsi Lampung dari seluruh kabupaten/kota yang telah memenuhi mandatory spending belanja pengawasan,” papar Wahidin Amin.

Sementara itu, berdasarkan hasil evaluasi berikutnya, Pemkab Lampung Selatan telah berhasil memenuhi belanja pengembangan SDM sebesar 0,26 persen. Sehingga melampaui ketentuan sebesar minimal 0,16 persen dari belanja daerah.

Selain itu tambah Wahidin Aminh, pihaknya juga telah mengalokasikan dan memenuhi belanja wajib atau mandatory spending lainnya berupa belanja bagi hasil pajak dan retribusi, belanja bantuan keuangan ke desa serta belanja untuk pemenuhan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Secara umum tim evaluasi menyampaikan bahwa RAPBD Lampung Selatan Tahun 2025 telah disusun dengan baik dan tepat waktu, kenaikan target pendapatan dibanding tahun sebelumnya ditetapkan secara moderat dengan memperhatikan potensi riil, serta telah memenuhi hampir seluruh alokasi belanja wajib atau mandatory spending sesuai peraturan perundang-undangan,” kata Wahidin Amin.

Menanggapi hasil evaluasi tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas penilaian tim evaluasi terhadap RAPBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2025. Dia berharap, dimasa mendatang kualitas penyusunan dan pengelolaan APBD bisa lebih ditingkatkan.

“Harapan kita kedepan, APBD dapat berimplikasi secara langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah Kabupaten Lampung Selatan. Tentu prestasi ini adalah hasil kerja keras dan gotong-royong dari semua pihak yang terkait,” kata Nanang Ermanto. (rls/sel/*/red)

BPKAD Lampung Selatan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Barang dan Jasa Milik Daerah

0

 

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar sosialisasi Pengelolaan Barang dan Jasa Milik Daerah, di Magnolia Room Lantai 3, Hotel Golden Tulip Springhill, Bandar Lampung, Pada Kamis (12/12/2024).

Acara itu diikuti 120 peserta yang terdiri dari Pengurus Barang dan Operator Pendamping pada seluruh Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Sosialisasi menghadirkan  narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, yakni Jona Maria Mantow Analis Kebijakan Ahli Muda dan Intan Kartika Restu Analis Klasifikasi Barang.

Kepala BPKAD Lampung Selatan, Wahidin Amin mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Pengurus Barang Perangkat Daerah dalam mengelola Barang Milik Daerah.

“Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam melaksanakan fungsi Pengurus Barang Milik Daerah pada Perangkat Daerah yang diserahi tugas mengurus barang, menerima, menyimpan, mengeluarkan, dan menatausahakan barang milik daerah pada Pengguna Barang,” kata Wahidin Amin saat menyampaikan laporan kegiatan.

Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Achmad Herry mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BPKAD Lampung Selatan yang telah menginisiasi terselenggaranya sosialisasi tersebut.

“Saya berharap saudara-saudara dapat memahami pedoman pengelolaan barang milik daerah dan mewujudkan pemahaman yang komprehensif mengenai pengelolaan barang milik daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Herry.

Achmad Herry juga menyampaikan, bahwa pengelolaan barang milik daerah merupakan bagian dari pengelolaan keuangan daerah. Dan merupakan salah satu unsur penting dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya melalui sosialisasi ini akan meningkatkan tata kelola aset sekaligus sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kualitas dan kreativitas dalam pelaporan, serta memastikan efisiensi dalam pengelolaan aset pemerintahan,” kata Achmad Herry.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam acara itu juga turut diserahkan penghargaan kepada tiga Perangkat Daerah Terbaik kategori Kecepatan Dalam Pelaporan Aset Bulanan.

Untuk terbaik pertama diberikan kepada Badan Riset dan Inovasi Daerah, terbaik kedua Dinas Komunikasi dan Informatika, dan terbaik ketiga Dinas Lingkungan Hidup. (Rilis/*/red)

Peringati Hari Gemar Membaca Dinas Perpustakaan Dan Arsip Lampung Selatan Gelar Berbagai Perlombaan

0

KALIANDA, (Ltc):

Dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2024, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan menggelar berbagai perlombaan.

Perlombaan yang ditujukan kepada siswa dari kalangan SD, SMP, hingga SMA, itu meliputi Lomba Menggambar, Pidato Bahasa Lampung, Menulis Cerpen, dan Bertutur.

Adapun, kegiatan yang berpusat di pelataran Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Rabu (11/12/2024), bertujuan untuk menggali potensi dan minat bakat dan juga meningkatkan minat baca para pelajar di Bumi Khagom Mufakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Darmawan mengatakan, melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda untuk lebih melek literasi.

“Kita tingkatkan pentingnya minat baca di kalangan pelajar untuk mendongrak indek membaca di Indonesia dan juga di Lampung Selatan,” ujar Darmawan dalam laporannya.

Lebih lanjut Darmawan menyampaikan, dengan berbagai perlombaan yang diadakan itu diharapkan bisa menjadi salah satu cara startegis untuk menumbuhkan kesadaran anak daerah akan pentingnya literasi.

“Harapannya kita akan melihat minat, bakat, dan potensi anak-anak yang nantinya akan terus kita bimbing untuk terus dikembangkan,” kata Darmawan.

Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan, Pelaksana tugas Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Muhadi mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan itu. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan literasi anak bangsa sebagai generasi penerus.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat menjadi motivasi masyarakat dan juga sebagai sarana dalam mencetak generasi-generasi unggul Lampung Selatan,” ujar Muhadi.

Pada kesempatan itu, Muhadi juga mengajak para pelajar, masyarakat, keluarga, dan pihak terkait lainnya untuk menciptakan budaya membaca sebagai penunjang dalam meningkatkan daya saing di kancah nasional dan internasional.

“Bersama kita ciptakan budaya membaca untuk menjadikan Lampung Selatan sebagai daerah dengan pertumbuhan literasi yang baik dan berdaya saing tinggi,” katanya. (Abd)

Berikut daftar para juara lomba dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2024:

Juara Lomba Bertutur Tingkat SD/MI 2024

1. Nesha Sava Sihotang – SD Negeri 2 Sidoasri, Kecamatan Candipuro

2. Alifa Wien Hibatillah – SD Negeri 1 Titiwangi, Kecamatan Candipuro

3. Jihan Alya Adiyati – SD Bhakti Ibu, Kecamatan Bakauheni

Juara Lomba Pidato Bahasa Lampung Tingkat SMP/MTs 2024

1. Alfan Humaidi – SMP Negeri 2 Penengahan

2. Intan Nurjanah – MTs Negeri 1 Kalianda

3. Nur Umairah – SMP Negeri 1 Rajabasa

Juara Lomba Menulis Cerpen Tingkat SMA/MA/SMK 2024

1. Nia Ramadhani – SMA Negeri 1 Kalianda

2. Muhammad Fakhrozi – MAN 1 Lampung Selatan

3. Puja Wati – SMA Negeri 1 Merbau Mataram. (Kominfo/*/red)

Bagian Organisasi Setdakab Lamsel, Terima Pemkab Oku Selatan Dalam Rangka Study Tiru

0

KALIANDA, (Ltc):

Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, pada Rabu (11/12/2024).

Kedatangan rombongan diterima Kapala Bagian (Kabag) Organisasi Setdakab Lampung Selatan, Rahmad Akbar, di ruang Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan.

Kunjungan rombongan dari Pemkab OKU Selatan yang dipimpin Asisten III Bidang Administrasi Umum Drs. Herman Azedi itu, dalam rangka Studi Tiru tentang Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggaraan Pelayanan Publik dan Forum Komunikasi Publik (FKB).

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, Herman Azedi menjelaskan, kehadirannya di Lampung Selatan itu karena melihat profil Organisasi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang dinilai sangat baik.

“Jadi kehadiran kami ke Lampung Selatan ini ingin belajar khusus tentang Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Kami juga ingin benar-benar tahu bagaimana mekanisme survei yang didapat serta cara pelaporannya,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Organisasi Setdakab Lampung Selatan, Rahmad Akbar mengatakan, bahwa teknis bekerja di Bagian Organisasi Setdakab Lampung Selatan merupakan sistem bekerja yang tidak pernah jauh dari aplikasi terbaru.

“Dalam teknis ini juga yang menentukan prestasi ataupun tidaknya karena dukungan yang terkuat di kami adalah dari bupati dan sekdanya. Inovasi yang kami buat, terkait pelayanan organisasi dengan empat operator. Dimana satu operator melayani maksimal tiga perangkat daerah setiap harinya,” kata Rahmad Akbar. (lmhr/*/red)

*Rapat Koordinasi Operasi Lilin Krakatau 2024: Persiapan Pengamanan Nataru di Lampung

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Polda Lampung bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan ekspose persiapan Operasi Lilin Krakatau 2024.

Kegiatan ini bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Lampung Kombes Pol Ardiansyah Daulay mengungkapkan bahwa pengamanan melibatkan total 3.630 personel.

Dari jumlah tersebut, 189 personel berasal dari Polda Lampung dan 1.712 personel dari Polres/ta jajaran. Selain itu, ada 1.729 personel dari berbagai instansi terkait, termasuk TNI sebanyak 270 personel, Dishub 291 personel, Dinkes 256 personel, dan Satpol PP 302 personel.

Dukungan juga datang dari Basarnas dengan 36 personel, BPBD 96 personel, Jasa Raharja 25 personel, Damkar 90 personel, PMI 32 personel, Pramuka 161 personel, Pelindo 8 personel, Senkom 147 personel, Orari 7 personel, dan KKP 8 personel.

Untuk menunjang kelancaran pengamanan, Operasi Lilin Krakatau 2024 didukung berbagai sarana dan prasarana.

Polda Lampung mengerahkan 1.474 unit kendaraan roda dua, 390 unit kendaraan roda empat, 54 unit kendaraan roda enam, dan 10 unit kendaraan taktis. Selain itu, tersedia 18 ambulans, 11 kapal patroli, 17 perahu karet, serta 1 unit helikopter.

Sebagai tambahan, pengamanan juga dilengkapi dengan 72 tenda, 304 unit CCTV, 2.994 unit handy talkie (HT), dan 1.510 alat khusus (alsus).

Karo Ops Polda lampung Kombes Pol Ardiansyah Daulay menegaskan bahwa Operasi Lilin Krakatau akan fokus pada pengamanan gereja, tempat wisata, terminal, pelabuhan, serta pusat-pusat keramaian.

“Kami berharap kerja sama seluruh pihak dapat menciptakan suasana kondusif selama Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Dengan persiapan matang ini, Polda Lampung optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga ketertiban, serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali di wilayah Lampung.

Tampak hadir dalam kegiatan, Dirpolairud Polda Lampung, Wadirlantas, Kepala KSOP dan Direktur ASDP serta tamu undangan lainnya.(Rilis Humas Polres Ls/*/*/red)

Polres Lampung Selatan Peduli untuk Korban Banjir Rob di Dusun Kuala Sragi

0

SRAGI, (Ltc):

Polres Lampung Selatan menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan bantuan sosial kepada korban banjir rob di Kecamatan Sragi, Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung. Pada Senin, (9/12/2024) pukul 09.00 WIB

Banjir rob yang melanda sejak 2 Desember 2024 mengakibatkan 425 kepala keluarga terdampak, dengan rincian dari Dusun Kuala Jaya, Dusun Bunut Selatan, dan Dusun Sumber Jaya. Posko bantuan berlokasi di kediaman Bapak H. Zaenudin menjadi pusat distribusi logistik bagi warga terdampak.

Polres Lampung Selatan bersama perangkat desa, aparat kecamatan, dan tim kesehatan membagikan bantuan berupa beras, mie instan, susu kaleng, kopi sachet, serta telur. Bantuan diterima secara simbolis oleh 14 perwakilan warga sebelum didistribusikan secara merata.

Selain pemberian bantuan, Dokkes Polres Lampung Selatan bersama Puskesmas Sragi memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat terdampak untuk  mencegah penyakit yang kerap muncul akibat banjir, seperti infeksi kulit dan gangguan pencernaan.

Kasat Binmas AKP Yani Deviyanti menyampaikan harapan agar kehadiran dan kepedulian serta bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah. “kepada masyarakat Dusun Kuala Jaya, dengan adanya Posko Bansos ini hendaknya semua bantuan yang masuk kedalam posko agar dapat di bagikan secara rata kepada masyarakat yang mengalami musibah mohon diterima Bantuan Sosial ala kadarnya  dari kami Polres Lamsel,” ujarnya.

Sapriyadi Kades Bandar Agung menyampaikan ungkapan terimakasih  atas  kepedulian Polres Lampung Selatan terhadap  masyarakat Dusun  Kuala   Jaya Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi. ”terima kasih telah memberikan bantuan kepada masyarakat Desa kami yang  mengalami  musibah banjir roob ini”

Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, terletak di hilir Sungai Sekampung, di mana sebagian besar warganya berprofesi sebagai nelayan dan petambak ikan. 

Untuk mencapai wilayah ini, perjalanan  melewati tanggul tambak warga yang menjadi jalur utama menuju permukiman. Genangan air setinggi paha orang dewasa yang menutupi jalan desa, tambak, dan sebagian besar rumah warga. 

Permukiman ini kini dipenuhi air yang melumpuhkan aktivitas harian, sementara warga berupaya mempertahankan barang-barang mereka di tempat aman. Tampak suasana banjir rob ini digunakan oleh anak-anak untuk bermain air di sekitar rumah.(Rilis Humas Polres/*/red)

Kegiatan Bansos Polres Lampung Selatan terlihat di bantu oleh Camat, TNI, Linmas, dan Ormas yang ada di desa Kuala Sragi Lampung Selatan (ist)

Asisten Bidang Kesra Lampung Selatan Inti Indriati Resmi Jabat Pj Sekda Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan Intji Indriati S.Sos MH akhirnya resmi dikukuhkan sebagai Pj Sekretaris Daerah Kabupaten oleh Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto yang digelar di Aula Rajabasa Setda, pada Senin 9 Desember 2024. Hadir di acara tersebut seluruh pejabat teras Lampung Selatan.

“Berdasarkan Keputusan Bupati Nomor : 800.1.3.3/1260/V.05/2024 tentang pengangkatan Penjabat Sekda Lampung Selatan atas nama Intji Indriati, Asisten pada Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,” ucap Nanang.

Dalam kesempatan itu, Nanang Ermanto menegaskan, penunjukan Pj Sekkab kepada Intji Indriati ini berdasarkan berbagai penilaian dan pertimbangan. Bahkan, terus bupati, Intji Indriati dianggap sudah cukup mumpuni dengan segudang prestasi dan pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Beliau merupakan salah satu ASN senior yang sudah berpengalaman, cukup mumpuni menjalankan roda pemerintahan. Maka, kita berikan suatu kepercayaan untuk mengorganisir ASN. Untuk itu, mari kita mendoakan beliau yang terbaik agar bisa menjalankan amanah ini,” imbuhnya.

Sementara, Pj Sekkab Lamsel, Intji Indriati menyatakan akan berusaha sebaik mungkin dalam menjalankan amanah tersebut.

Menurutnya, pembinaan pegawai menjadi agenda tugas awal dia dalam jabatan barunya tersebut. “Insyaallah, minta doanya semoga amanah dan kepercayaan dari pimpinan ini dapat dijalankan dengan baik. Untuk kawan-kawan media juga, saya ucapkan terimakasih atas supportnya dan semoga kedepannya dapat menjalin kemitraan yang strategis demi Lampung Selatan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.(BTN/*/*/red)

Asisten Ekobang Lampung Selatan Dulkahar: dipenghujung Tahun Anggaran 2024 Satker Segera Secepatnya Serap Anggaran

0

KALIANDA, (Ltc):

Memasuki penghujung Tahun Anggaran 2024, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan, Dulkahar, mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat serapan anggaran.

Pesan itu disampaikan Dulkahar saat memimpin Apel Mingguan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, di Lapangan Korpri, Kalianda, pada Senin (9/12/2024).

Dulkahar mengatakan, selain untuk meningkatkan kedisiplinan, menjaga silaturahmi, serta memperkuat rasa kebersamaan ASN, apel itu sekaligus menjadi sarana refleksi kinerja. “Pastikan seluruh target yang telah ditetapkan untuk Tahun 2024 dapat terealisasi tepat waktu dengan hasil yang maksimal,” kata Dulkahar menyampaikan sambutan bupati.

Dulkahar menambahkan, pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dirancang memiliki tujuan strategis untuk mengukur hasil, serta capaian pembangunan.

“Tahun Anggaran 2024 menyisakan waktu efektif tinggal 14 hari lagi. Oleh karena itu, saya menekankan seluruh kepala perangkat daerah untuk segera merealisasikan kegiatan yang belum selesai, dengan tetap mengedepankan akuntabilitas dan transparansi,” imbuh Dulkahar.

Disamping itu, Dulkahar juga mengingatkan perangkat daerah terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh cuaca ekstrem. Juga mengantisipasi terhadap potensi mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), mengingat curah hujan yang tinggi. “Saya berharap seluruh pihak dapat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, dan melaksanakan program pencegahan DBD secara menyeluruh,” kata Dulkahar. (Dul/*/*/red)

Kepala BNNK Lampung Selatan Audensi Dengan Bupati Nanang Ermanto

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menerima audiensi dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan. Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, pada Senin (9/12/2024).

Audiensi tersebut dilakukan dalam rangka optimalisasi dan akselerasi program pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam audiensi itu, Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat menyampaikan sejumlah permasalahan terkait P4GN. Menurutnya, tingginya tingkat peredaran narkoba khusus di Kabupaten Lampung Selatan saat ini perlu menjadi perhatian.

Rahmad Hidayat mengatakan Tim P4GN Lampung Selatan yang di ketuai langsung oleh Bupati Lampung Selatan harus mulai bergerak dalam menyosialisasikan hal tersebut. “Untuk itu kami meminta dukungan dari bapak dan seluruh instansi terkait yang tergabung dalam Tim P4GN, untuk menyosialisasikan dan memberantas peredaran narkotika. Terutama di lingkungan sekolah dari tingkat SD dan SMP, hingga tingkat desa,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut baik dan mendukung atas aksi yang telah dilakukan BNNK Lampung Selatan dalam pemberantasan obat-obatan terlarang di Kabupaten Lampung Selatan. “Ini perlu menjadi perhatian khusus ya, peredaran narkoba ini bukan lagi di kalangan masyarakat menengah ke atas. Namun yang mirisnya narkoba ada di masyarakat menengah ke bawah bahkan sampai ke sekolah-sekolah,” kata Nanang.

Dalam kesempatan tersebut, Nanang juga meminta BNNK Lampung Selatan berkolaborasi dengan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Kesbangpol, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), dan juga Polisi Pamong Praja. “Dengan kolaborasi ini diharapkan, jika beberapa instansi ini bergotong-royong membentuk kekuatan dan inovasi akan menghasilkan keseriusan dalam pemberantasan narkoba hingga ke tingkat dasar,” pungkasnya.(lmhr/*/*/red)