Senin, Mei 4, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 50

Ketua Tim Pembina PKK Kabupaten Lampung Selatan Zita Anjani: Saya Ingin Lampung Selatan Jadi Destinasi Wisata

0

KALIANDA, (Ltc):

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi (Rakor) perdana bersama Ketua TP PKK, Zita Anjani, sejak dilantik pada 26 Februari 2025 lalu.

Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Rabu (12/3/2025).

Hadir pula, Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar, Pj Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, dan Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan, Reni Apriyani.

Dalam kesempatan itu, Zita Anjani menegaskan komitmennya untuk membawa TP PKK Kabupaten Lampung Selatan semakin berprestasi dalam berbagai ajang perlombaan. “Saya nggak muluk-muluk, setiap lomba harus juara, setiap ikut lomba kita harus menang. Juaranya jangan juara harapan, minimal juara satu, kita tanamkan di mindset harus juara satu,” kata Zita Anjani dalam rakor yang dirangkai pelatihan keterampilan dan kewirausahaan guna meningkatkan kreativitas pengurus PKK di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam arahannya, Zita Anjani juga menyoal program kerja PKK. Zita Anjani ingin setiap program berjalan secara efektif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Terutama, yang berkaitan dengan pariwisata di Lampung Selatan. “Saya ingin Lampung Selatan jadi destinasi wisata, wisatanya maju. Untuk itu, harus ada festival daerah, kalau mau ditengok oleh nasional, nanti dikembangkan. Selain itu, kita harus punya satu desa wisata kebanggaan,” ujar Zita Anjani.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berpesan agar setiap program yang dilaksanakan oleh PKK bisa selaras dengan program Kabupaten Lampung Selatan.

Radityo Egi menyebut, PKK merupakan organisasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga dirinya menginginkan setiap program yang berjalan bisa memberikan dampak luas dan berkelanjutan. “Ini saya pesan ibu Ketua PKK, programnya harus impactful dan sustainable. Oleh karenanya, tiap program harus dievaluasi dan ditingkatkan kualitasnya, agar kita bisa bergerak maju,” pesan Radityo Egi.

Untuk diketahui, dalam kesempatan tersebut juga turut dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Disdukcapil Kabupaten Lampung Selatan dan TP PKK Lampung Selatan tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan sebagai salah satu Program Pokja Satu TP PKK Lampung Selatan. (ptm/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Safari Ramadhan di Kecamatan Way Sulan; Instrastruktur Akan Segera diperbaiki.

0

WAY SULAN, (Ltc):

Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung kembali dilaksanakan. Kali ini, Safari Ramadan digelar di Masjid Baitussalam, Desa Purwodadi, Kecamatan Way Sulan, Rabu (12/3/2025).

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) hadir langsung bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar untuk mendengar aspirasi dari masyarakat.

Safari Ramadan diawali dengan penyerahan dana hibah kepada Masjid Baitussalam sebesar Rp10 juta serta bantuan 40 paket sembako untuk anak yatim piatu.

Selain silaturahmi, momen Safari Ramdan menjadi sarana Bupati Egi berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui dialog aspirasi. Melalui momen ini masyarakat bisa menyampaikan saran, kritikan, dan masukan yang langsung direspon oleh Bupati Egi.

Seperti disampaikan, Nurhakim, Ketua Yayasan EL – Ma’soem, Desa Purwodadi. Nurhakim berharap pemerintah setempat dapat memberikan bantuan untuk yayasannya yang masih dalam proses pembangunan.

“Mudah-mudahan bapak bupati beserta jajaran bisa membantu dan berpartisipasi dalam pembangunan yayasan kami. Dan kebetulan bapak Wakil bupati sudah memberikan bantuan sebanyak 50 sak semen,” ujar Nurhakim.

Sementara, warga Desa Banjarsari, Slamet Raharjo mengeluhkan akses jalan mulai dari Desa Suka Maju hingga Desa Mekar Sari di Kecamatan Way Sulan yang membutuhkan perbaikan. “Kami meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar jalan ini segera dapat diperbaiki. Karena jalan ini sebagai akses warga menuju sekolah-sekolah disekitar,” kata Slamet Raharjo.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama langsung memberikan respon yang positif dari aspirasi yang disampaikan masyarakat tersebut. “Untuk material yang dibutuhkan pembangunan yayasan nanti saya bantu. Selanjutnya, terkait infrastruktur jalan yang rusak nanti juga akan langsung kami tindaklanjuti,” kata Bupati Egi merespon aspirasi warganya.

Selain itu, Bupati Egi meminta kepada seluruh aparatur desa dan kecamatan untuk dapat melayani masyarakat dengan sepenuh hati serta mendengarkan segala kritik dari warganya. “Saya pesan ya, kepala desa tidak boleh petantang petenteng, harus hadir ditengah masyarakat, berdiskusi dengan masyarakat. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengarkan segala keluhan masyarakat dan harus jadi teladan,” pesannya. (lmhr/*/*/Ltc)

Bupati & Wakil Bupati Lampung Selatan Kompak Safari Ramadhan di Sidoharjo Kecamatan Way Panji

0

WAY PANJI, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar melakukan Safari Ramadan di Masjid Baitul Makmur, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, pada Senin (10/3/2025).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momen menyerap aspirasi masyarakat dan berbagi bantuan. Dalam setiap kunjungannya, Bupati Egi berdialog langsung dengan warga untuk mendengar aspirasi mereka.

Sejumlah warga mengeluhkan berbagai persoalan, terutama terkait infrastruktur dan pendidikan, yang dinilai perlu perhatian lebih dari Pemkab Lampung Selatan.

Salah satu warga, Sinin dari Desa Sidoharjo, menyampaikan adanya permasalahan infrastruktur. Dirinya meminta perbaikan jalan serta bantuan untuk pembangunan masjid di desanya yang rencananya akan dimulai kembali setelah lebaran Idulfitri.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa membantu menyelesaikan masalah infrastruktur yang ada. Kami juga berharap pak bupati dapat mendukung pembangunan jalan dan masjid di desa kami. Banyak gang yang belum tersentuh pembangunannya,” ujar Sinin.

Selain infrastruktur, warga juga menyoroti kondisi pendidikan di Kecamatan Way Panji. Warsili, mantan guru dari Dusun Kediri Dua, mengeluhkan minimnya guru PNS di sekolah setempat.

“Di sekolah kami, hanya ada tiga guru negeri, sementara sisanya honorer dengan gaji yang tidak sebanding. Kami berharap pemerintah bisa menambah guru PNS agar pendidikan di daerah kami lebih baik,” pinta Warsili.

Selain itu, warga juga meminta pengawasan lebih ketat terhadap anak-anak sekolah agar tidak keluyuran disaat jam belajar sekolah.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Ratna, warga Desa Sidoharjo, mengusulkan agar Satpol PP dapat aktif dalam mengawasi anak-anak sekolah yang berkeliaran saat jam belajar.

“Kami sering melihat anak-anak sekolah keluyuran saat jam pelajaran, bahkan ada yang main game di warung internet. Kami ingin ada pengawasan agar mereka lebih disiplin,” katanya.

Menanggapi hal iu, Bupati Egi menegaskan, bahwa pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan harus dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Terkait pembangunan jalan, Bupati Egi menyarankan agar dana desa bisa digunakan terlebih dahulu, dan jika tidak mencukupi, pemerintah daerah akan membantu.

“Mengenai masjid, insyaallah nanti akan kita bantu,” kata Bupati Egi.

Kemudian, Egi meminta, agar camat, pemerintah desa dan masyarakat dapat memberikan imbauan kepada pemilik warung internet untuk tidak menerima pelajar selama jam sekolah.

“Harus ada kesepakatan tertulis yang disaksikan masyarakat, agar aturan ini benar-benar dijalankan,” imbuh Bupati Egi.

Selanjutnya, terkait persoalan guru, Egi menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengadakan pertemuan dengan Dinas Pendidikan untuk mencari solusi terbaik perihal penambahan guru PNS di sekolah yang ada di Kecamatan Way Panji.

“Saya mohon waktu. Masalah ini memang harus segera dibahas dengan Dinas Pendidikan, agar kita bisa menemukan solusi yang tepat,” kata Bupati Egi.

Dengan adanya Safari Ramadan tersebut, masyarakat berharap aspirasi mereka dapat segera ditindaklanjuti. Pemkab Lampung Selatan berkomitmen untuk terus mendengarkan keluhan warga dan mencari solusi terbaik demi kemajuan Kecamatan Way Panji. (Nsy/*/red)

Warga Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan Dapat Bantuan Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) menyerahkan bantuan bedah rumah kepada korban kebakaran di Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, pada Selasa, (11/32025).

Kebakaran yang terjadi pada Senin (25/2) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, menghanguskan rumah milik Wayan Satria Wibawa, warga Desa Sidowaluyo. Diduga korsleting listrik jadi penyebab kebakaran. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Bantuan program bedah rumah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan itu, diberikan agar korban kebakaran dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak kembali.

Dalam kunjungannya, Bupati Egi menyampaikan rasa prihatin dan kepedulian terhadap keluarga Wayan Satria Wibawa. “Kami ingin memastikan warga yang tertimpa musibah mendapatkan bantuan dengan cepat. Program bedah rumah ini adalah bentuk dukungan pemerintah daerah agar masyarakat bisa segera memiliki rumah yang layak kembali,” ujar Egi saat menyerahkan bantuan.

Bupati Egi juga meminta, kepada Kepala Desa Sidowaluyo untuk berkonsultasi kepada pihak PLN agar dapat menyosialisasikan penanganan agar tidak terjadi kebakaran serupa. “Pak kades tolong ya, titip warga. Tolong koordinasi dengan PLN agar bisa memberikan edukasi pencegahan korsleting listrik, agar tidak lagi terjadi kebakaran,” imbuh Egi.

Sementara, Wayan Satria Wibawa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan yang telah memberikan perhatian kepada dirinya dan keluarganya. “Setelah kejadian kebakaran, saya sempat bingung harus bagaimana, tetapi dengan adanya bantuan ini, saya merasa sangat terbantu. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ujar Wayan dengan haru.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Wayan dan keluarganya dapat segera bangkit dan kembali menempati rumah yang lebih aman dan nyaman. Langkah cepat Pemkab Lampung Selatan itu pun mendapat apresiasi dari warga sekitar. (Nsy/*/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Gelar Rembuk Stunting 2025

0

 

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Aksi Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025, di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, pada Selasa (11/3/2025).

Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dihadiri juga Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar, Forkopimda Lampung Selatan, Pj. Sekda Kabupaten beserta Kepala Perangkat Daerah, Camat, dan Forum CSR di Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lampung Selatan, Rikawati, mengungkapkan, sesuai dengan hasil Rapat ok Konvergensi Tahun 2024 telah ditetapkan 27 Desa di 9 Kecamatan sebagai lokus pencegahan stunting 2025.

Sementara lanjut Rikawati, pada Rapat Konvergensi Stunting 2025 telah ditetapkan 15 desa sebagai lokus stunting untuk 6 Kecamatan di tahun 2026.

“Rembuk Stunting ini dilaksanakan untuk memastikan terwujudnya integrasi pelaksanaan, pencegahan dan penurunan stunting secara gotong royong dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” kata Rikawati.

Rikawati menambahkan, Pemkab Lampung Selatan melakukan upaya pencegahan stunting dengan melaksanakan pencatatan dan surveilans terhadap keluarga berisiko stunting sebanyak 22.450 keluarga, melakukan verifikasi dan konsolidasi data keluarga berisiko stunting untuk pendataan keluarga tahun 2024.

“Selanjutnya, pelaksanaan audit stunting tingkat kabupaten yang dilakukan 2 semester dalam 1 tahun di Kecamatan Jati Agung dan Natar, pemberian bantuan telur bagi sasaran berisiko stunting di lokus stunting, dan monitoring serta evaluasi TPPS di kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan,” ungkap Rikawati.

Sementara itu, Bupati Egi dalam arahannya menekankan seluruh lintas sektoral untuk serius dalam menangani permasalahan stunting. Terlebih, Kabupaten Lampung Selatan telah ditetapkan sebagai salah satu lokus penurunan stunting sejak tahun 2019.

Berdasarkan Suvei Status Gizi Indonesia (SSGI) angka prevelensi Kabupaten Lampung Selatan pada 2019 sebesar 30,3 persen, dan pada tahun 2023 telah berada di angka 10,3 persen.

Kemudian, berdasarkan data dari Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (PPGBM) Dinas Kesehatan Lampung Selatan tahun 2019, angka prevelensi stunting sebesar 5,6 persen, turun menjadi 3,6 persen pada 2020. Kemudian tahun 2021 turun menjadi 2,4 persen, dan tahun 2024 menjadi 1,4 persen. “Kita tidak boleh berpuas diri, karena biasanya tantangannya tuh ada saja. Untuk itu, saya menekankan kepada instansi terkait agar melakukan penguatan dan bersinergi dengan seluruh lintas sektoral,” kata Bupati Egi.

Untuk diketahui, pada kesempatan itu turut dilaksanakan penandatangan komitmen bersama dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 oleh seluruh perwakilan Stakeholder terkait. (ptm/*/*/red)

Operasi Pasar di Gelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Berlangsung Sukses di 2 Kecamatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan leading Sektor Dinas Perdagangan dan Pasar kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) bagi masyarakat di 17 kecamatan.

Pasar murah digelar di dua tempat, yaitu Lapangan Galek Desa Sri Pendowo, Kecamatan Ketapang dan di Dusun Way Baka, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Senin (10/3/2025).

Antusias masyarakat terlihat begitu tinggi. Pasalnya, masyarakat datang berbondong-bondong memadati lokasi guna membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan, Hendra Jaya, menyampaikan, jika tujuan penyelenggaraan pasar murah itu demi menjaga kestabilan harga bahan pokok. “Kita berikan harga murah bersubsidi kepada masyarakat. Tentunya, kami ingin menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Lampung Selatan,” ujar Hendra Jaya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pasar murah ini merupakan even tahunan yang memang terus dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya selama Ramadan ini. “Insyaallah, akan kita gelar secara menyeluruh dan terjadwal di 17 kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Hendra Jaya.

Pasar murah tersebut menawarkan berbagai macam bahan pokok dan pangan seperti beras, telur, minyak, cabai, bawang, gula, gas elpiji 3kg, dan berbagai komoditas lainnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Pemkab Lampung Selatan menggandeng sejumlah perusahaan dan UMKM seperti Bulog, CV Bumi Waras, PTPN VII, dan PT Domus Jaya.

Ada juga Perusahaan Dagang Indonesia, PT Anugerah Pangan Sari, Koperasi Alam Kargo, PT Sinar Mas, dan Perusahaan Pintar Petelur Nasional. (Abd/*/*/red)

Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Lamsel Merik Hafid Bagikan Takjil Dan Santunni Anak Yatim Piatu

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Lampung Selatan Merik Hafid membagikan takjil untuk masyarakat dan pengendara roda 2 dan 4 yang dilaksanakan di sekretariat DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan pada Sabtu (8/3/2025).

Pembagian takjil yang melibatkan seluruh pengurus DPC PDIP dan Pengurus BBHR Lamsel itu dilakukan untuk menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat.  “Kami kader partai besutan Megawati Soekarnoputri itu secara konsisten memang dikenal loyal dengan wong cilik,” ungkap Merik.

Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Merik Havit, S.H., M.H. yang kini menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua 1 ini, laksanakan pembagian takjil bersama pengurus BBHAR. “Ini kami mengadakan kegiatan berbagi takjil gratis. Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan dengan berbagi santunan kepada anak-anak yatim,” jelasnya.

“Anak yatim, yang kami santuni merupakan masyarakat sekitar DPC PDIP dan sekretariat BBHR Lamsel. 

Untuk giat berbagi takjil berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan, lalu berlanjut ke Kantor BBHAR,” ujar Merik

Pria yang memiliki basic sebagai lawyer ini melanjutkan kegiatan itu juga diselingi dengan pembagian sembako. Menurut Merik, berbagi dengan masyarakat merupakan hak yang sangat penting. Apalagi PDI Perjuangan memang dikenal dengan partai yang dekat dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, ada 450 paket takjil yang kita bagikan. Ada 17 orang adik-adik kita yang mendapatkan santunan,” katanya.

Merik mengakui kegiatan ini sangat mencerminkan kedekatan antara dirinya sebagai wakil rakyat dengan masyarakat. Dan ini semua adalah intruksi dari Ketua DPC PDI Perjuangan, H. Nanang Ermanto, agar kader-kadernya untuk bisa/dapat melakukan kegiatan dan memberikan hal-hal yang bermanfaat untuk masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. “Kegiatan ini dilaksanakan, Pak Nanang meminta yang kami harus selalu bermanfaat untuk rakyat, maka di bulan Ramadan ini BBHAR melaksanakan kegiatan rutin setiap tahunnya,” tutup Merik. (*/*/Red) 

1000 Takjil Gratis dibagikan Fraksi PDIP Lamsel Kewarga & Pengendara di Daerah Karang Anyar Jati Agung

0
Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Lampung Selatan Rosdiana SH terlihat sedang memberikan takjil kepada salah seorang pengendara roda dua, Kegiatan itu merupakan kegiatan berbagi untuk sesama di bulan Ramadhan. (Poto:ist)

JATI AGUNG, (Ltc);

Sebanyak 1000 paket takjil di bagikan kewarga dan pengendara roda dua dan empat di jalan raya Karang Anyar Kecamatan Jati Agung menjelang waktu berbuka puasa Ramadhan oleh Rosdiana SH, Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Lampung Selatan dari daerah pemilihan VI pada pada Jum’at (7/3/2025) sore.

1.000-an paket takjil yang dibagikan dengan rincian 300 paket kolak, 300 paket es, 400 paket kue kotak Kepada masyarakat itu merupakan pembagian takjil dalam rangka berbagi rejeki kepada sesama di bulan suci ramadhan tahun 2025. “Ya ini dalam rangka kepedulian kita di bulan Ramadan 14446 Hijriyah,” kata Rosdiana, pada Jum’at (07/03/24).

Menurut Rosdiana, titik pembagian takjil yakni jalan raya karang anyer Kecamatan Jati Agung dipilih karena menjadi titik pembagian takjil karena lokasi tersebut adalah kawasan yang sering digunakan/mobilitas warga dari dalam maupun luar kota.

Rosdiana, menjelaskan kegiatan tersebut murni ide nya yang diikuti oleh kader Srikandi, para anggota satgas PDIP yang memang ikut membantu membagikan takjil tersebut. 

Hal ini dilakukan, sekaligus menunjukkan komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga nilai-nilai religius sekaligus membangun kebersamaan dalam bingkai kebangsaan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual serta mempererat kebersamaan,” pungkasnya. (vind/*/*/red)

Program 100 hari Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, BPPRD Kabupaten Akan Meningkatkan Pelayan Sektor Perpajakan & Berinovasi Berbasis Elektronik

0
Feri Bastian SE M. Ling Kepala BPPRD Kabupaten Lampung Selatan

KALIANDA, (Ltc):

Dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui sektor perpajakan sedang gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui leding sektor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Lampung Selatan.

Berbagai upaya maupun inovasi dilakukan instansi terkait, seperti memberikan kemudahan kepada masyarakat wajib pajak dalam proses pembayaran pajak. Melalui inovasi pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi dengan mengimplementasikan sistem pemerintahan daerah berbasis elektronik dalam hal kaitan dengan pajak dan retribusi.

Terlebih lagi, perihal diatas berkesinambungan mendukung suksesnya program kerja kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak belum lama ini. Baik itu program 100 hari diawal menjabat hingga (5) Lima tahun kedepan.

BPPRD Lamsel mencetuskan tiga program unggulan menunjang suksesnya program kerja Bupati dan Wakil Bupati Radityo Egi Pratama – M. Syaiful Anwar menuju Lampung Selatan Bismillah BISA MAJU.

Pertama program kegiatan penghapusan denda PBB dengan indikator peningkatan PAD sektor PBB-P2. Kedua, program kegiatan pembebasan Pajak Penghasilan atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi rumah bersubsidi. Dan yang ketiga, adalah program penyediaan mobil Samsat keliling yang akan dioperasikan mulai Bulan April 2025.

Kepala BPPRD Lampung Selatan Feri Bastian menjelaskan, terkait program kegiatan penghapusan denda PBB ditaksir mencapai Rp 10 miliar terhitung tunggakan dari tahun 2020 – 2024.

“Yang tujuannya, agar meringankan masyarakat dalam membayar pajak PBB,” kata Feri Bastian, saat ditemui dikantornya, Jum’at (7/3/2025).

Kemudian terkait program kerja kegiatan pembebasan BPHTB rumah bersubsidi (perumahan, red). Mantan kepala Dinas Lingkungan Hidup ini mengatakan, program kegiatan tersebut dalam rangka mendukung program strategis nasional 3 juta rumah.

“BPPRD Lampung Selatan membebaskan bea pajak hak tanah dan bangunan. Kami menargetkan dalam 100 hari kerja bupati, 200 rumah subsidi dan swadaya untuk masyarakat bepenghasilan rendah,” ujar Feri.

Sambungnya, dalam rangka peningkatan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung Selatan. Pihak BPPRD bakal menyediakan mobil Samsat keliling.

“Tujuannya mempermudah masyarakat membayar pajak (jemput bola, red). Nantinya, mobil itu akan berkeliling keseluruh wilayah Lampung Selatan. Sasarannya, masyarakat yang jaraknya jauh dari kantor Samsat. Insyaallah, akan beroperasi Bulan April 2025,” pungkasnya. (*/*/red)

DPD ASITA Lampung Silahturahmi Dengan Wakil Ketua VII DPR-RI Chusnunia Chalim

0

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

DPD  Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Lampung bersilaturahmi dengan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ibu Chusnunia Chalim yang membidangi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sekretariat DPW PKB Pahoman Bandar Lampung pada Jum’at (7/3/2025).

Silaturahmi yang di komandoi Ahmad Al-Akhran Ketua DPD ASITA Lampung itu beranggotakan; Mujiono (wakil ketua 2), Didik Darmadi (Kabid Organisasi), Bangkit Sofyan (Anggota bidang usaha), Binti Luthfiah (Anggota bidang MICE), Yohanes (Bendahara), dan Jumaini (wakil bendahara).

Ketua ASITA Lampung Ahmad Al-Akhran yang akrab disapa Alkhan mengatakan silaturahmi tersebut di lakukan dalam rangka membahas isu pelarangan study tour yang bermula dari statemen Gubernur Jawa Barat. “Tujuan DPD ASITA Lampung bersilaturahmi ke wakil ketua Komisi VII adalah agar jangan sampai pelarangan study tour justru memberikan dampak negatif pada sektor lain,” kata Alkhan. 

Menurut Alkhan, pada masa covid 19 sektor yang paling terdampak adalah sektor Pariwisata yang meliputi usaha perjalanan wisata, perhotelan dan destinasi wisata. Jangan sampai kondisi sulit masa covid 19 terulang kembali akibat kebijakan kebijakan yang terlalu tergesa-gesa. 

“Terkait pelarangan yang dilakukan ole pemerintah Jawa Barat ini ASITA Lampung bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, dan komisi VII DPR RI. ASITA Lampung juga akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi kepada pemerintah daerah Lampung. 

Hal tersebut dilakukan oleh ASITA Lampung dalam rangka mengakomodir keluhan dan masukan para pegiat pariwisata khususnya anggota ASITA Lampung agar ekosistem kepariwisataan tetap berjalan normal dan berjalan baik. 

Ada pun terkait kekhawatiran yang muncul sebagai penyebab pelarangan tersebut tentu harus disampaikan dan dikomunikasikan secara baik, sehingga hal hal yang menjadi kekhawatiran dapat dicarikan solusi atau win win solllution yang tepat. 

Alkhan menambahkan bahwa setiap permasalahan tentu selalu ada penyelesaiannya, akar permasalahan dapat diurai tanpa harus mematikan pohonnya. Hama padi dapat dibasmi tanpa harus membakar lumbungnya.(Rilis/*/red)