Kamis, Maret 12, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 39

Buaya Berada di Pantai Sampenan Merak Belantung, Pengunjung di Himbau Waspada

0

KALIANDA, (Ltc):

Pengunjung Pantai Eks Pantai Sampenan Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda Lampung Selatan dihebohkan dengan kehadiran seekor buaya muara yang bercokol di pantai tersebut pada Rabu (2/04/2025) pukul 10.00 WIB.

Kabid Damkar dan Pengamanan Masyarakat Ruli Fitriansyah mewakili Sefri Masfian Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Lamsel membenarkan adanya buaya itu. Dia pun mengaku dapatkan/info laporan dari warga sekitar partai bahwa ada biaya di TKP eks Pantai Sampenan persis didamping Pantai Elty Merak Belantung. Namun, pihaknya tidak bisa mengevakuasi buaya tersebut karena wewenang BKSDA. “Saya udah hubungi BKSDA tapi belum ada jawaban, karena belum ada jawaban ya tugas kami memantau saja pergerakan buaya tersebut jangan sampai membahayakan pengunjung pantai,” ungkap Ruli pada Rabu (2/4/2025) pukul 16.36 WIB.

Ruli berharap pihak BKSDA Lampung segera mengevaluasi buaya yang kini masih berkeliaran di pantai Eks Sampenan desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda tersebut.

Ruli menghimbau kepada pengunjung agar jangan mendekati lokasi itu dulu, karena bisa membahayakan. Hingga berita ini diturunkan pihak Damkar Lamsel Hingga pukul 22.00 WIB pada Rabu (2/4/2025) terus memantau pergerakan satwa langka tersebut. Namun hingga malam ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang baik dari kepolisian, atau dari BKSDA Provinsi Lampung. Apakah lembaga lembaga Negara’ itu akan menurunkan timnya untuk mengevakuasi binatat yang membahayakan itu(*)

Gelar Open House, Rumdin Diserbu Warga Ingin Bersalaman Dengan Bupati Egi dan Wabup M Syaiful

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (Egi) pertama kali mengadakan acara open house di rumah dinas bupati setempat, di Kalianda. Open house dalam rangka Idulfitri 1446 Hijriah ini dihadiri pejabat dan masyarakat umum.

Ini merupakan open house pertama Bupati Egi sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Dari pantauan, open house dimulai pukul 09.00 WIB, pada Senin, 31 Maret 2025.

Antusias masyarakat menuju rumah dinas terlihat sejak pagi usai pelakasanaan salat Idulfitri. Mereka datang dari berbagai kecamatan untuk bertemu langsung Bupati Lampung Selatan.

Acara open house yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, semakin mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Lampung Selatan.

Masyarakat yang hadir pun disambut dengan ramah oleh Bupati Lampung Selatan, Egi dan Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar beserta jajaran pemerintah daerah. Acara ini menjadi momentum dalam menikmati suasana kebersamaan yang penuh keakraban.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran masyarakat yang turut memeriahkan acara tersebut. “Open house ini adalah bentuk kebersamaan dan kedekatan antara pemerintah dengan rakyat. Kami ingin masyarakat merasa memiliki dan terlibat dalam pembangunan daerah,” ucap Egi.

Selain jamuan makanan khas daerah, acara juga diisi dengan hiburan dan ramah tamah. Beberapa warga yang hadir mengaku senang dan bersyukur bisa bertemu langsung dengan pemimpin daerah mereka.

“Ini kesempatan langka bagi kami untuk bisa bertatap muka dan berbincang langsung dengan orang nomor satu di Lampung Selatan. Kami sangat senang dan berharap acara seperti ini bisa terus diadakan,” ujar Dewi, salah satu warga dari Kecamatan Penengahan yang hadir.

Acara open house tersebut diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakat, serta menjadi ajang komunikasi yang lebih dekat dan terbuka bagi semua pihak. (Nsy/*/red)

Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Kompak Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Kota Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati dan Wakil Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama-M. Syaiful Anwar (Egi-Syaiful) melaksanakan sholat Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi di Masjid Agung Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (31/3/2025).

Tahun ini menjadi momen istimewa bagi Egi-Syaiful, karena untuk pertama kalinya sejak dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan melaksanakan salat Idulfitri 1446 Hijriah bersama ribuan warga Lampung Selatan di Masjid Agung Kalianda.

Terlebih, dalam salat Idulfitri 1446 Hijirah di Masjid Agung Kalianda tersebut juga turut dihadiri langsung kedua orang tua Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Selain dihadiri ribuan warga umum, salat Idulfitri itu juga turut dihadiri jajaran Forkopimda, Pj. Sekda, Intji Indriati beserta jajaran pejabat struktural di lingkup Pemkab Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Egi mengajak seluruh jemaah untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Terutama, setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.

“Hari ini kita merayakan kemenangan setelah melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh. Ramadan telah mengajarkan banyak hal, di hari penuh kebagiaan ini mari tingkatkan rasa syukur, saling menghormati dan peduli,” kata Bupati Egi.

Menurut Egi, Idulfitri bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi antar hubungan sesama umat manusia. “Mari saling memaafkan untuk kehilafan yang mungkin terjadi. Kita perbaharui hati dan niat kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bukan hanya di bulan Ramadan tetapi juga bulan berikutnya,” imbuhnya.

Dalam momentum penuh berkah itu, Bupati Egi juga memohon doa serta dukungan dari masyarakat selama masa pemerintahannya dalam lima tahun ke depan.

Egi menyatakan akan bekerja keras demi mewujudkan program-program pembangunan yang telah dirancang untuk mewujudkan Lampung Selatan maju dan sejahtera. “Saya yakin dengan ridho Allah SWT dan dukungan masyakat Lampung Selatan, kita bisa mewujudkan Lampung Selatan maju menuju Indonesia emas 2045,” kata Bupati Egi. (ptm/*/red)

Hilal 1 Syawal Tidak Terlihat Dari POB Bukit Gelumpay Desa Canggung Kecamatan Rajabasa Lamsel

0

RAJABASA, (Ltc):

 Tim Rukyatul Hilal Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Syawal 1446 Hijriah.

Pemantauan ini berlangsung di Pos Observasi Bulan (POB) Bukit Gelumpai, Pantai Canti, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (29/3/2025).

Berdasarkan pengamatan Tim Rukyatul Hilal Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan, hilal tidak berhasil terlihat dari Bukit Gelumpai.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ashari, mengatakan kegiatan Rukyatul Hilal tersebut sangat penting, karena menjadi syariat dalam penentuan 1 Syawal atau hari raya Idulfitri 1446 Hijriah. “Se-Indonesia ada sekitar 100 titik pemantauan. Untuk hasilnya nanti akan diputuskan oleh Kementerian Agama melalui sidang isbat,” kata Ashari.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anton Carmana juga menyampaikan, Rukyatul Hilal merupakan salah satu upaya untuk memastikan penetapan 1 Syawal 2025 dengan jelas. “Rukyatul Hilal ini bagian dari upaya untuk menindaklanjuti tentang kepastian hari raya Idulfitri 1446 Hijriah. Kita jadikan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dalam menentukan 1 Syawal, menyambut Idulfitri dengan tenang dan senang,” kata Anton Carmana.

Sementara, Pemerintah Republik Indonesia (RI) menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah/2025 Masehi jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025 Masehi. Penetapan ini berdasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

  1. Nasaruddin Umar mengungkapkan, berdasarkan laporan dari pemantauan hilal di seluruh Indonesia, kecuali Provinsi Bali, posisi hilal masih belum terlihat. Oleh sebab itu, Ramadan 1446 Hijriah disempurnakan menjadi 30 hari.

“Posisi hilal hari ini di seluruh Indonesia masih dibawah ufuk degan ketinggan berkisar -3 derajat 15 menit 47 detik sampai dengan -1 derajat 4 menit 57 detik dan sudut elongasi 1 derajat 12 menit 89 detik hingga 1 derajat 36 menit 38 detik. Atau belum memenuhi kriteria hisab,” ungkapnya. (ptm)Rajabasa – Tim Rukyatul Hilal Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Syawal 1446 Hijriah.

Pemantauan ini berlangsung di Pos Observasi Bulan (POB) Bukit Gelumpai, Pantai Canti, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (29/3/2025).

Berdasarkan pengamatan Tim Rukyatul Hilal Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan, hilal tidak berhasil terlihat dari Bukit Gelumpai.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ashari, mengatakan kegiatan Rukyatul Hilal tersebut sangat penting, karena menjadi syariat dalam penentuan 1 Syawal atau hari raya Idulfitri 1446 Hijriah.

“Se-Indonesia ada sekitar 100 titik pemantauan. Untuk hasilnya nanti akan diputuskan oleh Kementerian Agama melalui sidang isbat,” kata Ashari.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anton Carmana juga menyampaikan, Rukyatul Hilal merupakan salah satu upaya untuk memastikan penetapan 1 Syawal 2025 dengan jelas.

“Rukyatul Hilal ini bagian dari upaya untuk menindaklanjuti tentang kepastian hari raya Idulfitri 1446 Hijriah. Kita jadikan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dalam menentukan 1 Syawal, menyambut Idulfitri dengan tenang dan senang,” kata Anton Carmana.

Sementara, Pemerintah Republik Indonesia (RI) menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah/2025 Masehi jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025 Masehi. Penetapan ini berdasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

KH. Nasaruddin Umar mengungkapkan, berdasarkan laporan dari pemantauan hilal di seluruh Indonesia, kecuali Provinsi Bali, posisi hilal masih belum terlihat. Oleh sebab itu, Ramadan 1446 Hijriah disempurnakan menjadi 30 hari.

“Posisi hilal hari ini di seluruh Indonesia masih dibawah ufuk degan ketinggan berkisar -3 derajat 15 menit 47 detik sampai dengan -1 derajat 4 menit 57 detik dan sudut elongasi 1 derajat 12 menit 89 detik hingga 1 derajat 36 menit 38 detik. Atau belum memenuhi kriteria hisab,” ungkapnya. (ptm/*/red)

Jelang Idul Fitri, Kalapas Kalianda Sosialisasikan Protokol Kunjungan Keluarga Hari H

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman memberikan pengarahan kepada Warga Binaan usai Solat Jumat Berjamaah di Masjid At-Taubah Lapas Kalianda, pada Jumat (28/3/2025).

Dalam kegiatan ini, seluruh Warga Binaan disosialisasikan tentang protokol kunjungan keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1446 H. “Ada dua sesi yang dilaksanakan, pagi pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.30, dan 13.30 sampai dengan pukul 15.00,” ucap Kalapas.

“Kita akan buka terus kunjungannya selama Empat hari. Mari bersama-sama saling menjaga tata tertib, agar kegiatan kunjungan keluarga nanti mendapat ridho dari Allah SWT,” tandasnya.

Sosialisasi ini merupakan upaya Deteksi Dini Lapas Kalianda dalam mengantisipasi adanya Gangguan Keamanan dan Ketertiban saat Hari Raya Idul Fitri 1446 di Lapas. (HumasPaskal/*/red)

Menhub Apresiasi Langkah Strategis Kakorlantas, Arus Mudik Hingga H-4 Lebaran Terkendali

0

CIKAMPEK, (Ltc):
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi Korlantas Polri yang telah melakukan langkah strategis pengelolaan arus mudik Lebaran 2025. Terlihat hingga H-4 lebaran, arus lalu lintas masih lancar di Tol Jakarta-Cikampek. “Alhamdulillah kita malam ini ada di kilometer 29. Tadi kita melihat di dalam, secara umum, arus mudik yang melewati jalan tol ini cukup lancar. Terima kasih berkat langkah-langkah strategis dari Pak Kakorlantas,” jelas Menteri Dudy, dikutip Jumat (28/3/25).

Ia menilai, penanganan kepadatan arus lalu lintas pada momen mudik Lebaran 2025 ini sangat baik. Korlantas Polri bersama stakeholder terkait telah melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas dengan perhitungan yang matang. “Overall dari kami melihat bahwa penanganan di jalan tol ini sangat baik,” jelasnya.

Diketahui, Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas saat mudik Lebaran 2025. Rekayasa lalu lintas itu berupa lajur lawan arah (contraflow) hingga satu arah (one way) di tol Trans Jawa.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas ini dirancang untuk memastikan perjalanan yang lebih lancar dan aman bagi masyarakat. “Menghadapi Lebaran tahun ini, kami bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyusun langkah-langkah strategis guna memastikan arus mudik berlangsung lancar, aman, dan nyaman,” kata Kakorlantas.

Untuk arus mudik, contraflow akan diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek Km 40 sampai dengan Km 70. Contraflow di jalur ini untuk periode pertama akan diberlakukan mulai Kamis 27 Maret pukul 14.00 WIB sampai dengan Sabtu 29 Maret 2025 pukul 24.00 WIB. Sedangkan periode kedua, diberlakukan mulai Senin 31 Maret 2025 pukul 13.00-18.00 WIB dan Selasa 1 April 2025 pukul 11.00-18.00 WIB.

Kemudian skema One Way akan diberlakukan di Km 70 Tol Jakarta-Cikampek sampai dengan Km 414 Tol Semarang-Batang. Skema One Way di dua jalur ini diberlakukan pada Kamis 27 Maret 2025 pukul 14.00 WIB sampai dengan Sabtu 29 Maret 2025 pukul 24.00 WIB. “Bila terjadi puncak arus mudik, biasanya H-3 Idul Fitri. Itu akan kami lakukan one way, namanya one way nasional. Itu akan kami lakukan. Termasuk juga pada saat nanti arus balik. Jadi H-3 atau H-2, nanti akan kami umumkan ketika terjadi bangkitan arus, kami akan lakukan one way arus balik,” ucap Irjen Pol Agus.

Lalu skema Ganjil Genap di Km 47 Jakarta-Cikampek sampai dengan Km 414 Tol Semarang-Batang dan Km 31 sampai dengan Km 98 Tol Tanggerang-Merak berlaku sejak Kamis 27 Maret 2025 pukul 14.00 WIB sampai dengan Minggu 30 Maret 2025 pukul 24.00 WIB.

Kemudian ada juga penutupan dan normalisasi One Way yaitu penutupan jalur masuk dan pembersihan jalur dari Km 414 Tol Semarang-Batang sampai dengan Km 70 Tol Jakarta-Cikampek pada 27 Maret 2025 pukul 12.00-14.00 WIB.

Terakhir adalah normalisasi lalu lintas dan pembukaan jalan masuk di rute yang sama pada 30 Maret 2025 pukul 00.00-02.00 WIB.(Humas Polda Lampung/*/red)

Beragam Cara Kepolisian Bantu Pemudik di Pelabuhan Bakauheni

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Beraneka ragam bentuk peran kepolisian dalam membantu pemudik yang mengalami kendala seperti pecah ban, sakit, dan motor putus kabel kopling, saat tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, AKP Firman Widyaputra Lukman Sumaatmadja mengatakan, kepolisian menyediakan pos pelayanan di Pelabuhan Bakauheni. “Sesuai slogan mudik lebaran tahun 2025 ini, yakni mudik aman keluarga nyaman maka kami siap memberikan pelayanan kepada para pemudik yang melewati Pelabuhan Bakauheni,” ujar Kapolsek, saat dikonfirmasi, pada Kamis (27/3/2025).

Dalam kurun dua hari terakhir, tepatnya hari Selasa (25/3/2025), kepolisian telah membantu mengevakuasi pemudik bernama Mul dari dalam KMP Salvino karena mengalami sakit. “Yang bersangkutan langsung dievakuasi oleh petugas kami ke Puskesmas Rawat Inap Bakauheni untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Firman.

Lalu, lanjut AKP Firman pada Kamis (27/3/2025) pagi tadi, anggota KSKP Bakauheni Bripka Fami membantu pemudik mengendarai mobil yang mengalami pecah ban. “Petugas piket melihat kendaraan roda empat Toyota Kijang kapsul mengalami pecah ban di sekitar dermaga, lalu petugas kami membantu mengganti dengan ban cadangan,” timpal Kapolsek.

Tak berselang lama, giliran anggota Sat Lantas Polres Lampung Selatan Bripka Mulya membantu pemudik sepeda motor yang mengalami putus kabel kopling. “Jadi pemudik pesepeda motor bernama Heru mendorong kendaraannya keluar dari kapal lalu ditanya petugas piket, rupanya kendaraannya mengalami putus kabel kopling,” urai Firman.

Petugas pun langsung membantu mencarikan bengkel terdekat untuk membeli suku cadang kabel kopling. Setelah terpasang, pemudik tersebut kembali melanjutkan perjalanan tujuan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. “Bapak polisi saya ucapkan terima kasih sudah mau membantu kami, Alhamdulillah bantuannya sangat bermanfaat buat kami,” ujar istri Heru.(*/*/Red)

TNI Polri Kompak Bagikan Takjil di Depan Makodim 0421/LS

0

KALIANDA, (Ltc):

Jelang perayaan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah/ tahun 2025, TNI – Polri bersinergi membagikan ratusan takjil ke masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan yang berlangsung di jalan raya Trans Sumatera Simpur Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda tepatnya depan Makodim 0421 Lamsel pada Kamis (27/3/2025), sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin menyatakan, dirinya bersama Dandim 0421/LS Letkol Inf Esnan Hariyadi dan jajaran melaksanakan Kegiatan pembagian takjil. “Kegiatan ini merupakan wujud TNI – Polri bersinergi kepada masyarakat,” ujar Kapolres, saat dikonfirmasi.

Yusriandi berharap, melalui kegiatan ini, TNI – Polri semakin solid dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya di Lampung Selatan. “Semoga, TNI dan Polri selalu dekat bersama masyarakat,” kata Kapolres.

Senada, Dandim 0421/LS Letkol Inf Esnan Hariyadi menyampaikan, pembagian takjil gratis untuk masyarakat oleh satuan Kodim 0421/LS bersama instansi TNI-AL dan instansi kepolisan dalam memperkuat hubungan sinergitas antar aparat. “Dan yang paling utama, memperkuat silaturahmi dengan masyarakat,” sebut Dandim.

Saat pembagian sekitar 300 paket takjil, anggota TNI – Polri secara silih berganti membagikan kepada pengendara yang melintas didepan Makodim.

Terlihat, kalangan ibu-ibu dari Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Kodim 0421/LS dan Bayangkara Polres Lampung Selatan turut dalam pembagian takjil.(Rilis Humas Polres Ls/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Hadiri Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 tahun 2025

0

WAY PANJI, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) menghadiri acara Melasti dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, yang digelar di Pura Ulun Sui, Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, pada Rabu (26/3/2025).

Ketua Adat Desa Balinuraga, Nyoman Budiartono menyampaikan, Melasti merupakan upacara adat Hindu Bali yang bertujuan untuk menyucikan diri dan alam dari energi negatif.

Nyoman Budiartono menjelaskan, upacara Melasti dilaksanakan sebelum umat Hindu melaksanakan puasa, dan merupakan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947. “Maka dari itu, sebelum puasa, kita harus mengosongkan dan menyucikan diri dari hal-hal negatif baik yang kelihatan atau pun tidak,” jelas Nyoman Budiartono.

Lebih lanjut dia menyampaikan, jika melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi umat Hindu dapat mencapai kedamaian dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari. “Hal itu bisa kita dapatkan ketika kita menjaga silaturahmi dan hati untuk hal-hal yang positif. Baik dalam hal berpikir, berkata, dan berbuat,” kata Nyoman Budiartono.

Sementara itu, Bupati Egi turut mengapresiasi atas sinergi dan kekompakan masyarakat Hindu Desa Balinuraga yang luar biasa. Menurutnya, kegiatan yang penuh makna itu merupakan keberhasilan dalam wujud nyata kebersamaan dan toleransi di Lampung Selatan. “Lampung Selatan ini merupakan miniaturnya Indonesia. Beragam suku dan agama ada di sini. Untuk itu, mari kita jaga harmonisasi umat beragama di Lampung Selatan,” pesan Egi.

Di akhir, Bupati Egi juga meminta kepada masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana mempererat kebersamaan dan saling menghargai. “Tentu, itu akan berdampak pada hidup yang penuh kedamaian,” kata Bupati Egi. (Abd/*/Red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama: Harga Sembako Stabil Menjelang Idul Fitri 1446 H

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Menjelang Idulfitri 1446 hijriah, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memastikan, jika harga bahan pokok di pasaran terbilang masih stabil.

Hal tersebut diketahui saat Bupati Egi melakukan kunjungan ke Pasar Jatiagung, pada Selasa (25/3/2025) dan berdialog langsung dengan para pedagang guna memastikan harga bahan pokok yang tersedia.

Menurutnya, setelah melakukan dialog dengan para penjual, harga dari beberapa produk seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan beberapa komoditas lainnya cenderung stabil. “Alhamdulillah, semua komoditas menjelang lebaran ini cenderung stabil. Bahkan, ayam tadi justru malah turun harganya, lebih murah,” ujar Egi.

Lebih lanjut Egi menyampaikan, stabilitas harga bahan pokok ini berkaitan dengan supply dan kuantitas barangnya masih terjaga dengan baik. “Dari konsumen juga alhamdulilah seimbang. Jadi, antara permintaan dan ketersediaan bahan pokoknya sesuai,” lanjut Egi. (Abd/*/red)