Kamis, Maret 12, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 31

KH Nur Mahfudz Ketua PC NU Lamsel Jabat Ketua BAZNAS Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, resmi menyerahkan Surat Keputusan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Selatan kepada KH Nur Mahfudz, dalam sebuah acara yang digelar di rumah dinas bupati setempat, pada Jumat, (20/6/2025.

Penunjukan KH Nur Mahfudz tertuang dalam SK Bupati Nomor: B/276/I.02/HK/2025, dengan masa jabatan terhitung sejak 20 Juni 2025 hingga ditetapkannya Ketua Baznas definitif.

Pengangkatan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Ketua Baznas Lampung Selatan setelah pejabat sebelumnya, A. Mukhlisin, resmi diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kementerian Agama Lampung Selatan. “Iya, Ketua Baznas yang lama diterima sebagai PPPK Kementerian Agama Lampung Selatan,” jelas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, Firmansyah.

KH Nur Mahfudz, yang dikenal sebagai tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Lampung Selatan, diharapkan segera melakukan penyesuaian teknis bersama jajaran pengurus Baznas lainnya. Langkah ini penting agar roda organisasi Baznas tetap berjalan optimal dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan kepemimpinan baru, Baznas Lampung Selatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan penyaluran dana zakat secara lebih transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi kaum dhuafa. (dul/*/red)

SPRINT II Resmi diperpanjang Hingga Januari 2027. PLH Bapeda Lamsel Andy Nurizal: Sprint Sebagai Program Strategis Mampu Menggerakkan Masyarakat Untuk Memiliki Pengetahuan, Keterampilan & Respons Cepat Potensi Bencana

0

KALIANDA, (Ltc):

Kabar baik untuk masyarakat Lampung Selatan. Program pengurangan risiko bencana berbasis komunitas, Strengthening Partnership for Community Resilience in Indonesia and Timor Leste II (SPRINT II) resmi diperpanjang hingga Januari 2027.

Keputusan ini disambut positif oleh berbagai pihak, mengingat keberhasilan program sebelumnya dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana.

Nanang Priana, Project Manager dari Mitra Tangguh Paluma Nusantara, menyebut fase kedua program ini bukan hanya kelanjutan, tetapi sekaligus penyempurnaan dan perluasan dampak yang lebih nyata.

“Perpanjangan ini bukan tanpa alasan. Keberhasilan fase sebelumnya membuat konsultan merekomendasikan langsung agar program ini dilanjutkan,” ujarnya dalam Lokakarya Sosialisasi Sprint II di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (18/6/2025).

SPRINT II sebelumnya telah berjalan sukses di Kecamatan Canti dan Rajabasa sejak Desember 2023 hingga Maret 2025. Dengan perpanjangan ini, program akan berlangsung selama 20 bulan, mulai Juni 2025 hingga Januari 2027. Nanang bilang, meskipun tim Paluma terbilang kecil, semangat mereka besar. Mereka tetap konsisten mendampingi masyarakat dengan pendekatan yang menyentuh akar persoalan. “Kita tidak hanya melanjutkan, tapi juga memperkuat budaya sadar bencana. Ini soal membentuk karakter tangguh di tengah risiko,” tambah Nanang.

Plh. Sekretaris Bappeda Lampung Selatan, Andi Nurizal, menegaskan bahwa Kabupaten Lampung Selatan adalah daerah dengan kerentanan tinggi terhadap bencana. “Dari 256 desa dan 4 kelurahan, sebanyak 153 di antaranya berada di wilayah rawan bencana. Ini bukan sekadar potensi, tapi kenyataan yang harus kita hadapi bersama,” tegasnya.

Ia menyebut Sprint sebagai program strategis yang mampu menggerakkan masyarakat untuk memiliki pengetahuan, keterampilan, dan respons cepat terhadap potensi bencana. “Fase pertama telah membuktikan hasilnya. Kini, saatnya kita sempurnakan dan perluas gerakan ini agar dampaknya menjangkau lebih banyak masyarakat,” imbuhnya.

Andi pun mengajak seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk aktif terlibat dalam setiap tahapan program. (ptm/*/red)

Bupati Egi Tinjau Langsung Lokasi Pertanian Modern didesa Trimomukti Kecamatan Candipuro

0

CANDIPURO, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), turun langsung meninjau lokasi pertanian modern di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, pada Selasa (17/6/2025).

Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi menjawab kebutuhan mendesak para petani, khususnya terkait infrastruktur jalan usaha tani.

Dalam kunjungannya, Bupati Egi berdialog dengan warga dan kelompok tani untuk menyerap aspirasi secara langsung. Keluhan utama warga adalah kondisi jalan pertanian Rawa Sragi yang sudah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan.

“Pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin. Yang paling penting itu apa yang diinginkan masyarakat. Kita hadir di sini untuk mendengarkan dan mencari solusi,” kata Bupati Egi.

Sementara, Kepala Desa Trimomukti, Sutrisno, mengungkapkan bahwa sejak tahun 1980, jalan pertanian yang menjadi urat nadi akses petani menuju lahan sawah belum pernah mendapat perhatian serius dari pemerintah. “Jalan ini sudah lama dikeluhkan warga. Ada 36 kelompok tani dengan 1.015 petani yang terdampak langsung. Terima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan yang mau turun langsung. Kami berharap segera ada realisasi,” ucap Sutrisno penuh harap. Sutrisno menambahkan, buruknya kondisi jalan membuat ongkos panen membengkak karena kendaraan sering terjebak dan harus didorong di jalur yang tak layak pakai. “Bisa dibayangkan, ojek pengangkut hasil panen harus dorong motor. Ini benar-benar menambah beban biaya petani,” keluhnya.

Dukungan juga datang dari Tenaga Ahli Kementerian Pertanian RI, Pamuji Lestari, yang menegaskan pentingnya perencanaan matang sebelum pembangunan dimulai. “Kita akan petakan ulang pakai drone supaya rapi dan efisien. Kalau petaninya semangat, pemerintah pasti semangat mendukung. Ayo dorong program Intensifikasi Pertanian IP 300, bahkan ke depan panen bisa empat kali setahun kalau infrastrukturnya siap,” jelas Pamuji.

Kunjungan ini menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas strategis Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Egi, demi memastikan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. (Gil/*/red)

Desa Rawas Selapan Kecamatan Candipuro Wakili Lamsel Lomba Desa Tingkat Propinsi Lampung

0

CANDIPURO, (Ltc):

Desa Rawa Selapan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan mencuri perhatian. Desa ini menampilkan segudang inovasi hebat bertajuk “Desa dan Kelurahan Tangguh Pangan, Wujudkan Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas” dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025.

Hal ini terungkap saat Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Desa Provinsi di Desa Rawa Selapan, Kecamatan Candipuro, pada Senin (16/6/2025).

“Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tapi ajang evaluasi dan motivasi agar desa terus tumbuh dan berinovasi. Rawa Selapan ini desa unggulan kami!,” tegas Intji Indrati.

Pada kesempatan itu, Intji Indrati juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Radityo Egi Pratama yang batal hadir karena cuaca buruk. “Pesawat beliau masih tertahan di Bandara Radin Inten. Insyaallah segera menyusul ke lokasi,” tambahnya.

Lebih dari 20 titik inovasi jadi sorotan dalam penilaian, mulai dari ketahanan pangan, pelayanan publik digital, ketahanan sosial masyarakat hingga pemberdayaan ekonomi. Tiap titik dipresentasikan bersama unsur pemerintah desa, BPD, PKK, LPM, Linmas, relawan, dan karang taruna. Inovasi utama Desa Rawa Selapan yang ditampilkan antara lain:

Smart Village: Pelayanan publik digital berbasis teknologi

PATBM & KPKIA: Program perlindungan anak dan keluarga

Ketahanan Pangan: Budidaya kangkung, ikan air tawar, UMKM pecel lele

Bank Sampah, Pasar Desa dan Rumah Sehat

PKBM dan Perpustakaan Desa

Gerakan PKK: Gerakan Ibu Tangguh dan Olahan Segar Wanita Rawa

Kepala Desa Rawa Selapan, Dwi Sujarwo mengungkapkan, desanya memiliki luas 1.200 hektare dengan 4.392 jiwa penduduk. Sebagian besar warga bermata pencaharian sebagai petani dan menyumbang 11.000 ton gabah per tahun untuk ketahanan pangan nasional. “Rawa Selapan sudah berstatus Desa Mandiri dengan Indeks Desa Membangun (IDM) 0,8179, dan tahun lalu dinobatkan sebagai Desa Cepat Berkembang,” ujarnya bangga.

Sementara, Ganjar Jationo, Staf Ahli Bidang Politik, menyampaikan pesan Gubernur Lampung. “Evaluasi ini tolok ukur kesiapan desa menopang ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Semoga menginspirasi desa-desa lain di Lampung untuk terus berinovasi,” katanya. (Gil/*/red)

ASN Kabupaten Lampung Selatan Donorkan Darah di Hari Donor Darah Sedunia

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana di Lapangan Korpri, kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, tampak berbeda dari biasanya pada Jumat pagi (13/6/2025).

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN bukan hanya bersemangat mengikuti senam pagi rutin, tapi juga antusias berpartisipasi dalam Hari Donor Darah Sedunia.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara gaya hidup sehat dan kepedulian sosial. Setiap perangkat daerah diwajibkan mengikutsertakan minimal lima orang staf sebagai calon pendonor, memastikan stok darah di Lampung Selatan tetap aman dan mencukupi.

Turut hadir Pelaksana tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Supriyanto, yang secara langsung mendonorkan darahnya sebagai bentuk teladan.

Aksinya sekaligus menguatkan pesan bahwa gerakan kemanusiaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata jajaran pemerintah daerah. Sementara itu, Plt Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Eka Riantinawati, menyampaikan bahwa peringatan Hari Donor Darah Sedunia merupakan agenda global yang serentak digelar di berbagai negara. “Kami sengaja menggabungkan senam pagi dengan donor darah agar partisipasi meningkat. Kegiatan ini juga terbuka untuk masyarakat umum, sehingga siapa pun bisa ambil bagian,” kata Eka Riantinawati.

Salah satu pendonor, Jaya (22), staf Dinas Perhubungan, berbagi pengalaman positifnya. “Awalnya saya tahu dari pengumuman kantor. Prosesnya nyaman dan cepat, petugas PMI juga ramah. Kami bahkan dapat bingkisan berupa susu dan makanan ringan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, PMI Lampung Selatan juga menyediakan undian berhadiah bagi para pendonor. Bagi masyarakat yang belum sempat ikut, kesempatan untuk berdonor masih terbuka dalam beberapa hari mendatang.

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa di balik kesibukan tugas administratif, aparatur Lampung Selatan tetap menyisihkan waktu untuk berbagi, peduli, dan mendorong gaya hidup lebih sehat. Aksi donor darah kali ini bukan sekadar acara, tetapi simbol komitmen ASN dan Pemkab Lampung Selatan dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan tangguh. (Gil/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Sampaikan RKUA-PAS TA.2025 di Hadapan DPRD Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan resmi menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (RPKUA-PPAS) untuk APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis (12/6/2025).

Rapat yang digelar di Ruang Sidang DPRD itu, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, didampingi Wakil Ketua I Merik Havit, Wakil Ketua II Benny Raharjo, dan Wakil Ketua III Bela Jayanti, serta dihadiri oleh 39 anggota dewan setempat.

Dalam pidato pengantarnya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), menyampaikan bahwa perubahan anggaran ini merupakan respons terhadap dinamika pembangunan yang berkembang cepat serta kebutuhan mendesak di lapangan. “Perubahan KUA dan PPAS ini disusun berdasarkan perubahan RKPD tahun 2025 dan diarahkan agar program pembangunan tetap berjalan efektif, efisien, dan adaptif terhadap tantangan daerah,” ujar Bupati Egi.

Salah satu highlight penting dalam APBD Perubahan 2025 adalah peningkatan alokasi belanja infrastruktur, dari sebelumnya 32,62% menjadi 36,52% dari total belanja daerah.

Bupati Egi optimis porsi ini akan terus ditingkatkan hingga menyentuh 40% pada 2027, sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang. “Peningkatan ini mencerminkan komitmen kami dalam mewujudkan pembangunan yang merata, terutama bagi wilayah yang selama ini masih membutuhkan percepatan infrastruktur dasar,” tegasnya. Bupati Egi juga mengungkapkan bahwa pendapatan daerah tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp2,42 triliun, atau turun sekitar Rp21,8 miliar dari proyeksi awal. Namun, belanja daerah justru meningkat menjadi Rp2,55 triliun, naik sekitar Rp134,5 miliar dibanding sebelumnya.

Tambahan belanja ini diarahkan untuk mendukung program strategis dan pelayanan dasar seperti: Pembayaran Retensi Tahun 2024, Tambahan Iuran Jaminan Kesehatan bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Kemudian menunjang Program Nasional, seperti: Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Makan Bergizi Gratis. Lalu Belanja Modal untuk Pengadaan Tanah untuk pembangunan, Penyertaan Modal ke BUMD, serta Pembayaran Pokok Utang ke PT SMI. “Kami ingin belanja daerah tetap mengedepankan prinsip efisiensi, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata terhadap indikator ekonomi makro daerah,” tambah Bupati Egi.

Usai acara penyampaian nota keuangan, DPRD Lampung Selatan menyampaikan pandangan umum melalui fraksi-fraksinya. Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas respons DPRD yang dinilai konstruktif dan mendorong proses penyempurnaan dokumen. “Pandangan fraksi-fraksi sangat kami hargai. Ini mencerminkan kolaborasi yang sehat antara eksekutif dan legislative. Semua kritik dan saran kami catat sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen ini,” ujarnya.

Masukan teknis dari dewan selanjutnya akan dibahas secara lebih rinci dalam forum lanjutan agar dokumen APBD Perubahan benar-benar akuntabel dan berpihak pada rakyat.

Bupati Egi berharap dokumen KUPA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2025 tersebut dapat segera dibahas bersama dan disepakati melalui nota kesepakatan, sebagai dasar penyusunan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2025. “Semoga semangat kemiteraan ini terus terjaga, menjadi kekuatan bersama dalam membangun Lampung Selatan yang kita cintai,” kata Egi. (Nsy/*/red)

Zulhaidir Terpilih Sebagai Ketua KONI Lampung Selatan Secara Aklamasi

0

KALIANDA, (Ltc):

Tak mengejutkan, tapi tetap mencuri perhatian. Zulhaidir akhirnya resmi terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Selatan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) ke-VIII.

Sejak awal, nama Zulhaidir memang sudah diprediksi kuat akan memenangkan pemilihan. Dukungan dari mayoritas cabang olahraga (cabor) mengalir deras bahkan sebelum forum Musorkablub dimulai. Dan prediksi itu terbukti!

 Dalam pemungutan suara yang berlangsung di Sekretariat KONI Lampung Selatan, pada Kamis (12/6/2025), Zulhaidir terpilih secara aklamasi dengan mengantongi 30 suara dan dinyatakan sah sebagai Ketua KONI Lampung Selatan periode 2025–2029. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus cabor dan peserta Musorkablub atas kepercayaannya. KONI akan berupaya mendorong olahraga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat melalui kampanye dan event olahraga massal,” kata Zulhaidir.

Musorkablub yang dipimpin Ketua Forki Lampung Selatan, Ariswandi ini, dihadiri oleh berbagai pengurus cabor, tokoh olahraga, serta perwakilan pemerintah daerah. Forum ini menjadi ajang penting untuk menentukan arah baru pembangunan olahraga di Lampung Selatan.

 Zulhaidir, yang selama ini dikenal sebagai sosok aktif di dunia olahraga dan kepemudaan, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KONI sebagai rumah besar bagi seluruh insan olahraga di Bumi Khagom Mufakat. “Ke depan, kita akan fokus pada pembinaan atlet, peningkatan kualitas SDM olahraga, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder olahraga,” tegasnya.

Terpilihnya Zulhaidir disambut positif oleh banyak pihak. Tak sedikit yang menyebut ini sebagai awal kebangkitan prestasi olahraga Lampung Selatan menuju pentas yang lebih tinggi. (kmf/*/red)

 

Ribuan Jama’ah Pengajian Hadiri Sholawat Bareng Bupati Egi di Halaman Masjid Agung Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Malam yang syahdu dan penuh berkah menyelimuti Rest Area Masjid Agung Kalianda, Selasa malam, (10/6 /2025).

Ribuan jemaah dari berbagai penjuru Lampung Selatan tumpah ruah mengikuti acara Shobat (Sholawat Bareng Bupati) yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Acara ini bukan sekadar kegiatan religius biasa. Digelar pasca Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, suasana terasa begitu khidmat. Dari remaja hingga lansia, semua larut dalam lantunan sholawat yang menggema di bawah langit malam, penuh cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya masyarakat umum, sejumlah tokoh agama, ulama, unsur Forkopimda, Wakil Bupati dan pejabat daerah juga turut hadir memeriahkan acara yang sudah dinanti-nanti ini.

Kehadiran langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), menjadi magnet sekaligus simbol kuat pemimpin yang dekat dengan rakyat dan nilai-nilai spiritual.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan pentingnya menjaga kebersihan lahir dan batin sebagai pondasi membangun masyarakat yang harmonis. Ia juga berpesan untuk menjadikan sholawat sebagai sarana memperkuat persatuan dan membawa keberkahan bagi daerah.

“Insyaallah, dengan memperbanyak sholawat, Kabupaten Lampung Selatan akan tumbuh penuh berkah dan kemuliaan,” ucap Bupati Egi dalam sambutannya. Dia juga berharap kegiatan seperti itu bisa menjadi agenda rutin. Tidak hanya oleh pemerintah daerah, tetapi juga oleh organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, LDII, dan lainnya.

Selain itu, Egi juga menyampaikan pesan menyentuh, meminta doa dari masyarakat agar dirinya beserta jajaran pemerintah diberi kekuatan dan keikhlasan dalam mengemban amanah.

“Mari kita jaga lingkungan kita agar asri, bersih, rapi, dan indah. Kalau diri kita bersih, ucapan kita juga akan bersih, dan lingkungan yang bersih akan membawa keberkahan,” tambahnya.

Sementara, acara Shobat semakin khidmat dengan tausiah dari KH. Endang Ahmad Arie, selaku Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Lampung Selatan. Dengan suara tenang dan dalam, ia menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan mendoakan seluruh jemaah.

“Semoga yang hadir malam ini diberikan kekuatan iman, umur panjang, rumah tangga barokah, serta anak-anak yang saleh dan salehah,” tuturnya, disambut lantunan “Aamiin” yang menggema dari seluruh penjuru Rest Area Masjid Agung.

Kegiatan Shobat ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kesadaran spiritual, dan memperkuat nilai-nilai sosial keagamaan dalam kehidupan masyarakat Lampung Selatan. (Gil/*/red)

Bupati Lampung Selatan Egi Bagikan Langsung Sapi Qurban Untuk Masyarakat

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyerahkan seekor sapi qurban untuk masyarakat yang berlangsung di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, pada Sabtu (7/6/2025). Suasana masih terasa lebih hangat dari biasanya.  Karena semangat Iduladha yang terus masih menggema dari masjid-masjid dan musala, di tambah karena ada kehadiran seorang pemimpin yang datang membawa tanda kasih, seekor sapi kurban untuk masyarakat.

Didampingi sejumlah pejabat teras Pemkab Lamsel Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyerahkan langsung hewan kurban kepada dua panitia kurban di dua lokasi berbeda.

Satu ekor sapi diserahkan di Masjid At-Taqwa, Dusun Kelawi 1, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni. Satu ekor lainnya diberikan kepada panitia kurban di Dusun Way Kalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo.

Langkah Bupati Egi ini bukan sekadar seremonial. Ia datang dengan semangat kebersamaan dan membawa pesan mendalam, Iduladha adalah waktu terbaik untuk menumbuhkan rasa peduli dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Hari Raya Iduladha mengajarkan kita untuk mengingat sesama, saling berbagi, dan yang paling penting, melatih keikhlasan,” ujar Bupati Egi di hadapan warga Desa Kelawi.

Di tengah guyuran doa dan senyum masyarakat, sapi kurban yang diserahkan menjadi lebih dari sekadar hewan sembelihan. Ia adalah simbol cinta dan kepedulian dari Pemkab Lampung Selatan. Egi berharap, bantuan ini memberi manfaat langsung dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong royong. “Ini bentuk cinta kami dari pemerintah daerah untuk masyarakat. Semoga ini menjadi contoh untuk saling peduli, berbagi, dan membantu sesama,” kata Bupati Egi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam mendukung nilai-nilai keagamaan, sekaligus memperkuat ikatan antara pemimpin dan rakyat.

Dengan turun langsung ke lapangan, Egi menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, tapi juga tentang kehadiran nyata di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat Iduladha bukan hanya tradisi tahunan, tetapi bagian dari budaya hidup, terutama dalam membangun kolaborasi dan kebersamaan di lingkungan sekitar. “Mari jadikan semangat Iduladha ini sebagai budaya kita. Budaya kolaborasi, saling membantu, dan gotong royong. Budaya yang harus kita hidupkan kembali, kita angkat, dan kita pertahankan bersama,” pesan Bupati Egi.

Diketahui, tahun ini, Pemkab Lampung Selatan menyalurkan 42 ekor sapi kurban, dan yang istimewa, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama turun langsung membagikannya kepada masyarakat. Sapi kurban yang dibawa sendiri oleh Bupati Egi, telah menjadi simbol kecil dari cinta yang besar, dari pemerintah untuk rakyatnya. (ptm/*/red)

Bupati Egi Buka Laga Persahabatan BLFC Tanjung Bintang vs Sriwijaya FC EPA U-20

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Sore itu, Lapangan Sri Katon di Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang tampak berbeda dari biasanya. Ratusan pasang mata tertuju ke tengah lapangan, sorak sorai menggema, dan semangat muda terasa membuncah di udara.

Masyarakat Tanjung Bintang berkumpul untuk menyaksikan laga persahabatan antara Bandar Lampung FC (BLFC) Tanjung Bintang melawan tim tamu bergengsi dari Sumatera Selatan, Sriwijaya FC Elite Pro Academy (EPA) U-20, pada Sabtu (7/6/2025).

Lebih dari sekadar pertandingan sepak bola, momen ini berubah menjadi ajang silaturahmi, selebrasi semangat olahraga, dan panggung bagi bakat-bakat muda daerah. Tak tanggung-tanggung, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), hadir dan membuka langsung pertandingan, bahkan ikut merumput bersama para pemain muda.

“Kita bukan hanya menonton pertandingan, tapi merayakan lahirnya semangat baru, tampilnya talenta muda, serta terbangunnya solidaritas dan persatuan antar daerah,” ujar Bupati Egi saat membuka laga persahabatan BLFC Tanjung Bintang vs Sriwijaya FC EPA U-20. Bupati Egi menyampaikan apresiasinya kepada tim Sriwijaya FC EPA U-20 yang telah hadir dan membawa semangat kompetisi sehat ke Lampung Selatan. Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus BLFC yang telah mempersiapkan laga itu dengan baik.

Menurut Bupati Egi, pertandingan persahabatan tersebut mengandung nilai-nilai yang jauh lebih dalam dibanding sekadar skor akhir. “Ini bukan soal siapa yang menang atau mencetak gol terbanyak, tapi tentang membangun semangat, sportivitas, dan solidaritas,” tegas Bupati Egi.

Selain itu, Ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Tanjung Bintang, baik dari sisi pariwisata maupun potensi generasi mudanya di bidang olahraga. Laga tersebut menjadi sarana yang strategis untuk promosi daerah dan pembinaan karakter generasi muda.

Pertemuan antara BLFC Tanjung Bintang dan Sriwijaya FC EPA U-20 bukan tanpa makna. Selain menjadi ajang latihan tanding, pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan potensi lokal, membangun jaringan antar klub, dan mengenalkan bakat-bakat muda Lampung Selatan kepada publik yang lebih luas. (Gil/*/red)