Kamis, Maret 12, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 28

Wakil Bupati Lamsel M Syaiful Anwar Membuka Gerai Sembako (KDMP) desa Wawasan Kecamatan Tanjung Sari

0

TANJUNG SARI, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam menguatkan kemandirian ekonomi desa. Pada Senin (28/7/2025), Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar, secara resmi membuka Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wawasan, Kecamatan Tanjung Sari.

Gerai sembako ini hadir sebagai langkah strategis untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang usaha dan distribusi produk lokal desa. “Mudah-mudahan berkah. Mudah-mudahan bisa menjadi tulang punggung ekonomi di Desa Wawasan,” ujar Wabup Syaiful di hadapan warga dan pengurus KDMP Desa Wawasan.

Peresmian tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wabup M. Syaiful Anwar dalam mendorong koperasi berbasis desa sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi rakyat. Lebih dari sekadar toko kebutuhan pokok, koperasi ini diharapkan menjadi pusat ekonomi gotong royong, memperkuat solidaritas masyarakat, dan menggerakkan potensi desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Koperasi Desa Merah Putih digagas tidak hanya untuk memperlancar distribusi sembako, tetapi juga sebagai wadah bagi pelaku usaha lokal memasarkan produknya. Pemkab Lampung Selatan pun berkomitmen memperluas inisiatif serupa ke desa-desa lain.

Dengan semangat “Bismillah Bisa”, Pemkab Lampung Selatan optimistis koperasi desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif, adil, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. (Nsy-Kmf)

Asisten Ekobang Lampung Selatan Dulkahar: Lamsel Kini Sedang Bergerak Maju

0

KALIANDA, (Ltc):

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Dulkahar, memimpin apel mingguan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Lapangan Korpri, Kalianda, pada Senin (26/7/2025) pagi.

Apel ini diikuti oleh pejabat struktural, fungsional, serta seluruh ASN baik PNS dan PPPK dari berbagai formasi, termasuk THLS dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Dalam amanat yang disampaikan mewakili Bupati Lampung Selatan, Dulkahar menegaskan bahwa daerah ini sedang bergerak maju dan mencetak sejarah kecil yang penuh makna.

Hal ini dibuktikan dengan prestasi membanggakan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta RSUD Bob Bazar yang meraih predikat “Sangat Baik” dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Publik 2024 dari Kementerian PAN-RB. “Ini bukan sekadar piagam penghargaan. Ini adalah indikator kepercayaan publik. Birokrasi yang bekerja dengan hati akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Dulkahar.

Namun ia mengingatkan bahwa pencapaian tersebut bukanlah garis akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Untuk itu, Ia meminta seluruh Perangkat Daerah memastikan layanan publik menjangkau hingga pelosok tanpa diskriminasi geografis. “Persempit jarak antara standar dan realisasi pelayanan. Jangan hanya hebat di atas kertas. Hebatlah di mata masyarakat,” tegas Dulkahar.

Dulkahar juga menyoroti tantangan birokrasi ke depan, seperti disrupsi digital, transformasi sosial, dan meningkatnya ekspektasi masyarakat. Untuk itu, ia mendorong ASN agar lebih responsif, adaptif, berbasis data, dan tetap manusiawi dalam pelayanan.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Pemkab Lampung Selatan juga menunjukkan komitmen pada pembangunan manusia.

Hal ini dibuktikan dengan Penghargaan Terbaik I dalam kategori Pasangan KB Lestari 20 Tahun dan IMP Bangga Kencana 2025 di tingkat Provinsi Lampung. “Pembangunan sejati adalah tentang karakter, integritas, dan ketulusan dalam melayani. Masyarakat tidak butuh birokrasi yang nyaman untuk pejabat, tapi yang tangguh dan berani berubah,” tutup Dulkahar dengan penuh semangat.

Apel diakhiri dengan ajakan untuk mengakhiri pola lama dan menyambut semangat baru dalam pelayanan yang lebih transformatif dan inklusif. (dul/*/red)

Bupati Lampung Selatan Egi Hadiri Pementasan Wayang Kulit Desa Purwodadi Kecamatan Tanjung Sari

0

TANJUNG SARI, (Ltc):

Nuansa budaya dan spiritualitas berpadu harmonis dalam perayaan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari, Jumat malam (25/7/2025).

Masyarakat memadati Lapangan Tunas Jaya untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Cakraningrat, sebuah cerita penuh makna tentang kepemimpinan bijak dan bermoral.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, hadir langsung dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Egi mengapresiasi inisiatif warga yang secara konsisten melestarikan warisan budaya Jawa di tengah arus modernisasi.

“Wayang ini bukan hanya seni, tapi pelajaran hidup. Wahyu Cakraningrat adalah simbol dari tekad membangun peradaban, bukan sekadar infrastruktur,” ujar Bupati Egi. Lakon Wahyu Cakraningrat sendiri menggambarkan sosok pemimpin ideal—bersih hati, adil, dan berpihak kepada rakyat. Pesan ini, menurut Egi, sangat relevan untuk dijadikan inspirasi dalam mewujudkan pembangunan yang menyeluruh dan berkeadilan di Lampung Selatan.

“Pembangunan jalan kita rancang adil, bukan lambat. Semua 17 kecamatan akan mendapat porsi. Kami ingin pembangunan yang cepat dan merata,” tegasnya di hadapan warga.

Kegiatan yang digelar secara swadaya ini merupakan hasil gotong royong masyarakat Desa Purwodadi Dalam. Kepala Desa, Ngadiran, mengungkapkan bahwa tradisi wayang kulit telah menjadi bagian penting dari identitas desa.

“99 persen warga kami adalah keturunan Jawa. Wayang kulit ini tradisi tahunan yang kami jaga dengan bangga,” kata Ngadiran.

Sebagai penanda dimulainya pertunjukan, Bupati Egi secara simbolis menyerahkan tokoh wayang kepada dalang Ki Didik Purwo Wisesa. Diiringi alunan gamelan yang menggema di malam yang khidmat, pagelaran wayang kulit tersebut menjadi simbol harapan baru dan semangat menyambut tahun yang penuh cita dan tekad. (Gil-Kmf/*/red)

Eksekutif & Legislatif Sepakati Ranperda APBD 2025

0

Kalianda, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama DPRD secara resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Rabu, 16 Juli 2025.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama antara pihak eksekutif dan legislatif, menunjukkan sinergi yang solid antara kedua lembaga dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Seluruh 8 fraksi di DPRD Lampung Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap Raperda tersebut. Hal ini mencerminkan adanya dukungan politik yang kuat terhadap program-program pembangunan yang diusung oleh Pemkab Lampung Selatan untuk tahun 2025.

Raperda ini telah melalui tahapan pembahasan intensif antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Saat ini, draf Raperda siap diajukan ke Pemerintah Provinsi Lampung untuk proses evaluasi lanjutan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Mewakili Bupati Lampung Selatan, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi atas peran aktif seluruh pihak, terutama DPRD dan jajaran perangkat daerah, dalam menyusun perubahan anggaran ini. Ia menegaskan pentingnya masukan dari DPRD sebagai bahan dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. “Kritik, saran, dan rekomendasi dari DPRD menjadi masukan penting bagi kami. Semua akan kami tuangkan dalam penyusunan Peraturan Daerah Perubahan APBD agar pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran,” ujar Wabup Syaiful.

Penandatanganan persetujuan bersama ini juga menjadi simbol dari kesamaan visi antara eksekutif dan legislatif, khususnya dalam memperkuat integritas, meningkatkan kinerja, dan membangun sinergi lintas sektor. “Langkah ini merupakan ikhtiar kolektif demi kemajuan Lampung Selatan yang kita cintai bersama,” tambah Wabup Syaiful. (Nsy-Kmf/*/red)

Wakil Bupati Lampung Selatan Hadiri HARLAH 12 Majelis Istighotsah Al-Istiqomah sekaligus perayaan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Bupati Lampung Selatan, M Syaiful Anwar, menghadiri peringatan Hari Lahir (HARLAH) ke-12 Majelis Istighotsah Al-Istiqomah sekaligus perayaan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, yang berlangsung di halaman Masjid Agung Kalianda, Selasa (15/7/2025).

Dalam sambutannya, Wabup Syaiful memberikan apresiasi atas kontribusi majelis dalam membina umat, khususnya kaum perempuan. Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HARLAH yang ke-12. “Ini momen bersejarah karena untuk pertama kalinya kegiatan ini digelar di Masjid Agung Kalianda. Semoga dicatat sebagai amal kebaikan,” ujar Wabup Syaiful.

Ketua Majelis Istighotsah Al-Istiqomah, Nunuk Nirwana, turut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk Pemkab Lampung Selatan dan Baznas Lampung Selatan.

Nunuk memaparkan sejumlah program sosial yang telah dijalankan oleh majelis, di antaranya: santunan rutin kepada 1.865 anggota, guru ngaji, marbot, dan dhuafa, bantuan pembangunan masjid sebesar Rp148 juta, dan santunan tahunan untuk anak yatim. Baznas Lampung Selatan juga ikut berkontribusi dengan menyalurkan 100 paket bingkisan untuk anak yatim, serta mendukung program bedah rumah dan beasiswa pendidikan.

Salah satu penerima beasiswa, Muhammad Nadhif A. (19), warga Desa Merak Belantung, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Terima kasih atas bantuan beasiswa ini. Semoga Pemkab Lampung Selatan terus maju dan Bapak Bupati selalu diberi kesehatan,” tuturnya. (Gil-Kmf/*/red)

Lewat Kanal YouTube Kemendagri, Tim Pengendalian Inflasi Lamsel Tunjukan Komitmennya

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan komitmennya dalam pengendalian inflasi dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang rutin digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dari ruang sidang utama Kemendagri, pada Senin (14/7/2025).

Rakor tersebut berlangsung secara virtual melalui zoom meeting dan disiarkan langsung lewat kanal YouTube Kemendagri RI. Dari Lampung Selatan, kegiatan diikuti langsung dari Ruang Kabag Perekonomian, Kantor Bupati Lampung Selatan, dengan melibatkan jajaran terkait yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan pentingnya kecepatan dan ketepatan penyaluran bantuan serta langkah konkret untuk mengendalikan harga, khususnya pada komoditas pangan strategis seperti beras dan minyak goreng. “Sudah dua hari ini kami bersama Bulog melakukan operasi pasar penyaluran beras SPHP. Kita harus bersama-sama memantau daerah prioritas agar penurunan harga benar-benar terjadi,” ujar Tomsi Tohir. Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Pudji Ismartini, memaparkan data inflasi nasional per Juni 2025. Tercatat:

Inflasi bulanan (month-to-month) sebesar 0,19 persen

Inflasi tahunan (year-on-year) sebesar 1,87 persen

Inflasi semester pertama (Januari–Juni 2025) sebesar 1,38 persen

Pudji menjelaskan bahwa komponen harga bergejolak menyumbang inflasi tertinggi sebesar 0,77 persen, disusul harga diatur pemerintah (0,09 persen) dan komponen inti (0,07 persen). Sejak 2022, komponen ini tercatat lebih sering mengalami inflasi dibanding deflasi. “Adapun komoditas yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi di bulan Juni antara lain: Beras, Cabai rawit, Bawang merah, Tomat. Namun demikian, ada pula komoditas penyumbang deflasi, yakni cabai merah dan bawang putih,” ungkap Pudji.

Melalui rakor ini, Pemkab Lampung Selatan menegaskan tekadnya untuk terus aktif dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga bahan pokok, dan menjamin pasokan pangan tetap aman bagi masyarakat. (ptm-Kmf/*/)

Bupati Lampung Selatan Egy Hadiri Pawai Budaya Desa Pajar Baru Kecamatan Jati Agung

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri langsung Pawai Budaya yang digelar di Lapangan Al-Bayyinah, Dusun 1, Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, pada Minggu (13/7/2025). Kehadirannya menjadi bukti nyata dukungan Pemkab terhadap pelestarian adat dan budaya lokal.

Kegiatan yang mengusung tema “Pelestarian dan Aktualisasi Adat Budaya Daerah” ini diinisiasi oleh Pemerintah Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya nusantara kepada generasi muda sekaligus membangkitkan semangat masyarakat dalam menjaga identitas budaya.

Dalam sambutannya, Bupati Egi mengaku datang langsung dari Jakarta dan harus kembali sore harinya, demi menunjukkan penghargaan terhadap kegiatan pelestarian budaya. “Saya bela-belain datang dari Jakarta dan nanti sore harus kembali lagi. Ini bukti bahwa saya sangat menghargai acara seperti ini,” ujarnya di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan Pawai Budaya Fajar Baru.

Ia juga menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini agar digelar secara rutin, minimal setahun sekali, bertepatan dengan peringatan hari jadi Kabupaten Lampung Selatan.

Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga nilai-nilai adat tanpa menutup diri terhadap perkembangan zaman. Sementara itu, Kepala Desa Fajar Baru, Agus Budiantoro, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan agar kegiatan ini bisa menjadi agenda budaya tahunan. “Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Bupati. Doa kami, semoga beliau selalu sehat dan sukses dunia akhirat,” ucapnya.

Pawai dimulai dari Desa Fajar Baru dan berakhir di Pantai Gunung Kunyit, Teluk Betung. Acara ini diikuti oleh elemen masyarakat, pelajar, serta tokoh-tokoh daerah. Turut hadir Sekretaris Daerah Supriyanto, para Staf Ahli Bupati, Asisten, sejumlah kepala perangkat daerah, Plt Camat Jati Agung, dan tokoh masyarakat.

Kegiatan berlangsung meriah, sarat edukasi, serta menjadi momentum penting dalam membumikan budaya sebagai fondasi karakter dan pembangunan daerah. (Gil-Kmf/*/red)

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Kunker ke Kabupaten Lampung Selatan di Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas & Desa Sidoharjo, Juga Serahkan Alsintan

0

PALAS, (Ltc):

Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, pada Kamis, 10 Juli 2025.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Prof. Dr. Rernard Abdul Haris, M.Sc, yang disambut oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, unsur Forkopimda serta pejabat daerah lainnya.

Dalam kesempatan itu, seluruh pihak menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong pemberdayaan ekonomi desa. Acara ini juga menjadi ajang untuk menyerahkan bantuan alat pertanian serta uji coba alsintan di lahan petani.

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian pemerintah pusat. Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Radityo Egi Pratama yang sedang mendampingi Gubernur Lampung dalam agenda bersama KPK di Jakarta. “Ini momen istimewa. Kehadiran pemerintah pusat adalah bentuk nyata komitmen memperkuat sistem ketahanan pangan nasional melalui penguatan peran desa,” ujar Wabup Syaiful saat memberikan sambutan.

Wabup Syaiful juga memaparkan kondisi infrastruktur di Kecamatan Palas yang masih memprihatinkan, dengan 70 persen jalan mengalami kerusakan berat. Ia berharap adanya intervensi dari pemerintah pusat.

Selain itu, ia membeberkan potensi besar sektor pertanian Lampung Selatan, yang memiliki lebih dari 38 ribu hektare lahan sawah dan 128 ribu hektare lahan kering. Lampung Selatan bahkan mencatatkan capaian produksi strategis di Provinsi Lampung, seperti:

Padi: 335.112 ton (peringkat ke-4) Jagung: 824.197 ton (peringkat ke-2) Bawang merah: 4.000 kuintal (peringkat ke-2) Pisang: 5,7 juta kuintal (peringkat ke-1) Kelapa dalam: 20.340 ton (peringkat ke-1) Kelapa sawit: 9.918 ton (peringkat ke-6)

Namun, tantangan masih mengintai, seperti keterbatasan alsintan, minimnya tenaga kerja, dan ancaman bencana alam yang memengaruhi produktivitas “Terima kasih atas bantuan combine harvester dari Kementerian Pertanian. Ini sangat membantu petani dalam menekan biaya dan meningkatkan efisiensi,” tambah Syaiful.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyoroti fakta bahwa desa yang menjadi penghasil utama komoditas pertanian justru masih menjadi kantong kemiskinan. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus dimulai dari desa. “Program Desaku Maju hadir untuk menjawab kesenjangan ini,” ujarnya.

Program tersebut akan memfasilitasi desa dengan alsintan, dryer, pelatihan teknisi pertanian, digitalisasi UMKM, hingga penguatan BUMDes. Ia menekankan pentingnya memberi nilai tambah pada hasil pertanian. “Kalau 3 juta ton gabah hanya dijual kering, nilainya Rp20 triliun. Tapi kalau diolah jadi beras premium, nilainya bisa mencapai Rp50 triliun,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Rernard Abdul Haris menegaskan bahwa paradigma pembangunan harus bergeser dari bantuan menjadi pemberdayaan yang berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan bahwa Inpres No. 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan Ekstrem menjadi prioritas nasional. “Paradigma harus diubah. Yang utama bukan sekadar bantuan, tapi pemberdayaan,” tegasnya.

Dalam kunjungan itu, ia juga mengumumkan rencana Sekolah Rakyat berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga miskin di desa sebagai bentuk pemerataan akses pendidikan.

Acara ditutup dengan penyerahan simbolis combine harvester dari Kementerian Pertanian dan uji coba alsintan di lahan pertanian. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat disebut sebagai kunci menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan petani. (Gil-Kmf/*/red)

HIPPI Lampung Selatan di Kukuhkan, Wakil Bupati Lamsel Jadi Saksi

0

KALIANDA, (Ltc):

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kabupaten Lampung Selatan periode 2024–2029 resmi dilantik di Pantai Sanggar Beach, Kalianda, pada Rabu (9/7/2025).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPD HIPPI Provinsi Lampung, Heri Andrian, yang menyerahkan Pataka kepada Ketua DPC HIPPI Lampung Selatan, Yosefh Fauzi. Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar.

Wabup Syaiful menyampaikan apresiasinya atas pelantikan tersebut dan berharap HIPPI dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan usaha lokal, menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. “Lebih dari 60 persen tenaga kerja di Lampung Selatan bergantung pada sektor UMKM. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, HIPPI, dan pelaku usaha sangat krusial dalam membangun ekonomi bisnis yang kuat,” ujar Syaiful.

Ia juga mengungkapkan data BPS tahun 2024, yang mencatat sebanyak 26.926 orang atau 4,95 persen dari total angkatan kerja di Lampung Selatan masih menganggur. Saat ini terdapat 15.592 UMKM di daerah tersebut, terdiri dari 14.263 usaha mikro, 1.062 usaha kecil, dan 267 usaha menengah. “Saya berharap HIPPI menjadi ruang potensial yang dapat menyerap tenaga kerja lokal dan menciptakan peluang usaha baru,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPD HIPPI Lampung, Heri Andrian menegaskan bahwa HIPPI hadir tidak hanya sebagai organisasi pengusaha, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. “HIPPI berpihak pada penguatan ekonomi nasional melalui peningkatan ekonomi rakyat. Kami siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong UMKM naik kelas,” ujar Heri Andrian.

Senada, Ketua DPC HIPPI Lampung Selatan, Yosefh Fauzi dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus untuk tidak hanya banyak berdiskusi, tetapi segera melakukan aksi nyata untuk memajukan dunia usaha di daerah. “Kita harus ciptakan generasi pengusaha baru yang berintegritas, kolaboratif, dan berdampak. Sudah saatnya perbanyak aksi, bukan sekadar wacana,” tegas Yosefh.

Pelantikan ini mengusung tema “Sinergi Pengusaha Lokal untuk UMKM Naik Kelas dan Ekonomi Daerah Berjaya” dan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara HIPPI dan seluruh pemangku kepentingan di Lampung Selatan. (ptm-kmf/*/red)

Bupati Lampung Selatan Egi: KDMP Bumi Sari Natar Jadi Contoh 256 Desa & 4 Kelurahan di Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, mendapat apresiasi langsung dari Bupati Radityo Egi Pratama atas inovasi luar biasa yang mereka kembangkan.

Bahkan, koperasi ini akan diluncurkan bersama 500 KDMP se-Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 19 Juli 2025 mendatang.

KDMP Desa Bumisari dinobatkan sebagai salah satu koperasi terbaik, bukan hanya di Kabupaten Lampung Selatan, tetapi juga di tingkat Provinsi Lampung.

Inovasinya meliputi gerai sembako, kios pupuk subsidi, sistem keanggotaan berbasis IT yang transparan, hingga marketplace digital dalam bentuk website. “Kami memulai dari koperasi tani. Alhamdulillah, setelah 8 tahun kami terus belajar dan berkembang. Sekarang kami sudah punya marketplace dan siap go digital,” ujar Ketua KDMP Bumisari, Diktri Ariansyah, saat audiensi dengan Bupati di ruang kerja bupati, Selasa (8/7/2025).

Namun, meski telah tumbuh pesat, KDMP masih menghadapi tantangan pasokan barang. Saat ini, baru Pertamina dan Bulog yang menyuplai barang, itupun dalam jumlah terbatas. “Kami mohon dukungan agar akses ke BUMN bisa lebih terbuka dan pasokan barang diperbanyak, supaya gerai kami benar-benar memenuhi kebutuhan warga,” tambah Diktri.

Menanggapi hal itu, Bupati Egi menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah untuk pengembangan KDMP, termasuk membantu membuka akses ke BUMN. “Marketplace-nya menarik, tapi harus berdampak nyata. Kita harus punya big goals. Jangan cuma terlihat keren, tapi benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga melihat potensi besar KDMP Bumisari menjadi percontohan nasional dan mentor bagi ratusan desa dan kelurahan lainnya di Lampung Selatan. “Saya ingin 256 desa dan 4 kelurahan di Lampung Selatan benar-benar bergerak. Kita jadikan KDMP Bumisari sebagai contoh. Tapi ingat, harus sustainable dan punya dampak ekonomi yang nyata,” kata Bupati Egi. (ptm-kmf/*/red)