Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 27

Bupati Lampung Selatan Egi Resmikan Program Bantuan SAB & MCK di 6 Lokasi

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan program bantuan Sarana Air Bersih (SAB) dan MCK yang dibangun di enam lokasi strategis di Provinsi Lampung, dua di antaranya berada di wilayah Lampung Selatan.

Peresmian berlangsung di TPA Musala Al Hidayah, Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (6/8/2025). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Telkom Indonesia, Tbk. dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harapan Dhuafa, melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bupati Egi menekankan bahwa inisiatif ini sangat mendukung program ABRI (Asri, Bersih, Rapi, Indah) dan BKW (Bersih, Kering, Wangi) yang tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan. “Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tapi bentuk komitmen kami terhadap gerakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ini bagian dari kampanye kesehatan lingkungan dan budaya hidup bersih,” tegas Bupati Egi.

Ia juga mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk merawat dan menjaga fasilitas yang telah dibangun, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi musim kemarau. “Jangan sampai kamar mandi hanya bersih di awal. Saya ingin kamar mandi tetap bersih, kering, dan wangi sebagai wujud lingkungan sehat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi juga menyampaikan apresiasi kepada Telkom dan LAZ Harapan Dhuafa atas sinergi yang sejalan dengan visi Pemkab Lampung Selatan dalam mendorong pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. “Ini bukan hal main-main. Saya menyempatkan hadir di tengah padatnya agenda karena melihat kesamaan cita-cita. Program ini sejalan dan memiliki misi yang sama—yaitu peduli terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Saya yakin, jika fasilitas ini terus dijaga, manfaatnya akan sangat besar, terutama dalam menghadapi musim kemarau,” ujarnya.

Komitmen Telkom untuk Pembangunan Berkelanjutan

Yuniarti, GM PT Telkom Indonesia Witel Lampung-Bengkulu, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari Program Government and Social Responsibility for Sustainable Living (PGSL) sebagai bentuk komitmen Telkom dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. “Selain program dari pusat, kami juga terbuka untuk penyesuaian di daerah. Jika Pemda punya lokasi prioritas, kami siap bersinergi,” ujarnya.

Senada, Abdul Rafur, perwakilan LAZ Harapan Dhuafa, mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas agar tidak terbengkalai setelah peresmian. “Kami hadir bukan tiba-tiba. Ini hasil kerja sama dan komunikasi yang panjang. Mari jaga dan manfaatkan MCK dan SAB ini dengan baik, terutama di musim kemarau,” katanya.

Berikut Enam Titik Lokasi Bantuan SAB & MCK:

– TPA Al Mufariddun, Dusun Galih Lunik, Desa Galih Lunik, Kec. Tanjung Bintang, Kab. Lampung Selatan

– TPA Musala Al Hidayah, Dusun 06B, Desa Sidodadi Asri, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan

– TPA Ath-Thoharlyyah, Dusun Way Awl, Desa Moja, Kec. Marga Punduh, Kab. Pesawaran

– Musala Nurul Anwar, Dusun Paku Negaro, Desa Paku Negaro, Kec. Pesisir Selatan, Kab. Pesisir Barat

– Musala Al Jannah, Dusun Sido Basuki, Desa Bumi Agung, Kec. Tegineneng, Kab. Pesawaran

– Kampung Palembang, Desa Aji Kagungan, Kota Bumi, Kab. Lampung Utara

(Nsy-Kmf/*/red)

Krakatau Beach Run 2025 Bakal dihadiri Tokoh Nasional Dari Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten  Lampung Selatan terus mematangkan persiapan menjelang ajang lari berskala nasional, Krakatau Beach Run 2025, yang akan digelar pada 24 Agustus 2025 di kawasan Senaya Beach, Kalianda. Event ini diproyeksikan diikuti oleh 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Tak hanya menjadi ajang sportainment, event ini juga akan diramaikan oleh kehadiran sejumlah tokoh nasional. Diantaranya Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, dan Anggota DPR RI Verrel Bramasta.

Akan hadir pula Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, sejumlah bupati dari Provinsi Lampung, serta pejabat dari luar provinsi seperti Sumatera Selatan.

“Provinsi yang sudah konfirmasi hadir antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur,” ujar Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Lampung Selatan, Yespi Cory, dalam Rapat Koordinasi Bulanan Pejabat Pemkab Lampung Selatan yang dipimpin oleh Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Rabu (6/8/2025)

Hingga saat ini, lebih dari 900 peserta luar daerah telah mendaftar, dengan target total peserta sebanyak 2.000 orang.

Yespi Cory menyampaikan sejumlah arahan dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk menyukseskan event ini. Diantaranya, memastikan aspek kebersihan, perbaikan jalan rusak oleh Dinas PUPR, dan penyediaan kantong parkir oleh Dinas Perhubungan agar lalu lintas tetap tertib selama kegiatan berlangsung. Dinas Koperasi dan UMKM juga diminta untuk mengoptimalkan peran pelaku usaha lokal, termasuk menyiapkan titik-titik strategis untuk penjualan produk lokal. Sedangkan Dinas Pendidikan diminta mengerahkan siswa sekolah sepanjang rute lomba lari untuk menyemarakkan suasana, misalnya melalui atraksi drumband.

Mengingat event ini akan melibatkan ribuan peserta dan pengunjung, Dinas Kesehatan turut diminta menyiapkan fasilitas medis seperti ambulans, tabung oksigen, hingga alat pacu jantung.

Untuk menyambut para tamu dan peserta, Camat Kalianda serta dinas terkait juga telah diinstruksikan untuk memasang umbul-umbul di sepanjang rute lari. Pemerintah Kabupaten juga tengah memperhatikan isu stabilitas harga penginapan, guna mengantisipasi lonjakan wisatawan dari luar daerah.

Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menegaskan bahwa Krakatau Beach Run 2025 bukan hanya sekadar lomba lari biasa, tetapi juga ajang promosi pariwisata dan budaya lokal. “Event ini adalah perpaduan antara olahraga, promosi keindahan pesisir Kalianda, dan penguatan citra positif daerah. Mari kita sukseskan bersama,” imbuhnya. (lmhr-Kmf)

KUA-PPAS APBD 2026 Secara Resmi ditandatangani oleh Pemkab & DPRD Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang paripurna, Gedung DPRD Lampung Selatan, pada Rabu (6/8/2025).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, dan dihadiri 37 dari total 50 anggota DPRD. Sementara itu, 13 anggota lainnya tidak hadir dalam agenda penting tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menyatakan bahwa penandatanganan KUA-PPAS merupakan langkah awal dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026.

Ia menegaskan bahwa selanjutnya Pemkab Lampung Selatan akan segera menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari setiap perangkat daerah, berpedoman pada pagu indikatif dan plafon yang telah disepakati. “Seluruh catatan, koreksi, rekomendasi, kritik, dan saran dari Badan Anggaran DPRD telah kami terima dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan dokumen APBD 2026,” ujar Bupati Egi.

Sebelumnya, mewakili Badan Anggaran DPRD, Jenggis Khan Haikal menyampaikan bahwa pembahasan KUA-PPAS telah dilaksanakan sejak 24 hingga 31 Juli 2025 dan pada 5 Agustus 2025, termasuk pembahasan di tingkat komisi dari tanggal 25 sampai 30 Juli 2025. “Dokumen KUA-PPAS disusun berdasarkan skala prioritas pembangunan daerah sesuai kesepakatan komisi dan kebutuhan riil masyarakat,” kata Jenggis Khan Haikal.

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi simbol penting sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merancang arah kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga Lampung Selatan. (ptm-Kmf/*/red)

Zita Anjani Utusan Presiden Bidang Kepariwisataan Mendaki Puncak Gunung Rajabasa

0

KALIANDA, (Ltc):

Udara malam di Taman Wisata Teropong Kota, Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, terasa berbeda pada Rabu itu, 6 Agustus 2025.

Semilir angin dari lereng Gunung Rajabasa menyatu dengan cahaya lampu taman yang temaram, menyambut seorang pendaki yang baru saja menuntaskan misinya: mendaki salah satu puncak paling menantang di Lampung Selatan.

Adalah Zita Anjani puteri kedua Zulhas yang merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, yang malam itu turun dari ketinggian 1.281 meter di atas permukaan laut—puncak Gunung Raja Basa.

Pendakian ini bukan sekadar petualangan pribadi. Lebih dari itu, ini adalah simbol eksplorasi potensi wisata yang dimiliki daerah. “Akhirnya bisa naik gunung di kampung halaman sendiri,” ucap Zita Anjani dengan senyum penuh lega, sembari menatap gelapnya siluet gunung yang baru saja ia taklukkan. Petualangan di Tanah Kelahiran

Perjalanan dimulai pukul 14.00 WIB dari basecamp di Desa Sumur Kumbang. Cuaca bersahabat, namun medan tetap menantang. Tiga setengah jam kemudian, pukul 17.30 WIB, rombongan berhasil mencapai puncak.

Di sanalah, dalam udara tipis dan sepi, Zita Anjani berdiri di atas tanah yang membesarkannya, memandang hamparan Lampung Selatan dari ketinggian.

Setelah rehat dan makan malam singkat hingga pukul 18.30 WIB, mereka melanjutkan perjalanan turun, menyusuri jalur hutan dalam gelap malam. Baru pukul 22.00 WIB mereka tiba kembali di basecamp—letih, tapi puas. “Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Terima kasih untuk tim pendamping dan warga yang sudah menyambut dengan luar biasa hangat,” katanya. Menyatukan Pariwisata dan Rasa Cinta Daerah, Kepulangan Zita Anjani disambut langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama para pejabat daerah, pengurus PKK, serta Kepala Desa dan warga setempat. Sambutan itu bukan sekadar seremoni—ia menjadi simbol kebersamaan dan semangat kolaborasi dalam memajukan potensi wisata daerah.

Gunung Raja Basa bukan hanya puncak fisik, tapi juga puncak harapan baru. Harapan agar Lampung Selatan dikenal bukan hanya lewat berita, tetapi melalui jejak kaki mereka yang berani menapaki alamnya.

Malam itu, di bawah bintang dan lampu taman, kisah Zita Anjani menjadi bagian dari narasi besar: bahwa cinta pada kampung halaman bisa dimulai dari satu langkah kecil di jalur pendakian. (Gil-Kmf)

PLT Camat Merbau Mataram Lampung Selatan Apresiasi Warga Yang Ngecet Jembatan Secara Sukarela

0

MERBAU MATARAM, (Ltc):

Aksi spontan salah satu warga Desa Karang Raja, Zainudin, yang melakukan pengecatan dan pembersihan jembatan secara sukarela, mendapat apresiasi dari Plt Camat Merbau Mataram, Ricky Randa Belpama.

Ricky Randa Belpama menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan bentuk protes, melainkan wujud kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar. “Saya apresiasi Pak Zainudin yang telah memperindah jembatan secara mandiri. Ini murni aksi positif, bukan protes. Perbaikan jembatan dan jalan ini sudah direncanakan, insyaallah terealisasi tahun 2025,” ujar Camat Ricky saat meninjau lokasi pada Senin (5/8/2025).

Kepala UPTD PUPR Merbau Mataram-Way Sulan, Mahfudin, S.T., menambahkan, bahwa penanganan jalan ruas R140 dari Pardasuka ke Subang, termasuk jembatan yang dicat Zainudin, telah masuk dalam paket pekerjaan tahun ini. “Insyaallah tahun ini akan dilakukan pemeliharaan menyeluruh, baik pada jembatan maupun ruas jalannya. Kalau kontraknya lancar, estimasi waktu pengerjaan bisa mencapai tiga hingga empat bulan,” ujar Mahfudin kepada Tim Diskominfo Lamsel.

Mahfudin juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan teknis untuk menentukan skema penanganan yang paling sesuai. “Apakah akan direhabilitasi penuh atau hanya perbaikan ringan, itu masih kami evaluasi. Namun yang pasti, tahun ini infrastruktur tersebut akan diperbaiki,” tegasnya.

Sementara itu, Zainudin, selaku inisiator pengecatan jembatan, membantah bahwa tindakannya dilakukan sebagai bentuk protes. Ia menyebut aksinya tulus dan murni karena kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Kebetulan rumah saya dekat sini, dan saya punya pengalaman mengecat jembatan nasional. Ada sisa cat di rumah, jadi saya gunakan untuk memperindah jembatan. Saya juga bantu bersihkan sedikit, tidak ada maksud menyalahkan pemerintah,” tutur Zainudin.

Ia juga berharap masyarakat lainnya dapat memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar dan pemerintah terus aktif memantau kondisi infrastruktur. “Tahun 2017, jembatan ini dulunya bagus, tapi sejak rusak belum diperbaiki. Harapan saya, ke depan bisa lebih cepat ditangani,” imbuhnya.

Aksi Zainudin menjadi cerminan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam merawat infrastruktur dapat saling melengkapi, asalkan dilakukan dengan komunikasi yang baik dan semangat gotong royong. (ptm-Kmf/*/ref)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Gelar Event Lari Bertarap Nasional “Krakatau Beach Run 2025” di Kawasan Pantai SENAYA Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah bersiap menyelenggarakan event lari bertaraf nasional bertajuk Krakatau Beach Run 2025, yang akan digelar pada Minggu, 24 Agustus 2025, di kawasan wisata Pantai Senaya, Kecamatan Kalianda.

Event ini diinisiasi sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata pesisir sekaligus mendorong gaya hidup sehat masyarakat melalui konsep sportainment. Lebih dari 900 peserta telah mendaftar untuk mengikuti lomba lari kategori 10K dan 5K.

Dalam rapat persiapan yang digelar di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati, Selasa (5/8), Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menegaskan pentingnya peran aktif semua unsur pemerintahan. Ia menginstruksikan agar seluruh 1.200 ASN turut berpartisipasi sebagai bentuk komitmen dan dukungan penuh terhadap kesuksesan event perdana ini. “Saya minta seluruh kepala perangkat daerah, camat, hingga ASN terlibat penuh. Ini event pertama, harus sukses agar bisa menjadi event tahunan yang membawa dampak positif bagi Lampung Selatan,” tegas Bupati Egi. Bupati Egi juga memberi arahan teknis, termasuk penyematan logo Kabupaten Lampung Selatan di medali pemenang, serta penataan rute lari agar asri, bersih, rapi, dan aman. Jalan-jalan berlubang di sekitar rute akan diperbaiki, lalu lintas ditertibkan, dan sampah pantai dikelola secara maksimal guna menciptakan pengalaman yang nyaman bagi peserta. “Rute lari kita harus punya daya tarik visual, terutama spot dengan latar Gunung Rajabasa. Kita harus buat suasana event ini berkelas internasional,” tambahnya.

Panitia mencatat biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 untuk 10K dan Rp175.000 untuk 5K, dengan batas akhir pendaftaran pada 10 Agustus 2025. Racepack Collection akan digelar di Bandar Lampung (16 Agustus) dan Kalianda (21–22 Agustus).

Unik dan menarik, setiap peserta yang berhasil mencapai garis finis akan menerima dua butir telur, sebagai bagian dari kampanye konsumsi makanan bergizi.

Untuk menunjang kesehatan peserta, panitia juga menyiapkan tiga pos medis strategis, yaitu:

– Medis 1 di Masjid Agung (2.500 meter)

– Medis 2 di Bank Eka (5.000 meter)

– Medis 3 di LaLuna (7.500 meter)

Krakatau Beach Run 2025 diharapkan menjadi momen kolaborasi antara pemerintah, komunitas pelari, pelaku wisata, dan masyarakat, demi menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang nyata di wilayah pesisir Lampung Selatan. (Gil-Kmf/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Lakukan Apel Pagi. Anton Carmana: Ini Bukan Serimonial, tapi Sebagai Instrumen Pembinaan Mental, Moral, Integritas Birokrat

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali menggelar Apel Mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, pada pada Senin (4/8/2025).

Apel dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Anton Carmana, serta diikuti oleh pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat administrator dan fungsional, hingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN): PNS, PPPK, dan THLS.

Dalam amanat yang disampaikan atas nama Bupati Lampung Selatan, Anton menegaskan bahwa apel mingguan bukan sekadar rutinitas seremonial. Ia menyebut kegiatan ini sebagai instrumen pembinaan mental, moral, dan integritas birokrasi, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. “Budaya kerja, disiplin, dan akuntabilitas kinerja harus menjadi nilai dasar setiap ASN,” tegas Anton Carmana.

Memasuki bulan Agustus, yang dikenal sebagai bulan penuh semangat perjuangan, Anton mengajak seluruh ASN untuk tidak sekadar mengenang, tetapi juga mewujudkan nilai-nilai kemerdekaan dalam bentuk kerja nyata yang berdampak bagi masyarakat. “Jangan biarkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI hanya menjadi rutinitas yang kehilangan makna. Nilai kemerdekaan harus hidup dalam pelayanan publik dan pembangunan,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada kepala perangkat daerah yang terlibat langsung dalam peringatan HUT RI untuk aktif melakukan koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan. Menurutnya, tidak ada ruang bagi kerja setengah hati dalam birokrasi modern. “Yang dibutuhkan saat ini bukan hanya kepatuhan administratif, tapi juga inisiatif dan kepemimpinan operasional di lapangan,” kata Anton.

Sebagai penutup, Anton mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan bulan Agustus sebagai momentum kebangkitan etos kerja dan semangat juang baru, dengan moto yang digaungkan Bupati Lampung Selatan: “Bismillah Bisa”. “Bisa melayani lebih cepat. Bisa bekerja lebih jujur. Bisa membangun lebih adil,” tandasnya. (dul/*/red)

Dispora Lampung Selatan Cetak Generasi Muda Desa Yang Tangguh, Inovatif & Berkarakter

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda desa yang tangguh, inovatif, dan berkarakter.

Komitmen ini diwujudkan melalui Sosialisasi Pemuda Pelopor Desa Tahun 2025 yang digelar di Aula Dispora Lampung Selatan, Senin, 4 Agustus 2025.

Kegiatan ini menyasar pemuda usia 16 hingga 30 tahun agar mampu menjadi pelopor di bidang masing-masing, khususnya dalam pembangunan desa.

Para peserta dibekali dengan wawasan kepemimpinan, keberanian mengambil inisiatif, serta pentingnya kolaborasi untuk perubahan nyata. Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Pemkab Lampung Selatan, Achmad Herry, yang hadir mewakili Bupati Lampung Selatan, menyampaikan bahwa pemuda adalah aset pembangunan yang sarat energi, kreativitas, dan idealisme.

“Kalian bukan hanya peserta, tetapi pionir. Pemuda pelopor adalah mereka yang berani berpikir besar, bertindak nyata, dan membawa perubahan dari desa untuk Lampung Selatan,” tegasnya.

Ia juga memberikan tiga pesan penting kepada peserta: kuasai teknologi tanpa melupakan kearifan lokal, jangan takut gagal dan terus mencoba, serta memastikan setiap program memiliki keberlanjutan dan dampak nyata.

Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Kabupaten Lampung Selatan, Abidin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sistematis dalam membentuk karakter pemuda desa sebagai agen perubahan.

“Tujuannya jelas, membentuk karakter dan mental pemuda-pemudi desa agar tumbuh menjadi pelopor di bidangnya,” ujar Abidin.

Selama dua hari kegiatan sosialisasi, peserta diharapkan memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperoleh bekal untuk menghadapi tantangan masa depan. (Nsy)Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda desa yang tangguh, inovatif, dan berkarakter.

Komitmen ini diwujudkan melalui Sosialisasi Pemuda Pelopor Desa Tahun 2025 yang digelar di Aula Dispora Lampung Selatan, pada Senin, 4 Agustus 2025.

Kegiatan ini menyasar pemuda usia 16 hingga 30 tahun agar mampu menjadi pelopor di bidang masing-masing, khususnya dalam pembangunan desa.

Para peserta dibekali dengan wawasan kepemimpinan, keberanian mengambil inisiatif, serta pentingnya kolaborasi untuk perubahan nyata. Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Pemkab Lampung Selatan, Achmad Herry, yang hadir mewakili Bupati Lampung Selatan, menyampaikan bahwa pemuda adalah aset pembangunan yang sarat energi, kreativitas, dan idealisme. “Kalian bukan hanya peserta, tetapi pionir. Pemuda pelopor adalah mereka yang berani berpikir besar, bertindak nyata, dan membawa perubahan dari desa untuk Lampung Selatan,” tegasnya.

Ia juga memberikan tiga pesan penting kepada peserta: kuasai teknologi tanpa melupakan kearifan lokal, jangan takut gagal dan terus mencoba, serta memastikan setiap program memiliki keberlanjutan dan dampak nyata.

Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Kabupaten Lampung Selatan, Abidin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sistematis dalam membentuk karakter pemuda desa sebagai agen perubahan. “Tujuannya jelas, membentuk karakter dan mental pemuda-pemudi desa agar tumbuh menjadi pelopor di bidangnya,” ujar Abidin.

Selama dua hari kegiatan sosialisasi, peserta diharapkan memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperoleh bekal untuk menghadapi tantangan masa depan. (Nsy/*/red)

Bupati Lampung Selatan Egi Fun Run Dengan didampingi Dandim 0421 Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Embusan angin laut dan sinar matahari pagi menyambut langkah penuh semangat dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang didampingi Dandim 0421/LS Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, dalam kegiatan fun run menyusuri pesisir wisata Kalianda menuju kawasan Senaya Beach, pada Sabtu pagi (2/8/2025).

Start dimulai dari rumah dnas bupati. Rombongan bergerak santai namun penuh energi dan keakraban, menempuh rute sejauh lima kilometer yang menyuguhkan panorama khas pesisir selatan: hamparan laut biru di satu sisi, pepohonan hijau di sisi lainnya, dengan latar belakang Gunung Rajabasa yang menjulang tenang.

Lebih dari sekadar olahraga pagi, kegiatan ini mencerminkan sinergi dan kekompakan antara unsur pimpinan sipil dan militer di Lampung Selatan. Sebuah langkah kecil namun bermakna dalam membangun kebersamaan untuk kemajuan daerah. Ajak Warga Ramaikan Krakatau Beach Run 2025

Dalam suasana akrab dan energik, Bupati Egi juga memanfaatkan momentum ini untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar ikut ambil bagian dalam Krakatau Beach Run 2025, sebuah event olahraga berskala besar yang akan digelar pada 24 Agustus 2025 di Kalianda. “Saya, Radityo Egi Pratama, mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemuda dan pecinta olahraga untuk ikut serta dan meramaikan Krakatau Beach Run 2025. Mari kita jadikan olahraga sebagai gaya hidup dan sarana promosi wisata daerah,” ucapnya.

Krakatau Beach Run bukan hanya ajang lari, tapi juga bagian dari promosi keindahan alam Kalianda. Pesisir pantai yang eksotis, suasana yang ramah, dan udara yang bersih menjadikan momen ini tak boleh dilewatkan. “Segera daftarkan diri Anda. Ajak keluarga, sahabat, dan komunitas. Mari berlari sambil menikmati keindahan alam Kalianda,” imbuh Bupati Egi.

Setelah lari pagi, kegiatan dilanjutkan dengan tenis bersama di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, tapi juga tentang teladan gaya hidup sehat dan semangat membaur dengan masyarakat.

Kegiatan ini menegaskan nilai-nilai kepemimpinan aktif, terbuka, dan menginspirasi, sejalan dengan visi mewujudkan Lampung Selatan yang Maju dan Berdaya Saing. (Nsy-Kmf/*/red)

LBH Pandawa 12 Apresiasi Sikap Progresif Kajari Lampung Selatan Dalam Pemberantasan Korupsi

0

KALIANDA, (Ltc):

Ketua LBH Pandawa 12 Burhanuddin S.H.I., M.Pd.,  menilai langkah cepat dan progresif Kejari Lampung Selatan dalam menangani perkara korupsi patut diapresiasi oleh masyarakat.

Menurutnya, penindakan hukum yang ditunjukkan sejak pergantian kepemimpinan di Kejari menjadi sinyal positif bagi masa depan Lampung Selatan yang bersih dari praktik rasuah. “Gebrakan ini adalah bukti nyata komitmen Kejari Lampung Selatan dalam memberantas korupsi. Masyarakat layak memberikan dukungan penuh agar penegakan hukum berjalan tegas dan tidak tebang pilih,” ujar Burhanuddin, pada Rabu (31/7/2025).

Seperti diketahui, Kejari Lampung Selatan baru-baru ini mengembangkan penyidikan dugaan korupsi dana di PT Lampung Selatan Maju, dan dikabarkan telah mengantongi nama tambahan yang diduga kuat sebagai calon tersangka.

Burhanuddin menambahkan, langkah Kejari selaras dengan harapan pemerintah pusat maupun daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ia pun meyakini bahwa kepala daerah, baik bupati maupun wakil bupati Lampung Selatan, mendukung penuh upaya Kejari untuk menuntaskan perkara-perkara korupsi di wilayahnya. “LBH Pandawa 12 akan terus mengawal proses hukum ini. Kami percaya, kinerja seperti ini bisa mendorong kepercayaan publik dan memperkuat supremasi hukum di daerah,” lanjutnya.

Sebagai organisasi bantuan hukum yang aktif dalam isu-isu kerakyatan dan pengawasan kebijakan publik, LBH Pandawa 12 menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis terdepan dalam mendukung penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

Publik kini menanti keberlanjutan penanganan kasus-kasus korupsi lainnya, dengan harapan penegakan hukum tidak hanya tajam ke bawah, tetapi juga berani menyasar ke seluruh lapisan tanpa pandang bulu. (*/Red)