Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 24

REI Propinsi Lampung Beraudensi Dengan Bupati Lampung Selatan Egi

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Lampung, di ruang kerjanya, pada Senin (13/10/2025).

Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan REI dalam mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah per tahun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua DPD REI Lampung, Yuliana Gunawan, menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program nasional yang digagas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. “Program ini difokuskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dan kami berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat mendukung pelaksanaannya di daerah ini,” ujar Yuliana.

Selain itu, REI akan menyerahkan bantuan sebanyak lima unit rumah kepada Pemkab Lampung Selatan. Rumah-rumah ini merupakan bagian dari program bedah rumah sebagai wujud kepedulian sosial REI terhadap masyarakat kurang mampu. “Selain bantuan rumah, kami juga ingin mengajak Pemerintah Daerah melakukan penghijauan melalui penanaman pohon. Kami berharap kolaborasi dapat diperluas ke pembangunan perumahan bersubsidi, khususnya bagi MBR di Lampung Selatan,” tambah Yuliana.

Bupati Radityo Egi Pratama menyambut baik inisiatif REI dan menegaskan kesiapan Pemkab untuk bekerja sama. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam pengembangan kawasan hunian dan pariwisata yang selaras dengan city branding Agro Eduwisata yang tengah digalakkan pemerintah daerah. “REI dapat turut berkontribusi dalam pembangunan kawasan perumahan dan kompleks villa di Kalianda, yang memiliki potensi wisata besar. Tentunya kawasan ini harus dilengkapi dengan amenitas yang menarik bagi wisatawan,” jelas Bupati Egi.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, peredaran uang di masyarakat akan naik. Selain itu, kolaborasi ini akan menciptakan lapangan kerja baru, menurunkan tingkat pengangguran, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Egi. (lmhr-Kmf/*)

Sekda Lamsel Supriyanto Terima Perkumpulan Paluma Nusantara

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menerima audiensi dari Perkumpulan Paluma Nusantara untuk membahas pelaksanaan Program Go Green Pro 2025–2028, di ruang rapat Sekda, pada Senin (13/10/2025).

Pertemuan ini bertujuan memperkenalkan dua program utama Paluma Nusantara di wilayah tersebut dan menjajaki kerja sama lintas program dengan pemerintah daerah.

Program yang diperkenalkan antara lain Pioneer for Green Future: Green Income Prospects for Marginalized Youth atau Go Green Pro, yang didanai ASB-BMZ Jerman.

Dan yang kedua yakni Strengthening Partnership for Community Resilience in Indonesia and Timor Leste (SPRINT), didukung Asian Disaster Preparedness Centre (ADPC).

Kedua program tersebut menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan ketangguhan komunitas.

Dalam arahannya, Sekda Supriyanto memberikan apresiasi atas kontribusi nyata Paluma Nusantara. “Saya ucapkan terima kasih atas kepedulian terhadap masyarakat Lampung Selatan. Dari inisiatif hingga pendanaan, semuanya tidak membebani daerah. Kami menyambut baik kegiatan yang akan diadakan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Sekda Supriyanto juga menekankan keselarasan program ini dengan target pembangunan nasional, khususnya pada sektor lingkungan dan ekonomi hijau berkelanjutan.

Ia mendorong dokumentasi kegiatan dilakukan secara berkala agar hasilnya lebih terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat. Sementara, Nanang Priyatna dari Paluma Nusantara menjelaskan, lembaga non-profit ini berdiri sejak 1998 di Jakarta dan kini berfokus di Yogyakarta serta beberapa daerah lain termasuk Lampung Selatan. “Paluma Nusantara bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, penguatan perempuan, perlindungan anak, pelestarian lingkungan, dan pengembangan usaha mikro serta agribisnis,” jelas Nanang Priyatna.

Program SPRINT Phase II telah berjalan sejak Juni 2025 dan akan berlangsung hingga Januari 2027, di Desa Rajabasa dan Desa Canti, Kecamatan Rajabasa.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan masyarakat dalam pengurangan risiko bencana dan ketangguhan komunitas. Sementara itu, Go Green Pro menargetkan pembukaan peluang usaha hijau bagi kaum muda melalui pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis, dan strategi pemasaran berbasis e-commerce.

Menutup audiensi, Sekda Supriyanto bersama jajaran kepala perangkat daerah menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bersinergi dan mendukung penuh pelaksanaan program Paluma Nusantara. (Gil-Kmf/*/red)

MABICAP Gerakan Pramuka Lampung Selatan Bupati EGI Lepas Kontingen Gambore Daerah Pramuka Penggalang Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Lampung Selatan secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Selatan yang akan mengikuti Jambore Daerah Pramuka Penggalang Kwarda Lampung Tahun 2025.

Acara pelepasan berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, dengan suasana penuh semangat dan kebanggaan, pada Senin (13/10/2025).

Tahun ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Selatan mencatat sejarah dengan mengirimkan kontingen terbesar sepanjang keikutsertaan di ajang Jambore Daerah.

Dalam arahannya, Bupati Egi menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Jambore bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi momentum penting membangun karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda. Ia menyebut, Gerakan Pramuka merupakan “sekolah kehidupan” yang menanamkan nilai tanggung jawab, gotong royong, serta cinta tanah air. “Saya berdiri di hadapan kalian bukan sekadar memberi sambutan, tapi untuk menyalakan semangat. Di hadapan saya ada wajah-wajah muda yang akan membawa nama Lampung Selatan menjadi lebih maju,” ujar Bupati Egi penuh semangat.

Lebih lanjut, Egi mengingatkan pentingnya adaptasi Pramuka dengan perkembangan zaman, terutama di era digital. Menurutnya, Pramuka modern tidak cukup hanya tangguh di alam, tetapi juga harus kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi. “Menjadi Pramuka bukan hanya pandai menyalakan api unggun di hutan, tapi juga mampu menyalakan api semangat dan kreativitas di dunia digital,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi juga menyinggung filosofi semangat kerja Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang tertuang dalam tagline “Bismillah BISA.” Ia menjelaskan, kata Bismillah mengandung makna niat tulus, integritas dan doa dalam setiap langkah, sedangkan BISA merupakan akronim dari Berkolaborasi, Inisiatif, Sehat, dan Adaptif.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pegangan moral dan semangat perjuangan para anggota Pramuka Lampung Selatan dalam setiap kegiatan dan pengabdian. “Saya ingin adik-adik menjadi insan perubahan agar Kabupaten Lampung Selatan ini bisa kita jadikan kabupaten yang maju,” pesan Bupati Egi.

Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Selatan, Sukadi, menyampaikan bahwa jumlah peserta yang diberangkatkan tahun ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Lampung Selatan dalam Jambore Daerah. “Biasanya kami hanya mengirim satu regu putra dan satu regu putri, masing-masing delapan orang. Namun tahun ini, Lampung Selatan memberangkatkan lima regu putra dan lima regu putri,” jelas Sukadi dalam laporannya.

Adapun total kontingen yang dilepas berjumlah 91 orang, terdiri atas peserta, pembina, dan pendamping. Kegiatan Jambore Daerah ini juga menjadi ajang pemanasan bagi para anggota Pramuka Lampung Selatan menjelang Jambore Nasional Tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap, melalui keikutsertaan dalam Jambore Daerah 2025 ini, para Pramuka Lampung Selatan dapat menumbuhkan semangat kemandirian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat serta bangsa. (Nsy-Kmf/*/red)

Lapas Kalianda Gelar Razia Blok Libatkan Polri dan TNI, Validasikan Lapas Kondusif

0

KALIANDA, (Ltc):

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda melaksanakan kegiatan Razia Blok pada Sabtu dini hari, (11/10/2025), pukul 00.20 WIB.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Lapas Kalianda, TNI, dan Polri sebagai upaya deteksi dini serta pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kalianda.

Razia dilakukan di beberapa blok dan kamar hunian, yakni:

Blok A: Kamar 2, 6, dan 8

Blok B: Kamar 2, 3, dan 7

Blok C: Kamar 3, 4, dan 6

Pelaksanaan razia melibatkan Kepala KPLP, Kasi Kamtib, Kasi Binadik, Kasubsi Kemanan, Kasubsi Portatib, Staf KPLP, Staf Kamtib, Regu Pengamanan, serta personel TNI dan Polri.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian seperti parfum, korek api, gunting kuku, kartu remi, mangkok, gelas beling, kaca, alat cukur jenggot, jarum, sikat gigi, sendok, hanger, dan paku.

“Pelaksanaan kegiatan razia merupakan langkah preventif demi memastikan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas tetap terjaga,” ucap Kalapas Kalianda Beni Nurrahman. “Kami akan terus melakukan kegiatan seperti ini secara rutin dan berkala dengan melibatkan TNI dan Polri,” tandasnya.

Selama kegiatan berlangsung yang dilakukan secara humanis oleh Tim, situasi di dalam Lapas terpantau aman, tertib, dan kondusif. (HumasPaskal/*/red)

Pria Tewas Dianiaya Menggunakan Gancu, Pelaku Diringkus Polisi

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Aksi penganiayaan berat terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (11/10/2025) dini hari.

Seorang pria bernama Reja Agus Saputra meninggal dunia setelah mengalami luka parah di bagian kepala akibat dianiaya menggunakan gancu (alat pertanian logam).

Kapolsek Jati Agung IPTU Rudy Prawira, mengatakan, pelaku penganiayaan diketahui bernama SU alias Sudrun alias Gondrong (42), warga Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pelaku berhasil ditangkap polisi beberapa jam setelah kejadian. “Pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah warga yang berjarak sekitar 800 meter dari lokasi kejadian.

Namun berkat gerak cepat, tim gabungan Polsek Jati Agung dan Krimum Polda Lampung berhasil mengamankannya bersama barang bukti berupa satu buah gancu,” ungkap Kapolsek, Sabtu (11/10/2025).

Kejadian berawal sekitar pukul 04.30 WIB, ketika pelaku Sugiyanto datang ke pos keamanan dan meminta tolong kepada saksi seorang petugas keamanan, sambil membawa gancu. Pelaku mengaku bahwa ibunya telah dianiaya oleh korban Reja Agus Saputra.

Saksi Imam kemudian menuju rumah pelaku untuk memeriksa kebenaran laporan tersebut. Namun sesampainya di lokasi, pelaku justru tidak berada di rumah. Dari keterangan ibu pelaku dan warga sekitar, diketahui benar bahwa korban sempat mencekik ibu pelaku.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 04.45 WIB, warga menemukan korban Reja Agus Saputra terkapar dengan luka di bagian kepala di depan rumah salah satu warga Bernama. Korban kemudian dibawa oleh keluarganya ke RS Airan, namun nyawanya tidak tertolong. “Pelaku kami amankan sekitar pukul 18.30 WIB tanpa perlawanan. Barang bukti berupa gancu yang digunakan pelaku juga berhasil ditemukan di semak-semak dekat TKP,” ujar Kapolsek.

Barang Bukti yang Disita 1 (satu) buah gancu (alat besi bertangkai kayu) milik pelaku, 1 (satu) buah kaos warna hitam milik korban dan 1 (satu) celana warna hitam milik korban.
Pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Jati Agung dan dijerat Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia. “Kami masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian ini. Namun dari keterangan awal, pelaku melakukan penganiayaan karena emosi setelah mengetahui ibunya dianiaya korban,” pungkas IPTU Rudy Prawira.(HMS Polres/*/red)

Di HUT 62 Desa Bali Agung, Pemkab Lamsel terus dorong Pembangunan Berbasis desa yang berbudaya & berdaya Saing

0

PALAS, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong pembangunan berbasis desa yang berdaya saing dan berbudaya. Hal tersebut tercermin dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Desa Bali Agung, Kecamatan Palas, yang berlangsung semarak pada Jumat (10/10/2025).

Mengusung tema “Dengan Seni Budaya Bangsa Kuat, Negara Hebat, Desa Bermartabat,” peringatan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai budaya, serta meneguhkan tekad membangun desa yang maju dan bermartabat di tengah arus modernisasi.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Bali Agung tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, bersama jajaran pemerintah kecamatan dan aparatur desa, serta diikuti antusias oleh masyarakat dengan semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Wabup Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Bali Agung dalam menjaga keharmonisan dan gotong royong sebagai wujud nyata dari pembangunan berbasis kebersamaan.

“Pembangunan daerah yang kuat berawal dari desa yang mandiri dan sejahtera. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan desa melalui penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan infrastruktur, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda,” ujar Wabup Syaiful.

Ia menambahkan, Kecamatan Palas merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kolaborasi masyarakat yang tinggi. Hal itu terlihat dari partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan, mengembangkan potensi pertanian, hingga mulai beradaptasi dengan era digital melalui pelayanan publik berbasis teknologi di tingkat desa.

Lebih lanjut, Wabup Syaiful mengingatkan pentingnya menjaga kearifan lokal sebagai warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat. Nilai-nilai seperti gotong royong, sopan santun, dan solidaritas sosial disebutnya sebagai kekuatan utama dalam memperkuat ketahanan sosial dan membangun karakter bangsa.

“Peringatan HUT ke-62 Desa Bali Agung ini diharapkan menjadi momentum untuk meneguhkan tekad bersama dalam membangun desa yang lebih maju, masyarakat yang lebih sejahtera, serta kehidupan yang lebih bermartabat,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan HUT yang kental dengan harmonisasi antara budaya Lampung dan Bali ini menjadi simbol kerukunan, persaudaraan, serta semangat gotong royong dalam membangun Lampung Selatan yang lebih baik. (Nsy-Kmf)

Bersama TNI, Damkarmat Lamsel terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana kebakaran

0

KALIANDA, (Ltc):

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana kebakaran.

Salah satunya melalui kegiatan pelatihan dan simulasi pemadaman kebakaran yang digelar bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/Lampung Selatan di Aula Parikesit Kodim 0421/LS, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian sebagai narasumber dan diikuti jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) se-Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam paparannya, Sefri menjelaskan bahwa peran Dinas Damkarmat tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai tugas penyelamatan non-kebakaran yang semakin berkembang seiring kebutuhan masyarakat.

“Secara garis besar, tugas Damkar meliputi enam poin utama, yakni evakuasi sarang tawon, penanganan pohon tumbang, kecelakaan lalu lintas, percobaan bunuh diri, evakuasi korban terjatuh di sumur, dan korban hanyut,” terang Sefri.

Namun, ia menambahkan, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat, cakupan tugas Damkarmat kini semakin luas.

“Banyak permintaan tambahan dari masyarakat seperti evakuasi ular dan lainnya. Ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan,” ujarnya.

Selain itu, Sefri menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap prioritas kendaraan damkar di jalan raya.

Ia menegaskan bahwa kendaraan damkar merupakan kendaraan prioritas sebagaimana diatur dalam undang-undang, namun di lapangan masih kerap dihadang masyarakat.

“Kendaraan damkar harus mendapat prioritas penuh. Dalam kondisi darurat, keselamatan jiwa manusia menjadi yang utama,” tegasnya.

Sefri juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran sampah atau bahan mudah terbakar lainnya.

“Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Pencegahan adalah langkah terbaik. Kami bersama unsur TNI, Polri, dan kecamatan terus memberikan edukasi agar kebakaran bisa dicegah sejak dini,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Sefri turut menyinggung keterbatasan jumlah personel Damkarmat Lampung Selatan yang saat ini hanya berjumlah 52 orang. Oleh karena itu, kolaborasi dengan unsur TNI menjadi sangat penting, terutama ketika menghadapi kebakaran besar yang membutuhkan tenaga tambahan di lapangan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan TNI sangat diperlukan agar penanganan darurat bisa lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Kegiatan diakhiri dengan simulasi penggunaan kendaraan dan peralatan pemadam kebakaran. Melalui pelatihan ini, diharapkan personel TNI dapat memahami prosedur penanganan darurat dan siap membantu ketika dibutuhkan.

“Setelah ini dilakukan praktik penggunaan kendaraan damkar. Teman-teman TNI juga harus tahu prosedurnya, supaya bila terjadi kebakaran besar, kita bisa saling mendukung,” kata Sefri. (lmhr-Kmf)

Asisten Deputi Komenko bidang Pangan RI Tinjau Langsung Pembangunan Kampung Nelayan MP di Ketapang

0

KETAPANG, (Ltc):

Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Yogi Yanuar, meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis (9/10/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kemenko Pangan, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, untuk memantau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi di Provinsi Lampung.

Di Kabupaten Lampung Selatan, terdapat dua titik yang akan dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

“Hari ini kami melakukan peninjauan langsung di salah satu daerah prioritas, yaitu Desa Ketapang. Ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden yang harus kita dukung bersama,” ujar Yogi Yanuar di sela kunjungan.

Menurut Yogi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Kemenko Bidang Pangan berperan dalam sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian program, sementara pelaksanaan teknis dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Kami juga memastikan agar program ini tidak hanya sukses secara pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi pengelolaan setelah rampung,” tegas Yogi. Yogi menyampaikan bahwa keberlanjutan pengelolaan fasilitas nantinya akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih, yang telah menyiapkan rencana pengelolaan dan pelibatan anggota koperasi.

“Alhamdulillah, mereka sudah memiliki rencana ke depan dan siap mengelola fasilitas yang ada. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para anggota koperasi dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Khusus di Desa Ketapang, kontraktor pelaksana PT Adi Karya mengalokasikan sekitar Rp15 miliar lebih untuk membangun 19 bangunan dan 25 item pekerjaan. Saat ini, progres proyek dilaporkan telah melampaui target, dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Dana tersebut digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas, diantaranya Pasar Ikan, Bale Nelayan, Sentra Kuliner, Kios Waserda, Gudang Beku, Pabrik Es, Docking Perahu, Bengkel Nelayan, Shelter Cold Box, Shelter Pendaratan Ikan, hingga Bangunan Eksisting.

Yogi menegaskan pentingnya pengawasan bersama agar pembangunan berjalan sesuai rencana. “Kami berharap proyek ini selesai tepat waktu dan tepat mutu, serta nantinya benar-benar termanfaatkan dan membawa maslahat bagi masyarakat, khususnya nelayan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Derni, Kepala Dinas Perikanan Lampung Selatan Dwi Jatmiko, dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Lampung Selatan Aryantoni. (dul/*/red)

Dispora Lamsel Sedang Siapkan Pelaksanaan Bupati Cup 2025

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) tengah mempersiapkan pelaksanaan Bupati Cup 2025, yang akan menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory, mengungkapkan bahwa turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2025 di Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, meski lokasi kegiatan masih dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan Tari Sigeh Pengunten, dan jika memungkinkan, juga menampilkan Tari Tuping sebagai bentuk pelestarian budaya lokal,” ujar Yespi usai memimpin rapat persiapan di Kantor Dispora, Kamis (9/10/2025). Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, gelaran Bupati Cup 2025 juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar UMKM, pasar murah, dan donor darah.

“Saya minta dukungan semua pihak, karena ini bukan hanya hajatnya Dispora, tapi hajat kita bersama, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” tambahnya.

Adapun tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan meliputi bola voli, sepak bola, dan tenis. Setiap teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan langsung oleh masing-masing pengurus cabor terkait.

Tak hanya Bupati Cup, semarak HUT ke-69 Lampung Selatan juga akan disertai berbagai kegiatan menarik, diantaranya fun run, turnamen futsal pelajar, voli pantai, hingga atraksi spektakuler jetski dari Jakarta ke Bakauheni yang digadang-gadang akan memecahkan rekor MURI.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap momentum HUT tahun ini tak hanya mempererat semangat olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat dan menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah. (ptm-Kmf/*/red)

HUT Lampung Selatan ke-69 Bakal Heboh, pemecahan Rekor MURI untuk perjalanan jetski dari Jakarta menuju Bakauheni

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 yang akan digelar pada 14 November 2025 mendatang.

Beragam kegiatan inovatif dan atraktif akan mewarnai peringatan tahun ini, salah satunya melalui rencana pemecahan Rekor MURI untuk perjalanan jetski dari Jakarta menuju Bakauheni.

Aksi lintas laut tersebut akan menjadi pembuka spektakuler rangkaian Festival HUT Lampung Selatan 2025, yang dirancang untuk menghadirkan semangat baru dan memperkuat identitas Lampung Selatan sebagai gerbang wisata dan budaya Pulau Sumatra.

Rencana besar tersebut dibahas dalam rapat panitia pelaksana HUT Lampung Selatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (8/10/2025).

Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa perayaan HUT tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.

“Kita ingin HUT Lampung Selatan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tapi menjadi festival besar yang membanggakan daerah. Seperti event di Jember dan Banyuwangi, Lampung Selatan juga harus punya event besar yang dikenal luas,” ujar Zita. Lebih lanjut, Zita menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-69 akan digelar selama enam hari penuh, dengan beragam agenda menarik seperti festival musik, olahraga, pawai budaya, serta bazar UMKM yang akan berlangsung dari sore hingga malam hari.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan perayaan ini. Semua pihak diminta berperan aktif, memanfaatkan potensi dan anggaran yang tersedia secara maksimal, serta mengedepankan semangat gotong royong.

“Kegiatan ini harus menjadi kerja kolaboratif seluruh pihak. Momentum HUT ke-69 ini kita jadikan ajang kreatif dan produktif bagi masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama jajaran kepala perangkat daerah, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriani, serta Ketua DWP Ratna Yanuana, turut hadir dalam rapat tersebut untuk membahas detail teknis pelaksanaan kegiatan.

Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-69, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap perayaan tahun ini dapat menjadi simbol semangat baru masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai daerah yang kreatif, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. (Nsy-Kmf/*/red)