Senin, Juli 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 2

Gelar Nobar Final Piala Dunia di 17 Kecamatan, Pemkab Lampung Selatan Ubah Kemeriahan Jadi Berkah bagi UMKM Lokal

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten  Lampung Selatan menggelar nonton bareng (nobar) partai final Piala Dunia 2026 secara serentak di 17 kecamatan sebagai upaya menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Kegiatan nobar tersebut akan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, mulai pukul 02.00 WIB, saat laga final mempertemukan Spanyol melawan Argentina yang bakal digelar langsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan Pemkab Lampung Selatan telah menyiapkan sejumlah titik strategis dan ruang publik milik pemerintah daerah sebagai lokasi nobar final Piala Dunia 2026. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan dalam suasana yang aman, nyaman, dan meriah.

Hendry menjelaskan, sesuai arahan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, kegiatan nobar tidak hanya menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan sepak bola paling bergengsi di dunia, tetapi juga dimanfaatkan sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM di setiap kecamatan. “Kita akan mengadakan nobar di masing-masing kecamatan. Sesuai arahan Pak Bupati, kita berkolaborasi dengan UMKM lokal di setiap kecamatan untuk menyemarakkan acara,” ujar Hendry Kurniawan, pada Minggu (19/7/2026).

Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat menikmati pertandingan sambil mencicipi beragam kuliner dan produk unggulan UMKM setempat.

Dengan begitu, kegiatan nobar diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.

Adapun lokasi nonton bareng final Piala Dunia 2026 di 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan, sebagai berikut:

Merbau Mataram: Balai Desa Baru Ranji.

Katibung: Halaman Kantor Kecamatan Katibung.

Jati Agung: Balai Desa Jatimulyo.

Palas: Halaman Parkir Pasar Bumidaya.

Rajabasa: Kantor Desa Way Muli.

Tanjung Sari: Halaman Kantor Desa Bangun Sari.

Sidomulyo: Halaman Kantor Kecamatan Sidomulyo.

Natar: Halaman Kantor Kecamatan Natar.

Way Sulan: Halaman Balai Desa Karang Pucung.

Candipuro: Halaman Kantor Kecamatan Candipuro.

Penengahan: Aula Balai Desa Pasuruan.

Bakauheni: Kantor BUMDes Desa Hatta.

Tanjung Bintang: GOR PB Satria Jatibaru.

Kalianda: Lapangan Korpri Kalianda.

Way Panji: Halaman Kantor Desa Sidoharjo.

Ketapang: Desa Pematang Pasir.

Sragi: Balai Desa Sumbersari.

Pemkab Lampung Selatan mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum nobar final Piala Dunia sebagai ajang mempererat kebersamaan sekaligus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM lokal yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan di setiap lokasi nobar agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, nyaman, dan kondusif.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung agar suasana nobar tetap nyaman, tertib, dan Kabupaten Lampung Selatan tetap HELAU,” kata Hendry Kurniawan. (Kmf/*/red)

Partai Golkar Lamsel Kembali Gelar Muscam, PK Sidomulyo Yahya Munir: Saya Siap Kibarkan Panji Partai Golkar di seluruh Pelosok Kecamatan

0

SIDOMULYO, (Ltc):
Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan kembali menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) sekaligus pembentukan kepengurusan Pimpinan Kecamatan (PK) di Kecamatan Sidomulyo periode 2026–2031, pada Minggu (19/7/2026),

Kegiatan berlangsung dengan suasana demokratis, tertib, dan penuh semangat kebersamaan itu dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar Lamsel Hi Agus Sutanto dan dihadiri oleh perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan dan jajaran pengurus DPD, perwakilan pengurus kecamatan, tokoh masyarakat, serta ratusan kader dan simpatisan Partai Golkar.

Di dalam Muscam itu yang berproses melalui mekanisme musyawarah, dengan suasana aman nyaman para peserta yang hadir secara mufakat menetapkan susunan kepengurusan Partai Golkar Kecamatan Sidomulyo periode 2026–2031.

Dalam forum tersebut, memutuskan Yahya Munir dipercaya sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Sidomulyo, didampingi sekretaris, bendahara, dan jajaran pengurus bidang lainnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan, Hi Agus Sutanto ST mengatakan bahwa pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan Desa merupakan bagian dari strategi besar Partai Golkar dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas pelayanan kepada masyarakat. “Muscam ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum untuk memperkuat soliditas, mempererat kebersamaan, dan membangun kepengurusan yang mampu hadir di tengah masyarakat. Saya berharap seluruh pengurus yang telah dipercaya dapat bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga kekompakan, serta menjadikan Partai Golkar sebagai rumah aspirasi masyarakat yang selalu hadir memberikan solusi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ucap Agus.

Menurut Agus, kepengurusan yang baru diharapkan mampu menjalankan roda organisasi secara aktif, memperkuat kaderisasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Partai Golkar yang semakin dicintai dan dipercaya serta mendukung program pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam muwujudkan Lamsel Hijau Elok Lestari Asri dan Unggul (Helau)

Sementara itu, Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Sidomulyo terpilih, Yahya Munir, menyatakan kesiapannya mengemban amanah yang telah diberikan. Ia berkomitmen segera menyusun program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pelayanan sosial, hingga penguatan kaderisasi bagi generasi muda. “Saya siap mengibarkan panji Partai Golkar di Kecamatan Sidomulyo, dan berkomitmen akan kembali membesarkan kiprah Partai seperti masa jaya lalu,” katanya.

Sementara, anggota DPR-RI Dapil 1 Lampung Hi Rycko Menoza SZP yang juga hadir di acara Muscam tersebut mengatakan akan tetap semangat mensuport para pader Partai untuk terus membesarkan partai Golkar, mengembalikan kejayaan partai dengan cara mengajak para tokoh tokoh partai lain yang ingin bergabung ke partai yang sudah lama berkiprah ini. “Saya siap hadir dalam kegiatan sosialisasi apapun di Kabupaten Lampung Selatan ini, saya siap memberikan support kepada seluruh kader agar sama sama membesarkan partai Golkar. Partai kita ini merupakan partai paling lama berkiprah di republik ini, sudah banyak terlihat hasil pembangunannya, banyak wadah wadah di Partai yang bisa dihidupkan/diaktifkan untuk menambah perolehan kursi di DPRD, DPRD Propinsi dan DPR-RI, pokoknya harus semangat, harus terus bisa tampil kemuka agar masyarakat tahu, partai Golkar ini banyak kadernya yang berbobot, dan tidak kaleng Kaleng, terkait itu jangan ragu untuk terus besarkan partai Golkar,” tutupnya.(LTC/*/red)

Putra Desa Merbau Mataram Lolos Akademi Angkatan Laut, Bupati Egi: Bukti Generasi Lampung Selatan Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

0

KALIANDA, (Ltc):

Keberhasilan Faridz Nalla Samudera, putra daerah asal Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram, yang lolos sebagai Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), menjadi bukti bahwa generasi muda Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi dan daya saing untuk meraih prestasi di tingkat nasional.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menerima kunjungan silaturahmi Faridz bersama kedua orang tuanya di rumah dinas bupati, pada Jumat (17/7/2026).

Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Faridz. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Lampung Selatan di tingkat nasional.

“Keberhasilan Faridz menjadi bukti bahwa putra-putri Lampung Selatan memiliki potensi dan daya saing untuk meraih prestasi di tingkat nasional. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, bekerja keras, dan tidak pernah menyerah dalam menggapai cita-cita,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi juga berharap Faridz dapat menjalani pendidikan di Akademi Angkatan Laut dengan penuh semangat, disiplin, dan integritas sebagai bekal menjadi calon perwira TNI Angkatan Laut yang profesional.

“Selamat menempuh pendidikan. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kekuatan dalam setiap proses pendidikan, serta kelak menjadi perwira yang profesional, berintegritas, dan mampu mengabdi dengan penuh dedikasi kepada bangsa dan negara,” lanjutnya.

Sementara itu, Faridz Nalla Samudera menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dengan Bupati Lampung Selatan. Ia juga memohon doa dan dukungan agar dapat menyelesaikan pendidikan di Akademi Angkatan Laut dengan baik serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Lampung Selatan.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut diharapkan semakin memotivasi generasi muda Lampung Selatan untuk terus mengembangkan potensi diri, berani bermimpi besar, serta berprestasi di berbagai bidang sebagai wujud kontribusi nyata bagi daerah, bangsa, dan negara. (Nsy/*/red)

Turun Langsung ke Sekolah di Natar, Bupati Radityo Egi dan Kajati Lampung Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai SOP

0

NATAR, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo Wibowo meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Natar, pada Kamis (16/7/2026).

Peninjauan dilakukan di SD Negeri 1 Candimas, SMP Negeri 1 Natar, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Candimas, Kecamatan Natar.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), tepat sasaran, serta memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan dalam mendukung pemenuhan gizi anak usia sekolah.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan Erma Yusneli, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Suci Wijayanti, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memantau secara menyeluruh proses penyelenggaraan Program MBG, mulai dari pengolahan dan pengemasan makanan di SPPG, kualitas higienitas menu, hingga ketepatan waktu distribusi makanan ke sekolah sebelum diterima para siswa.

Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo mengatakan, Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas menuju Indonesia Emas.

“Kejaksaan bersama pemerintah daerah mendukung penuh program ini sebagai mitra strategis pemerintah. Hari ini kami turun langsung ke sekolah dan SPPG untuk melihat kondisi riil di lapangan, memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP dan tepat sasaran,” ujar Danang.

Menurut Danang, pemantauan tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan yang dilakukan Kejaksaan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Hasil monitoring akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG.

“Kami ingin memastikan program ini berjalan maksimal di seluruh daerah. Karena itu, pemantauan akan dilakukan secara berkala agar setiap kekurangan dapat segera diperbaiki dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Lampung Selatan telah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.

“Secara mayoritas alhamdulillah semuanya sudah berjalan sesuai ketentuan. Memang masih ada beberapa hal yang sifatnya minor dan perlu ditingkatkan oleh pengelola. Itu sudah menjadi catatan kami bersama Kajati, Kajari, dan Ketua DPRD untuk segera ditindaklanjuti,” kata Bupati Egi.

Bupati Egi meminta pengelola SPPG segera menyampaikan hasil evaluasi kepada pihak yayasan sebagai dasar perbaikan layanan. Ia juga mendorong adanya inovasi dan variasi menu dengan mengadopsi praktik-praktik terbaik dari daerah lain agar kualitas Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Lampung Selatan terus meningkat.

Melalui peninjauan tersebut, Pemkab Lampung Selatan bersama Kejaksaan Tinggi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal, sesuai standar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik di Kabupaten Lampung Selatan. (Kmf/*/red)

Bupati Egi Apresiasi Pentas Musik Gelas, Dorong Hiburan Rakyat Jadi Penggerak UMKM Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Kehadiran panggung Pentas Musik Karaoke yang digelar komunitas Go Explore Lampung Selatan (Gelas) di Lapangan Korpri, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis malam (16/7/2026), mendapat apresiasi langsung dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Menurut Bupati Egi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan dampak ekonomi nyata dengan meningkatnya aktivitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Egi menegaskan, Pemkab Lampung Selatan akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang memberikan manfaat luas, khususnya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat pemberdayaan UMKM.

Menurutnya, panggung hiburan rakyat harus menjadi lebih dari sekadar ruang rekreasi. Kegiatan seperti ini juga perlu menjadi stimulus yang mampu menggerakkan sektor ekonomi riil melalui meningkatnya daya beli masyarakat terhadap produk-produk lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar komunitas Gelas atas inisiatifnya menghadirkan ruang hiburan yang produktif bagi masyarakat.

Ia berharap komunitas tersebut dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, sekaligus memperluas ruang pemasaran bagi produk-produk UMKM daerah.

“Saya berharap Pagelaran Musik Karaoke Gelas ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin berkembang dari tahun ke tahun. Semoga kegiatan ini terus menjadi ruang kreatif bagi masyarakat, sekaligus mesin penggerak ekonomi yang nyata bagi UMKM kita,” ujar Bupati Egi.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara penyelenggaraan hiburan musik dengan pemberdayaan pelaku UMKM.

Ia menilai, sinergi tersebut menjadi contoh bagaimana sebuah kegiatan publik dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. “Saya sangat mengapresiasi kehadiran para pelaku UMKM yang ikut meramaikan kegiatan ini. Saya mengajak seluruh masyarakat yang hadir malam ini untuk mampir, berbelanja, dan mendukung produk-produk UMKM kita yang ada di Lapangan Korpri,” kata Egi.

Ia mengatakan, keberpihakan terhadap produk lokal merupakan salah satu langkah nyata dalam menjaga perputaran ekonomi daerah. Semakin banyak masyarakat membeli produk UMKM, semakin besar pula dampak yang dirasakan para pelaku usaha dan keluarganya.

“Dengan membeli produk lokal, kita telah membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Mari kita cintai dan dukung UMKM, tidak hanya di Lapangan Korpri malam ini, tetapi juga di seluruh penjuru Kabupaten Lampung Selatan,” lanjutnya.

Bupati Egi juga menjelaskan bahwa dukungan terhadap UMKM sejalan dengan implementasi Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) yang terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Menurutnya, semangat HELAU dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencintai produk lokal, menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan tertib selama kegiatan berlangsung.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari berdaya saing. (Kmf-Gil/*/red)

Jelang Penilaian Ombudsman 2026, Pemkab Lampung Selatan Perkuat Kualitas Pelayanan Publik di Empat Perangkat Daerah

0

KALIANDA, (Ltc):

Menjelang Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mematangkan kesiapan perangkat daerah guna menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pendampingan dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung terhadap empat perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian, pada Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lampung Selatan itu diikuti RSUD Bob Bazar Kalianda, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Sosial, serta Dinas Pendidikan. Pendampingan tersebut bertujuan memperkuat kesiapan perangkat daerah sekaligus mendorong peningkatan mutu pelayanan publik secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, pendampingan difokuskan untuk memotret kualitas penyelenggaraan pelayanan publik, mengidentifikasi potensi maladministrasi, mendorong penyempurnaan sistem pelayanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pelayanan publik.

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Dodik Hermanto, mengapresiasi komitmen Pemkab Lampung Selatan yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurut Dodik, pendampingan dilakukan untuk menyampaikan berbagai perkembangan terbaru terkait Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 yang perlu dipahami dan segera ditindaklanjuti oleh seluruh perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian.

Ia berharap, melalui komitmen bersama seluruh perangkat daerah, Kabupaten Lampung Selatan mampu meraih hasil terbaik pada penilaian tahun ini.

“Harapan kami, tahun ini Lampung Selatan bisa memperoleh predikat sangat tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi. Semua tentu bergantung pada komitmen Bapak dan Ibu. Jika apa yang kami sampaikan ditindaklanjuti dengan baik, insyaallah hasilnya akan maksimal,” ujar Dodik.

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, mengatakan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja perangkat daerah, khususnya pada aspek pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Edy, penilaian dari Ombudsman tidak semata-mata dipandang sebagai target administratif, melainkan menjadi instrumen evaluasi untuk memastikan pelayanan publik telah berjalan sesuai standar, regulasi, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat. “Penilaian bukan satu-satunya tujuan kita. Yang terpenting adalah bagaimana apa yang kita kerjakan selaras dengan ketentuan yang ada dan benar-benar memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” kata Edy.

Edy juga menegaskan pentingnya komitmen kolektif dari seluruh perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian. Pasalnya, hasil akhir yang diperoleh merupakan akumulasi dari capaian masing-masing perangkat daerah.

“Kita harus sama-sama berkomitmen. Jangan sampai ada perangkat daerah yang nilainya tinggi sementara yang lain rendah, karena hasil penilaian ini merupakan akumulasi. Tujuan kita tentu agar Lampung Selatan menjadi lebih baik,” tegasnya.

Melalui pendampingan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap seluruh perangkat daerah semakin siap menghadapi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 sekaligus menjadikan proses tersebut sebagai momentum untuk terus memperkuat budaya pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Nsy-Kmf/*/red)

Rakorpusda TBC, Lampung Selatan Perkuat Langkah Nyata Menuju Eliminasi Tuberkulosis 2030

0

 


KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC) sebagai salah satu daerah prioritas Nasional.

Komitmen tersebut diperkuat melalui partisipasi dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata Percepatan Eliminasi TBC yang digelar Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan, pada Selasa (14/7/2026).

Rapat koordinasi yang dilaksanakan secara virtual itu diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama jajaran pejabat utama dan kepala perangkat daerah terkait dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menyinergikan kebijakan pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat pencapaian target Indonesia bebas Tuberkulosis (TBC) pada 2030 di 18 provinsi prioritas.

Rakorpusda menghadirkan Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Prima Yosephine, serta Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Elfin Elyas, sebagai narasumber.

Dalam arahannya, Elfin Elyas menegaskan pentingnya pembentukan Desa/Kelurahan Siaga TBC sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan, penemuan kasus, dan pengendalian tuberkulosis di tingkat masyarakat.

Menurut Elfin, desa dan kelurahan yang memiliki komitmen, sumber daya, serta kemampuan dalam mencegah dan menangani TBC secara mandiri akan menjadi kunci keberhasilan eliminasi penyakit tersebut. “Pembentukan Desa/Kelurahan Siaga TBC bukan sekadar membentuk program atau organisasi baru, melainkan membangun kepedulian bersama agar tidak ada lagi masyarakat yang merasa berjuang sendiri menghadapi TBC. Penanggulangan TBC harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu desa dan kelurahan,” ujar Elfin.

Ia menjelaskan, pemerintah desa diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang mendukung upaya eliminasi TBC melalui sosialisasi, skrining, dukungan nutrisi, pendampingan pasien, hingga penyediaan kader aktif yang telah mendapatkan pelatihan.

Selain itu, penguatan layanan kesehatan di tingkat desa juga menjadi perhatian utama, mulai dari penemuan kasus, peningkatan cakupan pengobatan, keberhasilan terapi, investigasi kontak, hingga pelaksanaan terapi pencegahan TBC. Seluruh upaya tersebut perlu didukung evaluasi berkala agar berjalan secara berkelanjutan.

Elfin juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia bebas tuberkulosis. “Keberhasilan kita bukan diukur dari banyaknya rapat atau program yang dilaksanakan, tetapi dari semakin sedikitnya keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat TBC dan semakin banyak pasien yang berhasil sembuh,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyatakan komitmennya untuk terus mempercepat eliminasi TBC melalui sinergi bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, serta seluruh perangkat daerah sesuai kewenangan dan sumber daya yang dimiliki.

Sebagai salah satu wilayah prioritas penanggulangan TBC, Lampung Selatan akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan peran pemerintah desa dan kelurahan, serta mengoptimalkan berbagai program pencegahan, penemuan kasus, pendampingan pasien, hingga pengobatan secara berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan tercapainya target nasional eliminasi Tuberkulosis pada 2030 sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan. (Kmf-lmhr)

Sekda Supriyanto: Lomba Desa HELAU Bukan Soal Dokumen, tetapi Membangun Budaya Hijau, Aman, dan Unggul di Masyarakat

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menegaskan bahwa pelaksanaan Lomba Desa HELAU Tahun 2026 tidak boleh dimaknai sebatas pemenuhan dokumen administrasi.

Lebih dari itu, lomba tersebut harus menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) sebagai budaya yang tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Supriyanto saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Senin (13/7/2026).

Dalam arahannya, Supriyanto meminta seluruh camat agar terus mengawal implementasi nilai-nilai HELAU di wilayah masing-masing, meskipun tahapan pengisian dokumen lomba telah selesai.

Menurutnya, keberhasilan Lomba Desa HELAU tidak diukur dari kelengkapan administrasi semata, tetapi dari sejauh mana semangat HELAU mampu membentuk perilaku dan kebiasaan positif di tengah masyarakat. “Saya tidak bosan-bosan mengingatkan bahwa selesainya pengisian dokumen bukan berarti tahapan Lomba Desa HELAU juga selesai. Yang lebih penting adalah memastikan semangat dan nilai-nilai HELAU benar-benar diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Supriyanto.

Untuk memperkuat upaya tersebut, Supriyanto juga menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan agar terus menghadirkan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai konten kreatif di media sosial.

Ia meminta konten yang diproduksi berupa video-video pendek yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami masyarakat, dengan mengangkat contoh perilaku positif maupun kebiasaan yang masih perlu diperbaiki. “Seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan, serta berbagai bentuk edukasi yang mendukung terwujudnya budaya HELAU,” kata Supriyanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lampung Selatan, Erdiyansyah, melaporkan bahwa pelaksanaan Lomba Desa HELAU Tahun 2026 secara resmi telah ditutup pada 7 Juli 2026 dengan tingkat partisipasi mencapai 100 persen dari seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Lampung Selatan.

Erdiyansyah menyampaikan, tingkat keterisian seluruh indikator penilaian yang terdiri atas 55 bobot mencapai sekitar 94 persen. Adapun proses pengiriman (submit) dokumen telah mencapai 99 persen. Hanya satu desa, yakni Desa Sinar Palembang, Kecamatan Candipuro, yang belum dapat menyelesaikan proses pengiriman dokumen akibat kendala teknis. “Pada bulan Juli ini, panitia akan memasuki tahapan verifikasi terhadap seluruh dokumen pendukung yang telah diunggah peserta. Dari hasil verifikasi tersebut akan dipilih 40 desa terbaik, kemudian diseleksi kembali menjadi 10 besar,” jelas Erdiyansyah.

Selanjutnya, pada awal Agustus 2026, tim penilai akan melaksanakan verifikasi lapangan untuk menentukan lima desa terbaik atau best of the best. Kelima desa tersebut kemudian mengikuti tahapan pemaparan di tingkat kabupaten yang akan dinilai oleh tim akademisi bersama tim penilai terkait guna menentukan pemenang Lomba Desa HELAU Tahun 2026.

Melalui pelaksanaan Lomba Desa HELAU, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap semangat Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul tidak berhenti sebagai indikator penilaian, melainkan menjadi budaya bersama yang mampu mendorong terwujudnya desa-desa yang semakin maju, tertib, bersih, aman, dan berdaya saing. (Kmf-lmhr/*/red)

Pemkab Lampung Selatan Matangkan HUT ke-81 RI di Menara Siger, Gema Klakson Serentak Akan Menggema dari Beranda Pulau Sumatra

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Berbagai aspek teknis dan koordinasi lintas instansi dipersiapkan sejak dini guna memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang kembali dipusatkan di Menara Siger berlangsung khidmat, lancar, dan berkesan.

Kesiapan tersebut menjadi pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan Pemkab Lampung Selatan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Senin (13/7/2026).

Dalam arahannya, Supriyanto meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait segera mengoptimalkan koordinasi mengingat waktu pelaksanaan tinggal sekitar satu bulan lagi. Seluruh tahapan persiapan, mulai dari aspek teknis hingga dukungan lintas sektor, diminta segera dituntaskan.

Menurutnya, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola Menara Siger sebagai lokasi utama pelaksanaan upacara, harus dilakukan sedini mungkin agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. “Saya minta seluruh persiapan dimatangkan sejak sekarang, termasuk komunikasi dengan pengelola Menara Siger karena lokasi tersebut kembali akan digunakan pada momen peringatan HUT RI,” ujar Supriyanto.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lampung Selatan, Martoni Sani, menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-81 RI tahun ini akan menghadirkan konsep yang berbeda melalui kolaborasi bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni.

Pada detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tepat pukul 10.00 WIB, seluruh kapal penyeberangan serta kendaraan roda dua dan roda empat di kawasan Pelabuhan Bakauheni hingga Bandar Bakau Jaya (BBJ) akan membunyikan klakson secara serentak sebagai simbol semangat kebangsaan dari gerbang Pulau Sumatra.

Menurut Martoni, konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan nuansa peringatan kemerdekaan yang lebih kuat sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Lampung Selatan sebagai pintu gerbang Pulau Sumatra. “Jika tahun lalu kita mengangkat potensi wisata sebagai daya tarik, tahun ini kita ingin membangun momentum yang lebih kuat melalui gema peringatan kemerdekaan dari beranda Pulau Sumatra. Kegiatan ini akan dilaksanakan berkolaborasi dengan ASDP sehingga pada detik-detik Proklamasi seluruh kapal dan kendaraan membunyikan klakson secara serentak,” kata Martoni.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan akan diselaraskan dengan pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI di tingkat nasional. Setelah upacara selesai, peringatan akan dilanjutkan dengan penampilan tari massal sebagai bentuk pelestarian seni budaya daerah sekaligus memperkuat semangat persatuan.

Untuk pelaksanaan di tingkat kecamatan, upacara tetap digelar di wilayah masing-masing. Namun, Kecamatan Bakauheni akan mengikuti upacara terpusat di kawasan Menara Siger bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Selain itu, setiap desa juga diminta mengirimkan enam orang peserta yang mengenakan pakaian adat Nusantara untuk mengikuti upacara tingkat kabupaten. Kehadiran para peserta dengan beragam busana adat diharapkan menjadi simbol keberagaman, persatuan, sekaligus memperkuat makna peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (Kmf-lmhr/*/red)

TP PKK Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose, 4.626 Anak Tuntaskan Imunisasi Kejar Capaian/Prestasi

0

KALIANDA, (Ltc):

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, TP PKK Lampung Selatan meraih Penghargaan Imunisasi Zero Dose (IZD) pada Puncak Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Rheny Apriyani Syaiful Anwar, yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi G. Sadikin, bersama Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (11/7/2026).

Penghargaan nasional itu menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan aktif TP PKK Kabupaten Lampung Selatan dalam mempercepat penurunan jumlah anak zero dose atau anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penguatan kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan TP PKK dalam meningkatkan cakupan imunisasi sepanjang 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Devi Arminanto, menjelaskan, Lampung Selatan merupakan salah satu daerah yang ditunjuk sebagai pilot project nasional dalam upaya percepatan penurunan jumlah anak zero dose.

Dalam pelaksanaannya, hingga Mei 2026, Kabupaten Lampung Selatan berhasil menuntaskan imunisasi kejar terhadap 4.626 anak atau mencapai 99,9 persen dari target sasaran. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Lampung Selatan sebagai salah satu daerah dengan tingkat keberhasilan tertinggi di Indonesia. “Dalam pelaksanaannya, Lampung Selatan dinyatakan berhasil menurunkan jumlah anak zero dose sesuai target TP PKK Pusat dan Kementerian Kesehatan,” kata Devi Arminanto.

Menurut Devi, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, hingga seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan imunisasi di lapangan.

Ia pun menyampaikan rasa syukur dan bangga atas apresiasi nasional yang berhasil diraih Lampung Selatan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan anak. “Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak yang terlibat,” ujar Devi Arminanto.

Sementara itu, Puncak Peringatan ke-54 HKG PKK Tahun 2026 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi G. Sadikin, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifah Fauzi.

Acara tersebut turut dihadiri Pelindung TP PKK, Selvi Gibran Rakabuming, Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, serta para Ketua TP PKK provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. (Kmf/*/red)