Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 19

Wakil Bupati M Syaiful Anwar Terima Kunker Ketua MPR-RI

0

KALIANDA, (Ltc):

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis (25/9/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Dinas Wakil Bupati itu tidak hanya sebatas Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil), tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bumi Khagom Mufakat.

Muzani menekankan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang perlu terus diperkuat agar lebih berdaya saing. Kehadirannya di Lampung Selatan diharapkan dapat menjadi momentum bagi pengembangan UMKM lokal sehingga mampu berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, serta anggota DPRD Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi Gerindra. Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua MPR RI yang menurutnya membawa semangat baru bagi pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Ia menegaskan, sektor UMKM di Lampung Selatan terbukti mampu bertahan di tengah tantangan global, meski masih menghadapi persoalan klasik seperti keterbatasan permodalan, akses digital, hingga rendahnya daya saing produk. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Karena itu Pemkab Lampung Selatan terus menghadirkan program-program unggulan untuk mendukung pertumbuhan sektor ini,” ujar Wabup Syaiful.

Salah satu program yang tengah dikembangkan adalah Agro Eduwisata, yang memadukan pertanian, pendidikan, dan pariwisata. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja baru, sekaligus memberi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. “Melalui Agro Eduwisata, kami ingin menjadikan Lampung Selatan sebagai lumbung pangan sekaligus destinasi wisata edukatif berbasis pertanian. Dengan begitu, UMKM juga akan mendapatkan dampak positif dari pengembangan produk hilirisasi pertanian,” jelas Syaiful.

Syaiful berharap kehadiran Ketua MPR RI dapat membawa dukungan kebijakan nyata bagi UMKM, baik dari sisi regulasi maupun akses pengembangan pasar. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Nsy-Kmf/*/red)

30 Karyawan dari 30 Perusahaan di Lampung Selatan Ikuti Bimtek

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Kegiatan ini berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Kamis (25/9/2025).

Sebanyak 30 peserta dari 30 perusahaan di wilayah bumi Khagom Mufakat mengikuti bimtek yang menghadirkan narasumber dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Sariyo, S.Sos.

Forum ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong terciptanya hubungan industrial yang sehat dan kondusif.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lampung Selatan, Badruzzaman, mengungkapkan bahwa hingga September 2025 pihaknya masih menangani mediasi di 20 perusahaan. Sebagian besar kasus muncul lantaran belum adanya PP dan PKB yang bisa dijadikan dasar hukum bersama. “Penyusunan PP dan PKB sangat penting untuk memberikan kepastian hukum, meminimalkan perselisihan hubungan industrial, serta menciptakan hubungan kerja yang harmonis dan produktif,” jelas Badruzzaman.

Ia menegaskan, kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan tidak hanya menghindarkan konflik, tetapi juga meningkatkan daya tarik investasi. “Kalau suasana kondusif, orang akan senang berinvestasi di Lampung Selatan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya bimtek yang memasuki tahun kedua. Ia berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan maksimal oleh peserta. “Saya harap komunikasi bisa lebih aktif lagi. Kita buat suasana nyaman, santai, tapi substansinya tetap. Hubungan yang baik adalah kunci utama keberhasilan perusahaan,” ujarnya.

Supriyanto menambahkan, bimtek ini perlu membahas secara mendalam hak dan kewajiban kedua belah pihak, sehingga dapat menjadi payung hukum yang menjamin keadilan sekaligus mencegah perselisihan. “Iklim kerja yang kondusif akan mendukung terciptanya iklim investasi yang baik di Lampung Selatan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Supriyanto mengaitkan keberhasilan hubungan industrial dengan program unggulan daerah. Ia menyebut konsep Agro Eduwisata sebagai motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Program Agro Eduwisata bukan sekadar wisata, melainkan upaya mengolah potensi daerah untuk menjadi daya tarik investasi dan kunjungan. Dengan konsep ABRI BKW, kita ingin semua tempat bisa jadi tempat wisata,” tutupnya. (ptm-Kmf/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Leading sektor PUPR Rakor persiapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi sekaligus penandatanganan kontrak secara simbolis bersama para penyedia jasa.

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi sekaligus penandatanganan kontrak secara simbolis bersama para penyedia jasa.

Acara yang berlangsung di Grand Elty Krakatoa Resort, Kalianda, pada Rabu (24/9/2025), dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Selatan, Supriyanto, perwakilan aparat kepolisian dan kejaksaan, serta para kontraktor dan konsultan pelaksana.

Sekretaris Dinas PUPR Lampung Selatan, Adolf Chepy Bahuga, menyebut rakor ini menjadi tonggak awal pelaksanaan konstruksi tahun anggaran 2025.

Ia menegaskan pentingnya penyamaan persepsi antara pemerintah daerah dan para penyedia jasa demi kepatuhan kontrak dan keselamatan konstruksi.

“Kegiatan ini bukan hanya simbolis, melainkan upaya membangun komitmen bersama agar pelaksanaan konstruksi berjalan sesuai aturan dan bebas dari permasalahan di lapangan,” jelas Adolf Chepy Bahuga.

Sekda Supriyanto dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan strategis tersebut. Ia menekankan kontrak kerja sebagai dasar hukum yang wajib dipatuhi semua pihak. “Kontrak adalah pedoman kerja kita. Kepatuhan terhadapnya menjadi kunci keberhasilan pembangunan,” tegas Supriyanto.

Ia meminta seluruh kontraktor melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab: tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Pembangunan infrastruktur, katanya, bukan sekadar menghabiskan anggaran, tetapi investasi besar untuk meningkatkan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

Supriyanto juga mengingatkan agar kontraktor mengedepankan integritas dan profesionalisme, serta menghindari praktik yang merugikan masyarakat, seperti mengurangi volume atau menurunkan kualitas material.

“Kehadiran aparat penegak hukum dalam rakor ini, menjadi pengingat bahwa seluruh pekerjaan harus dijalankan secara transparan dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” tambahnya.

Lebih jauh, Supriyanto menyinggung capaian pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar.

Hingga kini, Pemkab Lampung Selatan telah merealisasikan pembangunan dan perbaikan 105 ruas jalan, jaringan sumber daya air, serta 12 unit jembatan yang menghubungkan sentra-sentra ekonomi di berbagai wilayah. “Pembangunan ini bukan hanya membangun fisik, tetapi juga masa depan. Infrastruktur yang baik akan membuka peluang ekonomi baru dan mendorong kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan,” tandasnya.

Melalui momentum rakor dan penandatanganan kontrak konstruksi ini, Pemkab Lampung Selatan berharap seluruh pekerjaan tahun anggaran 2025 dapat berjalan lancar, berkualitas, dan tepat waktu demi terwujudnya Lampung Selatan yang maju dan sejahtera. (Nsy/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Hadir di Acara Klompencapir TVRI Sabah Balau Tanjung Bintang

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Semangat kedaulatan pangan kembali mendapat sorotan saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, hadir dalam acara Bantuan Dukungan Inspirasi Tani (Klompencapir) bersama TVRI yang digelar di Horti Park Lampung, Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Rabu (24/9/2025).

Acara yang dikemas dalam format taping (rekaman) tersebut tidak hanya menjadi ruang inspirasi bagi petani muda, tetapi juga dirangkaikan dengan Kick Off Launching penyaluran beras serentak di seluruh Provinsi Lampung.

Dalam momen itu, Polda Lampung bersama jajaran menyalurkan 413.990 kilogram beras kepada 41.399 penerima manfaat di 15 kabupaten/kota.

Secara nasional, program distribusi beras ini menargetkan penyaluran 3,93 juta ton hingga 31 Desember 2025, dengan realisasi sementara mencapai 158.823 ton atau sekitar 40 persen dari target.

Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno, menyebut bahwa program Inspirasi Tani bukan sekadar tayangan televisi, melainkan gerakan untuk menampilkan inovasi pertanian, terutama yang digerakkan generasi muda.

Menurutnya, langkah ini juga selaras dengan program swasembada pangan nasional. “Kami ingin tayangan ini menjangkau lebih luas, tidak hanya di daerah, tapi juga secara nasional agar dampaknya nyata bagi petani,” ujar Iman.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa daerahnya terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui pengembangan Agro Eduwisata dan rencana pembangunan Kawasan Tani Nusantara seluas 1.335 hektare di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro. Kawasan ini digadang sebagai proyek percontohan smart farming dengan penerapan teknologi pertanian modern.

Selain fokus pada kawasan percontohan, Pemkab Lampung Selatan juga mendorong peningkatan infrastruktur dan menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pertanian dalam penyediaan alat mesin pertanian (alsintan). Hal ini, kata Egi, menjadi prioritas untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.

“Lampung Selatan memiliki 4.569 gabungan kelompok tani yang menjadi kekuatan utama produksi pangan kita. Tantangan terbesar bukan hanya soal hasil, tetapi juga bagaimana gabah hasil panen bisa terserap dengan baik. Untuk itu, kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar kesejahteraan petani semakin terjamin,” kata Egi.

Acara yang berlangsung di tengah hijaunya hamparan Agropark Lampung ini menghadirkan suasana optimisme. Program televisi, penyaluran beras, hingga gagasan smart farming seakan merangkai pesan yang sama: pangan bukan sekadar kebutuhan, melainkan masa depan bangsa. (Gil-Kmf/*/red)

Bupati Egi berjanji menindaklanjuti laporan warga Desa Hara Banjar Manis sesuai mekanisme hukum

0

KALIANDA, (Ltc):

Keresahan warga Desa Hara Banjar Manis, Kecamatan Kalianda, terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan kepala desa (Kades) akhirnya sampai ke telinga Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Dalam audiensi resmi bersama perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Hara (MPH), pada Selasa (23/9/2025), Bupati Egi berjanji menindaklanjuti laporan warga Desa Hara Banjar Manis sesuai mekanisme hukum.

Pertemuan di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, itu turut dihadiri jajaran Forkopimda, Inspektur Kabupaten dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Di hadapan Bupati, perwakilan MPH, Ridwan Kusuma, memaparkan dugaan pelanggaran yang dilakukan Kades Hara Banjar Manis Syahrudin, termasuk indikasi pemotongan hak aparat desa sejak 2022. “Kami sudah dua kali menyampaikan laporan resmi ke Kejaksaan Negeri Kalianda dan Inspektorat, lengkap dengan data pendukung. Namun belum ada tindak lanjut. Karena itu, kami datang agar Bapak Bupati dapat memberi langkah tegas,” ungkap Ridwan. Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi mengapresiasi sikap kritis warga yang dinilainya sebagai wujud masyarakat demokratis. Ia menegaskan, aspirasi warga akan diproses sesuai peraturan daerah yang mengatur kewajiban kepala desa dalam melaporkan kinerjanya.

“Apabila kepala desa tidak melaporkan kepada BPD maupun Bupati melalui camat, maka pemerintah daerah berhak mengeluarkan surat teguran. Jika teguran tidak direspons dalam waktu yang ditentukan, kami bisa mengambil langkah lebih lanjut, termasuk pemberhentian sementara,” jelas Egi.

Meski membuka opsi sanksi tegas, Bupati muda itu mengingatkan agar seluruh pihak tetap menghormati prosedur hukum dan menjaga suasana desa tetap kondusif.

“Saya minta masyarakat jangan sampai terjebak dalam euforia berlebihan. Aspirasi sudah masuk, proses hukum akan berjalan, dan pemerintah daerah akan menindak sesuai aturan,” tandasnya. (Nsy-Kmf/*/red)

Workshop Pelatihan Tari Tuping 12 Wajah di Aula SMA Negeri 2 Kalianda, Dihadiri oleh Zita Anjani utusan Presiden bidang Pariwisata

0

KALIANDA, (Ltc):

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni tradisional daerah.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Workshop Pelatihan Tari Tuping 12 Wajah di Aula SMA Negeri 2 Kalianda, Selasa (23/9/2025).

Dihadapan ratusan pelajar peserta pelatihan, Zita mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme generasi muda dalam mempelajari seni tari yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Lampung Selatan.

“Tari Tuping 12 Wajah dan Tari Kiamat merupakan aset budaya Lampung Selatan yang harus kita jaga bersama. Saya bangga sekali melihat semangat adik-adik hari ini,” ujar Zita. Kehadirannya makin meriah saat ia ikut menari Bedana bersama 200 siswi SMA Negeri 2 Kalianda. Zita juga menyaksikan langsung pertunjukan Tari Tuping 12 Wajah dan menyerahkan bantuan berupa Tuping kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan pengembangan seni tradisional.

Menurut Zita, pelatihan ini menjadi fondasi penting menuju Festival HUT Kabupaten Lampung Selatan pada 14 November 2025. Ia menargetkan festival tersebut menjadi event budaya terbaik di Indonesia dengan melibatkan sedikitnya 1.000 penari.

“Tahun ini kita mulai dengan pelatihan di sekolah-sekolah. Tahun depan kita wajibkan pelatihan lebih besar lagi agar seni tari kita bisa ditampilkan spektakuler di perayaan HUT Lampung Selatan dan dikenal luas, bahkan hingga mancanegara,” tegasnya. Zita juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk aktif mempersiapkan siswa menghadapi festival budaya tersebut.

“Waktu ke bulan November sudah tidak lama lagi. Saya minta sekolah-sekolah mulai melatih siswanya agar bisa berpartisipasi penuh. Kita akan buktikan bahwa Lampung Selatan pantas menjadi kabupaten dengan festival daerah terbaik di Indonesia,” ucapnya penuh semangat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan, Intji Indriati, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan yang berlangsung 22–24 September 2025 ini merupakan bagian dari program Agro Eduwisata yang dicanangkan Bupati Lampung Selatan.

Program tersebut menekankan pelestarian budaya sekaligus penguatan pariwisata berbasis edukasi dan kearifan lokal.

“Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan menari, tetapi juga diharapkan menularkan pengetahuan kepada teman-temannya. Dengan begitu, seni tari Tuping akan semakin luas dikenal dan tetap hidup di kalangan generasi muda,” kata Intji.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal kebangkitan kesenian tradisional Lampung Selatan. Dengan dukungan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat, Tari Tuping 12 Wajah diyakini akan terus hidup serta menjadi ikon wisata budaya yang mengangkat citra Lampung Selatan di tingkat nasional hingga internasional.

Sedangkan Kepala Sekolah SMAN 2 Kalianda Herwansyah merasa sangat sedang dan bahagia, merasa mendapatkan apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Lamsel Ibu Zita Anjani yang juga merupakan utusan Presiden bidang kepariwisataan di acara workshop pelatihan tari tuping 12 yang digelar di SMAN 2 Kalianda. “Ini suatu kehormatan bagi kami, kedepan kamipun tetap terbuka menerima suatu momen sekaligus edukasi baik untuk siswa maupun masyarakat umumnya,” katanya.

Herwansyah berharap kegiatan serupa bisa terulang lagi, dan berkesinambungan demi untuk kemajuan Adat/kearipan lokasi yang musti dipertahankan untuk generasi emas dimasa yang akan datang.(Nsy/*/red)

Bunda PAUD Lampung Selatan Zita Anjani Kukuhkan Pengurus Paud

0

KALIANDA, (Ltc):

Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, secara resmi mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan dalam acara Lokakarya Bunda PAUD Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan, pada Selasa (23/9/2025).

Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian insentif kepada tenaga pendidik PAUD. Masing-masing guru honorer TK Negeri menerima Rp400 ribu, sementara guru honorer PAUD mendapatkan Rp300 ribu.

Dalam sambutannya, Zita Anjani menekankan bahwa jabatan Bunda PAUD bukan sekadar simbol atau selempang yang dikenakan, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Paling penting adalah kita memberikan contoh terbaik bagi ibu-ibu di Kabupaten Lampung Selatan. Contoh itu lebih penting dari kata-kata atau pencitraan,” ujar Zita.

Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD Kecamatan yang baru dilantik agar menjadi teladan di wilayah masing-masing. Menurutnya, keteladanan dan keikhlasan dalam mengelola program akan membawa kemajuan bagi daerah. “Saya yakin masyarakat Lampung Selatan adalah pekerja keras dengan hati yang baik. Semua anggaran yang ada harus kembali ke masyarakat. Jika kita mengelola dengan niat yang ikhlas, kabupaten ini pasti bisa maju,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Darmawan, menegaskan pentingnya peran PAUD dalam mencetak sumber daya manusia unggul sejak dini. Dengan lebih dari 706 lembaga PAUD yang tersebar di Lampung Selatan, ia optimistis generasi cerdas dan berdaya saing dapat lahir dari daerah tersebut. “HIMPAUDI telah menjadi rumah besar yang berkontribusi menciptakan anak-anak cerdas dan kreatif. Usia 0–6 tahun adalah periode krusial pembentukan moral dan kecerdasan anak. Di sinilah peran HIMPAUDI sangat penting,” ungkapnya. Darmawan juga menekankan bahwa lokakarya ini menjadi bukti komitmen Pemkab Lampung Selatan untuk meningkatkan kapasitas para Bunda PAUD.

Ia berharap para penggerak pendidikan anak usia dini mampu mengembangkan inovasi pembelajaran serta menyiapkan generasi emas menghadapi bonus demografi.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan, Reni Apriyani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, serta Ketua HIMPAUDI Lampung Selatan, Dyah Atik Citra Rukmini. (ptm/*/red)

HIMPAUDI Lampung Selatan Peringati HUT Ke-20 di Pantai Kedu

0

KALIANDA, (Ltc):

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lampung Selatan berlangsung meriah di Pantai Kedu, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, pada Selasa (23/9/2025).

Acara ini dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Reni Apriyani Syaiful Anwar, yang hadir mewakili Bunda PAUD Lampung Selatan.

Hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan M. Darmawan, Ketua DWP Ratna Yanuana Supriyanto, Ketua HIMPAUDI Lampung Selatan Dyah Atik Citra Rukmi, serta para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Reni Apriyani menegaskan bahwa 20 tahun perjalanan HIMPAUDI bukanlah waktu singkat. Selama dua dekade, organisasi ini dinilai berhasil menjadi wadah kolaborasi dan pengembangan bagi para pendidik PAUD. “HIMPAUDI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Lampung Selatan,” ujar Reni. Ia menekankan pentingnya PAUD sebagai fondasi awal bagi tumbuh kembang anak. “Disinilah karakter mereka dibentuk, kecerdasan diasah, dan mental dipersiapkan,” tambahnya.

Reni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan PAUD atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Selamat ulang tahun ke-20 untuk HIMPAUDI. Semoga semakin solid, profesional, dan terus menjadi bagian penting dalam memajukan pendidikan anak usia dini,” ucapnya.

Melalui momentum peringatan ini, Reni berharap seluruh pihak semakin berkomitmen mencetak generasi emas yang siap membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa. (lmhr-Kmf/*/red)

Zita Anjani Bersih-bersih Pantai Minang Rua

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Semangat kebersamaan menyelimuti sore hari di Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, pada Selasa (23/9/2025).

Ratusan peserta dari pemerintah daerah (ASN, Honor Daerah) akademisi, hingga masyarakat bersatu dalam aksi bersih-bersih pantai yang dipimpin langsung oleh Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani.

Kegiatan itu diikuti Wakil Ketua TP PKK, Ketua DWP, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para kepala perangkat daerah, Camat Bakauheni, serta Kepala Desa Kelawi.

Dari unsur akademisi, hadir rektor Universitas UIM, An-Nur, Muhammadiyah, hingga ITERA. Kebersamaan lintas sektor ini menegaskan tekad bersama menjaga kelestarian destinasi wisata Lampung Selatan. Dalam apel pembukaan, Zita menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk merawat pantai. “Pantai ini harus kita jaga hari ini, besok, dan seterusnya. Dengan kerja sama semua pihak, Lampung Selatan bisa maju. Pantai dan destinasi wisata harus kita jadikan sumber pemasukan,” ujarnya.

Zita juga mengungkapkan rencana besar menyambut HUT Lampung Selatan pada 14 November mendatang yang akan dirangkai dengan Festival Lampung Selatan. Agenda itu mencakup pawai budaya berskala besar, ribuan penari dengan tarian khas daerah seperti Tari Tuping, serta atraksi budaya lainnya.

Lebih jauh, pemerintah daerah bersama UKP berkomitmen melakukan revitalisasi enam objek wisata unggulan. Pantai Minang Rua menjadi salah satu prioritas, disusul situs sejarah Makam Keratuan Darah Putih. Upaya ini diyakini dapat memperkuat daya tarik wisata sekaligus meningkatkan ekonomi daerah. Usai apel, Zita bersama rombongan turun langsung memunguti sampah di bibir pantai hingga ke area Goa Minang Rua. Meski matahari terik, ia tetap bersemangat. “Tahun depan kita sudah minta peralatan yang lebih modern untuk mendukung kebersihan pantai,” tambahnya.

Di penghujung kegiatan, Zita menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. “Saya bangga dan berterima kasih atas kerja sama semua pihak,” tutupnya. (Gil-Kmf/*/red)

Masjid Al-muttaqin Patriot Bakal Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW Dengan Mendatangkan Kyai Bewok dari Serang Banten

0

KALIANDA, (Ltc):
Pengurus Masjid Al-Muttaqin gang Patriot Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan bakal mendatangkan Ust Khairul Wafa Zamzami (kyai Bewok) pengasuh Ponpes Darul Ibtida Serang Propinsi Banten dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah yang bakal di gelar pada Senin 22 September 2025 malam.

Ketua Panitia Pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW Masjid Al-Muttaqin Patriot Yudi Mardiyanto mengatakan rangkaian kegiatan Maulid Nabi yang akan dilaksanakan di Masjid Al-Muttaqin Patriot diantaranya ;

1.Minggu 21/09/2025. Pagi PKL 8-selesai bergotong royong bersih bersih lingkungan masjid. Malamnya dilanjutkan dengan kegiatan
Doa bersama (BESEKAN) )di masjid Al-muttaqin waktu pkl 19°°30 WIB.

2.Senin 22/09/2025
Pawai Maulid yakni arak arakan TELOR waktu pkl. 13°°00 WIB s/d selesai.

3 .Senin 22/09/2025
TABLIG AKBAR waktu pkl. 19°°30 WIB s/d selesai Penceramah
Kyai Khairul Wafa Zamsami (ki bewok) Pimpinan PONPES DARUL IBTIDA SERANG BANTEN.

Berkaitan dengan hal itu pihaknya bersama pengurus masjid mengajak seluruh warga dan undangan untuk menghadiri, meramaikan serta memeriahkannya. “Semoga dengan menghadiri dan mensukseskan acara maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kita akan dilancarkan semua urusan dan tentu kita berharap safa’atnya di akhirat kelak. Aamiin,” tutup Yudi.(*/*/Red)