Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 18

Waspada! Penipuan Telepon Mengatasnamakan Polwan Polres Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Seorang warga Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, bernama Sri Mulyani, hampir menjadi korban penipuan melalui sambungan telepon dari orang tak dikenal yang mengaku sebagai anggota Polwan Polres Lampung Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/10/2025).

Pelaku yang mengaku bernama Ipda Dewi Yanti menelpon Sri Mulyani dan meminta agar ia datang ke Polres Lampung Selatan dengan membawa KTP. Alasannya, untuk melakukan “verifikasi data penting”.

“Selamat sore, dengan ibu Sri Mulyani,” sapa pelaku di awal percakapan.

“Iya, ada apa?” jawab Sri Mulyani.

“Saya Ipda Dewi Yanti dari Polres Lampung Selatan, saat ini ibu sedang berada di mana?” tanya pelaku.

“Siapa? Ipda siapa?” balas Sri Mulyani dengan curiga.

“Saya Ipda Dewi Yanti dari Polres Lampung Selatan,” tegas pelaku.

“Terus kenapa ya?” tanya Sri Mulyani.

“Ibu bisa datang ke Polres Lampung Selatan untuk memverifikasi beberapa hal penting,” ujar pelaku lagi.

“Ngapain? Ada urusan apa?” balas Sri Mulyani.

“Kami perlu memastikan apakah ibu adalah orang yang sedang kami cari-cari,” ujar pelaku mencoba meyakinkan.

Untungnya, Sri Mulyani tidak langsung percaya. Ia memilih berhati-hati dan mengonfirmasi kebenaran telepon tersebut. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa aksi itu adalah penipuan dengan modus menyamar sebagai aparat penegak hukum.

Kasi Humas Polres Lampung Selatan, AKP I Wayan Susul, menegaskan bahwa kejadian itu bukan panggilan resmi dari Polres. “Polri tidak pernah memanggil warga dengan cara menelpon sembarangan tanpa alasan yang jelas. Apalagi hanya untuk membawa KTP. Jika ada yang mengaku dari Polres Lampung Selatan, segera konfirmasi ke kantor Polres atau hubungi nomor resmi kami,” tegasnya.

Ia menjelaskan, modus ini termasuk social engineering atau rekayasa sosial, di mana pelaku berusaha memanipulasi psikologis korban agar takut dan mengikuti perintah. “Biasanya korban diminta datang, menyerahkan dokumen, atau bahkan bisa diarahkan ke tindak pemerasan. Masyarakat jangan sampai terjebak,” tambahnya.

Polres Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk:

1. Tidak panik jika menerima telepon dari orang yang mengaku sebagai aparat.

2. Tidak memberikan data pribadi seperti KTP, rekening bank, atau dokumen penting melalui telepon.

3. Segera melapor ke polisi jika menemukan hal mencurigakan.

4. Menghubungi Polres Lampung Selatan untuk klarifikasi setiap panggilan yang mengatasnamakan polisi.

“Apabila ada gangguan kamtibmas atau percobaan penipuan, segera lapor ke polisi di call center 110. Kami akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tutup AKP I Wayan.(HMS Polres Ls/*/red)

Memperkuat Sinergi, BPS Lampung Selatan beraudensi dengan Bupati Egi

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Selatan, Arif Rahman Maulana, beserta jajaran di ruang kerjanya, pada Rabu (1/10/2025).

Pertemuan ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan BPS dalam mendukung pembangunan berbasis data.

Dalam kesempatan itu, BPS menyampaikan sejumlah capaian serta kegiatan strategis yang telah dilakukan, termasuk publikasi ringkas indikator Lampung Selatan yang menjadi acuan pembangunan daerah.

Kepala BPS Lampung Selatan, Arif Rahman Maulana, menekankan bahwa kolaborasi antara BPS dan pemerintah daerah mutlak diperlukan. Pihaknya berkomitmen semaksimal mungkin membantu pemerintah daerah. “Kolaborasi sangat penting agar data yang kami sajikan dapat mendukung kebijakan dan program pembangunan. Tahun 2026 juga akan dilaksanakan Sensus Ekonomi, dan tentu kami berharap dukungan penuh dari Pemda,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi menegaskan pentingnya data statistik sebagai dasar dalam setiap langkah perencanaan pembangunan. “Terima kasih kepada BPS yang terus mendukung pemerintah daerah. Data yang valid sangat menentukan arah kebijakan. Pemkab tentu siap berkolaborasi,” kata Bupati Egi.

Turut mendampingi Bupati dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Dulkahar, Plt Asisten Administrasi Umum Edy Firnandi, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Pertemuan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan pembangunan Lampung Selatan yang lebih terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan dengan berbasis pada data statistik yang valid. (Nsy-Kmf/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Tindaklanjuti Sengketa Ganti Rugi Lahan TOL 56 Warga Buring

0

KALIANDA, (Ltc):

Sengketa ganti rugi lahan milik 56 warga Dusun Buring, Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, yang digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, akhirnya mendapat tindak lanjut nyata dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Dalam audiensi yang digelar di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (1/10/2025), Egi langsung menandatangani surat resmi bernomor 475/927/1.04/2025 yang ditujukan kepada Dirjen Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan RI.

Surat tersebut berisi permohonan pelepasan kawasan hutan secara parsial terkait Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) sebagai sumber Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), yang menjadi syarat pencairan ganti rugi.

Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pembayaran ganti rugi kepada warga, sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Nomor 4355 K/Pdt/2022.

“Kami terus berupaya agar hak bapak dan ibu segera terealisasi. Namun perlu diingat, ada tatanan hukum yang harus kita patuhi. Pemerintah daerah tidak bisa mengambil keputusan sepihak,” tegas Bupati Egi dihadapan perwakilan warga Dusun Buring.

Situasi audiensi sempat memanas setelah seorang oknum ormas, Suradi, mencoba memprovokasi warga untuk walk out. Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, akhirnya mengusir ormas tersebut karena dinilai tidak memiliki kapasitas relevan. Bahkan, kuasa hukum yang dibawa diduga menggunakan tanda tangan palsu dan telah kedaluwarsa. “Jika masih ada pihak-pihak yang mengintimidasi atau memaksa, harap segera lapor ke kami,” tegas AKBP Toni Kasmiri.

Di sisi lain, perwakilan warga, Rohman, menuntut kepastian pembayaran ganti rugi. “Yang kami butuhkan itu kepastian, kapan dan tanggal berapa kami dibayar. Kami warga taat hukum, tapi jangan sampai kesabaran kami diuji,” ujar Rohman.

Kepala BPN Lampung Selatan, Seto Apriyadi, memastikan pihaknya mendukung penuh agar masyarakat segera memperoleh haknya. Menurutnya, setelah seluruh proses di tingkat Kementerian PUPR dan Kehutanan selesai, paling lambat tujuh bulan warga akan menerima pembayaran. “BPN tegaskan support penuh. Setelah proses selesai, warga bisa langsung mengajukan hak anggaran pembayaran atas ganti rugi lahannya,” kata Seto.

Audiensi ini turut dihadiri Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Dandim 0421/LS Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, Ketua DPRD Erma Yusneli, serta Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti. Kehadiran para pejabat daerah menegaskan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan yang sudah berlarut ini.

Dengan langkah konkret berupa penandatanganan surat ke kementerian, warga kini memiliki harapan baru agar hak mereka segera dibayar, sekaligus menutup celah permainan pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi. (Gil-Kmf/*)

Momen Kebersamaan Bupati & Wakil Bupati serta Forkopimda Lamsel saat Peringatan Hari Kesakitan Pancasila 2025

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana hangat terpancar dari Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan pada Rabu pagi, 1 Oktober 2025.

Sinar mentari yang menyapa menambah khidmat jalannya upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat kabupaten yang dipimpin langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, selaku inspektur upacara.

Dengan mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, upacara berlangsung tertib dan penuh makna.

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Supriyanto, serta pejabat utama Pemkab. Tak hanya itu, barisan peserta juga melibatkan prajurit Kodim 0421/LS, Aparatur Sipil Negara, Pramuka, hingga pelajar tingkat SMP yang ikut merasakan suasana kebangsaan pagi itu.

Rangkaian upacara dimulai dengan laporan Komandan Upacara yang dipimpin Danramil Kalianda, Lettu Inf. Tatang S. Dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, lalu pembacaan Teks Pancasila oleh Bupati Egi yang diikuti serentak seluruh peserta upacara.

Momen sakral berlanjut dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli. Sementara itu, Komandan Kodim 0421/LS, Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, mendapat kehormatan membacakan Ikrar. Doa bersama dari Kantor Kementerian Agama Lampung Selatan menjadi penutup khidmat jalannya upacara.

Usai kegiatan, Bupati Radityo Egi Pratama menekankan pentingnya peringatan ini sebagai pengingat sejarah dan perekat persatuan. Ia mengajak masyarakat Lampung Selatan terus menjaga nasionalisme sekaligus membangun suasana hidup yang harmonis. “Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini hendaknya menjadi pengingat untuk memperkokoh persatuan dan kebersamaan. Masyarakat kita harus tetap rukun, guyub, menjaga hubungan antar sesama. Dan jangan lupa, mari kita jaga lingkungan agar tetap bersih, kering, dan wangi,” pesan Bupati Egi. (dul/*/red)

Polres Lampung Selatan Gelar Panen Raya Jagung, Dipimpin Langsung Kapolres Toni Kasmiri

0

KETAPANG, (Ltc):

Polres Lampung Selatan melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 di Dusun Bangundana, Desa Bangunrejo, Kecamatan Ketapang, pada Sabtu (27/9/2025) pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H.

Kapolres Lampung Selatan memimpin langsung prosesi panen bersama Pemkab Lamsel yang hadir Sekda Supriyanto, Forkopimda, pejabat daerah, dan kelompok tani. Masyarakat pun turut hadir menyaksikan dan merasakan kebersamaan dalam mendukung program swasembada pangan. “Panen jagung hari ini adalah wujud nyata sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan petani,” ujar AKBP Toni Kasmiri.

Dalam kesempatan itu, Kapolres beserta jajaran juga mengikuti siaran interaktif via Zoom yang menghubungkan seluruh lokasi panen raya di Indonesia. Acara puncak dipusatkan di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, yang dihadiri langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pimpinan kementerian dan lembaga.
Secara nasional, panen raya serentak kali ini digelar dengan luasan mencapai 1.788,26 hektare dan estimasi produksi sebesar 7.153,04 ton jagung. Angka ini menunjukkan kontribusi besar Polri dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Lampung Selatan menegaskan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan semua pihak, baik TNI, pemerintah daerah, maupun kelompok tani. “Kita ingin hasil panen tidak hanya memberi manfaat bagi petani lokal, tapi juga memperkuat Lampung Selatan sebagai lumbung pangan,” tegasnya.

Kegiatan yang juga di hadiri oleh Wakapolres Kompol Made Silpa Yudiawan, serta sejumlah pejabat Pemkab dan DPRD Lampung Selatan. Dari sektor pertanian, tampak Kepala Dinas Pertanian Mugiyono dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Eka Riantinawati, yang memberikan dukungan teknis bagi peningkatan hasil produksi jagung.

Dan akhirnya, Panen raya ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara aparat, pejabat daerah, dan masyarakat. Kegiatan berlangsung aman, kondusif, dan penuh kekeluargaan, mempertegas bahwa Polres Lampung Selatan senantiasa hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra pembangunan.(Hms Polres/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tegaskan sikap tanpa kompromi terhadap praktik pungli di lingkungan pendidikan

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan pendidikan. Ia menekankan, tidak akan memberi ampun bagi siapa pun yang terbukti melakukan pungli, terutama jika merugikan masyarakat.

Pesan itu disampaikan saat Rapat Koordinasi dan Silaturahmi dengan Kepala Satuan Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Lampung Selatan di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (26/9/2025).

“Saya larang keras adanya pungli, saya tidak izinkan. Nggak ada ampun. Apalagi ngambilnya dari masyarakat. Kalau ketahuan, saya akan berhentikan kepala sekolah dengan tidak terhormat,” tegas Bupati Egi.

Kegiatan tersebut dihadiri para camat, koordinator pengawas, kepala bidang, serta ratusan kepala sekolah dasar. Secara keseluruhan, terdapat 506 kepala sekolah yang tergabung, meliputi 469 SD negeri dan 37 SD swasta, yang dibagi dalam dua sesi.

Bupati Egi menekankan, pendidikan di Lampung Selatan hanya bisa maju jika dikelola secara bersih dan profesional. Menurutnya, pendidikan yang bebas pungli akan memberi ruang lebih luas bagi siswa, guru, dan orang tua untuk berfokus pada peningkatan mutu belajar.

“Saya ingin pendidikan di Lampung Selatan maju, unggul, dan berdaya saing. Itu hanya bisa terwujud kalau kita bekerja jujur, tanpa pungli, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam arahannya, Egi meminta para kepala sekolah menerjemahkan visi dan misi daerah dalam proses pembelajaran. Menurutnya, sekolah tidak hanya mencetak lulusan dengan intelektual tinggi, tetapi juga harus membekali siswa dengan kecerdasan emosional (EQ) dan spiritual (SQ).

Bupati Egi juga memaparkan data pendidikan Lampung Selatan, di mana 34 persen penduduk hanya berpendidikan SD, 25 persen SMP, dan 21 persen SMA. Kondisi ini dinilai belum sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang menuntut minimal lulusan SMA.

Ketimpangan tersebut, kata Egi, menjadi salah satu faktor penyumbang pengangguran yang perlu ditangani serius.

Untuk itu, ia meminta kepala sekolah segera menentukan skala prioritas program dengan metode diagram Eisenhower (do, decide, delegate, delete). Hasil perencanaan tersebut harus dilaporkan ke Dinas Pendidikan sebagai dasar penyusunan program tahun depan.

Selain itu, penyusunan program akan diintegrasikan dengan aspirasi dari masyarakat di tingkat kecamatan melalui camat, agar lebih tepat sasaran. “Program yang disusun harus impactful dan sustainable,” tegasnya.

Rakor ini menitikberatkan pada dua hal utama, yakni penguatan mutu pendidikan yang selaras dengan nilai moral dan budaya, serta pemberantasan praktik pungli. Bupati mengakhiri arahannya dengan pesan agar seluruh elemen pendidikan bekerja sama membangun Lampung Selatan yang maju dan berdaya saing. (ptm-Kmf/*/red)

*Polisi Tangkap Pelaku Pemerasan di Jalinsum Natar Usai Pengintaian Panjang*

0

NATAR, (Ltc):

Upaya panjang polisi membuahkan hasil. Tim Tekab 308 Polsek Natar berhasil meringkus seorang pelaku pencurian dengan kekerasan atau pemerasan yang kerap beraksi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya depan Pabrik Aspal Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, pada Jumat (26/9/2025) siang.

Pelaku yang ditangkap berinisial Rojali alias Jali (32), warga Desa Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran saat sedang melakukan aksinya, sementara seorang rekannya masih dalam pengejaran polisi (DPO).
Korban dalam peristiwa itu adalah Mukmin warga Lampung Tengah. Ia sempat ditodong dengan senjata tajam dan dipukul sebelum pelaku berusaha merampas barang-barangnya.

Kapolsek Natar, AKP Budi Howo mewakili Kapolres AKBP Toni Kasmiri menjelaskan, keberhasilan penangkapan pelaku merupakan hasil pengintaian berhari-hari. Timnya melakukan hunting crime di jalur lintas karena laporan masyarakat menunjukkan kawasan itu rawan aksi perampasan disampaikan saat konferensi pers Sabtu (27/9/2025).

“Kami sudah melakukan pengintaian, mengikuti pola pergerakan pelaku, dan menunggu saat yang tepat. Begitu ada momentum, tim langsung bergerak dan berhasil meringkus salah satu pelaku,” ujarnya.
Dalam penangkapan tersebut, satu pelaku berhasil kabur, sementara Rojali ditangkap di tempat. Dari tangannya, polisi menyita sepeda motor Vega R warna hijau hitam tanpa pelat, sebilah badik, serta ponsel milik korban.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di jalur lintas dengan modus menodong, memukul, dan merampas barang korban. Ia mengaku terdesak kebutuhan ekonomi dan membeli narkoba.

AKP Budi Howo, menegaskan bahwa kasus ini memang sempat meresahkan masyarakat. “Kami menerima laporan baik langsung maupun melalui media sosial. Ini membuktikan bahwa kolaborasi polisi dan masyarakat sangat penting. Informasi dari warga menjadi bahan bagi kami dalam proses penyelidikan,” kata Budi.

Ia menambahkan, proses pengungkapan membutuhkan waktu dan kesabaran. “Polisi tidak bisa asal tangkap tanpa bukti. Kami harus memastikan dulu siapa pelakunya, bagaimana modusnya, baru kemudian bergerak. Jadi, penangkapan ini adalah buah dari kerja penyelidikan yang serius,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan serta pasal 368 KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada ketika melintas di jalur rawan. “Hindari bepergian sendirian di jam sepi, gunakan kunci ganda saat parkir, jangan membawa barang berharga secara mencolok, dan segera laporkan jika melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan,” imbau AKP Budi Howo.

Menurutnya, keamanan tidak hanya tugas polisi semata, tetapi hasil dari kerja sama semua pihak. “Kami akan terus berupaya hadir di lapangan, namun partisipasi masyarakat tetap menjadi kunci utama menciptakan rasa aman,” tegasnya.(HMS Polres/*/red)

Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Polres Lampung Selatan Santuni Anak Yatim

0

KALIANDA, (Ltc):

Polres Lampung Selatan menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Gedung Lalu Lintas Polres Lampung Selatan, Jumat (26/9/2025) pukul 11.00 WIB. Acara penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri dan dihadiri para pejabat utama, personel Satlantas, Bhayangkari, serta tokoh masyarakat.

Rangkaian acara diawali doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Korps Lalu Lintas Bhayangkara. Momen tersebut juga disertai pemberian santunan kepada anak yatim, yang menjadi simbol kepedulian Polres Lampung Selatan terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya inovasi dan sinergi dalam menghadapi tantangan lalu lintas ke depan. “Mari kita terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat sinergi dengan instansi terkait, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Sebagai simbol peringatan, Kapolres memberikan potongan tumpeng kepada personel Satlantas. Acara juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan bagi polisi berprestasi, termasuk tim polisi cilik (pocil) Polres Lampung Selatan yang berhasil meraih Juara 1 Kategori Madya pada lomba tingkat Polda Lampung.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, IPTU I Made Agus Dwi Dayana, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan lalu lintas selama ini. “Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat dan semua pihak. Harapan kami, jajaran lalu lintas bisa bekerja semakin profesional, humanis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lampung Selatan,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa peringatan HUT ke-70 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian. “Semoga seluruh personel Satlantas tetap solid, disiplin, dan mampu menjadi teladan dalam berlalu lintas. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat di jalan raya,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, serta foto bersama yang penuh keakraban, menandai semangat baru jajaran lalu lintas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung Selatan.(HMS Polres/*/Red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Terima BPK Perwakilan Lampung

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung dalam agenda Exit Meeting pemeriksaan sektor pendidikan di ruang kerjanya, pada Jumat (26/9/2025).

Pertemuan ini menjadi penutup rangkaian pemeriksaan oleh Tim BPK Perwakilan Provinsi Lampung yang telah berlangsung selama 25 hari, sejak 2 hingga 26 September 2025.

Ketua Tim Pemeriksa BPK Lampung, Redy Ardiansyah, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari program nasional BPK dengan fokus pada ketahanan pangan, kesehatan, dan pendidikan.

Untuk Lampung Selatan, sektor pendidikan menjadi perhatian utama, terutama terkait peningkatan sarana dan prasarana sekolah Tahun Anggaran 2024 dan Semester I Tahun 2025.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan perlu lebih fokus menentukan skala prioritas agar pembangunan benar-benar menyentuh sekolah yang paling membutuhkan,” kata Redy. Selain itu, ia juga mengingatkan terkait adanya dana revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat yang mulai disalurkan pada 2025. Dana tersebut masuk langsung ke rekening satuan pendidikan tanpa melalui APBD, namun tetap harus diawasi dengan ketat.

“Meski bukan dari APBD, penggunaannya tetap harus dipertanggungjawabkan. Kami berharap ada pendampingan dari Inspektorat agar tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi kepada BPK atas masukan yang diberikan.

Ia menilai pemeriksaan ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang pendidikan.

“Beberapa poin dari BPK sejalan dengan kebijakan kami, terutama soal skala prioritas pembangunan sarana pendidikan. Kami juga akan memperkuat peran Inspektorat dalam mengawasi dana revitalisasi agar tepat sasaran,” ujar Bupati Egi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum perbaikan dan penguatan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan infrastruktur yang lebih terarah dan transparan. (lmhr-Kmf/*)

Putri Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka Sosialisasi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir di Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri Deputi Pengawasan Ketenaganukliran (PKN) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Hendra Subekti, Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Bela Jayanti, jajaran pejabat daerah, serta diikuti 150 peserta yang mayoritas berasal dari kalangan Gen Z dan milenial.

Dalam paparannya, Putri menekankan bahwa pengawasan ketenaganukliran bukan hanya tanggung jawab BAPETEN, melainkan memerlukan dukungan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Antusiasme warga Lampung Selatan, terutama anak muda, menjadi modal penting untuk memperkuat pengawasan bersama. Keterlibatan mereka akan memastikan pemanfaatan tenaga nuklir benar-benar aman dan bertanggungjawab,” ujarnya. Sementara itu, Deputi PKN BAPETEN, Hendra Subekti menjelaskan bahwa kegiatan bertajuk Bakti Pengawasan ini bertujuan menyebarkan informasi, meningkatkan pemahaman, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan. “Seluruh pemanfaatan tenaga nuklir, baik untuk energi, kesehatan, industri, maupun pertanian, wajib berada dalam pengawasan ketat demi keselamatan dan keamanan,” tegas Hendra.

Selain sosialisasi, forum ini juga membahas dua isu strategis, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, serta perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenaganukliran yang masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026.

BAPETEN berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran publik. “Kami ingin masyarakat menjadi mitra strategis dalam mengawal pemanfaatan nuklir agar tetap aman, selamat, dan bertanggung jawab demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Hendra menutup kegiatan. (Gil-Kmf/*/red)