Selasa, Maret 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 135

LP Kelas IIA Kalianda Gelar Deklarasi Janji Kinerja

0

KALIANDA, (Ltc):

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda menggelar kegiatan Deklarasi Janji Kinerja dan Penandatanganan Komitmen bersama di Aula Lapas Kalianda, pada Selasa (18/1/2022).

Kegiatan Deklarasi Janji Kinerja yang dimulai pada pukul 09.00 WIB, diikuti oleh seluruh petugas Lapas Kalianda dengan memperhatikan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

Deklarasi Janji Kinerja tahun 2022, yang bertajuk “Menjadi Insan Pengayoman yang Lebih Baik, Semakin Pasti Menuju Indonesia Maju”, diucapkan oleh Kalapas Kalianda, Dr. Tetra Destorie yang diikuti oleh seluruh Petugas Lapas Kalianda.

Kegiatan Deklarasi Janji Kinerja dan kegiatan Penandatanganan Komitmen bersama di Lapas Kalianda turut disaksikan oleh Plt. Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Lampung, Nur Ikhwan.

Dalam laporannya, Kalapas Kalianda melaporkan bahwa Lapas Kalianda terus berupaya semaksimal mungkin dalam melaksanakan Janji Kinerja tahun 2022. “Ada sepuluh capaian kinerja yang telah kami capai di tahun 2021, salah satu diantaranya adalah dalam Pembangunan Zona Integritas, yaitu Lapas Kalianda telah memperoleh Piagam Penghargaan sebagai Satuan Kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi,” kata Dr. Tetra Destorie.

Sementara, Nur Ikhwan Kadivmin Kanwil Kemenkumham Lampung menuturkan bahwa dalam kesempatan tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas Kalianda dalam mengabdi dan berloyalitas untuk negara. “Momentum kali ini adalah momen awal yang ingin kita semua bangun sebagai bentuk peneguhan janji kinerja, dan juga merupakan bentuk komitmen Lapas Kalianda dalam mengabdi dan loyal terhadap negara,” katanya.

“Dalam hal ini, seluruh elemen di Lapas Kalianda berjanji dengan sepenuh hati untuk memberikan yang terbaik untuk negeri yang kita cintai,” pungkasnya (Humas Lapas/*/red)

Polsek Natar Dan Tekab 308 Polres Lamsel Amankan Terduga Curat

0

NATAR, (Ltc):

Tim Unit Reskrim Polsek Natar bersama Tekab 308 Polres Lampung Selatan berhasil mengamankan tiga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di Desa Rulung Raya Kecamatan Natar Lamsel pada Selasa (18/1/2022) sekira pukul 17.30 WIB.

Ketiga pelaku yang masih remaja ini diantaranya yakni HAR (27),  RIZ (21) dan AG (21) ketiganya tercatat sebagai warga Desa Rulung Raya Kecamatan Natar Lampung Selatan.

Kapolsek Natar Kompol Gigih Andri Putranto,  SH, SIK mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, pada Rabu (19/1/2022) membenarkan bahwa Tim Unit Reskrim Polsek Natar bersama Tekab 308 Polres Lamsel mengamankan 3 orang yang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), dirumahnya masing-masing di Desa Rulung Raya Kecamatan Natar Lampung Selatan.

Penangkapan terhadap ketiga pelaku tersebut dilakukan setelah sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan dari korban Eka Yustina Damayanti (24) atas terjadinya tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi pada,  Senin (17/1/2022) sekira pukul 14.30 WIB di area parkiran Candra Super Stor Natar, Desa Merak Batin Kecamatan Natar Lampung Selatan.

Berdasarkan Laporan korban tersebut dan dari keterangan saksi serta olah TKP yang dilakukan jajarannya, kemudian dilkukan penyelidikan dan penangkapan terhadap para pelaku. “Setelah kami lakukan penyelidikan dan mengarah kepada ketiganya, kami langsung lakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para pelaku dikediamannya masing-masing,” kata Galih.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa pada Senin (17/1/2022) itu sekira pukul 14.30 WIB, di area parkiran Candra Super Stor Natar, Desa Merak Batin Kecamatan Natar Lamsel, telah terjadi pencurian kendaraan bermotor berupa sepeda motor Honda Bead dengan nomor. Polisi  BE 2726 EM, yang dilakukan oleh 3 (tiga) orang yang belum diketahui identitasnya, dengan cara pelaku mengambil sepeda motor milik korban dengan cara merusak kunci stang motor.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Natar langsung ditindak lanjuti, dan dilakukan penangkapan terhadap para pelaku dirumahnya Masing-masing,” ujarnya.

Untuk mepertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku yang akan diancam dengan pasal 363 KUH Pidana serta barang bukti berupa 1 (satu) Unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BE 2726 EM diamankan di Mapolsek Natar guna penyidikan lebih lanjut. (humas Polres/*/Red)

 

Polsek Palas Amankan TSK Dugaan Pencurian

0

 

PALAS, (Ltc):

RUD (33) pelaku tindak pidana percobaan  pencurian berhasil diamankan Jajaran Polsek Palas, pada Selasa (18/1/2022) sekira pukul 04.00 WIB

Pelaku diamankan oleh warga masyarakat bersama jajaran Polsek Palas,  setelah sebelumnya  diduga akan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) dirumah korban Riswanto (38) warga Dusun Blora Desa Sukamukya  Rt/Rw 001/004 Kecamatan Palas Lampung Selatan. “Pelaku ditangkap warga bersama Jajaranya, saat akan melakukan Curat pada,  Selasa (18/1/2022) sekira pukul 04.00 wib  dirumah. Korban Riswanto (38) warga Dusun Blora Desa Sukamulya  Rt/Rw 001/004 Kecamatan Palas Lampung Selatan,” kata Kapolsek Palas Iptu Edi  Suandi,  SH mewakili Kapolres Lamsel AKBP. Edwin,  SIK, SH,  Msi,  pada Rabu (19/1/2022).

Kapolsek menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa (18/1/2022)  sekira jam 04.00 WIB, dirumah korban Riswanto (38) warga Desa Sukamulya Kecamatan Palas Lamsel. Pada saat menjalankan aksinya pelaku masuk kerumah korban dengan cara mendobrak pintu bagian belakang,  namun sebelum berhasil mengambil barang milik korban,  pelaku diteriaki maling oleh para tetangga,  dan dilakukan penangkapan oleh warga saat mencoba melarikan diri,  yang selanjutnya diserahkan kepada pihak Polsek Palas untuk ditindak lanjuti.

Saat pelaku bersama barang buktinya berupa Sebo (penutup muka) motif loreng,  dan Potongan kayu kancingan sudah diamankan di Polsek Palas untuk dilakukan penyidikan, sedangkan pasal yang akan disangkakan yakni pasal 363 KUH Pidana Jo Pasal 53 KUH Pidana (humas Polres Lamsel/red)

 

Nanang Ermanto Kembali Gulirkan Bedah Rumah Tidak Layak Huni Di Palas Pasemah

0

PALAS, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto kembali menggulirkan program bedah rumah untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dusun Pasar Baru, desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas, pada Rabu (19/01/2022).

Kali ini, program Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan RTLH di berikan kepada Yudima (45) dan Lamah (70) dua warga Desa Palas Pasemah, kecamatan Palas. Keduanya merupakan warga yang masuk dalam kategori warga kurang mampu dan memiliki rumah yang tak layak huni.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto  menjelaskan bedah rumah tersebut melalui program bedah rumah dengan menggunakan dana gotong royong para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Dirinya berharap, dengan adanya program bedah rumah tersebut dapat membantu masyarakat agar memiliki rumah yang layak huni supaya dapat menempati rumahnya dengan lebih nyaman dan sehat. “Kami datang bersama jajaran OPD, ini namanya darurat. Ini kita ada bantuan dari APBD, APBN dan dana gotong royong. Karena ini sangat darurat, sudah di cagak-cagak. Ini menggunakan dana gotong royong dari Lampung Selatan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Nanang Ermanto juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp. 30 juta untuk dua rumah, sembako, karpet tidur dan juga selimut.

Dirinya menjelaskan, bantuan uang tunai tersebut diberikan langsung kepada Kepala Desa Palas Pasemah, untuk pembelian bahan bangunan rumah. “Karena disini ada 2 rumah. Ini ada uang masing-masing 15 juta, saya kasih ke pak kades. Nanti sokongan, gotong royong. Kades ajak masyarakatnya gotong royong,” ujarnya.

Bukan hanya itu, Nanang Ermanto juga  mengingatkan kepada masyarakat agar menjaga kesehatan dan lingkungan sekitar. Mengingat, akhir-akhir ini perubahan cuaca yang tidak menentu. “Kesehatan dijaga, apalagi sekarang udah musim hujan, jangan sampai kena DBD. Ini kepedulian kepada masyarakat, ini ada bantuan juga untuk ibu dan keluarga,” tuturnya. (Nsy Kominfo/*/red).

Nanang Ermanto Resmikan Cafe Edukasi, Kepala Satker Berdendang

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto membuka secara resmi cafe edukasi yang berlokasi di Tempat Kuliner Wisata Kebun Edukasi Lampung Selatan, Jum’at(14/1/2022) lalu.

Turut hadir pada peresmian cafe edukasi tersebut, Sekdakab Lamsel Thamrin, S.Sos, MM , Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Para Kepala OPD Pemkab Lamsel dan Para Camat Se-Kabupaten Lamsel.

Wisata Kebun Edukasi Lamsel terus dikembangkan oleh Bupati Nanang Ermanto, dengan adanya spot baru cafe edukasi diharapkan semakin menambah kunjungan dan daya tarik wisata kebun edukasi.

Untuk diketahui, selain tempat bersantai yang free wifi, cafe edukasi juga menyediakan live musik yang dapat di manfaatkan oleh pengunjung untuk bernyanyi maupun sekerdar mendengarkan lagu.

Pada Lounching Peresmian cafe edukasi tersebut, terlihat Bupati Nanang Ermanto ikut menyumbangkan beberapa lagu untuk menghibur para pengunjung.

Bupati Nanang juga berpesan kepada Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) agar terus berkarya dengan menyalurkan bakat-bakat yang salah satunya melalui seni musik.

“ini suatu bentuk dukungan untuk temen-temen DKLS, dalam menyalurkan bakat-bakat seninya, jogya bisa kenapa lamsel tidak bisa,” ujarnya.

“kita akan terus berinovasi untuk lampung selatan, saya harapkan dengan adanya cafe edukasi ini UMKM yang ada disini bisa lebih hidup, saya yakin kedepan kebun edukasi akan lebih ramai dikunjungi,” katanya. (Rk Kominfo/*/red)

Di Jati Agung Ada lounching “Lapor Pak”

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Pemerintah Kecamatan Jatiagung Kabupaten Lampung Selatan launching kegiatan Lapangan Olahraga Perekonomian Keluarga Kecamatan Jatiagung (LAPOR PAK) di lapangan kecamatan setempat, pada Minggu (16/1/2022).

Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati Lamsel yang diwakili Plt. Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Kemasyarakatan Isro Abdi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Ariswandi, Kadis Kominfo Lamsel M. Sefri Masdian, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Sahlani, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Intji Indriati S.TTP, Sekretaris Pariwisata Nunun, Anggota DPRD Fraksi PDIP Rosdiana serta Kepala Desa se-Kecamatan Jatiagung.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan oleh Isro Abdi, bahwa kegiatan LAPOR PAK merupakan inovasi yang sangat penting dan harus bisa dicontoh oleh kecamatan lain. “Saya sangat mengapresiasi dan mendukung program inovasi Lapor Pak yang diprakarsai oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Jati Agung ini. Saya berharap program inovasi lainnya dapat diikuti oleh kecamatan lainnya yang ada di Lampung Selatan,” ungkapnya dalam sambutannya.

“pada kesempatan ini saya mengajak pada kita semua untuk terus menciptakan terobosan-terobosan baru yang dikembangkan melalui inovasi. Melalui inovasi seperti ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lainnya, sehingga ke depan akan ada berbagai bentuk terobosan baru yang bertujuan untuk menciptakan kreasi baru yang dapat menarik masyarakat, seperti mengangkat perekonomian bagi pelaku UMKM, sehingga pemanfaatannya dirasakan langsung oleh masyarakat,” Jelasnya.

Kegiatan dibuka dan dilaunching dengan dilakukan pemotongan pita oleh Bupati Lampung Selatan yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Isro Abdi.

Disela kegiatan itu juga dibagikan Sembako dari pemerintah Lampung Selatan dan donasi dari Pengusaha Madu Srikandi.

Sementara itu, Camat Jatiagung Eko Irawan, S.STP., MM., mengungkapkan semoga dengan adanya program “Lapor Pak” ini UMKM di Kecamatan Jatiagung ini bisa bangkit kembali setelah lewat dari pandemi yang melanda selama ini,” ucapnya.

“Tapi kegiatan ini kita kembalikan kepada para pelaku UMKM itu sendiri, bagaimana mereka mau atau tidaknya menjalankannya jadi kegiatan ini harus besar dari mereka dan untuk mereka,” ujarnya.

Camat Jatiagung juga berharap agar kegiatan bazar UMKM seperti ini bisa dilaksanakan setiap Minggu yang bertempat di lapangan Kecamatan.

Dalam kegiatan tersebut ikut ditampilkan pula UMKM dari tiap desa. Dari desa Margorejo menampilkan Sulam dan kerajinan Tangan yaitu asbak dan kotak tisu dari pelepah pisang, Desa margodadi menampilkan Sulam Usus, Rengginang Dan kerupuk ikan serta dari desa fajar baru menampilkan usaha Brownies dan bolu dari daun kelor.

Apresiasi datang dari pengusaha Madu Srikandi dan Kades Margorejo Berto Julian yang sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini. “Ini sangat mendukung masyarakat khususnya bagi pelaku UMKM, sehingga dengan kegiatan seperti bazar ini hasil olahan dan kreativitas nya bisa dikenal dan terjual,” ucap Andi.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan karena ini merupakan terobosan yang bagus dan bisa memulihkan perekonomian para pelaku UMKM di desa,” ungkap Berto kades Margorejo. (Kmf/*/red)

Di Apel Perdana 2022, Nanang Ermanto Himbau ASN Jadi Pioner Di Masyarakat

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai aparat pemerintah menjadi contoh dan pionir ditengah-tengah masyarakat dalam kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan.

Sebab kata Nanang, bahwa akhir-akhir ini dunia tidak terkecuali negara Indonesia sedang menghadapi ancaman penyebaran varian baru virus Corona yaitu Omicron.

Hal itu diungkapkan Nanang Ermanto saat memimpin apel bulanan perdana tahun 2022 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang digelar di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin pagi (17/01/2022).

Apel itu diikuti Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta para Kepala OPD dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Nanang menegaskan, bahwa ASN harus menjadi contoh dan panutan ditengah-tengah masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19. “Kalau ASN sendiri tidak bisa menjadi contoh dan panutan, bagaimana dengan masyarakat lainnya ? Maka disini saya harap kita terus menerapkan protokol kesehatan dan terus mengajak masyarakat untuk tetap disiplin menjaga protokol kesehatan,” imbuh Nanang.

Menurut Nanang, kunci keberhasilan Kabupaten Lampung Selatan berada pada PPKM level 1 saat ini adalah berkat kebersamaan dan gotong-royong dari seluruh jajarannya.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh jajarannya terus membangun spirit gotong-royong bersama-sama berupaya memutus mata rantai virus COVID-19 di bumi Khagom Mufakat.

Dengan begitu kata Nanang, Kabupaten Lampung Selatan bisa berada di zona hijau, perekonomian masyarakat bisa kembali tumbuh dan iklim investasi kembali membaik. “Kuncinya ada di kita semua. Bagaimana seluruh pejabat bisa menjaga situasi dan kondisi kabupaten yang kita cintai ini. Karena jika program vaksinasi kita terus berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang baik, harapannya pertumbuhan ekonomi kembali bangkit dan masyarakat bisa sejahtera. Dengan begitu investasi kembali masuk,” kata Nanang.

Selain itu, dalam apel bulanan itu, Nanang juga kembali mengingatkan seluruh pejabat dan ASN untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan kinerja dengan lebih baik lagi. “Saya minta seluruh pejabat terus lakukan kerja sama dan gotong-royong untuk memajukan Kabupaten Lampung Selatan ini. Tingkatkan persatuan dan kesetuan kita untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan kedepan menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementara itu, apel diawal tahun 2022 itu merupakan perdana dilaksanakan setelah dua tahun sebelumnya ditiadakan akibat pandemi COVID-19 yang melanda negara Indonesia.

Namun seiring melandainya kasus COVID-19, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan yang saat ini berada di PPKM level 1, apel bulanan kembali dapat dilaksanakan. Meski demikian seluruh peserta apel tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. (AZ Kominfo/*/red)

Kades Wonodadi Tanjung Sari Dilaporkan Warganya Kekejaksaan

0

Keterangan Poto: Mujianto DKK sedang menyerahkan berkas laporan dugaan Mark Up Kades Wonodadi Tanjung Sari kepada petugas piket Kejaksaan Negeri Kalianda.(Istimewa)

KALIANDA (Ltc):

Diduga melakukan mark-up kegiatan pembangunan di desa, warga masyarakat desa Wonodadi Kecamatan Tanjung Sari Lampung Selatan melaporkan Kadesnya (SPN) Ke Inspektorat dan Kajari Kalianda. “Saya dan beberapa warga melaporkan Kades kami ke Kejaksaan dan inspektorat Lamsel, karena diduga kuat pekerjaan itu tidak sesuai bestek, serta pekerjaannya terkesan asal-asalan akibatnya umur fisik yang dikerjakan tidak lama dan akhirnya rusak,” kata Mujianto perwakilan warga yang dikonfirmasi Ltc pada Minggu  (16/1/2022) pagi.

Menurutnya, pihak melaporkan Kades Wonodadi itu karena pihaknya bersama masyarakat telah mendapatkan temuan di lapangan seperti; penyimpangan pembangunan fisik tahun 2020-2021 diantaranya, pekerjaan vaving blok yang di kerjakan dengan dicetak sendiri secara manual yang tidak sesuai dengan standar mutu K 225. Yang kedua yakni pekerjaan jalan lapen baru di dusun 3 terlihat sangat tipis struktur  batu andelagnya terlihat telanjang mata. Demikian juga pekerjaan rabat beton masih menggunakan campuran beton secara manual sehingga mutunya tidak sesuai dengan standar K 250 atau K 300.

Demikian juga dengan pelaksanaan pekerjaan pembuatan Siring yang dalam mengerjakannya di bebankan kepada masyarakat secara bergotong-royong. Dan yang terakhir prihal pekerjaan jalan lapen masih didesa Wonodadi dusun 4 terdapat 2 (dua) titik yang kondisinya telah rusak, padahal dalam pengerjaannya baru selesai beberapa bulan. “Berkenaan dengan hal itu kami sebagai warga Wonodadi meminta kepada pihak inspektorat dan kejaksaan agar dapat insten melihat kondisi realisasi DD di desa Wonodadi tersebut,” terang Mujianto.

Mengapa demikian, karena dana desa itu adalah dana masyarakat yang telah dihimpun dari berbagai sumber baik dari pajak dan lain sebagainya. “Kalau realisasinya kita anggap tidak maksimal yang dirugikan adalah masyarakat itu sendirilah, untuk itu kami dari perwakilan Masyarakat Wonodadi yang sangat peduli dengan desa kami, meminta dengan sangat hormat agar pihak terkait dapat turun kelapangan, mengecek berapa kerugian Negara yang di duga telah merekan Negara dan Masyarakat tersebut,” tambahnya.

 

Sementara, saat dikonfirmasi oleh media, sejauh mana dalam penanganan perkara dugaan penyimpangan dana desa Wonodadi Tanjung Sari, pihak pemeriksa inspektorat Khairul menyatakan hal itu masih dalam proses penyelidikan pihaknya.

Sementara, dari hasil konfirmasi oleh wartawan, Kades Wonodadi Suparman menyatakan bahwa apa yang dilaporkan oleh warganya itu tidak benar. Menurut dia seluruh komponen pekerjaan yang dianggarkan oleh desa telah dikerjakan sesuai dengan RAB yang ada. Dalam artian apa yang telah dianggarkan desa dikerjakan sesuai dengan realisasinya. Dan apa yang disangkakan oleh beberapa warganya itu tidak benar, Inspektorat juga menurut tidak mempersoalkan hal itu. “Mereka inspektorat sudah turun kelapangan untuk memeriksa dan tidak masalah,” terangnya.

Dan untuk diketahui bersama bahwa Kades Wonodadi Tanjung Sari Suparman tersebut telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri oleh warganya pada tanggal 12 Januari 2022 lalu, berkas laporan dan Poto sebagai laporan bukti telah diserahkan ke pihak Intel Kejari Kalianda. (*/Red)

Rakor Banyak Kepala OPD Tidak Hadir Nanang Ermanto Berang

0

KALIANDA, (Ltc):
Sejumlah pejabat eselon II atau kepala dinas serta kepala bagian dan camat absen dalam rapat koordinasi (rakor) perdana Pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan diawal tahun 2022, pada Jumat (14/01/2022).

Gara-gara tak hadir itu, Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto berang banyak kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hanya mengutus wakil untuk mengikuti rakor yang digelar di Aula Sebuku rumah dinas bupati Lampung Selatan itu.

Tidak hanya menjadi bahan evaluasi, Nanang bahkan mengusir perwakilan OPD atau pejabat yang datang terlambat mengikuti rakor bulanan pejabat Pemkab Lampung Selatan itu. “Saya tidak mau diwakil-wakilkan. Lebih baik keluar saja. Disinilah kita harus benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang sudah ditugaskan. Sebagai pejabat kita harus siap, sekarang eranya sudah berubah, disiplin ini harus kita tegakkan,” tukas Nanang.

Menurut Nanang, rakor itu penting sebagai sarana koordinasi dan evaluasi terkait program kerja di masing-masing OPD seiring berjalannya tahun anggaran 2022. “Ketika kalian diberi kepercayaan dijaga dengan baik. Kepercayaan ini suatu anugerah, mahal harganya. Jadi kerja yang baik, disiplin yang baik, kerja sama yang baik. Saya bukan cari orang pintar, tapi saya cari orang yang bisa bekerjasama memajukan daerah ini,” ucapnya.

Selain masalah disiplin, dalam rakor perdana itu, Bupati Nanang juga menyoroti soal percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan realisasi anggaran tahun anggaran 2022. “Saya minta semua lelang dan serapan anggaran ini dimulai dari awal tahun. Biasanya kerja diujung, akhirnya serapan anggarannya tidak tercapai. Kebiasaan lama ini harus kita buang, kita rubah mindset. Jika tidak mampu koordinasikan dengan tim,” kata Nanang.

Dalam rakor itu, Nanang Ermanto juga meminta seluruh pejabat senantiasa memegang kuat amanah yang diberikan dengan meningaktkan kinerja yang lebih baik. Sebab menurutnya, capaian kinerja yang tidak maksimal berpengaruh besar terkait kucuran dana dari pusat. “Saya juga terima kasih kepada kalian (OPD). Karena kita nomor satu terbaik serapan anggaran tahun 2021 se-Indonesia. Ini yang saya harapkan, mulai hari ini dan seterusnya saya minta kepada seluruh tim dan dinas serapan anggarannya diperhatikan,” imbuhnya.

Disamping itu, dalam arahannya Nanang juga menyoal tentang calendar event di masing-masing OPD, inovasi daerah, serta pelaksanaan Musrenbang tingat kecamatan yang dimulai akhir bulan Januari 2022. “Musrebang tahun ini menjadi pembelajaran untuk kita. Jangan hanya menggugurkan kewajian saja, tetapi isinya tidak ada,” tandasnya. (AZ/*/red)

EKPKD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri Tinjau Urusan Wajib Dan Urusan Pilihan Pada OPD

0

KALIANDA, (Ltc):
Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah (EKPKD) Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri Deddy Winarwan, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin melakukan peninjauan urusan wajib dan urusan pilihan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Peninjauan pertama yaitu di Dinas Perhubungan, kemudian dilanjutkan ke Dinas Perikanan. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memberikan evaluasi dan masukan terkait Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) yang telah disajikan oleh kedua OPD tersebut, pada Jum’at (14/1/2022).

Nampak mendampingi dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Keuangan Yusri, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, Asisten Bidang Administrasi Umum Badruzzaman, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Aryan Saruhian dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dulkahar.

Direktur EKPKD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri Deddy Winarwan menjelaskan, penyusunan LPPD pada dasarnya tidak terlepas dari pencapaian visi dan misi Kepala Daerah. Dimana, hal itu juga dituangkan dalam RPJMD dan diimplementasikan dalam program kegiatan setiap tahun. “Karena visi dan misi Kepala Daerah yang dituangkan didalam RPJMD, kemudian diimplementasikan didalam program kegiatan setiap tahun didalam LKPD. Nah, tugas kita adalah memastikan visi misi itu dapat dilaksanakan dengan baik, dengan hasil maksimal,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, selain sebagai laporan kepada pemerintah pusat mengenai capaian kinerja dan pelaksanaan tugas pembantuan selama satu tahun. Ringkasan dari LPPD tersebut sangat penting dan wajib untuk disampaikan kepada masyarakat. “Ringkasan dari LPPD tersebut akan disampaikan kepada masyarakat, itu juga hukumnya wajib. Karena hukumnya wajib itu juga menjadi tugas kita semua, seluruh perangkat daerah di Pemkab Lampung Selatan untuk memberikan data yang benar, menginput dengan benar,” katanya.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan M. Dharmawan dan Plt. Kepala Dinas Perikanan Dwi Jatmiko, turut memaparkan isi dari LPPD masing-masing instansi yang mengacu pada Indikator Kinerja Kunci (IKK). (ptm/*/red).