Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 13

Kabupaten Lampung Selatan resmi menjadi tuan rumah Gala Dinner pembukaan AIYEP 2025

0

KALIANDA, (Ltc):

Cahaya lampu di bibir Pantai Grand Elty Krakatoa menghangatkan pertemuan para tamu pada Selasa malam (25/11/2025), saat Kabupaten Lampung Selatan resmi menjadi tuan rumah Gala Dinner pembukaan Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2025.

Acara ini menandai dimulainya rangkaian pertukaran budaya dan kolaborasi pemuda yang melibatkan 42 peserta dari Indonesia dan Australia.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama hadir bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda, kepala instansi vertikal, pejabat daerah, camat, para orang tua asuh, serta tamu undangan.

Dalam suasana akrab itu, diperkenalkan pula 21 delegasi Australia dan 21 delegasi Indonesia yang akan menjalani program selama beberapa minggu ke depan.

Staf Ahli Bidang Regulasi Kepemudaan dan Keolahragaan Kemenpora RI, Samsudin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas kesediaannya menjadi tuan rumah.

Ia menilai pemilihan Kalianda bukan kebetulan, melainkan konsekuensi dari potensi pariwisata yang kuat, lanskap maritim yang khas, serta kedekatan dengan Pelabuhan Bakauheni sebagai gerbang selatan Sumatra. Menurutnya, seluruh unsur tersebut diyakini mampu menghadirkan pengalaman lokal yang otentik bagi peserta.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan para orang tua asuh, karena interaksi budaya yang paling bermakna justru lahir dari keseharian dalam lingkungan keluarga.

Samsudin mengingatkan agar peserta tidak diarahkan ke pusat perbelanjaan, melainkan diperkenalkan pada kuliner pesisir dan budaya masyarakat setempat.

“Menu seperti lumay, hasil laut dan hidangan lokal lainnya akan menjadi pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam bagi para delegasi,” kata Samsudin.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan bahwa Gala Dinner ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum yang menyatukan masa depan dua bangsa melalui peran pemuda. Ia menyebut peserta AIYEP sebagai “wajah baru hubungan Indonesia-Australia”.

Bupati Egi menegaskan bahwa AIYEP bukan hanya pertukaran pemuda, melainkan pertukaran ide, karakter, dan cara pandang. Di tengah dinamika global yang dipengaruhi kecerdasan buatan, ekonomi hijau, dan diplomasi modern, ia menilai pemuda harus memiliki keluwesan budaya serta kemampuan berkolaborasi lintas negara.

Lampung Selatan, katanya, tidak hanya menyediakan tempat magang dan keluarga asuh, tetapi juga ruang pembelajaran sosial yang akan membentuk perspektif masa depan para peserta. Dengan nada ringan, ia memperkenalkan salam khas daerah, “Tabik Pun”, sembari menyampaikan bahwa salam tersebut bukan hanya sapaan, melainkan sebuah rasa yang mencerminkan kehangatan masyarakat Lampung Selatan.

“Selama di Lampung Selatan, jangan hanya belajar, tapi juga harus jatuh cinta, cinta pada budaya, pariwisata, dan kuliner khas Lampung Selatan,” ujarnya sebelum secara resmi membuka acara dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim.

Acara ditutup dengan prosesi penyerahan cendera mata dari para delegasi kepada Bupati Lampung Selatan, simbol komitmen persahabatan yang diharapkan bertahan melampaui batas formalitas program.

Malam itu, Grand Elty Krakatoa bukan sekadar venue, tetapi menjadi rumah kedua yang menyambut para peserta dengan kehangatan budaya Lampung Selatan. (Gil-Kmf/*/red)

Pemkab Lampung Selatan terus memperkuat ekosistem literasi keuangan di kalangan ASN

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat ekosistem literasi keuangan di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Upaya itu ditandai dengan dibukanya kegiatan Sosialisasi Product Matching, Literasi Keuangan Pasar Modal, serta fasilitasi Pembukaan Rekening Saham bagi ASN di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Senin (24/11/2025).

Kegiatan yang digelar oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lampung Selatan tersebut merupakan kolaborasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung.

Program ini bertujuan mempercepat peningkatan pemahaman aparatur terhadap produk keuangan formal, khususnya sektor pasar modal.

Deputi Direktur PEPK & LMS, OJK Provinsi Lampung, Ety Elyati, menegaskan pentingnya ASN memiliki kecakapan finansial yang memadai. Menurutnya, aparatur merupakan kelompok strategis yang berperan besar dalam menggerakkan pembangunan daerah.

“ASN dengan literasi keuangan yang baik mampu merencanakan masa depan secara bijak dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam menggunakan produk keuangan yang aman dan legal,” ujarnya.

Ety juga mengingatkan bahwa meski tingkat inklusi keuangan nasional semakin meningkat, pemahaman terhadap risiko dan karakter produk keuangan masih belum seimbang. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya layanan fintech ilegal.

“Investasi harus dilakukan pada lembaga berizin dan diawasi OJK. Pastikan selalu mengecek legalitas setiap layanan keuangan,” tegasnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, yang mewakili Bupati membuka kegiatan tersebut, menyebut literasi finansial sebagai elemen penting dalam pembangunan kualitas sumber daya aparatur.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi Pemkab, OJK, dan BEI. Kita tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur finansial bagi ASN,” kata Supriyanto.

Ia mendorong ASN untuk mulai memandang pengelolaan keuangan sebagai bagian dari tanggung jawab pribadi dan profesional.

“ASN harus memiliki lambung yang kuat. Gaji bukan hanya untuk dibelanjakan, tetapi dikembangkan melalui instrumen yang aman, legal, dan terukur. Melalui pasar modal, ASN bisa naik kelas, dari sekadar konsumen menjadi pemilik modal,” tegasnya.

Supriyanto berharap kegiatan ini menjadi titik balik bagi ASN Lampung Selatan untuk berpikir lebih progresif dalam mengalokasikan pendapatan pada instrumen investasi jangka panjang, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi bodong.

Dalam kegiatan tersebut, ASN juga difasilitasi melakukan pembukaan Rekening Saham (SID) sebagai langkah awal memasuki pasar modal. Pihak BEI memberikan pendampingan teknis langsung agar prosesnya mudah, cepat, dan aman.

Program ini sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur melalui penguatan kapasitas literasi keuangan dan kemandirian finansial. (Nsy-Kmf/*/red)

Bupati egi resmikan Basecamp Gym di Sidomulyo

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran masyarakat di Lampung Selatan kembali diperkuat dengan diresmikannya Basecamp Gym cabang kedua di Kecamatan Sidomulyo, pada Kamis (20/11/2025). Fasilitas ini menjadi perluasan dari cabang pertama yang telah lebih dahulu beroperasi di Kalianda.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Prosesi pemotongan tumpeng menjadi tanda resmi beroperasinya pusat kebugaran tersebut yang diharapkan dapat menjadi ruang olahraga yang mudah diakses, terjangkau, dan berkelanjutan bagi warga Sidomulyo.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Lampung Selatan, Ketua BPH Yayasan Battuta Bangun Negeri UIM, Kadis Kepemudaan dan Olahraga, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Camat Sidomulyo, Ketua Karang Taruna, KONI, serta Kepala Cabang BNI Tanjung Karang. Bupati Radityo Egi Pratama dalam keterangannya mengapresiasi inisiatif masyarakat yang berperan aktif dalam mendorong kemajuan daerah, termasuk pengembangan sarana kebugaran berbasis komunitas.

“Yang pertama, kita support masyarakat Lampung Selatan yang punya inisiatif. Apalagi Mas Paris ini punya semangat. Intinya, kami mendukung jika ada masyarakat Lampung Selatan yang berinisiatif untuk kemajuan kita bersama,” ujarnya.

Owner Basecamp Gym, Parissan Gultom, menyampaikan rasa syukur dan menyebut peresmian tersebut sebagai momentum bersejarah bagi pengembangan pusat kebugaran berbasis komunitas di daerah.

“Puji syukur kehadirat Allah SWT, hari ini menjadi hari yang penuh makna dan sejarah bagi kami. Kehormatan yang luar biasa ketika Basecamp Gym Sidomulyo diresmikan langsung oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa Basecamp Gym tidak sekadar tempat latihan, tetapi wadah untuk membangun kedisiplinan, semangat, serta perubahan positif di tengah masyarakat.

“Kami berkomitmen penuh menjadi mitra pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat Sidomulyo yang sehat, kuat, dan produktif. Semoga kehadiran kami dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tambahnya.

Peresmian ini menandai komitmen bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat di Lampung Selatan, sekaligus mendorong Sidomulyo tumbuh sebagai kawasan yang aktif, bugar, dan berdaya saing. (Gil/*/red)

Kominfo gelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Statistik Sektoral dan Interoperabilitas Data Statistik Sektoral

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Statistik Sektoral dan Interoperabilitas Data Statistik Sektoral, Selasa (18/11/2025), di Negeri Baru Resort, Kalianda.

Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Keuangan, Achmad Herry, SE, MM, serta dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, S.Sos, MM. Sosialisasi ini diikuti 30 peserta dari berbagai perangkat daerah.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Achmad Herry, pemerintah daerah disebut tengah menghadapi tantangan besar terkait ketimpangan kualitas data antarsatuan kerja, mulai dari perbedaan definisi, format, hingga metode pengumpulan. Kondisi tersebut disebut menghambat penyusunan kebijakan yang presisi.

“Oleh karena itu, kegiatan hari ini bukan sekadar sosialisasi. Ini adalah upaya membangun budaya data yang disiplin, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya seluruh perangkat daerah bekerja berbasis data yang valid, reliabel, dan sinkron, bukan asumsi.

Achmad Herry menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan statistik dan interoperabilitas data menjadi bagian dari pembangunan sistem informasi pemerintahan yang lebih modern, cepat, dan terhubung.

“Inilah fondasi Lampung Selatan yang lebih modern dan lebih siap menghadapi tantangan zaman,” katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Data Elektronik Dinas Kominfo Lampung Selatan, Yofi Oktarini, SE, MM, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut digelar untuk memastikan seluruh pihak mampu bekerja dalam ekosistem data yang terintegrasi dan terkoordinasi.

“Maksud kegiatan ini adalah penyampaian informasi, edukasi, dan penanaman kesadaran agar perangkat daerah dapat bertukar informasi serta menggunakan data secara bermakna dan aman,” jelasnya.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Selatan, Rudy Ramadhani Syoer, S.ST, M.Si, serta Tenaga Ahli Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, Ayu Aprianti, S.Mat, M.Mat.

Achmad Herry menutup dengan ajakan agar perangkat daerah memperkuat kolaborasi antara BPS, Diskominfo sebagai walidata, serta seluruh OPD sebagai produsen data. “Jadikan kegiatan ini momentum memperkuat disiplin data daerah,” katanya. (dul/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lamsel menerima Entry Meeting Tim Inspektorat Provinsi Lampung

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menerima Entry Meeting Tim Inspektorat Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Senin (17/11/2025).

Pertemuan ini menandai dimulainya rangkaian pembinaan dan pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (PPD) tahun 2025.

Tim Inspektorat Provinsi dipimpin Inspektur Wilayah IV, Andrian Syarief, dan disambut langsung oleh Sekda Lampung Selatan, Supriyanto, bersama Inspektur Kabupaten, Anton Carmana, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Dalam paparannya, Andrian Syarief menegaskan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan kewenangan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, sebagaimana tertuang dalam Pasal 378 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota dilaksanakan oleh gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, baik pengawasan umum maupun teknis,” ujar Andrian.

Ia mengingatkan bahwa seluruh proses pengawasan membutuhkan dukungan penuh dari Pemkab Lampung Selatan, termasuk penyediaan data dan dokumen pendukung.

“Kami berharap Bupati dan seluruh kepala perangkat daerah dapat memberikan data dan bahan yang diperlukan untuk Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2025,” katanya.

Andrian juga mengungkapkan bahwa agenda pengawasan semestinya dilaksanakan pada Juli lalu, namun tertunda sehingga baru bisa direalisasikan pada November ini.

Tahun 2025, lanjutnya, pola pengawasan akan dilakukan lebih spesifik dengan empat fokus utama, yakni pelayanan publik sektor perizinan, penurunan stunting, pengangguran terbuka, serta urusan wajib pelayanan dasar.

“Kami akan bekerja mulai hari ini. Setelah entry meeting, tim langsung bergerak. Durasi kerja sekitar lima hingga enam hari, namun jika data sudah lengkap, proses bisa lebih cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Lampung Selatan, Supriyanto, meminta seluruh perangkat daerah memberikan perhatian serius pada tahap pembinaan dan pengawasan tersebut.

“Ikuti seluruh tahapan dengan sebaik-baiknya. Lakukan perbaikan yang diperlukan sesuai arahan Inspektorat Provinsi untuk meminimalisir kesalahan,” tegasnya.

Supriyanto menekankan bahwa kritik dan masukan dari Inspektorat Provinsi merupakan bagian dari peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. “Bagi kami, masukan, kritik, dan saran adalah vitamin untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Ia pun mengimbau seluruh jajaran mendukung penuh kebutuhan tim Inspektorat Provinsi agar proses pembinaan dan pengawasan berjalan lancar. “Apapun yang dibutuhkan, mohon dibantu. Kita ingin semua proses ini berjalan tertib, cepat, dan tepat,” tutupnya. (Nsy/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Sukses gelar pawai budaya, HUT Kabupaten Lampung Selatan ke 69 tahun 2025

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sukses menggelar Pawai Budaya Kebanggaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (16/11/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan kompleks perkantoran Pemkab Lampung Selatan tersebut diikuti 6.573 peserta, menjadikannya pawai terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan HUT daerah.

Pawai Budaya yang berlangsung meriah ini menampilkan keberagaman adat, busana daerah, atraksi seni, serta replika budaya dari berbagai kecamatan dan perangkat daerah se-Lampung Selatan. Ribuan peserta dan penonton memenuhi sepanjang rute pawai, menghadirkan suasana penuh warna dan antusiasme tinggi.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan ini.

“Semua hadir dengan semangat persatuan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta pawai dan seluruh elemen masyarakat yang telah memeriahkan HUT ke-69 Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi menegaskan bahwa Pawai Budaya bukan hanya bentuk hiburan, tetapi bagian penting dari pelestarian tradisi serta jati diri masyarakat Lampung Selatan.

“Lampung Selatan adalah rumah bagi keberagaman adat, bahasa, pakaian tradisional, tarian, dan nilai leluhur. Pawai ini adalah pengingat bahwa budaya merupakan identitas, dan tradisi adalah warisan yang menjadi fondasi masa depan,” ucapnya. Bupati Egi menambahkan, Pawai Budaya tahun ini menjadi panggung bersama bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, seniman, komunitas kreatif, serta perwakilan dari kecamatan.

“Ini bukan sekadar tampil cantic dengan busana adat, tetapi bukti bahwa kita bangga terhadap daerah kita,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Egi juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2025, yang untuk pertama kalinya digelar selama tiga hari berturut-turut dan sepenuhnya gratis untuk masyarakat.

Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta anggota DPR RI seperti Sigit Purnomo, Surya Utama, Primus Yustisio, Eko Purnomo, Desi Ratnasari, dan Putri Zulkifli Hasan.

Hadir pula Ketua TP PKK Lampung Selatan sekaligus UKP Bidang Pariwisata, Zita Anjani, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Forkopimda Lampung Selatan, anggota DPRD Lampung Selatan, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta ribuan masyarakat.

Kehadiran tokoh nasional tersebut semakin menegaskan bahwa Pawai Budaya Lampung Selatan telah menjadi salah satu ikon perayaan budaya terbesar di provinsi Lampung.

Dengan pelaksanaan yang tertib, meriah, dan penuh antusiasme, Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, memupuk rasa bangga terhadap budaya lokal, serta mendorong sektor pariwisata dan kreativitas daerah. (Nsy-Kmf/*/red)

Gelaran Pawai Budaya, Tari Tuping sukses raih rekor MURI di HUT Lampung Selatan ke 69 tahun 2025. Zulhas: Lamsel Kedepan harus lebih baik lagi

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Pawai Budaya dalam rangka HUT Kabupaten Lampung Selatan ke 69 pada Minggu (16/11/2025). Kegiatan pawai budaya yang melibatkan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah Lampung Selatan dari 17 Kecamatan, serta unsur SUKU, RAS, ADAT BUDAYA ISTIADAT itu sangat meriah, memukau pengunjung dan warga masyarakat yang menyaksikan. Dan pawai budaya itu merupakan rangkaian kegiatan dihari ketiga HUT Lampung Selatan yang ke-69.

“Saya sangat mengapresiasi Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang telah sukses menggelar/menyelenggarakan acara HUT Kabupaten Lampung Selatan yang ke 69 ini, dari pengalaman saya yang lalu, baru kali ini semeriah/seramai ini. Ini tentunya bertujuan bagaimana Lampung Selatan semakin baik kedepannya,” kata Hi Zulkifli Hasan Menko Pangan RI yang merupakan salah satu tokoh sepuh warga Kalianda asal desa Pisang Kecamatan Penengahan yang memiliki peranan penting untuk kemajuan Lamsel.

Menurut Zulhas, perayaan HUT Lamsel tahun ini banyak sekali acara yang digelar, serta ada hal -hal baru juga dalam rangkaian acara ini, seperti bisa dilihat tempat pelaksanaannya juga baru kali ini di adakan di area lingkungan kantor Pemkab Lamsel.

“Hal seperti ini harus terus di gaungkan apalagi untuk memajukan budaya daerah kita, Tari Tuping ini adalah warisan budaya dari leluhur kita dan patut kita jaga kelestariannya, dan tidak hanya itu saja pawai budaya juga bisa kita lihat pesertanya luar biasa sangat antusias dari seluruh kecamatan yang ada di Lamsel, saya sangat apresiasi sekali kepada Bupati Lamsel yang telah sukses menggekar acara ini,” kata Zulhas.

Sementara, Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama menyampaikan terimakasih kepada jajaran menteri yang hadir beserta anggota DPR RI di acara HUT Kabupaten Lamsel yang Ke-69 ini. “Apresiasi juga saya berikan kepada seluruh masyarakat Lamsel, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat yang sudah mensukseskan acara ini sehingga berjalan dengan meriah, saya ngak bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan kita semua, ini adalah hasil dari kerja kita semua.

Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama juga menyampaikan permintaan maaf jika dalam pelaksanaan acara masih ada kekurangan, mudah-mudahan di tahun berikutnya akan kita buat lebih meriah lagi.

Dari pantauan tim Lampungtik.com kegiatan pawai budaya dan rangkaian kegiatan HUT Lamsel ke 69 lainnya berlangsung sukses. Ditambah lagi sukses atas capaian rekor MURI atas tampilan 1500 penari topeng.

Dan untuk diketahui bersama di hari ketiga HUT Lampung Selatan ke 69 tahun 2025 ini selain dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, sekda, para pejabat teras Lamsel, Tokoh Adat, Agama se-lamsel, turut hadir Menko Pangan RI Zulkifli Hasa, Zumi Zola , Desi Ratnasari, Eko Patrio, Uya kuya, dan Pasha Ungu serta ( UKP) Zita Anjani sekaligus Ketua TP. PKK Lampung Selatan serta pimpinan dan anggota DPRD dan Forkopimda Lampung Selatan.(*/*/Red)

Malam puncak Lamsel Fest ditutup secara resmi Bupati Egi dengan Open Up Silet oleh penyanyi dari NTT dengan tembang trennya “tabola bale”

0

KALIANDA, (Ltc):

Penutupan Lamsel Fest 2025 berubah menjadi malam puncak paling meriah ketika Silet Open Up, penyanyi asal Nusa Tenggara Timur yang tengah naik daun secara nasional, mengguncang Lapangan Korpri Kalianda lewat tembang viralnya, “Tabola Bale”, pada Minggu (16/11/2025) pukul 01.50 WIB dini hari.

Ribuan warga yang telah memadati area sejak sore sontak meledak dalam sorak panjang saat intro lagu tersebut mengalun. Ponsel menyala, tangan terangkat, dan suara penonton berpadu membentuk koor raksasa yang menggetarkan pusat kota. Momen klimaks itu menegaskan posisi Silet sebagai ikon musik viral tanah air tahun ini.

Sejak pukul 18.00 WIB, arus massa terus mengalir ke lokasi. Keluarga, remaja, hingga para orang tua datang berbondong-bondong untuk menyaksikan puncak festival terbesar di Lampung Selatan tahun ini. Suasana semakin memanas ketika Silet Open Up tampil bersama Diva Aurel, disambut tepuk tangan bergemuruh yang terdengar hingga luar area acara.

“Lampung Selatan Kelas! Terima kasih untuk Lampung Selatan!” seru Silet Open Up, disambut sorakan panjang lautan massa Kalianda.

Sejumlah penampil turut meramaikan panggung utama, mulai dari band nasional Drive, hingga band dangdut koplo asal Bandar Lampung, Hanaya, yang memperkuat atmosfer pesta kota tersebut.

Di tengah ledakan euforia, kehadiran para pejabat daerah semakin melengkapi kemeriahan malam penutupan. Turut hadir anggota DPR RI Dapil Lampung I Ruby Chairani Syiffadia dan Mukhlis Basri, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Sekda Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, UKP Bidang Pariwisata Zita Anjani, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar hingga pejabat daerah terlihat ikut bernyanyi dan bergoyang di panggung utama saat “Tabola Bale” dimainkan. Sementara itu, Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuat Lamsel Fest 2025 berjalan aman dan meriah.

“Hari ini ulang tahun Lampung Selatan, acaranya untuk kalian semua, pesta rakyat untuk masyarakat. Tepuk tangan dulu buat kalian semua,” kata Egi disambut riuh tepuk tangan.

Bagi banyak warga, malam itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Rismawati, warga Wai Lubuk, Kalianda, mengaku menikmati setiap momen acara yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kegembiraan.

“Seru banget acaranya, sumpah pecah! Terima kasih Pak Egi dan Pemkab Lampung Selatan sudah buat Lamsel Fest 2025 sekeren ini,” ujarnya antusias.

Selain menjadi pesta musik, penutupan festival juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam merayakan perjalanan panjang 69 tahun Kabupaten Lampung Selatan.

Ketika lagu “Tabola Bale” dimainkan untuk terakhir kali, kembang api memenuhi langit Kalianda, menandai berakhirnya Lamsel Fest 2025 dengan kemegahan yang meninggalkan ingatan kolektif bagi ribuan warga. (ptm-Kmf/*/red)

Ribuan peserta ikuti Fun Run Lamsel Fest 2025, Rangkaian HUT Lamsel ke 69

0

KALIANDA, (Ltc):

Ribuan peserta memadati kawasan Tugu Adipura, Kalianda, sejak dini hari Sabtu (15/11/2025) untuk mengikuti Fun Run Lamsel Fest 2025, salah satu agenda utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Lampung Selatan.

Antusiasme warga terlihat kuat bahkan sebelum matahari terbit, ditandai dengan lautan jersey berwarna blue sky yang mendominasi ruas jalan utama kota.

Kemeriahan semakin terasa berkat deretan banner berisi pesan inspiratif dan humor ringan yang dipasang sepanjang rute lari.

Elemen tersebut berhasil membangun suasana positif dan mendorong partisipasi aktif dari seluruh peserta, mulai dari keluarga, komunitas olahraga, hingga pelajar. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, hadir melepas peserta di garis start. Di tengah kerumunan warga, Bupati Egi turut berlari mengikuti rute fun run sambil menyapa peserta di sejumlah titik.

Kegiatan ini juga diikuti Ketua TP PKK Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani, yang tampil penuh energi mengikuti jalur fun run.

Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap seluruh rangkaian Lamsel Fest 2025.

“Alhamdulillah, peringatan HUT ke-69 ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Keramaian sudah terlihat sejak kemarin hingga hari ini,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan olahraga bersama ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kebugaran masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah komunitas.

Selain Fun Run, Lamsel Fest 2025 juga menghadirkan berbagai lomba, pertunjukan musik, hingga panggung hiburan rakyat yang sudah berlangsung sejak hari pertama dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

“Beragam kegiatan telah kami siapkan untuk memberikan hiburan serta ruang kreativitas bagi masyarakat. Semuanya gratis,” kata Bupati Egi.

Fun run pagi itu ditutup dengan sesi ramah tamah dan pemberian apresiasi kepada seluruh peserta. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan hingga berjalan tertib dan meriah. (lmhr-Kmf)

Wamendagri Bima Arya mengapresiasi capaian awal Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Radityo Egi Pratama-Syaiful Anwar

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyampaikan apresiasi terhadap capaian awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Radityo Egi Pratama-Syaiful Anwar.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri malam kedua Lamsel Fest 2025 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan, di Lapangan Korpri, kompleks perkantoran Pemkab setempat, Kalianda, pada Sabtu (15/11/2025).

Dalam sambutannya, Bima Arya mengatakan bahwa sejumlah janji kampanye Bupati Egi yang disampaikan sekitar delapan bulan lalu mulai menunjukkan hasil. Ia menyebut perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan administrasi kependudukan, hingga pembenahan fasilitas pendidikan sebagai langkah konkret yang kini telah berjalan.

“Saya melihat tiga hal yang dijanjikan Mas Egi sudah mulai terlihat. Jalan-jalan diperbaiki, layanan Dukcapil makin mudah karena sudah tersebar di kecamatan, dan sekolah-sekolah mulai diperbaiki,” ujar Bima Arya di hadapan ribuan warga.

Wamendagri mengaku datang lebih awal dari agenda resmi, yakni Pawai Budaya esok hari, karena ingin melihat langsung animo masyarakat terhadap festival tersebut.

“Ternyata dari jauh saya melihat luar biasa sekali antusiasme warga. Acaranya tidak berhenti-berhenti, tepuk tangan untuk Pak Bupati dan semua warga,” katanya. Ia menambahkan, visi menjadikan Lampung Selatan sebagai gerbang Sumatra dan pusat pariwisata perlahan mulai terlihat melalui penyelenggaraan Lamsel Fest yang berlangsung selama beberapa hari.

“Kalau Lamsel Fest dipersembahkan untuk warga Lampung Selatan, itu adalah mimpi dari Pak Bupati yang hari ini mulai terwujud. Lampung Selatan dikenal oleh luar dan warga menikmati daerahnya dengan bangga,” ucapnya.

Bima Arya juga mendoakan agar jajaran pemerintah daerah tetap solid mendorong pembangunan, termasuk Ketua TP PKK yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, serta seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa.

“Semoga semuanya bekerja hanya untuk rakyat dan tidak pernah meninggalkan rakyat. Dirgahayu Kabupaten Lampung Selatan ke-69,” kata Bima Arya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK sekaligus UKP Bidang Pariwisata Zita Anjani, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar beserta Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat tinggi pratama Pemkab Lampung Selatan. (dul/*/red)