Minggu, Mei 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 107

Ustad Mumui & Pemberian Piagam Penghargaan Kepada Mantan Kades Warnai Puncak HUT Desa Merak Belantung

0
Kades Merak Belantung Joni Arizon saat memberikan Sambutan pada Hari Puncak HUT Desa Merak Belantung Sekaligus Songsong Bulan Suci Ramadhan.

KALIANDA, (Ltc):

Kehadiran Ustad Mumui asal Kabupaten Pesawaran menghebohkan peringatan hari puncak Ulang Tahun (HUT) Desa Merak Belantung ke 51 kecamatan Kalianda kabupaten Lampung Selatan  yang berlangsung dilapangan Hi A Rahman Dusun Haringin Desa setempat  pada Kamis (16/03/2023).

Selain para mantan-mantan Kades yang hadir, hadir juga Kepala Kesbangpol Puji Sukanto SE MM mewakili Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Kepala Bagian Kesejahteraan Ust DR Firmansyah, Camat Kalianda Pirma Romayansyah SH MM, Babinkamtibmas, Babinsa, pendamping Desa, perwakilan perusahaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Pemuda dan Para Kades/lurah se-kecamatan Kalianda.

Diacara tersebut juga dilangsungkan pemberian tali asih/santunan kepada 47 anak yatim piatu yang ada di desa Merak Belantung.

Kepala desa Merak Belantung Joni Arizon di acara tersebut mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir juga kepada seluruh masyarakat dan pihak-pihak ke-3 yang telah membantu dan mendukung penuh sehingga terlaksananya puncak peringatan HUT Desa Merak Belantung yang ke-51 tahun berlangsung sukses dan lancar.

Joni menjelaskan tentang sejarah terbentuknya pemeritahan desa Merak Belantung 1972, melalui panitia para tokoh juga perwakilan pemuda dari masing masing dusun. Sehingga terpilih kepala desa pertama Mukhni ibrahim 1972-1988, kepala desa ke-2 A. Sobari 1988-1995 Kepala desa ke-3 Abdan M. Adnan1995-2013 kemudian kepala desa ke-4 Muzani Hi Umar 2013-2017 kepala desa ke-5 Muhamad Yumhari 2017-2019 dan Joni Arizon 2016- sampai dengan sekarang.

“Saya berharap seluruh komponen yang ada didesa bisa terus bahu membahu membantu, demi untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa. Intinya  diharapkan semakin menguatkan eksistensi, konsistensi dan proposionalisme dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Joni.

“semoga dengan peringatan ini kerjasama dukungan masyarakat terus terjalin lebih erat lagi untuk bersama-sama membangun demi terwujudnya desa yang lebih baik lagi.

Lebih jauh Joni menjelaskan bahwa  kedepan desa Merak Belantung akan lebih maju dan berkembang baik dibidang pariwisata, serta di bidang agrobisnis. Pemerintah Desa meminta dukungan dan kerjasama masyarakat karena dalam beberapa bulan kedepan akan memberikan bantuan 2000 bibit Alpukat untuk membantu perekonomian masyarakat dalam empat tahun kedepan,” tutupnya.

Kades Merak Belantung Joni Arizon berpoto bersama dengan unsur Pemerintahan Desa, Babinkamtibmas, Babinsa dan tokoh masyarakat usai menyerahkan piagam penghargaan dan tali asih kepada para Mantan Kades.(ist)

Sementara Kepala Kesbangpol Kabupaten Lampung Selatan Puji Sukanto SE MM dalam sambutannya mewakili Bupati mengatakan bahwa desa Merak Belantung salah satu desa yang memiliki destinasi wisata terbesar di Lampung Selatan. “untuk itu, Pemerintah berharap dengan adanya wisata tersebut, tentunya diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Terlihat ikut hadir, Kepala Kesbangpol Kabupaten Lampung Selatan Puji Sukanto SE MM, Ustad DR Firmansyah (Kabag Kesejahteraan), Pirma Romayansyah SH MM (Camat Kalianda), Ust Mumui selaku pentausiah di pelaksanaan puncak HUT Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda pada Kamis (16/3/2023)

Serta bisa mengajak kepada seluruh masyarakat desa Merak Belantung khususnya, senantiasa menjaga kerukunan, keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat,” terangnya.

Sedangkan dalam tasiahnya, Ustad Mumui mengajak seluruh pemuda desa Merak Belantung, agar memperbaiki akhlaq, karena dengan bekal Akhlaqul Karimah insyallah kedepannya akan lebih baik, menggapai cita cita akan lebih mudah. Ust Mumui juga tidak lupa mengucapkan selamat HUT desa dan selamat menyongsong bulan ramadhan.

Untuk diketahui juga bahwa di HUT Desa Merak Belantung ke 51 ini, istimewanya panitia telah memasang/menempel stiker HUT Desa Merak Belantung diseluruh rumah warga, hal ini dilakukan untuk mengingatkan kepada warga desa bahwa usia desa Merak Belantung kini telah 51 tahun. (*/red)

119 Stand Ikut Memeriahkan Sragi Fair 2023

0

SRAGI, (Ltc):

Sebanyak 119 stand ikut memeriahkan Semarak Sragi Fair 2023 yang digelar di Lapangan Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi, pada Kamis (16/3/2023).

Berbagai stand mulai dari kuliner, pemerintah desa, UMKM, hingga pelayanan masyarakat, tersedia disana. Semarak Sragi Fair akan dilaksanakan dari 16 Maret hingga 18 Maret 2023.

Kegiatan digelar dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Kecamatan Sragi yang ke-22, bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan, potensi, inovasi dan kreativitas pemerintah dan masyarakat Kecamatan Sragi.

Melalui perhelatan Semarak Sragi Fair 2023 juga diharapakan menjadi momentum strategis yang berkelanjutan untuk membangun, menggali, mengembangkan dan menggerakkan roda perekonomian lebih cepat menuju kesejahteraan secara merata khususnya di Kecamatan Sragi.

Kepala Desa Kedaung Kecamatan Sragi Edi Kuswanto menyampaikan, bahwa UMKM di Desa Kedaung sangat berinovatif, baik dari seni budaya maupun UMKM. Bahkan Desa Kedaung memiliki Saung Kreatif yang isinya anak-anak muda yang memiliki inovasi.

“Sekarang Desa Kedaung sudah berbasis digital, semua pelayanannya sudah berbasis digitalisasi. Bahkan nanti Desa Kedaung melalui produk UMKM-nya sudah bisa mempromosikan melalui market place,” ujar Edi Kuswanto saat ditemui di Sragi Fair, Kamis (16/03/2023).

Edi Kuswanto menambahkan, selama ini Desa Kedaung sudah berbasis digitalisasi dengan menggunakan aplikasi smart village Desa Kedaung.

Edi Kuswanto menyebut, Desa Kedaung juga sudah bisa melakukan pelayanan berbasis online, artinya masyarakat tidak harus datang ke desa, cukup dari rumah saja melalui online. “Melalui aplikasi teknologi ini, saya harap masyarakat Desa Kedaung yang memiliki potensi baik itu UMKM dan lainnya, dapat dipromosikan melalui market place yang ada di desa. Supaya bisa dipandang oleh orang banyak,” tuturnya. (Nsy)

Tim Gabungan Monitoring Sembako Dipasar Tradisional Kabupaten Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan pemantauan harga dan ketersedian barang sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar menjelang bulan Ramadan 1444 Hijirah, Kamis (16/3/2023).

Tim Gabungan terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, unsur dari Polres dan Kodim  0421 Lampung Selatan, Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, BPS Lampung Selatan serta Kansilog Bulog Kalianda Lampung Selatan.

Selanjutnya, tim gabungan tersebut terbagi menjadi dua untuk melakukan monitoring ke sejumlah pasar guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Dari pantauan, tim pertama dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan Yansen Mulia melakukan monitoring di pasar tradisional di Kecamatan Kalianda dan Sidomulyo.

Kemudian, tim kedua yang dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan Yespy Cory melakukan monitoring di Pasar Kecamatan Jati Agung dan Natar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan Yansen Mulia menyampaikan, berdasarkan hasil monitoring tim gabungan di Pasar Kalianda dan Sidomulyo, bahwa secara umum harga serta ketersediaan sembako dan bahan penting lainnya masih stabil. “Secara umum (harga) masih normal. Stok sembako pun tersedia untuk bulan Ramadan sampai hari raya Idul Fitri mendatang,” ujar Yansen disela-sela monitoring tersebut.

Lebih lanjut Yansen menyampaikan, dari hasil monitoring tersebut, tim gabungan tidak menemukan adanya ayam tiren, makanan kadaluarsa atau bahan makanan berbahaya lainnya. “Dari hasil pemantauan juga tidak ditemukan penimbunan stok bahan pokok,” kata Yansen.

Sementara, dari hasil kegiatan monitoring di Pasar Kalianda dan Sidomulyo harga sembako terbilang masih normal. Ketersediaannya pun mencukupi. Berikut harga eceran tertinggi dari kisaran harga beberapa kebutuhan bahan pokok :

– Minyak Goreng Kemasan Rp.15.000 s/d Rp.17.000

– Minyak Goreng Curah Rp.14.000

– Telur Ayam Ras Rp.28.000

– Gula Pasir Kemasan Rp.14.000

– Daging Ayam/Ekor Rp.40.000 s/d Rp.45.000

– Daging Sapi/Kg Rp.130.000 s/d Rp.140.000

– Cabe Merah Rp.35.000

– Cabe Rawit Rp.40.000 s/d Rp.70.000

– Bawang Merah Rp.30.000

– Bawang Putih Rp.30.000

*Sumber : Tim Gabungan Monitoring Sembako Kabupaten Lampung Selatan

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023 Dari Pemerintah Pusat

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023 dari pemerintah pusat.

Penghargaan bergensi itu diberikan, lantaran dukungan dan kontribusi Kabupaten Lampung Selatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan pencapaian UHC diatas 95 persen.

Dimana berdasarkan data pencapaian UHC, terhitung 1 Maret 2023 jumlah masyarakat Kabupaten Lampung Selatan yang telah terdaftar dalam JKN mencapai 99,29 persen.

Adapun penghargaan diserahkan secara simbolis Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian disaksikan Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang diwakili oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Hari Surya Wijaya, pada UHC Award 2023 di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2023).

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto menyampaikan, rasa bangganya atas capaian UHC di daerahnya. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh lintas sektoral yang telah bersinergi dalam program tersebut.

Menurut Nanang, pencapaian penghargaan dalam bidang kesehatan itu bukan hal yang mudah. Hal itu kata Nanang, merupakan bukti nyata dari komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) ini tidak mudah, perlu kerja keras. Ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong semua pihak,” kata Nanang dalam pertemuan dengan jajaran Dinas Kesehatan, di rumah dinas bupati setempat, pada Rabu (15/3/2023).

Nanang berharap, capaian yang berhasil diraih Kabupaten Lampung Selatan pada sektor kesehatan itu bisa memberikan dampak baik terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Selain itu, pencapaian penghargaan itu diharapkan semakin memicu kinerja jajaran kesehatan menjadi lebih baik lagi. Sehingga tingkat kesehatan masyarakat juga semakin baik kedepan.

“Kalau saya itu yang penting capaian, hasilnya. Ngak perlu juara-juaranya. Yang paling penting capaian itu memenuhi kebutuhan masyarakat. Bagaimana agar pelayanan kita ini untuk JKN bisa sampai 100 persen. Nah ini target,” ujar Nanang.

Disamping target kepesertaan JKN mencapai 100 persen, Nanang juga meminta agar dapat diimbangi dengan kualitas pelayanan yang prima. Dengan begitu, masyarakat Kabupaten Lampung Selatan bisa menerima pelayanan secara utuh.

“Yang harus kita uber kualitas pelayanan, karena masyarakat yang merasakan. Riilnya di lapangan yang harus kita penuhi. Karena ini tuntutan, tinggal nanti rumah sakit dan Puskesmas welcome, sehingga masyarakat bisa puas dengan pelayanan yang kita berikan,” kata Nanang.

Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Hari Surya Wijaya menyampaikan, penghargaan UHC tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat atas dukungan serta kontribusi pemerintah daerah dalam JKN.

“Yang menerima penghargaan ini daerah-daerah yang kepesertaan JKN-nya sudah mencapai 95 persen. Kita sudah UHC itu dari tahun lalu. Pertanggal 1 Maret 2023 kepesertaan JKN Lampung Selatan sudah mencapai 99,29 persen, hanya kurang 0,71 persen lagi,” ungkapnya.

Hari Surya Wijaya menyebut, berdasarkan data pencapaian UHC itu, ada sebanyak 1.066.221 penduduk Kabupaten Lampung Selatan telah mendapatkan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dari jumlah total penduduk sebanyak 1.073.867 jiwa.

“Data kepersertaan BPJS Kabupaten Lampung Selatan terus bertambah. Pada Agustus 2022 sebanyak 95.53 persen, kemudian 1 Januari 2023 sebanyak 97,54 persen dan terhitung 1 maret 2023 sebanyak 99,29 persen atau 1.066.221 jiwa,” ungkap Hari Surya Wijaya.

Hari Surya Wijaya menambahkan, data kepesertaan BPJS tersebut terdiri dari beberapa segmen yaitu PBI APBN sebanyak 645.184 jiwa, PBI APBD Provinsi dan Kabupaten sebanyak 140.203 jiwa, PPU sebanyak 189.345 jiwa, PBPU sebanyak 79.168 jiwa dan BP sebanyak 12.321 jiwa.

“Terbukti bahwa Kabupaten Lampung Selatan menganggarkan Jaminan Kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan yang kurang mampu terbesar di Provinsi Lampung yaitu sebesar Rp.48.757.112.000,” ungkap Hari Surya Wijaya. (ptm/*/red)

Nanang Ermanto Apresiasi Pelatihan Tematik Trichoderma Kepada Gapoktan

0

PALAS, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan menggelar Pelatihan Tematik Trichoderma kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Petani Milenial yang berlangsung di Balai Desa Bandan Hurip Kecamatan Palas, pada Rabu (15/3/2023).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto itu dihadiri oleh para pejabat utama dan Kepala Organisasi Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan Bibit Purwanto menyampaikan, Pelatihan Tematik Trichoderma tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor pertanian.

Bibit menjelaskan, Trichoderma merupakan salah satu jenis pupuk yang berbentuk jamur yang kini banyak dikembangbiakkan. Hal ini dikarenakan banyaknya manfaat dari penggunaan pupuk organik tersebut, salah satunya yaitu memperbaiki struktur tanah. “Trichoderma ini sebagai pupuk alternatif yang dapat meningkatkan kesuburan tanah, yang digunakan untuk mengatasi kelangkaan pupuk. Disamping hal tersebut, pelatihan ini salah satu upaya tindak lanjut dari Permentan Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian,” ujar Bibit.

Bibit berharap, dengan adanya pelatihan itu mampu membuka wawasan petani untuk terlepas dari bahan-bahan kimia dan mulai beralih menggunakan pupuk organik dalam proses pertanian.

Mengingat, banyaknya bahan disekitar petani yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos sebagai pupuk alternatif. “Kebutuhan pupuk di Lampung Selatan dari tahun ke tahun pasang surut. Pada tahun 2022 subsisi 58 persen urea dan NPK 22 persen. Sementara, pada tahun 2023 ini 92 persen urea dan NPK 47 persen, jadi ada peningkatan cukup banyak,” tambahnya.

Sementara, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto berharap, pelatihan Tematik Trichoderma tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh para petani. Sehingga nanti mampu menambah wawasan dan kemampuan petani dalam mengolah pertanian.

“Ini adalah momen yang sangat penting. Saya sangat mengapresiasi adanya pelatihan tematik ini. Tematik ini sendiri adalah pendekatan dan pembelajaran kepada alam, selama ini tidak kita lakukan. Maka kita patut bersyukur ada pelatihannya hari ini,” kata Nanang.

Nanang menjelaskan, Indonesia merupakan negara agraris dan memiliki tingkat kesuburan tanah yang cukup tinggi. Oleh karena itu dirinya berharap, agar hal tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh masyarakat Lampung Selatan. “Petani yang modern, menguasai ilmu teknologi pertanian. Negara kita ini negara agraris, ini yang harus kita manfaatkan. Mari kita sama-sama manfaatkan waktu luang untuk pendekatan kepada alam untuk memperbaiki kultur tanah agar lebih baik lagi. Jangan wariskan kepada anak cucu kita lahan yang tandus dan tidak bisa diperbaiki,” pungkas Nanang. (ptm/*/red)

Dinilai Sebagai Daerah Pertumbuhan Pembayaran Pajak Tertinggi, Pemkab Lamsel Diganjar Penghargaan

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menerima penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Natar sebagai Pemerintah Daerah dengan Pertumbuhan Pembayaran Pajak Tertinggi Tahun 2022.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala KKP Pratama Natar T.B. Sofiuddin dan diterima langsung oleh Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto di ruang konferensi video, rumah dinas bupati setempat, pada Rabu (15/3/2023).

T.B. Sofiuddin menyampaikan, bahwa pada tahun 2022 Kabupaten Lampung Selatan meraih pertumbuhan dan kepatuhan pembayaran pajak tertinggi dari empat kabupaten/kota di wilayah kerja KPP Pratama Natar yakni mencapai 41%. “Menurut data tahun 2021 setoran pajak PPh dan PPN Kabupaten Lampung Selatan mencapai 64,4 miliar dan tahun 2022 mencapai 90,9 miliar. Artinya pertumbuhannya sebesar 41% sehingga patut kita apresiasi,” kata T.B. Sofiuddin.

T.B. Sofiuddin juga memberikan apresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama maupun dukungan Bupati Lampung Selatan beserta seluruh jajaran Pemkab Lampung Selatan terutama melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dalam hal pemenuhan kewajiban perpajakan yang telah dilakukan pada Tahun 2022.

“Semoga sinergi dan kerja sama yang telah terlaksana sampai dengan saat ini dapat dijalin lebih baik lagi di tahun-tahun berikutnya,” ucap Kepala KPP Pratama Natar.

Sementara, Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto merasa bangga dan sangat bersyukur atas diterimanya penghargaan tersebut. “Saya sampaikan ucapan terima kasih yang setingi-tingginya kepada jajaran KPP Pratama Natar atas apresiasinya kepada kami. Penghargaan ini menjadi acuan bagi kami agar tahun-tahun berikutnya semakin meningkatkan kinerja menjadi lebih baik lagi,” kata Bupati Nanang.

Nanang mengaku penghargaan tersebut tentunya tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi yang baik antara seluruh jajaran pemerintah daerah dalam meningkatkan penerimaan pajak di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

“Namun demikian, kita tidak boleh cepat merasa puas dengan pencapaian ini. Masih banyak potensi penerimaan pajak yang dapat kita maksimalkan di wilayah kita. Oleh karena itu, kita harus terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak, serta memperbaiki sistem perpajakan yang ada agar lebih efektif dan efisien,” tutup Nanang. (Hy/*/red)

Pers Polres Lampung Selatan, Harus Paham Ilmu Jurnalistik

0

KALIANDA, (Ltc):

Polres Lampung Selatan melaksanakan kegiatan peningkatan kemampuan jurnalistik Personilnya guna mendukung managemen media, yang berlangsung di aula Mapolres Lampung Selatan pada Selasa (14/03/2023) pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan itu, personal dari Polres, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas. ” Dengan kehadiran personil Polres, Polsek, dan Bhabinkamtibmas ini diharapkan dapat menunjang meningkatkan kemampuan personil kami khususnya dibidang jurnalistik, dimana kami menyadari keterbatasan kemampuan kami,” ungkap Kompol Sukamso saat menyambut tim dari Bid Humas Polda Lampung.

Untuk memberikan pembekalan jurnalistik kali ini dari Bid Humas Polda Lampung yang di Pimpin oleh Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Lampung AKBP Rahmad Hidayat menyertakan dua pemateri dari media yakni Amirudin Somir dari Lampungpro.co dan Cepu Supriyanto dari Guetilang.com.

“dahulu kami dari Bid Humas mengundang masing–masing humas polres jajaran untuk diberikan pelatihan, namun kali ini kami melakukan pola terbalik mendatangi polres–polres jajaran dengan harapan ilmu jurnalistik  ini bisa sampai pada personil di polsek polsek jajaran” terang Kasubbid Penmas AKBP Rahmad Hidayat dalam pembukaannya.

Adanya gangguan kamtibmas melalui beredarnya berita hoax, ujaran kebencian dan kejahatan melalui media sosial yang merupakan tugas polri diharapkan kedepannya dapat dilawan dan dicegah dengan ilmu-ilmu jurnalistik melalui media internet dan media sosial. “maraknya berita hoax, ujaran kebencian dan penipuan di media sosial yang marak dimasyarakat kita yang sering menimbulkan keresahan, ini bukan saja masalah polisi namun juga adalah masalah para jurnalis,” ungkap  Amirudin dengan tegas dihadapan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas.

“untuk melawan ketiga hal ini, hoax, ujaran kebencian dan penipuan di dunia maya tidak lain dan tidak bukan adalah ilmu jurnalistik, ini adalah masalah kita bersama yang kita lawan dengan dengan ilmu jurnalistik juga,” terang Amirudin melanjutkan materinya.

“kita dalam kehidupan sehari–hari bermedia sosial sudah memiliki basic dari civil journalism, namun kita harus memperbaiki metode penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalis, sehingga personil polri dilapagan dapat meng-upload informasi dan kegiatan kegiatan di masyarakat di dunia maya dengan baik,” tutup Amir dan selanjutnya di lanjutkan dengan materi disampaikan oleh Cepu Supriyanto dalam materinya yang bertemakan civil journalism hingga akhirnya berlangsung dialog dan tanya jawab.(rilis PolresLs/*/red)

Kominfo Lampung Selatan Bahas Perbub Tentang SPBE

0

KALIANDA, (Ltc):

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat terkait Kaji Ulang Kesesuaian Materi Peraturan Bupati Tahun 2022 tentang Tata Kelola Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Rapat bersama Tim Koordinasi SPBE yang digelar di ruang Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Selatan, Selasa (14/3023), dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Samsiah didampingi Kepala Diskominfo Kabupaten Lampung Selatan Anasrullah.

Selain itu, rapat diikuti juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aryan Sahurian dan jajaran, Kabag Organisasi Yudistira, Bagian Hukum, Kepala Bidang SPBE Diskominfo Lampung Selatan serta beberapa organisasi perangkat daerah lainnya.

Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan Anasrullah mengatakan, digelarnya rapat tersebut untuk membahas perubahan Peraturan Bupati (Perbup) Lampung Selatan No 20 Tahun 2022.

“Dalam Perbup itu terdapat 10 poin yang perlu disesuaikan kembali dalam upaya mendongkrak penilaian indeks SPBE. Tadi sudah dibahas secara detail dan sudah clear. Jika sudah diperbaiki tahapan selanjutnya akan ditandatangani oleh Bupati Lampung Selatan,” ujar Anasrullah.

Lebih lanjut Anasrullah menyampaikan, berdasarkan Keputusan Permenpan RB Nomor 108 Tahun 2023 tentang Hasil Evaluasi SPBE Kabupaten Lampung Selatan pada Tahun 2022 mendapatkan Indeks SPBE yang masih memiliki predikat “kurang”.

Oleh karena itu lanjut Anasrullah, pihaknya telah melakukan beberapa strategi dalam rangka peningkatan indeks SPBE yang diantaranya membentuk Tim Internal dari Diskominfo setempat.

“Jadi pekerjaan SPBE ini bukan hanya pekerjaan di satu bidang saja. Namun semua bidang juga harus mendukung dalam meningkatkan indeks SPBE. Dan Tim-nya sudah kita bentuk, Alhamdulillah semua teman-teman juga mensupport,” kata Anasrullah.

Anasrullah menambahkan, strategi selanjutnya yaitu, pihaknya bersama Tim sudah bertemu dengan Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Kemkominfo, Bambang Dwi Anggono dalam upaya mendapatkan Pusat Data Nasional berserta dengan aplikasi dan user id.

“Setelah dari Kementerian Kominfo, kita juga berkoordinasi dengan Diskominfotik Provinsi Lampung berserta Tenaga Ahli SPBE yang membahas 47 indikator indeks SPBE,” katanya.

Bahkan, sebagai upaya mendongkrak indeks SPBE, Anasrullah bersama dan Tim Koordinasi SPBE juga telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tentang penggunaan sertifikat elektronik.

Anasrullah berharap dengan telah dilaluinya beberapa tahapan dalam peningkatan indeks SPBE itu, indeks SPBE Kabupaten Lampung Selatan nantinya mendapatkan predikat yang lebih baik.

“Kami Tim Internal Diskominfo bersama-sama perangkat daerah lainnya akan bekerjasama secara maksimal. Kita duduk bersama mencari solusi untuk kita selesaikan agar Kabupaten Lampung mendapatkan nilai indeks SPBE yang terbaik,” kata Ansrullah mengakhiri. (lmhr/*/red)

Menciptakan Generasi Muda Yang Menguasai Agama, Pemkab Lampung Selatan Selenggarakan Lomba Da’i

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak 62 peserta dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan mengikuti Lomba Dai yang diadakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, pada Selasa (14/3/2023).

Dalam lomba dai tersebut, para peserta yang tampil diberikan waktu selama 6 menit untuk menampilkan aksinya dengan mengangkat tema “Merangkai Kerukunan Umat Beragama Dalam Bingkai Kebhinekaan”. Karena banyaknya peserta, lomba pun digelar hingga larut malam.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan Yespi Cory mengatakan, ajang Lomba Dai tersebut merupakan salah satu upaya untuk menciptakan dan mewujudkan generasi muda yang memiliki kemampuan serta pehamaman tentang agama yang baik.

“Melalui momentum Lomba Dai ini hendaknya dapat kita jadikan sebagai sarana untuk memasyarakatkan nilai dan syiar agama Islam dalam upaya meningkatkan penghayatan ajaran Islam serta mensyiarkan dakwah Islam guna mewujudkan generasi milenial yang berakhlakul karimah,” kata Yespi Cory saat membuka kegiatan tersebut.

Lebih lanjut Yespi Cory menyampaikan, pada era globalisasi, modernisasi dan teknologi yang semakin maju sekarang ini, mempermudah kehidupan manusia. Akan tetapi disisi lain dapat mendegradasi nilai-nilai rohaniah. Dimana, yang namanya globalisasi seperti pedang bermata dua, bisa jadi postif dan disisi lain bisa jadi negatif.

“Oleh karena itu, kita sebagai  dai  tidak hanya berdakwah dengan ucapan dan perbuatan, akan tetapi harus mampu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi dan informasi sesuai perkembangan zaman. Kita hendaknya tidak menutup diri dalam memanfaatkan globalisasi, digitalisasi dan perkembangan teknologi untuk melaksanakan syariat Islam,” imbuhnya.

Yespi Cory berharap, dengan kegiatan Lomba Dai tersebut dapat lebih dimaknai sebagai ajang untuk meningkatkan kualitas hubungan sosial dan silaturahmi, serta untuk saling menimba ilmu satu dengan yang lainnya.

“Dengan cara pandang seperti itu, diakhir lomba, baik yang kalah maupun yang menang dapat tetap saling tersenyum dan dapat duduk bersama sebagai keluarga,” katanya. (ptm/Nsy/*/red)

Nanang Ermanto Tinjau Persiapan Peresmian “Grand Launching” Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lampung

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta sejumlah Kepala OPD terkait mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP), pada Senin (13/3/2023).

Kunjungan itu dalam rangka persiapan peresmian atau grand launching Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lampung Selatan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Maret ini.

Sembari melakukan peninjauan, Nanang Ermanto menyarakankan agar disekitar pepohonan yang berada di halaman MPP dilengkapi dengan kursi taman.

Dengan begitu kata Nanang, masyarakat yang sedang mengurus administrasi pelayanan di MPP dapat lebih nyaman. Sambil menunggu, mereka bisa duduk disekitaran taman, apalagi rencananya MPP Lampung Selatan juga akan dilengkapi dengan foodcourt. “Ini dikasih kursi, jadi orang menunggu kan bisa duduk-duduk dia disini (taman). Untuk variasinya dikasih meja, sambil nunggu bisa sambil makan. Dikasih kursi keliling pohon ini,” ujar Nanang sambil berkeliling melakukan peninjauan di MPP Lampung Selatan.

Menurut Nanang, selain memberikan pelayanan yang prima, pelayanan MPP Kabupaten Lampung Selatan juga harus dilengkapi dengan kenyamanan lokasi pelayanan.

Dirinya berharap, dengan telah terpenuhinya faktor kenyamanan dan keamanan tersebut, MPP dapat beroperasi dengan maksimal sebagai tempat pelayanan publik untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. “Dibagian dalam pelayanan administrasi, tapi diluar juga harus nyaman. Tanaman yang sesuai rencana gambar awal itu mulai ditanam saja. Pelayanan juga harus nyaman. Karena itu termasuk kepuasan masyarakat,” kata Nanang. (ptm/*/red)