Selasa, Maret 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 10

Sekda Lamsel Resmi Melepas 6 Kepala Keluarga Calon Transmigrasi ke daerah Sulawesi & Maluku

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, secara resmi melepas enam Kepala Keluarga (KK) calon transmigran asal Kabupaten Lampung Selatan yang akan diberangkatkan ke sejumlah wilayah tujuan transmigrasi, pada Senin (15/12/2025).

Prosesi pelepasan berlangsung di ruang rapat Sekda Kabupaten Lampung Selatan. Para calon transmigran tersebut akan ditempatkan di tiga provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahun 2025 ini Pemkab Lampung Selatan memberangkatkan enam KK beserta keluarga inti sebagai peserta program transmigrasi.

“Setelah dilepas oleh Pak Sekda hari ini, besok pada 16 Desember 2025 para calon transmigran juga akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Lampung yang didampingi oleh Bupati Lampung Selatan,” ujar Badruzzaman.

Ia menjelaskan, sebelum diberangkatkan, para calon transmigran telah mendapatkan pembekalan berupa pelatihan pengelolaan lahan, peningkatan keterampilan, serta penguatan kemandirian ekonomi agar mampu beradaptasi dan berkembang di lokasi tujuan.

“Insyaallah ilmu yang diberikan sudah cukup. Hari ini juga para calon transmigran menjalani tes kesehatan di tingkat Provinsi Lampung, pembagian koper, serta penyerahan pakaian seragam,” tambahnya. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Lampung Selatan juga memberikan uang saku sebesar Rp2.500.000 per Kepala Keluarga. Bantuan tersebut disalurkan melalui transfer dan diserahkan secara simbolis oleh Sekda Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto berpesan agar para calon transmigran mampu mengelola lahan secara kreatif dan produktif, sehingga dapat menghasilkan komoditas pertanian yang bernilai ekonomi dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Saya berharap bapak dan ibu mampu mengelola lahan secara kreatif dan produktif, sehingga kesejahteraan yang diharapkan dapat tercapai,” ujar Supriyanto.

Ia juga berharap para transmigran asal Lampung Selatan dapat menjadi contoh keberhasilan bagi peserta transmigrasi lainnya di masa mendatang.

“Mudah-mudahan kehidupan ke depan menjadi lebih baik dan bapak ibu semua bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain serta generasi yang akan datang,” katanya. (lmhr-Kmf/*/red)

Melalui BKD Lamsel Pemerintah Kabupaten siap berikan hak Pensiun Bagi ASN

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam memberikan kepastian hak pensiun bagi aparatur sipil negara. Melalui Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Pemkab Lampung Selatan menggelar Sosialisasi Layanan Pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) Terpadu Tahun 2025 di Aula Sebesi, Gedung PKK Lampung Selatan, pada Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan proses kepensiunan PNS berjalan tepat waktu, tertib administrasi, serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi aparatur yang akan memasuki masa purna tugas.

Sekretaris BKD Lampung Selatan, Dharma Kurniawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan mewujudkan layanan kepensiunan yang tepat sasaran. Mulai dari ketepatan waktu, ketepatan orang, jumlah, tempat, hingga administrasi.

“Target kami, enam bulan sebelum Tanggal Mulai Terhitung Batas Usia Pensiun, Surat Keputusan Pensiun sudah terbit dan diterima oleh PNS yang bersangkutan,” ujar Dharma.

Ia menjelaskan, peserta sosialisasi merupakan PNS yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) pada periode 1 Januari hingga 1 Desember 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 15 hingga 16 Desember 2025, dengan jumlah peserta mencapai 366 orang dari berbagai golongan dan jabatan. Sementara itu, Pelaksana tugas Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, dalam sambutan yang dibacakannya mewakili Bupati Lampung Selatan, menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian seorang aparatur.

“Masa pensiun bukan masa untuk berhenti berkarya, melainkan fase transisi. Dari melayani sistem pemerintahan menuju pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat,” kata Edy.

Ia menambahkan, penyelenggaraan sosialisasi ini merupakan bentuk penghormatan pemerintah daerah kepada ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun. Pemkab Lampung Selatan, kata dia, tidak ingin hak-hak pensiun menjadi beban psikologis di akhir masa bakti.

“Bapak dan Ibu berhak mendapatkan ketenangan dan kepastian di masa purna tugas. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan hal itu,” tegasnya.

Edy Firnandi juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan sosialisasi secara optimal, tidak hanya untuk memahami administrasi kepensiunan, tetapi juga sebagai bekal dalam perencanaan keuangan dan kehidupan pasca pensiun.

“Pastikan seluruh informasi dipahami dengan baik, sehingga tidak ada lagi kegelisahan terkait hak dan kewajiban pensiun,” pesannya.

Dalam sosialisasi tersebut, BKD Lampung Selatan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Bandar Lampung, Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Kalianda, Kepala BKD Lampung Selatan, serta pejabat teknis BKD yang membidangi layanan kepensiunan.

Pemkab Lampung Selatan juga mengapresiasi sinergi PT Taspen (Persero) dan BSI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjamin hak-hak kepensiunan PNS. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan kepastian, kenyamanan, serta penghargaan yang layak bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (Nsy-Kmf/*/red)

Dinas PUPR leading sektor Bidang Bina Marga realisasikan jalan mulus kwalitas bagus pagu APBD 2025

0
Kepala KUPT PUPR Kalianda Munadi saat sedang meninjau pembangunan jalan hotmik, rapat beton di jalan pengayoman komplek perumahan hakim di lingkungan 03 Way Urang Kecamatan Lampung Selatan. (Poto ist)

KALIANDA, (Ltc):

Dinas PU Lampung Selatan leading sektor Bidang Bina Marga kembali mewujudkan jalan mulus kwalitas bagus yang terealisasi di jalan Pengayoman Komplek perumahan Kehakiman Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Anugrah Kontruksi Pratama sebagai rekanan pelaksana pekerjaan proyek oleh Dinas PUPR Lampung Selatan sumber APBD Tahun 2025, dengan Nilai Pekerjaan sebesar Rp, 992.288.070.00,- (Sembilan ratus sembilan puluh dua juta dua ratus delapan puluh delapan ribu rupiah) itu, dengan realisasi fisik rekontruksi Hotmix 475 Meter dan Rabat Beton sepanjang 108 Meter total seluruhnya 583 Meter.

Kepala KUPT PUPR Kalianda Munadi selaku pengawas pekerjaan hingga tuntas sesuai arahan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama ST, MBA, untuk mengutamakan kwalitas.
”Jalan ini sudah masuk sesuai kriteria yang disampaikan yakni sudah sepuluh tahun tidak tersentuh pembangunan, komplek rumah pejabat kehakiman dan penduduk sekitar sudah lama menanti keberadaannya tengah-tengah kota Kalianda, maka sangatlah layak mendapat pembangunan sesuai arahan Pak Bupati,” ungkap Munadi.

Sementara dari pihak rekanan selaku vendor pelaksana pekerjaan yakni Ersan Hadi atau lebih dikenal dengan nama Bung Toink. Menyatakan item pertama Rabat Beton dengan Panjang 108 M’, Lebar 3.5 M. Dengan Ketebalan 0.15 Cm sudah rampung dan pengerjaan Hotmix dengan Panjang 471 M’ ketebalan 4 CM Lebar 4,5, Meter,” ungkapnya Bung Toink.

Sedangkan Warga jalan pengayoman komplek perumahan kehakiman mengucapan rasa syukur dan terimakasih kepada Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang sudah merealisasikan perbaikkan jalan tersebut. ”Sebagai warga saya sangat senang sekali karena jalan pengayoman ini sudah kami ajukan beberapa tahun lalu, alhamdulilah tahun ini ada respons dari PUPR Lampung Selatan, sebagai Ketua RT mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Bupati Egi, karena baru ini Jalan kami dapat di bangun dengan mulus, ucap Prabowo Ketua RT Pengayoman 2 Lingkungan lll Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.(*/*/Red)

997 Peserta ikuti Ajang sport tourism Grand Elty Krakatoa Trail Run 2025, di lepas oleh Wakil Bupati Lampung Selatan Syaiful Anwar

0

KALIANDA, (Ltc):

Ajang sport tourism Grand Elty Krakatoa Trail Run 2025 mencatatkan antusiasme tinggi dengan diikuti 977 peserta, jauh melampaui target awal 500 pelari.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Grand Elty Krakatoa, Kecamatan Kalianda, Minggu (14/12/2025), ini menjadi bukti meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga berbasis wisata alam di Lampung Selatan.

Lonjakan jumlah peserta tersebut menegaskan keberhasilan sinergi antara pengelola destinasi wisata dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam mempromosikan potensi daerah melalui kegiatan olahraga lintas alam.

Ajang Grand Elty Krakatoa Trail Run 2025 dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, bersama Direktur Krakatoa Lampung Tourism Development sekaligus Direktur Grand Elty Resort, Resza Adikreshna.

Wabup Syaiful menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar perlombaan lari, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah.

“Kegiatan ini merupakan selebrasi energi, kreativitas, pariwisata, dan kebangkitan ekonomi Lampung Selatan,” ujar Syaiful dalam sambutannya.

Menurutnya, Grand Elty Krakatoa Trail Run menjadi manifestasi semangat petualangan dan keberanian generasi muda Lampung untuk menembus batas kemampuan diri.

Melalui lintasan alam yang menantang, para peserta tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga menikmati panorama pesisir dan bentang alam khas Lampung Selatan.

“Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus mengembangkan sport tourism sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkenalkan Lampung Selatan sebagai destinasi wisata unggulan yang sehat dan berkelas, baik nasional maupun internasional,” tegasnya.Sementara itu, Direktur Krakatoa Lampung Tourism Development, Resza Adikreshna, mengaku terkejut sekaligus bangga atas capaian jumlah peserta yang hampir menyentuh angka seribu orang.

“Target awal kita hanya 500 peserta. Ini Trail Run, bukan Fun Run. Medannya naik gunung turun gunung, tapi pesertanya sampai 977 orang, bahkan ada yang datang dari luar Lampung. Ini luar biasa,” kata Resza.

Ia menambahkan, tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meramaikan dan mempromosikan Lampung Selatan melalui sport tourism sebagai daya tarik baru daerah.

Resza juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemkab Lampung Selatan, termasuk rencana perbaikan dan penataan akses jalan di sekitar lokasi acara.

“Pemerintah daerah support-nya luar biasa. Bahkan Wakil Bupati menyaksikan langsung kegiatan ini, dan minggu depan akses jalan di sekitar lokasi akan mulai diperbaiki dan diperindah. Dengan dukungan ini, tahun depan kami menargetkan 1.500 peserta, Insyaallah,” ujarnya.

Keberhasilan Grand Elty Krakatoa Trail Run 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan posisi Lampung Selatan sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism di Indonesia. (Gil-Kmf/*/red)

Pemkab Lamsel terus dorong optimalisasi Adminduk hingga tingkat desa

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong optimalisasi pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga ke tingkat desa.

Komitmen ini ditegaskan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan yang diikuti operator SIAK desa tersebut bertujuan memperkuat kompetensi aparatur desa dalam mendukung pelayanan kependudukan yang lebih cepat, sederhana, dan mudah dijangkau masyarakat.

Plt Asisten Bidang Administrasi Umum, Drs. Edy Firnandi, M.Si., yang mewakili Bupati Lampung Selatan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa peningkatan pelayanan adminduk menjadi salah satu amanah prioritas dari Bupati Radityo Egi Pratama. “Kami diberi tugas untuk memastikan pelayanan kependudukan bisa sampai ke masyarakat dengan mudah. Setelah melihat dinamika di lapangan, layanan ini harus dapat diakses secara cepat dan sederhana,” ujar Edy.

Edy yang juga menjabat Kepala Disdukcapil Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai inovasi, mulai dari pelayanan online, pembukaan layanan di kecamatan, hingga memperluas aktivasi operator SIAK di desa. Saat ini, sebanyak 210 desa telah memiliki operator, meski sebagian masih belum aktif. “Kita akan terus berupaya memaksimalkan pelayanan. Saya tidak bisa memaksa desa yang belum aktif, tetapi kita dorong agar layanan di desa bisa berjalan optimal,” katanya.

Ia menekankan bahwa data kependudukan kini memegang peran strategis karena menjadi basis dalam hampir seluruh program pemerintah. Berbagai layanan seperti pencetakan Kartu Keluarga, akta kelahiran, perpindahan penduduk, hingga pencatatan kematian sudah dapat dilakukan di tingkat desa melalui akses langsung ke SIAK.

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Edy berharap operator desa mampu meningkatkan kompetensi, integritas, serta semangat melayani masyarakat. Ia juga menyampaikan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memperkuat kualitas pelayanan.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi dengan puskesmas, desa, SLB, dan pihak lainnya agar pelayanan benar-benar optimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Edy menutup sambutannya. (ptm/*/red)

8 Kader Senior Partai Golkar Lamsel siap berkompetisi di Musda XI GOLKAR Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):
Delapan kader senior Partai Golkar Lampung Selatan bakal bersaing/ berkompetisi mengikuti Musda Partai Golkar ke-XI tahun 2025 yang bakal diselenggarakan di GOR Mustafa Kamal Kalianda pada 17 Desember 2025 mendatang.

8 (Delapan) nama nama tersebut antara lain :
1. Agus Sutanto, ST, Wakil ketua bidangg OKK , Anggota fraksi Golkar DPRD Provisi lampung.
2. A. Benny Raharjo,  SH. Ketua DPD Golkar Lampung Selatan periode 2021 – 2025, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan.
3. Syaiful Azumar, SH.,MH. Sekretaris Partai Golkar Lampung Selatan,Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Selatan.
4. Ahmad Muslim, SE. Wakil Ketua DPD Partai Golkar, Anggota fraksi DPRD Kabupaten Lampung selatan.
5. Sidik Maryanto, S.sos, Bendahara Partai Golkar, Ketua Fraksi golkar DPRD Kabupaten Lampung Selatan.
6.Sopadli SY, S.E.,S.H.,M.E.SY.,M.H., Wakil ketua bidang Pendiidikan dan SDM DPD Golkar Lampung Selatan.
7. Sri Astuti. Wakil Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan.
8. Dr. Hj. S Endang Prasetyawati.SH.,MH
Wakil ketua Bidang Hukum dan HAM, Ketua Alhidayah Kabupaten Lampung selatan.

Ketua Penyelenggara Musda ke XI Partai Golkar Kabupaten Lampung selatan Hi Herman Hanafiah, SE MM mengatakan, bahwa Persiapan Pelaksanaan Musda ke XI Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan sudah 80 % yang insya Alloh akan kita gelar pada 17 Desember 2025 di GOR Mustafa Kemal kalianda.

Herman Hanafiah menjelaskan bahwa didalam kepanitiaan Musda ke XI Partai Golkar ini sebagai Ketua Steering Comite (SC) Drs. Mandala Putra wakil ketua bidang Kesra dan desa tertinggal , dan Ketua Panitia Pelaksana (OC) Hi Ahmad Al-akhran, S,S, Wakil Ketua Bidan Koperasi UMKM.

Dalam Pelaksanaan Musda ke- XI Partai Golkar tahun 2025 ini mengangkat Tema “GOLKAR SOLID INDONESIA MAJU” Suara Rakyat Suara Golkar.

Sementara itu Ketua Steering Comite (SC) Musda ke XI Partai Golkar Lampung selatan Drs. Mandala Putra mengatakan bahwa Musda mengacu pada juklak – 02 / DPP/Golkar/2025 tentang Persyaratan Pencalon Ketua Patai Golkar Kabupaten Lampung Selatan periode 2025 – 2030 yaitu,
1.Telah aktif menjadi pengurus partai sekurang kurangnya 1(satu) periode pada tingkatannya.
2.Berpendidikan menimal D3 (strata satu) atau strata sederajat.
3.Memiliki Prestasi, Dedikasi, Displlin, Loyalitas dan Tidak tercela (PD2LT)
4. memiliki Kapabilitas dan Akseptabilitas
5. Tidak pernah terlibat (G30SPKI)
6. Lulus pendidikan dan Latihan Kader Partai
7. Berdomisili di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
8. Disukung sekurang kurangnya 30% pemilik hak suara
9. Bersedia meluangkan waktu dan bekerja kolektif dalam Partai
10. Apabila terdapat Bakal calon ketua tapi tidak memiliki persyaratan tersebut maka calon tersebu Harus mendapatkan persetujuan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Sementara, Hi Tony Eka Candra, Plt Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan, Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Lampung juga mengingatkan, Kepada para calon Ketua berkompetisi yang sehat dalam alam demokrasi adalah hal biasa, namun silaturahmi, persahabatan dan persaudaraan adalah yang utama dan dirajut selamanya.

Partai Golkar adalah partai terpimpin apabila keputusan sudah diambil semua kader partai wajib untuk tunduk dan patuh pada keputusan serta kebijakan partai yang sudah diputuskan.” terangnya.

Tony Eka Candra juga berpesan kepada ketua yang terpilih nanti untuk dapat merangkul semua kader partai golkar dan harapan kedepan Hasil Musda ke XI Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan dapat menyatukan seluruh kader partai guna menjalankan tugas-tugas Partai untuk memenangkan agenda pemilu 2029 yaitu Pilkada, Pileg dan Pilpres.

Dan kekepada Jajaran Panitia Musda Ke-XI DPD Partai golkar Lampung selatan untuk terus bekerja siang malam untuk melakukan persiapan demi suksesnya Musda ke-XI DPD Partai Golkar tahun 2025 ini.(*)

penumpang KMP Dorothy yang lompat di perairan Pulau Sangiang, 5 baru ditemukan

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Setelah lima hari pencarian pascainsiden seorang penumpang KMP Dorothy melompat ke laut di perairan Sangiang, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan sosok jenazah laki-laki yang mengapung di sekitar Pulau Sangiang, Rabu (10/12/2025). Korban kemudian berhasil diidentifikasi sebagai Dimas Aditiawan (25), mahasiswa asal Desa Lagan Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Penemuan itu berawal dari laporan seorang nelayan yang melihat tubuh mengapung di perairan Pulau Sangiang sekitar pukul 08.00 WIB. Informasi tersebut diteruskan ke Syahbandar Pulau Sangiang, lalu dilaporkan kepada Sat Polair Polres Lampung Selatan, Basarnas, dan TNI AL. Tim SAR Gabungan segera bergerak ke lokasi menggunakan RIB Basarnas Bakauheni dan mengevakuasi jenazah ke Pelabuhan Bakauheni.
Kasat Polair Polres Lampung Selatan, IPTU Panpan Hermayadi, mengatakan proses evakuasi berjalan cepat setelah adanya laporan dari nelayan setempat.
“Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Dit Polairud, dan pihak pelayaran KMP Dorothy. Evakuasi dilakukan dengan RIB menuju Pulau Sangiang dan jenazah dibawa ke RS Bob Bazar untuk pemeriksaan forensik,” jelasnya.
Polisi juga menyiapkan ambulans dan segera menghubungi keluarga korban untuk penyampaian informasi resmi mengenai penemuan tersebut.
Setibanya di RS Bob Bazar Kalianda, jenazah langsung diperiksa Unit INAFIS Polres Lampung Selatan bersama dokter forensik dr. C. Andriyani Sp.FM, M.H (Kes) sekitar pukul 14.30 WIB.
Hasil visum luar menyatakan:
• Korban berjenis kelamin laki-laki
• Tidak memakai baju
• Menggunakan celana panjang hitam dan celana dalam abu-abu merek “KENSINI”
• Menggunakan jam tangan hitam di tangan kiri
• Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan
Identifikasi resmi menyebut korban bernama Dimas Aditiawan, lahir di Lagan Ulu pada 20 April 2000 dan berstatus mahasiswa.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menegaskan bahwa kondisi jenazah sesuai dengan dugaan korban yang melompat dari KMP Dorothy pada Jumat (5/12/2025) saat kapal melintas di perairan Sangiang.
“Pemeriksaan tidak menemukan unsur kekerasan. Kami telah menginfokan hasil identifikasi kepada keluarga korban dan tengah mempersiapkan proses administrasi untuk penyerahan jenazah,” ujar IPTU Panpan Hermayadi.

Dengan teridentifikasinya korban, rangkaian operasi pencarian dinyatakan selesai. Polres Lampung Selatan menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga dan memastikan proses pemulangan jenazah dilakukan dengan pendampingan penuh.(Rls hms polres Ls/*/red)

Bupati egi diberi gelar Pengikhan Penata Marga pada perhelatan adat Cangget Bagha Marga Katibung

0

KATIBUNG, (Ltc):

Tradisi adat Lampung kembali menguatkan perannya dalam kehidupan masyarakat modern.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, resmi dinobatkan sebagai Pengikhan Penata Marga pada perhelatan adat Cangget Bagha Marga Katibung yang digelar di Lapangan Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, Rabu (10/12/2025).

Penobatan ini dilakukan langsung oleh tiga tokoh adat Marga Katibung, yakni Tuan Alam, Batin Sinar Alam, dan Paksi Sejati, sebagai bentuk pengakuan masyarakat adat terhadap kepemimpinan Bupati Egi.

Gelar tersebut juga diberikan kepada Ketua PKK yang sekaligus UKP Bidang Pariwisata, Zita Anjani (Pekhikhan Cahya Marga), Wakil Bupati Syaiful Anwar (Batin Penata Gama), serta Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani (Batin Mustika), meski ketiganya berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan rasa hormat dan penghargaan mendalam atas gelar yang disematkan kepada dirinya dan istrinya.

Ia menegaskan bahwa adok adat bukan sekadar simbol, tetapi amanah besar yang mengandung nilai filosofis serta kepercayaan masyarakat.

“Gelar yang disematkan kepada kami merupakan anugerah yang amat tinggi. Ini akan menjadi kebaikan, kekuatan, serta menambah tekad kami untuk memajukan Kabupaten Lampung Selatan di masa mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penganugerahan tersebut menandakan penerimaan penuh dari masyarakat adat, sekaligus memperkuat tanggung jawab moral dalam menjaga nilai-nilai leluhur.

Ketua Panitia Cangget Bagha, Fahrizal Purba, menjelaskan bahwa tradisi Cangget Bagha merupakan tarian adat Lampung yang dilaksanakan dalam rangka pemberian adok.

Menurutnya, pelestarian budaya di tengah era digital menjadi tantangan yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Fahrizal juga memaparkan bahwa wilayah Marga Katibung membentang dari Sukamarga hingga Rangai Tunggal, termasuk sebagian Candipuro dan Jambat Besi, dengan keberagaman suku besar Pepadun dan Sai Batin.

“Marga Katibung adalah miniatur Lampung. Keberagaman adat di sini menjadi kekuatan bersama dan dapat menjadi sarana mempromosikan budaya Lampung ke tingkat nasional,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan tokoh adat, Herdiansyah, menyebut penganugerahan gelar kepada Bupati dan Wakil Bupati sebagai bentuk apresiasi atas capaian pembangunan dan kepemimpinan yang dianggap mampu membawa kemajuan daerah.

Ia menambahkan bahwa pada malam hari, digelar pula acara Muli Mekhanai Katibung sebagai rangkaian kegiatan adat yang melibatkan masyarakat dari seluruh wilayah marga.

Acara Cangget Bagha Marga Katibung turut dihadiri Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Kepala Badan Kesbangpol, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Camat Katibung, tokoh adat, kepala desa, dan ribuan masyarakat yang memadati lokasi.

Suasana khidmat sekaligus meriah menjadi gambaran kuat penghormatan masyarakat terhadap tradisi yang terus dijaga lintas generasi. (Gil-Kmf/*/red)

HUT ke-6 Radio dimensi baru 93 FM, Direktur Radio 93 FM Rudi Suhaimi dapat Suapan dari Kadis Kominfo Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Radio Dimensi Baru 93 FM menjadi panggung kreativitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui gelaran Story of Radio Day (SORD) #6, stasiun radio milik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan itu menghadirkan kompetisi dan kegiatan sosial yang merangkul berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga masyarakat umum.

Puncak acara yang berlangsung di Aula Rimau, Kantor Bappeda Lampung Selatan, pada Rabu (10/12/2025), dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Anasrullah, mewakili Bupati Lampung Selatan.

Hadir pula Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Merik Havit, Komisioner KPID Provinsi Lampung, perwakilan Kejaksaan, serta pejabat daerah Pemkab Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Anasrullah menyampaikan apresiasi atas beragam kegiatan kreatif yang digelar, mulai dari lomba penyiar radio, lomba mewarnai, lomba konten video, hingga kompetisi dangdut koplo. Selain itu, rangkaian SORD #6 juga diisi aksi sosial berupa cek kesehatan gratis, donor darah, serta pembagian telur bagi anak-anak TK dan PAUD. “Kegiatan-kegiatan ini menegaskan bahwa Radio Dimensi Baru adalah rumah kreativitas, ruang aktualisasi, dan panggung bagi semua usia,” ujar Anasrulah. Anasrullah juga memberikan penghargaan kepada seluruh kru dan manajemen Radio Dimensi Baru 93 FM yang selama ini menjaga fungsi radio sebagai penyampai informasi, edukasi, dan hiburan bagi masyarakat Lampung Selatan. “Tetaplah menjadi suara yang menginspirasi, tetaplah tumbuh, tetaplah berani berbeda,” ujarnya.

Direktur Utama Radio Dimensi Baru 93 FM, Rudi Suhaimi, dalam kesempatan itu menuturkan perjalanan panjang radio yang kini berstatus Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL).

Ia menjelaskan bahwa meski radio tersebut telah lama eksis, legalitas resmi baru diperoleh enam tahun lalu setelah izin penyiaran dari Kementerian Komunikasi dan Informatika diterbitkan. “Kenapa baru yang ke-6? Karena sejak awal radio ini tidak memiliki dasar hukum. Izin baru kita urus enam tahun lalu. Barulah kemudian radio ini memiliki izin,” ungkap Rudi.

Ketua Panitia SORD #6, M. Vikri Yerza, menambahkan bahwa tema tahun ini, “Frekuensi Rasa Karya dan Budaya”, menggambarkan peran Radio Dimensi Baru sebagai ruang yang menghubungkan rasa, cerita, karya, dan kenangan antara penyiar dan pendengar.

Menurutnya, perayaan ini bukan sebatas peringatan ulang tahun, tetapi juga wadah bagi generasi muda Lampung Selatan untuk menggali potensi di bidang penyiaran, seni, dan musik. “SORD #6 mendukung upaya mencetak generasi unggul 2045 menuju Lampung Selatan Maju,” kata Vikri. (dul/*/red)

Guna memperkuat Ketahanan pangan Pemkab Lamsel dan Kejati Lampung berkolaborasi dengan menanam padi biosalin

0

SRAGI, (Ltc):

Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah pesisir Lampung Selatan kembali ditegaskan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, pada Rabu, 10 Desember 2025.

Kerja sama itu diwujudkan melalui penanaman padi biosalin di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, disertai peresmian Koperasi Konsumen Adhyaksa Mandiri Sejahtera Lampung, penyerahan sertifikat halal dan PIRT, bantuan CSR untuk UMKM, hingga penandatanganan sejumlah akta kerja sama kelembagaan.

Kegiatan strategis tersebut dihadiri, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Suci Wijayanti, Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, Sekda Supriyanto, serta jajaran perangkat daerah lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, Suci Wijayanti, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan catatan penting dalam upaya membangun ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan di wilayah pesisir Lampung Selatan.

Ia menekankan bahwa wilayah pesisir Lampung Selatan memiliki tantangan salinitas tinggi, namun inovasi biosalin membuka peluang baru bagi petani.

“Berdirinya Koperasi Konsumen Adhyaksa Mandiri Sejahtera Lampung dan kesiapan 17 hektare tambahan untuk ditanami padi biosalin menunjukkan bahwa inovasi yang tepat mampu mengubah keterbatasan menjadi sumber kesejahteraan baru,” ujar Suci. Dukungan teknis juga diberikan melalui penyediaan 425 kilogram benih biosalin untuk dua gapoktan dari Kementerian Pertanian, serta alokasi pupuk 150 kilogram urea dan 250 kilogram NPK per hektare. “Ini bukti bahwa upaya kita bukan sekadar wacana, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan lapangan,” tambahnya.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengapresiasi komitmen Kejaksaan Tinggi Lampung yang turut mendampingi petani Bandar Agung. Menurutnya, sinergi tersebut mencerminkan bahwa lembaga penegak hukum tidak hanya menjalankan peran penegakan keadilan, tetapi juga menjadi mitra pembangunan daerah.

“Kegiatan mulai dari penanaman padi biosalin, peresmian koperasi, hingga penandatanganan kerja sama ini menunjukkan kolaborasi yang solid dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata Bupati Egi. Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, mengungkapkan keberhasilan pemanfaatan lahan bekas tambak yang tidak digunakan selama empat tahun. Program biosalin tahap kedua ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang mencatat hasil panen hingga 6 ton per hektare.

“Lahan payau sekalipun bisa menjadi produktif bila dikelola dengan teknologi yang tepat dan dukungan pemerintah daerah,” ujar Danang.

Selain sektor pertanian, kegiatan ini turut memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat melalui peresmian Koperasi Konsumen Adhyaksa Mandiri Sejahtera Lampung, penyerahan sertifikat halal dan PIRT, bantuan CSR kepada UMKM Mitra Adhyaksa, serta penandatanganan akta kerja sama dengan petani, UMKM, dan koperasi.

Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi pijakan strategis dalam pemberdayaan petani, peningkatan daya saing UMKM, dan penguatan ketahanan pangan di Lampung Selatan. (Nsy/*/red)