Selasa, Mei 5, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 75

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan, Kritisi Sejumlah Media Daring Yang Menerbitkan Berita Tanpa Menyajikan Data Yang Akurat & Faktual.

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah S.Sos MM kritisi sejumlah media daring yang menerbitkan berita tanpa menyajikan data yang akurat dan faktual.

Bahkan Anasrullah mengindikasikan artikel tersebut dimuat tanpa memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik yang berlaku, seperti kode etik jurnalistik (KEJ) dan pedoman media siber sesuai dengan UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

Disebutkan Anasrullah, 2 media daring yang dimaksud yakni pesawaran.pikiran-rakyat.com & bandarlampung.pikiran-rakyat.com. Dua media siber tersebut melansir subtansi berita yang sama, meski dengan penyajian dan judul yang agak berbeda.

“Itu yang media yang pesawaran, pakai foto Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. Padahal dalam artikel itu tidak ada satu patah kata pun keterangan dari beliau,” ujar Anasrullah, Minggu 9 Juni 2024.

Kemudian, terus Anasrullah, media yang bandarlampung dengan tajuk “Lamsel Butuh Pemimpin Visioner dan Tangguh : Mampu Atasi Tantangan dan Siap Terima Kritik” melansir tulisan sejumlah kriteria pemimpin ideal di Lampung Selatan dikaitkan dengan tudingan atas permasalahan di Lampung Selatan saat ini.

Namun Anasrullah menyikapi artikel tersebut mengungkapkan masalah-masalah yang disebutkan itu tanpa menyajikan data dan sumber yang kongkrit, faktual dan juga otentik. Bahkan Anasrullah mengesankan tulisan tersebut hanya opini penulis dalam upaya menggiring pemikiran masyarakat untuk menjatuhkan atau menyudutkan figur tertentu.

“Itu berdasarkan sumber dan data dari mana? Kok di artikel itu disebutkan, Lamsel krisis infrastruktur dasar, seperti jalan, listrik, air bersih, dan sanitasi. Kemudian Akses pendidikan dan kesehatan yang terbatas, pengelolaan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan, serta kerawanan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor,” imbuhnya.

Anasrullah menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan tidak anti kritik. Tapi demikian hendaknya karya jurnalistik dapat disajikan sesuai dengan regulasi yang telah diatur, dan disertai juga dengan data yang objektif sebagai bahan masukan pemerintah daerah dari unsur mass media.

“Apalagi foto yang dipajang dalam artikel itu foto pak Bupati Nanang Ermanto. Ini kan upaya penggiringan opini untuk menyudutkan dan menjatuhkan, tapi tanpa disertai data dan sumber yang faktual juga kompeten,” kata mantan Kadis PPPA Lamsel ini.

Selain penerbitan berita diharapkan dengan sajian data dan sumber yang jelas, sambung Anasrullah, produk jurnalistik juga dituntut untuk profesional objektif dan berimbang sesuai dengan ketentuan UU Pers Nomor 40.

“Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme. Atas dasar itu, wartawan Indonesia diwajibkan untuk menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ),” tuturnya.

Lebih lanjut Anasrullah mengungkapkan sejumlah pasal dalam KEJ sebagai pedoman jurnalis dalam melakukan rutinitas pekerjaannya sehari-hari.

Seperti Pasal 1 KEJ yang menyebutkan : Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk,” tukas dia

Kemudian pasal 2 KEJ yang menyebutkan: Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

“Artinya, wartawan Indonesia dituntut untuk menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya. Dan juga rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar, foto, suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang,” tuturnya.

Tak sampai disitu, Anasrullah juga mengaitkan dengan Pasal 3 KEJ yang berbunyi : Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

“Maksudnya adalah menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu. Kemudian berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masing-masing pihak secara proporsional,” tukasnya.

“Sedangkan opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan. Hal ini berbeda dengan opini interpretatif, yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta. Lalu, asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang,” ucap Anasrullah lagi.

Anasrullah menyatakan menjunjung tinggi kemerdekaan dan kebesaran pers. Namun demikian, dia berharap dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat.

“Kemerdekaan berpendapat, berekspresi, dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi, guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia,” pungkasnya.(*)

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) menggelar Roadshow Proyek Cetak Generasi Unggul Lampung Selatan 2024

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) menggelar Roadshow Proyek Cetak Generasi Unggul Lampung Selatan tahun 2024.

Roadshow tersebut akan digelar di 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, roadshow dititik keenam berada di kecamatan Sidomulyo, yang digelar di lapangan Desa Sidomulyo, Kamis (6/6/2024).

Kepala Dinas Dalduk dan KB Lampung Selatan, Rika Wati mengatakan, roadshow ini bertujuan untuk memonitoring dan evaluasi kondisi penerima manfaat dalam upaya percepatan penurunan stunting. “Menindaklanjuti hasil pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK) maka dilakukan upaya dengan kegiatan intervensi pencegahan stunting secara merata di seluruh desa dan kecamatan melalui Audit Kasus Stunting (AKS) semesta,” ujar Rika Wati.

Rika Wati menyampaikan, kegiatan roadshow ini penting dilakukan, untuk mengetahui perkembangan dan penilaian kinerja program dan kegiatan pelaksanaan proyek cetak generasi unggul disetiap kecamatan.

“Dengan harapan kegiatan ini dapat membuat kebijakan dapat merencanakan program dan kebijakan yang tepat untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Rika Wati.

Sementara, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan bukti nyata keseriusan bersama dalam menuntaskan segala permasalahan yang akan memicu munculnya stunting di Lampung Selatan.

“Kita bekerjasama dan gotong-royong antara dinas terkait dan beberapa stakeholder lainnya. Melalui kegiatan ini kita membuktikan keseriusan untuk menuntaskan stunting,“ ucapnya. (Nsy/*/red)

Wujud Syukur, Satgas TMMD ke-120 Kodim 0421/LS dan Warga Gelar Syukuran di Pembangunan Jalan Onderlagh

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 0421/Lampung Selatan bersama warga Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang, menggelar syukuran di lokasi sasaran fisik pembangunan jalan onderlagh, pada Rabu malam (5/6/2024).

Acara itu digelar sebagai ungkapan rasa syukur Satgas TMMD dan warga yang selama hampir satu bulan penuh melaksanakan kegiatan hingga seluruh sasaran fisik maupun non fisik program TMMD ke-120 bisa terlaksana dan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Kegiatan syukuran yang diisi dengan doa dan makan bersama itu dihadiri langsung Dandim 0421/Lampung Selatan, Letkol Inf Esnan Haryadi, selaku Dansatgas TMMD ke-120.

“Malam syukuran ini sebagai wujud syukur kegiatan TMMD ke-120 di Desa Budi Lestari bisa berjalan dengan aman dan lancar,” kata Letkol Inf Esnan Haryadi, saat menghadiri malam syukuran.

Letkol Inf Esnan Haryadi juga menyampaikan, selain melaksanakan program pembangunan sasaran fisik, melalui kegiatan TMMD ke-120 juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat.

“Kebersamaan ini jangan hanya sampai disini saja. Silaturahmi harus tetap terjaga antara TNI dengan masyarakat meski kegiatan TMMD nanti sudah berakhir,” ujar Letkol Inf Esnan Haryadi.

“Terima kasih kepada semua masyarakat Desa Budi Lestari yang sudah menunjukkan kekompakan, kerja sama, dan gotong royong selama pelaksanaan TMMD ke-120,” tambah Esnan Haryadi.

Sementara itu, M. Mahbud selaku Kepala Desa Budi Lestari menyampaikan rasa syukur kapada Allah SWT atas keberhasilan pelaksanaan pembangunan program TMMD ke-120. Terlebih Satgas Kodim 0421/Lampung Selatan dan seluruh masyarakat yang terlibat bisa sehat dan selamat.

“Saya selaku Kepala Desa Budi Lestari mengucapkan terima kasih kepada TNI AD khususnya Kodim 0421/Lampung Selatan yang telah memilih pelaksanaan kegiatan TMMD di desa kami. Dengan kegiatan TMMD ini insyaallah sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” kata M. Mahbud. (Rls/*/red)

 

TMMD Kodim 0421 Lampung Selatan Membangun Bronjong, Tinggal Penyempurnaan Saja

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 0421/Lampung Selatan, di Desa Budi Lestasri, Kecamatan Tanjung Bintang, terus dikebut sesuai target. Pasalnya, program TMMD ke-120 tinggal menyisakan beberapa hari lagi.

Dandim 0421/Lampung Selatan, Letkol Inf Esnan Haryadi selaku Dansatgas TMMD ke-120 mengatakan, berkat kemanunggalan TNI-Rakyat, pekerjaan yang berat menjadi ringan.

Terbukti dengan tenggang waktu tiga puluh hari yang disediakan, saat ini seluruh sasaran fisik pembangunannya sudah selesai dengan hasil yang maksimal dan tinggal penyempurnaan saja.

Demikian disampaikan Letkol Inf Esnan Haryadi saat meninjau pembuatan pagar jembatan dan sasaran fisik lainnya di Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Minggu, 2 Juni 2024.

Kunjungan Letkol Inf Esnan Haryadi yang didampingi Pasi Ter Kapten Inf Oyong Liza serta Dan SSK Kapten Inf Tarekat itu guna memastikan pekerjaan tersebut digarap dengan maksimal.

“Maksimalkan pekerjaan dengan waktu yang tersisa. Agar seluruh pembangunan yang tinggal penyempurnaan ini dapat selesai dengan baik. Sehingga setelah penutupan nanti tidak ada pekerjaan yang tersisa,” imbuh Dansatgas TMMD ke-120, Letkol Inf Esnan Haryadi.

Diketahui, jembatan Desa Budi Lestari yang dibangun Satgas TMMD Kodim 0421/Lamsel bersama warga, telah selesai dibangun. Saat ini jembatan yang merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD ke-120 itu sudah dapat dilewati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Guna kelengkapan sarana jembatan, pada dua sisi jembatan tersebut dibuat pagar jembatan agar terlihat bagus dan sekaligus sebagai pengaman batas tepi jalan diatas jembatan.

Selain pembuatan pagar jembatan, segenap warga bersama TNI, juga melaksanakan pembuatan gorong-gorong, pembangunan bronjong, talud, jalan onderlagh, dan rehabilitasi atap masjid. (Kmf/*/red)

TMMD Kodim 0421 Lampung Selatan Bangun Jalan 500 Meter di Desa Bumi Lestari

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120, Kodim 0421/Lampung Selatan hampir merampungkan pembangunan jalan onderlagh sepanjang 500 meter di Dusun Way Sari Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang.

Pembangunan jalan onderlagh itu merupakan salah satu sasaran fisik yang menjadi perhatian khusus menjelang berakhirnya TMMD ke-120 yang dipusatkan di Kecamatan Tanjung Bintang.

Satgas TMMD Kodim 0421/Lampung Selatan, saat ini terus mengebut pengerjaan pembangunan jalan tersebut, seiring berjalannya waktu yang hampir mendekati penutupan program TMMD.

Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, selaku Dansatgas TMMD Ke-120, Letkol Inf Esnan Haryadi mengatakan, pengerjaan pembangunan jalan itu terus dikebut agar saat upacara penutupan seluruh sasaran program TMMD sudah selesai dan hasil pembangunannya bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Sasaran fisik TMMD ke-120 yang masih belum terselesaikan akan terus dikebut pengerjaannya sampai selesai,” kata Letkol Inf Esnan Haryadi, Sabtu (1/6/2024).

Esnan Haryadi optimis pembangunan jalan tersebut bisa selesai tepat waktu. Sebab kata dia, semua personel Satgas TMMD yang bekerja di lapangan sudah sangat profesional, sehingga dapat menyelesaikan pembangunan jalan onderlagh tersebut sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Kita terus berpacu dengan waktu, karena sebentar lagi TMMD ini akan segera ditutup. Kita yakin dan optimis semua bisa selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan,”  ujar Esnan Haryadi. (Rls/*/red)

Nanang Ermanto Kembali Serahkan Bantuan Bagi RTLH di 7 Titik Kecamatan Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) atau bedah rumah sebanyak 7 unit kepada warga di Kecamatan Kalianda, pada Sabtu (1/6/2024).

Bantuan bedah rumah program Swasembada Rumahku yang berasal dari dana APBD itu diserahkan Nanang Ermanto di 7 titik dalam sehari. Titik pertama, di Kelurahan Way Urang, titik kedua di Desa Buah Berak, kemudian 2 titik di Desa Kecapi dan 3 titik di Desa Negeri Pandan.

Dalam kesempatan itu, Nanang Ermanto, menegaskan pentingnya upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Nanang mengatakan bahwa pemerintah daerah akan berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program bedah rumah ini.

“Alhamdulillah pagi ini kita melakukan bedah rumah di 7 titik di Kecamatan Kalianda. Ini program pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat,” ujar Nanang Ermanto.

Nanang juga berpesan, dalam proses pembangunan bedah rumah tersebut memperhatikan standarisasi rumah. Sehingga, masyarakat bisa benar-benar memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni.

“Nanti ini segera dibongkar dengan program bedah rumah. Saya minta semua gotong royong, pak camat sebagai koordinator, semua masyarakat gotong royong,” imbuh Nanang Ermanto.

Sementara itu, Warga Dusun Kecapi RT/RW 005/003 Desa Kecapi, Khairul Yusuf, menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan beserta jajaran atas bantuan yang telah diberikan.

Khairul Yusuf menyatakan bahwa bedah rumah tersebut sangat membantu keluarganya untuk tinggal dengan lebih nyaman dan aman.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak pak bupati. Mudah-mudahan pak bupati diberi kesehatan, diberi kemudahan,” kata Khairul. (ptm/*/red)

 

 

Berikut daftar penerima bantuan bedah rumah di Kecamatan Kalianda:

 

1. Fakhrurrozi Dusun Jati Dalam RT/RW 002/001Kelurahan Way Urang

 

2. Jumiyati Dusun Way Belerang RT/RW 005/003 Desa Buah Berak

 

3. Sa’adah Dusun Kecapi RT/RW 005/003 Desa Kecapi

 

4. Khairul Yusuf Dusun Kecapi RT/RW 005/003 Desa Kecapi

 

5. Suhaimi Dusun Lubuk Jukung RT/RW 010/006 Desa Negeri Pandan

 

6. Sepriwan Sepi RT/RW 011/006 Desa Negeri Pandan

 

7. Nurdi Sulaiman RT/RW 011/006 Desa Negeri Pandan

Nanang Ermanto Bupati Lampung Selatan, Menelusuri Jalan Setapak di Bonceng Motor

0

KALIANDA, (Ltc):

Wajah Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto terlihat kusam penuh debu. Beberapa kali ia tampak menyeka peluh yang menetes di pelipisnya.

Orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat itu baru saja turun dari sepeda motor yang di bonceng oleh ajudannya (Arya). Nanang dibonceng motor melalui jalan setapak sepanjang 1,5 kilometer untuk menembus lokasi penerima bantuan, di Kecamatan Kalianda. Jalan itu berdebu dan dipenuhi semak-semak tinggi.

Namun, alih-alih menunjukkan raut lelah, Nanang Justru terlihat semangat dan semringah tatkala berhasil menemui warganya, penerima bantuan bedah rumah. Alhasil, kejadian pada Sabtu, 1 Juni 2024 itu pun sempat menjadi perhatian warga sekitar.

Meski dihari libur kerja, Nanang tetap menyambangi warganya untuk menyerahkan bantuan bedah rumah. Semangat Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lampung Selatan memang perlu mendapatkan acungan jempol.

Betapa tidak, bupati dan para pejabatnya acapkali menembus kawasan atau lokasi bedah rumah di pelosok desa yang aksesnya terbatas. Terkadang mereka harus berjalan kaki atau naik sepeda motor puluhan kilometer, karena lokasi bedah rumah yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Nanang mengatakan, menjadi seorang pejabat harus selalu siap melayani masyarakatnya. apapun rintangan di jalan, harus tetap lanjut sampai ke titik lokasi rumah yang akan diberikan bantuan.

“Ini pelayanan untuk warga. Kalau pejabatnya nggak mau turun langsung melihat kondisi masyarakatnya, gampang saja, ya nggak usah jadi pejabat,” kata Nanang pada Sabtu (1/6/2024).

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, melalui program Swasembada Rumahku pemerintah daerah terus berkomitken untuk membantu masyarakat Lampung Selatan yang susah, terutama yang tidak memiliki rumah yang layak huni dan jauh dari standar hidup sehat.

“Kuncinya supaya kita tidak lelah dan tetap semangat, kita harus ikhlas dalam bekerja. Lalu pikiran dan hati kita harus menyatu, bahwa apa yang sedang kita lakukan ini semuanya untuk rakyat,” ujar Nanang Ermanto.

Diketahui, Nanang Ermanto menyerahkan bantuan bedah rumah program Swasembada Rumahku yang berasal dari dana APBD tersebut di 7 titik dalam sehari. Titik pertama, di Kelurahan Way Urang, titik kedua di Desa Buah Berak, kemudian 2 titik di Desa Kecapi dan 3 titik di Desa Negeri Pandan.

Penerima bantuan bedah rumah di Kecamatan Kalianda tersebut yakni, Fakhrurrozi Dusun Jati Dalam RT/RW 002/001 Kelurahan Way Urang, Jumiyati Dusun Way Belerang RT/RW 005/003 Desa Buah Berak, dan Sa’adah Dusun Kecapi RT/RW 005/003 Desa Kecapi.

Kemudian, Khairul Yusuf Dusun Kecapi RT/RW 005/003 Desa Kecapi, Suhaimi Dusun Lubuk Jukung RT/RW 010/006 Desa Negeri Pandan, Sepriwan Sepi RT/RW 011/006 Desa Negeri Pandan, serta Nurdi Sulaiman RT/RW 011/006 Desa Negeri Pandan. (Dul/*/red)

TMMD ke 120 di Desa Bumi Letari Tanjung Bintang Lampung Selatan di Buka Bupati Nanang Ermanto

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 yang dibuka Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto pada 8 Mei 2024 lalu segera berakhir.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang ini, Satgas TMMD Kodim 0421/LS bersama warga bahu membahu bersinergi menyukseskan hajat TMMD ke-120.

Adapun sasaran fisik TMMD ke-120 kali ini adalah pembangunan bronjong atau anyaman kawat baja yang berbentuk balok dan berisi dengan batu-batuan sebagai penahan erosi tanah atau pencegah banjir sepanjang 500 meter dengan lebar 3 meter di Desa Budi Lestari.

Nampak warga dengan suka rela ikut membantu Satgas TMMD ke-120 Kodim 0421/LS bergotong rotong menyelesaikan bronjong sebagai penahan banjir itu, pada Jumat (31/05/2024).

Pasiter Kodim 0421/Lampung Selatan, Kapten Inf Oyong Liza mengapresiasi semangat warga yang turut berpartisipasi membantu mengangkat batu koral untuk membangun bronjong tersebut.

“Warga sangat antusias dan penuh semangat mengangkat batu koral. Hal ini karena termotivasi melihat kegigihan personel Satgas TMMD ke-120 Kodim 0421/LS dalam bekerja membangun bronjong,” ujar Kapten Inf Oyong Liza merespon partisipasi sejumlah warga.

Kapten Inf Oyong Liza menambahkan, warga saat ini sudah semakin dewasa dan menyadari betul bahwa kehadiran TNI melalui program TMMD adalah untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah terpencil.

Menurutnya, kegiatan TMMD ke-120 tahun 2024  yang melibatkan instansi pemerintah baik TNI-Polri, pemerintah daerah dan warga guna mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat.

“Warga pun memberikan bantuan tenaganya dengan sukarela. Harapannya pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat rampung,” kata Kapten Inf Oyong Liza. (Kmf)

Nanang Ermanto Politisi PDIP Siap Tarung di Pilkada 2024

0

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung Selatan, Nanang Ermanto siap ikuti kontestasi Pilkada Lampung Selatan November 2024 mendatang.

Kesiapan atau keseriusan Nanang Ermanto yang juga saat ini sebagai Bupati Lampung Selatan, dibuktikan dengan pengembalian berkas penjaringan beberapa waktu lalu serta mengikuti fit and proper tes dan kelayakan di DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, pada Rabu (29/5/2024) di Jl. Soekarno Hatta No.109, Labuhan Dalam, Kec. Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.

Diketahui, Fit and proper test dilakukan oleh tim penjaringan dan penyaringan DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung yakni Ketua Watoni Noerdin, Sekretaris Apriliati, dan anggota, Donald Harris Sihotang, Siska, dan Cik Raden.

Nanang Ermanto mengatakan, menjalani fit and proper tes ditanyai mengenai apa yang akan dilakukan kedepan serta yang telah dijalankan progres saat menjabat Bupati Lampung Selatan. “Selain itu, ditanyai mengenai visi dan misi serta program-program kerja,” kata dia.

Sebagai informasi, mengenakan pakaian kemeja putih bercelana hitam Nanang Ermanto tiba di sekretariat DPD PDIP Lampung sekitar pukul 16.00 WIB, 1 jam lebih awal dari jadwal tes yang ditentukan.

Selanjutnya, tes tersebut merupakan salah satu syarat dari DPD PDIP Lampung untuk calon yang maju dalam pilkada melalui partai PDI-P. Kemudian, juga akan ada tahapan lainnya seperti sekolah partai yang di peruntukan bagi calon kada yang akan di usung oleh partai PDI-P. (Rls/*/red)

Jadi Tujuan Utama Wisata, Lampung Selatan Target 1 Juta Wisatawan di 2024

0

KALIANDA, (Ltc):

Kabupaten Lampung Selatan, dengan keindahan alamnya yang memukau dan kekayaan budayanya yang beragam telah menjadi tujuan wisata impian bagi masyarakat.

Untuk menyambut itu semua, Kabupaten Lampung Selatan nampaknya terus mulai berbenah mempercantik diri. Saat ini, kabupaten berjuluk bumi Khagom Mufakat ini telah layak disebut sebagai salah satu destinasi wisata utama di Provinsi Lampung, bahkan di Pulau Sumatera.

Betapa tidak, hingga Mei 2024 ini saja, tercatat sebanyak 941.667 wisatawan telah mengunjungi Kabupaten Lampung Selatan untuk menjelajahi keindahan alam serta objek wisata yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, Kurnia Oktaviani, S.Sos, M.M., mengatakan, angka kunjungan wisatawan tersebut masih didominasi wisatawan domestik.

“Paling banyak dari Sumatera Selatan seperti Palembang, lalu ada dari Medan. Kemudian dari Pulau Jawa seperti Jakarta, Banten dan Tangerang sekitarnya,” ujar Kurnia Oktaviani, dari rilis yang diterima media ini, Selasa, 28 Mei 2024.

Bahkan, wanita berhijab ini berani menargetkan, pada tahun 2024 ini merupakan kali pertamanya kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan dapat menembus angka 1 juta orang. Yang mengukuhkan Lamsel memang telah pantas disebut sebagai daerah tujuan utama wisata.

“Insyaallah tahun 2024 ini akan menjadi tonggak sejarah, dimana kunjungan wisatawan ke daerah kita dapat menembus 1 juta orang untuk pertama kalinya,” imbuh Kurnia Oktaviani.

Kurnia Oktaviani menuturkan, optimisme tersebut dia ungkapkan atas dasar grafik angka kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan setiap tahunnya terus menunjukkan trend positif. Selalu mengalami peningkatan yang signifikan, yang hingga kini telah tercatat nyaris 1 juta orang.

Menurut Kurnia Oktaviani, ada beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan kunjungan, seperti tersedianya infrastruktur jalan tol, peningkatan dan pengembangan kualitas objek wisata.

Kemudian, pilihan objek wisata yang beragam hingga pemasaran yang aktif, baik melalui promo antar wisatawan yang bertukar informasi dan pengalaman maupun promo secara massif oleh stakeholder.

Kurnia Oktaviani menyebut, pada 2020 kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lampung Selatan tercatat hanya sekitar 236.173 orang. Kemudian 2021 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, meningkat lebih dari 100% yang mencapai 449.479 orang.

“Begitu juga dengan 2022, mengalami lonjakan hingga 200.000 pengunjung hingga 616.792 orang. Dan pada 2023 tetap terus mengalami kenaikan dengan angka 743.228 orang,” ujarnya.

Kurnia Oktaviani mengungkapkan, Dinas Pariwisata setidaknya telah menginventarisir sebanyak 82 objek wisata yang ada di Lampung Selatan. Ke-82 objek wisata itu, lanjut Kurnia Oktaviani, terbagi pada 4 jenis wisata, seperti objek wisata bahari sebanyak 42, wisata alam 23 objek, wisata budaya sejarah 8 objek dan wisata terpadu dengan 9 objek.

Kurnia Oktaviani menambahkan, capaian-capaian tersebut tak lepas dari sosok seorang Nanang Ermanto, Bupati Lampung Selatan. Dimana, kata Kurnia Oktaviani, sesuai dengan arahannya, Bupati Nanang mengungkapkan bahwa masa depan Lampung Selatan ada di pariwisata.

Untuk itu, terus dia, Dinas Pariwisata diminta oleh bupati selaku atasannya untuk dapat memaksimalkan potensi tersebut, dengan melakukan pembinaan dan pengembangan pariwisata yang meliputi pemasaran dengan melakukan branding dan promosi.

Kemudian secara kontinu atau berkelanjutan melakukan pemantauan hingga evaluasi dan juga menjalin kerja sama dengan stakeholder atau pihak terkait.

“Pak bupati, Nanang Ermanto berpesan, bahwa daerah Lampung Selatan memiliki potensi yang belum tentu dimiliki oleh daerah lain. Yakni salah satu daerah yang dianugerahi alam yang indah. Maksimalkan potensi tersebut sesuai dengan tupoksi untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Erdiansyah, S.H., M.M., seperti tak ingin kalah mengungkapkan, jika Dinas PMD kini bersama pemerintah desa telah mengembangkan konsep desa wisata.

Dimana, menurut Erdiansyah, pemerintah desa diminta untuk mendata potensi-potensi pariwisata yang ada di desanya masing-masing untuk dikembangkan menjadi objek wisata unggulan.

“Desa wisata merupakan desa yang dapat memaksimalkan potensi desanya dengan pesona wisata yang telah dikembangkan untuk menarik minat calon wisatawan yang akan berkunjung,” ucap Erdiansyah.

Dikatakan Erdiansyah, sejumlah desa wisata telah berhasil mengembangkan potensi wisatanya untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan. Bahkan menurut Erdiansyah perkembangan tersebut telah diakui secara nasional dengan ganjaran penghargaan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beberapa waktu lalu.

Seperti Desa Wisata Kelawi dan Desa Wisata Totoharjo di Kecamatan Bakauheni, Desa wisata Kunjir dan Desa Wisata Sukaraja di Kecamatan Rajabasa. Kemudian ada juga Desa Wisata Way Kalam dan Desa Wisata Tamanbaru di Kecamatan Penengahan.

“Kemudian berlanjut Desa Wisata Kecapi di Kecamatan Kalianda dan Desa Wisata Srikaton di Kecamatan Tanjung Bintang. Bahkan untuk Desa Wisata Kelawi, pada 2023 lalu berhasil meraih Juara II Nasional untuk Kategori Desa Wisata Maju oleh Kementerian Parekraf RI,” katanya. (*/*/Red)