Selasa, Mei 5, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 71

Staf Ahli Bupati: PNS Wajib Menaati Kewajiban Menghindari Larangan

0

KALIANDA, (Ltc):

Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Selanjutnya, PP itu ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 92 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Penegakan Disiplin PNS.

Regulasi itu mengatur klasifikasi pemberian hukuman disiplin bagi PNS dan Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) atas pelanggaran berupa tidak masuk kerja tanpa keterangan yang sah.

Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Keuangan, Achmad Herry mengatakan, dalam peraturan itu ditegaskan, PNS wajib menaati kewajiban dan menghindari larangan yang tertuang dalam peraturan tersebut.

PNS maupun THLS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan yang tidak menaati ketentuan itu, dapat dijatuhi hukuman disiplin, mulai dari hukuman ringan, sedang, hingga berat.

Jika tidak masuk kerja pada Hari Kerja (Kumulatif) tanpa keterangan yang sah, akan menerima teguran lisan dan tertulis.

“Sampai pernyataan tidak puas secara tertulis kepada pegawai yang bersangkutan,” ujar Achmad Herry menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan dalam apel mingguan, di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (5/8/2024).

Lebih lanjut Herry menyampaikan, jika melanggar disiplin, Aparatur Sipil Negara (ASN) juga bisa dikenakan sanksi penurunan jabatan setingkat lebih rendah, dan pembebasan dari jabatan menjadi Jabatan Pelaksana selama 12 Bulan.

“Dan puncaknya, jika saudara selama 28 Hari Kerja atau Lebih (Kumulatif), atau 10 Hari Kerja terus-menerus tanpa keterangan yang sah, maka saudara akan diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS,” tegas Herry.

Begitupun dengan THLS. Jika melanggar disiplin tidak masuk kerja tanpa keterangan sah, selama Hari Kerja (Kumulatif) maka akan disanksi Hukuman Disiplin Ringan dan Sedang, berupa Teguran Lisan dan Tertulis, serta Pemberhentian Gaji Sementara.

“Selanjutnya Hukuman Disiplin Berat bagi THLS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan sah selama 10 Hari Kerja terus menerus dan 20 Hari Kerja atau Lebih secara Kumulatif dalam jangka waktu 3 Bulan, maka saudara akan diberhentikan sebagai THLS,” kata Herry.

Oleh karena itu, Achmad Herry berharap, ketentuan tersebut dapat menjadi introspeksi dan peringatan bagi ASN, untuk menilai sejauh mana tingkat disiplinnya dalam satu bulan kerja.

“Sata minta BKD update aktivitas absensi online para pegawai, sejauh mana persentase kehadirannya,” imbuhnya.

Selain itu, Herry juga meminta kepada Pejabat Pimpinan Pratama, Pejabat Administrator, atau Pejabat Pengawas lain yang setara untuk memberikan teguran dan sanksi Ringan dan Sedang kepada stafnya jika tingkat kedisiplinannya masih rendah. (Dul)

Didukung DPRD Lampung Selatan Pemerintah Kabupaten Lamsel raih Insentif Fiskal 5,5 Milyar Dari Pemerintah Pusat, dinilai Berhasil Kendalikan Inflasi

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto di sela-sela sambutannya dalam sidang paripurna DPRD mengungkapkan jika pemerintah daerah Lampung Selatan meraih penghargaan dari pemerintah pusat berupa insentif fiskal sebesar Rp5.5 M atas kinerja pengendalian inflasi daerah periode pertama 2024. Menurut Bupati Nanang, raihan penghargaan dari Kementerian Keuangan RI tersebut, tidak terlepas dari kerja sama dan juga dukungan dari DPRD Lampung Selatan.

“Karena memang saya sering absen di acara paripurna DPRD, untuk itu, sengaja kegiatan penghargaan Insentif fiskal kali ini saya tugaskan ke pak Sekda, supaya saya bisa hadir langsung dalam sidang paripurna DPRD hari ini,” ujar Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto dalam sambutannya pada Sidang Paripurna Penyampaian Ranperda tentang Perubahan APBD 2024 di ruang utama DPRD Lamsel, Senin 5 Agustus 2024.

Sementara, dalam penyampaian nota keuangannya, Bupati Nanang menyebutkan pada rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 total Anggaran Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp.2.386.916.947.019,00 (Dua Triliun, Tiga Ratus Delapan Puluh Enam Milyar, Sembilan Ratus Enam Belas Juta, Sembilan Ratus Empat Puluh Tujuh Ribu, Sembilan Belas Rupiah).

Berkurang sebesar Rp. 24.226.724.593,00 (Dua Puluh Empat Milyar, Dua Ratus Dua Puluh Enam Juta, Tujuh Ratus Dua Puluh Empat Ribu, Lima Ratus Sembilan Puluh Tiga Rupiah) bila dibandingkan dengan target pendapatan pada APBD Murni. Anggaran Belanja dialokasikan sebesar Rp2.461.044.585.104,00 (Dua Triliun, Empat Ratus Enam Puluh Satu Milyar, Empat Puluh Empat Juta, Lima Ratus Delapan Puluh Lima Ribu, Seratus Empat Rupiah), bertambah sebesar Rp.61.367.577.132,00 (Enam Puluh Satu Milyar, Tiga Ratus Enam Puluh Tujuh Juta, Lima Ratus Tujuh Puluh Tujuh Ribu, Seratus Tiga Puluh Dua Rupiah) dibandingkan dengan proyeksi belanja pada APBD murni.

 

“Dengan rincian belanja operasi bertambah sebesar Rp. 47.618.413.640,00 (Empat Puluh Tujuh Milyar, Enam Ratus Delapan Belas Juta, Empat Ratus Tiga Belas Ribu, Enam Ratus Empat Puluh Rupiah). Kemudian belanja modal bertambah sebesar Rp. 16.281.224.144,00 (Enam Belas Milyar, Dua Ratus Delapan Puluh Satu Juta, Dua Ratus Dua Puluh Empat Ribu, Seratus Empat Puluh Empat Rupiah). Sedangkan belanja tidak terduga berkurang sebesar Rp. 4.000.000.000,00 (Empat Milyar Rupiah).

Kemudian belanja transfer bertambah sebesar Rp.1.467.939.348,00 (Satu Milyar, Empat Ratus Enam Puluh Tujuh Juta, Sembilan Ratus Tiga Puluh Sembilan Ribu, Tiga Ratus Empat Puluh Delapan Rupiah)

Adapun penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp100.360.168.225,00 (Seratus Milyar, Tiga Ratus Enam Puluh Juta, Seratus Enam Puluh Delapan Ribu, Dua Ratus Dua Puluh Lima Rupiah), bertambah sebesar Rp. 85.594.301.725 (Delapan Puluh Lima Milyar, Lima Ratus Sembilan Puluh Empat Juta, Tiga Ratus Satu Ribu, Tujuh Ratus Dua Puluh Lima Rupiah) dibanding proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SiLPA) pada APBD induk, sedangkan pengeluaran pembiayaan adalah sebesar Rp. 26.232.530.140,00 (Dua Puluh Enam Milyar, Dua Ratus Tiga Puluh Dua Juta, Lima Ratus Tiga Puluh Ribu, Seratus Empat Puluh Rupiah),” sebut bupati.(*/*/red)

Agus Sutanto Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan Cabup dari Golkar

0
Agus Sutanto ST Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lampung Selatan

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lampung Selatan Agus Sutanto, ST sosok Pria yang terlahir dari Keluarga Petani dan besar di Lampung Selatan ini merupakan seorang pria yang sudah matang dengan segudang pengalaman baik Politik, ekonomi, sosial, budaya bahkan Pemerintahan.

Agus Sutanto yang dikenal sebagai sosok  low profile, bergerak dengan pendekatan yang santai tidak mencolok, atau mencari perhatian baik dalam pergaulan, karier maupun kehidupan publik layaknya seorang Petani yang tak mau menonjolkan diri, tetapi lebih kepada berbuat dan bermanfaat untuk orang banyak.

Pria jebolan Universitas Bandar Lampung (UBL) ini, lahir tumbuh dan dibesarkan dari keluarga Petani yang sederhana di Kabupaten Lampung Selatan, Agus Sutanto juga bergaul dan terjun ke dunia politik di Lampung Selatan melalui Partai Golkar mulai dari menjadi Pimpinan desa Partai Golkar, kemudian Pimpinan Kecamatan dan saat ini masih menjabat sebagai Ketua Bidang OKK di DPD Golkar Lampung Selatan.

Melalui Partai Golkar pula Agus Sutanto Saat ini menduduki karier jabatan selaku wakil Ketua II DPRD Lampung Selatan periode 2019 – 2024 dan terpilih sebagi Anggota DPRD Provinsi Lampung melalui pemilu 2024 lalu.

Saat ditemui di DPD Golkar Lamsel, Kepada media dirinya menjawab apa yang menjadi pertanyaan terkait Pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Bupati Lampung Selatan periode 2024 – 2029 dari Partai Golkar, Agus Sutanto menjelaskan bahwa, sampai saat ini dari Partai Golkar Lampung Selatan tetap mengusung dirinya sebagai Calon Bupati.

Karena apa!, “sampai saat ini saya masih memegang surat perintah dari Pimpinan Partai Golkar tersebut”, ungkapnya

“Jadi terkait pencalonan ini, kita akan terus berjalan sesuai dengan aturan saja, tidak perlu terburu buru, santai tapi terus bergerak” katanya

Saat ditanya apa yang menjadi motivasi pencalonan dirinya sebagai Calon Bupati Lampung Selatan pada pilkada 2024 ini, Agus Sutanto dengan gaya sederhana dan senyumnya menjawab, motivasi Saya mau menjadi Calon Bupati tak lain semata-mata ingin mengabdikan diri untuk Lampung Selatan, tanah kelahiran saya, Saya anak seorang Petani, lahir dan dibesarkan serta bergaul di Lampung Selatan, tentu ketika saya dipercaya, saya akan lebih memberikan perhatian dibidang pertanian, UMKM dan SDA serta SDM di Lampung Selatan ini,

Kalau semua itu bisa dikelola dengan baik, maka Insya Alloh akan ada perubahan serta kemajuan ekonomi masyarakat di Lampung Selatan, salah satunya dari sektor pertanian itu.

“Kenapa sampai saat ini kami masih adem-adem saja, ya karena kita tidak mau terburu-buru, gembor sana, gembor sini, kan ada tahapannya, ya kita ikuti aja tahapan itu, kalau secara pergerakan, ya kita tetap bergerak menjalin komunikasi dan berkoordinasi sampai ke tingkat Desa dan dengan cara seperti itu kita bisa tau langsung apa saja sebenarnya yang menjadi keinginan masyarakat di Lampung Selatan ini.

Sekali lagi kita tegaskan bahwa, sampai saat ini Golkar Lampung Selatan masih mengusung Calon Bupatinya ya itu Agus Sutanto tidak ada yang lain, karena sampai saat ini surat perintah itu masih ada pada kita”, tandasnya.(*/*/red)

DPRD Kabupaten Lampung Selatan Gelar Paripurna Ranperda Perubahan 2024

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan pengantar nota keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran (TA) 2024.

Raperda itu disampaikan Nanang Ermanto dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan, yang dihadiri 33 anggota dewan dari jumlah 50 anggota dewan secara keseluruhan.

Sementara terpantau, rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Agus Sartono didampingi oleh Wakil Ketua II Agus Sutanto serta Wakil Ketua III Amelia Nanda Sari. Paripurna berlangsung di ruang sidang utama gedung DPRD setempat, Senin (5/8/2024).

Dalam penyampaiannya, Nanang mengatakan, penyusunan Raperda Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan TA 2024 itu pada hakikatnya dimaksudkan untuk menata kembali Rencana Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan yang telah ditetapkan dalam APBD Induk.

“Serta memprogramkan beberapa kegiatan yang bersifat prioritas dengan tetap memperhatikan efektifitas dan efisiensi anggaran, norma dan prinsip anggaran yang berbasis kinerja,” kata Nanang.

Pada kesempatan itu, Nanang juga menjabarkan secara rinci tentang Rancangan Perubahan APBD TA 2024. Dimana Anggaran Pendapatan Daerah diproyeksi sebesar Rp2.386.916.947.019,00.

“Total anggaran pendapatan daerah berkurang sebesar Rp24.226.724.593,00 bila dibandingkan dengan target pendapatan pada APBD Murni,” ungkap Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, untuk anggaran Belanja dialokasikan sebesar Rp2.461.044.585.104,00 bertambah Rp61.367.577.132,00 dibandingkan proyeksi APBD murni.

Rinciannya, Belanja Operasi bertambah sebesar Rp47.618.413.640,00, Belanja Modal bertambah sebesar Rp16.281.224.144,00 dan Belanja Transfer bertambah sebesar  Rp1.467.939.348,00.

“Adapun penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp. 100.360.168.225,00 bertambah sebesar Rp85.594.301.725, dibanding proyeksi SiLPA pada APBD induk. Sedangkan Pengeluaran Pembiayaan adalah sebesar Rp26.232.530.140,00,” beber Nanang.

Nanang berharap, nota pengantar Raperda Perubahan APBD TA 2024 yang telah disampaikan dapat dibahas dan ditindaklanjuti oleh pihak legislatif, untuk dapat disahkan menjadi Peraturan Daerah.

“Dan insyaallah dengan kebersamaan, kerja sama dan semangat gotong royong dari kita semua akan memberikan kontribusi yang nyata terhadap percepatan pembangunan. Sehingga akan memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Nanang.

Setelah sambutan bupati, delapan fraksi di DPRD Kabupaten Lampung Selatan, yakni Frkasi PDI Perjuangan, PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, PKS, Partai Demokrat, PKB, serta Fraksi Gabungan Partai Nasdem Hanura Perindo menyampaikan pandangan umum terhadap Raperda tersebut.

Dari pandangan umum yang disampaikan delapan fraksi di DPRD Kabupaten Lampung Selatan, seluruh Fraksi menyatakan bersedia untuk membahas Rancangan Perubahan APBD TA 2024.(*/*/Red)

Nanang Ermanto Bantu Rumah Roboh Warga Gunter

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto merespon cepat warganya yang mengalami musibah rumah roboh di Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda.

Adalah rumah Suhaemi, warga Desa Gunung Terang yang porak-poranda sekitar pukul 10.30 WIB (1/8/2024), disebabkan karena bangunan yang telah termakan usia. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah

Mendapatkan informasi tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto langsung menyambangi kediaman Suhaemi usai menghadiri acara di Kecamatan Ketapang.

“Belum selesai kegiatan Kecamatan Fair di Ketapang, kami dapat informasi ada rumah roboh di Gunung Terang. Jadi, kami selesaikan kegiatan Ketapang Fair dahulu, baru langsung ke lokasi kejadian,” kata Nanang saat menyambangi rumah Suhaemi.

Setibanya di lokasi, Nanang langsung menemui keluarga Suhaemi untuk memberikan bantuan pembangunan rumah senilai Rp20 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan.

“Kita harus cepat tanggap dalam situasi seperti ini. Semoga bantuan dana bedah rumah ini dapat membantu keluarga Pak Suhaemi,” ujar Nanang.

Tidak hanya itu, Nanang juga meminta kepada masyarakat setempat dan pemerintah desa serta kecamatan untuk saling bergotong royong, menyegerakan pembangunan rumah Suhaemi.

“Saya minta semua saling bantu, gotong royong. Ini bagian dari tanggung jawab kita sebagai sesama manusia,” imbuh Nanang.

Sementara itu, Suhaemi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian juga bantuan yang diberikan oleh Bupati Nanang Ermanto.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan, ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya. (Abd/*/red)

Ajang Bupati Cup Grasstrack Motocross 2024, 280 Crosser Adu Nyali

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak 280 Crosser adu keberanian dalam ajang Bupati Cup Grasstrack Motocross 2024, di Sirkuit MX-GTX Way Ragom, Kalianda, Sabtu (3/8/2024).

Kejuaraan Motocross kelas nasional yang digelar oleh Rizqy Motorsport bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, dibuka langsung Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Turut hadir juga, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin.

Dari informasi yang dihimpun, kejuaraan Bupati Cup kali ini diikuti pembalap dari berbagai daerah seperti  Banten, Jawa Timur, Jawa Barat, Bengkulu, Palembang maupun pembalap lokal Lampung dan Lampung Selatan yang berkompetisi untuk memperebutkan Piala Bupati Lampung Selatan.

Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan, H. Dardiri menyampaikan, Bupati Cup Grasstrack Motocross ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai dari tanggal 3 hingga 4 Agustus 2024.

“Kejuaraan ini merupakan ke event ke empat yang sudah digelar pada musim 2023, didukung dan difasilitasi oleh Bapak Bupati Lampung Selatan dan Rizqy Motorsport,” kata H. Dardiri.

Dardiri mengatakan, kegiatan itu diikuti 80 tim dari seluruh legion 1 Sumatera dan legion 2 Jawa. Kurang lebih 280 pembalap dan mekanik khusus turut hadir di Kabupaten Lampung Selatan.

“Melalui event ini menjadi satu ikatan silaturahmi yang cukup luar biasa. Sehingga terlaksananya kejuaraan motorcross ini setiap tahun tidak pernah kosong di Lampung Selatan,” ujar H. Dardiri.

Dardiri menyebut, Sirkuit MX-GTX Way Ragom, Kalianda, Lampung Selatan, merupakan sirkuit terbesar yang ada di Provinsi Lampung. Dardiri pun mengapresiasi Bupati Lampung Selatan yang telah membuka kejuaraan itu secara gratis untuk penonton.

“Ini (sirkuit) terbesar di Lampung, ada di Lampung Selatan. Saya tidak mengada-ngada, tidak pernah terjadi namanya balapan khusus dimana pun yang sifatnya penonton gratis. Hanya Bapak Nanang Ermanto yang buat acara ini gratis untuk umum,” ucap H. Dardiri.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengucapkan selamat datang kepada seluruh pembalap yang hadir di Bumi Khagom Mufakat.

“Selamat datang di Lampung Selatan. Saya mengajak seluruh masyarakat khususnya kota Kalianda, untuk bersama-sama menjaga event ini, menjadi aman dan nyaman bagi para peserta crosser dari luar maupun dalam daerah,” kata Nanang Ermanto.

Nanang mengatakan, Pemkab Lampung Selatan terus berinovasi untuk memfasilitasi hobi-hobi anak-anak muda khususnya di Kabupaten Lampung Selatan dan Provinsi Lampung.

“Kami akan terus berinovasi untuk memfasilitasi hobi positif anak-anak muda untuk menyalurkan bakat minatnya khususnya di Lampung Selatan,” ujar Nanang.

Nanang berharap, akan lebih sering lagi mengadakan event-event di Lampung Selatan. “Karena dengan adanya suatu event, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan,” kata Nanang. (Nsy/*/red)

Nanang & Winarni Hadiri Peringatan HAN

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Bunda Forum Anak Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto menghadiri acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 tingkat Kabupaten Lampung Selatan.

Terpantau, bupati dan Bunda Forum Anak Kabupaten Lampung Selatan hadir di Aula Rimau, Kantor Bappeda Lampung Selatan sekitar pukul 08.15 WIB, tempat berlangsungnya acara HAN 2024.

Tampak hadir juga, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Selatan, Yani Thamrin, beserta sejumlah pejabat utama dan kepala perangkat daerah di lingkup Pemkab Lampung Selatan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdyaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Selatan, Hari Surya Wijaya mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional tahun 2024 tingkat Kabupaten Lampung Selatan mengambil tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

“Tujuan diselenggarakannya Hari Anak Nasional tahun 2024 adalah sebagai bentuk penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai penerus bangsa,” ujar Hari dalam laporannya.

Lebih lanjut Hari menyampaikan, peringatan Hari Anak Nasional 2024 juga bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan sebagai upaya pemenuhan hak anak.

“Juga untuk meningkatan peran keluarga dalam pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap anak, serta pencegahan perkawinan anak,” kata Hari Surya Wijaya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto berharap, momentum Peringatan Hari Anak Nasional ke-40 bisa menjadi ruang introspeksi dan evaluasi, bagaimana orang tua mempunyai kewajiban mutlak terhadap kehidupan dan masa depan anak-anaknya.

“Kegiatan ini jangan sekedar seremoni, harus kita maknai untuk introspeksi. Apa yang sudah kita perbuat dan lakukan untuk mencetak generasi emas yang akan datang. Karena kedepan tantangan kita sangat berat, sangat berat,” ujar Nanang Ermanto dalam sambutannya.

Nanang juga menyatakan, sebagai pimpinan daerah, dirinya berkomitmen untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Lampung Selatan. Bagaimana mencetak sumber daya manusia anak-anak yang berkualitas untuk mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.

“Tantangan kita saat ini adalah bagaimana membangun fundamen, pondasi yang kuat untuk anak-anak kita menyongsong Generasi Emas Tahun 2045,” kata Nanang Ermanto. (Dul)

Dua Rumah didesa Buah Berak dibedah, Nanang: Kades Awasi Agar Cepat Selesai

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto kembali menyalurkan bantuan bedah rumah. Kali ini, bantuan diberikan kepada dua warga di Desa Buah Berak, Kecamatan Kalianda, pada Selasa (30/7/2024).

Bantuan bedah rumah tersebut berasal dari Dana Desa (DD) Desa Buah Berak dan Geserbu (Gerakan Seribu Rupiah) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, menegaskan pentingnya upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Nanang mengatakan bahwa pemerintah daerah akan berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk bedah rumah.

“Alhamdulillah hari ini kita telah memberikan dua bantuan bedah rumah di Kecamatan Kalianda. Ini program pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat,” ujar Nanang.

Nanang juga meminta, agar masyarakat bisa saling gotong royong membantu pembangunan rumah tersebut. Dengan demikian, diharapkan rumah tersebut bisa segera terbangun dan dihuni.

“Pak camat nanti tolong dipantau ya pembangunannya. Pak kades nanti yang menyiapkan tenaga untuk bangun rumahnya, gotong royong bersama warga, supaya cepat selesai,” imbuh Nanang.

Sementara itu, Jamsari, warga penerima bantuan bedah rumah, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan, khususnya Bupati Nanang Ermanto.

“Saya sangat bersyukur pak. Terima kasih atas bantuannya. Jujur saya sangat senang sekali atas bantuan yang telah diberikan,” ucap Jamsari.

Hal senada disampaikan Masaroh. Warga penerima bantuan lainnya ini juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nanang Ermanto yang telah datang memberikan bantuan bedah rumah.

“Terima kasih pak bupati sudah datang untuk membedah rumah kami agar bisa ditempati dengan layak. Semoga bapak dapat terus membantu rakyat-rakyak miskin yang sangat membutuhkan bantuan seperti kami,” ujar Masaroh. (Kmf/*/red)

Nanang Ermanto: Saya Inginkan ASN Tingkatkan Disiplin

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, pagi ini mendadak mengambil apel mingguan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang digelar di Lapangan Korpri, komplek Pemkab setempat, pada Senin (29/7/2024).

Apel mingguan kali ini, diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, beserta para pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat struktural eselon III hingga pegawai honorer.

“Ini memang diluar dugaan, sengaja saya mengambil apel pagi ini, karena saya ingin melihat tingkat kedisiplinan bapak ibu sekalian. Nanti saya minta absennya,” imbuh Nanang.

Selain menyoal disiplin pegawai, dalam arahannya, Nanang Ermanto juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk menanamkan integritas dan kepedulian terhadap daerahnya.

“Kuncinya integritas, tanamkan ini dalam diri kita semua. Suatu organisasi tanpa disiplin, tanpa integritas, tanpa kebersamaan dan persatuan, tidak ada artinya,” kata Nanang.

Pada kesempatan itu, Nanang juga juga menyoal tentang perhitungan tambahan penghasilan pegawai (TPP) berdasarkan evaluasi e-kinerja dan validasi kehadiran pegawai aparatur sipil negara dengan menggunakan aplikasi Absensi Online yang telah berlaku efektif.

“Jadi e-kinerja inilah yang menjadi dasar kita melakukan evaluasi. Termasuk pembayaran TPP ini berdasarkan tingkat kehadiran absensi online. Ini bukan bupati yang potong, ini aturan, tuntutan era digital, mau tidak mau kita harus ikuti perkembangan zaman,” tegas Nanang. (Dul)

Polres Lampung Selatan Gelar Mitigasi Geng Motor & Tawuran

0

KALIANDA, (Ltc):

Polres Lampung Selatan menggelar mitigasi aksi geng motor dan tawuran yang berlangsung di aula Mapolres Lampung Selatan pada Sabtu (27/7/2024). Kegiatan pembinaan dan mengundang seluruh komponen pemerintahan, Kepala Sekolah hingga orang tua murid itu di buka secara resmi oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin dan di hadiri oleh pejabat utama Polres Lamsel.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin menekankan bahwa kejadian tawuran yang baru-baru ini terjadi sangat meresahkan dan mencoreng nama baik Lampung Selatan. “Kita semua harus merasa bersalah atas kejadian ini. Situasi ini tidak membuat nyaman kita semua. Bagaimana sinergitas kita semua dalam membangun peradaban masyarakat yang beretika, bermoral, dan beradab. Kita semua yang ada di sini harus merasa benar-benar bertanggung jawab, termasuk saya yang paling bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujar AKBP Yusriandi.

Menurut Kapolres AKBP Yusriandi Yusrin kedepannya perlu ada komunikasi yang baik antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, dan warga. Selain itu juga mengaktifkan siskamling atau ronda dan membangun komunikasi antara pihak sekolah dan kepolisian sangat penting agar informasi terkait kenakalan remaja di kalangan anak sekolah dapat segera sampai ke Bhabinkamtibmas.

Dengan adanya kegiatan mitigasi ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif di wilayah Lampung Selatan serta mencegah terjadinya aksi geng motor dan tawuran di masa mendatang.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lampung I, Rina Intiza, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Lampung Selatan atas dukungannya terhadap kebaikan anak-anak dan orang tua. “Kami mengimbau para orang tua untuk memberikan bimbingan khusus kepada anak-anaknya, agar tidak keluar rumah pada malam hari, karena bila ini dibiarkan akan berdampak buruk bagi penerus bangsa, “terkait hal ini, jangan sampai menjadi hal sepele, jangan sampai ada lagi korban korban berikutnya karena akibat tawuran dan geng-geng motor. Kami berharap warga/orang tua dapat ekstra menjaga anak anaknya,” tambah Rina.

Sedangkan ditempat yang sama Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Dhedi Adi Putra, menjelaskan beberapa kasus pidana yang melibatkan remaja dan anak sekolah yang menyebabkan kerugian material dan fisik. “Dari keterangan yang diberikan oleh pelaku, sebelum kejadian yang bersangkutan tidak masuk sekolah, menggunakan media sosial untuk ajang janji serta menyimpan senjata tajam di rumahnya, ini perlu menjadi perhatian khusus orang tua agar hal ini tidak terjadi lagi dikemudian hari,” tutup AKP Dhedi.(*/*/Red)