Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 24

Bupati Lampung Selatan Egi & Wabup Syaiful, Forkopimda Lamsel Laksanakan Tabur Bunga di TMP Kesuma Bangsa Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Dalam suasana khidmat, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar upacara ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa, Kalianda, pada Minggu (17/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Lampung Selatan, Radito Egi Pratama, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir langsung dalam prosesi tersebut. Dengan langkah tegap, rombongan memasuki kompleks makam, membawa semangat penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa. Prosesi ziarah dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dipimpin Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri. Setelah itu, doa dipanjatkan dengan khusyuk, disusul peletakan karangan bunga, dan ditutup dengan tabur bunga di pusara makam pahlawan.

Suasana hening menyelimuti area makam ketika bunga-bunga berjatuhan di atas nisan. Momen ini menjadi pengingat bahwa di balik meriahnya perayaan kemerdekaan, terdapat darah, air mata, dan pengorbanan yang mengiringi lahirnya kemerdekaan.

TMP Kesuma Bangsa kembali menjadi saksi bisu bahwa perjuangan para pahlawan bukan sekadar catatan sejarah, melainkan warisan semangat juang yang harus terus dijaga dan diwariskan bagi generasi penerus. (Dul/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama & Forkopimda Formasi Lengkap Hadiri Renungan Suci di TMP Kusuma Bangsa Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa Kalianda tepat pukul 00.00 WIB, pada Minggu (17/8/2025). Dalam gelapnya malam, apel kehormatan dan renungan suci digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara yang dipimpin Dandim 0421/Lampung Selatan, Mohammad Nuril Ambiyah, ini dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para pejabat Pemkab.

Deretan nisan para pahlawan tampak diterangi cahaya obor yang menyala sepanjang upacara. Suasana syahdu kian terasa ketika segenap peserta upacara berdiri tegak, mengheningkan cipta mengenang jasa para pejuang bangsa. Nyala api obor menjadi simbol semangat juang yang tidak pernah padam, sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan hari ini adalah buah dari pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan.

Sesekali, keheningan malam diiringi suara serangga dan desir angin, seakan turut menjadi saksi janji suci generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan mereka yang telah mendahului.

Bagi peserta, momen renungan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi. TMP Kesuma Bangsa kembali menjadi pengingat bahwa di balik kemerdekaan yang dirayakan, ada darah dan air mata pahlawan yang gugur demi merah putih. (Gil-Kmf/*/red)

Sejarah Baru Tercipta! Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Menara Siger Bakauheni

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Sejarah baru tercatat di Kabupaten Lampung Selatan. Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan ikonik Menara Siger, Kecamatan Bakauheni, pada Minggu (17/8/2025).

Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, selaku Inspektur Upacara, berlangsung khidmat sekaligus megah. Latar belakang Menara Siger yang menjulang di tepi Selat Sunda, berpadu dengan hamparan laut biru dan langit pagi yang cerah, menjadikan prosesi sakral ini semakin berkesan.

Tepat pukul 08.00 WIB, upacara dimulai dengan laporan Komandan Upacara, Kapten Infantri Sobirin, Danramil 421-10 Katibung. Suasana hening penuh khidmat menyelimuti area lapangan Menara Siger hingga puncak acara, yaitu pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Dewani Lovena Putri, siswi SMA Kebangsaan, dipercaya sebagai pembawa baki bendera. Dengan langkah tegap, ia menerima bendera dari Inspektur Upacara.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran oleh tim inti: Rian Fadli Raja Siregar sebagai Danpok 8, Gabriel Alexander Gaibida Mote sebagai Danpok 17, Uspo Atila Wijaya dari SMA Negeri 1 Kalianda sebagai penggerek, dan Iqbal Maulana Febriano sebagai pembentang bendera. Gerakan kompak mereka membuat Sang Merah Putih berkibar gagah di langit Menara Siger, disambut tepuk tangan meriah para tamu undangan.

Ribuan pasang mata menyaksikan momen bersejarah ini, mulai dari jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, pelajar, organisasi masyarakat, hingga Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Tampak pula mantan Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa, hadir memberikan penghormatan.

Bupati Egi, yang tampil gagah dalam Pakaian Dinas Upacara Besar, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Menara Siger adalah simbol kebanggaan sekaligus identitas masyarakat Lampung Selatan. “Ini (Menara Siger) ikon kita masyarakat Lampung,” ujar Bupati Egi usai memimpin upacara.

Selain mengenang jasa pahlawan, momen ini juga menandai langkah baru daerah dalam merayakan kemerdekaan di ikon yang menjadi gerbang Pulau Sumatera.

Dengan semangat kebangsaan yang membara, upacara pengibaran bendera di Menara Siger tahun ini tercatat sebagai catatan penting perjalanan Lampung Selatan dalam mengisi kemerdekaan.(Kominfo ls/*/red)

41 Paskibra Kabupaten Lampung Selatan Sukses Tunaikan Tugas, Bupati Lampung Selatan Egi: Jadikan Pengalaman ini Bekal Menjadi Pemimpin Berintegritas

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara resmi melepas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025. Pelepasan dilakukan usai upacara penurunan bendera di Lapangan Menara Siger, Bakauheni, pada Minggu malam (17/8/2025).

Sebanyak 41 anggota Paskibraka yang sebelumnya sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lampung Selatan, kini resmi menuntaskan tugasnya. Mereka dilepas dengan penuh apresiasi atas dedikasi, disiplin, dan semangat kebangsaan yang ditunjukkan sepanjang rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, pelatih, serta para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh. “Saya melihat kalian adalah mata generasi penerus yang nanti akan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Di Selat Sunda, Sang Saka Merah Putih menatap Gunung Krakatau. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan,” ujar Egi.

Bupati Egi juga mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan ini dilakukan hanya dalam waktu 10 hari. Meski singkat, seluruh rangkaian berlangsung lancar berkat kerja keras dan koordinasi semua pihak. “Kalau ada kekurangan saya mohon maaf, karena persiapannya jujur hanya 10 hari. Tapi mari kita bekerja out of the box,” ucapnya.

Lebih dari sekadar seremoni, Egi menekankan bahwa kegiatan peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum konsolidasi birokrasi secara menyeluruh. Menurutnya, sinergi yang terjalin harus dijaga agar menjadi kebanggaan bersama masyarakat Lampung Selatan. “Ini adalah dedikasi, semangat, dan kedisiplinan kalian semua yang terlibat. Mari kita rawat, kita lestarikan, dan kita jadikan kebanggaan Lampung Selatan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bupati Egi turut mengajak masyarakat menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah. Ia menilai, rangkaian kegiatan di Menara Siger tidak hanya menampilkan kekhidmatan peringatan kemerdekaan, tetapi juga memperlihatkan keindahan alam Lampung Selatan yang eksotis. “Seharian saya berada di Menara Siger, menyaksikan betapa indahnya alam Lampung Selatan. Inilah the amazing south of Lampung. Saya berharap rasa bangga dan bahagia ini tetap terjaga,” ucapnya penuh semangat.

Menutup sambutannya, Bupati Egi berpesan agar pengalaman menjadi Paskibraka dijadikan bekal berharga bagi generasi muda untuk menapaki masa depan sebagai pemimpin bangsa. “Jadikan pengalaman ini bekal untuk menjadi pemimpin yang berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” pungkasnya. (Nsy-Kmf/*/red)

Senja di Menara Siger, Penurunan Sang Saka Merah Putih Berjalan Dengan Hikmat

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Senja di Menara Siger, Lampung Selatan, menjadi saksi khidmatnya prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Minggu (17/8/2025).

Bendera Merah Putih yang sejak pagi berkibar gagah di ujung Pulau Sumatera itu diturunkan penuh penghormatan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Lampung Selatan.

Upacara sakral ini dipimpin Ipda Rika Wijaya, Kanit Reskrim Polsek Katibung, sebagai Komandan Upacara. Prosesi disaksikan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat umum.

Tepuk tangan hangat undangan berpadu dengan semilir angin Selat Sunda, menghadirkan suasana syahdu nan sakral. Dalam formasi petugas Paskibraka, Galuh Ajeng Prasmesti (SMA Swadipa Natar) dipercaya sebagai pembawa baki. Rian Fadli Raja Siregar (SMA Kebangsaan Penengahan) bertugas sebagai Danpok 8, sedangkan Gabriel Alexander Gaibida Mote (SMA Kebangsaan Penengahan) sebagai Danpok 17.

Tugas penggerek bendera dijalankan Uspo Atila Wijaya (SMA Negeri 1 Kalianda), sementara pembentang bendera diemban Iqbal Maulana Febriano (SMA Negeri 1 Kalianda).

Wajah-wajah muda itu memancarkan disiplin, kebanggaan, sekaligus haru, seakan mengingatkan bahwa api perjuangan harus terus menyala di dada generasi penerus bangsa.

Usai diturunkan, bendera dilipat rapi dan diserahkan dengan penuh kehormatan, menandai berakhirnya seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di Menara Siger.

Selaku Inspektur Upacara, Bupati Egi, yang tampil gagah dengan setelan jas dipadu kain tapis dan hanuang bani bermotif tapis, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan masyarakat. Sejak pagi hingga sore, warga hadir dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, yang menurutnya menjadi cerminan nyata persatuan bangsa. “Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Menara Siger adalah simbol kebanggaan sekaligus identitas masyarakat Lampung Selatan,” tegas Bupati Egi.

Tak hanya sakral, suasana sore itu juga dihiasi penampilan seni. Marching band SMP Negeri 2 Merbau Mataram membuka hiburan, disusul tarian “Mutiara Khatulistiwa”, serta penampilan marching band dari SMP Negeri 1 Bakauheni dan SMA Kebangsaan Penengahan.

Riuh musik, langkah serentak para pelajar, dan tepuk tangan masyarakat menambah semarak suasana di kaki Menara Siger.

Banyak warga mengabadikan momen lewat kamera ponsel, menjadikannya kenangan berharga. Senja di ufuk barat pun menjadi penutup indah, meninggalkan jejak haru, rasa syukur, dan harapan agar Indonesia terus maju dan berjaya. (Nsy-Kmf/*/red)

Raihan Diaz Rinawai, siswa SDN 1 Way Muli diganjar Apresiasi Bupati Egi Atas Aksi Heroiknya Panjat Tiang Bendera

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Suasana hening bercampur panik sempat menyelimuti upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Merpati, Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Minggu (17/8/2025).

Tali pengait Sang Saka Merah Putih tiba-tiba putus tepat saat pasukan pengibar bendera hendak melaksanakan tugas. Lagu Indonesia Raya terus berkumandang, namun bendera kebanggaan itu tertahan di dasar tiang, tak mampu berkibar.

Di tengah detik-detik genting itu, seorang bocah dengan seragam sekolah dasar berlari maju. Tanpa ragu, ia memanjat tiang bendera setinggi 12 meter demi memperbaiki tali yang terputus. Aksi heroik itu dilakukan Raihan Diaz Rinawai, siswa SDN 1 Way Muli, yang sontak membuat ratusan pasang mata tertegun lalu memberi tepuk tangan meriah.

Berkat keberanian Raihan, prosesi pengibaran kembali dilanjutkan. Sang Merah Putih pun akhirnya berkibar gagah di langit Way Muli, diiringi suasana penuh bangga dan haru.

Keberanian bocah itu tak hanya menyelamatkan momen sakral upacara, tetapi juga menarik perhatian Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Usai prosesi penurunan bendera di Menara Siger Bakauheni pada sore harinya, Bupati Egi secara khusus menghadirkan Raihan bersama keluarganya. “Saya apresiasi Raihan, keren, hebat, berani,” ucap Egi sambil menyalami Raihan dengan bangga.

Tak hanya memberikan ucapan selamat, Bupati Egi juga berjanji menghadiahkan beasiswa penuh untuk Raihan di SMA Kebangsaan serta tabungan pendidikan, bahkan untuk adik Raihan. “Saya terima kasih ya bu sudah mendidik ananda sehingga tumbuh menjadi anak yang berani dan membanggakan,” tutur Egi kepada Yunita Sari, ibu dari Raihan.

Mendapat apresiasi tersebut, Yunita tak kuasa menahan air mata. “Terima kasih banyak Pak Bupati,” ucapnya lirih dengan wajah haru.

Aksi heroik bocah kecil ini pun menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan dapat lahir dari siapa saja, bahkan dari keberanian seorang anak yang tulus mencintai Merah Putih. (az/*/red)

41 Anggota Paskibraka dikukuhkan Bupati Lampung Selatan Egi

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak 41 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 resmi dikukuhkan oleh Bupati Radityo Egi Pratama. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, pada Sabtu (16/8/2025).

Ke-41 putra-putri terbaik daerah ini akan mengemban tugas mulia mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu 17 Agustus 2025, di Tugu Menara Siger, Kecamatan Bakauheni.

Dalam prosesi pengukuhan, para anggota Paskibraka dengan lantang mengucapkan Ikrar Putra Indonesia, menegaskan tekad dan kesiapan mereka dalam menjalankan amanah negara. “Hari ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 yang akan bertugas di Tugu Menara Siger pada tanggal 17 Agustus 2025.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ujar Bupati Egi dalam upacara pengukuhan. Usai pengukuhan, Bupati Lampung Selatan menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi simbol amanah sekaligus kehormatan bagi para pengibar bendera.

Acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Bupati Egi, didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda, dan tamu undangan.

Sebelumnya, para anggota Paskibraka telah melalui seleksi ketat dan menjalani pelatihan intensif. Proses panjang ini menjadi bekal mereka untuk tampil maksimal pada momen bersejarah peringatan kemerdekaan di Menara Siger, ikon Lampung Selatan sekaligus gerbang Sumatera.

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penghargaan bagi generasi muda Lampung Selatan yang terpilih untuk membawa Sang Saka Merah Putih berkibar dengan penuh kebanggaan. (ptm-Kmf/*/red)

DPRD Lamsel Gelar Sidang Paripurna Dalam Rangka Mendengarkan Pidato Presiden RI Merupakan Rangkaian HUT RI ke-80

0

KALIANDA, (Ltc):

DPRD Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Jumat (15/8/2025).

Agenda utama rapat paripurna adalah mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, dihadiri Bupati Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Forkopimda, Sekretaris Daerah, pejabat Pemkab, serta perwakilan organisasi seperti Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Ikada, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para veteran.

Melalui siaran langsung dari Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemerdekaan sejatinya bertujuan membebaskan rakyat dari kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan.

Ia menyoroti keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan delapan bulan, memberikan manfaat bagi 20 juta anak dan ibu, menciptakan 290 ribu lapangan kerja, serta menggerakkan ekonomi desa. “MBG bukan sekadar program sosial, melainkan pondasi bagi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Ini adalah investasi terbaik yang dapat dilakukan sebuah bangsa,” ujar Prabowo Subianto.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan melalui pembukaan jutaan hektare lahan sawah baru. “Saya yakin, dengan semangat persatuan dan gotong royong, serta penerapan demokrasi dan ekonomi sesuai jati diri bangsa, Indonesia akan semakin kuat dan sejahtera,” kata Presiden Prabowo.

Rapat paripurna ini menjadi momentum bagi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Lampung Selatan untuk memperkokoh semangat persatuan dalam mewujudkan Indonesia yang semakin kuat dan sejahtera. (lmhr-Kmf/*/red)

Gebyar Sholawat dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, di Tanjung Sari Kecamatan Palas

0

PALAS, (Ltc):

Ratusan warga memadati halaman Desa Tanjung Sari, Kecamatan Palas, pada Jumat malam (15/8/2025) untuk mengikuti Gebyar Sholawat dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Suasana khidmat berpadu dengan semangat kebangsaan ketika lantunan sholawat menggema hingga larut malam.

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, yang hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa sholawat tidak sekadar ritual keagamaan. Menurutnya, sholawat merupakan kekuatan moral dan spiritual yang mampu menggerakkan kemajuan bangsa.

“Sholawat membentuk jiwa tangguh, sabar, berakhlak. Inilah fondasi utama bangsa yang ingin maju,” ujarnya di hadapan jamaah.

Syaiful menilai, di tengah derasnya arus teknologi, krisis identitas, hingga pengaruh algoritma digital, sholawat dapat menjadi benteng menghadapi “penjajahan baru”—penjajahan pikiran dan nilai. Ia mengingatkan, generasi muda memerlukan karakter yang kuat agar tidak tergerus budaya instan.

Mengusung tema “Dengan Gebyar Sholawat, Semangat Baru Menuju Indonesia Maju”, acara ini memiliki makna memperkuat spiritualitas, menjaga ruh kebangsaan, memaknai kemerdekaan sebagai amanah untuk berkarya, sekaligus mempersatukan umat.

“Mari kita jadikan sholawat sebagai penggerak semangat membangun desa, menjaga akhlak, memperkuat keluarga, dan membawa Indonesia menjadi lebih maju. Dari Tanjung Sari untuk Indonesia, dari Lampung Selatan untuk dunia,” tegasnya.

Gebyar Sholawat ini turut dihadiri tokoh masyarakat, ulama, aparat desa, serta warga lintas usia. Malam ditutup dengan lantunan doa dan sholawat, menghadirkan suasana penuh keberkahan, sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan sejati bermula dari hati yang bersih dan akhlak yang tinggi. (Nsy/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Lakukan MOU Tugas Fungsi Keuangan & Memperkuat Sinergi Dengan Kejati Lampung

0

METRO, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara bupati/wali kota dengan kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Provinsi Lampung di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Kota Metro, Provinsi Lampung, pada Kamis (14/8/2025).

Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi pengelolaan keuangan desa antara pemerintah daerah dan kejaksaan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI Yandri Susanto, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal beserta Forkopimda Proivinsi Lampung, seluruh kepala daerah 15 kabupaten/kota dan Kajari se-Provinsi Lampung

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama turut didampingi Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Kepala Bagian Hukum Kabupaten Lampung Selatan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sejak 2014 pemerintah mengalokasikan Rp1 miliar per desa untuk mempercepat pembangunan.

Namun, dalam 10 tahun pelaksanaannya, masih ditemukan desa yang mengalami hambatan, baik karena permasalahan teknis maupun kekhawatiran kepala desa dalam mengambil langkah pembangunan. “Desa adalah garis terdepan pembangunan. Program Jaga Desa ini bukan hambatan, melainkan peluang agar kepala desa lebih leluasa membangun,” ujar Gubernur.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan kejaksaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dalam memantau penggunaan dana desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI Yandri Susanto turut memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung atas inisiasi program ini.

Menurutnya, dana desa secara nasional mencapai Rp71 triliun, dengan alokasi untuk Lampung sebesar Rp2,3 triliun yang penggunaannya diarahkan untuk ketahanan pangan, penurunan stunting, pengembangan SDM, dan program prioritas lainnya. “Kepala desa harus dibimbing dan didampingi agar penggunaan anggaran tepat sasaran. Jika 2.000 desa di Lampung kita bangun kesejahteraannya, maka Lampung akan maju,” kata Yandri Susanto. (Gil-Kmf/*/red)