Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 23

Temui Unjuk rasa Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda duduk di aspal

0

KALIANDA, (Ltc):

Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Selatan Bersatu melakukan aksi damai dengan penuh ketertiban, di Tugu Adipura, Kalianda, pada Senin (1/9/2025) siang menjelang sore.

Di tengah kerumunan, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memilih langkah sederhana namun sarat makna: duduk bersila di atas aspal, berbaur dengan massa aksi tanpa jarak.

Tanpa pengawalan ketat, Bupati Egi hadir bersama Wakil Bupati, Kapolres, Dandim 0421/LS, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, dan sejumlah anggota dewan.

Kehadirannya bukan untuk berpidato panjang, melainkan mendengar langsung suara rakyat yang disampaikannya dengan lantang namun damai. “Saya senang sekali kalian semua hari ini bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib, damai, dan dewasa. Ini adalah ciri-ciri masyarakat yang maju,” ujar Bupati Egi, disambut tepuk tangan peserta aksi.

Aksi itu tak sekadar menjadi ruang penyampaian tuntutan, melainkan juga momen yang menumbuhkan simpati. Bupati Egi menegaskan, semua masukan—baik isu nasional maupun daerah—telah didengar dan akan ditindaklanjuti.

Ia juga mengungkap kabar gembira, salah satu tuntutan terkait beasiswa sudah diusulkan dalam Anggaran 2026 dan mendapat lampu hijau dari DPRD. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Jadilah masyarakat yang maju, cerdas, dan dewasa. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan,” lanjutnya.

Suasana semakin hangat saat Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, turut angkat bicara. Ia menegaskan, lembaga legislatif akan menampung dan membawa aspirasi itu ke forum resmi. “Aspirasi masyarakat adalah bagian penting dalam menjalankan fungsi kami di parlemen. Saya mengapresiasi semangat mahasiswa yang menyampaikan pendapat dengan tertib dan kondusif,” kata Erma.

Dibalik teriknya aspal siang itu, terlihat sebuah harapan baru: bahwa ruang demokrasi di Lampung Selatan bisa hadir dengan wajah humanis, dimana pemimpin dan rakyat duduk sejajar, berbagi suara, tanpa sekat. (az/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Mengapresiasi Dukungan Muhammadiyah Untuk membangun Lamsel Lebih maju

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menerima audiensi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Selatan di ruang kerjanya, pada Kamis (28/8/2025).

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

Ketua PDM Lampung Selatan, Nasrul Sani, menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya bertujuan tidak hanya menjaga hubungan baik, tetapi juga menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam mendukung program-program Pemkab Lampung Selatan, khususnya di bidang olahraga dan kesenian. “Kami hadir hari ini sebagai bentuk kesiapan untuk mendukung program-program dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati, terutama dalam bidang olahraga dan kesenian,” ujar Nasrul.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Syaiful memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih. Ia menegaskan bahwa dukungan Muhammadiyah sangat berarti dalam upaya membangun Kabupaten Lampung Selatan yang lebih baik. “Kami juga mohon doa agar dalam menjalankan tugas dan program ke depan, Bapak Bupati senantiasa diberikan kesehatan dan amanah dalam memimpin,” tutur Syaiful.

Lebih lanjut, Wabup Syaiful menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat. Menurutnya, kerja sama dengan Muhammadiyah akan memperkuat langkah pembangunan di berbagai sektor. “Saya mewakili Bupati dan jajaran Pemerintah Daerah siap untuk berkolaborasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama membangun Kabupaten Lampung Selatan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Audiensi ini diakhiri dengan semangat kebersamaan, mencerminkan harapan agar sinergi Pemkab Lampung Selatan dan Muhammadiyah dapat terus terjalin erat dalam mendukung program pembangunan daerah. (lmhr-Kmf/*/red)

Bupati Lampung Selatan Egi Menerima Penghargaan Bergengsi Dari iNews TV Dalam Ajang Pemimpin Daerah Awards 2025

0

JAKARTA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini, ia menerima penghargaan bergengsi dari iNews TV dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2025.

Penghargaan diberikan atas dedikasinya sebagai pemimpin muda yang terbuka terhadap kritik serta menolak adanya batasan sosial dalam pelayanan publik.

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Pratikno, M. Soc. Sc., pada Kamis malam (28/8/2025) di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, MNC Center, Jakarta Pusat.

Momentum ini menjadi catatan penting bagi Lampung Selatan, karena penghargaan tidak diberikan sembarangan dan melalui penilaian ketat sejumlah indikator.

Usai menerima penghargaan, Bupati Egi menyampaikan rasa syukur serta mendedikasikan capaian itu untuk masyarakat yang ia pimpin. “Alhamdulillah, penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Lampung Selatan. Terima kasih juga kepada seluruh tim yang selalu bekerja keras memberikan pelayanan terbaik dari hati,” ujar Egi.

Bupati Egi juga menyampaikan apresiasinya kepada iNews Media Group yang dinilainya mampu memberikan ruang apresiasi bagi kepala daerah di seluruh Indonesia. “Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik lagi,” tambahnya. Dalam sesi wawancara, Bupati Egi memaparkan sejumlah program prioritas, termasuk pengembangan Agro Eduwisata yang ditargetkan menjadi destinasi pariwisata unggulan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional, program Presiden Prabowo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Selatan, Anasrullah, mengungkapkan bahwa tidak semua kepala daerah masuk dalam nominasi penghargaan ini.

Salah satu alasan Egi terpilih adalah konsistensinya dalam meniadakan diskriminasi pelayanan publik, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun politik. “Pak Bupati dikenal sebagai pemimpin muda yang tidak alergi kritik dan anti batasan sosial. Bahkan beliau sering merespons kritik dengan cara positif. Salah satu contohnya, saat menerima kritik soal jalan rusak, beliau justru mengajak warga mancing bersama sembari berdialog santai,” jelas Anasrullah.

Penghargaan dari iNews TV ini menambah deretan apresiasi yang diterima Radityo Egi Pratama sejak dilantik sebagai Bupati Lampung Selatan.

Figur muda ini dinilai membawa warna baru kepemimpinan daerah dengan gaya yang egaliter dan terbuka, sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat akan hadirnya pelayanan publik yang benar-benar tanpa batas. (KMF/*/red)

Bupati Egi Lantik Pejabat Eselon III, Radityo Egi Pratama: Hal ini tidak ada kaitannya Dengan timses, Murni lantaran penilaian secara profesional

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak delapan Pejabat Administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan resmi dilantik oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di Aula Rajabasa, Kantor Bupati pada Rabu (27/8/2025).

Pelantikan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 800.1.3.3/892/V.05/2025 tentang Pemberhentian, Pemindahan, dan Pergantian ASN di lingkup Pemkab Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa pelantikan tidak ada kaitannya dengan kepentingan tim sukses (timses), melainkan murni berdasarkan penilaian profesional dan kinerja aparatur. “Jabatan yang diberikan bukan hadiah, bukan karena timses Egi–Syaiful, tetapi melalui penilaian yang berbasis pada pelayanan kepada masyarakat,” tegas Egi.

Ia berpesan agar pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan bekerja dengan hati demi kepentingan masyarakat Lampung Selatan.

Lebih lanjut, Egi menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang profesional, adaptif, serta mampu merespons perkembangan zaman.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk fokus pada program strategis, diantaranya pengembangan agro eduwisata dan digitalisasi layanan publik. “Kerja sama yang solid akan membawa hasil positif dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya.Adapun delapan pejabat yang dilantik yaitu:

Ricky Randa Belpama, S.I.Kom., M.M. – Camat Kecamatan Merbau Mataram

Rizwan Effendi, S.K.M., M.M. – Camat Kecamatan Jatiagung

Andi Sopiyan, S.H., M.H. – Camat Kecamatan Katibung

Fran Sinatra Adung, S.P., M.M. – Camat Kecamatan Sidomulyo

Ns. Rosalina, M.Kep – Camat Kecamatan Palas

Gunawan, S.T., M.T. – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda

Ta’at Tafsiri, S.E. – Kabid Pengembangan Pegawai BKD

Abdul Rahman, S.Kom., M.M. – Kabid Energi Disdagperin

Dengan pelantikan ini, Bupati Egi berharap para pejabat dapat segera beradaptasi dengan jabatan barunya dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Lampung Selatan. (ptm/*/red)

TPID Kabupaten Lampung Selatan Turun Kelapangan Tinjau Harga Beras di Pasar Impres Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali turun ke lapangan melakukan monitoring harga beras premium di Pasar Inpres Kalianda, pada Selasa (19/8/2025).

Langkah ini menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri sekaligus merespons hasil pemantauan sebelumnya pada 16 Agustus, yang mencatat harga beras premium tembus Rp16.000 per kilogram. Angka tersebut jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional sebesar Rp14.900/kg.

Monitoring dipimpin langsung oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan, Dulkahar, bersama tim gabungan TPID. Menurutnya, sidak dilakukan bukan hanya untuk mengontrol harga, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kepentingan pedagang dan masyarakat. “Intinya surat imbauan yang kami keluarkan itu baik, untuk menjaga keseimbangan harga. Kami tidak ingin pedagang rugi, tapi masyarakat juga harus terlindungi. Karena itu, Pemkab juga akan menyampaikan imbauan langsung ke pabrik dan produsen,” ujar Dulkahar.

Hasil pemantauan menunjukkan adanya penurunan harga pada beberapa merek beras premium. Sebagai contoh, beras merek Ratu Koki kini turun menjadi Rp14.400/kg, bahkan untuk kemasan 25 kilogram mencapai Rp14.300/kg. Produsen juga diketahui memberikan kompensasi kepada pedagang yang sebelumnya terlanjur menyetok dengan harga tinggi. “Alhamdulillah, dari hasil pemantauan, harga sudah mulai turun. Artinya, imbauan kita dipatuhi. Produsen pun menunjukkan itikad baik dengan memberikan kompensasi ke pedagang lama,” ungkap Dulkahar.

Meski begitu, ia mengakui masih ada perbedaan harga di sejumlah kios. Hal itu dinilai wajar karena perbedaan stok dan proses distribusi. Namun, Pemkab menegaskan pemantauan akan terus dilakukan agar harga sesuai HET. “Kami sudah keliling di beberapa toko beras di Pasar Inpres Kalianda, memang masih ditemukan harga yang bervariasi. Tapi kita terus upayakan agar semua pedagang bisa menjual sesuai HET. Tujuannya supaya pedagang tetap maju usahanya dan masyarakat, terutama yang kurang mampu, bisa membeli beras dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dulkahar menekankan kebijakan ini tidak hanya ditujukan kepada pedagang, melainkan juga menyasar produsen dan distributor. Pemkab berencana memperluas imbauan kepada produsen yang belum tersentuh agar ikut menurunkan harga. “Harapan saya mari kita sama-sama memberikan yang terbaik. Bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga sesuai aturan,” tandasnya. (Nsy-Kmf/*/red)

TTKDH Lampung Selatan Gelar Lomba, Wabup M Syaiful: pengembangan seni bela diri tradisional sebagai upaya membentuk generasi yang tangguh, cerdas, dan berkarakter

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menghadiri Lomba Seni Bela Diri Pencak Silat tingkat anak-anak hingga dewasa yang digelar DPD Kebudayaan Seni Tari (Kesti) Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Lampung Selatan, di halaman GOR Way Handak, Kalianda, Selasa (19/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto beserta Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Achmad Herry, dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Yespi Cory.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Kesti TTKKDH Lampung Selatan, Rudi Topan, menegaskan bahwa pencak silat tidak sekadar olahraga, tetapi juga warisan budaya yang sarat nilai luhur. Menurutnya, setiap gerakan dalam pencak silat mencerminkan sportivitas, disiplin, keberanian, serta semangat persaudaraan. “Pencak silat bukan hanya gerakan fisik, tetapi juga cerminan budaya, jati diri, dan karakter bangsa yang menjunjung tinggi kehormatan, persatuan, dan persaudaraan,” ujarnya.

Rudi berharap ajang ini dapat mempererat silaturahmi antarpeserta sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda pada seni bela diri tradisional Indonesia. Mewakili Bupati Lampung Selatan, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menyampaikan pesan agar kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara berkesinambungan.

Ia menekankan bahwa seni dan olahraga tradisional dapat bersinergi dengan program unggulan Pemkab Lampung Selatan, yaitu Agro Eduwisata. “Ke depan, kegiatan pencak silat bisa dilaksanakan di lokasi-lokasi wisata yang ada di Lampung Selatan. Dengan begitu, selain melestarikan budaya, juga sekaligus memajukan pariwisata daerah,” kata Wabup Syaiful.

Lebih lanjut, Wabup Syaiful menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan seni bela diri tradisional sebagai upaya membentuk generasi yang tangguh, cerdas, dan berkarakter. “Melalui olahraga, khususnya seni bela diri tradisional, kita dapat mencetak generasi penerus yang cerdas, tangguh, dan berkarakter,” kata Wabup Syaiful. (lmhr-Kmf/*/red)

Sekjen KEMENDAGRI Ingatkan Pemerintah Kabupaten Serius Dalam Penanganan Antisipasi Harga Beras

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, mengingatkan pemerintah daerah untuk lebih serius mengantisipasi kenaikan harga beras yang menjadi komoditas utama penyumbang inflasi nasional.

Pesan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual, Selasa (19/8/2025).

Rapat diikuti Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Dulkahar, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan melalui aplikasi zoom meeting dari ruang Kabag Perekonomian, kantor bupati setempat.

Tomsi menegaskan bahwa pengendalian harga beras harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. “Saya minta harga beras ini bisa turun. Ini bukan hanya soal angka inflasi, tetapi menyangkut daya beli masyarakat. Jangan sampai kenaikan harga beras terus berlanjut dan membebani rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, melaporkan inflasi nasional tercatat sebesar 2,37 persen. Inflasi terjadi pada empat bulan terakhir, dengan Juli mencatat inflasi 0,03 persen dan inflasi tahun kalender mencapai 1,69 persen.

Ateng menyebut, beras menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan andil 0,06 persen, disusul tomat, bawang merah, cabai rawit, dan bensin. “Selama tiga bulan terakhir, beras selalu masuk dalam lima besar komoditas penyumbang inflasi. Karena itu, pada Agustus ini perlu diwaspadai agar tidak memberikan andil lebih tinggi lagi,” jelasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, TPID Lampung Selatan langsung turun ke lapangan dengan melakukan monitoring harga beras premium di sejumlah pasar tradisional. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta menekan potensi kenaikan harga yang dapat berdampak langsung pada masyarakat.

Melalui koordinasi dan pemantauan langsung, pemerintah daerah berharap stabilitas harga pangan, khususnya beras sebagai kebutuhan pokok utama, dapat terjaga. (ptm-Kmf)

Ribuan Peserta Jalan Sehat Kelurahan Way Urang Padati Lapangan Korpri Pemkab Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana meriah mewarnai Lapangan Korpri Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Senin (18/8/2025).

Ribuan warga tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.

Kegiatan itu dilepas langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kelurahan Way Urang atas terselenggaranya kegiatan yang sarat makna kebersamaan tersebut. “Jalan sehat bukan sekadar jalan bareng, tetapi wujud nyata semangat persatuan. Di sini kita melihat wajah-wajah penuh senyum, tangan yang saling menggenggam, dan hati yang menyatu dalam semangat kebersamaan. Inilah makna kemerdekaan yang sesungguhnya,” ujar Wabup Syaiful.

Tidak hanya melepas peserta, Wabup Syaiful juga ikut berjalan bersama warga melewati rute yang dimulai dari Lapangan Korpri hingga kawasan Pantai Kedu Kalianda. Ia tampak didampingi Asisten Ekobang Dul Kahar, Kadis PMD Erdiyansyah, Kadis Sosial Puji Sukanto, Camat Kalianda Erman Suheri, dan Lurah Way Urang Iman Wahyudi.

Dalam kesempatan itu, Wabup Syaiful menekankan dua pesan penting. Pertama, menjaga ketertiban agar seluruh rangkaian berjalan aman dan damai. Kedua, mengutamakan keselamatan, karena jalan sehat bukan ajang balapan, melainkan momentum kebersamaan, kesehatan, dan silaturahmi. “Tidak ada lagi perbedaan, baik pejabat, pengusaha, maupun masyarakat biasa. Semuanya berpadu dalam kegembiraan dan rasa syukur,” imbuhnya.

Lurah Way Urang, Iman Wahyudi, turut mengungkapkan rasa bangga atas antusias masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia menuturkan, kegiatan jalan sehat tersebut sudah tiga kali berturut-turut digelar. “Tahun ini sedikit spesial karena Pak Wakil Bupati ikut serta berjalan bersama masyarakat melewati rute ke kawasan Pantai Kedu. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkenalkan keindahan wisata di Way Urang,” ujar Yudi.

Dengan penuh keceriaan, ribuan warga menutup acara dengan senyum gembira, menjadikan momentum HUT ke-80 RI di Kelurahan Way Urang bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengikat kebersamaan yang semakin erat. (ptm-Kmf/*)

Jalan Sehat KBSB Lampung Selatan di Lepas Wakil Bupati Lamsel M Syaiful Anwar

0

KALIANDA, (Ltc):

Suasana Terminal Pasar Inpres Kalianda pada Senin (18/8/2025) pagi tampak berbeda dari biasanya.

Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi tersebut untuk mengikuti Jalan Sehat yang digelar Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) Kecamatan Kalianda, dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang diikuti hampir 4.000 peserta ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar. Kehadiran Wabup Syaiful disambut hangat ribuan warga yang antusias mengikuti jalannya acara.

Dalam sambutannya, Syaiful mengungkapkan rasa bangga sekaligus bahagia bisa berada di tengah masyarakat. Menurutnya, antusiasme yang ditunjukkan peserta jalan sehat menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan, kebersamaan, dan persatuan masih terjaga kuat di Lampung Selatan. “Jalan sehat ini bukan sekadar olahraga atau jalan santai, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekuatan kita untuk melangkah bersama. Dalam keberagaman suku, ras, dan agama, kita tetap bisa berjalan seirama. Inilah kekuatan Lampung Selatan sebagai rumah bersama yang rukun dan damai,” ujarnya.

Wabup juga memberikan apresiasi kepada KBSB Kalianda yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menilai, selain menjaga tradisi dan budaya Minang, KBSB turut berkontribusi dalam mempererat persaudaraan sekaligus mendukung pembangunan di Lampung Selatan.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Syaiful mengajak seluruh peserta menjadikan momentum peringatan HUT ke-80 RI sebagai tonggak memperkuat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan. “Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, Jalan Sehat Keluarga Besar Sumatera Barat Kecamatan Kalianda dalam rangka Peringatan HUT ke-80 RI Tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dilepas,” ucap Syaiful disambut sorak sorai penuh semangat. (ptm/*/red)

Ada Momen Haru! Gabriel Alexander Gaibida Mote, pelajar SMA Kebangsaan asal Papua Tengah, Anggota Paskibraka HUT ke-80 Kabupaten Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc);

Momen pengibaran Sang Saka Merah Putih di Menara Siger pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), meninggalkan kisah haru sekaligus membanggakan.

Sosok Gabriel Alexander Gaibida Mote, pelajar SMA Kebangsaan asal Papua Tengah, menjadi sorotan setelah dipercaya sebagai Danpok 17 dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan.

Yang membuat momen ini semakin istimewa, kehadiran Gabriel turut disaksikan langsung oleh sang ibu, Selpiana Magai, yang menempuh perjalanan jauh dari Nabire, Papua Tengah. Dengan mata berkaca-kaca, Selpiana tak kuasa menahan rasa haru ketika menyaksikan putranya berdiri gagah di tengah lapangan, mengibarkan bendera pusaka. “Saya bangga sekali bisa melihat anak saya bertugas di sini. Semua lelah perjalanan hilang, diganti kebahagiaan yang tidak bisa saya ucapkan dengan kata-kata,” ucap Selpiana dengan suara bergetar.

Kehadiran keluarga Gabriel dari Papua bukan hanya menjadi pelengkap kebahagiaan pribadi, tetapi juga simbol kebersamaan bangsa. Di titik nol Pulau Sumatera, di bawah megahnya Menara Siger, kisah ini menjadi gambaran nyata bahwa semangat kemerdekaan dirayakan oleh seluruh anak negeri, dari barat hingga timur Indonesia.

Menara Siger sendiri dipilih sebagai lokasi upacara tahun ini bukan tanpa alasan. Bangunan ikonik berbentuk siger—mahkota khas perempuan Lampung—menjadi simbol agung tentang kebersamaan, keanggunan, dan identitas budaya daerah.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang bertindak sebagai inspektur upacara menegaskan bahwa peringatan di Menara Siger menjadi bukti nyata identitas dan kebanggaan masyarakat. “Menara Siger adalah ikon Lampung Selatan, simbol budaya dan kebanggaan kita,” ujarnya.

Kisah Gabriel dan ibunya menjadi warna tersendiri dalam peringatan kemerdekaan kali ini. Di balik gegap gempita upacara, terselip pesan kuat tentang persatuan bangsa: bahwa kemerdekaan bukan hanya milik satu daerah, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia dari Sabang hingga Merauke. (Nsy-Kmf/*/red)