Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 20

Hadirkan Wakil Bupati & Al Habbib Umar Al-Haddad Warga Sinar Laut Way Urang Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H

0

KALIANDA, (Ltc):

Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar, menghadiri peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 12 Rabi’ul Awwal 1447 H/2025 M sekaligus Sholawat bersama Al Habbib Umar Al-Haddad.

Acara digelar Majelis Tarbiyatul di markasnya, Jalan Sinar Laut, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Jumat malam (19/9/2025).

Dalam sambutannya, Syaiful menegaskan bahwa Maulid bukan sekadar seremonial, melainkan wujud cinta umat kepada Rasulullah SAW serta tekad untuk meneladani akhlaknya di tengah tantangan zaman.

“Cinta kepada Nabi bukan sekadar kata, tapi harus jadi cara hidup. Ini yang kita perkuat malam ini,” ujar Wabup Syaiful, seraya mengutip hadis riwayat Bukhari: “Barang siapa mencintaiku maka ia akan bersamaku di surga.”

Syaiful juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Sholawat Tarbiyatul Habib yang dinilainya konsisten membina umat melalui dakwah yang sejuk. Ia menyambut kedatangan Al Mukarom Habib Umar Al-Haddad di bumi Khagom Mufakat dengan harapan kehadirannya membawa berkah dan pencerahan bagi masyarakat Lampung Selatan. Menurut Wabup Syaiful, peringatan Maulid merupakan momentum rekonstruksi akhlak umat. Rasulullah SAW, katanya, tidak hanya menyampaikan wahyu tetapi juga menyempurnakan akhlak manusia. “Pertanyaannya, sudahkah akhlak kita sebagai umat mencerminkan ajaran beliau?” ungkapnya.

Ia menambahkan, peringatan Maulid mengandung tiga unsur penting, yakni tarbiyah (pendidikan dan sejarah), tazkiyah (penyucian jiwa), dan tatsqif (penguatan wawasan). Tiga hal tersebut, menurutnya, sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman modern. “Hari ini umat membutuhkan panduan moral, akal sehat, dan keteladanan. Rasulullah SAW adalah jawaban itu semua,” tegasnya.

Syaiful juga mengingatkan bahaya arus informasi di era digital yang seringkali lebih cepat menyebarkan fitnah ketimbang kebenaran. Ia menekankan pentingnya meneladani Rasulullah sebagai role model untuk melawan kebodohan dengan ilmu, kebencian dengan cinta, dan ketidakadilan dengan keberanian.

Menutup sambutan, ia mengajak masyarakat menjadikan Maulid bukan sekadar nostalgia, tetapi energi untuk membangun karakter, keluarga, dan masyarakat beradab. “Mari kita jaga ukhuwah, rawat toleransi, dan kuatkan pendidikan anak-anak kita. Dari Kalianda, kita kobarkan cahaya Islam rahmatan lil‘alamin,” kata Wabup Syaiful. (ptm-Kmf/*/red)

Didampingi Wabup Lamsel M Syaiful Anwar, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi ziarah ke Makam Raden intan II

0

PENENGAHAN, (Ltc):

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, mendampingi Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi, dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (19/9/2025).

Kunjungan diawali dengan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Radin Inten II di Desa Gedungharta, Kecamatan Penengahan.

Didampingi Ketua Persit KCK Daerah, Asti Kristomei Sianturi, rombongan Pangdam bersama jajaran pejabat utama, Forkopimda Lampung Selatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga keluarga besar Radin Inten II, larut dalam suasana khidmat.

Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto berserta sejumlah pejabat daerah terkait. Prosesi ziarah berlangsung penuh penghormatan, ditandai dengan doa bersama dan tabur bunga di pusara sang pahlawan.

Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya melestarikan nilai-nilai perjuangan Radin Inten II yang gigih melawan kolonial Belanda pada abad ke-19, serta memperkokoh identitas sejarah Lampung sebagai daerah yang sarat warisan perjuangan bangsa. Usai berziarah, rombongan melanjutkan kunjungan ke SMA Kebangsaan di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan.

Kehadiran Pangdam di sekolah tersebut menjadi ruang strategis dalam mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat.

Wabup M. Syaiful Anwar menekankan, kunjungan ini bukan hanya seremoni, melainkan sarana untuk menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda. Melalui keteladanan sejarah perjuangan para pahlawan, Wabup Syaiful berharap anak-anak didik di SMA Kebangsaan mampu meneladani nilai keberanian, kebersamaan, dan cinta tanah air.

Kegiatan itu mendapat perhatian luas, tidak hanya karena dihadiri pejabat tinggi, tetapi juga karena menjadi simbol nyata bagaimana sejarah dan pendidikan berjalan beriringan membentuk karakter bangsa. (Gil-Kmf/*/red)

Sat Polair Polres Lampung Selatan Salurkan Beras SPHP untuk Nelayan, Disertai Himbauan Kamtibmas

0

KALIANDA, (Ltc):

Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Lampung Selatan menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat nelayan di Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, pada Kamis (18/9/2025).

Sebanyak 50 sak beras kemasan 5 kilogram dengan harga tebus Rp11.000 per kilogram disediakan bagi nelayan, petani, dan pedagang kecil di daerah pesisir.

Bantuan ini langsung diserbu warga, mengingat kebutuhan pangan yang tinggi di wilayah tersebut.
Penyaluran beras SPHP akan terus berlanjut dengan menyasar masyarakat nelayan di beberapa titik pesisir, termasuk Kecamatan Bakauheni.

Kasat Polair Polres Lampung Selatan, AKP Fathul Arif, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Polisi Air Humanis, di mana Polair tidak hanya bertugas menjaga keamanan laut dan perairan, tetapi juga hadir memberikan pelayanan sosial bagi masyarakat pesisir. “Kami ingin memastikan bantuan pangan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini sejalan dengan tugas Polisi Air dalam memberikan perlindungan, pelayanan, sekaligus bantuan kemanusiaan di wilayah pesisir,” ujar AKP Fathul Arif.

Di sela-sela distribusi, AKP Fathul Arif juga menyampaikan himbauan kamtibmas kepada para nelayan dan warga pesisir. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah persatuan, serta terus menjaga keamanan lingkungan, khususnya di kawasan pelabuhan dan wilayah tangkapan ikan. “Kami berharap masyarakat ikut berperan menjaga keamanan, baik di perairan maupun di darat. Jika ada informasi terkait tindak kejahatan, penyelundupan, atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada kami. Dengan kebersamaan, situasi di pesisir akan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain menjaga keamanan laut, Polair juga mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat pesisir benar-benar merasakan manfaat kehadiran Polri. Dengan langkah ini, Polres Lampung Selatan berharap dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.(*/*/Red)

Kalapas Kalianda Ikut Rapat Pembahasan Persiapan Pengadaan Bama di Kanwil Ditjenpas Lampung

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, didampingi oleh Pejabat Pembuat Komitmen dan Staf Keuangan, menghadiri rapat pembahasan persiapan pengadaan bahan makanan (bama) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Lampung untuk Tahun Anggaran 2026. Rapat ini dilaksanakan di Ruang Akuntabilitas Kanwil Kementerian Hukum Lampung.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Pedoman Pengadaan Bahan Makanan Warga Binaan Pemasyarakatan Lampung kepada Pejabat Pembuat Komitmen UPT Ditjenpas Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan persamaan persepsi, meminimalisir kesalahan, dan mempercepat penyebaran informasi terkait pedoman pengadaan bahan makanan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kalapas Kalianda, Beni Nurrahman, berkomitmen untuk terus mewujudkan transparansi dalam pengelolaan bahan makanan untuk WBP dan menyediakan makanan yang layak disajikan untuk WBP. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala. (HumasPaskal/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan lakukan pelatihan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan kerja

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) membuka peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan kerja yang bertempat di Aula Rimau Bappeda, pada Kamis (18/9/2025).

Diluncurkannya program pelatihan tersebut mencakup di tiga bidang sekaligus, yakni barista, waiter/waitress, dan komputer.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Yanny Munarwaty. Turut hadir sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Kepala UPTD BLK Kalianda, Direktur LPK Institut Harapan Bangsa, Ketua DPC HILLSI Lampung Selatan, dan Ketua LKS Penyandang Disabilitas, Triyanto.

Kepala Disnakertrans Lampung Selatan, Badruzzaman, menegaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan digital dan pelayanan semakin meningkat seiring tumbuhnya sektor pariwisata daerah. “Perkembangan pariwisata membuka peluang kerja baru. Karena itu, dibutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing,” ujarnya.

Adapun pelatihan yang digelar meliputi pelatihan komputer selama satu bulan di BLK Kalianda dengan 16 peserta. Lalu pelatihan barista selama lima hari (21–26 September) dengan 30 peserta, serta pelatihan waiter/waitress selama lima hari (29 September–3 Oktober) dengan 20 peserta di Aula Rimau. Total peserta yang terlibat mencapai 66 orang. Mewakili Bupati Lampung Selatan, Yanny Munarwaty mengapresiasi kolaborasi antara Disnakertrans, UPTD BLK Kalianda, dan LPK Institut Harapan Bangsa.

Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah nyata dalam mencetak tenaga kerja profesional. “Pelatihan ini menjembatani kesenjangan keterampilan tenaga kerja. Jika konsisten dilakukan, Kabupaten Lampung Selatan akan melahirkan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sunggarwati (59), warga Sidomulyo yang mengantar cucunya penyandang disabilitas untuk ikut serta, menyampaikan harapannya. “Saya berharap cucu saya yang baru lulus bisa segera mendapat pekerjaan melalui keterampilan yang diperoleh di sini,” ujarnya penuh harap.

Dengan adanya pelatihan ini, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat menekan angka pengangguran, mengurangi kemiskinan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Gil-Kmf/*/red)

Kejuaraan Olahraga Multi Event dan Single Event Tingkat Pelajar Tahun 2025 di Buka Oleh Wakil Bupati Lampung Selatan M Syaiful Anwar

0

KALIANDA, (Ltc):

Sorak-sorai pelajar menggema di Gedung Olahraga Way Handak (GWH), Kelurahan Wai Lubuk Kalianda pada Kamis (18/9/2025).

Ratusan siswa SD dan SMP dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan bersemangat mengikuti Kejuaraan Olahraga Multi Event dan Single Event Tingkat Pelajar Tahun 2025 yang resmi dibuka Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar.

Pembukaan kejuaraan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, jajaran kepala perangkat daerah, serta camat dari seluruh kecamatan.

Antusiasme peserta kian terasa dengan hadirnya dukungan penuh dari guru dan pendamping yang memenuhi tribun sejak pagi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syaiful menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan. “Yang menang jangan sombong, yang kalah jangan sedih. Semuanya juara,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah peserta. Syaiful juga berpesan agar kejuaraan ini dijadikan pengalaman berharga untuk menempa mental dan karakter generasi muda. “Menang itu penting, tapi menjunjung sportivitas jauh lebih berharga. Bertandinglah dengan semangat,” tambahnya.

Kejuaraan yang berlangsung 18–19 September 2025 ini mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni bulutangkis, bola voli putra-putri, tenis meja, dan karate.

Ajang ini digelar kembali setelah sempat vakum, dengan tujuan menjaring bibit atlet potensial yang kelak dapat bersaing di tingkat provinsi.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan, Yespi Cory, menegaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya wadah menyalurkan minat dan bakat, tetapi juga sarana membentuk karakter disiplin, dan sportivitas. “Kami ingin menyiapkan atlet potensial masa depan bagi Lampung Selatan maju,” ujarnya.

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar secara resmi membuka kejuaraan, menandai dimulainya pertandingan seru antar-pelajar di empat cabang olahraga tersebut. (ptm-Kmf/*/red)

Bupati Egi: Upacara Bulanan bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi kinerja seluruh aparatur

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memimpin langsung upacara bulanan di Lapangan Korpri, Kalianda pada Rabu (17/9/2025).

Upacara diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten, Supriyanto, para pejabat utama, kepala perangkat daerah, ASN, hingga tenaga honorer di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam amanatnya, Bupati Egi menegaskan bahwa upacara bulanan bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi kinerja seluruh aparatur.

Ia menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, serta semangat kolektif seluruh aparatur dalam membangun pemerintahan yang kuat.

“Tidak boleh ada celah untuk kelalaian, tidak ada tempat bagi sikap masa bodoh, dan tidak ada toleransi untuk kemalasan. Lampung Selatan harus menjadi contoh, bukan pengikut,” tegasnya.

Memasuki akhir triwulan ketiga 2025, Bupati Egi meminta seluruh kepala perangkat daerah meningkatkan capaian sesuai rencana kerja tahunan.

Menurutnya, hasil kinerja pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh ASN untuk menjadikan disiplin dan ketepatan waktu sebagai budaya kerja. Bekerja, kata Egi, bukan hanya kewajiban, tetapi ibadah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Kita harus paham setiap program, apa tujuan dan sasarannya. Semua harus dijalankan dengan semangat ‘Bismillah Bisa’ sebagai prinsip, bukan sekadar jargon,” ujarnya.

Bupati Egi juga menekankan perlunya inovasi dan adaptasi di tengah perubahan zaman. Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya menunggu program, tetapi menuntut manfaat nyata dan dampak langsung. “Masyarakat tidak lagi bertanya apa programnya, tetapi apa manfaat dan dampaknya. ASN harus menjawab dengan kerja nyata, data terbuka, dan komunikasi transparan,” kata Egi.

Menutup amanatnya, Bupati Egi mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja dengan hati, keberanian, serta satu visi dalam membangun Lampung Selatan. “Kita semua adalah wajah pelayanan publik. Jadilah cermin yang baik bagi masyarakat. Tidak ada tantangan yang tidak bisa kita taklukan. Selamat bekerja dan tetap semangat,” kata Egi menutup amanatnya. (az/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Paparkan Konsep city branding untuk memperkuat Identitas dan Daya Saing Daerah

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai merumuskan konsep city branding untuk memperkuat identitas dan daya saing daerah.

Sosialisasi yang digelar secara luring dan daring pada Rabu (17/9/2025) ini berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, dibuka Bupati Radityo Egi Pratama dan diikuti berbagai pemangku kepentingan.

Para camat, kepala desa, dan lurah mengikuti kegiatan secara daring. Sementara itu, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Instansi Vertikal, serta Kepala Badan/Dinas hadir langsung di lokasi acara.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa kabupaten ini memiliki kekayaan geografis dan sumber daya alam yang besar, namun belum tergarap optimal.

“Karena itu kami menghadirkan konsep city branding agar Lampung Selatan bisa tampil dengan citra positif dan meningkatkan daya tarik wisatawan,” ujarnya. Yusuf menekankan, keberhasilan city branding hanya bisa dicapai melalui peran aktif seluruh pihak. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan pentingnya membangun citra daerah yang kuat.

“Ini bukan sekadar seremonial. Kehadiran bapak ibu semua hari ini bisa menentukan masa depan Lampung Selatan. Kita hidup di era kompetisi yang menuntut kita bergerak cepat dan beradaptasi,” kata Egi.

Ia menekankan, city branding bukan hanya soal dikenal, tetapi juga soal dipercaya.

“Kabupaten kita memiliki lebih dari 90 destinasi wisata dan 16.725 pelaku UMKM. Sebagai pintu gerbang Sumatera, semua potensi ini harus membawa dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Bupati Egi juga menyoroti pentingnya memperkuat identitas daerah di tingkat nasional. “Branding bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Ini cara kita berbicara kepada dunia,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Lampung Selatan berharap tercipta kesepahaman bersama dalam menyusun city branding yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi. (ptm-Kmf/*/Red)

Bupati Lampung Selatan Egi Berkomitmen Berantas Pungli di Dunia Pendidikan

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan.

Hal ini ia sampaikannya dalam agenda silaturahmi bersama para Kepala Satuan Pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dinia (PAUD) se-Kabupaten Lampung Selatan, yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (17/9/2025).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Supriyanto, Plt Kepala Dinas Pendidikan M. Darmawan, para camat, serta jajaran pejabat terkait itu, Bupati Egi menegaskan sikap tegasnya terhadap oknum pelaku pungli. “Baik pungli yang berasal dari dalam sekolah maupun dari luar, jika ada oknum dari dinas atau sekolah yang terbukti melakukan pungli, saya akan berhentikan saat itu juga,” tegas Bupati Egi.

Lebih jauh, Egi menginstruksikan agar seluruh satuan pendidikan menyusun program yang tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga berdampak luas dan berkelanjutan. Dua indikator utama yang ia tekankan adalah impactful (memberi dampak) dan sustainable (berkelanjutan).

Menurutnya, setiap program harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mampu bertahan untuk jangka panjang. “Program pendidikan harus bisa dinikmati hingga generasi mendatang,” jelasnya. Selain itu, Egi memperkuat peran camat sebagai perpanjangan tangan kepala daerah di lapangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara camat dan dinas dalam memantau kondisi pendidikan di wilayah. “Dinas adalah mitra camat, bukan bekerja sendiri. Semua laporan sekolah kepada dinas harus diketahui camat. Saya minta camat rutin turun ke lapangan,” katanya.

Dalam arahannya, Bupati Egi juga menyinggung program unggulan Kabupaten Lampung Selatan, yakni Agro Eduwisata.

Melalui konsep tersebut, sekolah didorong untuk menghadirkan pusat edukasi kreatif yang unik, seperti taman kupu-kupu yang bukan hanya mendukung pembelajaran, tetapi juga menarik minat siswa sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. “Sekolah harus punya ciri khas yang membanggakan. Hal ini akan menumbuhkan daya tarik sekaligus membuka peluang kesejahteraan baru bagi masyarakat,” ujar Egi.

Menutup arahannya, ia berpesan agar tenaga pendidik bekerja dengan sepenuh hati dan menjunjung keadilan. “Tidak boleh ada murid yang diistimewakan. Semua harus diperlakukan sama,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi, integritas, dan keberlanjutan, Bupati Egi optimistis pembangunan pendidikan di Lampung Selatan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mencetak generasi penerus yang unggul. (lmhr-Kmf/*/red)

Apel Besar HUT Pramuka ke-64 di Gelar Dilapangan Trimurjo

0

MERBAU MATARAM, (Ltc):

Lapangan Desa Triharjo, Kecamatan Merbau Mataram, menjadi saksi semangat kebersamaan ribuan anggota Pramuka dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwartir Cabang Lampung Selatan, Selasa (16/9/2025). Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bertindak sebagai pembina upacara.

Apel tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Supriyanto beserta pejabat daerah, Ketua Kwartir Cabang Pramuka Lampung Selatan, Ketua Kwartir Ranting, kepala desa, hingga para pembina Gugus Depan se-Kecamatan Merbau Mataram. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana peringatan hari lahir Gerakan Pramuka ke-64.

Dalam amanatnya, Bupati Egi menyampaikan pesan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Ia menegaskan bahwa Hari Pramuka bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka. “Momentum ini adalah pengingat agar Gerakan Pramuka konsisten membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ucap Bupati Egi.

Adapun tema peringatan tahun ini, “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, diharapkan mampu membangkitkan semangat Pramuka agar tetap menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI sekaligus memperkuat jati diri sebagai insan Pancasila. Pesan Ketua Kwarnas juga menyoroti berbagai tantangan generasi muda, mulai dari disrupsi teknologi informasi, maraknya judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, hingga lunturnya semangat gotong royong.

Gerakan Pramuka didorong hadir sebagai solusi strategis melalui pendidikan karakter, penguatan life skill, hingga kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik.

Tak hanya itu, Pramuka juga diharapkan aktif dalam kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, hingga mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk HKTI dan Food and Agriculture Organization (FAO).

Rangkaian acara kian bermakna dengan penanaman pohon Merbau oleh Bupati Egi sebagai simbol penghijauan, penganugerahan tanda penghargaan kepada tokoh Pramuka seperti Kak H. Bono, S.H., dan Kak Amin Wahyo, S.Pd., serta penyerahan 68 penghargaan Pramuka Garuda. Berbagai hadiah lomba keterampilan, piagam Karya Bakti Pramuka Lebaran, hingga cendera mata juga turut diserahkan.

Puncak acara ditutup dengan pertunjukan seni dari para peserta, menandai peringatan Hari Pramuka ke-64 yang bukan hanya penuh makna, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Gil-Kmf/*/*/red)