Selasa, Maret 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 2

Pemkab Lamsel Gelar OP, Warga Desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Antusias

0

KALIANDA, (Ltc):

Menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat selama Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Operasi Pasar Murah di Lapangan Desa Sukaratu, Kecamatan Kalianda, pada Senin (2/3/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret menekan lonjakan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Operasi pasar tersebut menjadi bagian dari intervensi pemerintah daerah dalam merespons tren kenaikan harga bahan pokok yang lazim terjadi setiap Ramadan.

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani, yang mewakili Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Dalam sambutannya, Tri Umaryani menegaskan bahwa stabilitas harga merupakan faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan kebutuhan.

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Stabilitas harga menjadi kunci agar ibadah Ramadan dapat dijalankan dengan tenang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, operasi pasar murah ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran. Berbagai komoditas strategis dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beras premium kemasan 5 kilogram dijual Rp58.500, gula Rp14.500 per kilogram, minyak goreng kemasan 900 ml mulai Rp17.200 hingga Rp19.200 per liter, LPG 3 kilogram Rp20.000, telur Rp27.500 per kilogram, serta daging sapi Rp110.000 per kilogram.

Selain kebutuhan pokok utama, tersedia pula tepung, aneka bumbu dapur, produk UMKM lokal, ikan lele Rp25.000 per kilogram, bandeng presto Rp20.000, serta ikan asin dan teri mulai Rp5.000 per bungkus.

Untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan menghindari praktik penimbunan, pembelian komoditas tertentu seperti beras premium, gula, minyak goreng, dan LPG 3 kilogram dibatasi satu produk per kepala keluarga dengan melampirkan fotokopi KTP.

Camat Kalianda, Ruris Apdani, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap operasi pasar ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya aktivitas dan konsumsi selama Ramadan.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan kesempatan berbelanja dengan harga yang lebih ringan. Respons positif ini menjadi indikator bahwa intervensi pasar yang dilakukan pemerintah daerah tepat sasaran.

Operasi Pasar Murah tidak hanya digelar di Kalianda. Kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung secara bertahap di Kecamatan Penengahan (3 Maret), Palas (4 Maret), Way Panji (5 Maret), dan Sidomulyo (6 Maret 2026).

Melalui program ini, Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat, sehingga Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang dan penuh keberkahan. (Nsy-Kmf/*/*/red)

Bupati Egi Safari Ramadhan didesa Bakauheni, Jalin Silahturahmi & Serap Aspirasi

0

BAKAUHENI, (Ltc):

Kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama unsur Forkopimda dan jajaran pejabat daerah dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid At-Takwa, Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, pada Senin (2/3/2025), menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Egi hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Camat Bakauheni, para kepala desa se-Kecamatan Bakauheni, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat untuk saling mendengar dan menguatkan.

“Saya hadir pada Safari Ramadan ini bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat, menautkan hati di antara kita, serta memastikan pemerintah bekerja dengan hati, mendengar suara masyarakat, dan melayani kebutuhan serta harapan masyarakat,” ujarnya.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memaparkan capaian pembangunan sepanjang tahun 2025, terutama di sektor infrastruktur dasar sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan. Bupati Egi menyebutkan, Pemkab Lampung Selatan telah membangun jalan sepanjang kurang lebih 270,9 kilometer pada tahun 2025. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 42 kilometer, atau terjadi lonjakan sekitar 538 persen.

Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga melakukan pembangunan dan rehabilitasi sekitar 35 hingga 36 gedung sekolah, termasuk perbaikan atap dan fasilitas sanitasi. Pembangunan jembatan dan gorong-gorong turut dilaksanakan guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

Di sektor pertanian, peningkatan kapasitas produksi ditempuh melalui kenaikan indeks pertanaman dari 1,6 menjadi 2,3. Bahkan, di Desa Trimomukti, petani telah mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam satu tahun.

“Seluruh capaian ini merupakan hasil kolaborasi perangkat daerah bersama para pemangku kepentingan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh unsur masyarakat,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Egi mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa agar tercipta suasana yang nyaman sekaligus menarik bagi para pengunjung.

“Mari kita jaga kebersihan dan keindahan desa. Jadikan desa ini sebagai desa yang indah dan nyaman, sehingga semakin banyak orang yang berkunjung,” ajaknya.

Dalam suasana Ramadan, ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperbanyak berbagi, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan yang memiliki keutamaan besar.

“Selama bulan Ramadan, mari kita perbanyak berbagi. Ganjaran dari Allah sangat luar biasa, terlebih pada sepuluh hari terakhir. Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Safari Ramadan tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga momentum berbagi dan memperkuat sinergi pembangunan di tingkat desa. Pada kesempatan tersebut, bantuan sembako diserahkan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah, sementara hibah untuk masjid diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. (lmhr-Kmf)

Selama 13 Tahun Rusak, Ruas Kuripan-Klaten Baru Mulus Masa Kepemimpinan Egi-Syaiful

0

PENENGAHAN, (Ltc):

Harapan panjang warga Kecamatan Penengahan akhirnya terjawab. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan dua ruas jalan strategis, yakni ruas Kuripan-Klaten sepanjang 820 meter dan ruas Pasuruan-Gandri sepanjang kurang lebih 1,28 kilometer, yang selama ini dinantikan masyarakat karena kondisinya rusak.

Peresmian tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Bagi warga, perbaikan infrastruktur ini membuka kembali akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi, sosial, hingga pendidikan sehari-hari.

Salah satu warga Dusun Sidodadi, Desa Klaten, Darmadi, mengaku bersyukur atas terealisasinya perbaikan ruas Kuripan-Klaten yang menurutnya telah lama terbengkalai.

“Alhamdulillah, sekarang jalannya sudah diperbaiki. Selama kurang lebih 13 tahun, jalan Kuripan-Klaten belum mendapatkan perhatian. Kami masyarakat Dusun Sidodadi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Egi,” ujar Darmadi.

Ia menilai, kondisi jalan yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian warga. Selama ini, kerusakan jalan kerap menghambat mobilitas, terutama saat musim hujan yang membuat permukaan jalan semakin sulit dilalui.

Menurut Darmadi, dampak ekonomi dari perbaikan infrastruktur tersebut akan sangat terasa. Biaya angkut hasil panen berpotensi lebih efisien dan waktu tempuh menjadi lebih singkat, sehingga mendukung peningkatan pendapatan masyarakat.

“Kami berharap perbaikan dapat berlanjut karena masih terdapat beberapa ruas jalan yang berlubang. Semoga pembangunan ini terus berkesinambungan,” tambahnya. Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan semata proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan jalan ini membawa kebermanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat sekitar, meningkatkan kesejahteraan, mendukung kegiatan sosial dan ekonomi, serta memperlancar akses pendidikan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, keberlanjutan manfaat jalan sangat bergantung pada kesadaran kolektif untuk merawat dan menggunakannya sesuai ketentuan.

“Saya titip kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat jalan ini. Pastikan kendaraan yang melintas sesuai dengan batas muatan yang telah ditentukan agar jalan tetap awet dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Pemkab Lampung Selatan, lanjutnya, berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur secara bertahap dan merata. Upaya tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Dengan diresmikannya dua ruas jalan tersebut, warga Penengahan kini menatap aktivitas harian dengan optimisme baru, jalan yang lebih layak diharapkan menjadi penghubung bukan hanya antarwilayah, tetapi juga antara harapan dan kesejahteraan. (lmhr-Kmf/*/red)

Terus Perkuat Sinergi Pemkab Lamsel & Jajaran Kepolisian Menjaga Kamtibmas dibulan Ramadhan

0

CANDIPURO, (Ltc):

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan jajaran kepolisian terus diperkuat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan suci Ramadan.

Momentum tersebut terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim piatu yang digelar Polsek Candipuro di Mapolsek Candipuro, pada Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB itu dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Anggota DPRD Daerah Pemilihan 7, Camat Candipuro Sumiyati, Kapolsek Candipuro Iptu Ali Humaeni, serta seluruh jajaran anggota Kepolisian Sektor Candipuro.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syaiful menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian jajaran Polsek Candipuro sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polsek Candipuro atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa bulan Ramadan memiliki dinamika tersendiri karena meningkatnya aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah tarawih, tadarus, hingga berbagai kegiatan sosial keagamaan lainnya. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan kesiapsiagaan aparat kepolisian agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan aman, tertib, dan khusyuk. Lebih lanjut, Syaiful berpesan agar jajaran kepolisian terus meningkatkan profesionalisme dan kinerja yang humanis serta berorientasi pada pelayanan publik.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di wilayah Kecamatan Candipuro.

“Melalui momentum Ramadan ini, semoga ukhuwah islamiyah semakin erat, toleransi semakin kuat, dan semangat kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan persatuan dan sinergi, insyaallah kita mampu menjaga daerah ini tetap aman, damai, dan sejahtera,” katanya.

Pada kesempatan itu, Syaiful turut menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran kepolisian dan tamu undangan yang hadir. Ia berharap seluruh pihak diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menuntaskan ibadah hingga akhir Ramadan.

Kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan itu juga diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara Pemkab Lampung Selatan dan jajaran kepolisian dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan daerah selama Ramadan dan seterusnya. (lmhr-Kmf)

Bupati Radityo Egi Pratama Resmikan Akses Jalan Babatan-Umbul Bayur

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meresmikan peningkatan ruas Jalan Babatan-Umbul Bayur (R127) hingga Jalan Tanjungan-Neglasari (R136) di Kecamatan Katibung, pada Jumat (27/2/2026) sore.

Ruas Babatan-Simpang Bayur sepanjang kurang lebih 850 meter yang sebelumnya rusak dan berlubang, kini resmi dibuka dan dapat digunakan masyarakat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, sekitar pukul 17.32 WIB. Dengan mengucap basmalah, ia menandai beroperasinya akses jalan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur dasar di wilayah itu.

“Alhamdulillah pada hari ini, tepat di hari Jumat pukul 17.32, ruas jalan Babatan-Simpang Bayur kurang lebih sepanjang 850 meter sudah selesai dikerjakan. Bismillah ini bisa memberikan dampak baik untuk masyarakat dan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Egi.

Sebelum diperbaiki, kondisi jalan tersebut dikeluhkan warga karena berlubang dan bergelombang. Kerusakan bahkan disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan semakin parah dalam tiga hingga empat bulan terakhir. Kondisi itu kerap menyulitkan aktivitas harian, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat.

Desi (40), salah satu warga yang hadir dalam peresmian, mengaku bersyukur atas pembangunan tersebut.

“Terima kasih Pak Bupati Egi, jalannya sudah diperbaiki, sekarang sudah bagus sekali. Dulu rusak berlubang bertahun-tahun, sekarang lewat jadi enak,” ujarnya. Hal senada disampaikan warga lainnya yang merasakan langsung perubahan kondisi akses transportasi di wilayah tersebut. Dengan jalan yang lebih mulus, mobilitas warga menjadi lebih nyaman dan aman.

Meski demikian, sejumlah warga juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah turut memperhatikan persoalan drainase di sekitar jalan.

Mereka mengeluhkan saluran air dan talud yang dinilai kurang memadai, sehingga saat hujan deras kerap terjadi genangan bahkan banjir.

“Ada satu keluhan, kalau hujan deras banjir. Got-got ini tolong diperbaiki biar airnya lancar. Kayaknya kurang tinggi atau bahkan tidak ada salurannya. Kami minta solusi untuk masyarakat Tanjung Ratu,” kata warga lainnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Egi meminta masyarakat bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun serta menyampaikan bahwa masukan warga akan menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Dengan bismillahirrahmanirrahim, jalannya saya resmikan. Terima kasih, tolong dijaga aksesnya, mohon dijaga bersama-sama supaya apa yang sudah dibangun oleh pemerintah bisa awet dan panjang umurnya. Titip aset ini,” pesannya.

Peningkatan ruas jalan di Kecamatan Katibung ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Peresmian tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam memperbaiki infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. (ptm-Kmf/*/red)

Ruas Jalan Kota Dalam-Budidaya 52 Tahun Tak Direhab, Saat ini Mulus di Zaman Pemerintahan Egi-Syaiful

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Penantian panjang warga Kecamatan Sidomulyo selama lebih dari setengah abad akhirnya berakhir.

Ruas Jalan Kota Dalam-Budidaya (R.092) resmi diresmikan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada Jumat (27/2/2026), di Desa Budidaya.

Jalan yang disebut warga telah rusak sejak 1973 atau sekitar 52 tahun lalu itu kini berubah menjadi akses yang lebih layak dan aman. Peresmian tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi acara.

Secara teknis, ruas jalan Kota Dalam-Budidaya memiliki panjang 2.420 meter dengan lebar 3 meter. Pada tahun 2025, penanganan dilakukan menggunakan konstruksi rabat beton sepanjang 1.350 meter dengan lebar 3,5 meter. Secara total, panjang jalan yang telah ditangani mencapai 2.150 meter dengan konstruksi rabat beton. Bagi warga, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan jawaban atas penantian panjang.

Ratnasih, warga Dusun 4 Desa Budidaya, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia menyebut jalan tersebut terakhir kali tersentuh pembangunan pada 1973.

“Jalan ini dari tahun 1973, jadi sudah 52 tahun baru diperbaiki sekarang ini. Perasaan saya senang sekali. Terima kasih Pak Bupati Radityo Egi Pratama sudah memperbaiki jalan yang sekian lama tidak pernah diperbaiki ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Lili Salamah. Ia mengaku bersyukur karena jalan yang selama puluhan tahun rusak akhirnya dibangun.

“Ini jalannya sudah rusak sekitar 52 tahun. Alhamdulillah sekarang sudah dibangun. Dulu waktu kampanye ada janji untuk membangun jalan ini, dan sekarang ditepati. Senang sekali akhirnya diresmikan,” katanya. Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan hingga akhir masa jabatan.

Ia menyampaikan bahwa pada awal 2025 tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Lampung Selatan berada di kisaran 54 persen.

“Dengan berbagai upaya peningkatan kualitas konstruksi jalan sepanjang 2025, alhamdulillah angka kemantapan jalan meningkat menjadi hampir 62 persen,” jelasnya.

Ia memastikan, program pembangunan dan peningkatan kualitas jalan akan terus dilanjutkan pada 2026 hingga 2027 sebagai bagian dari prioritas pemerintah daerah.

Peresmian jalan ruas Kota Dalam-Budidaya menjadi simbol terpenuhinya janji pembangunan sekaligus penanda perubahan nyata bagi masyarakat Sidomulyo.

Setelah lebih dari lima dekade, akses yang dulu rusak dan sulit dilalui kini berubah menjadi jalan yang lebih representatif, membuka harapan baru bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi warga setempat. (Nsy-Kmf/*/*red)

Bupati Egi Perkenalkan Program Lampung Selatan Betik, ditengah Merebaknya Isu Pemotongan Bansos di Lamsel

0

KATIBUNG, (Ltc):

Di tengah merebaknya isu pemotongan bantuan sosial (bansos) yang sempat viral dan meresahkan masyarakat, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memperkenalkan Program Lamsel Betik.

Program Betik, akronim dari Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi, dirancang sebagai langkah konkret untuk memastikan masyarakat menerima haknya secara utuh tanpa potongan.

Program tersebut disampaikan Bupati Radityo Egi Pratama saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Darul Ulum, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, pada Jumat (27/2/2026).

“Terkait bantuan sosial, sekarang lagi banyak informasi bantuan yang dipotong. Untuk itu, bersama inspektorat tahun ini kami punya program namanya Lamsel Betik yang akan segera diluncurkan. Jadi bapak ibu yang mengalami kejadian harusnya menerima hak 100 persen tapi ada potongan, silakan lapor, akan kami tindaklanjuti. Kami juga bekerja sama dengan kejaksaan,” tegas Egi di hadapan jamaah. Melalui Program Lamsel Betik, pemerintah daerah menegaskan komitmen menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Program ini juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa haknya tidak disalurkan secara penuh, sekaligus memperkuat pengawasan lintas sektor.

Egi menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, mulai dari kepala desa, camat, hingga masyarakat, dalam mengawal penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran dan bebas dari praktik ilegal.

“Saya ingin masyarakat bisa menerima secara penuh. Tolong sama-sama kita pertahankan kebaikan ini, kita layani dengan hati, kita monitoring bersama. Camat juga bantu monitoring. Kita bergandengan tangan mewujudkan Lampung Selatan maju,” ujarnya.

Selain memperkenalkan program antikorupsi tersebut, Safari Ramadan juga menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Tepat pada 20 Februari 2026, keduanya genap satu tahun memimpin Kabupaten Lampung Selatan. Menurut Egi, berbagai capaian yang diraih selama satu tahun terakhir merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk jajaran perangkat daerah, DPRD, Forkopimda, hingga instansi vertikal lainnya.

“Selama satu tahun terakhir kami berupaya semaksimal mungkin memenuhi janji kampanye dan aspirasi masyarakat. Saya tidak bekerja sendiri. Hasil kerja satu tahun ini adalah hasil kolaborasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Egi juga memaparkan realisasi pembangunan di Kecamatan Katibung sepanjang 2025. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp10,57 miliar, yang digunakan untuk penanganan jalan sepanjang kurang lebih 5.824 meter, serta perbaikan drainase dan gorong-gorong sepanjang 61 meter.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap, baik di sektor infrastruktur maupun dalam memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran tanpa penyimpangan.

Peluncuran Program Lamsel Betik di tengah sorotan publik terhadap isu pemotongan bansos dinilai menjadi penegasan arah kebijakan Pemkab Lampung Selatan memperkuat pengawasan, membuka akses pelaporan, dan memastikan hak masyarakat tidak tergerus praktik ilegal. (ptm-Kmf/*/red)

Bupati Egi Safari Ramadhan didesa Sindang Sari Tanjung Bintang Ajak Warga Bersihkan Hati & Semangat Gotong Royong

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk mengajak masyarakat membersihkan hati sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Ajakan itu disampaikan Egi saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Baburrahman, Desa Sindang Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Kamis (26/2/2026).

Dalam sambutannya, Egi menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara tentang infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut pembangunan karakter dan mental masyarakat. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Lampung Selatan harus dimulai dari hati yang baik, adil, dan penuh pikiran positif.

“Kalau kabupaten kita ingin baik, maka saya ingin mengajak masyarakat punya hati yang baik, adil, positif. Itu akan mendatangkan hal yang baik, bukan untuk saya pribadi tapi untuk bapak ibu semua. Mudah-mudahan di bulan suci yang berkah ini, puasa kita bisa membersihkan hati kita,” ujar Egi.

Ia juga mengajak masyarakat memperbanyak rasa syukur dan ucapan terima kasih selama Ramadan. Egi mengibaratkan kehidupan seperti hukum tarik-menarik, di mana setiap kebaikan yang ditanam dari dalam diri akan kembali memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan.

“Apa yang bapak ibu rasakan di dalam hati akan jadi pikiran, kemudian ucapan, tindakan. Tindakan ini akan membentuk kebiasaan, karakter. Nah, karakter ini akan membentuk nasib kita,” katanya. Lebih lanjut, Egi menegaskan bahwa pembangunan Lampung Selatan tidak dapat dilakukan sendiri oleh kepala daerah dan wakilnya. Ia membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat serta sinergi lintas sektoral agar program pembangunan berjalan optimal.

Ia menyebutkan, berkat kerja sama yang solid, pada 2025 pembangunan infrastruktur jalan di Lampung Selatan telah mencapai 270,9 kilometer. Pada 2026, pembangunan tersebut akan terus dilanjutkan guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak semuanya, karena kalau cuma saya dan pak wakil bupati tangannya tidak akan cukup untuk membangun Lampung Selatan. Kita harus kompak dan menguatkan sistem bergotong royong,” tegasnya.

Kegiatan Safari Ramadan yang dihadiri jajaran Forkopimda, perangkat daerah, tokoh agama, dan masyarakat setempat itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah menyampaikan capaian serta arah pembangunan daerah.

Di bulan yang penuh berkah ini, pemerintah berharap terbangun kebersamaan yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat demi Lampung Selatan yang lebih maju. (ptm/*/red)

Anggota DPR-RI DP Lampung 1 Hi Rycko Menoza SZP Menyapa Pengurus DPD Partai Golkar Lamsel

0
oppo_2
oppo_2

KALIANDA, (Ltc):
Anggota DPR-RI Fraksi Golkar dari daerah pemilihan Lampung 1 Hi Rycko Menoza SZP melaksanakan reses dan bertemu dengan konstituen dan Kader simpatisan Partai Golkar Lampung Selatan yang berlangsung di sekretariat Partai Golkar Lamsel pada Rabu (25/02/2026) sore.

Rycko Menoza SZP yang juga mantan bupati Lamsel ini disambut hangat Ketua DPD Partai Golkar Lamsel Agus Sutanto dan sekretaris DPD Partai Golkar Herman Hanafi’ah bersama pengurus serta kader dan simpatisan partai Golkar Lamsel.

Dalam sambutannya Rycko Menoza SZP mengatakan situasi perekonomian disemua sisi kondisi sulit, namun meski demikian Partai Golkar yang dari dulu sudah besar, dari mulai saat ini harus kembali menata untuk mencapai target yang dicita-citakan yakni meningkatkan jumlah kursi di DPRD Lamsel, DPRD Propinsi, dan DPR-RI. Minimal musti mempertahankan prestasi yang ada, “saya hanya memotivasi kader-kader agar lebih bergeliat di ajang besar kedepan yakni di 2029 mendatang, di Partai Golkar alatnya banyak, bagaimana kita bisa menghidupkan alat alat yang ada di partai Golkar ini,” ungkap Rycko Menoza SZP.

oppo_2

Dari segala sisi bisa digerakkan jadi tenaga super power Partai untuk mencapai, dengan tujuan bersama yakni memajukan partai Golkar kedepannya. “Intinya mari kita sama sama menggerakkan komponen di partai Golkar agar tujuan/cita citanya tercapai partai Golkar jadi besar, saya siap mensuportnya,” tegas Rycko Menoza SZP.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Lamsel Agus Sutanto mengucapkan banyak terima kepada Anggota DPR RI bung Rycko Menoza SZP yang sudah menyampaikan motivasinya kepada pengurus DPD Partai Golkar Lamsel. Semoga apa yang telah disampaikan dapat bermanfaat bagi kader, pengurus serta simpatisan partai, untuk mewujudkan cita cita membesarkankan kembali kejayaan partai Golkar Lamsel di tahun 2029 mendatang.

Dalam kesempatan itu juga ketua DPD Partai Golkar Agus Sutanto didampingi sekretaris Herman Hanafi’ah memperkenalkan satu persatu pengurus partai mulai dari Kabupaten hingga Pimpinan Kecamatan yang baru terpilih. Akhirnya kegiatan Reses Anggota DPR RI Rycko Menoza SZP yang dihadiri puluhan pengurus DPD Partai Golkar Lamsel itu, berlangsung dengan baik dan lancar sesuai harapan bersama(*)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjajaki kolaborasi strategis dengan Danantara

0

JAKARTA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjajaki kolaborasi strategis dengan Danantara untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian daerah.

Langkah ini diambil menyusul tingginya angka kunjungan wisata yang belum berbanding lurus dengan dampaknya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan tercatat mencapai 1.647.716 orang. Namun, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB masih berada di kisaran 1,27 persen. Salah satu faktor utama rendahnya dampak ekonomi adalah rata-rata lama tinggal (length of stay) wisatawan yang hanya sekitar tiga jam.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan hal tersebut dalam rapat lanjutan pembahasan pengembangan wilayah bersama Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto serta jajaran kepala perangkat daerah terkait. Hadir pula perwakilan Kemenko Bidang Pangan Irna Narulita dan sejumlah pimpinan BUMN sektor pariwisata, termasuk Direktur Utama dan Komisaris Utama InJourney serta Direktur Utama ITDC.

Bupati Egi menyebut Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar yang belum dikelola secara optimal. Dengan posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatra dan kedekatannya dengan Jakarta, daerah ini dinilai memiliki keunggulan kompetitif untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan. “Lampung Selatan ini seperti hidden paradise. Alamnya indah, posisinya strategis, dan punya ikon dunia seperti Gunung Anak Krakatau. Tantangannya adalah bagaimana kita mengelola dan mengintegrasikan potensi itu agar memberi nilai tambah ekonomi,” ujar Egi.

Menurutnya, kolaborasi dengan Danantara dan BUMN sektor pariwisata menjadi langkah konkret untuk mempercepat pengembangan kawasan wisata berbasis integrasi.

Pemerintah daerah membutuhkan dukungan investasi, transfer pengetahuan, serta perencanaan terpadu agar potensi yang ada dapat dioptimalkan secara berkelanjutan. Pengembangan kawasan terintegrasi dinilai penting guna meningkatkan daya tarik dan memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Dony Oskaria menilai Lampung Selatan memiliki sejumlah destinasi potensial yang sebagian berada dalam ruang lingkup aset BUMN. Ia menekankan pentingnya percepatan pengembangan kawasan wisata terintegrasi untuk meningkatkan daya saing daerah.

“Lampung Selatan dekat sekali dengan Jakarta, apalagi sekarang akses tol sudah memadai. Potensinya luar biasa dan harus dioptimalkan,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga mendorong peningkatan belanja wisatawan, memperpanjang length of stay, dan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat setempat.

Sebagai bagian dari strategi jangka menengah, Pemkab Lampung Selatan menyiapkan sejumlah langkah pendukung, antara lain penyusunan blueprint pengembangan wilayah berbasis potensi pariwisata, penguatan city branding “South Lampung Spirit of Krakatoa”, digitalisasi pelayanan publik melalui HALLO LAMSEL dan Mal Pelayanan Publik.

Kemudian, pengembangan aplikasi virtual tour, kemudahan perizinan, pelibatan masyarakat lokal, serta kolaborasi pentahelix.

Dengan konektivitas yang terus membaik dan posisi strategis sebagai Beranda Sumatra, Lampung Selatan diproyeksikan bertransformasi dari daerah transit menjadi destinasi wisata berbasis kawasan terintegrasi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Nsy-Kmf/*/red)