Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 17

Bersama TNI, Damkarmat Lamsel terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana kebakaran

0

KALIANDA, (Ltc):

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana kebakaran.

Salah satunya melalui kegiatan pelatihan dan simulasi pemadaman kebakaran yang digelar bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/Lampung Selatan di Aula Parikesit Kodim 0421/LS, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian sebagai narasumber dan diikuti jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) se-Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam paparannya, Sefri menjelaskan bahwa peran Dinas Damkarmat tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai tugas penyelamatan non-kebakaran yang semakin berkembang seiring kebutuhan masyarakat.

“Secara garis besar, tugas Damkar meliputi enam poin utama, yakni evakuasi sarang tawon, penanganan pohon tumbang, kecelakaan lalu lintas, percobaan bunuh diri, evakuasi korban terjatuh di sumur, dan korban hanyut,” terang Sefri.

Namun, ia menambahkan, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat, cakupan tugas Damkarmat kini semakin luas.

“Banyak permintaan tambahan dari masyarakat seperti evakuasi ular dan lainnya. Ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan,” ujarnya.

Selain itu, Sefri menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap prioritas kendaraan damkar di jalan raya.

Ia menegaskan bahwa kendaraan damkar merupakan kendaraan prioritas sebagaimana diatur dalam undang-undang, namun di lapangan masih kerap dihadang masyarakat.

“Kendaraan damkar harus mendapat prioritas penuh. Dalam kondisi darurat, keselamatan jiwa manusia menjadi yang utama,” tegasnya.

Sefri juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran sampah atau bahan mudah terbakar lainnya.

“Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Pencegahan adalah langkah terbaik. Kami bersama unsur TNI, Polri, dan kecamatan terus memberikan edukasi agar kebakaran bisa dicegah sejak dini,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Sefri turut menyinggung keterbatasan jumlah personel Damkarmat Lampung Selatan yang saat ini hanya berjumlah 52 orang. Oleh karena itu, kolaborasi dengan unsur TNI menjadi sangat penting, terutama ketika menghadapi kebakaran besar yang membutuhkan tenaga tambahan di lapangan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan TNI sangat diperlukan agar penanganan darurat bisa lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Kegiatan diakhiri dengan simulasi penggunaan kendaraan dan peralatan pemadam kebakaran. Melalui pelatihan ini, diharapkan personel TNI dapat memahami prosedur penanganan darurat dan siap membantu ketika dibutuhkan.

“Setelah ini dilakukan praktik penggunaan kendaraan damkar. Teman-teman TNI juga harus tahu prosedurnya, supaya bila terjadi kebakaran besar, kita bisa saling mendukung,” kata Sefri. (lmhr-Kmf)

Asisten Deputi Komenko bidang Pangan RI Tinjau Langsung Pembangunan Kampung Nelayan MP di Ketapang

0

KETAPANG, (Ltc):

Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Yogi Yanuar, meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis (9/10/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kemenko Pangan, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, untuk memantau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi di Provinsi Lampung.

Di Kabupaten Lampung Selatan, terdapat dua titik yang akan dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

“Hari ini kami melakukan peninjauan langsung di salah satu daerah prioritas, yaitu Desa Ketapang. Ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden yang harus kita dukung bersama,” ujar Yogi Yanuar di sela kunjungan.

Menurut Yogi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Kemenko Bidang Pangan berperan dalam sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian program, sementara pelaksanaan teknis dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Kami juga memastikan agar program ini tidak hanya sukses secara pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi pengelolaan setelah rampung,” tegas Yogi. Yogi menyampaikan bahwa keberlanjutan pengelolaan fasilitas nantinya akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih, yang telah menyiapkan rencana pengelolaan dan pelibatan anggota koperasi.

“Alhamdulillah, mereka sudah memiliki rencana ke depan dan siap mengelola fasilitas yang ada. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para anggota koperasi dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Khusus di Desa Ketapang, kontraktor pelaksana PT Adi Karya mengalokasikan sekitar Rp15 miliar lebih untuk membangun 19 bangunan dan 25 item pekerjaan. Saat ini, progres proyek dilaporkan telah melampaui target, dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Dana tersebut digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas, diantaranya Pasar Ikan, Bale Nelayan, Sentra Kuliner, Kios Waserda, Gudang Beku, Pabrik Es, Docking Perahu, Bengkel Nelayan, Shelter Cold Box, Shelter Pendaratan Ikan, hingga Bangunan Eksisting.

Yogi menegaskan pentingnya pengawasan bersama agar pembangunan berjalan sesuai rencana. “Kami berharap proyek ini selesai tepat waktu dan tepat mutu, serta nantinya benar-benar termanfaatkan dan membawa maslahat bagi masyarakat, khususnya nelayan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Derni, Kepala Dinas Perikanan Lampung Selatan Dwi Jatmiko, dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Lampung Selatan Aryantoni. (dul/*/red)

Dispora Lamsel Sedang Siapkan Pelaksanaan Bupati Cup 2025

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) tengah mempersiapkan pelaksanaan Bupati Cup 2025, yang akan menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory, mengungkapkan bahwa turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2025 di Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, meski lokasi kegiatan masih dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan Tari Sigeh Pengunten, dan jika memungkinkan, juga menampilkan Tari Tuping sebagai bentuk pelestarian budaya lokal,” ujar Yespi usai memimpin rapat persiapan di Kantor Dispora, Kamis (9/10/2025). Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, gelaran Bupati Cup 2025 juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar UMKM, pasar murah, dan donor darah.

“Saya minta dukungan semua pihak, karena ini bukan hanya hajatnya Dispora, tapi hajat kita bersama, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” tambahnya.

Adapun tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan meliputi bola voli, sepak bola, dan tenis. Setiap teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan langsung oleh masing-masing pengurus cabor terkait.

Tak hanya Bupati Cup, semarak HUT ke-69 Lampung Selatan juga akan disertai berbagai kegiatan menarik, diantaranya fun run, turnamen futsal pelajar, voli pantai, hingga atraksi spektakuler jetski dari Jakarta ke Bakauheni yang digadang-gadang akan memecahkan rekor MURI.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap momentum HUT tahun ini tak hanya mempererat semangat olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat dan menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah. (ptm-Kmf/*/red)

HUT Lampung Selatan ke-69 Bakal Heboh, pemecahan Rekor MURI untuk perjalanan jetski dari Jakarta menuju Bakauheni

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 yang akan digelar pada 14 November 2025 mendatang.

Beragam kegiatan inovatif dan atraktif akan mewarnai peringatan tahun ini, salah satunya melalui rencana pemecahan Rekor MURI untuk perjalanan jetski dari Jakarta menuju Bakauheni.

Aksi lintas laut tersebut akan menjadi pembuka spektakuler rangkaian Festival HUT Lampung Selatan 2025, yang dirancang untuk menghadirkan semangat baru dan memperkuat identitas Lampung Selatan sebagai gerbang wisata dan budaya Pulau Sumatra.

Rencana besar tersebut dibahas dalam rapat panitia pelaksana HUT Lampung Selatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (8/10/2025).

Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa perayaan HUT tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.

“Kita ingin HUT Lampung Selatan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tapi menjadi festival besar yang membanggakan daerah. Seperti event di Jember dan Banyuwangi, Lampung Selatan juga harus punya event besar yang dikenal luas,” ujar Zita. Lebih lanjut, Zita menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-69 akan digelar selama enam hari penuh, dengan beragam agenda menarik seperti festival musik, olahraga, pawai budaya, serta bazar UMKM yang akan berlangsung dari sore hingga malam hari.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan perayaan ini. Semua pihak diminta berperan aktif, memanfaatkan potensi dan anggaran yang tersedia secara maksimal, serta mengedepankan semangat gotong royong.

“Kegiatan ini harus menjadi kerja kolaboratif seluruh pihak. Momentum HUT ke-69 ini kita jadikan ajang kreatif dan produktif bagi masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama jajaran kepala perangkat daerah, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriani, serta Ketua DWP Ratna Yanuana, turut hadir dalam rapat tersebut untuk membahas detail teknis pelaksanaan kegiatan.

Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-69, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap perayaan tahun ini dapat menjadi simbol semangat baru masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai daerah yang kreatif, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. (Nsy-Kmf/*/red)

Ketua Dekranasda Lamsel Zita Anjani Buka Pelatihan Pembuatan Tuping 12 Wajah bagi guru kesenian SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Tuping 12 Wajah bagi guru kesenian SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Kalianda, Rabu (8/10/2025), diikuti 75 peserta terdiri dari guru kesenian SMA/SMK (5 orang), SMP (43 orang), dan SD (27 orang). Pelatihan ini bertujuan melestarikan seni budaya lokal sekaligus meningkatkan kreativitas guru dalam pembuatan produk ecraft berbasis budaya daerah.

Dalam kesempatan itu, Zita memberikan apresiasi tinggi kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Kalianda yang menampilkan Tari Tuping 12 Wajah sebagai tarian penyambutan.

“Hari ini luar biasa. Saya bahagia melihat Tari Tuping 12 Wajah tidak hanya dimainkan oleh siswa laki-laki, tetapi juga mayoritas siswa perempuan,” ujar Zita dengan antusias.

Zita juga mengumumkan kabar menggembirakan terkait perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan pada 14 November 2025 mendatang. Ia menyebutkan, perayaan tahun ini akan digelar lebih meriah dari sebelumnya.

“Kita akan tunjukkan pada dunia luar, bahkan nasional, bahwa Lampung Selatan memiliki anak-anak berprestasi yang membanggakan Indonesia,” ungkapnya. Rangkaian perayaan HUT tersebut akan dimeriahkan dengan pawai budaya, 1.000 penari Tari Tuping 12 Wajah, Tari Kiamat, serta tarian khas Lampung Selatan lainnya.

Selain itu, dalam rangkaian HUT ke-69 Lampung Selatan akan digelar pula festival musik, festival kuliner UMKM, dan menghadirkan artis nasional untuk memeriahkan acara.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, Hendra Jaya, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya daerah.

“Pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru kesenian dalam membuat produk ecraft lokal, sekaligus melestarikan seni dan tradisi di Kabupaten Lampung Selatan,” jelas Hendra.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap budaya Tuping 12 Wajah tidak hanya menjadi warisan tradisi, tetapi juga dapat berkembang sebagai identitas lokal yang bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat. (lmhr-Kmf/*/red)

Dispora Lamsel Komitmen membangun generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus memperkuat komitmen dalam membangun generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Langkah konkret itu diwujudkan melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Layanan Kepemudaan Kabupaten Lampung Selatan yang melibatkan 21 Perangkat Daerah.

Kegiatan penyusunan draf RAD tersebut digelar di Aula Bappeda Lampung Selatan, Rabu (8/10/2025), dan dipimpin langsung oleh Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory.

Yespi menegaskan, penyusunan RAD bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan upaya strategis untuk memetakan arah pembangunan kepemudaan yang lebih terukur, terkoordinasi, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita tidak hanya membahas dokumen administrasi, tetapi merumuskan peta kepemudaan yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2022 tentang koordinasi lintas sektor penyelenggaraan pelayanan kepemudaan,” ujar Yespi.

Menurutnya, penyusunan RAD harus menjadi instrumen strategis yang menjawab tantangan nyata di kalangan pemuda, seperti keterbatasan akses dunia kerja dan minimnya kemampuan kewirausahaan. Karena itu, arah kebijakan diarahkan pada penguatan hard skill dan soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri.

“RAD ini harus berani fokus pada peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Ini sejalan dengan program unggulan Bupati Lampung Selatan, yakni Agro Edu Wisata. Setiap dinas perlu mengarahkan programnya agar mendukung tujuan tersebut,” tambahnya.

Yespi juga menekankan pentingnya sinergi antar-OPD dalam membangun sistem pembinaan dan perlindungan pemuda yang menyeluruh, mulai dari pendidikan, sosial, hingga kewirausahaan. Ia mencontohkan, kerja sama antara Dispora, Dinas Sosial, dan Badan Kesbangpol menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kepemudaan yang terpadu.

“Kita ingin organisasi kepemudaan aktif dan berkarakter. Pemuda harus bisa berkoordinasi dengan berbagai dinas sesuai program yang ada. Kalau sinergi ini berjalan, pemuda bukan lagi beban, tapi aset pembangunan daerah,” tegasnya. Dorong Partisipasi Lewat Kegiatan Positif

Selain penyusunan RAD, Dispora Lampung Selatan juga tengah menyiapkan Lomba Senam Oke Gas dan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang akan digelar pada 22 Oktober 2025 mendatang. Kegiatan ini rencananya dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, dengan total hadiah sebesar Rp11 juta beserta piala dan piagam penghargaan. “Lomba ini gratis dan terbuka untuk umum. Tujuannya untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat hidup sehat. Kami ingin pemuda Lampung Selatan tidak hanya kuat fisik, tapi juga aktif dan produktif,” kata Yespi.

Menutup kegiatan, Yespi kembali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan menghapus ego sektoral dalam penyusunan RAD.

Ia berharap, hasil akhir dokumen tersebut menjadi panduan nyata bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi pemuda secara berkelanjutan. “Anggaran tahun 2026 akan diarahkan untuk memperkuat kegiatan kepemudaan yang mendukung visi Agro Edu Wisata. Harapannya, pemuda Lampung Selatan siap menghadapi tantangan zaman dan menjadi generasi unggul yang membawa kemajuan daerah,” kata Yespi Cory. (ptm-Kmf/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Hikmat Laksanakan Tabur Bunga di TMP Kesuma Bangsa dalam Rangka HUT TNI ke-80

0

KALIANDA, (Ltc):

Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/Lampung Selatan menggelar ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Kalianda, Jumat pagi (3/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Upacara ziarah dipimpin langsung Komandan Kodim 0421/LS, Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, selaku pimpinan ziarah. Turut hadir Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda, dan Sekretaris Daerah Lampung Selatan.

Sementara peserta ziarah terdiri dari pejabat eselon II Pemkab Lampung Selatan, satu pleton personel Kodim 0421/LS, satu pleton anggota Sat Pol PP Lampung Selatan, serta Persit Chandra Kirana Kodim 0421/Lampung Selatan. Ziarah dimulai dengan penghormatan umum kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga oleh pimpinan ziarah, serta tabur bunga oleh seluruh peserta.

Suasana khidmat menyelimuti jalannya upacara, yang menjadi wujud penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa. Ziarah ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan pengingat bahwa pengabdian TNI hari ini tak lepas dari pengorbanan para pendahulu.

Mengusung tema nasional “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, rangkaian HUT ke-80 TNI ini menjadi simbol kedekatan TNI dengan rakyat serta komitmen bersama membangun negeri.

Dengan rangkaian peringatan HUT TNI yang akan terus berlanjut, ziarah ini menjadi awal yang meneguhkan bahwa TNI senantiasa hadir bukan hanya sebagai penjaga negeri, tetapi juga sebagai sahabat rakyat dalam mengawal pembangunan daerah. (Nsy-Kmf/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama: “BPD agar bisa mengawal program desa berjalan sesuai aturan dan bermanfaat bagi masyarakat”

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan pentingnya sinergi antara kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam merancang program pembangunan desa. Menurutnya, setiap kebijakan harus lahir dari musyawarah bersama, bukan hanya keputusan sepihak kepala desa.

Pesan tegas itu ia sampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas aparatur BPD Tahun Anggaran 2025 hari kedua, di Aula Hotel Negeri Baru Resort, Kecamatan Kalianda, Kamis (2/10/2025). “Program desa tidak boleh hanya berdasarkan keinginan kepala desa semata, melainkan harus duduk bersama BPD agar bisa menemukan titik temu dan menyelesaikan persoalan secara komprehensif,” ujar Egi dihadapan peserta Bimtek.

Acara tersebut dihadiri Plt Inspektur Kabupaten Anton Carmana, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Kabag Tapem Setiawansyah, para camat, serta ratusan peserta Bimtek.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia kembali menekankan bahwa BPD memiliki peran vital sebagai lembaga perwakilan masyarakat dalam mengawal arah pembangunan desa agar berjalan akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.

Sejak awal kepemimpinannya, lanjut Egi, setiap program pembangunan desa harus terukur dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Ia mencontohkan proyek perbaikan jalan desa yang melibatkan tenaga kerja lokal sehingga manfaatnya tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Pada tahun 2025, Pemkab Lampung Selatan mengarahkan penggunaan dana desa, khususnya di sektor agraris, untuk memperkuat ekonomi lokal melalui program berkelanjutan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selain menekankan kolaborasi, Bupati Egi juga mengingatkan aparatur desa dan BPD agar menjauhi praktik pungutan liar (pungli). “Saya paling alergi dengan yang namanya pungli. Saya tekankan, pejabat di era pemerintahan saya menjabat untuk melayani, bukan untuk dilayani,” tegasnya.

Bupati berharap keberadaan BPD di setiap desa benar-benar memahami peran sebagai pengawas sekaligus penguat tata kelola desa. Dengan demikian, arah pembangunan bisa berjalan sesuai aturan dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. “Bapak ibu dipilih bukan secara langsung, tetapi melalui musyawarah mufakat. Oleh karena itu, pahami betul fungsi BPD agar bisa mengawal program desa berjalan sesuai aturan dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Egi.

Menutup sambutannya, Bupati Egi juga menyebut salah satu program prioritas Pemkab Lampung Selatan adalah pengembangan Agro Eduwisata.

Program ini diyakini mampu menggerakkan roda ekonomi desa sekaligus membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat secara lebih luas. (Gil-Kmf/*/red)

Bertemu Dengan Bupati Egi, PT Teknologi GoVirtual Indonesia mendukung branding daerah, pariwisata, dan investasi.

0

KALIANDA, (Ltc):

Promosi pariwisata Lampung Selatan akan segera merambah ke langit. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi PT Teknologi GoVirtual Indonesia di ruang kerjanya, Kamis (2/10/2025).

Pertemuan tersebut untuk membahas pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR) dalam mendukung branding daerah, pariwisata, dan investasi.

CEO PT GoVirtual Indonesia, Bobby Chen, menjelaskan bahwa pihaknya menjadi pelopor virtual tour interaktif yang bisa diakses penumpang pesawat melalui platform digital Tripper dan Pasflix.

Teknologi ini sudah tersedia di 150 unit pesawat, termasuk Lion Group, dan dapat dinikmati penumpang dengan menghubungkan perangkat ke jaringan WiFi dalam kabin. “GoVirtual membawa keindahan destinasi wisata dan peluang investasi Indonesia lebih dekat kepada masyarakat, bahkan ketika mereka sedang berada di atas udara. Konten kami mencakup atraksi budaya, destinasi wisata, hingga simulasi aktivitas lokal, semuanya dilengkapi teknologi AI multibahasa,” ujar Bobby Chen.

Bupati Egi menyambut baik terobosan tersebut. Menurutnya, teknologi GoVirtual sejalan dengan program City Branding yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Ia menilai, digitalisasi promosi pariwisata akan membuka peluang lebih besar dalam menarik wisatawan maupun investor. “Kami berharap kolaborasi dengan GoVirtual dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Lampung Selatan,” ungkap Bupati Egi.

Dengan inovasi ini, potensi wisata Lampung Selatan seperti Pantai Kedu, Senaya Beach, Menara Siger, hingga Kawasan Bakauheni Harbour City berpeluang semakin dikenal luas, bahkan sebelum wisatawan menginjakkan kaki di Bumi Khagom Mufakat. (lmhr-Kmf/*/red)

Masa Tahanan Habis, Kasus Cabul di Lampung Selatan Penyidikan Tetap Berlanjut, Pelaku Lain Diselidiki

0

KALIANDA, (Ltc):

Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan menegaskan bahwa pembebasan JH (57), tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur, murni karena alasan hukum sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Indik Rusmono, mengatakan bahwa penahanan dalam proses hukum memiliki batas waktu. “Total masa penahanan tersangka mencapai 120 hari. Jika waktu tersebut habis sementara berkas perkara belum lengkap (belum P-21), maka penahanan tidak dapat dilanjutkan. Polisi wajib membebaskan tersangka demi hukum. Ini bukan kebijakan subjektif, melainkan aturan yang wajib kami patuhi,” kata AKP Indik, pada Rabu (1/10/2025).

Polisi menegaskan, dasar hukum tindakan ini adalah KUHAP yang mengatur tata cara penyidikan dan penahanan, serta KUHP yang menempatkan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) bagi setiap orang sebelum ada putusan pengadilan.

AKP Indik Rusmono memastikan, dari sisi substansi pidana, JH tetap dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pasal tersebut mengatur pidana bagi pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur, dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Dalam penjelasan, kepolisian menyampaikan tiga pertimbangan utama terkait pembebasan JH. Pertama, tersangka telah menjalani masa penahanan maksimal selama 120 hari sesuai ketentuan KUHAP. Karena hingga batas waktu itu berkas perkara belum dinyatakan lengkap oleh kejaksaan, polisi wajib melepaskan JH demi hukum.

Kedua, meskipun hasil tes DNA menunjukkan anak yang dilahirkan korban bukan anak biologis JH, tersangka tetap mengakui pernah menyetubuhi korban satu kali. Atas dasar keterangan korban, polisi juga tengah memeriksa dua terduga pelaku lain yang diduga terlibat, serta akan memanggil saksi tambahan untuk memperkuat berkas perkara.

Ketiga, polisi menegaskan pembebasan JH tidak serta-merta membuatnya bebas dari jerat hukum. Proses penyidikan tetap berlanjut, dan JH masih dijerat pasal tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Jika berkas perkara dinyatakan lengkap, tersangka dapat kembali dipanggil bahkan ditahan ulang sesuai prosedur.

AKP Indik Rusmono menekankan, Polres Lampung Selatan tidak bermain-main dengan kasus ini. Aparat disebut tetap profesional, mematuhi prosedur hukum, serta mengutamakan kepentingan korban.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar. “Kami mohon masyarakat percaya pada proses hukum. Jangan mengambil tindakan sendiri atau menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Polisi berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan, adil, dan sesuai ketentuan hukum,” pungkas AKP Indik Rusmono.(HMS Polres Ls/*/red)