Selasa, Maret 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 133

Musrenbang Kecamatan Bakauheni Dapatkan Anggaran 10,2 Milyar

0

BAKAUHENI (Ltc):

Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan kembali melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan di desa Hatta Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan pada Jum’at (18/2/2022). Kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan akhir dari rangkaian kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten Lampung Selatan.

Di awal acara Camat Bakauheni Pirma Romayansyah SH MH mengatakan, pihak yakni Kecamatan Bakauheni kini telah memiliki inovasi yang di beri nama PELUMAS yakni singkatan dari Pelayanan Umum Masyarakat. Dan pelayanan umum tersebut tentunya mengenai inovasi pada pelayanan adminitrasi yang akan dilaksanakan di wilayahnya di Kecamatan Bakauheni.

Menurut Pirma pihaknya telah menyiapkan berbagai pelayanan yang akan diberikan pada program PELUMAS yaitu, pelayanan E-KTP, pelayanan BPJS dan pelayanan KUA. Itu dilaksanakan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi. Dan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pihaknya juga telah membuat laman resmi situs web kecamatan yang dapat dikunjungi di bakauheni.lampungselatan.com.

“Inovasi Kecamatan Bakauheni memiliki inovasi yang kami beri nama PELUMAS, yaitu Pelayanan Umum Masyarakat. Adapun pelayanan tersebut masih dalam tahap persiapan tempat pelayanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto dalam kesempatan tersebut mengajak agar semua jajarannya agar terus memperhatikan kualitas pendidikan ditengah masyarakat. Terutama pada masa golden age (usia emas) di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Menurutnya, pendidikan pada masa keemasan dapat menjadi bekal yang baik bagi pendidikan akademik anak kedepannya. Hal ini dikarenakan, pada usia tersebut anak mengalami perkembangan otak yang sangat pesat hingga mencapai 80 persen.

Namun demikian, Nanang meminta agar hal tersebut juga dengan pemenuhan 32 hak anak. Dengan begitu, anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik dan tidak melupakan hakekatnya sebagai seorang anak. “Inilah yang sangat prihatin dimana interakksi dengan anak-anak ini sangat dibutuhkan, namanya anak saja, salah atau benar tapi mereka punya keberanian yang luar biasa. Maka disini butuh suatu latihan tapi tidak bisa dipaksa, ada bunda PAUD nya nih titip jangan ada kekerasan dalam pendidikan, terutama pada anak usia 3 tahun ke bawah,” kata Nanang.

Nanang menambahkan, dengan melalui persiapan kualitas pendidikan yang baik pada anak, akan menjadi modal dasar dalam memajukan generasi bangsa. Dengan begitu, Lampung Selatan dapat terus bersaing dan berkembang di era global seperti saat ini. “Kita harus mempersiapkan putra-putri kita, ini saatnya bapak ibu sekalian, tantangan yang berat, yang harus kita tangani adalah putra-putri kita memiliki keterampilan, kemampuan untuk menghadapi tantangan kedepan. Termasuk saat menghadapi Bakauheni Harbour City (BHC) yang sedang dibangun saat ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa di kegiatan Musrenbang Kecamatan Bakauheni tersebut, Pemerintah Kabupaten  Lampung Selatan kucurkan anggaran pembangunan sebesar Rp.10.295.253.784 untuk Kecamatan Bakauheni.

Anggaran itu terdiri dari anggaran operasional Kecamatan Bakauheni sebesar Rp1.510.338.314 dengan total Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp8.784.915.470.(*/red)

Nanang Ermanto Resmikan Bangunan Baru TPI Way Muli Timur

0

RAJABASA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto resmikan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Way Muli Timur Kecamatan Rajabasa pada Rabu (16/02/2022).

Dalam acara tersebut Bupati Lampung Selatan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj Winarni Nanang Ermanto dan di hadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lampung Selatan (Dwi Jatmiko), Plt Staf Ahli bidang Perekonomian (Isro Abdi), Asisten Bidang Administrasi Umum (Badurzzaman).

Dalam sambutannya Bupati memberikan ucapan selamat atas terbangunnya Tempat Pelelangan Ikan Di Desa Way Muli Timur tersebut. Dan berharap TPI itu bisa di manfaatkan secara maksimal serta dirawat agar umur bangunan bisa lebih panjang. “Selamat atas terbangunnya Tempat Pelelangan Ikan di Desa Way Muli Timur ini semoga bermanfaat baik dan berguna bagi masyarakat serta mempermudah dalam mendapatkan Ikan Segar,” kata Nanang.

Setelah itu Nanang Ermanto juga menyerahkan SK dari Dinas Kelautan dan Perikanan yang diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Selatan kepada Syahroni ME pengurus TPI Way Muli Timur.

Dan akhirnya Peresmian Tempat Pelelangan Ikan tersebut berlangsung lancar dan sesuai harapan, dengan ditandai Pemotongan Pita oleh Bupati Lampung Selatan.(*)

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin Pimpin Apel Di Polsek Natar

0

NATAR, (Ltc):

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi mengambil Apel Pagi di Polsek Natar, pada Kamis (10/2/2022). Apel yang dilaksanakan tersebut guna untuk melihat dari dekat kondisi jajaranya yang berbatasan dengan Bandar Lampung.

Kapolres AKBP Edwin di hadapan jajarannya Polsek Natar Lamsel mengucapkan  terima kasih kepada Kapolsek beserta jajaranya, sehingga dalam segi bangunan saat ini cukup baik.

Demikian juga dengan kinerjanya, Polsek yang berbatasan dengan Bandar Lampung dan Pesawaran ini, cukup baik khususnya dalam memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. “Kinerja jajaran Polsek Natar dalam memberikan pengamanan dan pelayanan cukup baik, begitu juga dengan kondisi bangunanya sangat baik,” kata AKBP Edwin, SIK, SH, MSi.

Kapolres mantan pejabat teras Polda Lampung ini berharap kepada seleluruh jajaran Polsek Natar agar lebih dapat meningkatkan kinerjanya. “yang selama ini telah baik, kita berharap dapat dilakukan lebih baik lagi dan kedepan agar lebih ditingkatkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Kapolres juga mengingatkan labih baik dan cermat saat melakukan penyidikan, dan tetap fokus saat menjaga tahanan, juga jangan sampai berbuat pelanggaran yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri.” tambahnya.

Sebelum menutup sambutanya Kapolres juga berpesan agar seluruh jajaran Polsek Natar selalu mematuhi  protokol kesehatan (Prokes) dan juga memberikan himbauan kepada masyarakat, agar tetap menjalankan 5 M, sehingga daerah kita ini segera terbebas dari pandemi covid-19,” pungkasnya. (humas Polres/*/red)

Untuk Optimalisasi Destinasi Wisata, Pemkab Lamsel Gelar Rapat

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Pembahasan Destinasi Wisata Daerah, hal tersebut dilaksanakan  sebagai salah satu upaya dalam mengoptimalkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) di bumi khagom mufakat, yang berlangsung pada Kamis (10/2/2022).

Rapat yang yang dipimpin oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Badruzzaman itu di hadiri juga oleh staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Yusri, SE, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Syahlani, serta beberapa pejabat teras terkait lainnya di Setkab Lamsel.

Didalam rapat tersebut terungkap dan tercatat, terdapat sebanyak 107 potensi destinasi wisata alam dan buatan yang terdapat di 17 kecamatan, dari data tersebut telah terpilih sebanyak 10 destinasi sebagai wisata unggulan daerah.

Berkaitan dengan hal itu, Badruzzaman mengatakan, sektor pariwisata yang ada merupakan salah satu potensi SDA yang dapat diunggulkan di Kabupaten Lampung Selatan, sebagai upaya dalam mendongkrak pemulihan ekonomi masyarakat akibat wabah Virus Corona Disease 2019 (COVID-19). “Suatu daerah itu akan maju tergantung dari bagaimana memberdayakan potensi yang besar di wilayahnya, salah satunya di Lampung Selatan adalah sektor wisata. Memang sektor yang paling banyak potensinya dibandingkan yang lain,” ungkapnya.

Badruzzaman meminta agar jajaran Dinas terkait dapat memberikan data yang akurat dan spesifik, mengenai potensi destinasi wisata yang akan diunggulkan di Kabupaten Lampung Selatan. Seperti keterangan mengenai akses jalan menuju destinasi wisata, kesiapan dari destinasi wisata, data jumlah pengunjung, data lahan destinasi wisata serta daya tarik destinasi wisata itu sendiri. Kemudian, harus dilengkapi pula dengan foto sebagai dokumentasi.

Badruzaman menegaskan hal tersebut dilakukan guna mempermudah dalam memetakan potensi-potensi destinasi wisata, yang nantinya akan menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah pada sektor pariwisata.“Dasar pertimbangannya itu apa, kita juga ingin data ini lebih lengkap, seperti apa sih yang bisa kita lihat disana. Kemudian, jarak yang dekat, mudah ditempuh itu juga menjadi salah satu kelebihan. Syukur-syukur ada fotonya, jadi ada dokumentasinya bisa menjadi bahan untuk melengkapi. Baru kita membicarakan kendala, yang sifatnya penting,” jelasnya.

Badruzzaman juga berpesan, agar setiap pengurus destinasi wisata tidak lengah dan terus memperhatikan protokol kesehatan (prokes) COVID-19, terlebih saat ini situasi pandemi virus korona kembali meningkat pada berbagai daerah termasuk Lampung Selatan. “Walaupun memang disatu sisi potensi itu menguntungkan karena dikenal banyak orang, tapi dalam situasi COVID-19 seperti saat ini banyaknya potensi wisata menjadi masalah juga. Artinya ada sisi positif dan negatif,” pungkasnya (ptm/*/red).

Disparbud Lamsel Bersama Pol PP Gotong Royong Di Wisata Alam Gunung Batu Desa Srikaton Tanjung Bintang.

0

TANJUNG BINTANG (Ltc):

Dalam rangka mendukung kebersihan dan kenyamanan Destinasi Wisata yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, P2WLS dengan program kerjanya Gebrak Gotong royong melaksanakan kegiatan gotong royong bersih-bersih bersama sejumlah instansi terkait di Wisata Alam Gunung Batu Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang, Kamis (10/2/2020)

Setelah beberapa hari terakhir, melakukan gotong royong membersihkan wisata pemandian air panas way belerang Simpur, Air terjun way tayas dan pantai Minangrua, Kali ini giliran Wisata Alam Gunung Batu yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang.

Kebersihan Destinasi Wisata merupakan bagian dari sapta pesona, sehingga menjadi hal yang harus diperhatikan semua pihak. Untuk itulah, Dinas Pariwisata yang tergabung dalam Forum Penggiat Pesona Wisata Lampung Selatan (P2WLS) melaksanakan kegiatan Gebrak gotong royong membersihkan tempat-tempat wisata guna mendukung kebersihan lingkungan destinasi wisata yang ada di Lampung Selatan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan Ir. Mulyadi Saleh MM.

Kegiatan Gebrak gotong royong bersih tempat wisata ini merupakan salah satu program P2WLS.

dengan hadirnya kami ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat dan para penggiat wisata yang ada di desa khususnya dan Lampung Selatan umumnya agar dapat bersama-sama menumbuhkan kesadaran serta kepedulian akan kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata, sehingga dapat meningkatkan pengunjung wisatawan ke destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” terang Mulyadi.

Kegiatan tersebut melibatkan instansi pemerintahan yakni Dinas Pariwisata, Kesatuan polisi Pamong Praja, Bapeda, Dinas PMD, Dinas Kominfo, Koperasi dan UKM.

Camat Tanjung Bintang Hendri Hatta S.Ag mengungkapkan bahwa kegiatan bersih-bersih tempat wisata Gunung Batu tersebut adalah sebuah bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten melalui Forum P2WLS bersama instansi terkait, tentunya kami atas nama pemerintah Kecamatan merasa senang dan terbantu. “Kami mengapresiasi kegiatan gebrak gotong royong yang dilaksanakan bersama team pemerintah Kabupaten yang dikordinatori langsung kepala dinas pariwisata yang juga melibatkan instansi terkait lainya, kegiatan ini harus selalu dijaga kedepanya, dimana kegiatan ini juga salah satu bentuk ajang silahturahmi untuk menguatkan hubungan antar penggiat wisata serta masyarakat dengan instansi pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Srikaton Sugiman mengungkapkan, Wisata Gunung Batu Tanjung Bintang ini merupakan salah satu yang masuk menjadi ikon wisata unggulan Lampung Selatan , sudah banyak yang tau dan dikenal para wisatawan. Sayang kan, kalau tidak dirawat. Ini juga kalau dikelola dengan baik, tentunya dapat menghidupkan ekonomi di desa.

Tentunya dengan hadirnya Forum Penggiat Pesona Wisata Lampung Selatan (P2WLS) melakukan gotong royong membersihkan area di Wisata Alam Gunung Batu, kami selaku pemerintahan desa sangat senang karena ini menjadi contoh bagi kami kedepan dalam meningkatkan desa wisata di desa kami.

Harapan kedepan pemerintah Daerah maupun Kabupaten dapat terus bersinergi dengan para penggiat wisata yang ada di desa, terutama dalam hal peningkatan akses jalan, yang mana tentunya para pengunjung akan lebih nyaman dengan akses yang mudah cepat untuk menuju wisata yang ada di desa.

Kalo aksesnya mudah lancar dan destinasi wisata nya bagus secara tidak langsung banyak para pengunjung, sehingga dapat meningkatkan perekonomian di desa.

Dan disini kami pemerintahan desa bersama para penggiat wisata, Pokdarwis akan berusaha dan mengembangkan potensi wisata Alam Gunung Batu bisa menjadi lebih baik lagi sehingga bisa mewakili Kabupaten Lampung Selatan menjadi destinasi wisata nasional. (Ant/*/red)

TANJUNG BINTANG (Ltc):
Dalam rangka mendukung kebersihan dan kenyamanan Destinasi Wisata yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, P2WLS dengan program kerjanya Gebrak Gotong royong melaksanakan kegiatan gotong royong bersih-bersih bersama sejumlah instansi terkait di Wisata Alam Gunung Batu Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang, Kamis (10/2/2020)

Setelah beberapa hari terakhir, melakukan gotong royong membersihkan wisata pemandian air panas way belerang Simpur, Air terjun way tayas dan pantai Minangrua, Kali ini giliran Wisata Alam Gunung Batu yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang.

Kebersihan Destinasi Wisata merupakan bagian dari sapta pesona, sehingga menjadi hal yang harus diperhatikan semua pihak. Untuk itulah, Dinas Pariwisata yang tergabung dalam Forum Penggiat Pesona Wisata Lampung Selatan (P2WLS) melaksanakan kegiatan Gebrak gotong royong membersihkan tempat-tempat wisata guna mendukung kebersihan lingkungan destinasi wisata yang ada di Lampung Selatan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan Ir. Mulyadi Saleh MM.
Kegiatan Gebrak gotong royong bersih tempat wisata ini merupakan salah satu program P2WLS.

dengan hadirnya kami ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat dan para penggiat wisata yang ada di desa khususnya dan Lampung Selatan umumnya agar dapat bersama-sama menumbuhkan kesadaran serta kepedulian akan kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata, sehingga dapat meningkatkan pengunjung wisatawan ke destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” terang Mulyadi.
Kegiatan tersebut melibatkan instansi pemerintahan yakni Dinas Pariwisata, Kesatuan polisi Pamong Praja, Bapeda, Dinas PMD, Dinas Kominfo, Koperasi dan UKM.

Camat Tanjung Bintang Hendri Hatta S.Ag mengungkapkan bahwa kegiatan bersih-bersih tempat wisata Gunung Batu tersebut adalah sebuah bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten melalui Forum P2WLS bersama instansi terkait, tentunya kami atas nama pemerintah Kecamatan merasa senang dan terbantu. “Kami mengapresiasi kegiatan gebrak gotong royong yang dilaksanakan bersama team pemerintah Kabupaten yang dikordinatori langsung kepala dinas pariwisata yang juga melibatkan instansi terkait lainya, kegiatan ini harus selalu dijaga kedepanya, dimana kegiatan ini juga salah satu bentuk ajang silahturahmi untuk menguatkan hubungan antar penggiat wisata serta masyarakat dengan instansi pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Srikaton Sugiman mengungkapkan, Wisata Gunung Batu Tanjung Bintang ini merupakan salah satu yang masuk menjadi ikon wisata unggulan Lampung Selatan , sudah banyak yang tau dan dikenal para wisatawan. Sayang kan, kalau tidak dirawat. Ini juga kalau dikelola dengan baik, tentunya dapat menghidupkan ekonomi di desa.

Tentunya dengan hadirnya Forum Penggiat Pesona Wisata Lampung Selatan (P2WLS) melakukan gotong royong membersihkan area di Wisata Alam Gunung Batu, kami selaku pemerintahan desa sangat senang karena ini menjadi contoh bagi kami kedepan dalam meningkatkan desa wisata di desa kami.

Harapan kedepan pemerintah Daerah maupun Kabupaten dapat terus bersinergi dengan para penggiat wisata yang ada di desa, terutama dalam hal peningkatan akses jalan, yang mana tentunya para pengunjung akan lebih nyaman dengan akses yang mudah cepat untuk menuju wisata yang ada di desa.

Kalo aksesnya mudah lancar dan destinasi wisata nya bagus secara tidak langsung banyak para pengunjung, sehingga dapat meningkatkan perekonomian di desa.
Dan disini kami pemerintahan desa bersama para penggiat wisata, Pokdarwis akan berusaha dan mengembangkan potensi wisata Alam Gunung Batu bisa menjadi lebih baik lagi sehingga bisa mewakili Kabupaten Lampung Selatan menjadi destinasi wisata nasional. (Ant/*/red)

Nanang Ermanto: Tanam Rasa Kebersamaan

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengucurkan anggaran pembangunan untuk Kecamatan Way Panji sebesar Rp. 7.622.671.756 pada tahun 2022.

Hal itu terungkap pada saat pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Way Panji, yang berlangsung di SD Negeri Sidomakmur, pada Rabu (2/2/2022).

Hadir dalam Musrenbang Kecamatan Way Panji, Anggota DPRD Lampung Selatan, Sekda Thamrin beserta pejabat utama dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan, Ketua TP PKK Lampung Selatan Hj Winarni serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Yani.

Nanang mengatakan, besaran anggaran itu tidak terlepas dari anggaran operasional sebesar Rp. 1.836.725.100 serta dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp. 5.785.946.656.

Dirinya menjelaskan, anggaran itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan 4 desa yang ada di Kecamatan Way Panji. Dimana, menurutnya, dalam proses pembangunan tersebut diperlukan adanya sinkronisasi program antara pemerintahan tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. “Selalu koordinasi dengan kecamatan, jangan sampai ada kegiatan-kegiatan camat gak tahu, apalagi Kabupaten. Karena ini bisa menjadi hambatan, harus ada sinkronisasi dalam memajukan desa. Kita bangun kebersamaan kita, gotong royong kita untuk memajukan daerah,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata Nanang, dalam Kegiatan Musrenbang itu akan dilaksanakan musyawarah bersama untuk melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana pembangunan desa. Nantinya, program-program tersebut akan diintegrasikan dengan prioritas pembangunan dan inovasi daerah di wilayah kecamatan. “Untuk penajaman nanti kita ada timnya, untuk mengetahui apa itu Musrenbang, nanti bisa bermusyawarah dengan baik. Kebersamaan saya tekankan, jangan menanamkan ego. Itu bukan budaya kita. Budaya kita adalah kebersamaan dan gotong royong. Aspirasi aspirasi ini lah yang akan kita terima untuk memajukan kabupaten lampung selatan,” katanya.

Nanang juga menegaskan, agar seluruh jajaran pemerintahan terus menanamkan rasa kebersamaan, gotong royong, tanggungjawab dan menyelaraskan persepsi dalam menyusun program-program pembangunan daerah. “Kegiatan kegiatan ini dibutuhkan kesebersamaan dan gotong royong, hilangkan perbedaan-perbedaan apabila mau memajukan kecamatan-kecamatan kita. Suatu pemerintahan kalau mau maju, kita harus bersama-sama melakukan sinkronisasi dari Camat, Kades, tokoh agama, pemuda, serta elemen lainnya,” jelasnya. (ptm/*/red).

Nanang Ermanto: Masyarakat Penting Ber-KB

0

KALIANDA, (Ltc):

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan  tahun 2022, digelar di SDN Sidomakmur Kecamatan Way Panji, pada Rabu, (2/2/2022).

Dengan bertemakan “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Dan Insfrastruktur Serta Inovasi Daerah”, Musrenbangcam 2022 di Kecamatan Way Panji di lengkapi dengan pelayanan Masyarakat seperti Pelayanan Kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Terdapat pula, pelayanan dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah,  Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan dan Terpadu Satu Pintu, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Sosial, Bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kemudian, Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pelayanan Kesehatan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kacamata Way Panji, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Pada kesempatan itu, Koordinator penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Way Panji Syaiful Anwar mengatakan, pelayanan kesehatan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kecamatan Way Panji memiliki berbagai pelayanan seperti KB kondom, KB suntik, KB pil, KB Implan dan KB IUD. “Musrenbang kali ini kami banyak menyediakan berbagai pelayanan KB seperti KB kondom yang tersedia  1 gros, KB suntik  tersedia 20, KB pil tersedia 2 boks,  dan untuk KB Implan tersedia 30,” ujarnya.

Syaiful Anwar menambahkan kegiatan itu merupakan salah satu bentuk dari program terbaru dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yaitu Sistem Pelayanan Keluarga Berencana Secara Mobile dan Sistematis (SI YAN KEREN ABIS).

Dimana, program tersebut memberikan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)  kepada masyarakat secara gratis. “Ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, karena dengan adanya program ini kita dapat menyampaikan kepada masyarakat tentang pentingnya ber-KB,” jelasnya.

Usai meresmikan kegiatan Musrenbang Kecamatan Way Panji Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengunjungi stand-stand pelayanan yang ada didalam kegiatan tersebut. (Nsy/*/red).

Nanang Ermanto Beri Wejangan Sama Kades

0

KALIANDA, (Ltc):

Setelah membuka secara resmi acara musrembangcam yang diselenggarakan di lapangan desa Sukaratu kecamatan Kalianda, Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto memberikan pembinaan kepada aparatur desa setempat di Balai Desa Kecapi, pada Senin (31/01/2022).

Hadir pada kesempatan itu, Asisten bidang Administrasi Umum Badruzaman, Inspektur Kabupaten Anton Carmana, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) Erdiyansyah serta Camat Kalianda Zaidan.

Pada sesi materi, Nanang Ermanto menegaskan kepala desa sebagai pemimpin didesanya harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan dan aturan serta tidak melanggar hukum. “Tugas utama kepala desa adalah menjalankan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan menciptakan keamanan dan ketertiban didesanya,” ungkap Nanang.

Bupati yang juga mantan kepala desa itu juga menanyatakan, kepala desa harus mampu menggerakkan warga dan aparaturnya dalam bergotong royong, pemberdayaan serta memberikan pelayanan yang cepat dan mendorong pelayanan secara proaktif dan digital. “Kepala Desa saat ini dituntut untuk berinovasi dan kreatif didesanya, sesuai dengan potensi yang ada di wilayah terutama inovasi dalam hal menciptakan pendapatan ekonomi bagi warganya,” ucapnya.

Sementara, ditempat yang sama Kepala Inspektorat Anton Carmana menjelaskan adanya rambu-rambu yang harus diperhatikan Inspektorat dalam pengelolaan keuangan didesa yang mengacu pada pemendagri No 73 tahun 2020 terkait dengan pengelolaan dana desa. “Adapun tugas kita adalah melakukan evaluasi terhadap keuangan didesa bersama dengan PMD, Camat dan aparatur desa bersama melakukan pengawasan pengelolaan dana desa supaya tidak gunakan untuk hal-hal diluar ketentuan,” ujarnya.

Sedangkan Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Erdiyansyah juga menyampaikan saat ini di Negara RI masih dalam kondisi pemulihan ekonomi nasional dan penuntasan kemiskinan. “Jadi di tahun 2022 ini dana desa kita 40% minimal BLTDD (bantuan langsung tunai dana desa) , 20% untuk ketahanan pangan dan 8% untuk penanganan covid-19,” jelasnya.

Erdiyansyah juga menyampaikan untuk lebih mengembangkan potensi desa supaya memberikan manfaat untuk desa terlebih untuk masyarakat desa sendiri. ”Seperti desa negeri pandan ini kan punya wadah penyuluhan pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) yang dapat menjadi sekolah untuk anak-anak disekitar yang putus sekolah,” jelasnya.

Selain desa negeri pandan, juga ada desa Sukaratu yang memiliki lapangan yang bagus yang juga bisa digunakan untuk sarana usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif. (lmhr Kominfo/*/red)

Kepala BBHAR Merik Hafid Kunjungi Warga Sakit Keras

0

KALIANDA (Ltc):

Prihatin dengan kondisi warga Kalianda yang sedang jatuh sakit, Kepala BBHAR DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan sambangi warga Desa Tajimalela dan warga Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda, pada Rabu (26/01/2022).

Salah satu warga dalam kondisi sakit keras yang di kunjungi Ketua BBHAR Merik Hafiz adalah kediaman Roby Novika (35) penderita kebutaan mata dan kelumpuhan serta Deliza Abellia (9) penderita cacat fisik sejak lahir dan beberapa warga Desa Tajimalela Kecamatan Kalianda yang kurang mampu.

Merik yang didampingi Samsudin Sekdes Tajimalela merasa empati melihat kondisi Roby Novika (35) yang alami kebutaan mata dan alami kelumpuhan, demikian juga dengan Abelia (9) yang mengalami cacat fisik sejak lahir serta dalam lingkungan keluarga yang tidak mampu. “Saya akan Coba komunikasikan hal ini ke bapak Bupati, semoga dengan laporan kami ada langkah yang bisa membantu keduanya,” ungkap Merik.

Sementara Samsudin Sekdes Tajimalela sekaligus mewakili Kades berharap bantuan lebih dari Pemerintah Daerah Lamsel. “Kami sebagai aparat desa dan juga mewakili keluarga warga kami yang sakit keras, pasca kedatangan bapak Merik, sedikit banyak berharap semoga bapak Bupati Nanang Ermanto bisa membantu warga kami yang sedang alami sakit keras,” ungkap Samsudin.

Setelah menyambangi beberapa warga Desa Tajimalela, Merik Havit juga menyambangi kediaman Hayumi (49) penderita kelumpuhan warga Way Urang Kalianda yang sudah dua tahun tidak bekerja dan menyalurkan paket sembako dan santunan. “Setelah kunjungan ini, saya berjanji akan melaporkan hal ini kepada Bapak Bupati Hi Nanang Ermanto, semoga ini ada hikmahnya. Dan kedepan para warga yang sakit insyallah akan dapat bantuan dari Pemkab Lamsel melalui leading sektor masing-masing,” pungkasnya.(*/red)

Ciptakan Lapas Kalianda Aman dan Tertib, Petugas Roling Gembok dan Cek Teralis Kamar Hunian WBP

0

KALIANDA (Ltc):

Tim SATOPS PATNAL Lapas Kalianda melakukan Deteksi Dini dengan melakukan Giat Roling Gembok dan Cek Teralis Blok Kamar Hunian Lapas Kalianda, pada Senin (24/1).

Dalam kegiatan tersebut, Petugas menggunakan cara-cara persuasif yang humanis kepada Warga Binaan, sehingga kegiatan berlangsung aman dan kondusif sampai dengan selesainya kegiatan.

Kegiatan pengecekan teralis dilakukan oleh petugas dengan menyusuri kamar hunian secara satu persatu. Dimulai dari teralis luar, dalam, maupun teralis bagian atap bagian dalam dan luar kamar hunian.

Sedangkan kegiatan Roling Gembok Blok Hunian Warga Binaan dilakukan dengan mengumpulkan Gembok di kamar hunian, lalu dicek kualitas gembok, apabila ada yg rusak, maka diganti dengan gembok baru.

Kemudian gembok yang telah siap diputar dan diacak lalu dipasangkan kembali ke pintu kamar hunian Warga Binaan.

Kepala Lapas Kalianda, Dr. Tetra Destorie yang ditemui usai kegiatan, menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pihaknya dalam melakukan Deteksi Dini mencegah adanya Gangguan Keamanan dan Ketertiban. “Hari ini Alhamdulillah telah dilakukan kegiatan Roling Gembok dan Pengecekan Teralis seluruh Blok Hunian dengan aman dan kondusif,” tutur Kalapas Kalianda.

“Giat ini merupakan ikhtiar kami dengan melakukan deteksi dini, yang fungsinya adalah untuk mencegah adanya gangguan kamtib, dengan mencegah gangguan kamtib yaitu terjadinya pelarian dari dalam kamar hunian,” terang Kalapas.

Dirinya menyebutkan bahwa dalam kegiatan pengecekan teralis tak ditemukan teralis yang rusak, yang berpotensi menyebabkan adanya gangguan Kamtib.

“Alhamdulillah Tim kami tak menemukan adanya teralis rusak yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtib. Sedangkan untuk gembok yang kondisinya kurang baik sudah ditukar dengan gembok yang baru,” tutup Kalapas Kalianda. (Humas Lapas/*/red)