Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 128

CV Menangsi Jaya Selesaikan Jalan Purwosari-Mujimulyo Natar Dengan Kondisi Mulus

0

LAMPUNG SELATAN (Ltc):

CV Menangsi Jaya yang melakukan rehabilitasi Jalan Purwosari-Mujimulyo (237) didesa Muara Putih Kecamatan Natar Lampung Selatan dengan nilai kontrak Rp.436.324.241.94,- akhirnya dapat menyelesaikan pekerjannya pada Jum’at (8/7/2022).

Perusahaan yang beralamat di Kota Kalianda bergerak di bidang kontruksi Bangunan, Jalan dan Jembatan itu telah melaksanakan pekerjaan Pemeliharaan berkala jalan Purwosari-Mujimulyo (237) Kecamatan Natar Lampung Selatan yang telah di menangkan oleh CV Menangsi Jaya melalui tender ULP sekretariat Pemkab Lamsel beberapa bulan lalu. “Alhamdulilah Rehabilitas Jalan pada pekerjaan pemeliharaan berkala Purwosari-Mujimulyo desa Muara Putih Kecamatan Natar dapat kami selesaikan pada 8 Juli 2022,” ungkap Ade Febriani Direktur CV Manangsi Jaya kepada Lampungtik.com pada (9/7/2022).

Menurut Ade, Pekerjaan Rehabilitasi Jalan dengan panjang 375 meter, Lebar 3,5 Meter, dan ketebalan 15 cm dengan nilai Rp.436.324 241,94 itu, bersumber dari Dinas PUPR Lampung Selatan tahun anggaran 2022. “Dengan telah selesainya rehabilitas jalan ini kami dari pihak perusahaan mengucapkan banyak terima kasih kepada warga masyarakat, tokoh Agama dan pemuda desa Muara Putih Kecamatan Natar yang telah mendukung sepenuhnya pembangunan rehabilitasi jalan pekerjaan pemeliharaan berkala Purwosari-Mujimulyo Kecamatan Natar tersebut,” tambahnya.

Ade berharap jalan yang telah di rehabilitasi oleh Pemkab Lamsel melalui perusahaan (sebagai rekanan) tersebut dapat sama-sama di rawat, sehingga umur jalan tersebut bisa awet/panjang dalam pemanfaatannya oleh masyarakat sekitar Desa Muara Putih khususnya dan masyarakat kecamatan Natar Umumnya.

Sementara, Sobirin sebagai wakil masyarakat sekitar desa Muara Putih Kecamatan Natar Lampung Selatan mengucapkan banyak terima kasih atas telah di rehabilitasinya/dibangunnya akses jalan Purwosari-Mujimulyo yang sebelumnya kondisinya rusak karena kondisi tanah labil, kini jalannya telah di cor beton dan mulus, atas pembangunan tersebut pihaknya mengucapkan banyak terima kasih, dan berjanji akan menjaga jalan itu agar usianya panjang.(*/tim/red)

Kepsek SMPN 1 Kalianda Diangkon Kemuakhian Pangeran Tihan Marga Kesugihan

0

KALIANDA (Ltc):
Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kalianda Ikhwan Amanat, S. Pd. mendapatkan Kikat Hanuang Bani dari Pangeran Tihang Marga Desa Kesugihan Kecamatan Kalianda pada Kamis (7/7/2022). Penyerahan dan penyematan Kikat Hanuang itu diserahkan/dipasangkan langsung oleh Pangeran Tihang Marga ke sosok Ikhwan Amanat sebagai tanda angkon kemuakhian serta sebagai bentuk kasih sayang.
“Adinda ku…saat ini dinda di angkon sebagai bentuk kasih sayang dan itu Ku berikan (Kikat Hanuang) ini salah satu simbul dari kearipan lokal yang ada di Way Handak atau sekarag di sebut Kalianda. Dengan hal tersebut agar kelak bisa dinda lestrikan dan diketahui juga bahwa di sini (Kalianda) ada budaya,” ungkap Pangeran Tihang Marga.


Menurut Pangeran Tihang Marga Budaya harus lestarikan agar kelak tidak tergerus oleh jaman, dan kadang orang menilai adat alat untuk propokasi, padahal tidak demikian. Adat adalah sebagai adap, etika yang sopan santun. “Adat itu merupakan warisan nenek moyang kita yang harus terus dijaga dan kita sama-sama lestarikan, adat juga sebagai alat pemersatu ini sebagai kontribusi kita kepada Negara Republik Infonesia yang kita ini,” terang Pangeran Tihang Marga.


Sekali lagi…pemberian Kikat Hanuang kepada adinda itu ya… sebagai tanda terima kasih dan penghargaan tokoh adat, semoga hal tersebut bisa memberikan mativasi bapak Ikhwan yang sehari-hari berprofesi sebagai Guru dan Kepala sekolah, selain itu juga semoga ini akan bisa mewujudkan kemajuan dan kedepannya atas kinerja yang baik mudah-mudahan bisa mencerdaskan anak-anak untuk menjadikan generasi calon pemimpin yang baik bagi masyarakat,” tambah Pangeran Tihang Marga.


Ikhwan Amanat S.Pd mengucapkan banyak terima kasih dan merasa sangat bangga telah di angkon oleh Pangeran Tihang Marga Desa Kesugihan. “Amanat ini akan saja jaga dan lestarikan, jujur saya kaget, saya tidak nyangka, Hal ini saya enggak meminta, tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Saya tidak bisa berkata-kata lagi lagi atas penyematan ini. Apalagi silsilah saya Jawa, Tapi mungkin dari hati beliau Pangeran Tihang Marga tiba-tiba memberikan ini kesaya, jujur saya dengan kerendahan hati saya terima, amanat ini akan saya jaga,” ungkap Ikhwan yang merasa sangat bangga atas pemberian Kikat Hanuang dari Pangeran Tihang Marga Desa Kesugihan Kalianda secara langsung itu.(*/tim/red)

CV Batu Jajar Selesaikan Pekerjaan Pembangunan Perlengkapan Jalan Ruas Sidoasih Sripendewo

0

LAMPUNG SELATAN (Ltc):

CV Batu Jajar yang bergerak di bidang pembangunn jalan, kontruksi gedung, irigasi, akhirnya berhasil menyelesaikan pekerjaan pembangunan bangunan perlengkapan jalan ruas Sidoasih Sripendewo Kecamatan Ketapang Lampung Selatan pada Rabu (6/7/2022).

Pembangunan rekontruksi pelengkap jalan Kabupaten Lampung Selatan yang dikeluarkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan dengan nilai kontrak Rp.148.833.618.49 yang berada di desa Sidoasih Sripendewo Kecamatan Kecamatan Ketapang Lampung Selatan itu dikerjakan selama 90 hari kerja. “Alhamdulilah pekerjaan pembangunan perlengkapan jalan ruas Sidoasih Sripendewo ini sudah kami selesaikan, ini semua sukses tentunya karena ada dukungan dari seluruh masyarakat desa Sidoasih dan rekan-rekan dari berbagai komponen,” kata Irdian Juliansyah selaku Direktur CV Batu Jajar kepada media Lampungtik.com pada Kamis (7/7/2022).

Menurutnya terkait telah terselesaikannya pekerjaan tersebut pembangunan perlengkapan jalan ruas Sidoasih Sripendewo tersebut, pihaknya selaku pelaksana pembangunan berharap kepada masyarakat dapat menjaga bangunan Perlengkapan Jalan tersebut. “Bangunan yang di bangun tersebut kegunaannya untuk menangkal agar air bah dari Siring yang ada di pinggir jalan tidak naik ke badan jalan, insyallah dengan ada pembangunan perlengkapan jalan itu jalan akan awet dan tidak di genangi oleh air, selain itu dengan adanya pekerjaan tersebut terlihat ruas dan badan jalan rapih,” terangnya.

Sementara, Sukiman warga desa Sidoasih Sripendewo Kecamatan Ketapang Lampung Selatan, dengan adanya pembangunan perlengkapan jalan tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada rekanan pelaksana pembangunan perlengkapan jalan ruas Sidoasih Sripendewo ini, karena dengan adanya pembangunan itu air dari Siring tidak naik ke badan jalan. “Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Dinas PUPR yang telah memperhatikan dan membangun desa Kami, meski hanya ini kami bersyukur karena dengan adanya ini, air bah yang biasa naik ke jalan desa, insyallah akan berkurang,” pungkasnya.(*/tim/red)

Thamrin Sekda Lamsel Hadiri Grand Final Muli Mekhanai

0

KALIANDA, (Ltc):

Grand Final atau acara puncak dari Pemilihan Muli Mekhanai Kabupaten Lampung Selatan 2022 berlangsung meriah dengan diikuti sebanyak 41 peserta terdiri dari 23 peserta Muli dan 18 peserta Mekhanai.

Grand Final berlangsung di Aula Rimau Kantor Bappeda Pemkab setempat dan dibuka oleh Sekertaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin S.Sos. MM pada Jum’at malam (1/7/2022).

Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto ikut menjadi dewan juri kehormatan didampingi Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin dalam ajang pemilihan Muli Mekhanai tersebut.

Dalam sambutannya, Sekda Thamrin mengatakan, ajang pemilihan Muli Mekhanai ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan mencetak dan memilih generasi muda yang berprestasi memiliki kemampuan untuk menjadi duta pariwisata yang mampu mendorong dan mempromosikan wisata Kabupaten Lampung Selatan. “Kegiatan ini mengajak generasi muda untuk dapat berpartisipasi mengisi pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan dengan mengekspresikan diri dalam ajang pemilihan Muli mekhanai Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2022,” terangnya.

Dirinya berharap, kepada Muli Mekhanai yang menjadi juara terus meningkatkan dedikasi, kreatif inovatif, dinamis serta memiliki kemampuan dan wawasan yang luas yang mampu meningkatkan citra pariwisata Lampung Selatan dikancah nasional hingga internasional.

“Terpenting adalah jadilah duta pariwisata yang bertata krama profesional berpengetahuan dan berpartisipasi aktif mensukseskan visi dan misi kepariwisataan daerah,” harap Sekda.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan Mulyadi Saleh melaporkan rangkaian kegiatan pendaftaran Muli mekhanai Lampung Selatan Tahun 2022 telah dilaksanakan mulai tanggal 13 Juni hingga 23 Juni 2022.

“Peserta yang mendaftar sebanyak 50 peserta dan setelah diseleksi melalui seleksi berkas tersaring 41 peserta yang terdiri dari Muli 23 peserta dan mekhanai 18 peserta,” jelas Mulyadi.

Lebih lanjunt ia menjelaskan, adapun penjurian meliputi tes tertulis, wawasan umum dan kebangsaan, wawasan kepariwisataan dan seni budaya, etika kepribadian dan komunikasi, kecakapan bahasa Lampung dan bahasa asing, tallent show, advokasi tentang pariwisata dan seni budaya.

“Agenda tahunan ini mengajak generasi muda untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan di Lampung Selatan, terutama pada sektor promosi pariwisata. Semoga Muli Mekhanai yang mewakili Lampung Selatan bisa menjadi juara tingkat nasional dan selanjutnya,” harapnya.

Para pemenang dari ajang bergengsi tingkat kabupaten ini akan mendapatkan hadiah, yaitu Juara 1, tropy dan uang pembinaan senilai Rp.1,5 juta, Juara 2 dan 3 hadiah tropy dan uang pembinaan sebilai Rp.1 juta.

Adapun Pemenang nominasi dalam pemilihan Muli Mekhanai Kabupaten Lampung Selatan 2022 adalah sebagai berikut :

Pemenang Muli

– Juara I : Fany Prisma Tata (Dinkes)

– Juara Runer Up I : Adela Fita Amarsa Kasablanca (Harpi Melati II)

– Juara Runer Up II : Salma Risya Mupida (Kec. Sragi)

– Juara Runer Up III : Ayu Khoirunisa (RS Bob Bazar Kalianda)

– Juara Runer Up IV : Cantika Rayga Rainannisa (Kec. Penengahan)

– Juara Runer Up V : Naira Prasiamratri (Kec. Tj. Bintang)

 

– Muli Advokasi : Ulfa Novitasari (Tj. Sari)

– Muli Favorit : Mia Imelda Yosefa (Kec. Katibung)

– Muli Intelegensia : Cut Hanifah Fardhany (Kec. Kalianda)

– Muli Berbakat : Asti Zelin Karina (Pewe Official)

– Muli Kulit Sehat : Lintang Azzahra (Harpi Melati I)

 

Pemenang Mekhanai

 

– Juara I : Chavin Bagas Afansa (Stai Yasba)

– Juara Runer Up I : Wahdian Safitra (Dinkes)

– Juara Runer Up II : Ahmad Farid Ramadan (Harpi Melati II)

– Juara Runer Up III : Andriko (Kec. Natar)

– Juara Runer Up IV : Deki Haryanto (RS Bob Bazar Kalianda)

– Juara Runer Up V : Junan (Kec. Bakauheni)

 

– Mekhanai Advokasi : Muhammad Jul Rapi (Kec. Kalianda)

– Mekhanai Favorit : Ghaiyyas Rakandita Kurniawan (DKLS Lamsel)

– Mekhanai Intelegensia : M. Fajar Shidik (Stie Muhammadiyah Kalianda)

– Mekhanai Berbakat : Muhamad Wazirudin Nur (Kec. Jati Agung)

– Mekhanai Kulit Sehat : Ilham Agung Saputra (Dinas Peternakan).(Hy Kominfo/*/red).

Nanang Ermanto Kukuhkan Komunitas Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) Kecamatan Natar Masa Bhakti 2022-2027

0

NATAR, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto secara resmi mengukuhkan Komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kecamatan Natar Masa Bhakti 2022-2027 yang di selenggarakan di Desa Wisata Way Ratu Negara Ratu Kecamatan Natar, pada Sabtu (2/7/2022).

Pelantikan Komunitas UMKM tersebut dirangkai dengan penyerahan alat bantu bagi UMKM, penyerahan sertifikat tanah, serta penyerahan sertifikat penyuluhan kemanan pangan (PKP) secara simbolis bagi masyarakat Kecamatan Natar.

Bupati Nanang sangat menyambut baik terbentuknya Komunitas UMKM Kecamatan Natar. Dia berharap, terbentuknya komunitas UMKM ini bisa membantu Pemkab dalam meningkatkan perekonomian warga dalam rangka pemulihan ekonomi dampak pandemi. “Selama dua tahun lebih kita terhenti karna situasi hancurnya pertumbuhan ekonomi dampak covid-19 sehingga mengalami dilema yang luar biasa banyak yang di PHK, apalagi UMKM mengalami dampak yg cukup parah juga,” terang Nanang.

Nanang juga berpesan, agar para pengurus dan anggota komunitas dapat saling berkolaborasi mengembangkan kreatifitas, inovasi dan pengembangan produk yang berkualitas dan dapat bersaing. “Dilihat apa potensi dari terkecil tingkat RT, tingkat Desa ada tidak UMKM, usaha kecilnya, bentuk pendopo-pendopo hasil UMKM di tiap desa, ajak pelaku usaha,” ujar orang nomor satu di Lampung Selatan itu.

Senada dengan yang disampaikan Bupati, Ketua Dekranasda Lampung Selatan Hj.Winarni Nanang Ermanto menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap para pelaku usaha yang tergabung dalam komunitas UMKM. “UMKM yang masih sangat kecil agar dapat terus bertumbuh, mudah-mudahan para pelaku UMKM bisa terwujud sesuai dengan harapan, produk bisa dipromosikan dan berkembang untuk kesejahteraan pelaku UMKM demi memajukan daerah Lampung Selatan tercinta,” jelas Winarni.

Ia mengatakan, perlunya kemandirian dan kolaborasi antar semua pihak baik para pelaku usaha, para stakholder, masyarakat dan kepengurusan dengan program kerja, bagaimana caranya peningkatan kapasitas, peningkatan kompetensi. “Hari ini gagah saat pengukuhan pengurus tapi tidak hanya hari ini saja orang datang untuk melihat kita, melihat usaha kita harus seterusnya jadi tidak hanya seremoni,” tutupnya. (Hy Kominfo/*/red).

Nanang Ermanto Bantu Warga Rumahnya Yang Roboh

0

KETAPANG, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kembali memberikan bantuan bedah rumah kepada warganya yang membutuhkan.

Kali ini, orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan itu membedah rumah milik Muksinin (43), yang berlokasi di Desa Way Sidomukti, Kecamatan Ketapang, pada Sabtu (2/7/2022).

Rencananya, rumah milik Muksinin akan dibangun kembali dengan luas bangunan 6 m x 9 m. Kemudian pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Sosial, BPBD dan UPT Kecamatan Ketapang juga memberikan bantuan berupa roti, sirup, beras, kompor, karpet dan makanan ringan.

Nanang menjelaskan, program bedah rumah ini merupakan hasil dari kebersamaan dan gotong royong seluruh jajaran pemerintah daerah Lampung Selatan. Yang mana, program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan hunian yang layak. “Kita anggaran ada dari APBN dan APBD tapi kalo mendadak gini, kita ada dana gotong royong, kita budayakan gotong royong. Ini bantuan Rp.20 juta untuk beli material. Uang ini saya serahkan ke pak camat sebagai koordinator,” ujarnya.

Nanang berharap, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang positif bagi Muksimin dan keluarga. Dirinya juga mengatakan akan terus berupaya dan berusaha, untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam berbagai sektor. “Semoga bantuan ini bermanfaat untuk bapak sekeluarga, kami dari pemerintah daerah khususnya akan terus berusaha, bagaimana untuk mensejahterakan masyarakat Lampung Selatan,” ungkap Nanang.

Sementara itu, Muksinin (43) yang menerima bantuan bedah rumah merasa sangat bersyukur atas bantuan, yang telah diberikan oleh Bupati Lampung Selatan beserta jajaran pemerintahan.

Pria yang berprofesi sebagai petani ini, juga merasa sangat terharu karena mendapatkan perhatian yang luar biasa dari pemimpin daerah Lampung Selatan.

“Terimakasih pak Bupati, pak Nanang Ermanto atas bantuan bedah rumah yang telah diberikan kepada keluarga kami, Alhamdulillah saya beserta keluarga sangat bersyukur sekali,” katanya. (ptm Kominfo/*/red).

DPRD Lamsel Menyetujui Ranperda, Usulan Pemerintah Daerah Lampung Selatan Tentang Penyalahgunaan Narkotika

0

KALIANDA, (Ltc)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yang diusulkan oleh Pemerintah Daerah Lampung Selatan, pada Jum’at,13 Mei 2022 lalu.

Penyetujuan Ranperda Kabupaten Lampung Selatan tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, itu berlangsung pada Rapat Paripurna DPRD Lampung Selatan yang digelar secara hybrid, Kamis (13/6/2022).

Kegiatan dipusatkan di ruang sidang utama gedung DPRD Lampung Selatan dan dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Agus Sartono, A.Md., didampingi oleh Wakil Ketua II Agus Sutanto, S.T., Wakil Ketua III Waris Basuki, S.H.

Rapat paripurna dihadiri oleh 36 anggota DPRD Lampung Selatan, dengan rincian 21 orang hadir secara fisik dan 15 orang hadir secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Sementara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Thamrin, S.Sos., M.M., bersama dengan anggota Forkopimda serta para pejabat dilingkup pemerintah daerah mengikuti rapat paripurna secara virtual meeting dari Aula Rajabasa, Setdakab setempat.

Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Agus Sartono mengatakan, Ranperda tersebut telah melewati tahapan pembahasan bersama antara Badan Pembentukan Peraturan Daerah dan Perangkat Daerah terkait, serta telah mendapatkan persetujuan dari seluruh Fraksi DPRD Lampung Selatan.

Dengan demikian, Ranperda Kabupaten Lampung Selatan tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika telah memenuhi syarat dan dapat disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). “Kesimpulan rapat pada hari ini adalah menyetujui Ranperda Kabupaten Lampung Selatan tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika,” ujar Agus Sartono.

Sementara, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Lampung Selatan Bowo Edi Anggoro melaporkan, Ranperda tersebut telah dibahas secara mendalam bersama-sama dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, maupun sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 yang mengatur Tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. “Ranperda tersebut telah melalui tahapan-tahapan pembahasan yang telah kami lakukan bersama-sama, baik dalam pembicaraan tingkat satu maupun tahapan selanjutnya, bersama-sama dengan organisasi perangkat daerah terkait, sebagai OPD Pemrakarsa,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pembahasan bersama, lanjut Bowo Edi Anggoro, usulan Ranperda tersebut telah disertakan dengan naskah akademik dan telah sesuai dengan asas dan norma hukum yang ada, serta telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, Ranperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, telah memenuhi unsur-unsur pembentukan, baik norma maupun landasan yuridis. “Ranperda tersebut telah dilaksanakan fasilitasi ke Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, agar tahapan pembahasan Ranperda tersebut telah sesuai dengan yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 Tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah,” ungkapnya lebih lanjut.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, S.Sos., M.M., menyampaikan rasa terimakasih dan mengapresiasi DPRD Lampung Selatan, yang telah membahas Ranperda Lampung Selatan tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Dirinya juga menyambut baik dan menyatakan akan segera menindaklanjuti pendapat, saran, masukan serta kritik, yang telah dipaparkan oleh perwakilan dari masing-masing fraksi yang ada di DPRD Lampung Selatan. “Kami ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada DPRD Kabupaten Lampung Selatan, khususnya Ketua dan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang telah bekerja keras tanpa mengenal lelah dan telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membahas Ranperda Lampung Selatan,” kata Thamrin mewakili Bupati Lampung Selatan. (ptm/*/red).

Ketua TPPS Winarni Mengikuti Workshop Penguatan Kelembagaan, Pemantauan, Benchmarking & Pembelajaran Antar Daerah Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Secara Virtual

0

TANJUNG BINTANG, (Ltc):

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengikuti kegiatan workshop penguatan kelembagaan, pemantauan, benchmarking dan pembelajaran antar daerah dalam pelaksanaan 8 aksi Konvergensi secara virtual, Kamis (23/6/2022).

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementrian Dalam Negeri itu, akan dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 22 hingga 24 Juni 2022 mendatang.

Adapun, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka asistensi dan supervisi kinerja Kabupaten/kota dalam mengimplementasikan konvergensi program penurunan stunting, guna peningkatan integrasi program dan kegiatan percepatan penurunan Stunting ke dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah (Dokrenda).

Nampak Hadir juga dalam workshoop melalui zoom meeting Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Lampung Selatan Aryan Saruhian, SP., ME, Kepala Dinas Sosial Martoni Sani, Kepala Dinas Dalduk dan KB Rikawati S.STP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Yansen Mulia, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M. Sefri Masdian S.Sos

Acara tersebut menghadirkan 8 narasumber yang diantaranya, Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Pungkas Bahjuri Ali, S.TP, MS, Ph.D, Direktur pelaporan dan statistik dari kementrian BKKBN Lina Widiastuti, Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu & Anak Kementerian Kesehatan Yuni Sanggraini S.Km, M.Km.

Kemudian, Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Kemenko PMK Jelsi Natalia Marampa dan Ketua TPPS Provinsi Lampung yang juga sebagai Wakil Gubernur Lampung Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D.

Kepala Bappeda Lampung Selatan Aryan Saruhian SP, ME mengatakan, permasalahan stunting telah menjadi perhatian Pemkab Lampung Selatan. Oleh karenanya, pemerintah daerah terus fokus untuk menurunkan jumlah kasus tersebut.

Dirinya menjelaskan, upaya Pemkab Lampung Selatan dalam menangani percepatan penurunan Stunting telah dilaksankan secara masif, dengan turun langsung kebawah yang dipimpin langsung oleh Ketua TPPS Lampung Selatan Ibu Hj. Winarni Nanang Ermanto.

“Masalah stunting diselesaikan secara terintegrasi dengan lintas sektor dan multi stakeholder, sehingga angka stunting di Lampung Selatan terus mengalami penurunan dan itu berkat kerja keras dan komitmen Kepala Daerah, Pimpinan Lembaga serta seluruh Dinas dan Stakeholder terkait,” kata Arian

Aryan juga menyampaikan, permasalahan stunting saat ini masih menjadi masalah nasional dengan angka prevelensi sebesar 24,4 persen, dan ditargetkan turun sebesar 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

Untuk mendukung hal tersebut, teah terbit Perpres Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Peraturan BKKBN nomor 12 Tahun 2021 Tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia.

“Terbitnya 2 peraturan menunjukan keseriusan dalam penangangan stunting dipusat maupun daerah. Kementerian Dalam Negeri juga terus mendorong pemerintah daerah untuk melakukan aksi nyata melalui optimalisasi fungsi kelembagaan dan penganggaran daerah,” ungkapnya.

Apabila melihat dari hasil evaluasi perkembangan percepatan penurunan Stunting secara Nasional melalui Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), lanjut Aryan, masih terdapat lebih dari separuh kasus Stunting di angka 69 persen yang terjadi di 12 Provinsi di Indonesia.(Kominfo/*/red)

Nanang Ermanto Ikuti Webinar Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Tahun 2022

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengikuti Webinar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Tahun 2022 secara virtual, dari ruang vicon, Rumah Dinas Bupati setempat, Selasa (14/06/2022).

Rakornas tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta dengan mengambil tema Kawal Produk Dalam Negeri Untuk Bangsa Mandiri.

Hal tersebut, sesuai arahan presiden mengenai pemanfaatan belanja pemerintah harus dimaksimalkan untuk menyerap produk dalam negeri sehingga dapat mengalirkan manfaat secara maksimal kepada aktivitas ekonomi dalam negeri.

Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh melaporkan, hasil identifikasi BPKP ditemukan beberapa permasalahan mengenai belanja produk dalam negeri seperti adanya kesulitan mengindentifikasi karena ketiadaan daftar rujukan produk lokal yang representatif.

“Pada tahap perencanaan adanya kesuliatan dalam mengidentifikasi belanja, salah satunya ketiadaan daftar rujukan produk dalam negeri yang representatif/yang baik, ini menjadi penyebab sulitnya merencanakan belanja produk lokal,” terang Kepala BPKP.

Selain itu, Kepala BPKP menjelaskan berdasarkan hasil pengawasan pada tahap pelaksanaan masih banyak produk impor yang dibeli pemerintah walaupun ada produk lokal pengganti.

“Keengganan hal tesebut salah satunya dipicu dengan harga produk dalam negeri yang relatif tinggi dari produk impor,” jelas Yusuf Ateh.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan, hal penting yang menjadi fokus terhadap belanja Pemerintah Pusat maupun Daerah yakni menciptakan nilai tambah serta membangkitkan pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Ini uang rakyat, yang dikumpulkan dari uang pajak, dikumpulkan dengan cara yang tidak mudah, kemudian dibelanjakan produk impor! yang dapat nilai tambahnya negara lain, lapangan kerjanya yang dapat orang lain!,” tegas Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden meminta BPKP untuk mensinergikan mengawal dan mengawasi program belanja dalam negeri dengan penuh kedisiplinan dengan niat bersama untuk kebangkitan ekonomi dalam negeri.

“Terakhir, sekali lagi saya meminta BPKP untuk terus mengawal secara konsisten, jaga kepatuhan Kementerian/Lembaga, Pemda, BUMN/BUMD agar memenuhi target belanja produk dalam negeri dan berikan sanksi yang tegas untuk ini,” jelas Jokowi.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto langsung menindaklanjuti hasil Rakornas tersebut bersama jajaran yang hadir, dengan berencana akan menggelar pameran UMKM di 17 Kecamatan se-Lampung Selatan melalui produk hasil asli dari Kecamatan tersebut.

“Segera diagendakan kegiatan ini dan harus segera dilaksanakan. Kita ada 17 Kecamatan dan akan dilaksanakan satu bulan sekali, supaya Pemerintah Daerah tahu mana Kecamatan yang menonjol produknya, kita juga akan tahu pendataannya, dari kegiatan di Kecamatan itu,” ujarnya.

“Pelaku dari UMKM nanti supaya ada sosialisasinya dan juga harus menjaga kualitas produk tersebut. Nanti diawasi ya, supaya tidak boleh mengambil produk dari luar, harus sesuai dengan lebel dan kualitas daerah masing-masing,” pungkasnya. (Hy/Nsy Kominfo/*/red)

Ketua PMI Winarni Ajak Generasi Milenial Untuk Menjadi Pelopor Aksi Donor Darah Sukarela Di Lamsel.

0

JATI AGUNG, (Ltc):

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengajak masyarakat, khususnya generasi milenial untuk menjadi pelopor aksi donor darah sukarela di Kabupaten Lampung Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Winarni saat membuka kegiatan Donor Darah Sukarela dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, yang berlangsung di Rumah Sakit (RS) Airan Raya, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Selasa (14/6/2022).

“Saya mengajak kepada segenap jajaran pengurus PMI untuk terus berkomitmen dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Berikan edukasi khususnya kepada kaum milenial mengenai dampak positif donor darah, sekaligus mengajak mereka menjadi pelopor pendonor darah,” kata Winarni.

Winarni mengatakan, kegiatan donor darah merupakan bagian dari aksi penyebaran nilai-nilai kemanusiaan, sekaligus nilai-nilai kepalang merahan untuk terus membantu umat manusia tanpa membedakan suku, agama dan ras.

Dirinya juga mengungkapkan, partisipasi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan donor darah di Kabupaten Lampung Selatan cukup tinggi. Hal ini tentunya sangat baik untuk terus ditingkatkan, selain berdampak pada kesehatan pendonor, donor darah juga sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan yang sangat mulia, bukan hanya pendonor yang mendapatkan pahala, tapi insyaallah semua yang menyiapkan dan hadir juga mendapatkan pahala dari Allah SWT. Partisipasi masyarakat dalam mendonor darah sangat luar biasa, dimana para pendonor darah tetap konsisten mendonorkan darahnya melalui PMI,” ungkapnya.

Tak lupa, Winarni juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait yang telah berkontribusi dalam kegiatan donor darah sukarela, mulai dari para pendonor hingga panitia penyelenggara kegiatan.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas peran masyarakat, terutama pada generasi muda kita yang telah bersedia menjadi pendonor darah berkelanjutan. Kemudian juga kepada pemerintah daerah Lampung Selatan, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajatan dan jajaran RS. Airan Raya yang telah menyediakan tempat serta sarana dan prasarana sehingga kegiatan ini dapat berjalan baik dan lancar,” ujarnya.

Winarni berharap, melalui Peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 Juni, dapat menumbuhkan solidaritas masyarakat dan para pendonor Lampung Selatan dalam menyukseskan kegiatan donor darah secara berkelanjutan. Dengan begitu, diharapkan ketersediaan darah di Kabupaten Lampung Selatan pun akan cukup, aman dan berkualitas.

“Setiap tanggal 14 juni seluruh negara-negara di dunia memperingati hari donor darah, tema kita pada hari ini adalah, Mendonorkan Darah Adalah Suatu Tindakan Solidaritas, Bergabunglah dan Selamatkan Nyawa. Dengan tema tersebut diharapkan akan tumbuh dan solidariritas kita emua untuk menyukseskan kegiatan donor darah khusunya di Lampung Selatan, kegiatan ini haruslah berkelanjutan,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan sekaligus Ketua Panitia Jhoniyansyah, dalam laporannya mengatakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Donor Darah Sedunia, telah dilaksanakan mulai tanggal 12 Juni 2022 dan hari puncak berlangsung pada hari ini, 14 Juni 2022 dengan target pendonor sebanyak 300 orang.

“Kami telah melakukan rangkaian kegiatan, mulai tanggal 12 Juni telah dilakukan donor darah anak muda, Palang Merah Remaja (PMR) Kalianda dan Rajabasa sebanyak 28 orang. Kemudian, tanggal 13 Juni 2022 talkshow PMI di Radio Pemda Dimensi Baru 93 FM,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RS. Airan Raya Dr. Zuchrady, MM, PIA, menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan donor darah tersebut. Dirinya mengungkapkan, ketersediaan darah merupakan salah satu hal yang penting dalam dunia kesehatan.

“Sangat pentingnya donor darah sebagai gambaran kami sampaikan kepada ibu, satu bulan RS. Airan Raya membutuhkan 200 kantong darah dari PMI. Mengacu dari itu artinya kami sekali lagi mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan kegiatan hari ini,” jelasnya. (ptm Kominfo/*/red).