Selasa, Maret 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 125

Pemkab Lampung Selatan Gelar Upacara Hardinas, Seluruh Peserta Berpakaian Adat Istiadat

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 yang bertempat di Lapangan Korpri, Pemkab setempat, Jum’at, 13 Mei 2022.

Upacara yang dipimpin Langsung Oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Inspektur Kabupaten serta Kepala Badan dan Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah serta Ketua TP PKK Hj. Winarni Nanang Ermanto dan Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin .

Upacara yang seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2022 lalu tersebut ditunda sehubungan dengan Hari Raya Idulfitri 1443 H dan cuti bersama tahun 2022.

Dengan Tema Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 adalah “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”, Upacara peringatan ini menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada para penerima penghargaan yang telah saya berikan secara simbolis kepada 3 Orang Kepala Sekolah berprestasi dan berdedikasi, 3 Orang Guru berprestasi dan 1 Orang Guru Daerah Terpencil.

“Saya menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya bagi guru secara simbolis. Dimana untuk Penghargaan Satya Lencana Karya Satya ini ada total 120 orang guru di Kabupaten Lampung Selatan yang akan menerima mulai dari masa pengabdian 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun,”ucapnya.

“Saya berharap dengan pemberian penghargaan ini akan meningkatkan kinerja saudara-saudara semua dan menjadi penyemangat yang akan memotivasi saudara untuk terus berkarya dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan,” tambahnya.

Selanjutnya, Bupati Lampung Selatan membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim.Dalam amanatnya Mendikbud menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus di hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

“Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ucap Bupati membacakan amanat Mendikbud.

Mendikbud mengungkapkan kurikulum merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa Pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. “Kini kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hal ini berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,” tambahnya. (lmhr/hy Kominfo/*/red)

Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti Apel Siaga Secara Virtual Dengan Tim Stunting Pusat

0

KALIANDA, (Ltc):

Tim Pendamping Keluarga (TPK) Bergerak dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti Apel Siaga secara virtual dari Aula Rajabasa, Setdakab setempat, pada Kamis (12/5/2022).

Hadir dari Kabupaten Lampung Selatan, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Adapun acara yang dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat ini, turut dihadiri oleh Kepala BKKBN RI Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Gubernur Provinsi Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, ST., M.Ud, Bupati Kabupaten Subang H. Ruhimat, S.Pd., M.Si. beserta Wakil Agus Maskur Rosyadi, S.Si.

Pada kesempatan itu, turut dilaksanakan juga pernyataan ikrar komitemen Pemerintah Daerah dalam rangka percepatan penurunan stunting secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Subang H. Ruhimat, S.Pd., M.Si. Kemudian, membaca pernyataan ikrar dilanjutkan oleh Pemerintah tingkat Kecamatan dan Kantor Urusan Agama dan Tim TPK di seluruh Kabupaten/Kota Se-Indonesia.

Deputi ADPIN BKKBN Drs. Sukaryo Teguh Santoso mengungkapkan, M.Pd., mengungkapkan, tujuan dari Apel Siaga ini adalah untuk meningkatkan komitmen TPK dalam sebuah gerakan pendamping keluarga, sebagai upaya dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. “Apel siaga bertema Apel Siaga TPK Bergerak Untuk menumbuhkan semangat kepada pendamping dalam melakukan pendampingan kepada keluarga dan calon pengantin secara masif. Mereka sudah siap memberikan informasi untuk mencegah lahirnya stunting baru,” ujarnya.

Lebih lanjut Santoso mengungkapkan, Apel Siaga TPK Bergerak yang digelar secara hybrid ini juga merupakan momentum, dimulainya Kegiatan verifikasi dan validasi data keluarga membahayakan pengerdilan secara serentak di seluruh Provinsi se-Indonesia.

“Hari ini kurang lebih 950 hadir secara memikat, subang. Diikuti oleh 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia baik melalui zoom maupun channel Youtube. Saya mengucapkan terima kasih kepada Menko PMK, Kementerian dan Lembaga, Gubernur Bupati/Walikota yang telah hadir dalam kegiatan ini. Dengan apel siaga pada hari ini, ikhtiar dalam semoga mencegah stunting dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Jendral (Purn) Moeldoko menuturkan, program anti stunting merupakan program Nasional yang harus dikawal dalam pelaksanaannya, strategi yang dijalankan saat ini dalam rangka penuntasan stunting dirasa dapat sesuai dengan target presiden yakni 14% pada tahun 2024 bisa tercapai. Akan ditunjukkan kepada dunia, ada 600 ribu aktor utama tim pendampingan keluarga dalam rangka anti stunting dengan 600 ribu itu jumlah yang tidak sedikit diantaranya adalah Bidan, Tim Penggerak PKK dan Kader KB,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Drg. Agus Suprapto, M.Kes menambahkan, didesa adalah subjek utama dalam menyukseskan program penurunan stunting, maka diharapkan tim pendamping yang merupakan motor dan merupakan aktor-aktor penting yang harus bergerak untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia untuk mencapai Indonesia bebas stunting Tahun 2024. “Melalui memperkuat dan memberdayakan tim pendamping desa dan kelurahan sebagai ujung tombak penurunan stunting, saya berharap kepada pemerintah kabupaten/kita untuk terus melakukan penguatan kelembagaan TPPS yang telah dibentuk membantu dan memfasilitasi pelaksanaan tugas pendamping keluarga melalui dukungan sarana dan prasarana dan pembiayaan kegiatan,” berakhir. (ptm/lmhr Kominfo/*/red)

Upaya Deteksi Dini di Lapas, Optimalisasi Fungsi Pengamanan Program “Back to Basic” Petugas Razia Hunian Lapas Kalianda

0

KALIANDA (Ltc):

Petugas Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Kalianda melakukan Razia kepada sejumlah Napi di beberapa blok ruangan lingkungan Lapas Kalianda pada Kamis (12/5/2022). Penggeledahan/razia tersebut dilaksanakan oleh Tim Satopspatnal, Seksi Kamtib, KPLP dan Regu Pengamanan Lapas Kelas II A Kalianda dan petugas berhasil mengamankan barang barang yang dilarang beredar di Lapas.

Kalapas Kalianda Dr. Tetra Destorie mengatakan Pelaksanaan Kegiatan Razia/Penggeledahan dibagi menjadi 4 Tim, dimana setiap tim menggeledah masing-masing Blok Hunian A, B, C dan D Lapas Kalianda.

Kegiatan dilakukan dengan tetap mematuhi standar protokol kesehatan yang aman. Petugas memakai masker dan menggunakan sarung tangan Latex pada pelaksanaan. Pada saat penggeledahan, petugas menggunakan pendekatan persuasif yang humanis serta menjunjung tinggi hak warga binaan pemasyarakatan. Sehingga kegiatan  berlangsung aman dan kondusif sampai dengan selesainya kegiatan. “Program dan komitmen berantas narkoba adalah upaya kami yang terus tanpa henti dilaksanakan meski dengan segala keterbatasan, yang salah satunya melalui kegiatan Penggeledahan ini,” terangnya.

Menurutnya, tidak ditemukan adanya barang terlarang berupa Narkoba dan Alat Komunikasi ilegal, namun Petugas berhasil menyita sejumlah barang yang dilarang beredar di Blok Hunian. “Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar sampai dengan selesai. Barang yang disita petugas akan kami data terlebih dahulu kemudian dimusnahkan.” lanjutnya.

“Kegiatan ini merupakan upaya Deteksi Dini di Lapas, serta optimalisasi fungsi pengamanan program “Back to Basic” dalam  menciptakan Lapas Kelas IIA Kalianda Bersih dari Narkoba, serta aman dan tertib dibawah kendali Petugas,” tutupnya. (Humas Lapas/*/red)

 

Hj Winarni Nanang Selaku Ketua TP PKK Berikan Bantuan Ke Warga Yang Membutuhkan

0

PALAS, (Ltc):

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto sambangi dan berikan bantuan kepada warganya yang membutuhkan di kecamatan Palas pada Rabu (11/05/2022).

Warga yang diberikan bantuan oleh Bunda Winarni itu adalah Fauzi (12) putra pertama dari pasangan Wahyudi dan Pujiati, warga desa Pulau Jaya Kecamatan Palas yang mengalami pembekuan darah dibagian otaknya.

Pujiati selaku ibu kandung Fauzi mengatakan, putranya tersebut mengalami pembekuan darah, sejak usia 40 hari pasca dilahirkan.

Dirinya mengatakan, Fauzi langsung menjalani operasi hingga 2 kali namun setelah operasi pun fauzi tidak juga kunjung membaik. Kemudian, dokter akhirnya menyimpulkan ada saraf dibagian otak tersebut yang tidak bisa berkembang. “Lahirnya normal tapi setelah 40 hari, dokter memeriksa ada pembekuan darah di bagian otaknya dan harus segera dilakukan operasi,” katanya.

Beranjak dari rumah Fauzi, Winarni menuju kediaman bapak Karyanto yang putrinya juga mengalami gagal tumbuh. Yang mana, lokasi rumahnya tak jauh dari rumah Fauzi.

Karyanto mengungkapkan, putrinya yang bernama Anita (13) mengalami gagal tumbuh atau stunting sejak lahir dan kondisinya sekarang hanya bisa berbaring diatas tempat tidur.

Dirinya mengungkapkan, Anita sudah beberapa kali mendapatkan pengobatan namun tidak kunjung membaik. Bahkan, untuk mengunyah makanan saja, anaknya kesulitan hingga harus dimasak menjadi bubur. “Kalau untuk makan nasi gak bisa harus dimasak jadi bubur, biar bisa langsung ditelan karena gak bisa mengunyah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Winarni juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan untuk Fauzi dan Anita. Dirinya juga berdo’a agar Fauzi dan Anita segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. “Ini kami dari pemerintah kabupaten memberikan support, semangat dan sedikit bantuan, semoga bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Bapak dan ibu mohon bersabar ya ini semua ujian dari Allah, tetap semangat dan ikhtiar semoga ada keajaiban, sehingga anak kita bisa sembuh,” ujar Winarni.

Turut mendampingi Ketua TP PKK Lampung Selatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, Kepala Dinas Kesehatan Jhoniyansyah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bibit Purwanto, serta Camat Palas Rosalina. (KMF/*/red)

Seribuan Santri Asal Lampung Lirboyo Dilepas DiHalaman Masjid Agung Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Setelah usai masa libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 H, para santri dan santriwati asal Provinsi Lampung akan kembali menuntut ilmu ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur.

Hal tersebut dibuktikan pada acara pelepasan santri/santriwati Pondok Pesantren Lirboyo Kediri di Masjid Agung Kalianda oleh Kepala Bagian (Kabag) Kesejateraan Rakyat (Kesra) Pemkab Lampung Selatan, Ustadz Firmansyah pada Rabu siang, (11/5/2022).

Sebanyak 1.172 santri/santriwati yang akan diberangkatkan berasal dari Kabupaten/Kota yang tersebar di Provinsi Lampung dan akan berangkat dengan menggunakan bus sebanyak 23 bus.

Mewakili Bupati Lampung Selatan, Ustadz Firmansyah dalam sambutannya berpesan kepada santri dan santriwati yang akan kembali ke pondok pesantren agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. “Manfaatkanlah waktu kalian untuk belajar dengan tekun di sana. Jadilah kebanggaan orang tua dan keluarga, semoga kalian semua menjadi generasi milenial yang berkualitas dan Hafiz Al-Qur’an serta menguasai Iptek, sehingga akan berguna bagi sesama,” pesannya.

Pada kesempatan itu Firmansyah mendoakan, agar diperjalanan diberikan kelancaran oleh Allah SWT hingga selamat sampai tujuan. Dirinya juga berpesan, agar santri/santriwati senantiasa dapat menjaga nama baik daerah Provinsi Lampung. “Terakhir pesan saya kepada anak-anakku semua, agar di sana fokus belajar, jaga diri dari pergaulan yang tidak baik, patuhlah pada ustadz dan ustadzah yang mengajar kalian. Seraplah ilmu dari mereka dengan bersungguh-sungguh dan tidak kalah penting, kalian harus pandai menjaga nama baik daerah,” ucap Firmansyah.

Sementara, Ketua Himpunan Santri Lirboyo (HIMASAL) Provinsi Lampung Basyarudin Maisir menambahkan, bahwasanya santri/santriwati Lampung yang menuntut ilmu di Ponpes Lirboyo terhitung lebih dari seribu santri yang terbagi pada pondok induk ataupun pondok cabang. “Ponpes Lirboyo pondok tertua di Kediri berdiri tahun 1910 usianya sudah 112 tahun, banyak alumni yang sudah berkiprah baik di pemerintahan maupun bidang lain, dan alhamdulilah banyak juga yang sudah mendirikan pondok-pondok pesantren di Provinsi Lampung,” terangnya.

Basyarudin Maisir menjelaskan, hampir tiap tahun menjadikan Masjid Agung Kalianda sebagai titik kumpul keberangkatan para santri/santriwati dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. “Kami tiap tahun selalu transitnya di sini, menjadi langganan untuk kami berkumpul di sini di Masjid Agung Kalianda, bahkan ini seluruh kab/kota se-Provinsi Lampung kumpul di sini untuk berangkat bersama-sama,” jelasnya.

Dirinya berharap, kelak sebagai generasi penerus bangsa terutama Provinsi Lampung para santri/santriwati untuk bisa menerapkan ilmu yang diperoleh dalam seluruh aspek kehidupan. “Oleh karenanya, para santri/santriwati ini adalah aset Lampung yang InsyaAllah akan menjadikan Lampung baldatun toyyiban, calon generasi yang akan memimpin Lampung,” pungkasnya. (Hy Kominfo/*/red)

Kominfo Lamsel Halal Bihalal dan Lepas Pejabat ASN Pensiun.

0

KALIANDA, (Ltc):

Keluarga besar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan menggelar halalbihalal 1443 Hijriah. Acara itu dilaksanakan di Kantor Dinas Kominfo setempat, Rabu (11/05/2022).

Tradisi bersalam-salaman dan saling memaafkan yang biasa dilakukan di bulan Syawal itu sekaligus dirangkai dengan pelepasan Kepala Bidang Statistik dan Data Elektronik Dinas Kominfo setempat Hanafi, yang telah memasuki masa purnabakti per 1 Mei 2022 lalu.

Hadir dalam acara itu Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan M. Sefri Masdian, didampingi Sekretaris Dinas Firmansyah, beserta para Kepala Bidang (Kabid), para Kepala Seksi, para Kasubbag, dan seluruh staf di Dinas Kominfo setempat.

Selain memohon pamit, pada kesempatan itu Hanafi memohon maaf kepada semua pihak jika ada kesalahan dan kekilafan yang dilakukan, baik disengaja maupun tidak. “Pada kesempatan ini saya mohon maaf jika ada tutur kata atau perbuatan yang kurang berkenan selama bertugas di Dinas Kominfo,” ujar Hanafi dalam kata sambutannya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan, M. Sefri Masdian mengatakan, selain untuk mempererat silaturahmi, acara itu juga sekaligus acara pelepasan Kepala Bidang Statistik dan Data Elektronik yang resmi memasuki masa purnabakti pada 1 Mei 2022. “Kami juga memohon maaf jika ada kesalahan dan kekilafan. Mudah-mudahan silaturahmi ini tidak sampai disini, meskipun pak Hanafi sudah purna tugas,” katanya.

Selain itu, Sefri juga mengajak seluruh jajarannya untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan. Dia juga berpesan kepada seluruh pegawai maupun eks pegawai Dinas Kominfo untuk selalu menjaga tali silaturahmi dan hubungan yang baik. “Kita patut bersyukur, karena pertemuan ini dapat terlaksana. Tidak setiap hari kita bisa bertemu seperti ini, ini tidak terlepas dari ridha dan berkah yang diberikan oleh Allah SWT. Saya berharap tali silaturahmi dan hubungan yang baik ini tetap kita jaga,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, sebagai ucapan terima kasih kepada pada bapak Hanafi yang telah menyelesaikan masa baktinya, Dinas Kominfo Lampung Selatan memberikan cinderamata yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas, M. Sefri Masdian.

Acara pun diakhiri dengan salam–salaman oleh seluruh pegawai Dinas Kominfo Lampung Selatan yang hadir. (MRA Kominfo/*/red)

Hadiri HUT Desa Baru Ranji Merbau, Nanang Ermanto: Jaga Budaya Semangat Gotong Royong Dimasyarakat.

0

MERBAU MATARAM (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-102 Desa Baru Ranji Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (9/5/2022).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bola Voli Desa Baru Ranji itu, turut dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Muhadi, Inspektur Kabupaten Anton Carmana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Erdiyansyah.

Hadir pula, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Puji Sukamto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M. Sefri Masdian, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Bibit Purwanto, Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Yani Thamrin, Camat Merbau Mataram Heri Purnomo serta jajaran aparat desa setempat.

Adapun, acara yang mengangkat tema “Semangat Membangun Desa, Sejahtera Masyarakat” tersebut dikemas secara meriah dengan  menampilkan kesenian khas setempat. Seperti, tarian serta pencak silat yang menunjukkan keanekaragaman suku masyarakat yang tinggal di Desa Baru Ranji. Dalam sambutannya, Kepala Desa Baru Ranji mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat serta aparatur desa setempat, yang telah mendukung suksesnya acara tersebut.

“Saya berharap mulai hari ini masyarakat Desa Baru Ranji bisa bersatu padu untuk berperan serta aktif, dalam membangun Desa Baru Ranji yang kita cintai ini, dan dengan rasa optimis saya mengucapkan Dirgahayu Desa Baru Ranji Ke-102 Tahun semoga bisa lebih baik lagi kedepannya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan, agar seluruh masyarakat Desa Baru Ranji dapat menjaga kelestarian budaya gotong royong, kebersamaan serta persatuan dan kesatuan.

“Maju mundurnya desa Baru Ranji tergantung dari masyarakat Baru Ranji, Karena ketika ada keinginan untuk membangun suatu desa masyarakatnya harus mau bersama-sama bergotong royong, membersihkan lingkungan sekitar kita, itu sudah merupakan wujud dalam membangun desa,” ujarnya.

Selain itu, Orang nomor satu di Lampung Selatan ini juga meminta kepada masyarakat serta aparatur desa setempat, agar giat menggali potensi desa yang ada, sehingga dapat menghasilkan pendapatan desa yang lebih baik lagi.

“Dengan usia yang sudah 102 tahun, usia yang jauh lebih tua dari kabupaten Lampung Selatan Desa Baru Ranji harus dapat menciptakan inovasi-inovasi, serta kreativitas masyarakat yang dapat mendongkrak pendapatan untuk menambah kesejahteraan masyarakat tentunya,” tambahnya.

Nanang berharap pada Ulang Tahun yang Ke-102 ini, Desa Baru Ranji bisa terus semangat dalam membangun desa yang lebih baik lagi kedepan, guna kemajuan desa, kecamatan, serta Kabupaten yang kita cintai ini.

Untuk diketahui bersama, rangkaian HUT Ke-102 Desa Baru Ranji tersebut ditutup dengan sesi penyerahan sartifikat tanah gratis kepada masyarakat setempat, BPJS Gratis, Mobil ambulans desa serta penyerahan santunan kepada anak yatim. (lmhr/*/red).

Winarni Nanang Buka Giatan Sosialisasi Pembinaan Administrasi TP PKK di Desa Sukamulya Kecamatan Palas

0

PALAS, (Ltc):

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto membuka kegiatan Sosialisasi Pembinaan Administrasi TP PKK di Desa Sukamulya Kecamatan Palas, Rabu (9/5/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa serta Aparatur Pemerintahan Desa yang ada di Kecamatan Palas.

Camat Palas Rosalina menyampaikan, terima kasih atas kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten yang memberikan pembinaan. Dirinya melaporkan, dari 21 Desa ada 11 Desa yang mengikuti langsung dilokasi kegiatan dan sisanya 21 mengikuti secara virtual melalui zoom meeting. “Terimakasih kepada TP PKK Kabupaten yang nanti akan memberikan pembinaan dan wawasan kepada TP PKK Desa agar lebih baik menjalankan program PKK,” ungkapnya.

Rosalina juga meminta kepada para Kepala Desa se-Kecamatan Palas untuk mendukung seluruh program TP PKK Desa, dengan begitu diharapkan semua program dapat berjalan dengan baik. “Saya mohon kepada Kepala Desa yang ada di Ketapang agar turut mendukung semua kegiatan dan program dari TP PKK Desa,” katanya.

Sementara,  Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, menyampaikan terima kasih kepada  Pemerintahan Kecamatan dan Desa, yang telah bekerjasama dalam pelaksanaan pembinaan administrasi TP PKK.

Melalui kegiatan pembinaan ini, dirinya meminta kepada TP PKK Desa agar lebih semangat dalam membantu pemerintahan desa, melalui berbagai program yang akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan keluarga. “Susun programnya biar bisa diajukan ke Pemdes untuk dianggarkan dan harus semangat dan bergerak lebih cepat untuk membantu Pemerintahan Desa dalam meningkatkan pemberdayaan keluarga,” kata Winarni.

Menurut Winarni, pada era digital seperti sekarang ini, seluruh perangkat desa dan TP PKK dituntut untuk paham IT (Informasi dan Teknologi), sehingga akan mempermudah kinerja dari pemerintahan Desa.

“Di era digital sekarang ini kita semua dituntut harus paham teknologi dan IT khususnya para perangkat Desa ya biar bisa mempermudah kinerja pemerintahan Desa,” ungkap Winarni.

Kemudian, kepada Pemerintahan Desa Winarni meminta untuk meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini dapat dilakukan dengan peningkatan Indeks Pendidikan kecamatan dan Desa.

Oleh karenanya, dirinya meminta agar Pemerintahan Desa mendata anak-anak yang putus sekolah. Dengan begitu, akan memudahkan pemerintah dalam membantu anak-anak agar bisa kembali bersekolah.

“Indeks Pendidikan ini harus diperhatikan data anak yang putus sekolah di semua Desa agar di catat dan di setorkan biar bisa diajukan agar mereka bisa kembali sekolah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan juga peresmian Kolam Renang Taman Raga Tirta Mulya yang lokasinya dijadikan tempat pelaksanaan Pembinaan PKK yang ditandai dengan pemotongan Pita oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan.

Hadir pada kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati, Kepala Dinas PMD Erdiansyah, Kepala Dinas TPH Bun Bibit Purwanto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Lampung Selatan Yani Thamrin, Camat Palas Rosalina, Perwakilan BNNK Lampung Selatan, serta Kepala Desa Se-Kecamatan Palas. (KMF/*/red).

Apel Dihari Pertama Kerja, Nanang Ermanto: Mari Kita Jaga Etos Kerja

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto memimpin apel rutin perdana usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H, di Lapangan Korpri, Pemkab setempat Senin, (9/5/2022).

Apel pagi itu diikuti para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri dan memohon maaf baik atas nama pribadi maupun nama pemkab Lampung Selatan kepada para peserta apel.

“Masih dimoment hari raya, kita satu bulan penuh berpuasa, saya atas nama pribadi dan keluarga besar mengucapkan minal aidzin walfaizin mohon maaf lahir batin dan selalu kita jaga kebersamaan kita,” ucap Nanang.

Nanang juga mengapresiasi kepada gabungan tim satgas yang telah bekerja secara maksimal dalam pelaksanaan arus mudik dan arus balik di Lampung Selatan sehingga dapat berjalan dengan lancar.

“Kita dapat melaksanakan kegiatan mudik dengan aman dan lancar, terimakasih Polri/TNI, satgas covid, dan seluruh elemen yang terlibat yang telah melaksanakan tugas dengan baik,” kata Nanang.

Dalam amanatnya, Nanang juga mengajak kepada para ASN untuk meningkatkan etos kerja dan selalu berusaha bekerja maksimal sesuai aturan yang ada, dengan semangat pengabdian untuk melayani masyarakat.

“Mari kita jaga etos kerja kita dengan baik, tingkatkan suatu prestasi dalam hal kita bekerja, kebersamaan kita dan rasa kepedulian kita dalam membangun Lampung Selatan,” ajaknya.

Usai pelaksanaan Apel kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan halal bihalal kepada seluruh peserta apel. (Hy/*/red)

Pengusaha Kalianda Korban Pengkondisian Proyek Waterbreak, Akan Tempuh Jalur Hukum

0

 

RAJABASA, (Ltc):

Rencana pelaksanaan proyek pembangunan pengaman pantai di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan (Lamsel) diduga jadi syarat Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) bagi oknum.

Pasalnya, rencana pelaksanaan proyek yang bakal digelar pertengahan tahun 2022 ini diduga terdapat unsur “permainan” oleh oknum di Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, terdapat oknum staff BBWSMS yang berinisial RW melakukan praktik pengkondisian pemenangan lelang terhadap satu perusahaan tertentu, yakni PT. Mina Fajar Abadi (MFA).

Oknum tersebut meraup sejumlah uang bernilai miliaran rupiah dari PT. MFA guna mengkondisikan lelang proyek agar pelaksanaan pembangunan water break dapat berlangsung mulus. Pengkondisian ini diduga melalui komunikasi terselubung antara tim PT. MFA dan oknum berinisial RW.

Namun, dalam pengkondisian proyek ini  terdapat seseorang yang merasa menjadi korban dengan kerugian materi dan imateri. Yakni Eti Hikmayati salah seorang pengusaha dari Kalianda, yang juga salah satu kru PT. MFA

Sebab, setelah dirinya berjuang dari awal persiapan hingga mengeluarkan anggaran miliaran, dirinya bakal ditinggalkan dalam pelaksanaan kerja proyek pengaman pantai di Pesisir Rajabasa Lamsel.

Eti Hikmayati menegaskan, pihaknya bakal membawa persoalan tersebut ke ranah hukum, dengan laporan dugaan kasus penipuan oleh oknum Balai Besar berinisial RW. “Kami meminta keadilan melalui LBH Erwin,SH.MH.CLA & Pantners dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib dalam hal ini ke Polda Lampung,”ketusnya melalui rilis yang disampaikan ke redaksi media, Minggu (8/5/2022).

Eti juga menyebutkan, setelah pihaknya mengetahui adanya indikasi penipuan dalam pekaksaan Proyek senilai Rp.94 Miliar itu, pihak BBWSMS juga terkesan tutup mata. “Pihak balai seolah-olah mengamini bahwa dugaan kasus penipuan ini adalah murni ulah dsri oknum honorer dan Pokja,” imbuhnya.

Disisi lain, adanya dugaan pengkondisian dan dugaan penipuan pelaksanaan proyek pengaman pantai muli itu mendapat kecaman tajam dari para aktivis di Kabupaten Khagom Mufakat, yang tergabung dalam Koalisi Lembaga Lampung Selatan Bersatu (KLLSB).

Koordinator KLLSB, Zul Karnain menegaskan, pihaknya mengecam keras adanya praktik kongkalikong dengan dalih dan cara apapun.

Zul Karnain yang juga merupakan Ketua Ormas Palu Lampung ini juga menegaskan, pihaknya bersama puluhan ormas dan LSM lainnya yang tergabung dalam KLLSB bakal mengusut tuntas praktik kangkalikong yang ada di tubuh BBWSMS. Sehingga tidak lagi terjadi hal serupa yang merugikan orang lain. “Ini proyek pasca bencana loo, kenapa mesti di mainin juga. Kami tegaskan, kami akan kawal dugaan kasus ini sampai tuntas,  kami juga akan bawa pasukan kedepan kantor balai besar. Biar public paham bahwa oknum yang melakukan praktik kotor masih di berdayakan di balai besar,” tukasnya. (Rilis/*/red)