Selasa, Maret 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 123

Tertarik Fasilitas & Nyaman, Sekolah SD-SMP Pulau Sebesi Berkunjung Taman Edukasi

0

KALIANDA (Ltc):

Memiliki berbagai pesona serta fasilitas yang membuat nyaman para pengunjung, membuat Kebun Edukasi Lampung Selatan sukses menarik perhatian para wisatawan termasuk para rombongan siswa-siswi dari berbagai jenjang sekolah.

Salah satunya, rombongan siswa-siswi dari SD 2 Tejang Pulau Sebesi Kabupaten Lampung Selatan, yang menjadikan Kebun Edukasi menjadi tempat berwisata sekaligus dalam rangka perpisahan siswa-siswi kelas VI yang sudah selesai melaksanakan ujian sekolah.

Kepala Sekolah SD 2 Tejang Pulau Sebesi Zakaria menuturkan, memilih Kebun Edukasi dikarenakan lokasinya yang tidak terlalu jauh dan mudah di jangkau serta dilengkapi fasilitas yang tak kalah dengan wisata-wisata lain sehingga membuat tempat ini tak hanya berwisata, namun ada nilai edukatif yang dapat menambah wawasan siswa-siswi. “Kami merasa bersyukur dengan adanya taman ini khususnya kami dari Pulau Sebesi itu menjadi salah satu tempat bermain, refreshing yang tidak terlalu jauh, karna biayanya tidak terlalu besar misalnya kalau harus ke Bandar Lampung mengingat biayanya juga, belum lagi harus nyatar motor perahu,” ucap Zakaria saat di temui di Kebun Edukasi, Rabu (1/6/2022).

Zakaria menjelaskan, rombongan yang ikut sebanyak 30 orang terdiri dari 18 siswa dan 12 guru. “Siswa kelas 6 ada 18 ditambah dengan gurunya 12 orang semuanya jadi total 30 orang,” katanya.

Selain itu, Ia menyebut kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenalkan Kebun Edukasi Lampung Selatan kepada para siswa serta refreshing para siswa sehubungan telah dilaksanakannya Ujian Nasional sebelum anak-anak lulus dan melanjutkan ke jenjang SMP.

“Yang mana kami dari Pulau sebesi ini ya tau sendiri jauh dari kota, dari keramaian makanya kami berniat untuk mengajak anak-anak acara perpisahan di taman edukasi, karna selama ini khusunya anak anak belum tau supaya anak anak itu mengenal keadaan taman edukasi di Lampung Selatan,” jelasnya.

Di hari yang sama, tak hanya rombongan siswa dan guru dari SD 2 Tejang Pulau Sebesi namun terlihat juga rombongan para pelajar dari SD lain dan para siswa-siswi Kelompok Bermain (KB) Tunas Harapan Desa Serdang Kec. Tanjung Bintang yang melaksanakan Study Wisata ke Kebun Edukasi.

Sesuai dengan namanya, Kebun Edukasi Lampung Selatan ini dibangun dengan tujuan memberikan edukasi pemanfaatan pekarangan, bagi masyarakat sekitar maupun para wisatawan yang datang berkunjung. (Hy Kominfo/*/red)

Pemkab dan DPRD Lamsel Peringati Lahirnya Pancasila

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2022, secara virtual dari Aula Rajabasa, Setdakab setempat, Rabu (1/6/2022).

Hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Thamrin, S.Sos., M.M., para Asisten dan Staf Ahli, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Thomas Amirico, S.STP., M.H., serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Selain dihadiri oleh jajaran Pemkab Lampung Selatan, nampak mengikuti kegiatan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dari Aula Rajabasa, Hakim Adhoc Tipikor Pengadilan Tinggi Pontianak Elik Murtopo, S.H., M.H.

Tak hanya itu, seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan jajaran Pemerintahan Kecamatan se-Lampung Selatan juga mengikuti kegiatan upacara secara virtual dari Kantor masing-masing.

Adapun, Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Tahun 2022 ini mengusung tema “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia”. Kali ini, upacara peringatan digelar secara terpusat dari Lapangan Pancasila Ende, kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi). Sedangkan, Brigadir Jenderal TNI Harfendi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer IX/Udayana, bertindak sebagai perwira upacara.

Pada prosesi upacara, Presiden Jokowi terlihat mengenakan baju Ragi Lambu-Luka Lesu yang merupakan baju adat Ende. Kemudian, Ibu Iriana Jokowi juga tampak mengenakan kain motif tradisional Ende berwarna ungu tua.

Hadir mendampingi Presiden Jokowi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsekal Muda TNI M Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Melalui momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, Presiden Jokowi mengajak seluruh anak bangsa untuk membumikan pancasila, dengan cara mengimplementasikan dan memperjuangkan nilai-nilai dasar Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Jokowi juga menyampaikan, Pancasila bukan hanya telah menyatukan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi penuntun bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan dan ujian. Oleh karenanya, dalam perjalanan bangsa Indonesia selalu berlandaskan kepada Pancasila. “Di kota yang sangat bersejarah ini, bung Karno merenungkan dan merumuskan pancasila, yang kemudian disahkan oleh PPKI sebagai dasar negara dan mewariskan pancasila bagi bangsa dan negara. Dari Kota Ende saya mengajak seluruh anak-anak bangsa dimanapun berada untuk bersama-sama membumikan pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Presiden Jokowi juga mengajak seluruh pemimpin bangsa untuk menjadi teladan dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila, serta menjadi pelopor dalam memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju dan mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan. “Saya mengajak seluruh pemimpin bangsa, terutama para pejabat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, para pemimpin partai politik, para pemimpin dan tokoh-tokoh ormas, dan para pemimpin-pemimpin lainnya untuk menjadi teladan, menjadi contoh dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila,” tandasnya. (ptm Kominfo/*/red)

Winarni Buka Sosialisasi PKK se-Kecamatan Katibung

0

KATIBUNG, (Ltc):

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto kembali membuka Sosialisasi Pembinaan Administrasi PKK, pada Senin (30/05/2022).

Pembinaan Administrasi PKK di tujukan kepada TP PKK Kecamatan dan Desa Se-Kecamatan Katibung yang diberikan oleh TP PKK Kabupaten.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Tanjung Ratu Kecamatan Katibung di semarakkan dengan penampilan dari anak-anak PAUD INSAN MADANI Katibung secara langsung mauoin dapat diikuti secara virtual melalui zoom meeting .

Hadir pada kegiatan itu Pejabat Struktural di lingkungan Kabupaten Lampung Selatan, Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin, Camat Katibung Handra Jaya, forkopimcam Katibung, Subag kordinator pencegahan BNNK Lampung Selatan Sumarman SE, Kepala Desa Se-kecamatan Katibung.

Camat Katibung Hendra Jaya dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan selamat atas di selenggarakannya pembinaan tersebut yang sempat tertunda karena pandemi Covid. “Pembinaan ini harus diikuti dengan serius untuk majunya TP PKK Desa di kecamatan Katibung dengan wawasan dan pengetahuan yang lebih luas,” katanya.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto dalam sambutannya menyampaikan kepada TP PKK Desa harus menguasai program pokok PKK. “PKK Kecamatan dan Desa yang hadir disini program pokok PKK harus dikuasai ya bu, biar nanti pembinaan di tingkat keluarga bisa tersampaikan dengan baik,” ucapnya.

Winarni juga menerangkan, terkait dengan hasil Rakernas ke 9 TP PKK Pusat tahun yang menjadi program dari Pusat harus bisa disampaikan sampai ke tingkat Desa dengan baik. “Tim Penggerak PKK Kabupaten ini menjadi fasilitator dalam menyampaikan Program dari Pusat untuk PKK Desa sampai ke tingkat keluarga,” kata Winarni.

Dirinya menambahkan, program–program dari PKK Pusat yang harus dilaksanakan setiap kelompok kerja (POKJA) mulai dari POKJA 1 sampai 4 yang ada di PKK.

Diakhir kegiatan Winarni menyempatkan mengunjungi stand UMKM yang ada Desa Tanjung Ratu dan mengajak masyarakat untuk menerepakan perilaku hidup bersih dan sehat serya menjaga lingkungan agar tetap sehat. (KMF/*/red).

Nanang Ermanto Kembali Lantik 255 Pejabat Fungsional

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto melantik dan mengambil sumpah janji 255 Pejabat Fungsional Hasil Penyetaraan Jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan di aula Sebuku, komplek rumah dinas (Rumdin) bupati setempat, pada Minggu (29/5/2022).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor : 821/395/V.05/2022 Tentang Pemberhentian Dari Jabatan Administrasi Serta Pengangkatan Kedalam Jabatan Fungsional Melalui Mekanisme Penyetaraan Jabatan Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Adapun pejabat yang dilantik sebanyak 255 orang yang terakumulasi dari beberapa Satker/Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, penyetaraan jabatan ini merupakan kewajiban, dalam menjalankan instruksi Presiden Republik Indonesia yang ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perdayagunaan Aparatur Negara. “Pelantikan ini bukan keinginan bupati, tetapi ini adalah instruksi dari Presiden Republik Indonesia, yang mana Kabupaten Lampung Selatan harus melakukan penyetaraan dari jabatan struktural kedalam jabatan fungsional, ini adalah kewajiban yang harus kita lakukan,” ujar Bupati Lampung Selatan.

Nanang menuturkan, pejabat negara mempunyai tuntutan yaitu harus mempunyai kinerja yang baik, jadi dibutuhkan suatu prestasi kebersamaan dan gotong royong untuk membangun Lampung Selatan.

“Kita ini sebagai jembatan pemerintah untuk ada ditengah masyarakat dan membangun Lampung Selatan. Bersama-sama menggali potensi daerah, supaya pertumbuhan ekonomi didaerah makin meningkat, untuk kebaikan Kabupaten dan untuk kesejahteraan rakyat,” tutur Nanang.

Nanang meminta sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk selalu siap ditugaskan di manapun. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014, tentang ASN harus siap ditugaskankan dimana saja.(Kominfo/*/red)

Sekda Thamrin Hadiri Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin menghadiri Acara Pengajian Akbar dan Do’a Bersama menjelang keberangkatan jamaah Calon Haji Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2022 serta Pelantikan Pegurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2021-2026 yang di lantik oleh Khailani Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Lampung yang berlangsung di Masjid Agung Kalianda, pada Rabu (25/5/2022).

Maksud dan tujuan acara tersebut dilaksanakan agar memberikan kekuatan, kesabaran, kesehatan serta ketabahan kepada calon jamaah haji selama melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.

Thamrin selaku mewakili Bupati Lampung Nanang Ermanto yang berhalangan hadir, mengucapkan selamat kepada atas dilantiknya Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Lampung untuk Masa Bakti 2021-2026. “Semoga kepengurusan yang baru ini dapat lebih membawa perubahan yang lebih baik lagi dan bekerja amanah serta penuh tanggung jawab dan akan membawa kamajuan bagi organisasi yang dipimpinnya,” ucapannya.

Menurut Thamrin, seluruh jama’ah Calon Haji patut bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan, karena pada tahun ini kita para jemaah haji mendapatkan kesempatan untuk diberangkatkan ke tanah suci setelah beberapa waktu tertunda akibat pandemi covid-19. “Oleh karenanya momentum  pengajian akbar ini harus menjadi sarana bagi kita semua untuk meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT serta kita sama- sama berdoa agar semua para calon jemaah haji diberikan kesehatan dan kemudahan serta keselamatan sebelum berangkat ataupun setelah sampai ke baitullah nanti,” pintanya.

Akhirnya Acara yang dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Hi Ashari SE M.Pdi, Kepala MUI Lampung Selatan, para tamu undangan serta para calon jamaah haji Kabupaten Lampung Selatan itu berjalan lancar sesuai harapan.( Kominfo/*/red)

Nanang Kembali Lakukan Bedah Rumah Warga Terdampak Musibah

0

PALAS (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kembali memberikan bantuan bedah rumah, untuk warganya yang membutuhkan, Rabu (25/5/2022).

Kali ini, giliran rumah milik Suyetno (60) warga RT. 18 RW. 5 Dusun Tanjung Rasa Desa Tanjung Jaya Kecamatan Palas, yang kondisi rumahnya sudah tidak layak huni yang mendapatkan bantuan tersebut.

Usai mengunjungi rumah Suyetno, Nanang Ermanto beserta rombongan beralih menuju ke rumah Suripno (50), yang lokasi rumahnya masih berada di Kecamatan Palas tepatnya di RT. 12 RW. 4 Dusun Simarogoh.

Pada kesempatan itu, Nanang Ermanto yang didampingi jajaran Kepala  Pemerintah Daerah (PD) Lampung Selatan, turut memberikan bantuan, berupa karpet, selimut, kompor, bantal serta bahan pokok sembako.

Tak hanya itu, Nanang juga memberikan bantuan uang tunai senilai Rp. 20 juta kepada masing-masing Keluarga, yang diperuntukkan untuk membantu dalam pembangunan rumah. “Gotong royong untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bantuan ini bantuan untuk membantu keluarga. Dana gotong royong dari pejabat, ada 20 juta untuk membangun. Tapi ini yang megang bu Camat sebagai koordinator pembangunan,” kata Nanang.

Nanang menjelaskan, bantuan ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap warganya yang membutuhkan. Yang mana, dana bantuan ini merupakan hasil dari gotong royong para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. “Wilayah kita ini kan termasuk wilayah yang ekstrim, banyak bencana. Sedangkan APBD kita terbatas, tetapi dengan mempunyai suatu kesadaran merubah pola pikir seluruh pejabat, untuk mengatasi persoalan masyarakat Lampung Selatan,” jelasnya.

“Oleh karenanya, kami semua setiap bulan ada angsuran seiklasnya, sedekah dari para pejabat untuk membantu masyarakat kita yang memang benar-benar membutuhkan bantuan kita semua,” tambahnya.

Nanang mengungkapkan, bantuan bedah rumah ini telah dilaksanakan sejak tahun 2020 lalu. Hingga saat ini terdapat lebih dari 100 rumah yang telah terbangun dari hasil dana gotong royong para pejabat dilingkungan Pemkab Lampung Selatan. “Hingga saat ini, sudah mencapai 100 lebih rumah yang sudah dibantu. Kegiatan ini akan terus kita lakukan, untuk terus membantu masyarakat kita di Lampung Selatan ini,” ungkap Nanang.

Kemudian, Nanang juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama bergotong-royong membantu membangun rumah yang rusak, sehingga proses pembangunan dapat segera terselesaikan. “Inilah yang kita bangun dari Kabupaten sampai dengan kecamatan, untuk bergotong-royong hingga sampai ketempat desa dan dari desa nanti menyediakan tenaga kerjanya untuk membantu membangun rumah,” ungkapnya lebih lanjut.

Sementara, Camat Palas Ns. Rosalina, M. Kep mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Lampung Selatan beserta jajaran, yang telah memberikan bantuan bedah rumah untuk warganya.

“Terimakasih kepada bapak bupati lampung selatan H. Nanang Ermanto beserta jajaran, atas bantuan serta kepedulian yang diberikan kepada kami. Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan ini,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Suyetno Warga RT. 18 RW. 5 Dusun Tanjung Rasa Desa Tanjung Jaya Kecamatan Palas, dirinya merasa sangat bersyukur dan terbantu atas bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. “Makasih pak Nanang atas bantuannya untuk keluarga kami, semoga bapak sehat selalu, murah rezeki dan diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas, Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini,” ungkapnya. (ptm/Nsy Kominfo/*/red).

Winarni Terima Penghargaan Sebagai Kabupaten Terbaik & Terinovatif, Pada Penanganan Aksi Konvergensi Stunting se-Provinsi Lampung.

0

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

Lampung Selatan berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten terbaik dan terinovatif, dalam penanganan aksi konvergensi stunting se-Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Lampung Selatan meraih dua penghargaan sekaligus yaitu sebagai Kabupaten terinovatif dan terbaik ke-3 dalam pelaksanaan aksi Konvergensi Penurunan Stunting.

Sedangkan, kabupaten terbaik pertama dalam aksi konvergensi penurunan stunting di Provinsi Lampung diraih oleh Kabupaten Lampung Tengah.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan penilaian kinerja aksi konvergensi penurunan stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Swiss Bell Hotel, Bandar Lampung, Rabu (25/5/2022).

Pada hari ke-2 ini, kegiatan diikuti oleh 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yang menjadi prioritas dalam penurunan stunting. Diantaranya, yaitu Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, Pesawaran, Way Kanan, Tulang Bawang, Pringsewu dan Bandar Lampung.

Pengumuman hasil penilaian kinerja pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting dibacakan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moeloek Provinsi Lampung Dr. Lukman Pura, Sp. PD., K-GH., MHSM.

Kemudian, Dr. Lukman Pura, Sp. PD., K-GH., juga turut menyerahkan Trophy dan Piagam Penghargaan kepada Winarni Nanang Ermanto selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lampung Selatan.

 

Turut mendampingi Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan, Kepala Bappeda Lampung Selatan Aryan Sahurian, Kepala Dinas PMD Erdiansyah, Kepala Dinas Kesehatan Jhoniyansyah, Kepala Dinas Dalduk dan KB Rika Wati serta Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin. (KMF/*/red).

Nanang Ermanto Apresiasi Sosialisasi TV Digital Di Lamsel

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh TVRI Lampung, dalam menyebarluaskan penggunaan program siaran TV digital di Kabupaten Lampung Selatan.

Hal ini terungkap pada acara penyerahan bantuan 10 alat Set Top Box (STB) secara simbolis oleh Koordinator Program dan Pengembangan Usaha TVRI Lampung Diana Efriyanti SE.M.M kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto di Rumah Dinas Bupati setempat, Senin (23/5/2022).

Nanang Ermanto mengatakan, inisiatif yang dilakukan oleh TVRI Lampung ini merupakan langkah awal yang baik untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, mengenai migrasi siaran TV analog menjadi siaran TV digital sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

Dirinya mengungkapkan guna mendorong program siaran digital di Indonesia, pemerintah akan membagikan sebanyak 6,7 juta STB secara gratis bagi masyarakat miskin mulai tahun 2022 ini.

Adapun, kriteria penerima STB gratis adalah miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),

memiliki TV meskipun keluaran lama serta wilayah yang memiliki jaringan listrik.

“Terimakasih TVRI telah mempunyai inisiatif, pemerintah akan melaksanakan tapi TVRI sudah melaksanakannya, supaya benar-benar TVRI ini dinikmati masyarakat bawah, terutama kan tujuannya seperti itu. Karena informasi dari televisi ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Nanang.

Menurut Nanang televisi menjadi salah satu sarana hiburan dan sumber informasi utama bagi masyarakat indonesia. Sehingga, dengan adanya perubahan digitalisasi dibidang penyiaran televisi ini, tentunya akan berdampak baik terhadap perkembangan teknologi ditengah masyarakat.

“Perubahan digitalisasi ini sangat bagus dan tentunya akan berdampak baik terhadap kemajuan dunia pertelevisian di Indonesia. Banyak sosialisasi-sosialisasi yang disiarkan di televisi, mengenai pembangunan, kesehatan, pendidikan. Apalagi sekarang dengan berubahnya TV analog ke TV digital, gambarnya menjadi lebih jernih,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M. Sefri Masdian menjelaskan, STB merupakan alat yang digunakan untuk mengkonversi signal digital menjadi gambar dan suara yang ditampilkan ke televisi analog (tabung).

Dengan menggunakan alat ini, kata Sefri, masyarakat yang menggunakan TV tabung tetap bisa menikmati siaran TV digital tanpa perlu mengganti ataupun membeli televisi baru. Adapun, salah satu keuntungan yang didapatkan dengan migrasi siaran TV digital ini adalah kualitas tayangan yang ditampilkan lebih jernih, bersih dan canggih.

“Temen-temen dari TVRI Lampung ingin menyerahkan Set Top Box, alat migrasi siaran TV digital. Sebernya dalam rangka penyerahan Set Top Box ini sudah ada program dari pemerintah pusat untuk masyarakat, ini akan diserahkan untuk masyarakat yang kurang mampu. Kemudian, TVRI mempunyai inisiatif untuk mensosialisasikan terlebih dahulu dan ini asli dari mereka sendiri,” jelas Sefri.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Program dan Pengembangan Usaha TVRI Lampung Diana Efriyanti SE.M.M menuturkan, program ini merupakan salah satu upaya dari stasiun televisi daerah, untuk membantu menyukseskan penyiaran digital di Indonesia.

“Kami dari TVRI Lampung berinisiatif untuk mensosialisasikan terlebih dahulu, meskipun tadi disampaikan bahwa sudah ada dari pemerintah. Kami inisiatif dari TVRI memberikan 10 STB kepada masing-masing Kabupaten/Kota yang ada di Lampung,” ungkapnya.

Wanita yang akrab disapa Yanti ini berharap, melalui program yang diusung oleh TVRI Lampung mengenai sosialisasi TV digital, masyarakat Lampung Selatan dapat segera menikmati siaran televisi digital yang telah dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan didalamnya.

“Walaupun masih terbatas ya pak, tapi mudah-mudahan dengan ini (STB) masyarakat Lampung bisa menikmati digitalisasi saat ini, karena TVRI Lampung juga sudah 24 jam siaran dengan sistem digital,” katanya.

Untuk diketahui bersama, suntik mati TV Analog awalnya akan dilakukan pada September 2021. Akan tetapi karena kurangnya sosialisasi akibat pandemi COVID-19, maka suntik mati akan dilakukan pada tahun 2022 melalui 3 tahapan. Tahap pertama pada bulan 30 April 2022, tahap kedua pada 31 Agustus 2022 dan tahap ketiga akan dilakukan pada 2 Nopember 2022. (ptm Kominfo/*/red)

Thamrin: ASN Lamsel Banyak Hal Mesti Diterapkan, Termasuk Disiplin.

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mempimpin apel mingguan dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, pada Senin (23/05/2022).

Apel yang rutin dilaksanakan di Lapangan Korpri itu, diikuti para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta seluruh staf Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Harian Lepas Sukarela ( THLS).

Dalam arahannya, Thamrin menyampaikan terkait informasi Covid-19 saat ini, Kabupaten Lampung Selatan telah berstatus PPKM Level 1 dan telah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen bagi siswa sekolah terhitung tanggal 17 Mei 2022, namun seluruh masyarakat diminta untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan. “Untuk itu saya minta kepada seluruh Pegawai baik PNS maupun THLS agar dapat menjadi contoh yang baik dengan senantiasa menerapkan Protokol Kesehatan di Lingkungan Sekolah dimana putra dan putri kita belajar sampai dengan situasi pandemi berubah menjadi endemi, bukan lagi pandemi,” ujarnya.

Dirinya juga menambahkan, pada tanggal 20 Mei 2022 kemarin, Pemkab Lampung Selatan melaksanakan sosialisasi  tentang Mekanisme Pembayaran TPP ASN sesuai dengan Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 47 Tahun 2021.Dimana dalam Perbup tersebut, pemerintah telah memberikan penghargaan kepada seluruh ASN dengan memberikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di luar gaji kepada seluruh ASN. “Kita telah bahas mengenai pemberian TPP ASN yang bertujuan agar kedepan para ASN dapat lebih meningkatkan kinerja, motivasi dan disiplin kerja dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” tambahnya lagi.

Berkenaan dengan pemberian TPP tersebut, Thamrin menghimbau kepada seluruh kepala perangkat daerah agar dapat melakukan pengawasan terhadap kinerja seluruh pegawai terutama masalah kehadiran dan jam kerja serta memberikan sanksi berupa pengurangan penerimaan Tambahan Penghasilan Pegawai sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Sesuai dengan hasil rapat kemarin, mulai bulan Juni 2022 pemberian TPP tersebut akan disesuaikan dengan jumlah kehadiran ASN, jika ASN tersebut tidak hadir 1 hari akan diberikan sanksi berupa potongan TPP sebesar 3% serta apabila lebih dari 1 hari tetap akan di akumulasikan terhitung berapa jumlah ketidakhadirannya,” tegasnya.

Mengenai mekanisme pemberian TPP tersebut, Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan itu meminta kepada Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Lampung Selatan untuk sesegera mungkin melakukan inovasi dan terobosan terkait penegakkan disiplin ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar amanat Peraturan Bupati Nomor 47 Tahun 2021 dapat segera dilaksanakan. “BKD harus segera melakukan terobosan dan inovasi agar TPP yang diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika tidak masuk kerja, disesuaikan dengan ketentuannya,” kata Thamrin menegaskan.

Pada kesempatan itu, Thamrin juga mengingatkan akan bahaya penyakit DBD dan Hepatitis Akut. Memasuki musim penghujan saat ini, semua harus mewaspadai sekaligus mengantisipasi kemungkinan mewabahnya penyakit DBD. “Kita semua harus waspada dan menjaga keluarga, terutama anak usia balita sampai dengan remaja 16 Tahun dari terjangkitnya penyakit Hepatitis Akut serta DBD yang akhir-akhir ini banyak diberitakan,” ucapnya.

“Untuk itu saya berharap apel mingguan yang kita laksanakan ini dapat memberikan sentuhan semangat bagi kita semua dalam melaksanakan pekerjaan sebagai Aparatur Sipil Negara. Kita semua dituntut terus meningkatkan kinerja masing-masing,” kata Thamrin lagi.

“Banyak aspek yang harus dibenahi, diantaranya tingkat kedisiplinan dalam bekerja mulai dari jam kerja sampai dengan kelengkapan atribut dalam berpakaian yang harus menjadi perhatian bagi seluruh pegawai, apalagi bagi Perangkat Daerah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(lmhr kominfo/*/red)

Sekda Thamrin Hadiri Rakernas FORSESDASI Secara Virtual

0

KALIANDA, (Ltc):

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI), secara virtual dari ruang Sekda kantor Bupati setempat, Senin (23/5/2022).

Rapat kerja nasional FORSESDASI ini diselenggarakan langsung dari Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, dengan mengangkat tema “Penguatan Implementasi Reformasi Birokrasi Melalui Transformasi Core Values ASN BerAKHLAK”.

Adapun, acara yang berlangsung secara hybrid ini akan dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, dari tanggal 23 Mei 2022 hingga 24 Mei 2022.

Ketua Umum DPP FORSESDASI, Lalu Gita Ariadi dalam laporannya menyampaikan, berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Nasional per 31 Desember 2021, jumlah ASN di Indonesia yang terdiri dari PNS dan PPPK yaitu sebanyak 4,46 juta lebih. “Dari jumlah tersebut 19 persen diantaranya merupakan ASN yang berusia 45 sampai 60 tahun, yang direkrut angkatan tahun 1990 an. Sebagai lawan dari milenial adalah kolonial yang banyak diantaranya masih gagap teknologi, sementara kita akan berhadapan dengan era 4.0,” ujar Ketua Umum DPP FORSESDASI.

Sebanyak 1,6 juta orang atau 38 persen dari total PNS saat ini menjalankan pekerjaan rutin dan sederhana. Sementara kebutuhan dengan berorientasi pada pelayanan harus akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif untuk menghasilkan sebuah produktifitas yang tinggi. “Untuk menghasilkan produktifitas yang tinggi, tentu diharapkan ASN bekerja secara rutin. Semua dalam sebuah suasana kompetisi supaya dapat menghasilkan produktifitas yang setinggi-tingginya,” ungkap Lalu Gita Ariandi.

Sementara, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro menuturkan, Presiden RI telah memutuskan bahwa budaya kerja itu dijadikan satu, yang ada didalam Core Values ASN yaitu BerAKHLAK. Sehingga jika ada penugasan pindah daerah, nanti tetap akan melakukan budaya kerja yang sama. “BerAKHLAH ini mulai diterapkan pertama kali oleh Kementrian PANRB dan merupakan bagian dari sari pati semua budaya kerja baik daerah maupun Kementrian Daerah. BerAKHLAK itu merupakan BER – Orientasi Pelayanan – Akuntabel – Kompeten – Harmonis – Loyal – Adaptif – Kolaboratif,” tutur Suhajar Diantoro.

Lebih lanjut, Suhajar Diantoro menjelaskan tugas ASN merupakan operator dari Pemerintah itu mewujudkan 4 tujuan bernegara yang ada di pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 3 diantaranya ada dipundak kawan-kawan yang ada didaerah. “Pertama adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, yang kedua memajukan kesejahteraan umum dan yang ketiga adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Suhajar Diantoro lebih lanjut.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri juga menambahkan, Presiden RI juga telah menetapkan cara kita berpemerintahan dan cara mengelola negara yang disebut demokrasi konstitusional. “Demokrasi konstitusional adalah pertemuan antara kedaulatan rakyat dengan kedaulatan hukum, oleh karena itu, negara ini sejak awal adalah menempatkan rakyat itulah yang paling berdaulat. Maka diatur kedaulatan rakyat yang tersebar dari Sabang sampai Merauke itu diatur dan diserahkan kepada negara dan dikelola oleh Pemerintah Pusat,” ucap Suhajar Diantoro. (Nsy Kominfo/*/red)