Selasa, Juli 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 112

Dukung OPS Patuh 2023, Polantas, Dinas Damkar & BLHD Kurangi Dahan Pohon Di Jalinsum

0

KALIANDA, (Ltc):

Dalam rangka mendukung operasi patuh Krakatau tahun 2023, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan melakukan pemangkasan pohon yang ada di Jalinsum kota Kalianda pada Selasa (11/7/2023).

Kabid Damkar pada dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan Ruli Fikriansyah mengatakan pihaknya melaksanakan pembersihan dahan pohon yang ada di Jalinsum karena ada usulan dan masukan dari masyarakat bahwa dahan dahan pohon yang ada di Jalinsum tersebut dianggap membahayakan pengendara, selain itu juga mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau tahun 2023 yang kini sedang berjalan. “Dahan pohon yang menghalangi pengguna jalan, serta yang dianggap mengancam/ membahayakan pengendara di Jalinsum kota Kalianda, kami bersihkan/dipotong untuk keselamatan pengendara dan pejalan kaki di Jalinsum tersebut,” kata Ruli.

Pelaksanaan pemangkasan dahan pohon dilaksanakan di tiga titik yang keseluruhan titik itu berada di Jalinsum kelurahan Way Urang dan Kelurahan Way Lubuk Kecamatan Kalianda. Sementara Satker yang terlibat antara lain Satlantas Polres Lamsel, Damkar dan Penyelamatan serta Dinas Lingkungan hidup Lampung Selatan. “Kegiatan ini bukan saat ini saja kami laksanakan, namun sebelum-sebelumnyapun kami sudah laksanakan dan kedepan akan lebih di intensipkan lagi,” terangnya.

Kesemuanya itu bertujuan untuk mengantisipasi agar pengguna jalan tidak tertimpa pohon atau kecelakaan yang karena terhalang oleh dahan pohon yang ada,” tutupnya.

Sementara IPDA Adi menyatakan hal itu (pemangkasan dahan pohon) dilaksanakan bersama dengan Dinas Damkar Lamsel untuk mempermudah proses pemotongan karena pihak damkar memiliki alat lengkap untuk pemotongan dahan pohon yang menjulur ke Jalinsum. “Saya mewakili pimpinan mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasamanya dalam hal ini, semoga apa yang telah kita kerjakan dapat manfaat banyak bagi warga masyarakat khususnya pengendara jalan yang melalui Jalinsum ini,” tutupnya. (*/red)

16 THLS Lampung Selatan Meninggal Dunia, Masing-Masing Dapat Santunan Rp.42 Juta Dari BPJS Ketenagakerjaan

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak 16 Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) di Kabupaten Lampung Selatan yang telah meninggal dunia menerima santunan atas klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Masing-masing THLS menerima santunan sebesar Rp42 juta. Santunan dberikan secara simbolis oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kepada 4 orang ahli waris pada kegiatan apel mingguan di Lapangan Dome Agrowisata Kalianda, Senin (10/7/2023).

“Mudah-mudahan sebagai ahli waris bisa memanfaatkan santunan ini. Bisa untuk anak-anak sekolah. Semoga bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan,” kata Nanang Ermanto.

Diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan telah melakukan perjanjian kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, yaitu, program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi THLS dengan jumlah peserta 2.583 orang.

Program Jaminan Sosial ini merupakan bentuk nyata perhatian Bupati Lampung Selatan untuk mewujudkan sistem jaminan sosial dengan tujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh THLS di Kabupaten Lampung Selatan.

Sebagai wujud dari program itu, Bupati Lampung Selatan menyerahkan santunan atas klaim BPJS Ketenagakerjaan selama periode 2021-2023 sebsar Rp672 juta kepada ahli waris dari 16 THLS yang telah meninggal dunia. Masing-masing ahli waris akan menerima Rp42 juta. (MHR/*/red)

Jumbara Nasional PMR Di Lampung Selatan Resmi Di Tutup

0

KALIANDA, (Ltc):

Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Nasional ke-IX resmi ditutup oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal.

Upacara penutupan yang berlangsung di Taman Agrowisata, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu, 9 Juli 2023, dihadiri sekitar 3.249 peserta PMR dari berbagai daerah di Indonesia.

Suasana semarak terasa sejak pagi hari, dengan peserta dan pendukung yang memenuhi stadion dengan semangat yang tinggi. Dalam acara ini, peserta PMR tampil dengan bangga mengenakan seragam mereka.

Ketua PMI Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Jumbara PMR Nasional ke-9 ini menjadi dasar dalam memupuk solidaritas dan jiwa kemanusiaan bagi para peserta Jumbara. “Semoga pengalaman dan ilmu  yang adik-adik dapat selama silaturahmi ini dapat menjadi bekal dan terus mengembangkan jiwa kerelawan saat kembali di daerah masing-masing nantinya,” kata Riana Sari Arinal.

Riana Sari Arinal juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras seluruh panitia baik dari PMI Pusat, PMI Provinsi Lampung dan PMI Kabupaten Lampung Selatan serta seluruh relawan yang terlibat dalam kesuksesan pelaksanaan Jumbara PMR Nasional ke-IX 2023.

“Semoga kegiatan Jumbara di Provinsi Lampung ini meninggalkan kesan yang baik bagi seluruh peserta dan panitia Jumbara,” kata istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini.

Sementara, Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto mengatakan, Jumbara PMR Nasional ke-IX di Kabupaten Lampung Selatan telah menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan keterampilan kemanusiaan, kepemimpinan, dan kolaborasi tim.

Menurut Nanang, momen tersebut juga menjadi ajang untuk terus mengenal dan melestarikan adat dan kebudayaan daerah di seluruh wilayah Indonesia yang sangat beragam. “Apa yang didapat disini menjadi ilmu yang bermanfaat. Setidaknya momentum Jumbara ini menjadi ajang bertukar seni budaya, sehingga adik-adik semua mengetahui keanekaragaman budaya daerah yang kita miliki,” kata Nanang.

Dengan Jumbara PMR Nasional ke-IX ini, Nanang berharap, semangat kemanusiaan yang telah ditanamkan dalam diri para peserta akan terus bersemi dan memberi dampak positif bagi masyarakat Lampung Selatan.

“Momentum Jumbara ini hendaknya tetap kita pertahankan sebagai sebuah ikatan emosional persaudaraan antar sesama anak bangsa, dan para sahabat kita yang berasal dari Negara lainnya,” ujar Nanang Ermanto.

Sementara itu, puncak acara penutupan Jumbara dihiasi dengan moment penyerahan penghargaan kepada peserta yang telah meraih prestasi dalam berbagai kategori. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi peserta Jumbara PMR selama kegiatan berlangsung.

Acara penutupan Jumbara PMR Nasional ke-IX juga diramaikan dengan penampilan seni budaya lokal, seperti tarian tradisional Tari Kiamat dan Tari Lampung Selatan Ku asal Provinsi Lampung. Hal ini menambah semarak dan keindahan acara penutupan.

Setelah penampilan seni budaya, upacara penutupan berakhir dengan pengumuman resmi penutupan Jumbara PMR Nasional ke-IX oleh Ketua PMI Provinsi Lampung.

Peserta dan pendukung meninggalkan Taman Agrowisata dengan kepuasan dan semangat yang tinggi, membawa pulang kenangan tak terlupakan dari acara tersebut. “Saya sudah 5 kali mengikuti Jumbara tingkat Nasional ini, hanya di Lampung Selatan inilah yang dari segi kebersihan dan keamanannya sangat terjamin, semoga hal ini akan menjadi motivasi bagi daerah yang bakal menjadi tuan rumah ditahun yang akan datang,” tutup Yang diungkapkan oleh ketua Tim PMI Propinsi Bengkulu.(Ptm/Hy/*/red)

Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Selatan Tolak Daerahnya Di jadikan Tempat Pembuangan Akhir Sampah

0

 

KALIANDA, (Ltc):

Seluruh kepala desa dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan menolak rencana Pemerintah Provinsi Lampung yang akan membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah mereka.

Berdasarkan surat pernyataan yang disampaikan kepada Bupati Lampung Selatan melalui camat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), seluruh kepala desa di Kabupaten Lampung Selatan menyayangkan rencana Pemerintah Provinsi Lampung tersebut.

Menurut para kepala desa, Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah pengembangan kawasan permukiman, industri, dan pariwisata. Jika terdapat TPA sampah berskala besar tentu akan berdampak buruk terhadap iklim investasi di Kabupaten Lampung Selatan.

Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Lampung Selatan, Pajri Suryadi menyatakan, seluruh kepala desa satu suara menolak rencana Pemerintah Provinsi Lampung yang akan membangun TPA sampah di Bumi Khagom Mufakat. “Kabupaten Lampung Selatan ini sedang giat-giatnya berbenah untuk pengembangan pariwisata, bagaimana caranya menarik tamu dan investor. Apalagi Kabupaten Lampung Selatan banyak dipercaya sebagai tuan rumah event-event besar bersakala nasional, seperti motocross, Jumbara, dan yang lainnya,” kata Pajri Suryadi yang juga Kepala Desa Kesugihan, Kecamatan Kalianda ini, pada Jumat (7/7/2023).

Hal senada disampaikan Heri Tamtomo selaku Kepala Desa Suka Negara, Kecamatan Tanjung Bintang. Heri Tamtomo mengatakan, sebagai daerah penyangga ibukota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan merupakan kawasan industri dan permukiman padat penduduk.

Menurut Heri Tamtomo, sebagai daerah yang sedang berbenah, tentu menjadi tidak elok jika Kabupaten Lampung Selatan menjadi kawasan persampahan. Tentunya investor akan berfikir ulang untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Lampung Selatan.

“Ada baiknya rencana pembangunan tempat pembuangan akhir sampah tersebut dibatalkan atau dialihkan ke tempat lain di luar Kabupaten Lampung Selatan,” tegas Heri Tamtomo.

Sementara itu, menanggapi surat pernyataan yang disampaikan para kepala desa tersebut, Kepala Dinas PMD Kabupaten Lampung Selatan Ediyansyah menyatakan akan meneruskan surat pernyataan tersebut kepada Bupati Lampung Selatan dan pihak-pihak terkait.

“Aspirasi dari para kepala desa di Kabupaten Lampung Selatan ini mudah-mudahan didengar pihak terkait. Karena alasan-alasan yang mereka sampaikan itu tepat,” kata Erdiyansyah. (Ist/*/red)

Ketua PMI Pusat HM Jusuf Kala Buka Secara Resmi Jumbara Nasional 2023 Di Kota Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat H. M. Jusuf Kalla membuka secara resmi kegiatan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) ke-IX tingkat Nasional di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Acara pembukaan Jumbara PMR ke-IX yang dipusatkan di Stadion Jati, Kalianda, pada Selasa 4 Juli 2023, dibuka Jusuf Kalla ditandai dengan pemukulan Cetik Pekhing, instrumen musik gamolan dari daerah Provinsi Lampung.

Hadir juga Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Ketua PMI Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto serta beberapa pejabat utama lainnya.

Sebelumnya, pembukaan Jumbara diawali parade kontingen dari 34 provinsi di Indonesia serta beberapa negara sahabat. Tercatat sekitar 2.200 peserta hadir mengikuti acara pembukaan di stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan itu.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap pelaksanaan Jumbara ke-IX yang digelar di Kabupaten Lampung Selatan.

Jusuf Kalla berharap, momentum Jumbara itu bisa menjadi ajang untuk bersama-sama mengasah keberanian dan kemampuan dalam organisasi kemanusiaan PMR. “Jumbara yang ke-IX tahun ini, di hari-hari libur anak-anak sekolah, tentu dengan harapan anakku semua datang dengan semangat keberanian kemampuan dan juga untuk bersama-sama membahas dan belajar. Tentu bekerja untuk kemanusiaan remaja mulai dari tingkat pemula Madya dan Wira di SMP-SMA,” kata Jusuf Kalla.

Lebih lanjut Jusuf Kalla menyampaikan, Jumbara Nasional PMR ke-IX merupakan momen yang penting bagi para relawan PMI untuk bertemu, berbagi pengalaman, dan memperkuat jalinan persaudaraan.

“Merupakan pengalaman yang penting, baik untuk menjaga persahabatan belajar sesama, menikmati Lampung yang indah ini, bergaul dengan teman-teman dan memulai pengalaman menuju upaya kader-kader kemanusiaan yang akan memimpin upaya kemanusiaan pada masa datang,” kata Jusuf Kalla.

Dengan semangat yang menggelora, Jusuf Kalla mengatakan, Jumbara Nasional PMR ke-IX juga diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Indonesia.

“Berbakti kepada masyarakat karena itu adalah modal kita semua. Bahwa generasi muda tentu mengabdi ke masyarakat sebaik-baiknya dan juga mempererat persahabatan. Harapan saya tentunya kita menghasilkan generasi muda yang mengerti tentang upaya perdamaian kemanusiaan dan sebagainya,” ucap Jusuf Kalla.

Diketahui, acara Jumbara Nasional PMR ke-IX akan berlangsung selama 9 hari penuh. Dimana peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang melibatkan simulasi penanganan bencana, pertolongan pertama, dan pelatihan keterampilan lainnya. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk bertukar pengalaman dan memperluas jejaring relawan PMI di seluruh Indonesia. (ptm/*/red)

Dirjen LKH RI & Komisi IV DPR-RI Lakukan Bimtek Perihal Penanganan Sampah Di Bumisari Natar

0

NATAR, (Ltc):

Komisi IV DPR RI bersama dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah dan Bahan Berbahaya Racun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Penanganan Sampah di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, pada Sabtu (1/7/2023).

Bimtek yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong langkah-langkah konkret dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia ini, dibuka secara langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, S.E.

Dalam sambutannya, Sudin mengatakan, bahwa penanggulangan sampah masih menjadi permasalahan di Indonesia. Pola penanganan yang kurang baik ditengah masyarakat menjadi salah satu faktor utamanya.

Oleh karena itu, melalui bimtek tersebut diharapkan bisa menjadi upaya yang akan mengarah pada pengurangan volume sampah, peningkatan daur ulang, dan penggunaan energi terbarukan dari sampah di Indonesia.

“Sampah itu jangan dianggap tidak membuat masalah, tapi akan membuat masalah. Sampah itu seperti sisa makanan, sampah plastik, yang awalnya memang kita anggap sepele, tapi lama-kelamaan itu bisa jadi bencana,” ujar Sudin.

Sudin menyampaikan, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah dan pengelolaan yang berkelanjutan menjadi peranan yang sangat penting. Sebab itu, para peserta diharapkan bisa berbagi strategi dan inovasi untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.

Sudin juga menyampaikan, praktik terbaik dalam penanganan sampah, termasuk pengelolaan sampah berbasis 3R (reduce, reuse, recycle), sistem pengolahan sampah yang efisien, serta pemanfaatan energi dari sampah.

“Kemudian yang paling penting, bapak ibu dari rumah sampah itu harus dipilah. Maka, hari ini kita adakan Bimtek. Insyallah nanti setelah Bimtek, apa yang bisa saya lakukan sebagai Ketua Komisi IV dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jadi bapak ibu lingkungan kita harus bersih,” kata Sudin.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, legislatif, sektor swasta, dan masyarakat dalam menangani masalah sampah yang semakin kompleks.

 

Nanang juga menyoroti dampak negatif dari peningkatan volume sampah di Indonesia terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

“Sampah ini memang menjadi dilema kita semua terutama tempat lingkungan sekitar kita. Kalau terjadi pembuangan sampah rumahan sembarangan, nah ini yang bahaya. Dengan adanya Bimtek ini manfaatkan dengan baik. Kita sama-sama belajar bahwa bagaimana pentingnya pengendalian sampah ini,” kata Nanang.

 

Nanang berharap, Bimtek penanganan sampah yang digelar oleh Komisi IV DPR RI tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia.

 

Dengan melibatkan semua pihak terkait, kata Nanang, diharapkan dapat tercipta kesadaran lingkungan yang lebih tinggi dan terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan.

 

“Karena ini (permasalahan sampah) menyangkut kehidupan kita dan kebersihan kota dan lingkungan kita. Dengan adanya Bimtek ini saya harap kita bisa lebih peduli terhadap lingkungan kita. Jangan kita menyelepekan, kita buang sampah hanya satu keresek, dua kresek, tapi jika berbulan-bulan ini akan menumpuk,” tukas Nanang. (ptm)

Jumbara PMR Tingkat Nasional Di Lampung Selatan Mulai 3 Juli 2023

0

KALIANDA, (Ltc):

Agenda kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR ke-IX tingkat Nasional di Kabupaten Lampung Selatan akan dimulai Senin, 3 Juli 2023 hari ini

Pelaksanaan Jumbara akan diawali dengan Parade Budaya yang diikuti seluruh peserta atau kontingen yang dimulai dari Lapangan Cipta Karya dan berakhir di Lapangan Korpri, Kalianda, mulai pukul 15.00 WIB.

Selanjutnya, seluruh kontingen akan dijamu Bupati Lampung Selatan pada acara Gala Dinner di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat pada pukul 19.30 WIB.

Demikian disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan Yespi Cory saat memimpin apel mingguan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (3/7/2023).

Yespi Cory mengatakan, saat ini Kabupaten Lampung Selatan sedang melaksanakan sebuah hajat besar yakni sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan Jumbara PMR Ke-IX tingkat nasional.

“Saat ini seluruh kontingen yang berasal dari 34 provinsi dan 12 negara sahabat telah hadir di kabupaten kita,” ujar Yespi Cory menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan.

Lebih lanjut Yespi Cory menyampaikan, bahwa pembukaan Jumbara PMR Nasional ke-IX akan dilaksanakan pada Selasa besok (4/7) di Stadion Jati Kalianda. Rencananya akan di buka langsung oleh Ketua PMI Pusat H. M. Jusuf Kalla dan akan dihadiri oleh para pejabat negara, tamu undangan dan seluruh kontingen.

“Tentunya ini suatu kehormatan yang patut kita apresiasi sekaligus tanggungjawab yang besar bagi kita untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini sampai dengan tanggal 10 Juli mendatang,” kata Yespi Cory.

Untuk itu, Yespi Cory meminta kepada para Kepala Perangkat Daerah dan seluruh pegawai baik PNS maupun THLS yang telah ditunjuk sebagai pendamping kontingen untuk bersama bergotong-royong menyukseskan pelaksanaan Jumbara PMR Nasional ke- IX ini.

Yespi Cory juga meminta, agar ASN maupun masyarakat untuk meninggalkan kesan yang baik dan memperkenalkan kepada seluruh kontingen terkait destinasi-destinasi wisata, seni dan budaya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Agar mereka (kontingen) akan mengetahui dan dapat menyebarluaskan di daerah dan negaranya masing-masing. Sehingga Kabupaten Lampung Selatan akan makin dikenal bukan hanya di Provinsi Lampung saja namun sampai ke pelosok nusantara bahkan mancanegara,” kata Yespi Cory. (DUL/*/red)

Bupati Lamsel Nanang Ermanto Menerima Sertifikat Bebas Malaria Tingkat Kabupaten/kota Dari Kemenkes RI

0

SAMARINDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto menghadiri puncak peringatan Hari Malaria Sedunia 2023 tingkat Nasional di Sepaku Penajam Paser Utara Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kamis (15/6/2023)

Dalam kegiatan itu, Kabupaten Lampung Selatan menerima Sertifikat Eliminasi Malaria tingkat kabupaten/kota dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).

Sertifkat Bebas Malaria itu diserahkan Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI DR. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersamaan 5 provinsi dan 50 kabupaten/kota lainnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Devi Arminanto yang ikut mendampingi bupati mengatakan, sertifikat eliminasi malaria diberikan kepada provinsi dan kabupaten/kota yang telah memenuhi syarat atas pencapaian eliminasi malaria.

“Kementerian Kesehatan berharap, dengan diberikannya sertifikat elimininasi malaria tersebut, kabupaten/kota berkomitmen untuk mempertahankan status daerah eliminasi malaria,” ujarnya.

Hari Malaria Sedunia diperingati setiap tanggal 25 April setiap tahunnya. Peringatan Hari Malaria Sedunia 2023 mengusung tema “Dengan Investasi, Inovasi, dan Implementasi, Kita Capai Indonesia Bebas Malaria”.

Melalui acara puncak dan penyerahan Sertifikat Eliminasi Malaria itu diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi kabupaten/kota lainnya untuk semakin bersemangat mencapai Eliminasi Malaria. (NN/*/red)

Imigrasi Klas III Non TPI Kalianda Deportasi Warga Malaysia

0

KALIANDA, (Ltc):

Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kalianda, Lampung Selatan, mendeportasi MZ (37), warga negara asing (WNA) asal Malaysia.

MZ yang berdomisili di Negeri Sembilan Malaysia itu sebelumnya tinggal di Lampung Timur. Ia kemudian terlibat kasus perjudian dan sempat mendekam di Rutan Sukadana Lamtim.

Kasubsi TI Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kalianda Haryo Sampurno menerangkan, pihaknya melakukan deportasi berdasarkan pasal 75 ayat 1 huruf (f) UU nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian. “WN Malaysia dipulangkan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, rute Bandar Lampung-Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion Air kode penerbangan JT 123 pada pukul 16.00 WIB,” ungkap Haryo kepada media  Lampungpro.co pada Jum’at (16/06/23).

Haryo menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan keimigrasian bagi warga negara asing yang melanggar ketentuan di Republik Indonesia, kasusnya di Lampung Selatan dan Lampung Timur yang menjadi wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kalianda.

“di Rutan Sukadana yang bersangkutan telah dinyatakan bebas murni pada tanggal 29 Mei 2023 lalu,” pungkasnya.(rilis Imigrasi/*/red)

Dalam Rangka Memperingati Hari Keluarga Nasional ke-30 tahun 2023, Dinas Dalduk Lamsel Gelar Pelayanan Sejuta Akseptor.

0

KALIANDA, (Ltc):

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Pelayanan KB serentak Sejuta Akseptor. Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tahun 2023.

Selain di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor (PSSA) juga dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada Rabu, 14 Juni 2023.

Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Lampung Selatan, masing-masing kegiatan PSSA dilaksanakan di seluruh titik layanan kesehatan dan KB. Dan kegiatan itu dipantau langsung Kepala Dinas Dalduk KB Kabupaten Lampung Selatan Rika Wati.

Rika Wati mengatakan, kegiatan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dapat terlaksana berkat kerja sama dengan Puskesmas, Klinik dan Bidan Praktik Mandiri serta para penyuluh KB se-Kabupaten Lampung Selatan. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga kegiatan peringatan Harganas ini bisa terlaksana. Termasuk Bidan Praktik Mandiri yang sudah teregister menjadi Faskes KB, turut serta membantu pelayanan KB,” ujar Rika Wati dalam keteranganya.

Rika Wati menambahkan, dalam Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor di Kabupaten Lampung Selatan ditargetkan sebanyak 7.211 Akseptor. “Pelayanan KB yang diberikan terdiri dari MOP, MOW, IUD, Implant, Suntik, Pil KB dan Kondom,” pungkasnya. (Kmf/*/red)