Peringati Hari Pendidikan Nasional, Nanang Ermanto Berpakaian Adat Lampung

KALIANDA, (Ltc):
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 di Lapangan Korpri, Kalianda, pada Senin pagi (8/5/2023).
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto dan dihadiri anggota Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta para pejabat eselon II dan III dilingkup Pemkab Lampung Selatan.
Ikut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hjv Winarni Nanang Ermanto, perwakilan siswa dari SMA, SMP, dan SD serta perwakilan guru dan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.
Berbeda dari upacara yang biasa digelar, seluruh peserta upacara kali ini menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah, antara lain pakaian adat Lampung, Jawa, Sumatera Barat, dan Bali.
Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto juga nampak mengenakan pakaian adat Lampung dibalut dengan setelan beskap berwarna silver dipadu kain tapis dan Hanuang.
Dalam amanatnya, Bupati Lampung Selatan menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim.
Dimana dalam amanatnya, Nadiem Makarim menyoroti sejumlah isu pendidikan di tanah air, terutama perjalanan 3 tahun pelaksanaan program Merdeka Belajar. “Sebanyak 24 episode Merdeka Belajar yang telah diluncurkan membawa kita semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat,” ujar Nanang saat membacakan sambutan Menteri Nadiem Makarim.
Lebih lanjut, Nanang menyampaikan, bahwa peserta didik sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.
Kemudian lanjut Nanang, para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Asesmen Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.
“Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar,” tutur Nanang.
Upacara Hardiknas 2023 itu, Bupati Lampung Selatan menyerahkan penghargaan satyalancana, tali asih purna bhakti dan penghargaan kepada siswa berprestasi.
Upacara Hardiknas 2023 diakhiri tari massal Lampung Selatan yang diikuti Bupati, Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK dan seluruh peserta upacara. (DUL/*/red)
Nanang Ermanto Lepas Balon Di HUT Desa Baru Ranji Ke-103

MERBAU MATARAM, (Ltc):
Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menghadiri Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram, Sabtu (6/5/2023).
Kegiatan itu juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan beserta para Kepala perangkat daerah dan masyarakat Desa Baru Ranji dan sekitarnya.
Kepala Desa Baru Ranji, Misnandri mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat serta aparatur desa setempat, yang telah mendukungnya menyukseskan acara tersebut.
“Saya harap dalam momentum ini, kita semua dapat berperan aktif dalam membangun Desa Baru Ranji. Semoga dengan usianya yang ke-103, Desa Baru Ranji dapat lebih baik lagi kedepannya,” ujar Misnandri.
Misnandri menyampaikan, program Desa Baru Ranji selalu bersinergi dengan program yang ada di kabupaten. Ada beberapa program pembangunan yang telah dilakukan oleh Desa Baru Ranji yaitu salah satunya melakukan pembuatan BPJS Kesehatan gratis.
“Sekitar dua bulan yang lalu Desa Baru Ranji juga mendapatkan bantuan 9 bedah rumah dari Kabupaten Lampung Selatan. Alhamdulillah terima kasih pak bupati, sekarang warga kami sudah memiliki rumah yang layak huni,” tutur Misnandri.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengungkapkan rasa bahagia atas diselenggarakannya kegiatan HUT ke-103 Desa Baru Ranji. “Saya lihat banyak perubahan sejak setahun yang lalu. Patut kita syukuri atas segala perubahan dan kemajuan yang diperoleh. Untuk itu, saya minta kelola desa dengan baik, sehingga akan melahirkan program unggulan desa yang kreatif dan inovatif,” kata Nanang.
Nanang mengatakan, dengan usia yang lebih dari satu abad ini, Desa Baru Ranji diharapkan dapat menjadi pilot project bagi desa-desa lainnya yang ada di Lampung Selatan, khususnya di Kecamatan Merbau Mataram.
Nanang juga berharap, kepala desa dan seluruh aparaturnya agar dapat menkonsentrasikan diri pada hal-hal yang spesial, esensial, dan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. “Kepentingan masyarakat lebih utama untuk diperhatikan. Manfaatkan sumber daya manusia yang ada di desa ini, sehingga mereka terlibat didalam proses pembangunan dan kemajuan desa,” imbuh Nanang. (Nsy/*/red)
Bupati Nanang Ermanto Salurkan Bantu Bedah Rumah Secara Langsung Dikecamatan Tanjung Sari

TANJUNG SARI, (Ltc):
Warga Desa Wonodadi Kecamatan Tanjung Sari, Surmanto (30) merasa sangat bersyukur atas bantuan bedah rumah yang telah diberikan oleh Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto beserta jajaran pemerintah daerah.
Rumah berlokasi di dusun 1A RT 02 RW 01 Desa Wonodadi Kecamatan Tanjung Sari tersebut roboh karena kondisinya yang memang sudah tidak layak huni. “Alhamdullah kami sekeluarga senang sekali mendapatkan bantuan dari pak Bupati. Kami juga senang bisa bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan pak Bupati,” tuturnya.
Pemilik rumah, Surmanto mengutarakankan, kejadian nahas yang menimpa keluarganya itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu, dirinya bersama keluarga tengah tertidur, tiba-tiba terdengar suara teriakan tetangga yang mengatakan rumahnya akan roboh.
Mendengar teriakan tersebut, Surmanto dan keluarga langsung bangun untuk menyelamatkan diri. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam tragedi tersebut, namun semua barang-barangnya tidak sempat diselamatkan. “Saya waktu tidur tiba tiba tetangga teriak-teriak rumahnya mau roboh, sudah goyang-goyang. Pas saya keluar rumahnya langsung roboh. Barang-barang hancur semua. Cuma Handphone yang bisa diselamatkan, semua barang hancur. Gak ada yang luka-luka alhamdulillah udah sempat keluar semua,” kata Surmanto.

Sementara, Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto menyampaikan, bantuan bedah rumah itu merupakan bantuan dari pemerintah daerah. Dirinya menuturkan, bantuan tersebut merupakan kewajiban
Dihadapan Forcam dan warga Tanjung Sari, Nanang juga menyerahkan bantuan lainnya, seperti karpet, kasur lantai, sembako, bantuan peralatan foodware, selimut dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. “Sementara di situ dulu, minggu-minggu ini langsung cepat, besok harus sudah ada material. Seminggu aku kontrol ini, aku datang lagi kesini, Nanti secepatnya, jangan kelamaan. Ini kami datang pemda beserta jajaran, jadi segera dibangunin,” ujar Nanang saat memberikan bantuan yang berlangsung pada Minggu (7/5/2023).
Nanang menjelaskan pentingnya menerapkan sistem gotong royong dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Karena dengan gotong royong, semua permasalahan yang dihadapi bisa lebih mudah terselesaikan. “Kalau smeua ini kita gotong royong kan enteng, kita tanamkan kepada anak-anak kita untuk generasi yang akan datang. Ini program kita untuk mengentaskan kemiskinan, salah satu caranya adalah dengan melakukan bedah rumah. Ini sudah jelas rumahnya roboh karena tidak layak huni,” kata Nanang. (ptm/*/red).
Sekda Thamrin Lantik 26 Pejabat Struktural Dilingkungan Pemkab Lamsel

KALIANDA, (Ltc):
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali melakukan roling jabatan kepada 26 pejabat struktural. Ke 26 pejabat yang dilantik, terdiri dari 4 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II), 11 pejabat Administrator (eselon III), dan 11 pejabat Pengawas (Eselon IV).
Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Selatan Thamrin berlangsung di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Kamis pagi (4/5/2023).
Menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan, Thamirn meminta kepada pejabat yang baru dilantik dapat mengemban amanah dengan baik dan penuh tanggung jawab. “Menjadi pejabat tidaklah mudah. Saudara harus bisa meningkatkan kinerja dalam bidang yang saudara pimpin menjadi lebih baik dari sebelumnya. Jalankan kepercayaan yang diberikan dengan komitmen yang tinggi serta disiplin dalam pekerjaan,” ujar Thamrin.
Menurut Thamrin, pelantikan pejabat tersebut merupakan kebijakan yang diambil berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang bertujuan untuk menghasilkan pejabat yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik dan praktik KKN dalam pelaksanaan tugasnya sebagai pelayan publik di dalam pemerintahan.
Thamrin menegaskan, proses pengambilan keputusan dalam pembinaan manajemen dan karier PNS sepenuhnya telah mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Dalam pengangkatan pejabat daerah, pak bupati tetap melakukan pertimbangan yang berdasarkan pada objektivitas, kompetensi, kualifikasi, syarat jabatan, penilaian terhadap prestasi kerja, kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, inovasi, tanpa membedakan gender, suku, agama, ras dan golongan,” kata Thamrin.
Menurut Thamrin meskipun bupati memiliki hak prerogatif untuk menentukan keputusan dan kebijakan dalam proses pembinaan manajemen ASN, namun tetap mempertimbangkan kriteria yang telah disampaikan diatas sejalan dengan Tim Penilai Kinerja Kepegawaian.
Untuk itu Thamrin mengingatkan kepada seluruh pejabat, khususnya para pejabat yang baru dilantik, untuk lebih bersemangat dengan menunjukkan kinerja terbaiknya. Bekerja dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan dedikasi dan loyalitas kepada pimpinan. “Karena kinerja saudara semua akan terus dievaluasi secara berkala sebagaimana ketentuan dalam “Sistem Merit”. Yakni menitikberatkan pada kualifikasi, kompetensi serta kinerja sebagai pertimbangan utama dalam pengembangan dan penataan karir pegawai,” imbuhnya.
Sementara itu, 4 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) atau eselon II yang di roling yaitu, Achmad Herry, SE, MM dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan. Sebelumnya Achmad Herry menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.
Kemudian, Puji Sukanto, SE, MM dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial menggantikan Martoni Sani, S.Sos, MH. Sementara Martoni Sani mengisi jabatan yang ditinggalkan Puji Sukanto sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Lalu, Feri Bastian, SE, M.Ling yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup menduduki posisi baru sebagai Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah.
Selain 26 pejabat struktural, terdapat pula 3 orang yang diberikan amanah sebagai Pelaksana tugas (Plt) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah.
Mereka yakni, Yudhius Irza, S.Hut, MM Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rio Gismara, SH sebagai Plt Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, serta Batot sebagai Plt Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Pelayanan Pajak Kecamatan Merbau Mataram. (KMF/*/Red)
Bupati Nanang Ermanto Dampingi Jokowi Sambangi Pasar Natar, Janji akan Bangun Dua Lantai
NATAR, (Ltc):
Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pasar Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat pagi (5/5/2023).
Jokowi yang hadir bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim serta Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto.
Jokowi tiba di Pasar Natar, Kecamatan Natar sekira pukul 08.38 WIB. Kedatangan Jokowi langsung disambut antusias oleh para pedagang dan warga sekitar pasar.
Usai menyapa warga yang telah menunggu di depan pasar, Jokowi kemudian masuk ke pasar didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.
Di dalam pasar Natar, Presiden Jokowi membagikan sembako dan bantuan langsung tunai (BLT) kepada para pedagang. Jokowi juga bagi-bagi kaus ke warga.
Salah seorang pedagang bernama Khotijah mengaku senang bertemu langsung dengan Jokowi. Khotijah pun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Tadi ke dalam (pasar) rebutan, desak-desakan. Senang banget dapat sembako dari Pak Jokowi. Isinya ada minyak, beras, kopi, gula,” ujar Khotijah semringah.
Sementara, warga Desa Negara Ratu bernama Desti juga mengaku senang mendapat kaus yang diberikan langsung oleh Jokowi. “Senang banget, padahal cuma kaus. Saya tadi ngikutin (Jokowi) dari belakang, ke tengah, sampe kedepan. Baru dapet pas keluar pasar, mau ke mobil,” kata Desti.
Selain membagikan sembako dan BLT, Presiden Jokowi juga mengecek kondisi Pasar Natar dan sejumlah harga kebutuhan bahan pokok serta berbincang dengan sejumlah pedagang.
Bahkan Jokowi juga sempat terlihat membeli permen gulali sembari mendengar aspirasi para pedagang. Tak sedikit, pedagang yang mengadukan keluh kesahnya.
“Nanti pembangunan Pasar Natar ini dibuat menjadi dua lantai,” kata Jokowi dalam keterangannya saat meninjau Pasar Natar.
Untuk diketahui, hari ini Presiden RI Joko Widodo melakukan serangkaian kunjungan kerja di Provinsi Lampung. Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu daerah yang dikunjungi.
Menurut rundown, di Kabupaten Lampung Selatan Jokowi akan meninjau Pasar Natar. Kemudian meninjau Jalan Terusan Ryacudu akses menuju Gerbang Tol Itera, Jati Agung. “Iya, jadwalnya ada dua lokasi. Tadi pagi sudah meninjau Pasar Natar. Lalu kemudian Pak Jokowi lewat Jalan Terusan Ryacudu menuju Kota Baru, Jati Agung, tapi tidak turun dari mobil,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan Anasrullah. (ptm-kmf/*/red)
Nanang Ermanto Kembali Cek Proses Pembangunan Tugu Garuda & Air Mancur

KALIANDA, (Ltc):
Pembangunan Taman Air Mancur dan Tugu Garuda yang terletak di pusat Kota Kalianda Lampung Selatan tepatnya di depan Kantor Pengadilan Agama (PA) dan di kawasan Agrowisata Gor Way Handak telah mencapai progres pembangunan sekitar 50 persen.
Pengerjaan pembangunan tersebut terus dikebut dan diperkirakan akan rampung dalam waktu satu bulan kedepan. Hal tersebut disampaikan oleh pengawas pembangunan, Kailami Magada saat di konfirmasi di lokasi tersebut, Kamis (13/4/2023).
“Pembangunan ini baru sekitar 50 persen, kalau untuk targetnya sekitar satu bulan lagi baru kelar,” ujar Kailami Magada.
Kailami Magada menuturkan, pembangunan tersebut diyakini akan menjadi salah satu landmark baru yang menghiasi Kota Kalianda.

Di lokasi tersebut, Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto juga nampak hadir dan berbincang serta mengarahkan langsung para pekerja yang sedang bertugas. Bahkan, Nanang secara rutin mengecek pembangunan taman air mancur di dua lokasi tersebut.
Menurut Nanang, penataan Kota Kalianda ini merupakan salah satu bentuk persiapan Kabupaten Lampung Selatan dalam menyambut gelaran Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) PMI ke-IX. Kegiatan ini, rencananya akan berlangsung pada bulan Juli di kawasan Agrowisata Kalianda. “Kegiatan Jumbara PMI ini dilakukan lima tahun sekali. Ini menjadi kebanggan Kabupaten Lampung Selatan menjadi tuan rumah. Maka kita harus maksimal persiapannya,” kata Nanang. (Hy/*/red)
Hj Winarni Ketua Dekranasda Lamsel Membuka Pelatihan Pembuatan Kain Inuh

KALIANDA, (Ltc):
Ketua Dewan kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Lampung Selatan Hj Winarni Nanang Ermanto membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Tapis Inuh dan Sulam Tapis se-Lampung Selatan, yang berlangsung di aula agrowisata Kalianda pada Kamis (13/04/2023).
Kegiatan tupoksi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bekerja sama dengan Dekranasda Lampung Selatan itu di ikuti oleh peserta 65 orang.
Hi Dharmawan, selaku Kepala Dinas Pariwisata melaporkan, diadakannya kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memberikan peningkatan kapasitas kepada para pelaku usaha dan juga kelompok kelompok pengrajin. “Ini upaya memberikan peningkatan kapasitas para kelompok pengrajin agar mampu mengembangkan produknya,” katanya.
Dharmawan juga menyampaikan, para peserta pelatihan diharapkan dapat mengembangkan keahliannya dalam membuat produk-produk yang lebih baik dan dapat menarik perhatian para wisatawan. “Diharapkan para peserta mampu membuat produk produk yang lebih baik dan dapat menarik perhatian para wisatawan,” terangnya.
Selain peserta turut serta dalam kegiatan tersebut, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan Hendra Jaya.
Pada kesempatan itu, Winarni dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk memajukan produk kerajinan UMKM dan juga pariwisata. “Saya sangat aprsiasi dan berterima kasih kepada pemerintah daerah yang turut serta mendukung kemajuan produk kerajinan lokal,” kata Winarni.
Winarni juga menyampaikan, kegiatan itu sangat penting sebagai peningkatan SDM yang berujung pada peningkatan kualitas Kain Inuh dan Kain Tapis. Dengan harapan setelah kegiatan ini para pelaku usaha dan perajin mendapatkan hasil positif untuk mengembangkan dan mempromosikan khususnya kain inuh yang menjadi ikon khas milik Lampung Selatan.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini pelaku usaha dan perajin dapat mengembangkan dan mempromosikan khususnya kain inuh yang menjadi ikon khas milik Lampung Selatan,” harapnya.
Winarni juga mengungkapkan, motif yang ada di kain inuh tidak hanya dalam kain namun bisa diterapkan di berbagai souvenir dan kerajinan lainnya. “Motif yang ada di kain inuh ini bisa juga dibuat di kerajinan lainnya seperti gantungan kunci, tas dan sebagainya,” ungkapnya.
Winarni meminta kepada dinas terkait untuk melakukan evaluasi dan monitoring kepada kelompok-kelompok yang memiliki potensi untuk mengembangkan produknya agar bisa disuport dan didukung Pemerintah daerah. “Nanti tolong di monitoring ya pak. Dilihat kelompok mana saja yang memiliki potensi, untuk nanti di suport dan dibantu promosi produknya,” pintanya. (*)

Kantor Bahasa Provinsi Lampung Gelar Kegiatan Pendampingan Komunitas Penggerak Literasi di Kabupaten Lampung Selatan

KALIANDA, (Ltc):
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkolaborasi dengan Kantor Bahasa Provinsi Lampung menggelar kegiatan Pendampingan Komunitas Penggerak Literasi di Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (5/4/2023).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rajabasa kantor bupati setempat, diikuti 37 peserta yang terdiri dari penggiat literasi, TBW/PKBM dan dilaksanakan selama 2 hari mulai dari 5 hingga 6 April 2023.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan Qorinilwan mengatakan, tujuan didirikannya Perpustakaan Komunitas yaitu untuk memenuhi kebutuhan informasi dilingkungan perpustakaan tersebut berada.
“Perpustakaan Komunitas lebih mengacu dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat dilingkungan perpustakaan tersebut didirikan,” ucapnya.
Menurut Qorinilwan, Perpustakaan Komunitas merupakan tempat pendidikan yang berperan penting dalam pendidikan seseorang untuk menjadikan literasi menjadi suatu yang permanen, meningkatkan pengetahuan dan penyesuaian diri dalam kehidupan bermasyarakat, spiritual, politik dan ekonomi. “Menjadi salah satu pusat informasi dan sumber ilmu pengetahuan. Selain itu perpustakaan juga dapat digunakan sebagai sarana penelitian rekreasi pelestarian khasanah budaya, bangsa dan juga memberikan berbagai jasa layanan lainnya,” ujarnya.
Sementara pada kesempatan itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Desi Ari Pressanti menuturkan, pendataan komunitas penggerak literasi bertujuan sebagai data persebaran dan aktivitas komunitas literasi di setiap provinsi.
“Dengan tindak lanjut kegiatan pendataan yaitu pendampingan komunitas literasi, bimbingan teknis bagi komunitas literasi, pelatihan keterampilan untuk anggota komunitas literasi dan penyusunan buku profil komunitas penggerak literasi,” kata Desi Ari Pressanti.
Sementara, mewakili Bupati Lampung Selatan, Asisten Bidang Administrasi Umum Badruzzaman berharap kepada para penggiat literasi untuk terus aktif menciptakan dan mendorong masyarakat untuk membaca buku. Terlebih di era digitalisasi saat ini, harus bisa membedakan informasi yang real dan hoaks. “Mudah-mudahan melalui kegiatan Pendampingan Mutu Komunitas Penggerak Literasi ini, kita akan semakin peka dan kritis terhadap kualitas informasi. Karena kemampuan literasi itu titik tekannya kepekaan seseorang dalam menilai informasi,” imbuhnya. (Nsy/*/red)
Kepala BKKBN Provinsi Lampung Datangi Nanang Ermanto Bahas Pengentasan Stunting

KALIANDA, (Ltc):
Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto menerima kunjungan Kepala Perwakilan BKKN Provinsi Lampung Nurizky Permanajati di rumah dinas bupati setempat, pada Kamis (06/04/2023).
Kunjungan tersebut dilaksanakan untuk membahas mengenai sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan BKKBN Provinsi Lampung untuk mengentaskan permasalahan stunting di Bumi Khagom Mufakat.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Nurizky Permanajati menyampaikan, permasalahan stunting merupakan hal yang sangat penting untuk diselesaikan, karena menjadi salah satu ancaman utama terhadap kemampuan daya saing bangsa.
Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, ungkap Nurizky Permanajati memerlukan komitmen bersama dari seluruh elemen terkait. Termasuk didalamnya adalah pemerintah daerah.
“Itu yang diamanatkan BKKBN juga pak, merubah mindset SDM. Karena permasalahan stunting ini bukan hanya di gizi tapi juga kualitas SDM. Maka, kita edukasi mulai dari program balita dan lain-lain. Sehingga nanti setelah ada perbaikan, ekonomi baik, mereka bisa merubah itu semua, permainannya memang di SDM, cuma kalau BKKBN ini tidak kelihatan karena jangka panjang,” ujarnya.
Dalam pengentasan stunting tersebut, Nurizky Permanajati juga meminta agar Pemkab Lampung Selatan bisa memperhatikan usia pernikahan di daerah. Jangan sampai, kasus pernikahan dini semakin meningkat, sebab menurutnya hal tersebut akan memberikan berpengaruh buruk, terutama terhadap kesehatan ibu dan bayi.
“Kemudian pernikahan dini, kalau pernikahan dini ini banyak biasanya pendidikannnya tidak tinggi. Stunting bukan hanya masalah kurang gizi, makanya stunting menjadi perhatian kita bersama,” tutur Nurizky Permanajati.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambut baik tujuan kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung. Dirinya berharap, kedepan bisa tercetus program-program kolaborasi yang berujung pada pengentasan stunting di wilayahnya.
Dalam kesempatan itu, Nanang juga mengungkapkan, capaian penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Lampung Selatan yang telah menyentuh 9,9 persen merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh stakeholder terkait.
Dengan terus menerapkan sistem kebersamaan dan gotong royong, kata Nanang, kasus stunting di Kabupaten Lampung Selatan akhirnya berhasil mengalami penurunan yang cukup signifikan. “Banyak kolaborasi dari Dinas terkait, terus kontinue. Alhamdulillah berkat gotong royong, ini hasilnya di Lampung Selatan. Ini kehebatan semua elemen yang mau kolaborasi. Menyatukan persepsi, hilangkan ego, mindset berubah, revolusi mental. Alhamdulillah sedikit demi sedikit kita membangun lampung selatan,” ungkap Nanang.
Tak hanya bergerak di bidang kesehatan, untuk mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Lampung Selatan, ungkap Nanang, pemerintah daerah juga mencetuskan program Swasemda Sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM melalui dunia pendidikan.
Menurut Nanang, kualitas SDM yang unggul yang berkualias mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan generasi bangsa kedepan. “Kita juga ada Swasembada Sekolah, jadi kita kerjasama dengan Kadis Pendidikan, tidak ada lagi anak yang putus sekolah, ini terus kita lakukan. Lampung selatan siap menerima program-programnya, kita memang lagi konsen di stunting, tapi Alhamdulillah tahun ini sudah turun, harapan kita semua tahun depan zero stunting,” pungkasnya. (ptm/*/red)












