Kamis, Maret 12, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 38

Bupati Lampung Selatan Egi Turun Langsung Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Desa Merak Belantung, dusun Haringin Kecamatan Kalianda, pada Senin, (14/04/2025).

Bencana banjir yang terjadi pada Minggu kemarin (13/4/2025) mengakibatkan puluhan rumah warga di Desa Merak Belantung terendam air setinggi 60-70 cm dan mengakibatkan kerugian materil.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Egi meninjau titik lokasi banjir di Desa Merak Belantung sembari mencari penyebab banjir. Di bawah terik matahari, Bupati Egi berjalan kaki melewati jalan becek menyusuri area persawahan memastikan akar persoalan penyebab banjir.

Dari hasil peninjauan tersebut, banjir diduga kuat disebabkan oleh saluran air atau gorong-gorong yang terlalu kecil dan tersumbat. Aliran air yang tidak tertampung akhirnya meluap ke pemukiman dan lahan pertanian warga.

“Kita lihat sendiri, salurannya sempit dan tersumbat. Ini jadi peringatan bagi kita semua agar lebih peduli dengan lingkungan,” kata Bupati Egi dalam peninjauan tersebut.

Oleh karena itu, Bupati Egi juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan saluran air. Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama. “Tolong, dijaga lingkungannya. Jangan buang sampah sembarangan, apa lagi ke empang. Kita harus menjaga lingkungan kita,” imbuh Bupati Egi.

Salah satu warga terdampak, Kholil, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Dirinya tak menyangka Bupati Egi akan datang langsung menyerahkan bantuan dan menyusuri wilayah banjir. “Kami berterimakasih sekali. Bapak bupati sudah datang, melihat langsung kondisi kami, dan memberi bantuan. Jarang-jarang ada pemimpin yang mau turun ke sawah seperti ini,” ujar Kholil. (Nsy/*/red)

Agus Sutanto Sekretaris Fraksi Golkar Provinsi Lampung Sosialisasi PIP & WK di Desa Bali Agung Lamsel

0
Oplus_131072
Agus Sutanto anggota DPRD Provinsi Lampung saat menyerahkan sovenir kepada salah satu peserta yang mengikuti acara sosialisasi PIP & WK tahap 1 yang berlangsung di desa Bali Agung Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu (12/4/2025). (Poto:ist)

PALAS, (Ltc):
Anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Sutanto menggelar kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan pertama di bulan April 2025 yang berlangsung di Desa Bali Agung Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu (12/42025).

Kegiatan di hadiri tokoh adat Bali, masyarakat Bali yang akan menerima materi terkait Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang di sampaikan langsung oleh Made Sujana S.E yang di daulat sebagai narasumber.

Diketahui, kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini merupakan kegiatan rutin yang harus dilaksanakan oleh wakil rakyat DPRD Provinsi Lampung di daerah pemilihan nya masing – masing dengan tujuan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga dan merawat Pancasila sebagai Ideologi Negara.

Agus Sutanto yang juga menjabat sebagai sekertaris Fraksi Golkar DPRD Provinsi Lampung dihadapan warga masyarakat Bali Agung mengatakan bahwa Pancasila telah menyatukan seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai bentuk perbedaan yang ada.

Pancasila telah menyatukan kita semua sebagai warga negara Indonesia dengan berbagai bentuk perbedaan yang ada, mulai Suku, Ras, Agama, adat istiadat dan budaya. Masyarakat hidup rukun dan saling menghargai,” ujar Agus.

Pancasila juga telah terbukti menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, maka ada pihak – pihak tertentu yang ingin mengganggu kedaulatan NKRI. Atau yang lebih dikenal dengan gerakan Radikalisme.

Sebagai warga negara yang baik kita sudah seharusnya wajib menjaga keberadaan Pancasila dengan lima sila yang terkandung di didalamnya. “Kemajuan zaman yang pesat melalui teknologi juga dapat menjadi ancaman serius terhadap Pancasila, masyarakat saat ini mudah di adu domba melalui pengaruh media sosial,” tutupnya.(Raw/*/*/red).

Jungle Sea, Theme Park Pertama di Provinsi Lampung, di Buka Secara Resmi Oleh Bupati Lampung Selatan Egi

0

KALIANDA, (Ltc):

Jungle Sea, theme park pertama di Provinsi Lampung yang mengusung konsep wisata pesisir pantai kini hadir di Kalianda, Lampung Selatan.

Grand Opening theme park yang berada di Kawasan Kalianda Nirwana Resort resmi dilakukan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), Sabtu, 12 April 2025.

Hadir juga dalam acara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, Dandim 0421/LS, Letkol Inf Esnan Hariyadi, Pj Sekda Lampung Selatan, Intji Indriati, beserta pejabat terkait lainnnya.

President Director PT Graha Andrasentra Propertindo sekaligus Owner Jungle Sea, Reza Adikresna menjelaskan, Jungle Sea berdiri diatas lahan seluas 4,2 hektare di tepi pantai yang merupakan bagian dari diversifikasi usaha PT Bakrieland Development Tbk. “Jungle Sea, theme park pertama di Provinsi Lampung ini memiliki fasilitas spot foto menarik dan aktivitas edukatif yang bisa dinikmati dari semua kalangan usia,” kata Reza.

Dalam sambutannya, Reza juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan atas peran dan dukunganya, sehingga Jungle Sea bisa selesai dibangun di Kalianda, Lampung Selatan. “Saya berterimakasih kepada Bapak Gubernur Lampung dan Bupati Lampung Selatan yang selalu memberikan masuk-masukan positif. Tanpa doa dan kerja keras seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan, mungkin Jungle Sea tidak akan seperti ini,” ujar Reza.

Sementara, dalam sambutannya Bupati Egi menyambut baik hadirnya destinasi baru theme park, Jungle Sea di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Menurut Egi, peresmian Jungle Sea tersebut bukan sekadar destinasi wisata, namun merupakan program penting dalam pembangunan kawasan pariwisata yang terpadu di provinsi Lampung, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Lampung Selatan. “Jugle Sea ini merupakan sebuah gagasan kreatif dari bapak Reza dan jajarannya. Jadi saya melihat wisata ini salah satu mungkin wisata yang memiliki keunikan yang ada di Provinsi Lampung bahkan belum ada di provinsi lainnya,” kata Bupati Egi.

Untuk itu, Egi mengajak seluruh masyarakat, baik pejabat Lampung Selatan serta tokoh-tokoh adat untuk bisa menjaga aset pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Karena, hadirnya Jungle Sea juga merupakan kebanggan bagi pemerintah daerah. “Ini juga merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam konsep Pentahelix dengan model Quadruple Helix dengan menghubungkan akademisi, praktisi/bisnis, komunitas, pemerintah dan media,” kata Bupati Egi.

Dalam sambutannya, Bupati Egi juga meminta seluruh kalangan untuk bergandengan tangan sehingga Kabupaten Lampung Selatan menjadi taman yang dapat memikat kupu-kupu untuk datang dan nyaman berkunjung. “Saya ingin kupu-kupu itu betah di Lampung Selatan. Tidak hanya berkunjung sesekali saja, tapi menjadi destinasi pilihan utama bila ingin memilih wisata,” katanya. (lmhr/*/red)

Guna Memastikan Kualitas Pelayanan, Bupati Lampung Selatan Egi, Sidak Kantor Camat Ketapang

0
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (paling kiri), saat melihat dan meninjau fasilitas Kantor Kecamatan Ketapang yang berlangsung pada Jum'at (11/4/2025). (Poto:ist).
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (paling kiri), saat melihat dan meninjau fasilitas Kantor Kecamatan Ketapang yang berlangsung pada Jum’at (11/4/2025). (Poto:ist).

KETAPANG, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (Egi) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kecamatan Ketapang, pada Jumat (11/4/2025).

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan publik berjalan optimal, dengan cara mendengar langsung keluhan dan masukan dari masyarakat.

Bupati Egi ingin memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus berjalan dengan prima. Dalam kunjungannya, dia juga berdialog langsung dengan warga.

Salah satu yang dia temui yakni Caryo, warga Desa Taman Jaya, Kecamatan Ketapang yang tengah mengurus administrasi surat nikah anaknya. “Bagaimana pelayanan di Kecamatan Ketapang ini? Kalau dari skala 1 sampai 10, berapa nilainya?” tanya Bupati Egi kepada Caryo. “Alhamdulillah baik, Pak. Saya sedang mengurus surat nikah anak, dan masih dalam proses. Pelayanan di sini 9,5,” ujar Caryo menjawab pertanyaan Bupati Egi.

Bupati Egi mengapresiasi jawaban tersebut dan menyampaikan bahwa pelayanan publik harus terus ditingkatkan. Kendati demikian, Bupati Egi mengingatkan para pegawai Kecamatan Ketapang, akan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja, khususnya soal kehadiran. “Ini kan kalian melayani masyarakat, jadi harus bisa jadi contoh, disiplin itu wajib dijalankan. Saya minta semua pegawai lebih disiplin dalam kehadiran dan menjalankan tugas. Kebersihan juga perlu diperhatikan, dari dalam ruangan hingga luar maupun toiletnya harus bersih dan kering,” imbuh Bupati Egi.

Selain ke Kantor Kecamatan Ketapang, Bupati Egi juga sempat melakukan sidak ke Kantor Kecamatan Sragi untuk mengecek layanan publik dan tingkat kedisiplinan pegawai.

Sidak tersebut merupakan bagian dari upaya Bupati Radityo Egi Pratama dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan prima bagi masyarakat Lampung Selatan. (Nsy/*/red)

Bupati Egi & Wakil Bupati Syaiful kompak Hadiri Pelepasan Siswa/i di Yayasan Pondok Pesantren Al Ishlah Sukadamai Natar

0

NATAR, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar, menghadiri pelepasan siswa/i tingkat RA, MI, MTs, MA Al Ishlah di Yayasan Pondok Pesantren Al Ishlah Sukadamai, Natar, pada Jumat malam (11/4/2025).

Kegiatan ini juga dirangkai dengan Haflah Akhirussanah, Khataman Kitab Al Jurumiyah, Al Imrity dan Al Fiyah Ibnu Malik, sekaligus halal bihalal di lingkungan yayasan tersebut.

Dalam sambutannya, Radityo Egi, mengapresiasi pentingnya peran pondok pesantren dalam membentuk generasi muda, yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional.

Radityo Egi mengatakan, pendidikan akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan pembentukan karakter yang baik. Terlebih, di tengah gempuran kecanggihan teknologi informasi yang cepat dan mudah diakses oleh siapapun, tanpa mengenal umur. “Pintar aja nggak cukup, pintar tanpa karakter memberikan musibah, maka kita utamakan adab dibanding ilmu. Sekarang dunia sudah semakin cepat perubahannnya, berkembang semakin jauh. Tanpa karakter yang kuat, budaya barat akan mudah masuk,” kata Egi.

Selain itu, Radityo Egi juga menekankan pentingnya penguasaan soft skill bagi para lulusan pondok pesantren. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, dan beradaptasi sangat diperlukan dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat yang semakin kompleks. “Orang sukses bukan hanya pintar tapi juga bisa bergaul, mampu menempatkan diri. Kemudian, kemampuan berkomunikasi, ini juga penting. Saya ingin generasi muda mempunyai inisiatif untuk berinovasi, sehingga kita terus berfikir kritis,” imbuhnya.

Radityo Egi berharap, santri-santri yang telah menyelesaikan pendidikan di Yayasan Pondok Pesantren Al Ishlah, dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. “Saya berharap para santri dapat menjadi pembawa maslahat dan penerus rosulullah dalam membawa kebenaran ditengah masyarakat,” pungkasnya. (ptm/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Respon Cepat Keluhan Jalan Raya Rusak Warga Desa Bumidaya Palas, Egi: Jalannya Langsung direhab Tahun 2025 ini

0
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Anggota DPRD Kabupaten Lamsel (F. PAN) Agus Sartono didamping PJ Sekda Lamsel Incji Indriati dan Pejabat Teras Lamsel lainnya kompak ikut mancing di kolam ikan (Jalan) buatan warga desa Bumidaya Kecamatan Palas Lampung Selatan. Warga setempat ikut menyaksikan aksi Bupati Egi yang enjoy menanggapi usulan warga agar jalan mereka segera di perbaiki.(Poto:ist)

PALAS, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) merespons kritik warga dengan langsung turun ke lokasi jalan yang digunakan untuk panen ikan lele pada Jumat, 11/4/2025.

Di hadapan warga, Bupati Egi berjanji akan melakukan perbaikan jalan ruas Bumidaya-Bumirestu-Pulau Jaya, di Kecamatan Palas tersebut pada tahun ini.

Janji itu muncul, setelah puluhan warga Kecamatan Palas melakukan aksi protes terhadap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pada Kamis kemarin (10/4), atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah selama lebih dari 10 tahun tanpa perbaikan berarti.

Warga setempat melakukan aksi unik dengan menabur 40 kilogram ikan lele ke genangan air yang menutupi jalan rusak. Mereka menyampaikan kekecewaan terhadap Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang dinilai belum merealisasikan janji kampanyenya terkait perbaikan infrastruktur.

Merespons kritik tersebut, Bupati Egi datang bukan hanya untuk meninjau, tetapi juga ikut “nyemplung” bareng warga. Bupati juga turut memancing lele, bakar lele, hingga makan bareng bersama warga di tepi jalan. Tak pelak, suasana menjadi cair, penuh tawa, dan yang terpenting, warga merasa didengar. “Kritik seperti ini kreatif banget. Warganya cerdas dan damai dalam menyampaikan aspirasi. Kami pemerintah harus cepat tanggap,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi memastikan ruas jalan penghubung antar desa seperti Bumi Daya-Bumi Restu-Pulau Jaya akan segera diperbaiki. Sebelumnya, jalan sepanjang 5 kilometer yang akan dibangun tahun ini belum masuk dalam perencanaan. Namun, karena aspirasi dari warga, Bupati Egi menegaskan jalan tersebut telah masuk anggaran perbaikan dengan beton. “Kemarin saya minta geser (anggaran), karena belum masuk perencanaan. Hari ini Dinas PUPR pun langsung bergerak cepat. Saya berharap warga bersabar karena semua ini ada prosesnya. Ketika jalan sudah jadi nanti, kita sama-sama jaga jalannya,” pesan Bupati Egi.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama sedang membakar ikan hasil pancingan yang ditebarkan di jalan oleh warga desa Bumidaya Palas. “Enak kali ya, ikannya guwe yang bakar,” ungkap Egi. (Poto: ist)

Respons cepat Bupati tersebut disambut positif oleh warga. Salah satu warga, Agung, mengaku senang lantaran akhirnya aspirasi mereka didengar dan langsung direspons bupati. “Baru kali ini rasanya pemerintah turun cepat. Apalagi Pak Bupati mau ikut mancing dan makan bareng kami. Ini bentuk kepedulian yang nyata,” ujar Agung.

Aksi damai warga ini bukan sekadar ihwal jalan rusak, tetapi menjadi simbol kuat sinergi antara warga dan pemerintah untuk membangun Lampung Selatan yang lebih baik. (Nsy/*/red)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama warga sedang menikmati lele pasca mancing di jalan Desa Bumidaya Kecamatan Palas. (Ist)

Dikritik Soal Jalan Rusak, Bupati Egi Apresiasi Kritikan Kreatif Warga

0

PALAS, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) menanggapi aksi protes warga yang menabur ikan lele di jalan rusak yang tergenang air di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.

Aksi tersebut dilakukan warga pada Kamis (10/4/2025) sebagai bentuk kritik terhadap kondisi jalan rusak dan belum pernah diperbaiki pemerintah selama lebih dari 10 tahun.

Alih-alih marah dan kesal, Bupati Egi malah menanggapi positif kritik atau saran tersebut. Bahkan, dirinya mengapresiasi cara kreatif warga dalam menyampaikan kritik.

“Saya apresiasi kreativitas masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Terima kasih sudah beraspirasi dengan cara yang unik dan kreatif,” kata Bupati Egi menanggapi kritik warga.

Bupati Egi lantas memaparkan, sejak satu bulan lalu pasca dilantik, aspirasi jalan yang menghubungkan 6 desa yakni Desa Bumi Daya, Tanjung Jaya, Bumi Asri, Bumi Asih, Bumi Restu, dan Pulau Jaya tersebut sudah menjadi atensi dirinya sejak awal.

Bupati Egi memastikan, jika persoalan infrastruktur menjadi prioritas pemerintahannya. Hanya saja menurutnya, untuk merealisasikan infrastruktur butuh proses pelaksanaan. Terlebih kata Egi, APBD 2025 sudah dirancang dan ditetapkan oleh pemerintahan sebelumnya.

“Saya paham betul masyarakat sudah terlalu lama tidak diperhatikan perbaikan infrastrukturnya. Tapi yang masyarakat juga perlu pahami, dalam melaksanakan pekerjaan infrastruktur itu ada prosesnya. Bismillah kita perbaiki sama-sama,” ujar Bupati Egi.

Diketahui, puluhan warga Kecamatan Palas melakukan aksi protes terhadap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah selama lebih dari 10 tahun tanpa perbaikan berarti.

Mereka melakukan aksi unik dengan menaburkan 40 kilogram ikan lele ke genangan air yang menutupi jalan rusak sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang dinilai belum merealisasikan janji kampanyenya terkait perbaikan infrastruktur. (Rls/*/red)

402 Jama’ah Calon Haji Kabupaten Lampung Selatan Ikuti Manasik Haji 2025

0

KALIANDA, (Ltc):

Sebanyak 402 jemaah calon haji asal Kabupaten Lampung Selatan mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis (10/4/2025).

Bimbingan manasik haji dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Pemkab Lampung Selatan, Anton Carmana, di Aula Kantor PKK setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada jemaah calon haji mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan syariat Islam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung Selatan, Ashari menyampaikan, bahwa bimbingan manasik tersebut sangat penting agar para jemaah dapat melaksanakan ibadah haji secara mandiri, tertib, dan sesuai dengan tuntunan agama.

“Melalui bimbingan manasik ini, kami berharap kualitas pelaksanaan ibadah haji dapat meningkat dan para jemaah mampu memahami serta mempraktikkan tata cara ibadah haji dengan baik dan benar sesuai ketentuan syariat Islam,” ujar Ashari.

Ashari menyebut, dari total 402 jemaah calon haji tersebut, terdiri atas 169 orang laki-laki dan 233 orang perempuan. “Disini ada jemaah tertua berusia 107 tahun dari Kecamatan Sidomulyo dan jemaah termuda berusia 18 tahun dari Kecamatan Katibung. Semoga para jemaah diberi kesehatan dan keselamatan,” kata Ashari.

Sementara, dalam sambutannya, Anton Carmana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama atas terselenggaranya kegiatan manasik tersebut yang dinilai sangat bermanfaat bagi para jemaah.

Menurutnya, kegiatan itu bukan hanya sebagai bekal pengetahuan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mental dan spiritual para jemaah calon haji. “Kami berharap seluruh jemaah dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, agar pelaksanaan ibadah haji nanti berjalan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” pesan Anton Carmana.

Adapun, kegiatan manasik haji tersebut akan berlangsung selama dua hari, mulai Kamis dan Jumat, 10-11 April 2025, dengan materi seputar rukun dan wajib haji, tahapan perjalanan, hingga praktik langsung manasik. (Nsy)

BPK-RI Perwakilan Lampung Laksanakan Entry Meeting di Kabupaten Lampung Selatan

0

KALIANDA, (Ltc):

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Lampung melaksanakan Entry Meeting di Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan itu dalam rangkan pemeriksaan interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2024.

Rombongan Tim BPK Perwakilan Lampung diterima Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati beserta jajaran pejabat terkait, di ruang Sekda setempat, pada Kamis (10/4/2025)

Ketua Tim Pelaksana dari BPK Perwakilan Lampung, Delwin Trisno Hutapea mengatakan, pemeriksaan LKPD akan berlangsung selama 30 hari, mulai 9 April 2025 hingga 8 Mei 2025.

Tujuan pemeriksaan LKPD tersebut, untuk memberikan opini batas kewajaran pelaporan keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan mempertimbangkan empat poin.

“Yakni, kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan sesuai standar akuntansi pemerintahan, kepatuhan terhadap ketentuan perundangan-undangan terkait pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, dan efektivitas sistem pengendalian internal,” kata Delwin Trisno Hutapea.

Lebih lanjut dia menjelaskan, output yang diharapkan terdiri dari dua bagian. Pertama berupa LHP terdiri dari dua buku saku yang berisikan opini dan laporan keuangan kognitif. Dan yang kedua berisikan permasalahan-permasalahan internal dan eksternal.

“Dengan pemeriksaan kami selama 30 hari yang termasuk sangat terbatas, kami mohon kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk bisa mengkoordinasikan pejabat-pejabat terkait supaya bisa merespon dengan cepat apabila kami membutuhkan konfirmasi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Intji Indriati juga menekankan kembali kepada seluruh kepala perangkat daerah, untuk dapat merespon dengan cepat informasi yang diperlukan BPK, agar dalam pemeriksaan yang terperinci untuk segera disampaikan.

“Respon dari teman-teman perangkat daerah juga harus lebih ditingkatkan, dan juga sampaikan kepada seluruh staf untuk cepat dalam merespon dan mempercepat terkait penyediaan dokumen-dokumen yang dibutuhkan,” imbuh Intji.

Intji Indriati juga berharap, dengan kerja sama yang baik, Kabupaten Lampung Selatan bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah diraih selama 8 kali berturut-turut dan tetap menjadi kabupaten terbaik di Provinsi Lampung.

“Dengan tagline, Lampung Selatan Bisa, mudah-mudahan Lampung Selatan tahun ini bisa mendapatkan WTP ke-9 dan bisa mencapai tujuan yang kita harapkan,” kata Intji. (lmhr/*/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Ikuti Pamen Raya Serentak Dengan 14 Propinsi Se-Imdonesia

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti panen raya padi secara serentak di 14 provinsi di Indonesia yang dibuka secara langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Desa Gandawesi, Kecamatan Lingung, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

Panen raya di Kabupaten Lampung Selatan sendiri berlokasi di Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, diikuti oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, Dandim 0421/LS, Letkol Inf. Esnan Haryadi, Pj. Sekdakab, Intji Indriati beserta pejabat terkait lainnya.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para petani di seluruh pelosok negeri. Panen yang meningkat ini, menjadi harapan baru menuju Indonesia yang lebih mandiri dalam penyediaan pangan. “Saya ingin memberikan penghargaan kepada para petani, saudara adalah tulang punggung bangsa dan negara. Tugas petani sangat penting sebagai produsen pangan, tanpa pangan tidak ada negara,” kata Presiden Prabowo dalam siaran zoom meeting.

Selain itu, dalam mendukung distribusi dan penyimpanan hasil pertanian, setiap desa akan mempunyai gudang penyimpanan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pertanian nasional.

“Tiap desa akan punya gudang untuk menyimpan hasil panen. Setiap koperasi desa akan punya 2 truk masing-masing, sehingga hasil panen dan pupuk bisa terdistribusi lebih cepat,” kata Prabowo.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, mengimbau agar para petani tidak menunda pengolahan lahan pasca panen, demi menjaga produktivitas dan mendukung target swasembada pangan pada tahun 2027 mendatang.

M. Syaiful menambahkan, ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada hasil pertanian lokal. Karena itu, kesinambungan produksi menjadi hal mutlak yang harus dijaga.

“Ketika nanti panen sudah selesai, segera untuk mengolah tanah untuk menanam kembali. Karena, pak Presiden mengharapkan 2027 sudah swasembada pangan, mulai tahun ini sudah tidak ada impor pangan lagi,” kata Wakil Bupati M. Syaiful. (ptm/*/red)