Kamis, Maret 12, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 102

Hj Winarni Lakukan Evaluasi Lomba Desa Tingkat Kabupaten Lampung Selatan

0

RAJABASA, (Ltc):

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto hadiri Evaluasi Lomba Desa Tingkat Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (14/02/2023).

Berlangsung di Balai Desa Way Muli, Desa Way Muli menjadi Desa pertama yang akan mendapatkan penilian dari Tim Lomba Desa Kabupaten.

Suryana selaku Kepala Desa Way Muli menyambut baik dan berterima kasih atas dipilihnya desa Way Muli mewakili Kecamatan Rajabasa untuk lomba Desa di tingkat Kabupaten.

Suryana menuturkan lewat lomba desa ini merupakan ajang bagi desa Way Muli untuk berbenah dan menjadikan Way Muli lebih baik lagi di segala aspek. “Lewat lomba Desa ini saya jadikan ajang bagi kami aparatur Desa untuk berbenah dan bisa berkembang lebih baik lagi di semua aspek,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan, Desa Way Muli yang berada di Pesisir Pantai, memiliki penampis gelombang sebagai tempat wisata dan tempat beristirahat bagi para pengendara yang melintas dan hal itu dapat meningkat ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Hadir pada Kesempatan tersebut Kepala Dinas PMD Erdiansyah, Camat Rajabasa Sabtudin, Kepala Desa se-Kecamatan Rajabasa, Ketua DWP Yani Thamrin

Sementara Winarni, dalam sambutannya mengatakan ,lomba Desa tingkat Kabupaten ini jadikan Pembenahan untuk Desa di segala sektor. “Lomba Desa ini dijadikan sebagai pembenahan Desa agar lebih baik dan maju di semua sektor,” ucapnya.

Dirinya juga akan mengusulkan agar semua desa yang ikut dalam lomba desa mendapatkan piagam penghargaan dari Pemerintah Daerah.

Kepada Ketua TP PKK Desa, Winarni meminta dan mengajak semua kader-kader yang ada di Desa untuk membantu program program yang ada di Desa. ”Bu Ketua PKK Desa, ajak kader kader yang ada didesa sukseskan program PKK dan juga bantu Pak Kadesnya memajukan Desanya,” ujarnya.

Kepala Dinas PMD Erdiansyah yang hadir membacakan Sambutan Bupati Lampung Selatan mengatakan, penilaian lomba desa menjadi evaluasi perkembangan desa sekaligus mendorong dan memotivasi desa untuk berlomba dan bersaing secara sportif dan positif dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat desa. “Untuk mencapai tujuan pembangunan Desa ada Dua Indikator utama yang harus dilengkapi, yakni Data Indeks Desa Membangun (IDM) dan Data Profil Desa, keduanya menjadi patokan ataupun tolak ukur bagi Pemerintah Desa untuk bekerja maksimal dalam mencapai status kemandirian desa,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, semua program desa harus dikawal, bangun kebersamaan, gotong royong yang tinggi, untuk Visi Desa Way Muli dapat tercapai.

Pelaksanaan penilaian Lomba Desa Tahun 2023 ini merupakan penilaian prestasi atas pelaksanaan pembangunan dan hasil yang dicapai oleh masing-masing desa setiap Tahunnya sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan yang meliputi Bidang Pemerintahan, Kewilayahan, dan Permasyarakatan.

Dalam Sambutannya juga disebutkan banyak potensi yang ada di Desa Way Muli yang perlu dioptimalkan oleh masyarakatnya dan aparatur desa, potensi laut dan wisata pantai harus dikembangkan lagi serta Produk lokal dan UMKM harus tingkatkan lagi. ”Way Muli ini potensi laut dan Wisata Pantainya bisa lebih dikembangakan dan dimajukan lagi dan produk UMKM lokalnya masih bisa ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Kepada tim penilai lomba, dirinya minta kepada untuk melakukan penilaian sesuai jiwa dan semangat reformasi, maka tim harus benar-benar objektif, selektif dalam memberikan penilaiannya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa ajang lomba desa ini tentu saja puncaknya akan bermuara pada terpilih dan belum terpilihnya suatu desa menjadi juara. (Kmf/*/red)

Nanang Ermanto Ajak Masyarakat Lampung Selatan Sukseskan Pemilu 2024

0

KALIANDA, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan, Hi Nanang Ermanto mengajak masyarakat mensukseskan Pemilu 2024. Hal ini ditegaskannya usai menjalani tahapan Pencocokan dan Penelitian (coklit’red) yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP/Pantarlih) KPU Lamsel, di Rumah Dinas Bupati Lamsel, Selasa (14/2/2023).

Orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat ini, di coklit bersama Ketua TP-PKK Lamsel, Hj. Winarni Nanang Ermanto. Dalam kegiatan tersebut, petugas Pantarlih juga didampingi Anggota KPU Provinsi Lampung, Titik Sutriningsih, Ketua KPU Lamsel, Ansurasta Razak dan Kadiv Pengawasan Bawaslu Lamsel, Ahmad Sahlan. “Dengan coklit ini, tandanya tahapan Pemilu sudah dimulai. Dan hari ini saya baru saja di Coklit bersama isteri,” ungkap Bupati Lamsel, Hi Nanang Ermanto.

Dalam rangka mensukseskan tahapan Pemilu 2024, Nanang juga mengajak seluruh warga masyarakat di Kabupaten Lamsel untuk memberikan data sebenar-benarnya kepada petugas Pantarlih saat dilakukan pendataan dan penelitian. “Manfaatkan kesempatan ini. Karena bapak ibu sekalian memiliki hak untuk menentukan nasib bangsa kita melalui Pemilu. Maka saya berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam Pemilu Tahun 2024 nanti. Jangan sampai golput, karena masa depan bangsa ini ditentukan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Lamsel, Ansurasta Razak mengatakan, Coklit adalah salah satu kegiatan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan Pantarlih dengan menemui pemilih secara langsung dari rumah ke rumah. Yang telah dimulai 12 Februari hingga 14 Maret 2023, mendatang. “Jumlah petugas Pantarlih di Kabupaten Lamsel sebanyak 2.980 orang sesuai dengan jumlah TPS pada Pemilu 2024. Kebetulan kesiapan Pak Bupati di hari ketiga pencoklitan dan lokasinya di Rumah Dinas Bupati,” ungkap Ansurasta.

Lebih lanjut dia mengatakan, petugas yang melakukan pencoklitan Bupati Lamsel ini adalah Pantarlih yang berasal dari domisili sesuai dengan kartu tanda penduduk. “Jadi memang mereka dari Desa Way Galih, Kecamatan Tanjungbintang. Kami disini hanya melakukan pendampingan,” pungkasnya. (idh/*/red)

Kasus Stunting Lampung Selatan Turun Hingga 9,9% Tahun 2022

0

KALIANDA, (Ltc):

Kerja keras Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan dalam menurunkan stunting di Bumi Khagom Mufakat membuahkan hasil.

Kasus stunting di Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022 turun hingga menyentuh 9,9 persen, jauh lebih rendah dari kondisi sebelumnya yang masih 16,3 persen pada tahun 2021.

Hal tersebut diungkapkan Duta Swasembada Gizi sekaligus Ketua TPPS Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto dalam rapat teknis TPPS tahun 2023 yang digelar secara hybrid di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan, Selasa (14/02/2023).

Winarni menuturkan, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan tahun 2023, angka prevalensi stunting Lampung Selatan hanya 9,9 persen. “Capaian pada tahun 2022 ini sangat luar biasa. Angka prevalensi stunting menyentuh 9,9 persen dari yang semula 16,3 persen. Jadi (stunting) kita turun 6,4%. Ini adalah bukti hasil kerja sama kita bersama dalam menuntaskan penurunan stunting,” kata Winarni.

Pada kesempatan itu, Winarni juga menyampaikan, soal keterkaitan mencetak generasi unggul Lampung Selatan dengan program prioritas pemerintah melalui pembangunan sumber daya manusia dan visi misi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. “Upaya percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Swasembada Gizi yang dilakukan bukan merupakan tugas tambahan. Namun strategi percepatan peningkatan layanan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Winarni.

Lebih lanjut Winarni menyampaikan, Gerakan Swasembada Gizi sebagai strategi dalam menurunkan stunting akan terus berkembang dengan memperkuat implementasi layanan dan prioritas pelaksanaan Gerakan Swasembada Gizi. “Kita juga harus memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang meliputi 5 layanan. Yaitu bantuan KIA, bantuan peningkatan gizi, bantuan akses air minum dan sanitasi, bantuan  sosial dan bantuan  PAUD. Dengan kelompok sasarannya keluarga, remaja dan balita prevalensi stunting,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan ini.

Diakhir penyampaiannya, Winarni mengatakan, bahwa dalam upaya mencanangkan target 2024 yaitu 5 persen atau kurang prevalensi stunting, menurutnya perlu upaya menuju pencapaian target tersebut di tahun 2023 ini. “Saya berharap kita bersama-sama dan gotong royong dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga di tahun 2024, stunting Kabupaten Lampung Selatan turun menjadi 5 persen bahkan kalau bisa hingga nol persen,” pungkasnya.

Sementara, rapat TPPS tahun 2023 itu juga diikuti secara virtual oleh TPPS Kecamatan hingga TPPS Tingkat Desa melalui aplikasi zoom meeting di 17 kecamatan. (Nsy/*/red)

Disdukcapil Lampung Selatan Gelar Pelayanan Dimusrenbang Kecamatan Way Panji

0

WAY PANJI, (Ltc):

Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Way Panji tidak hanya merumuskan rencana pembangunan untuk tahun 2024 saja.

Kegiatan tahunan tersebut juga diisi dengan berbagai pelayanan. Salah satu kegiatan yang banyak mendapat antusias dari masyarakat yaitu pelayanan kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Selatan.

Seperti yang terpantau dalam kegiatan Musrembang Kecamatan Way Panji yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Desa Sidorejo, pada Selasa (07/02/2023).

Banyak masyarakat yang mengantre untuk mendapatkan pelayanan, seperti pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) dan pelayanan kependudukan lainnya.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, meskipun sedang melaksanakan Musrenbang, pihaknya selalu memberikan pelayanan-pelayanan kepada masyarakat.

“Bagaimana  pelayanan yang diberikan oleh Disdukcapil ini ? Petugasnya ramah-ramah ngak,” ujar Bupati Lampung Selatan saat meninjau pelayanan kependudukan sembari memberikan hasil cetak KTP kepada salah seorang warga di lokasi pelayanan Disdukcapil.

Sementara itu, Mukrianto, salah satu warga Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji yang mendapatkan pelayanan di Disdukcapil mengaku sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Karena bisa mencetak kembali KTP saya. Dengan pelayanan yang ada, ini sangat dirasakan sekali oleh masyarakat,” ungkapnya. (Nsy)

Nanang Ermanto Salud Dengan Desa Suka Marga Yang Canangkan Swasembada Sekolah

0

SIDOMULYO, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan H Nanang Ermanto mengapresiasi Desa Suka Marga, Kecamatan Sidomulyo, yang telah berupaya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program Swasembada Sekolah.

Hal tersebut disampaikan Nanang Ermanto pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 tingkat Kecamatan Sidomulyo yang digelar di  Lapangan Desa Sidowaluyo, Selasa (07/02/2023).

 

“Saya apresiasi kepala desa beserta jajaran aparatur pemerintah Desa Suka Marga dengan gerakan Swasembada Sekolah,” ujar Nanang Ermanto dalam sambutannya.

 

Seperti yang diketahui, Gerakan Swasembada Sekolah merupakan program yang diinisiasi oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah. Setelah sebelumnya sukses dengan Gerakan Swasembada WC dan Swasembada Gizi.

Nanang Ermanto mengatakan, sektor pendidikan menjadi prirotas utama pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan. Mengingat, kualitas SDM sangat berpengaruh terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

“Sekarang ada Swasembada Sekolah dan ada Swasembada Bedah Rumah. Tidak ada sebuah arti yang bagus atau indah, walaupun pembangunan infrastrukturnya bagus tapi anak-anak putus sekolah. Bagaimana kita meningkatkan SDM-nya untuk meningkatkan IPM. Terima kasih Desa Suka Marga sudah menjalankan visi misi Pak Nanang,” tutur Nanang.

Nanang berharap, para kepala desa yang lain bisa ikut mencontoh Desa Suka Marga. Jangan sampai kata Nanang, ada anak di Kabupaten Lampung Selatan yang putus sekolah.

“Sebagai pemimpin mempunyai rasa kepedulian, rasa tanggung jawab kita untuk masyarakat ini. Nah kita punya lagi program Swasembada Rumah, untuk rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni. Pak Kades juga bisa membantu program ini,” kata Nanang.

Sementara, Camat Sidomulyo Erman Suheri, SE menjelaskan, program Swasembada Sekolah di Desa Suka Marga merupakan langkah awal yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Suka Marga dalam membangun SDM yang memiliki kualitas dan karakter yang baik dari tingkat desa.

“Desa Suka Marga telah menganggarkan program Swasembada Sekolah. Insyaallah desa selanjutnya akan kita programkan, agar Kecamatan Sidomulyo ini tidak ada lagi anak putus sekolah,” ujar Erman dalam paparannya.

Erman Suheri juga menyampaikan mengenai pengembangan potensi di wilayahnya. Terutama pada sektor wisata alam dan buatan dan sektor wisata kuliner. Yang mana, sejauh ini telah terdapat banyak destinasi yang menjadi favorit masyarakat Lampung Selatan dan sekitarnya.

“Ada Clara Suak, Wisata Kuliner KPK Siderejo yang baru saja dilaunching, dengan tujuan Kecamatan Sidomulyo menjadi sentra UMKM. Kemudian, untuk Pantai Muara Indah Suak, kemarin ada Komunitas Jeep, tidak lama lagi juga akan ada Komunitas RX-King. Harapan kita Desa Suak akan menjadi pusat untuk komunitas yang lain,” ujar Erman Suheri. (ptm/*/red)

PT JJAA Bergerak Penggemukan Sapi Potong Selalu Salurkan CSR Ke Masyarakat

0

SIDOMULYO, (Ltc):

PT. Juang Jaya Abdi Alam (PT. JJAA) adalah sebuah perusahaan penggemukan sapi potong, jenis brahman cross secara intensif (feedlot).

Perusahaan ini terletak di Jalinsum KM 40. Tepatnya, ditengah-tengah warga masyarakat Desa Kotadalam dan Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung.

Kepedulian serta perhatian perusahaan PMA asal Australia ini, tak hanya patut diapresiasi. Bahkan kepedulian PT. JJAA ini wajib dicontoh oleh perusahaan yang berada di wilayah Lampung Selatan.

Hal ini dibuktikan, setelah disalurkannya program-program CSR (corporate social responsibility) serta pemberian kontribusi dan penyerapan tenaga kerja yang selalu memprioritaskan warga masyarakat Desa Kotadalam dan Sukabanjar. “Beberapa hal tersebut telah dilakukan sejak PT. JJAA berdiri pada 30 Oktober 2001 silam dan hingga sekarang,” ujar General Manager PT. JJAA William E.L Bulo, melalui Manager General Affair Thamaroni Usman.

Adapun program CSR yang telah dilakukan diantaranya. Pembangunan jembatan penghubung yang satu-satunya akses jalan warga Desa Kotadalam ketika hendak bercocok tanam, hingga mengangkut hasil bumi.

Selanjutnya, pembangunan sumur bor yang tersebar dibeberapa titik terdapat pada Desa Kotadalam dan Sukabanjar. Kemudian bantuan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp. 5 juta untuk dua desa yang dikucurkan PT. JJAA pada setiap bulannya.

Dana ini merupakan kontribusi PT. JJAA untuk kebutuhan atau keperluan belanja ATK kantor desa, pembayaran listrik, biaya perawatan infrastruktur, serta biaya operasional perangkat beserta aparatur dua desa.

Bantuan uang tunai serta program-program CSR PT. JJAA tersebut, dibenarkan Kepala Desa Kotadalam, Kecamatan Sidomulyo Lamsel, Ariyanto. “Ya, benar, program-program CSR serta bantuan uang tunai sebesar Rp. 5 juta  pada setiap bulannya telah terealisasi di Desa Kotadalam sejak perusahaan berdiri hingga sekarang,” ungkapnya ketika ditemui dikantor desa setempat.

Diakuinya, keberadaan PT. JJAA banyak memberi manfaat terhadap warganya. Salah satunya, tercipta suatu lapangan pekerjaan yang melibatkan warga masyarakat sekitar. “Alhamdulillah, hampir 80 persen warga Desa Kotadalam telah bekerja di perusahaan tersebut,” terangnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Muhsani. Pimpinan pucuk desa ini memberikan apreasiasi setinggi-tinggi kepada PT. JJAA atas program-program CSR serta bantuan uang tunai sebesar Rp. 5 juta yang diterima pada setiap bulannya. Dirinya juga mengucapkan ribuan terima kasih atas kepedulian serta perhatian perusahaan tersebut. “Yang jelas kami sangat mendukung keberadaan PT. JJAA dan atas nama warga masyarakat Desa Sukabanjar, kami mengucapkan ribuan terima kasih atas kepeduliannya selama ini,” pungkas pria yang sehari-hari disapa akrab Abah Mumuk ini.(rilis/*/red)

Nanang Ermanto Hadiri Musrenbang Kecamatan Penengahan Di Dusun Buring Desa Suka Baru

0

PENENGAHAN, (Ltc):

Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto mengajak masyarakat Kecamatan Penengahan mewujudkan kemandirian daerah melalui potensi yang ada ditengah inflasi global saat ini.

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Penengahan yang digelar di Lapangan Dusun Buring, Desa Suka Baru, Kecamatan Penengahan, Kamis (2/2/2023).

Nanang menyampaikan, selama tahun 2022 beberapa hal yang menjadi fokus pekerjaan Pemkab Lampung Selatan diantaranya, pembangunan insfrastruktur jalan, percepatan penurunan stunting, perbaikan ekonomi pascapandemi Covid-19 dan penanganan inflasi.

“Pemanfaatan pekarangan rumah merupakan salah satu strategi penting yang bisa diterapkan setiap keluarga. Hal ini untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan memberdayakan potensi pangan lokal yang dimiliki masing-masing daerah,” kata Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, pemerintah telah melakukan pengembangan dari berbagai bidang untuk mendongkrak kembali perekonomian daerah. Seperti dari sektor pariwisata, dengan menggali potensi wisata, dengan menggelar event-event besar di lokasi objek wisata.

Selain itu, melalui pemberdayaan dan pengembangan UMKM yang ada di setiap kecamatan, yang dibarengi dengan event Kecamatan Fair, termasuk event besar berskala nasional atau internasional seperti event kejuaraan motorcross.

“Seluruh kegiatan tersebut termasuk menjadi solusi peningkatan ekonomi kita di tengah inflasi saat ini. Saya sangat optimis, dengan jalinan sinergitas semua pihak dapat meningkatkan perekonomian kita,” katanya.

Sementara,  Camat Penengahan Jaelani, S.STP., M.H., memaparkan, bahwa program bupati yang terserap di Kecamatan Penengahan pada tahun 2022 sebesar Rp.35.457.674.414.

“Serapan pada bidang infrastruktur seperti peningkatan jalan di sejumlah dusun, perbaikan jembatan dan pembangunan irigasi,” tutur Jaelani dalam paparannya.

Jaelani menambahkan, terkait usulan program RKPD 2024, pada bidang infrastruktur terdiri dari peningkatan jalan hotmix dan rabat beton di lingkungan dusun, kemudian rehab bangunan GSG Radin Inten Kecamatan Penengahan.

Selanjutnya pembangunan talud atau drainase sebanyak 22 titik lokasi, dan pembuatan embung. Selain itu usulan program juga menyasar bidang perternakan, perikanan, pertanian dan bidang kesehatan.

“Pada bidang infrastruktur peningkatan jalan menuju wisata Air Terjun Way Kalam, peningkatan jalan lingkungan di sejumlah desa, rehabilitasi jembatan dan pembangunan drainase dan rehab irigasi,” papar Jaelani.

Diakhir acara Musrenbang, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto turut meresmikan Mobil Siaga Desa dan Gedung Olahraga Mini Desa Suka Baru Kecamatan Penengahan dan dilanjutkan dengn meninjau stand pelayanan publik. (Hy)

Nanang Ermanto: Sragi Lumbung Padi Lampung Selatan

0

SRAGI, (Ltc):

Sebagai daerah lumbung pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjadikan pertanian, khususnya padi dan jagung, sebagai sektor unggulan. Selain itu mendorong branding produk lokal, agar petani sejahtera.

Bupati Lampung Selatan H Nanang Ermanto meminta agar hasil produksi padi dan jagung di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya di Kecamatan Sragi dapat dikemas dengan merek lokal. Sehingga, hasil sumber daya alam Kabupaten Lampung Selatan dapat lebih dikenal luas. “Saya yakin kesejahteraan pasti akan kita dapat. Inilah kemandirian menggali potensi, banyak jagung-nya, banyak padi-nya. Tapi kita hanya jadi penonton, padi dibawa ke luar daerah, mereknya jadi merek luar. Padahal berasnya punya kita, harus bisa membuat merek sendiri, branding potensi kita,” ujar Nanang dalam acara Musrenbang Kecamatan Sragi.

Sebab kata Nanang, Kecamatan Sragi merupakan salah satu wilayah lumbung pangan di kabupaten Lampung Selatan. Oleh karenanya, hal tersebut harus dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana dalam pemenuhan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Jagung dan padi merupakan suatu ketahanan pangan, lumbungnya ketahanan pangan Kabupaten Lampung Selatan. Bayangkan, kalau daerah di luar negeri, mereka-mereka itu tidak mempunyai ketahanan pangan tapi mereka mempunyai persenjataan. Kita bersyukur bahwa kita ini diberi negara yang sangat subur yang sangat luar biasa,” kata Nanang.

Dalam acara Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Sragi yang digelar Kantor Kecamatan Sragi, Rabu (01/02/2023), Bupati Nanang juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pekarangan dan halaman rumah, agar ditanam tanaman kebutuhan pokok sehari-hari. “Nah, ini memang penting. Tidak ada arti sebuah pembangunan kalau tingkat kemiskinan masyarakatnya masih tinggi. Kesehatan dan pendidikan menjadi poin utama menuju kesejahteraan masyarakat,” imbuh Nanang.

Sementara, pada kesempatan itu, Camat Sragi Murizal Effendi menyampaikan, Kecamatan Sragi terdiri dari 10 desa dengan luas wilayah seluas dari 9,8 km².

Dari luasan itu, terdiri dari daerah persawahan 23 persen, daerah tambak 60 persen, daerah perkebunan 17 persen, daerah pemukiman warga sebanyak 55 persen.

Dengan luas wilayah tersebut, Kecamatan Sragi berhasil menjadi daerah lumbung pangan dengan produksi padi per tahun sebesar 32.472 ton. Kemudian, produksi jagung 45.186 ton per tahun, udang 7.780 ton per tahun serta produksi ikan sebanyak 2.268 ton per tahun. “Kita bersyukur Kecamatan Sragi termasuk lumbung pangannya Kabupaten Lampung Selatan bahkan Provinsi Lampung. Kemudian, Kecamatan Sragi juga mempunyai UMKM yang merupakan unggulan dari Kecamatan Sragi. UMKM yang sudah terdata sebanyak 220 unggulan, akan tetapi yang belum terdata masih banyak sekali,” ungkap Murizal Effendi.

Murizal Effendi menambahkan, guna mendukung potensi Sumber Daya Alam (SDA) tersebut, Kecamatan Sragi juga telah berinovasi pada sektor pertanian, dengan menciptakan teknologi tepat guna berupa transformasi kincir air dari 3 phase menjadi 1 phase.

Teknologi tepat guna ini, kata Murizal Effendi, sangat bermanfaat untuk para petani di Kecamatan Sragi. Karena selain mampu menghemat energi, penggunaan kincir angin satu phase juga berguna dalam membantu proses produksi. “Kita bersyukur para pemuda kita, Karang Taruna memperoleh juara 3 inovasi teknologi tepat guna yaitu transformasi kincir air dari 3 phase menjadi 1 phase. Ini sangat membantu para petani karena menghemat asupan listrik untuk para petani. Kemudian, inovasi yang kedua yaitu pemanfaatan air hujan yang juga ada di desa Bandar Agung,” kata Murizal Effendi.  (ptm/*/red)

Dinas Pengendalian Penduduk Dan KB Lampung Selatan Melayani Pemasangan Kontrasepsi Di Ajang Musrenbang Tahun 2023

0

SRAGI, (Ltc):

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kabupaten Lampung Selatan melayani pemasangan alat kontrasepsi implan gratis disetiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2023.

Seperti yang terlihat saat berlangsungnya  Musrenbang, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Selatan tingkat kecamatan yang dilaksanakan di Kecamatan Sragi, pada Rabu (1/2/2023).

Dinas Dalduk KB Kabupaten Lampung Selatan membuka pelayanan alat kontrasepsi berupa pil, kondom, suntik, IUD atau KB Spiral, dan implan secara gratis untuk masyarakat.

Pejabat Fungsional Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana di Dinas Dalduk KB Lampung Selatan, Samsul Arifin mengatakan, pihaknya membuka pelayanan kontrasepsi. Namun kata dia, dari semua jenis yang tersedia, KB implan paling diminati masyarakat. “Dari awal Musrenbang di Kecamatan Kalianda hingga Kecamatan Sragi ini, masyarakat sangat antusias. Akan tetapi karena batas ketersediaan, khusus KB implan kita sediakan 15 implan per kecamatan. Karena implan ini yang sangat diminati masyarakat,” ujar Samsul Arifin.

Petugas dari Dinas Dalduk KB dan Dinas Kesehatan Kabpaten Lampung Selatan saat memberikan pelayanan KB implan kepada masyarakat. | Foto : Diskominfo Lamsel

Samsul Arifin menambahkan, layanan kontrasepsi gratis tersedia disetiap pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kecamatan sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. “Meskipun jenis implan terbatas, akan tetapi pelayanan kontrasepsi jenis suntik, pil, kondom dan IUD kita buka untuk masyarakat, karena tidak dibatasi,” ucap Samsul Arifin.

Lebih lanjut Samsul Arifin menyampaikan, bahwa syarat untuk melakukan pelayanan KB, cukup hanya membawa foto copy KTP dan foto copy Kartu Keluarga (KK). “Bawa KTP dan KK saja. Karena untuk hasil dari aksesor yang dilayani hari ini akan diinput dalam aplikasi New Siga (Sistem Informasi Keluarga). Nanti di aplikasi itu akan kelihatan mereka telah dilayani kontrasepsi jenis apa,” pungkasnya. (Nsy/*/red)

Pemerintah Lampung Selatan Berencana Jalin Kerjasama Dengan PT Angkasa Pura II Bidang Pariwisata dan UKM

0

KALIANDA, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan menjalin kerja sama dengan PT Angkasa Pura II dalam sektor pariwisata dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terdapat di Bumi Khagom Mufakat.

Hal tersebut terungkap dalam audiensi antara Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto dan General Manager (GM) Angkasa Pura II, Bandara Raden Inten II Lampung Untung Basuki yang berlangsung di Ruang Vidcon, Rumah Dinas Bupati setempat, pada Rabu (01/02/2023).

General Manager (GM) Angkasa Pura II, Bandara Raden Inten II Lampung Untung Basuki menyampaikan, kerja sama yang akan dijalin tersebut merupakan wujud nyata dari sinergitas Pemkab Lampung Selatan dan PT Angkasa Pura. Dimana, dalam kerja sama tersebut pihaknya akan membantu membranding sektor pariwisata dan UMKM Lampung Selatan dengan memanfaatkan media promosi yang ada di Bandara.

Dirinya menyebut, hal ini merupakan peluang dan kesempatan yang baik untuk membantu mempromosikan produk lokal ke taraf internasional. Mengingat, produk wisata dan UMKM tersebut bukan hanya akan dipamerkan di Bandara Raden Inten II Lampung, namun juga di Bandara Internasional Sokarno-Hatta. “Kalau di Lampung kan yang melihat juga warga Lampung juga, tapi kalau kita promosi di luar Lampung itu bisa semakin memperkenalkan Lampung. Kita promosi diluar Lampung untuk menarik minat penumpang lain. Kemarin saya tanya, mungkin ngak kalau produk UMKM Lampung Selatan ikut event disana? Ternyata bisa selama 1 Bulan, sudah ada 8 booth yang siap,” ujar Untung.

“High season itu biasanya musim liburan anak sekolah sekitar Juni-Juli itu lah atau di musim lebaran, tapi kalau di musim lebaran itu ada high season dan low season-nya. High-nya semiggu sebelum lebaran, tapi pas awal-awal ramadan itu biasanya low season pak, jadi antara tanggal 1-20 ramadan itu agak sepi,” ujarnya.

Sementara, Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto menyampaikan, kerja sama yang akan terjalin antara pemerintah daerah dan PT Angkasa Pura II tersebut merupakan peluang besar untuk lebih meningkatkan iklim investasi di Bumi Khagom Mufakat.

Dirinya menjelaskan, kesempatan itu juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pengembangan pariwisata, budaya dan produk UMKM yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. “Membantu mempromosikan UMKM, budaya dan pariwisata. Kita memang terus menggali potensi daerah, tinggal bagaimana nanti kita malakukan promosi dan dibantu oleh Bandara. Kita ingin meningkatkan pendapatan dengan mempromosikan budaya, pariwisata dan UMKM,” pungkasnya. (ptm/*/red).