Rabu, April 8, 2026
spot_img

Latest Posts

Lewat 1.000 Kentongan, Polres Lampung Selatan Hidupkan Ronda Malam dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

KALIANDA, (Ltc):

Upaya menghidupkan kembali budaya ronda malam dan memperkuat sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat digaungkan oleh Polres Lampung Selatan melalui program Sabuk Kamtibmas 1.000 Kentongan.

Program ini diharapkan menjadi solusi komunikasi cepat warga dalam situasi darurat sekaligus menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut.

Komitmen itu ditandai melalui Apel Sabuk Kamtibmas 1.000 Kentongan yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Lampung Selatan, Rabu (8/4/2026), dan dipimpin langsung Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama jajaran Polres, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat.

Penyerahan kentongan secara simbolis dilakukan sebagai tanda dimulainya penguatan kembali sistem keamanan lingkungan.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menegaskan bahwa kentongan bukan sekadar simbol, tetapi alat komunikasi cepat yang efektif dalam kondisi darurat di tingkat masyarakat. “Kalau ada gangguan keamanan, pukul kentongan. Itu akan mengundang perhatian warga untuk bersama-sama bertindak, tentunya dalam hal positif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Berdasarkan data yang dipaparkan, sejak Januari 2026 tercatat sebanyak 197 kasus kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor), serta 99 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Lampung Selatan. “Angka ini tergolong tinggi. Karena itu, perlu sinergi semua pihak dalam menekan angka kriminalitas,” kata Toni.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global yang berpotensi berdampak pada kondisi dalam negeri, termasuk isu ekonomi dan sosial yang berkembang di masyarakat.

Ia juga menyoroti agenda nasional dalam waktu dekat, seperti peringatan Hari Buruh (May Day), yang berpotensi melibatkan mobilisasi massa dalam jumlah besar. “Apapun kebijakan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat harus bersama-sama mengamankan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Lebih jauh, Toni mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial serta terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Polri tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan TNI dan masyarakat. Mari kita jaga Lampung Selatan bersama-sama,” kata Toni Kasmiri. (ptm-Kmf/*/red)

Latest Posts

Selamat dan Sukses

spot_imgspot_img

Selamat dan Sukses

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Populer Post

Space Iklan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.