Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

Latest Posts

Efektifitas Makan Bergizi (MBG) sebagai Fondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia Tangguh dan Berkwalitas di Provinsi Lampung

Oleh: H. Hidayatullah, MPd., MM.
Ketua Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM) Propinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG, (Ltc):

Pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal melalui Program Makan Bergizi (MBG) menjadi salah satu strategi krusial dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan berkwalitas. Hal ini menjadi semakin penting mengingat tantangan gizi yang masih dihadapi Provinsi Lampung, seperti data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang menunjukkan prevalensi konsumsi pangan tidak cukup (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Lampung rata-rata lebih tinggi dari rata-rata nasional, dengan Kota Metro sebagai wilayah dengan PoU terendah (8,23%) dan Kabupaten Lampung Timur sebagai yang tertinggi (11,54%).

Peran MBG dalam Meningkatkan Kualitas SDM

Program MBG, baik yang berbasis sekolah maupun skala masyarakat, dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang yang meliputi karbohidrat kompleks, protein hewani/nabati, sayuran, buah-buahan, serta lemak sehat. Asupan gizi yang tepat memiliki dampak langsung pada perkembangan fisik dan kognitif, terutama pada anak-anak dan remaja. Kajian ilmiah menunjukkan bahwa individu dengan asupan gizi yang cukup memiliki konsentrasi lebih tinggi, kemampuan belajar yang optimal, serta daya tahan tubuh yang baik – semua ini menjadi dasar untuk membentuk SDM berkualitas.

Di tingkat nasional, Sekretaris Kabinet Merah Putih Teddy Indra Wijaya juga menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Hal ini sejalan dengan pandangan KNMM Provinsi Lampung yang menganggap MBG sebagai langkah strategis untuk mewujudkan generasi emas 2045 dari tingkat daerah.

Dampak MBG terhadap Kesehatan dan Ekonomi Lokal

Selain manfaat bagi kesehatan dan pendidikan, implementasi MBG juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal. Seperti yang diterapkan dalam sosialisasi program MBG di Bandar Lampung pada September 2025, dapur MBG menggunakan bahan baku dari petani, peternak, dan UMKM lokal, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan pangan berkualitas.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dalam peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tahun 2026 juga menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan pangan lokal untuk pemenuhan gizi seimbang. Pangan lokal tidak hanya lebih terjangkau dan segar, tetapi juga membantu mengatasi masalah gizi ganda (triple burden of malnutrition) yang meliputi kekurangan nutrisi, kelebihan berat badan, dan kekurangan zat gizi mikro.

Komitmen KNMM Provinsi Lampung dalam Mendukung MBG

Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM) Propinsi Lampung berkomitmen untuk mendukung percepatan implementasi dan penyebaran program MBG di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Langkah yang akan dilakukan meliputi:

1. Penyelenggaraan penyuluhan gizi berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat.
2. Kerjasama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi terkait untuk mengoptimalkan pelaksanaan program MBG.
3. Pendukung penggunaan pangan lokal dalam menu MBG sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

“Pembangunan SDM yang tangguh dan berkwalitas tidak dapat tercapai tanpa dasar kesehatan yang kuat, yang dimulai dari pemenuhan kebutuhan gizi. Melalui kolaborasi seluruh pihak, kita yakin program MBG akan menjadi katalisator perubahan positif bagi masa depan Provinsi Lampung,” tutup H. Hidayatullah.(*)

Latest Posts

Selamat dan Sukses

spot_imgspot_img

Selamat dan Sukses

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Populer Post

Space Iklan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.