Senin, Mei 4, 2026
spot_img

Latest Posts

Dampingi Kunker Menko Pangan, Bupati Egi Pastikan Program Pangan Nasional Terealisasi di Lampung Selatan

JATI AGUNG, (Ltc):

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang mendampingi kunjungan kerja (kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, pada acara Rembuk Tani Provinsi Lampung di Lapangan Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (2/5/2026).

Kehadiran Bupati Egi tidak sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengawal implementasi program strategis pangan, mulai dari distribusi pupuk, stabilitas harga gabah, hingga penguatan infrastruktur pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat tinggi turut hadir, di antaranya Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Danrem 043/Gatam, serta Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi.

Bupati Egi hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, beserta jajaran perangkat daerah.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dalam laporannya mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang dinilai berdampak signifikan bagi petani di Lampung.

Ia menyebutkan bahwa penebusan pupuk di wilayah tersebut meningkat drastis hingga 168 persen dibandingkan tahun 2025.

“Peningkatan ini menunjukkan kemudahan akses pupuk yang dirasakan langsung oleh petani. Kami mengapresiasi regulasi yang telah mendorong perbaikan distribusi,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kehadirannya di tengah petani merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan empat aspek utama berjalan optimal, yakni ketersediaan pupuk sebelum masa tanam, stabilitas harga gabah di angka Rp6.500, percepatan pembangunan irigasi, serta penguatan program sosial seperti bantuan pangan dan makan bergizi gratis.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah akan menjamin petani tidak merugi. Salah satu langkahnya adalah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan berperan sebagai pembeli gabah ketika harga turun di pasaran. “Petani tidak boleh rugi. Negara harus hadir. Jika harga turun, koperasi akan membeli hasil panen petani,” tegas Zulkifli Hasan.

Selain itu, konsep Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai pusat ekonomi desa yang menyediakan berbagai kebutuhan, mulai dari sembako, pupuk, alat pertanian, hingga akses pembiayaan dengan bunga rendah sebesar 6 persen.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, termasuk menjaga stabilitas harga melalui program pasar murah serta memperkuat daya beli masyarakat.

Kegiatan Rembuk Tani tersebut ditutup dengan dialog interaktif antara pemerintah dan petani, serta penyerahan bantuan secara simbolis guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Lampung Selatan. (Kmf-Gil/*/red)

 

Latest Posts

Selamat dan Sukses

spot_imgspot_img

Selamat dan Sukses

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Populer Post

Space Iklan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.